Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Peran Mahasiswa KKN-PPL Dalam Mengajar Anak-Anak Untuk Membaca. Menulis, dan Berhitung Di Kelurahan Mande Kota Bima Nurul Istiqamah1*. Zulfiana Abubakar2. Nurhidayatika3 Universitas Nggusuwaru. Kota Bima STAI Yapnas Jeneponto. Makassar. Email: nurulunswa@gmail. com 1* Abstrak Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Universitas Nggusuwaru. Program ini bertujuan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar melalui berbagai kegiatan edukatif, salah satunya dalam bidang pembelajaran dasar membaca, menulis, dan berhitung . bagi anak-anak. Kemampuan calistung sangat penting sebagai bekal awal anak sebelum memasuki jenjang pendidikan Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran mahasiswa KKN-PPL di Kecamatan Mande dalam kegiatan pembelajaran calistung kepada anak-anak TK hingga siswa kelas 1 sampai 5 sekolah Penelitian ini menggunakan pendekatan campuran . ixed method. , yaitu metode kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara, sementara analisis data dilakukan melalui proses penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa KKN memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan dasar calistung anak-anak, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung kegiatan pembelajaran non-formal di lingkungan mereka. Keywords: Berhitung. KKN-PPL. Membaca. Menulis PENDAHULUAN Pendidikan merupakan proses sistematis yang melibatkan transfer pengetahuan, keterampilan, nilai-nilai, dan norma-norma dari satu generasi ke generasi berikutnya. Tujuan pendidikan tidak hanya terbatas pada pencapaian aspek akademik, melainkan juga mencakup pengembangan potensi individu secara menyeluruhAibaik fisik, intelektual, emosional, maupun sosial. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, khususnya Pasal 3, menegaskan bahwa pendidikan berfungsi untuk mengembangkan kemampuan, membentuk watak, serta peradaban bangsa dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu, pendidikan diharapkan tidak hanya mencetak individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, mandiri, dan mampu berkontribusi secara produktif dalam kehidupan bermasyarakat. Salah satu implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, adalah melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Program KKN mewajibkan mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, dengan pendekatan interdisipliner, institusional, dan berbasis kemitraan. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan ilmu yang telah Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 dipelajari di bangku kuliah dalam kehidupan nyata. KKN tidak hanya bertujuan untuk membangun keterampilan sosial dan kepemimpinan, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar. Kelurahan Mande, yang terletak di Kecamatan Mpunda. Kota Bima, merupakan salah satu lokasi pelaksanaan KKN oleh mahasiswa Universitas Nggusuwaru. Kelurahan ini berada sekitar 2 km dari pusat Kota Bima, dengan batas wilayah di sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Sedia, selatan dengan Kelurahan Panggi, timur dengan Kelurahan Rabangodu, dan utara dengan Kelurahan Lewirato. Wilayah administratif Kelurahan Mande terbagi menjadi lima lingkungan, yaitu Mande 1. Mande 2. Mande 3. Al Muhajir, dan Era Baru. Mahasiswa KKN memilih Lingkungan Mande 1 sebagai lokasi utama kegiatan, yang dihuni oleh masyarakat dari berbagai latar belakang sosial ekonomi, dengan mayoritas pekerjaan sebagai petani, kuli bangunan, wiraswasta, serta tenaga profesional seperti guru dan pegawai Dalam observasi awal, ditemukan bahwa sebagian besar orang tua di lingkungan tersebut sangat fokus pada aktivitas mata pencaharian, sehingga kurang meluangkan waktu untuk mendampingi anak-anak mereka dalam proses belajar, terutama dalam penguasaan keterampilan dasar membaca, menulis, dan berhitung . Akibatnya, banyak anak usia sekolah, terutama usia 7Ae10 tahun, mengalami kesulitan dalam menguasai calistung. Tidak jarang pula anak-anak menjadi korban perundungan karena belum memiliki kemampuan tersebut, yang kemudian menurunkan rasa percaya diri mereka dalam belajar. Masalah ini diperburuk oleh kurangnya kesadaran orang tua dan belum optimalnya dukungan dari lingkungan pendidikan formal. Merespon permasalahan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Nggusuwaru merancang dan melaksanakan program pembelajaran calistung sebagai salah satu proyek kerja utama di Lingkungan Mande 1. Program ini ditujukan bagi anak-anak usia 7 sampai 10 tahun, dengan harapan dapat meningkatkan kepercayaan diri, membiasakan mereka dalam membaca, menulis, dan berhitung, serta memperluas wawasan mereka secara berkelanjutan. Tujuan utama dari program ini adalah untuk membantu membangun kesadaran masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih peduli terhadap proses pendidikan anak-anak mereka, baik di rumah maupun di sekolah, serta untuk memperkuat peran guru dalam mendampingi perkembangan akademik anak. Membaca, menulis, dan berhitung merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam tahap awal pendidikan anak. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, keterampilan merupakan kemampuan atau kecakapan dalam melakukan suatu kegiatan, termasuk Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 kemampuan berbahasa seperti membaca dan menulis. Membaca, sebagaimana dijelaskan oleh Kridalaksana . alam Damayanti & Chamidah, 2. , adalah proses penyampaian informasi yang bersumber dari teks tertulis, gambar, atau simbol. Kemampuan membaca merupakan bentuk komunikasi yang bersifat intrapersonal maupun interpersonal, dan memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan belajar anak (Rahim, 2018. Hernowo, 2. Menulis, menurut Dalman . , merupakan keterampilan bahasa tingkat tinggi yang diperoleh setelah kemampuan membaca terbentuk. Proses menulis melibatkan aktivitas prapenulisan, penulisan, dan pascapenulisan, serta mencerminkan kemampuan ekspresi, berpikir kritis, dan kreativitas seseorang. Dalam konteks pendidikan, menulis tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga alat komunikasi yang mencerminkan gagasan, emosi, dan pemikiran penulis. Dengan demikian, pembiasaan membaca dan menulis sejak dini sangat penting untuk menunjang keberhasilan belajar anak di masa mendatang. Selain itu, kemampuan berhitung juga merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif anak. Nataliya . menyebutkan bahwa kemampuan berhitung awal meliputi pengenalan angka, konsep bilangan, dan operasi matematika dasar yang berkembang melalui interaksi anak dengan lingkungan sekitarnya. Brewer . alam Utoyo, 2. menekankan bahwa matematika pada anak usia dini melibatkan pengukuran, pola, relasi, dan fungsi dasar. Aktivitas berhitung tidak hanya berfungsi dalam konteks akademik, tetapi juga mendukung kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, serta kesiapan anak untuk memasuki jenjang pendidikan formal. Dengan mempertimbangkan urgensi penguasaan calistung dan rendahnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak belajar, program pembelajaran calistung yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Nggusuwaru diharapkan dapat menjadi solusi edukatif yang berdampak nyata. Melalui program ini, tidak hanya anak-anak yang memperoleh manfaat secara langsung, tetapi juga masyarakat, orang tua, dan lembaga pendidikan diharapkan dapat lebih terlibat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif dan memberdayakan. METODE KEGIATAN Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan mixed methods atau metode campuran, yaitu perpaduan antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengukur dan menganalisis fenomena melalui data numerik dan statistik, seperti jumlah peserta kegiatan dan tingkat kehadiran. Sementara itu, pendekatan kualitatif bertujuan memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap konteks sosial. Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 motivasi peserta, serta dinamika permasalahan yang dihadapi masyarakat di lokasi Sebagai bagian dari pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nggusuwaru, mahasiswa menjalankan peran sosialnya melalui intervensi pendidikan berbasis komunitas, khususnya di Kelurahan Mande. Kecamatan Mpunda. Kota Bima. Fokus utama kegiatan adalah memberikan layanan bimbingan belajar tambahan kepada siswa sekolah dasar (SD) yang menunjukkan rendahnya minat belajar sepulang sekolah. Program bimbingan belajar ini dilaksanakan secara rutin di Kantor Kelurahan Mande, setiap hari Selasa dan Kamis sore pukul 16. 00 WITA. Untuk memaksimalkan pelaksanaan program, mahasiswa dibagi ke dalam dua kelompok pelaksana, yaitu: Kelompok A . ertugas setiap hari Selas. , terdiri dari: Aldina Sarina Rene. Yusuf. Syamfia. Syarif. Alypian Adian Putra, dan Siti Nur Aini. Kelompok B . ertugas setiap hari Kami. , terdiri dari: Syahril Ulil Amrin. Ariana Sofitra. Fitri Sri Rahayu Nur R. Layli Rahma Wati, dan Jaidin. Salah satu inisiatif penting dalam kegiatan ini adalah pengadaan sudut literasi dan numerasi yang difokuskan pada penguatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung . Inisiatif ini muncul berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa minat anak-anak terhadap aktivitas literasi dan numerasi masih tergolong rendah. Untuk meningkatkan motivasi dan partisipasi anak-anak, mahasiswa memberikan penghargaan berupa makanan ringan . sebagai bentuk penguatan motivasi eksternal. Pemberian penghargaan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat belajar anak-anak, serta mendorong mereka untuk mengajak teman sebayanya agar turut serta dalam kegiatan. Berdasarkan hasil observasi lapangan, program ini menunjukkan perkembangan positif, ditandai dengan meningkatnya jumlah peserta dan adanya peningkatan kemampuan dasar calistung pada anak-anak yang terlibat secara aktif. Di akhir pelaksanaan program, mahasiswa KKN menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kelurahan Mande atas partisipasi dan kerja sama yang telah diberikan. Selain memberikan dampak edukatif bagi masyarakat setempat, program ini juga menjadi sarana meningkatkan keterampilan sosial, serta memperdalam pemahaman terhadap dinamika masyarakat secara langsung Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan data yang dihimpun, tingkat pendidikan masyarakat di Kelurahan Mande. Kecamatan Mpunda. Kota Bima, menunjukkan bahwa mayoritas penduduk hanya menyelesaikan pendidikan hingga jenjang Sekolah Dasar (SD), dengan persentase sebesar 39,19%. Sementara itu, proporsi masyarakat yang menyelesaikan pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Sekolah Menengah Atas (SMA), dan perguruan tinggi masing-masing hanya sebesar 29,63%, 20,90%, dan 10,21%. Kondisi ini menunjukkan adanya tantangan dalam hal akses dan keberlanjutan pendidikan, khususnya di tingkat dasar hingga menengah. Sebagai respons terhadap permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), dengan fokus pada peningkatan pemahaman dasar anak-anak SD di wilayah tersebut. Kegiatan utama meliputi bimbingan belajar membaca, menulis, dan berhitung (Calistun. , serta pengarahan dan pembinaan karakter yang bersifat edukatif dan motivasional. Kegiatan bimbingan ini dilaksanakan secara intensif selama dua bulan masa KKN, dengan mahasiswa hadir langsung di lokasi untuk membimbing anak-anak selepas pulang Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, membantu mereka dalam memahami materi pelajaran sekolah, memberikan motivasi belajar, serta mendorong mereka agar lebih aktif dalam bersosialisasi dan mampu membentuk hubungan sosial yang positif. Antusiasme anak-anak terhadap kegiatan ini sangat Hal tersebut terlihat dari kebiasaan mereka yang datang lebih awal ke tempat belajar yang berlokasi di kantor kelurahan. Mereka juga menunjukkan inisiatif dengan mengajak teman sebaya yang belum hadir agar ikut bergabung dalam kegiatan pembelajaran. Secara umum, program ini telah menunjukkan dampak positif terhadap peningkatan minat belajar dan prestasi anak-anak, serta menjadi sarana penting dalam mendukung pendidikan dasar di lingkungan masyarakat Kelurahan Mande. Gambar 1. Perkenalan Sebelum Kami memasuki pada Kegiatan belajar membaca, menulis, dan berhitung kami mahasiswa KKN mendiskusikan tentang kegiatan membaca, menulis dan berhitung karena pada tahap pertama ini kami belum memiliki buku panduan atau buku Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 Sehingga kami bersepakat bahwa untuk tahap pertama yang kami lakukan yaitu Perkenalan. Gambar 2. Melatih Anak Untuk Membaca Membaca simbol-simbol penting dalam pendidikan. Membaca adalah tertulis, seperti huruf, kata, dan kalimat, untuk memperoleh makna dan pemahaman tentang informasi yang disampaikan dalam teks Ini melibatkan penggunaan kemampuan visual dan bahasa untuk mengolah kata-kata menjadi pemahaman yang lebih dalam tentang subjek yang dibahas dalam teks. Anak-anak Desa Pintu Padang sangat malas untuk membaca. Ada beberapa faktor dapat mempengaruhi minat anak-anak terhadap membaca pada zaman sekarang. Teknologi digital dan hiburan lainnya yang lebih cepat dan lebih interaktif sering kali bersaing dengan waktu yang akan dihabiskan untuk Selain itu, kurangnya akses terhadap buku-buku menarik atau lingkungan yang mendorong membaca Perubahan gaya hidup, tuntutan sekolah, dan hiburan digital juga dapat memengaruhi waktu yang dihabiskan untuk membaca. Penting bagi orang tua, guru, dan penjaga anak untuk menciptakan lingkungan yang mendukung membaca, memperkenalkan buku-buku yang menarik, dan menunjukkan contoh positif tentang pentingnya membaca. Kegiatan membaca ini kami lakukan untuk anak anak kelas 3-5 SD. Dalam kegiatan ini kami mahasiswa KKN universitas nggusu waru memberikan beberapa buku dan salah satunya buku dongeng untuk mereka baca. Kami yakin bahwa dengan adanya bahan bacaan, anak anak semakin tertarik untuk membaca Gambar 3. Melatih Anak Anak Untuk Menulis Menulis merupakan kegiatan penuangan ide dan gagasan seseorang kedalam media kegiatan tersebut dilakukan untuk mengusung berbagai tujuan, misalnya untuk Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 mencatat, merekam, meyakinkan, melaporkan, menginformasikan, dan atau bahkan untuk memengaruhi pembaca. Jadi dengan kegiatan menulis, kita akan bisa menuangkan segala macam ide atau gagasan yang sebelumnya hanya terpendam di dalam benak kita kegiatan Menulis kami lakukan untuk anak tk sama SD kelas 1-2. Disini kami melatih mereka bagaimana caranya menulis di papan dengan rapi. Kami meminta anak anak SD untuk menulis nama mereka, dan anggota keluarga mereka, setelah itu kami mahasiswa KKN membaca sedikit cerita dan meminta anak anak untuk menulis apa yang kami baca. untuk anak-anak TK kami melatih mereka untuk menebalkan huruf yang sudah disiapkan oleh anak-anak mahasiswa KKN. Setelah itu kertas yg anak-anak pake untuk menebalkan huruf boleh dibawa pulang kerumah masing masing, sebagai tanda bahwa mereka benarbenar mempunyai niat untuk belajar. Gambar 4. Melatih Anak Anak Untuk Berhitung Kegiatan berhitung kami lakukan tanpa menggunakan buku panduan, tetapi kami melakukannya dengan cara menghafal perkalian, dan menghitung angka secara acak. Kegiatan menghafal perkalian ini kami lakukan untuk anak kelas 3-5 sedangkan untuk kegiatan menghitung angka secara acak, kami lakukan untuk anak Tk sama SD kls 1-2. Disamping kegiatan ini kami Mahasiswa KKN juga melakukan kegiatan tambahan yaitu Mewarnai gambar. Gambar 5. Kegiatan mewarna Disini kami melihat bahwa anak anak sangat memiliki keterampilan dalam mewarnai gambar, dan hasilnya sangat memuaskan kami, walaupun butuh banyak waktu. Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 KESIMPULAN Kegiatan pembelajaran membaca, menulis, dan berhitung . yang dilaksanakan di Kelurahan Mande. Kecamatan Mpunda. Kota Bima memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya para orang tua, mengenai pentingnya keterlibatan aktif dalam mendampingi proses belajar anak di rumah. Program ini berhasil mendorong pemahaman bahwa pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan peran serta keluarga secara langsung. Selama pelaksanaan program, anak-anak menunjukkan peningkatan kemampuan dasar dalam membaca, menulis, dan berhitung, disertai antusiasme yang tinggi dalam mengikuti setiap sesi pembelajaran. Selain memberikan manfaat langsung kepada peserta didik, kegiatan ini juga turut mendorong para guru untuk lebih memahami urgensi pelaksanaan tugas pengajaran yang efektif dan menyenangkan di lingkungan sekolah. Namun demikian, pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari berbagai kendala. Beberapa hambatan yang dihadapi antara lain: . keterbatasan sumber daya seperti fasilitas pembelajaran, buku bacaan, alat bantu belajar, dan infrastruktur . minimnya bahan ajar yang relevan dan sesuai dengan konteks lokal serta . tingkat partisipasi masyarakat yang masih perlu ditingkatkan dalam mendukung keberlangsungan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan berbasis masyarakat memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dasar anak, meskipun tetap diperlukan upaya berkelanjutan dan kolaboratif antara mahasiswa, masyarakat, dan institusi pendidikan UCAPAN TERIMAKASIH Penulis menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Lurah Mande beserta seluruh staf Kantor Kelurahan Mande atas dukungan dan kerja samanya selama pelaksanaan kegiatan pengabdian. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh warga masyarakat Kelurahan Mande yang telah menerima dan berpartisipasi aktif dalam berbagai program yang dilaksanakan. Penghargaan yang tulus juga diberikan kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) serta seluruh mahasiswa KKN/PPL Terpadu Universitas Nggusuwaru yang telah mengabdi dan bekerja sama dengan penuh dedikasi dalam membangun Kelurahan Mande menjadi lebih baik selama kurun waktu dua bulan pelaksanaan Vol. No. 2 Juni 2025 JOMPA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat https://jurnal. com/index. php/jpabdi e-ISSN: 2828-819X p-ISSN: 2828-8424 DAFTAR PUSTAKA