Miracle Journal of Public Health (MJPH). Vol. 6 No. 1 Juni 2023 DOI: 10. 36566/mjph/Vol6. Iss1/301 Website :https://journal. fikes-umw. id/index. php/mjph e-ISSN: 2622-7762 Hubungan Budaya Organisasi dengan Penerapan Good Hospital Governance (GHG) di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Relationship of Organizational Culture with The Implementation of Good Hospital Governance (GHG) at Bhayangkara Hospital Makassar Dian Ekawaty1. Sriyani Windarti2 . Nurmulia Wunaini Ngkolu3 . Nining Ade Ningsih4. Reza Nur5 1,2,3,5 Program Studi S1 Administrasi Rumah Sakit. Institusi Ilmu Kesehatan Pelamonia Ae Makassar 4Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat. STIK Tamalatea Ae Makassar . ianthayeb@gmail. com, 08114132. ABSTRAK Hasil wawancaraawal diketahui bahwa Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menganut sistem hierarki dengan sistem tata kelola berdasarkan jalur komando pimpinan. Manajemen dalam menerapkan budaya organisasi dimana Rumah Sakit Bhayangkara Makassar yang terdiri dari anggota kepolisian. ASN dan BLU berpatokan pada nilai-nilai kepolisian yang diterapkan. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui hubungan budaya organisasi dengan penerapan Good Hospital Governance (GHG) Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Jenis penelitian yang digunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Crosectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar sebanyak 207 orang. Teknik penarikan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga didapatkan sampel sebesar 136 responden dan teknik analisis data menggunakan Uji Regresi Linear Berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan pengkajian pada variabel nilai-nilai yang diperoleh nilai sig. = 0,031 < 0,05. Variabel keyakinan diperoleh nilai sig. = 0,045 < 0,05. Variabel organizational climate diperoleh nilai = 0,026 < 0,05. Variabel tradisi diperoleh nilai sig. = 0,020 < 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah variabel keyakinan, organizational climate dan tradisi terdapat hubungan secara signifikan terhadap Good Hospital Governance di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Kata Kunci: Budaya organisasi, good hospital governance, rumah sakit ABSTRACT The results of the initial interview revealed that Bhayangkara Hospital Makassar adheres to a hierarchical system with a management system based on the leadership command line. Management in implementing an organizational culture where the Bhayangkara Hospital Makassar consisting of members of the police. ASN and BLU adheres to the applied police values. This study aims to determine the relationship between organizational culture and the implementation (GHG) of good hospital governance in Bhayangkara Hospital Makassar. This type of research used descriptive quantitative research with a Cross-Sectional Study The population in this study were all employees at the Bhayangkara Hospital Makassar as many as 207 people the sampling technique used the Slovin formula so that a sample of 136 respondents was obtained and the data analysis technique used Multiple Linear Regression Tests with SPSS assistance. The results of this study indicate an assessment of variables the values obtained are sig. = 0. 031 < 0. Confidence variable obtained a sig. value of 0. 045 < 0. Organizational climate variable is obtained sig. = 0. The tradition variable was obtained with a value of sig. = 0. 020 <0. The conclusion in this study is that the variables of belief, organizational climate and tradition have a significant relationship to Good Hospital Governance in Bhayangkara Hospital Makassar. Keywords: Organizational culture, good hospital governance, hospital Article Info: Received: 30 Sept 2022 Revised form: 23 Februari 2023 Accepted: 5 Juni 2023 Published online: Juni 2023 Dian Ekawaty, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 35 - 43 PENDAHULUAN Budaya organisasi adalah keyakinan semua stakeholder rumah sakit merasakan prinsip-prinsip anggota organisasi akan sistem nilai-nilai serta yang diterapkan, dikembangkan, serta dipelajari . , secara berkesinambungan, bermanfaat sebagai akuntabilitas . dan pertanggung sistem perekat, dan dapat dijadikan sebagai acuan jawaban . , (Independenc. , berperilaku dalam organisasi guna untuk mencapai Prinsip-prinsip Good Hospital Governance tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Budaya (GHG) harus dikelola secara independen agar organisasi digunakan sebagai suatu pedoman masing-masing organ instansi dapat berfungsi bersama oleh seluruh anggota organisasi dalam tanpa saling mendominasi dan tidak dapat di meyakinkan segala sesuatu yang terjadi di sekitar intervensi oleh pihak lain untuk pertama kalinya Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa istilah corporate governance diperkenalkan oleh budaya organisasi dapat mempengaruhi perilaku individu dan kelompok budaya organisasi. laporannya yang dikenal sebagai Cadburry Report. Budaya organisasi mencakup nilai, norma, dan aturan yang menjadi pedoman dalam mencapai Cadbury Laporan corporate governance di seluruh dunia. tujuan organisasi dan sebagai dasar mengurai Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan persoalan ataupun masalah-masalah yang dihadapi Prima Nugraha S dengan judul pengaruh budaya Penelitian penelitian yang dilakukan oleh Muis yang sekretariat daerah Kabupaten Dairi. Berdasarkan menyatakan bahwa ada pengaruh positif dan penelitian yang dilakukan maka diperoleh hasil signifikan antara budaya organisasi terhadap bahwa budaya organisasi pada sekretariat daerah kinerja, yang mana mendukung teori dari agar Kabupaten Dairi berada pada kategori yang sangat karyawan didorong untuk berperilaku positif, tinggi, sedangkan kinerja pegawai pada sekretariat dedikatif dan produktif, maka budaya organisasi daerah Kabupaten Dairi pun pada kategori tinggi, harus benar-benar dikelola sebagai alat manajemen yang efektif. Nilai-nilai pada budaya organisasi itu 6 Terciptanya GHG dalam organisasi tidak tampak, tetapi dapat menjadi kekuatan yang rumah sakit merupakan salah satu penjabaran dari mendorong perilaku individu karyawan dalam menghasilkan efektivitas kinerja. Selain Itu, organisasi melalui sistem yang dirancang dalam budaya yang berada pada organisasi mempunyai rangka mengidentifikasi dan menganalisa resiko tujuan agar SDM yang ada pada organisasi yang mungkin terjadi, baik yang timbul karena tersebut mau mengubah sikap yang berdampak faktor eksternal maupun faktor internal yang pada meningkatnya kinerja dalam hal menghadapi berbagai tantangan dimasa yang akan datang. 3 Tata Berdasarkan Dian Ekawaty, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 35 - 43 mengenai jumlah karyawan keluar Rumah Sakit Bhayangkara Makassar yang berstatus Pegawai Bhayangkara Makassar pada tahun 2019 sebanyak Negeri Sipil (PNS) dan Polri di Rumah Sakit 18 karyawan yang keluar dan pada tahun 2020 Bhayangkara Makassar sebanyak 207 orang. Masih Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini banyaknya pegawai yang keluar dari rumah sakit menggunakan simple random sampling dan bhayangkara setiap tahunnya sehingga penting didapatkan sampel sebanyak 136 responden. Data dilakukan GHG dengan tujuan agar praktek tata penelitian ini diambil melalui kuesioner dan kelola rumah sakit dapat beroperasi dengan baik di observasi langsung dan teknik analisis data rumah sakit sesuai dengan prinsip-prinsip dasar tata kelola rumah sakit. Dari hasil wawancara dengan bantuan SPSS. yang keluar. Rumah Uji Regresi Linear Berganda Sakit Bhayangkara Makassar diketahui bahwa Rumah HASIL Sakit Tabel 1. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Karakteristik Responden di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Umur (Tahu. Jumlah Jenis Kelamin Laki- Laki Perempuan Pekerjaan PNS POLRI Pendidikan SMA Sarjana (S. Pascasarjana Total Sumber : Data Primer, 2022 Bhayangkara Makassar menganut sistem hierarki dengan sistem tata kelola berdasarkan jalur komando pimpinan, segala sesuatu yang menjadi aturan atau keputusan pimpinan sudah menjadi ketetapan untuk diikuti oleh bawahannya. Manajemen dalam menerapkan budaya organisasi dimana rumah sakit Bhayangkara Makassar yang terdiri dari anggota kepolisian. ASN (Aparatur ipil Negar. dan BLU (Badan Layanan Umu. nilai-nilai Karena aturan-aturan yang dibuat dengan cakupan menyeluruh untuk ASN dan BLU. Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti memilih melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui Hubungan Budaya Organisasi dengan Penerapan Good Hospital Governance (GHG) Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Dari hasil diatas distribusi umur responden di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa dari 136 pegawai, sebagian besar kelompok dewasa dengan umur 36-45 tahun BAHAN DAN METODE 80 pegawai dengan presentase 58,8% dan terkecil Jenis penelitian yang digunakan penelitian pada umur 26-35 tahun berjumlah 13 pegawai deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross dengan presentase 9,6%. Dari hasil di atas sectional study. Populasi dalam penelitian ini distribusi jenis kelamin responden di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa dari Rumah Sakit Dian Ekawaty, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 35 - 43 136 pegawai, sebagian besar kelompok jenis Dari hasil Uji Linearitas di atas diperoleh nilai kelamin perempuan sebanyak 75 pegawai dengan Fhitungnilai- nilai0,820 dengan nilai sig. 0,620 > presentase 55,1%. Dari hasil di atas distribusi 0,05 yang berarti sudah sesuai. Keyakinan 0,520 Sakit dengan nilai sig. 0,858 > 0,05 yang berarti model Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa dari persamaan regresi sudah sesuai. Organizational 136 pegawai, sebagian besar kelompok pekerja climate sebesar 1,126 dengan nilai sig. 0,348 > PNS 86 pegawai dengan presentase 63,2%. Dari 0,05 yang berarti model persamaan regresi sudah hasil di atas distribusi pendidikan responden di sesuai atau cocok. Tradisi 2,590 dengan nilai sig Rumah 0,057> 0,05 berarti model persamaan regresi Sakit Rumah Bhayangkara Makassar menunjukkan bahwa dari 136 pegawai, sebagian sesuai atau cocok dengan model linear. besar kelompok pendidikan Sarjana (S. sebanyak Dari hasil Uji Heteroskedestitas di atas 89 dengan presentase sebesar 65,4% dan terkecil menunjukkan bahwa semua variabel independen Pascasarjana dengan nilai residual > 0,05. Nilai signifikan dari presentase sebesar 10,3%. variabel nilai-nilai (X. sebesar 0,367 > 0,05. Tabel 2. Uji Linearitas. Uji Heteroskedestitas,Uji Hipotesis dan Uji Signifikan Simultan Keyakinan (X. 0,258 0,05. Organizational climate (X. sebesar 0,612 > 0,05, tradisi (X. sebesar 0,334 > 0,05. Hasil ini Uji Linearitas Variabel Nilai- Nilai 0,620 Keyakinan 0,820 0,858 0,520 0,034 Organizational 1,126 Climate Tradisi 2,590 0,057 Uji Heteroskedestitas Variabel Sig Nilai- Nilai 0,367 Keyakinan 0,258 0,612 Organizational Climate Tradisi 0,334 Uji Hipotesis Variabel Thitung Sig Nilai- nilai 1,044 0,298 Keyakinan 2,025 0,045 2,259 0,026 Organizational Climate Tradisi 2,364 0,020 Uji Signifikan Simultan Fhitung Ftabel Sig 4,593 2,67 0,002 Sumber : Data Primer, 2022 menyatakan bahwa varian residual model regresi ini adalah homoskedastitas atau model regresi Berdasarkan hasil Uji Hipotesis penelitian pada Tabel 2 di atas dapat diketahui dalam analisis Regresi Linear Berganda bahwa variabel nilainilai memiliki nilai t-hitung 1,044 < 1,978 . hitung lebih kecil dari ttabe. dan nilai siginifikan sebesar 0,298 > 0. 05 berarti variabel nilai-nilai (X. tidak Ttabel 1,978 Good Hospital Governance (Y) maka H0 diterima. Berdasarkan hasil Uji Hipotesis penelitian pada tabel 2 di atas dapat diketahui dalam analisis Regresi Linear Berganda keyakinan memiliki nilai t-hitung 2,025 >1,978 (Nilai thitung lebih besar dari ttabe. signifikan yang diperoleh sebesar 0,045 < 0,05 yang Dian Ekawaty, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 35 - 43 variabel keyakinan (X. berhubungan secara Pada Tabel 3 dapat diketahui, bahwa dari parsial terhadap Good Hospital Governance (Y) koefisien determinasi berganda hasil analisis maka H0 ditolak. Berdasarkan hasil Uji Hipotesis penelitian pada Tabel 2 di atas dapat diketahui nilai-nilai, dalam analisis Regresi Linear Berganda bahwa keyakinan, organizational climate dan tradisi variabel organizational climate memiliki nilai t- terhadap Good Hospital Governance Rumah Sakit hitung 2,259 >1,978 (Nilai thitung lebih besar dari Bhayangkara Makassar dapat dilihat dari nilai ttabe. signifikan yang diperoleh sebesar 0,026 < Adjusted R Square, yaitu sebesar 0,096 atau 9,6% 0,05 berarti variabel organizational climate (X. dan 90,4% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model Good Hospital Governance (Y) maka H0 ditolak. penelitian ini. Berdasarkan hasil Uji Hipotesis penelitian pada Tabel 4. Hasil Uji Koefisien Regresi Berganda tabel 2 di atas dapat diketahui dalam analisis Variabel Koefisien Regresi Konstant 24,642 Nilai- nilai 0,219 Keyakinan 0,485 0,506 Organizational Climate Tradisi 0,551 Sumber : Data Primer 2022 Regresi Linear Berganda bahwa variabel tradisi memiliki nilai t-hitung 2,364 >1,978 (Nilai thitung lebih besar dari ttabel ) dan nilai signifikan yang diperoleh sebesar 0,020 < 0,05 berarti variabel tradisi (X. berhubungan secara parsial terhadap Good Hospital Governance (Y) maka H0 ditolak. Sig 0,003 0,298 0,045 0,026 0,020 Dari hasil di atas menunjukkan bahwa nilai Berdasarkan hasil Uji Signifikan Simultan konstan sebesar 24,642 sedangkan nilai b1= 0,219. Tabel 2 di atas dapat diketahui bahwa hasil uji b2 = 0,485, b3 = 0,506 b4 =0,551 sehingga signifikan simultan diperoleh nilai Fhitung 4,593 > memenuhi persamaan regresi linear berganda Ftabel 2,67 dan diperoleh nilai signifikan 0,002 sebagai berikut: lebih kecil dari pada taraf signifikan 0,05 . ,002 < Y = a b1X1 b2X2 b3X3 b4X4 e 0,. Maka H0 ditolak dan dapat disimpulkan Y = 24,642 0,219X1 0,485X2 0,506X3 0,551X4 nilai-nilai, organizational climate dan tradisi secara simultan berhubungan terhadap Good Hospital Governance di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Dari hasil analisis Regresi Linear Berganda diperoleh nilai thitung sebesar 1,044 dan nilai ttabel = 1,978 maka 1,044 < 1,978 dan nilai sig. = 0,031 karena nilai sig. < 0,05 yang berarti secara Tabel 3. Hasil Uji Koefisien Determinasi Kriteria Koefisien R Square Adjusted Square 0,351 0,123 0,096 Sumber : Data Primer 2022 signifikan menerima H0 dan menolak H1, yaitu tidak terdapat hubungan nilai-nilai terhadap Good Hospital Governance Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Dari hasil penelitian analisis regresi linear Dian Ekawaty, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 35 - 43 berganda diperoleh nilai thitung sebesar 1,044 dan hubungan nilai-nilai terhadap Good Hospital nilai ttabel = 1,978 maka 1,044 < 1,978 dan nilai Governance = 0,298 karena nilai sig. < 0,05 yang berarti Makassar. Hasil secara signifikan menerima H0 dan menolak H1, penelitianyang menunjukkan bahwa nilai-nilai yaitu terdapat hubungan nilai-nilai terhadap Good Hospital Governance Rumah Sakit Rumah Sakit Bhayangkara kepemimpinan di dalam suatu organisasi ternyata Bhayangkara Makassar. Dari hasil penelitian analisis regresi linear Keyakinan adalah pemikiran deskriptif yang berganda diperoleh nilai t hitung sebesar 2,259 dan dianut seseorang tentang suatu hal. Keyakinan itu nilai ttabel =1,978, maka 2,259 > 1,978 dan nilai didasarkan atas pengetahuan, opini dan keyakinan = 0,026 karena nilai sig <0,05 yang berarti yang mungkin dipengaruhi dan tidak dipengaruhi secara signifikan menerima H1 dan menolak H0, oleh rasa emosional. Setelah keyakinan maka akan yaitu terdapat hubungan organizational climate terhadap Good Hospital Governance. Dari hasil penelitian analisis Regresi Linear Berganda diperoleh nilai thitung sebesar 2,364 dan Keyakinan yang dianut tentang gambaran sesuatu. nilai ttabel =1,978, maka -2,364 > 1,978 dan nilai Dari hasil penelitian uji statistik menggunakan sig = 0,020 karena nilai sig < 0,05 yang berarti Uji Koefisien Tabel 4 menunjukkan bahwa nilai secara signifikan menerima H1 dan menolak H0, thitung= 1,978, maka 2,025 < 1,978 dan nilai sig. yaitu terdapat hubungan tradisi di Rumah Sakit 0,045 karena nilai sig > 0,05 yang berarti secara Bhayangkara Makassar. signifikan menerima H1 dan menolak H0, yaitu terdapat hubungan keyakinan terhadap Good Hospital Governance. Maka model regresi dapat PEMBAHASAN Berdasarkan hasil penelitian didapatkan tidak disimpulkan bahwa terdapat hubungan secara terdapat hubungan nilai-nilai yang diakibatkan signifikan variabel keyakinan (X. terhadap variabel Good Hospital Governance (Y) di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Penelitian ini dengan baik sejalan dengan yang dilakukan oleh Parry dan nilai-nilai dalam tata kelola rumah sakit sehingga terjadi ketidaksesuaian nilai-nilai dan Thomson mengenai tata kelola rumah sakit. Dari hasil uji statistik organisasi dan kinerja, yang merupakan studi menggunakan uji koefisien menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 1,044 dan nilai t tabel = 1,978 maka 1,044 < 1,978 dan nilai sig. = 0,031 karena nilai sig. < 0,05 yang berarti secara signifikan kinerja organisasi. menerima H0 dan menolak H1, yaitu tidak terdapat kepemimpinan, budaya New Zealand, bahwa keyakinan dalam budaya Iklim organisasi merupakan suatu konsep yang Dian Ekawaty, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 35 - 43 melukiskan sifat subjektif atau kualitas lingkungan menolak H0, yaitu terdapat hubungan tradisi di Jadi iklim organisasi ini ada di dalam Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. organisasi, menunjukkan cara hidup organisasi. Nilai-nilai, keyakinan, organizational climate dirasakan dan dipersepsikan oleh anggota- anggota dan tradisi secara simultan. Berdasarkan hasil yang ada di dalamnya sebagai sesuatu yang diberi penelitian pada uji F, diperoleh nilai signifikan < makna dan memiliki pengaruh terhadap perilaku 0,05 yaitu 0,002 < 0,05 dan Fhitung > Ftabel = 4,593> anggota- anggota organisasi tersebut. 11 Dari hasil 2,67 dan nilai koefisien regresi berganda secara penelitian uji statistik menggunakan uji koefisien menunjukkan bahwa nilai t hitung = 2,259 dan nilai tersebut, dapat disimpulkan bahwa hubungan ttabel = 1,978, maka 2,259 > 1,978 dan nilai sig. budaya dilihat dari segi nilai nilai, keyakinan, 0,026 karena nilai sig > 0,05 yang berarti secara organizational climate dan tradisi secara simultan signifikan menerima H1 dan menolak H0, yaitu . ersama-sam. terdapat hubungan organizational climate terhadap signifikan terhadap Good Hospital Governance di Good Hospital Governance. Maka model regresi Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh secara signifikan variabel organizational climate Rosy (X. terhadap variabel Good Hospital Governance pengujian menunjukkan bahwa konflik peran, (Y) di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang governance dan budaya organisasi berpengaruh hasilnya Kepemimpinan Transformasional (KT) secara simultan terhadap kinerja pemeriksa. berpengaruh positif dan signifikan terhadap Koefisien Perilaku Inovatif (PI) melalui Iklim Organisasi (IO) dengan signifkansi governance dan budaya organisasi menjelaskan sebesar 0,000 atau < Rahayu Berdasarkan Nurkasih Tradisi merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat dulu sampai sekarang. Tradisi terkadang disamakan dengan kata-kata pemeriksaan dapat diterima. 0,05. peran, komitmen adat dalam pandangan masyarakat dipahami sebagai struktur yang sama. Dimana agar dalam tradisi, masyarakat mengikuti aturan-aturan ada. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan yang telah Dari hasil penelitian uji statistik menggunakan uji penelitian uraikan, disimpulkan bahwa tidak koefisien menunjukkan bahwa nilai t hitung= 2,364 terdapat hubungan antara nilai-nilai dengan Good dan nilai ttabel =1,978, maka 2,364 > 1,978 dan Hospital nilai sig. = 0,020 karena nilai sig. < 0,05 yang Bhayangkara, terdapat hubungan antara keyakinan berarti secara signifikan menerima H1 dan dengan Good Hospital Governance di Rumah Governance Rumah Sakit Dian Ekawaty, dkk. MJPH. Vol. 6 No. 1 Juni 2023 Hal: 35 - 43 Sakit Bhayangkara. Terdapat hubungan antara . Implementasi Good Corporate dengan Good Hospital Governance Dalam Meningkatkan Kualitas Governance di Rumah Sakit Bhayangkara terdapat Pelayanan. Jurnal Administrasi Publik, 1. , antara tradisi dengan Good Hospital Governance 22Ae30. organizational climate di Rumah Sakit Bhayangkara. Terdapat hubungan Sitohang. Prinsip Hukum Dalam Tata simultan antara variabel nilai- nilai, keyakinan. Kelola Rumah Sakit. Yuridika, 29. , 83Ae99. organizational climate dan tradisi di Rumah Sakit Sinaga. Pengaruh Budaya Bhayangkara Makassar. Organisasi terhadap Kinerja Pegawai pada Adapun saran diharapkan bagi Rumah Sakit Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi Sumatera Bhayangkara Makassar harus lebih menerapkan Utara. In e-Jurnal Katalogis 4. , 14-25. nilaiAenilai dalam menjalankan organisasi tersebut Nyoto. Implementasi Prinsip-prinsip dan dilaksanakan secara bersama-sama oleh Good Corporate Governance pada Rumah pemimpin dan anggota organisasi agar dapat Sakit. Agora, 4. , 394Ae398. dijalankan dengan baik. Keyakinan dalam budaya Akbar. Analysis of The Needs of organisasi di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar General Practitioners in Public Health Centers sudah sangat baik maka dari itu dapat di Using Health of Indonesia, 6. , 63-9. Health Workload Method. Public kepercayaan dalam menjalankan tugas dalam suatu Akbar. , & Ali. Kajian organisasi alangkah baiknya lebih di tingkatkan Kebutuhan Tenaga Dokter Umum Dengan lagi agar lebih maksimal. Diharapkan kepada staf Menggunakan Metode Workload Indicator yang ada di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Staff Need (WISN) di Poli Umum dan Unit agar lebih responsif terhadap peneliti yang datang Gawat Darurat (UGD) RSUD Kabupaten baik dari mahasiswa atau instansi lain. Buton Utara. Miracle Journal of Public Health, 3. , 153-162. DAFTAR PUSTAKA