Terbit online pada laman web jurnal: http://jurnal. id/index. php/JAMTEKNO JAM-TEKNO ( Jurnal Pengabdian Masyarakat TEKNO) Vol. 6 No. 71 Ae 77 |ISSN Media Elektronik: 2828-6391 Peningkatan Pengelolaan Wisata Melalui Teknologi Augmented Reality Dan Sistem Wisata Untuk Pokdarwis Muhamad Rizaludin1*. Nur Hadian2. Husni Hidayat3 1,2,3Program Studi Teknologi Informasi. Fakultas Sains Dan Teknologi. Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama. Pekalongan. Indonesia lonly@gmail. com*, 2nurhadian97@gmail. com, 3husni. hidayat11@gmail. Abstract The Pekalongan Regency has significant tourism potential. However, its management still faces various challenges, particularly in terms of promotion and engaging interactions that are relevant to modern tourists. The tourism awareness group, as the main driver in managing tourist destinations in Pekalongan Regency, has limited utilization of information technology, resulting in less-than-optimal promotion and dissemination of tourism This affects the attractiveness of the destinations and the involvement of the community in supporting local tourism growth. This community service initiative aims to introduce Augmented Reality (AR) technology and a tourism recommendation to create an interactive and personalized tourism system. This technology will assist tourism awareness group in presenting destination information in an engaging manner and providing relevant recommendations to tourists based on their preferences. Through this initiative, it is expected that tourism awareness group can overcome existing limitations, enhance community involvement in tourism management, and advance tourism in Pekalongan Regency with modern technology. Furthermore, based on the User Acceptance Testing (UAT) process, the implementation of this community service achieved a total percentage of 93. 2% with an AuexcellentAy rating. Keywords: augmented reality, tourism, interactive experience, tourism awareness group Abstrak Kabupaten Pekalongan memiliki potensi wisata yang besar, namun pengelolaannya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal promosi dan interaksi wisata yang menarik dan relevan bagi wisatawan modern. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwi. sebagai penggerak utama dalam mengelola destinasi wisata di wilayah kabupaten Pekalongan masih terbatas dalam memanfaatkan teknologi informasi, sehingga promosi dan pengelolaan informasi wisata kurang maksimal. Hal ini mempengaruhi daya tarik wisatawan serta keterlibatan komunitas dalam mendukung pertumbuhan pariwisata lokal. Pengabdian ini bertujuan memperkenalkan teknologi Augmented Reality (AR) dan rekomendasi wisata untuk menciptakan sistem wisata yang interaktif dan personal. Teknologi ini akan membantu Pokdarwis dalam menampilkan informasi destinasi secara menarik serta memberikan rekomendasi yang relevan bagi wisatawan, sesuai dengan preferensi. Diharapkan melalui kegiatan ini. Pokdarwis dapat mengatasi keterbatasan yang ada, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan pariwisata, serta memajukan pariwisata kabupaten Pekalongan dengan teknologi modern. Adapun dalam proses pengujian User Acceptance Testing (UAT) dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pengabdian kepada Pokdarwis mendapatkan total persentase yaitu 93. 2% dengan kriteria sangat baik. Kata kunci: Augmented Reality. Pariwisata. Pengalaman Interaktif. Pokdarwis. pengelolaan sektor pariwisata di kabupaten Pekalongan masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam Kabupaten Pekalongan terletak di pesisir utara pulau hal promosi yang efektif dan penyediaan interaksi wisata jawa, merupakan daerah yang kaya akan potensi yang menarik bagi wisatawan modern. Kelompok Sadar Keindahan alam, warisan budaya, dan Wisata (Pokdarwi. sebagai penggerak utama dalam kerajinan lokal yang khas menjadikan wilayah ini pengelolaan destinasi wisata lokal, sering kali memiliki memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Namun, keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi informasi Pendahuluan Diterima Redaksi : 05-03-2025 | Selesai Revisi : 30-08-2025 | Diterbitkan Online : 31-12-2025 Muhamad Rizaludin1*. Nur Hadian2. Husni Hidayat3 JAM-TEKNO (Jurnal Pengabdian Masyarakat TEKNO) Vol . 6 No. 71 Ae 77 . Hal ini berdampak pada kurang optimalnya promosi rekomendasi dalam pengelolaan destinasi wisata di dan pengelolaan informasi wisata, yang pada gilirannya kabupaten Pekalongan. Melalui penerapan teknologi ini, mempengaruhi daya tarik wisatawan dan keterlibatan diharapkan Pokdarwis dapat meningkatkan kualitas komunitas dalam mendukung pertumbuhan pariwisata promosi, menyediakan interaksi wisata yang lebih menarik, dan memberikan rekomendasi destinasi yang sesuai dengan preferensi wisatawan . Dengan Kabupaten Pekalongan memiliki berbagai destinasi demikian, pariwisata di kabupaten Pekalongan dapat wisata yang menawarkan keindahan alam dan kekayaan berkembang lebih pesat dan memberikan manfaat Salah satu contohnya adalah Lolong Adventure, ekonomi serta sosial bagi masyarakat setempat. memiliki arum jeram yang menawarkan pemandangan alam yang asri dan menenangkan, sehingga memiliki 2. Metode Pengabdian Masyarakat potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi Pengabdian kepada masyarakat ini dirancang dengan wisata unggulan. Namun, akses menuju lokasi ini cukup pendekatan partisipatif dan kolaboratif, melibatkan menantang, sehingga belum banyak wisatawan yang Pokdarwis kabupaten Pekalongan dalam setiap tahapan mengetahuinya . Serta pengelolaan dan promosi Fokus utama pengabdian adalah pelatihan destinasi ini belum optimal, sehingga diperlukan upaya pemanfaatan teknologi AR melalui website pada situs lebih lanjut untuk meningkatkan daya tarik dan https://w. ai/ dan pengelolaan website pada kunjungan wisatawan . situs https://jelajahpekalongan. com/ sebagai media Pengelolaan pariwisata di Kabupaten Pekalongan informasi wisata. Metode yang digunakan meliputi menghadapi beberapa tantangan utama. Pertama, beberap tahapan sebagai berikut: keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi informasi Analisis Kebutuhan oleh Pokdarwis mengakibatkan promosi destinasi wisata kurang maksimal. Informasi mengenai destinasi Tahap awal ini bertujuan untuk mengidentifikasi seringkali tidak tersampaikan dengan baik kepada calon kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh Pokdarwis wisatawan, sehingga potensi kunjungan menjadi dalam pengelolaan destinasi wisata. Kegiatan ini Kedua, kurangnya interaksi yang menarik melibatkan diskusi dan wawancara dengan anggota dan relevan bagi wisatawan modern membuat Pokdarwis untuk memahami sejauh mana pemahaman pengalaman berwisata menjadi kurang berkesan. dan keterampilan mereka terkait teknologi informasi. Wisatawan saat ini cenderung mencari pengalaman yang khususnya AR. Selain itu, evaluasi terhadap materi interaktif dan informatif, yang sayangnya belum banyak promosi yang telah ada dilakukan untuk menentukan tersedia di destinasi di kabupaten Pekalongan. area yang memerlukan perbaikan. Kegiatan survei lokasi dilaksanakan terlihat pada Gambar 1. Teknologi Augmented Reality (AR) telah terbukti efektif dalam meningkatkan pengalaman pengguna di berbagai sektor, terutama pariwisata. Dengan AR, informasi dapat disajikan secara interaktif dan menarik, sehingga meningkatkan minat dan keterlibatan wisatawan . Seperti AR dapat digunakan untuk menampilkan visualisasi 3D dari objek wisata, memberikan informasi melalui video, dan memungkinkan wisatawan berinteraksi langsung dengan konten yang disajikan melalui perangkat mobile mereka. Implementasi AR dalam pariwisata dapat membantu mengatasi keterbatasan promosi dan meningkatkan daya tarik destinasi . Selain AR, sistem wisata berbasis rekomendasi dapat digunakan untuk menciptakan sistem wisata yang personal dan relevan bagi wisatawan . Sistem wisata Gambar 1. Survei Lokasi PKM berbasis rekomendasi mampu menganalisis preferensi dan riwayat kunjungan wisatawan untuk memberikan Selain dilaksanakan survei lokasi pada lokasi yang saran destinasi yang sesuai . Dengan demikian, dituju, survei juga dilaksanakan di bangunan tempat wisatawan mendapatkan pengalaman yang lebih dilaksanakan nya PKM seperti terlihat pada Gambar 2. personal dan memuaskan. Implementasi algoritma ini dalam sistem rekomendasi wisata dapat membantu Pokdarwis dalam menyediakan informasi yang tepat sasaran dan meningkatkan kepuasan wisatawan . Pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan teknologi AR dan algoritma Ini adalah artikel akses terbuka di bawah lisensi CC BY 4. 0 | DOI: https://doi. org/10. 29207/ jamtekno. Muhamad Rizaludin1*. Nur Hadian2. Husni Hidayat3 JAM-TEKNO (Jurnal Pengabdian Masyarakat TEKNO) Vol . 6 No. 71 Ae 77 pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan . Hasil dan Pembahasan Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini telah menghasilkan beberapa capaian signifikan dalam upaya meningkatkan pengelolaan wisata di kabupaten Pekalongan melalui pemanfaatan teknologi AR dan Berikut adalah hasil dan pembahasan dari kegiatan yang telah dilakukan: Peningkatan kompetensi Pokdarwis melalui pelatihan AR dengan Meshy. ai dan digitalisasi dalam promosi pariwisata. Pelatihan yang dirancang untuk anggota Pokdarwis kabupaten Pekalongan bertujuan untuk membekali mereka dengan keterampilan dan pengetahuan dalam Pengembangan Materi Pelatihan memanfaatkan teknologi AR untuk meningkatkan Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, materi pelatihan promosi dan pengelolaan destinasi wisata lokal. disusun dengan fokus pada: . Pengenalan AR. Program pelatihan ini terdiri dari beberapa sesi yang memberikan pemahaman dasar tentang konsep AR, dirancang secara komprehensif dan interaktif, mencakup manfaatnya dalam sektor pariwisata, dan berbagai aspek teori dan praktik, dengan fokus utama pada contoh penerapannya. Pelatihan penggunaan penggunaan situs https://w. Sesi teori: Meshy. ai, membimbing peserta dalam menggunakan memahami konsep dan pentingnya AR dalam situs https://w. ai/ untuk membuat konten AR Pariwisata. Pada tahap awal pelatihan, peserta diberikan yang menarik. Website ini memungkinkan pengguna pemahaman mendalam mengenai konsep dasar AR, untuk mengonversi teks atau gambar 2D menjadi model termasuk definisi, sejarah perkembangan, dan aplikasi 3D dengan mudah, sehingga memudahkan Pokdarwis dalam berbagai sektor, khususnya pariwisata. Diskusi ini dalam menciptakan aset digital tanpa memerlukan menekankan bagaimana AR dapat mengintegrasikan keahlian teknis yang mendalam. Promosi digital elemen digital, seperti gambar, suara, dan informasi situs lainnya ke dalam lingkungan nyata, sehingga https://jelajahpekalongan. com/, memberikan panduan menciptakan pengalaman yang lebih imersif bagi tentang cara mengelola situs tersebut. Selain itu, dibahas pula urgensi digitalisasi dalam promosi pariwisata modern, di mana teknologi Pelaksanaan Pelatihan AR dapat menjadi alat yang efektif untuk menarik minat Pelatihan dilaksanakan dalam beberapa sesi, mencakup: wisatawan dengan menyajikan informasi yang interaktif . Sesi teori, pemaparan materi tentang AR dan dan menarik. Studi kasus dari destinasi wisata lain yang pentingnya digitalisasi dalam promosi pariwisata. telah sukses mengimplementasikan AR juga disajikan Sesi praktik, latihan langsung menggunakan situs sebagai inspirasi dan motivasi bagi peserta. Pelaksanaan https://w. ai/ untuk membuat model 3D dan PKM pada sesi teori dilaksanakan seperti terlihat pada mengintegrasikannya ke dalam materi promosi. Peserta Gambar 3. diajak untuk mengonversi deskripsi destinasi wisata atau foto 2D menjadi model 3D yang dapat diakses oleh wisatawan melalui perangkat mereka. Sesi pengelolaan situs website, pelatihan tentang mengelola informasi wisata di kabupaten Pekalongan pada situs https://jelajahpekalongan. Gambar 2. Survei Lokasi Bangunan Wisata Pendampingan dan Evaluasi Setelah pelatihan, dilakukan pendampingan intensif selama beberapa minggu untuk memastikan implementasi materi yang telah diajarkan. Tim pengabdian menyediakan sesi konsultasi dan bantuan teknis bagi Pokdarwis yang menghadapi kendala dalam pembuatan konten AR atau pengelolaan situs website. Evaluasi dilakukan melalui User Acceptance Testing (UAT) untuk mengukur tingkat kepuasan dan Gambar 3. Sesi Teori Pelaksanaan PKM Ini adalah artikel akses terbuka di bawah lisensi CC BY 4. 0 | DOI: https://doi. org/10. 29207/ jamtekno. Muhamad Rizaludin1*. Nur Hadian2. Husni Hidayat3 JAM-TEKNO (Jurnal Pengabdian Masyarakat TEKNO) Vol . 6 No. 71 Ae 77 Penyampaian teori tidak hanya dilaksanakan dalam satu konten 3D yang dapat diintegrasikan ke dalam materi kali tetapi juga dilaksanakan beberapa kali seperti promosi mereka, sehingga wisatawan dapat mengakses terlihat pada Gambar 4. dan berinteraksi dengan model tersebut melalui perangkat mereka, mendapatkan gambaran visual yang lebih nyata tentang destinasi yang akan kunjungi. Langkah Pembuatan Model 3D di Meshy. ai ditampilkan pada Gambar 6. Akses situs https:// Gambar 4. Sesi Teori Pelaksanaan PKM 2 Buat perintah seperti AuCreate a 3D model of a scenic hill with a small gazebo at its peak. The hill should be covered with green grass and a few scattered trees. On one side of the hill, include large, bold letters that spell 'Bukit Pawuluhan. ' The letters should be placed on a flat area near the base of the hill, visible from a The scene should convey a peaceful, inviting atmosphere with the gazebo offering a panoramic view of the surroundingsAy kemudian klik menu Penyamppaian teori jugamelibatkan diskusi seperti terlihat pada Gambar 5. Hasil model 3D Gambar 6. Langkah Pembuatan Model 3D di Meshy. Sesi https://jelajahpekalongan. com, pada sesi pengelolaan situs web, peserta akan mendapatkan pelatihan intensif mengenai cara mengelola informasi pada situs https://jelajahpekalongan. com/, sebuah website yang dirancang untuk mempromosikan destinasi wisata di kabupaten Pekalongan. Pada pengelolaan konten wisata, peserta akan belajar mempublikasikan berbagai jenis konten, seperti artikel, halaman, dan galeri foto, untuk menampilkan informasi terkini tentang destinasi wisata di kabupaten Pekalongan. seperti ditampilkan pada Gambar 7 Gambar 5. Sesi Teori Pelaksanaan PKM 3 . Sesi praktik: menguasai teknik pembuatan model 3D dengan Meshy. ai, setelah memperoleh landasan teori yang kuat, peserta diajak untuk terjun langsung ke dalam sesi praktik yang berfokus pada penggunaan situs website https://w. Meshy. ai adalah generator model 3D berbasis kecerdasan buatan yang memungkinkan pengguna untuk mengonversi deskripsi teks atau gambar 2D menjadi model 3D dengan cepat dan mudah. Dalam sesi ini, peserta diberikan tutorial langkah demi langkah tentang cara mengoperasikan Meshy. ai, mulai dari memasukkan deskripsi destinasi wisata atau mengunggah foto 2D, hingga menghasilkan model 3D yang realistis dan detail. Peserta juga diajarkan cara menyesuaikan berbagai parameter untuk mendapatkan hasil yang optimal sesuai dengan karakteristik unik dari setiap destinasi wisata. Latihan ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap anggota Pokdarwis memiliki kemampuan untuk menciptakan Gambar7. Halaman Utama Website Ini adalah artikel akses terbuka di bawah lisensi CC BY 4. 0 | DOI: https://doi. org/10. 29207/ jamtekno. Muhamad Rizaludin1*. Nur Hadian2. Husni Hidayat3 JAM-TEKNO (Jurnal Pengabdian Masyarakat TEKNO) Vol . 6 No. 71 Ae 77 Halaman utama dapat di-scoll untuk dapat dilihat tampilan berikutnya seperti pada Gambar 8. Gambar 10 Deskripsi Wisata Pengguna dapat memberikan ulasan untuk setiap desntinasi wsata seperti terlihat pada Gambar 11. Gambar 8. Halaman Utama Website berikutnya Sistem Wisata berbasis rekomendasi ditampilkan seperti Gambar 9. Gambar 11. Ulasan Pengguna Model Augmented Realty ditampilkan sebagaimana terlihat pada Gambar 12. Gambar 12. Model AR Wisata Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu secara mandiri mengelola dan memperbaharui informasi pada situs https://jelajahpekalongan. sehingga dapat memberikan informasi yang akurat dan menarik bagi wisatawan. Kemampuan ini juga akan Gambar 9. Sistem Wisata Berbasis Rekomendasi Deskripsi wisata ditampilkan pada Gambar 10. Ini adalah artikel akses terbuka di bawah lisensi CC BY 4. 0 | DOI: https://doi. org/10. 29207/ jamtekno. Muhamad Rizaludin1*. Nur Hadian2. Husni Hidayat3 JAM-TEKNO (Jurnal Pengabdian Masyarakat TEKNO) Vol . 6 No. 71 Ae 77 meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan destinasi wisata dan memperkuat citra positif di kabupaten Pekalongan sebagai tujuan wisata Pelatihan ini akan disampaikan secara praktis dan interaktif, dengan sesi tanya jawab dan latihan langsung, sehingga peserta dapat langsung mempraktikkan pengetahuan yang diperoleh. Diharapkan, setelah mengikuti pelatihan, peserta dapat berkontribusi aktif dalam mempromosikan keindahan dan keunikan kabupaten Pekalongan melalui digitalisasi pariwisata. Tabel 3. Pertanyaan Hasil Kuesioner Pokdarwis Jawaban STS Total Data kuesioner yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menghitung rata-rata jawaban berdasarkan skor Evaluasi program pengabdian kepada masyarakat yang diperoleh dari setiap jawaban Pokdarwis. dilakukan melalui UAT guna mengukur tingkat Berdasarkan skor yang telah ditetapkan dapat dihitung kepuasan dan efektivitas implementasi teknologi yang sebagai berikut: diperkenalkan kepada Pokdarwis. Berikut uraian Jumlah skor dari Pokdarwis menjawab SS =69y5=345 evaluasi UAT dari Pokdarwis : Jumlah skor dari Pokdarwis menjawab S =30y4=120 Pertanyaan Kuesioner yang digunakan pada UAT Jumlah skor dari Pokdarwis menjawab RG =1y3 =3 ditampilkan pada Tabel 1. Jumlah skor dari Pokdarwis menjawab TS =0y2 =0 Jumlah skor dari Pokdarwis menjawab STS=0y1 =0 Tabel 1. Pertanyaan Kuesioner Pokdarwis Jumlah total skor =466 evaluasi efektivitas program melalui UAT Pertanyaan Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini apa sudah sesuai dengan tujuan kegiatan itu sendiri Program pengabdian masyarakat ini sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat objek yang dituju Waktu pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini relatif telah mencukupi sesusai Dosen dan Mahasiswa Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama bersikap ramah, cepat dan tanggap membantu selama kegiatan Hasil jawaban dari Pokdarwis sebanyak 20 orang dapat dihitung nilai tertinggi dan terendah seperti berikut: Nilai tertinggi =20y5y5=500 . eandainya semua menjawab SS). Nilai terendah =20y5y1=100 . eandainya semua menjawab STS). Berdasarkan perhitungan yang menyatakan nilai tertinggi adalah 500 dapat dicari persentase seperti berikut: . y100% = 93,2%. Berdasarkan hasil dari total persentase, maka pelatihan ini sangat baik berdasarkan kriteria interpretasi skor seperti pada Tabel Masyarakat setempat menerima dan mengharapkan program pengabdian masyarakat Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama saat ini dan masa yang akan datang Tabel 4. Kriteria Interpretasi Skor Dimana jawaban dari pertanyaan terdiri dari tingkatan yang dapat dipilih ditampilkan pada Tabel 2: Persentase Tabel 2. Bobot Nilai Jawaban Jawaban Bobot Sangat Setuju (SS) Setuju (S) Ragu-ragu (RG) Tidak Setuju (TS) Sangat Tidak Setuju (STS) 0% - 20% Keterangan Sangat Kurang Baik 21% - 40% Kurang Baik 41% - 60% Cukup Baik 61% - 80% 81% 100% Baik Sangat Baik Hasil kuesioner yang diberikan kepada 20 peserta Berikut hasil data kuesioner setelah dijumlahkan menunjukkan bahwa pelatihan ini berjalan dengan menurut jawabannya masing-masing ditampilkan pada sangat baik dan memenuhi harapan mereka. Dari hasil Tabel 3. rekapitulasi kuesioner, total skor yang diperoleh adalah 466 dari skor maksimal 500, yang berarti tingkat kepuasan peserta mencapai 93,2%. Berdasarkan kriteria interpretasi skor, persentase ini masuk dalam kategori AuSangat Baik, . %-100%), yang menunjukkan bahwa kegiatan ini berhasil memberikan manfaat yang signifikan bagi para peserta. Ini adalah artikel akses terbuka di bawah lisensi CC BY 4. 0 | DOI: https://doi. org/10. 29207/ jamtekno. Muhamad Rizaludin1*. Nur Hadian2. Husni Hidayat3 JAM-TEKNO (Jurnal Pengabdian Masyarakat TEKNO) Vol . 6 No. 71 Ae 77 Lebih lanjut, hasil analisis terhadap lima aspek utama partisipasi dan antusiasme mereka dalam program ini. yang dinilai dalam kuesioner yaitu kesesuaian program Penghargaan juga kami sampaikan kepada pihak dengan tujuan awal, relevansi dengan kebutuhan https://w. ai/ yang telah menyediakan masyarakat, kecukupan waktu pelaksanaan, kualitas tampilan website yang user-friendly, serta tim pendampingan oleh dosen dan mahasiswa, serta harapan pengembang https://jelajahpekalongan. com/ yang telah program bekerja sama dalam optimalisasi situs. Dukungan dan menunjukkan bahwa mayoritas peserta memberikan kolaborasi dari semua pihak telah berkontribusi besar tanggapan positif. Tidak ada peserta yang menyatakan terhadap kesuksesan program pengabdian ini. ketidakpuasan (TS atau STS), sementara sebagian besar memberikan nilai AuSangat SetujuAy (SS) dan AuSetujuAy (S). Daftar Rujukan Dengan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa pelatihan . Salsabila. , & Puspitasari. , 2023. Peran Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) dalam Pengembangan Desa Wisata. Jurnal Kajian Ruang. Vol 3. : 241. https://w. ai/ serta pengelolaan website . Intan. Saputra. Murjiatiningsih. Hermawan. , & https://jelajahpekalongan. Handani. , 2022, cARica: Enhancing Travelling Experiences in Wonosobo Through Location-Based Mobile Augmented meningkatkan keterampilan dan pemahaman Pokdarwis Reality. Journal of Soft Computing Exploration . : 23-30. dalam mengadopsi teknologi digital untuk promosi . Chung N. Lee H. Kim JY. Koo C. , 2018. The Role of Augmented Keberhasilan ini juga mencerminkan bahwa Reality for Experience-Influenced Environments: The Case of penerapan teknologi dalam sektor pariwisata memiliki Cultural Heritage Tourism in Korea. J Travel Res. , 57. :627Ae43. dampak nyata dalam meningkatkan daya tarik destinasi . Rizaludin. Fari Katul Fikriah, & Husni Hidayat, 2023. Pengenalan Augmented Reality (AR) Sebagai Media wisata serta keterlibatan komunitas lokal. Pembelajaran Di SMK NU Kesesi. Jurnal Pengabdian Masyarakat TEKNO, 3. : 77-83. Kesimpulan . Aslan. Cetin. , & Ozbilgin. An Innovative Technology: Augmented Reality Based Information Systems. Program pengabdian kepada masyarakat ini telah Procedia Computer Science. 158:407-414. berhasil meningkatkan kapasitas dan kompentensi . Torres-Ruiz. Mata. Zagal. Guzman. Quintero. & Moreno-Ibarra. M, 2020. A Recommender System to Generate Pokdarwis kabupaten Pekalongan dalam memanfaatkan Museum Itineraries Applying Augmented Reality and Socialteknologi modern untuk pengelolaan dan promosi Sensor Mining Techniques. Virtual Reality. , 24. :175-189. destinasi wisata. Melalui pelatihan yang terstruktur dan . Rizaludin. Fanani. Mr. Hidayat. Hadian. Pekalongan, . Karangdowo No. , 2024. Kab Pekalongan. , & Studi komprehensif, anggota Pokdarwis kini mampu Teknologi Informasi ITSNU Pekalongan. Perbandingan Teknik Data Mining Untuk Prediksi Penjualan Produk UMKM Batik menggunakan https://w. ai/ dan mengelola Karangdowo. Teknomatika. : 32Ae39. situs https://jelajahpekalongan. com/ secara efektif. Rizaludin. , & Fikriah. Prediksi Perilaku Pelanggan Pada Produk UMKM Batik Dengan Menggunakan Algoritma Decision Implementasi teknologi ini tidak hanya meningkatkan Tree. Teknomatika. : 8Ae16. daya tarik destinasi wisata tetapi juga mendorong . Hyeyoung K. Suyeon L. Yoonseo P. Anna C. , 2022. A Survey of keterlibatan aktif masyarakat dalam pengembangan Recommendation Systems: Recommendation