Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Volume 13 Nomor 1 Februari 2015 DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia (Ten. ) Steeni. TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus pyogenes SECARA IN VITRO Dewi Peti Virgianti dan Diar Maulani Purwati STIKes Bakti Tunas Husada Tasikmalaya ABSTRAK Daun binahong Anredera cordifolia (Ten. ) Steenis merupakan salah satu tanaman obat yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Kandungan kimia pada daun binahong dapat berfungsi sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui daya hambat ekstrak etanol daun binahong terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan ekstrak etanol daun binahong dengan konsentrasi pengenceran 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, dan 100% yang diujikan terhadap bakteri Streptococcus pyogenes dengan kepadatan 0,5 mcFarland, menggunakan metode Kirby-Bauer. Dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa pada semua konsentrasi ekstrak daun binahong dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang ditunjukkan dengan terbentuknya zona jernih. Diameter zona hambat terbesar ditunjukan pada konsentrasi 100% yaitu sebesar 15,15 mm. Berdasarkan hasil penelitian uji in-vitro daya hambat ekstrak daun binahong Anredera cordifolia (Ten. ) Steenis terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes pada media MullerHinton, dapat ditarik kesimpulan bahwa ekstrak daun binahong dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes. Kata kunci : Anredera cordifolia (Ten. ) Steenis. Streptococcus pyogenes, antibakteri. PENDAHULUAN Binahong (Anredera cordifolia (Ten. ) Steeni. adalah tanaman obat pontensial yang dapat mengatasi berbagai jenis penyakit. Tumbuhan ini berasal dari Amerika Selatan dan sudah dikenal sebagai tanaman obat di negara asalnya semenjak ratusan tahun yang lalu. Indonesia sendiri binahong masih barubaru ini saja dijadikan obat alternatif untuk berbagai macam penyakit, baik penyakit ringan maupun penyakit yang Di negara Cina tanaman binahong juga dikenal dengan nama Dheng San Chi. Umumnya masyarakat di Cina juga sudah mengenal tanaman binahong sebagai tanaman yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit semenjak ratusan tahun yang lalu (Ayuni, 2. Daun binahong dapat digunakan sebagai obat infeksi bakteri pada kulit. Berdasarkan hasil penelitian Sutrisno et. , membuktikan bahwa ekstrak etanol daun binahong mempunyai bakteri Staphyllococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa yang diisolasi dari luka diabetes. Di dalam daun binahong terdapat berbagai macam senyawa kimia yang berfungsi sebagai anti bakteri yaitu flavonoid, tannin, saponin, fenol dan steroid/triterpenoid. Selain Staphylococcus koagulase positif, salah satu bakteri yang sering menyebabkan infeksi pada kulit yaitu Streptococcus beta hemolitik yang dapat menyebabkan impetigo bulosa (Harahap, 2. Menyadari akan potensi yang dimiliki oleh daun binahong terutama aktivitas antimikrobanya terhadap beberapa bakteri penyebab infeksi pada kulit, maka peneliti berencana untuk melakukan pengujian potensi aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun binahong terhadap Streptococcus pyogenes secara in vitro dengan metode Kirby-Bauer. BAHAN DAN METODA Alat dan Bahan Penelitian Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah daun binahong, akuades. BaCl2, biakan murni S. H2SO4, kertas cakram, media MuellerHinton. NaCl fisiologis steril. Sedangkan alat yang digunakan adalah autoclave, batang pengaduk, blender, botol semprot, bulf, cawan petri, clinnipet, corong glass, dry sterillisator, erlenmeyer (IWAKI Pyrex. Japa. , gelas kimia (IWAKI Pyrex. Japa. , inkubator Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Volume 13 Nomor 1 Februari 2015 mikrobiologi (Type BE 400/memmer. , jangka sorong, kaca arloji, kaca bengkok, lampu spirtus, neraca analitik (OHAUS) , ose bulat, oven, pinset, pipet tetes, pipet ukur, rak tabung, tabung reaksi, turbidimeter, laminar air flow, rotary Metode Penelitian Metode penelitian ini bersifat Prosedur Kerja Penelitian Preparasi Sampel (Depkes, 1. Daun binahong sebanyak 3 kg dicuci bersih dan ditiriskan. Kemudian dikeringkan dengan cara dianginanginkan dan tidak terkena mata hari Pengeringan dilanjutkan dengan cara menjemur daun binahong di dalam oven selama 1 hari dengan suhu kurang dari 60oC. Kemudian dihaluskan menggunakan blender sampai terbentuk serbuk. Serbuk daun binahong ini disebut dengan sampel. Ekstraksi Daun Binahong (Depkes. Sebanyak 50 gram serbuk daun binahong yang telah dihaluskan dimasukkan kedalam erlenmeyer. Ditambahkan pelarut etanol 70% sebanyak 500 mL, di rendam selama 24 jam dengan perbandingan 1:10. Ampas I dan filtrat I dipisahkan dengan menggunakan kertas saring. Kemudian ampas I direndam kembali dengan menggunakan etanol 70% selama 2 hari dengan sesekali diaduk. Ampas II dan filtrat II dipisahkan menggunakan kertas saring. Filtrat I dan filtrat II digabung dan saring kembali untuk memperoleh total maserat daun Kemudian di evaporasi dengan menggunakan alat rotary evaporasi vakum dengan suhu <65oC sehingga diperoleh ekstrak kental. Uji Aktivitas Antibakteri Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun binahong terhadap bakteri Streptococcus pyogenes dengan metode Kirby-Bauer (Lay. Dituangkan agar MuellerHinton suhu 45oC yang masih cair sebanyak 12 mL . etebalan A 4-5 m. kedalam cawan petri yang steril, goyangkan dan biarkan membeku. Suspensi Streptococcus pyogenes kepadatan bakteri 0,5 mcFarland disebarkan dengan batang L ke dalam media Mueller-Hinton yang sudah Lempeng agar dibiarkan mengering selama 5 menit. Setelah membeku diletakan kertas cakram di atas agar secara aseptik dengan Kemudian berbagai konsentrasi ekstrak daun binahong 20 AAl diteteskan pada kertas Pengerjaan sampel dilakukan secara Cawan diinkubasi pada suhu 37oC selama 24-48 jam. Selain pembuatan sampel di atas dilakukan juga pembuatan kontrol positif dan kontrol negatif. Diamati adanya daerah hambat berupa zona bening di sekitar kertas cakram. Diameter zona hambat dihitung dengan mengurangi diameter zona keseluruhan dikurangi diameter kertas cakram. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian uji antibakteri ekstrak etanol daun binahong Anredera cordifolia (Ten. ) Steenis terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes secara in vitro, dengan metode difusi cakram pada media Mueller-Hinton yang ditanam selama 24 jam, menunjukkan hasil seperti tercantum pada tabel 4. 1 berikut ini : Tabel 4. Hasil Pemeriksaan Uji Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Binahong Anredera cordifolia (Ten. )Steenis terhadap Streptococcus pyogenes secara in Vitro. Variasi Konsentrasi Disc . 6 mm 6 mm 6 mm 6 mm 6 mm Zona Keseluruhan Ulangan 1 14,5 mm 15,5 mm 16,0 mm 16,7 mm 16,8 mm Ulangan 2 14,0 mm 15,0 mm 16,0 mm 16,5 mm 16,6 mm Rata-rata . Keterangan 8,25 9,25 Terbentuk zona jernih Terbentuk zona jernih Terbentuk zona jernih Terbentuk zona jernih Terbentuk zona jernih Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Volume 13 Nomor 1 Februari 2015 6 mm 6 mm 6 mm 6 mm 6 mm 17,3 mm 17,5 mm 17,7 mm 18,0 mm 21,8 mm Pada penelitian ini digunakan percobaan dengan menggunakan daun Anredera cordifolia (Ten. Steenis. Daun tersebut diekstraksi dengan maserasi menggunakan pelarut etanol 70% sehingga didapatkan ekstrak kasar yang mengandung senyawa aktif. Terhadap ekstrak tersebut kemudian dilakukan uji fitokimia untuk mengetahui zat yang terkandung dalam daun binahong didalam ekstrak etanol. Uji fitokimia dilakukan secara kualitatif. Golongan senyawa yang di uji adalah flavonoid, tannin, dan saponin dengan hasil uji fitokimia positif. Sebelum dilakukan uji aktivitas antibakteri daun binahong diencerkan dalam berbagai konsentrasi dengan menggunakan akuades steril, metode pemeriksaan yang digunakan pada penelitian ini adalah metode difusi KirbyBauer. Berdasarkan hasil pengukuran, diketahui bahwa semua konsentrasi ekstrak etanol daun binahong Anredera cordifolia (Ten. )Steenis yang diujikan Streptococcus pyogenes menunjukan adanya zona bening. Semakin besar konsentrasi ekstrak etanol daun binahong, maka semakin besar pula diameter zona hambat yang ditunjukan terhadap bakteri Streptococcus pyogenes. Hal tersebut menunjukan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak etanol daun binahong, maka semakin besar pula daya hambat terhadap bakteri Streptococcus pyogenes. Hal tersebut menunjukkan semakin tinggi konsentrasi ekstrak etanol daun Anredera (Ten. )Steenis maka semakin pekat larutan tersebut dan semakin banyak pula jumlah zat-zat antimikroba yang terkandung Bila zat antimikroba di dalam daun binahong semakin besar, maka Streptococcus pyogenes yang dirusak baik itu struktur tubuh maupun sistem metabolismenya, sehingga bakteri yang terkena oleh zat antimikroba tersebut akan mati atau dihambat pertumbuhannya. 17,5 mm 17,6 mm 17,8 mm 18,0 mm 20,8 mm 11,55 11,75 15,15 Terbentuk zona jernih Terbentuk zona jernih Terbentuk zona jernih Terbentuk zona jernih Terbentuk zona jernih Menurut Mardiana . , bahwa senyawa kimia yang terdapat dalam daun binahong Anredera cordifolia (Ten. Steenis antara lain adalah flavonoid, tannin, protein, saponin dan terpenoid. Tanin merupakan suatu zat yang terdapat dalam berbagai tumbuhan salah satunya terdapat pada tanaman binahong. Tannin ini mampu merusak membran sel Tannin yang terdapat pada ekstrak etanol daun binahong kontak dengan mengaktivasi enzim dan merusak fungsi materi genetik sel bakteri. Sehingga dalam keadaan tersebut, sel bakteri disekitar kertas cakram akan mengalami kerusakan . idak tumbu. dan akhirnya terbentuk zona jernih atau zona hambat disekitar kertas cakram (Akiyama, et al. , 2. Saponin merupakan glikosida yang larut dalam air dan etanol. Saponin bekerja sebagai antibakteri dengan mengganggu stabilitas membrane sel bakteri sehingga menyebabkan sel bakteri lisis, jadi mekanisme kerja saponin termasuk dalam kelompok antibakteri yang mengganggu permeabilitas membran kerusakan membran sel dan menyebabkan keluarnya berbagai komponen penting dari dalam sel bakteri yaitu protein, asam nukleat dan nukleotida (Mardiana, 2. Flavonoid merupakan senyawa golongan fenol yang memiliki mekanisme kerja dalam menghambat pertumbuhan bakteri dengan cara inaktivasi protein pada membran sel. Dimana sebagian besar struktur sel dan membran sitoplasma bakteri mengandung protein dan lemak. Ketidakstabilan pada dinding sel dan membran sitoplasma bakteri menyebabkan pengangkutan aktif, yang akan berakibat pada lolosnya makromolekul dan ion dari Sehingga sel bakteri menjadi kehilangan bentuknya (Ajizah, 2. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan ekstrak daun binahong Streptococcus pyogenes, oleh karena itu Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Volume 13 Nomor 1 Februari 2015 dapat digunakan sebagai obat herbal alternatif sebagai pencegahan infeksi Streptococcus pyogenes. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun Anredera (Ten. )Steenis Streptococcus DAFTAR PUSTAKA