Jurnal Prespektif Pendidikan - Vol. 19 No. Available online at : https://ojs. stkippgri-lubuklinggau. id/index. php/JPP Jurnal Perspektif Pendidikan | ISSN (Prin. 0216-9991 | ISSN (Onlin. 2654-5004 | DOI: https://doi. org/10. 31540/jpp. Penerbit : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau OPTIMALISASI HASIL BELAJAR MAHASISWA MELALUI INOVASI BAHAN AJAR BERBASIS LITERASI DIGITAL Satinem1. Juwatii2 Universitas PGRI Silampari. Indonesia ARTICLE INFORMATION A B S T R A C T Received: 10 April 2025 Revised: 9 Mei 2025 Available online: 30 Juni 2025 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan hasil belajar mahasiswa berbasis literasi digital. Metode penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian pengembangan R&D pada tahap penilaian . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas penggunaan bahan ajar. Desain penelitian yang dipilih adalah metode pre-experimental design jenis one group pretestpostest design. Untuk mengetahui uji keefektifan bahan ajar hasil penelitian dengan membandingkan hasil pretest dan postest dan dilanjutkan pengujian uji T menggunakan SPSS 16. Sampel dalam penelitian berjumal 34 mahasiswa semester i yang mengambil konsentrasi mata kuliah bahasa dan sastra daerah Program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Adapun hasil dan pembahasan dalam penelitian ini dapat dilihat dari hasil uji keefektifan yang melibatkan 34 mahasiswa didapat nilai pretes Ou 6,6 berjumlah 24 mahasiswa atau 70,58 % nilai terendah 50 tertingi 80 dengan nilai rata-rata 70 standar devisiasi 7. Sementara postes Ou 6,6 berjumlah 30 mahasiwa atau 88,23% nilai terendah 60 nilai tertinggi 90 nilai rata-rata didapat 75. 58 dengan standar devisiasi Kemudian dilanjutkan melalui Uji-t One-Sample Test didapat nilai rata-rata pretes 70 dan standar deviasi 7. 58 dan sig . -taile. = 0,00. Sementara nilai rata-rata postes 75,58 standar deviasi 7. Dengan demikian, bahan ajar berbasis literasi digital efektif digunakan pada pembelajaran mata kuliah bahasa dan sastra daerah. Hal itu didasarkan pada nilai sig . -taile. 0,00 lebih kecil dari nilai 0,05 . lpha valu. KEYWORDS optimalisasi, hasil belajar, bahan ajar, literasi digital CORRESPONDENCE E-mail: watiaja56@ymail. INTRODUCTION Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, terutama di tingkat perguruan tinggi. Mahasiswa di era digital dituntut untuk tidak hanya menguasai materi akademik, tetapi juga memiliki kemampuan literasi digital, yakni kemampuan untuk mengakses, mengevaluasi, mengelola, dan mengkomunikasikan informasi melalui media digital secara efektif dan bertanggung jawab. Teknologi dalam pendidikan sebagai pedang bermata dua, mengharuskan manajemen yang cermat dan implementasi strategis untuk Jurnal Prespektif Pendidikan - Vol. 19 No. Available online at : https://ojs. stkippgri-lubuklinggau. id/index. php/JPP Jurnal Perspektif Pendidikan | ISSN (Prin. 0216-9991 | ISSN (Onlin. 2654-5004 | DOI: https://doi. org/10. 31540/jpp. Penerbit : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau memanfaatkan manfaatnya sekaligus dapat mengatasi kelemahan untuk meningkatkan hasil pendidikan (Sembiring et al. , 2. (Kasim, 2. Dengan demikian, teknologi dalam pendidikan dapat menjembatani kesenjangan antara kerangka pendidikan teoritis dan penerapan praktis sehingga menumbuhkan lingkungan belajar interaktif (Qudsi et al. , 2. Berbagai studi menunjukkan bahwa sebagian besar bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi masih bersifat konvensional, berorientasi pada teks, dan kurang mendayagunakan teknologi digital secara optimal (Purwanto et al. , 2. Materi yang tidak interaktif serta minimnya dukungan media digital sering kali membuat mahasiswa kurang terlibat secara aktif dalam proses belajar, sehingga berdampak pada belum optimalnya pencapaian hasil belajar. Dengan demikian jelas bahwa belum optimalnya pencapaian hasil belajar salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu bahan ajar. Penggunaan bahan ajar yang baik dapat meningkatkan hasil pembelajaran siswa. Menurut Lestari . bahan ajar adalah seperangkat materi ajar yang mengacu pada kurikulum yang digunakan dalam rangka mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar yang telah ditentukan. Selanjutnya Panen . juga mengatakan bahwa bahan ajar adalah bahan-bahan atau materi pelajaran yang disusun secara sistematis yang digunakan dalam proses pembelajaran. Menurut Prastowo . bahan ajar disusun secara sistematis dengan bahasa yang mudah dipahami agar peserta didik dapat belajar secara mandiri dengan bantuan atau bimbingan dari pendidik. Demikian pula bahan ajar mata kuliah bahasa dan sastra daerah yang dikembangkan sesuai RPS sekaligus dikemas melalui aplikasi digital salah satunya PDF Profesional sehingga dapat memudahkan mahasiswa memahami pembelajaran sekaligus memotivasi mahasiswa penggunanya. Aplikasi PDF Profesional adalah salah satu aplikasi yang tidak terpaku hanya pada tulisan-tulisan tetapi bisa dimasukan sebuah animasi gerak, video, dan audio yang bisa menjadikan sebuah interaktif media pembelajaran yang menarik sehingga pembelajaran menjadi tidak monoton. Bahan ajar berbasis PDF Profesional dapat dibuka melalui perangkat elektronik seperti komputer, handphone ataupun gadget gawai . Bahan ajar yang dikembangkan peneliti sudah dapat dikatakan valid dan juga praktis. Kevalidan bahan ajar diperoleh dari uji kelayakan oleh ketiga validator yaitu ahli desain dan Jurnal Prespektif Pendidikan - Vol. 19 No. Available online at : https://ojs. stkippgri-lubuklinggau. id/index. php/JPP Jurnal Perspektif Pendidikan | ISSN (Prin. 0216-9991 | ISSN (Onlin. 2654-5004 | DOI: https://doi. org/10. 31540/jpp. Penerbit : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau kegrafikaan, ahli kebahasaan dan ahli materi. Adapaun hasil secara keseluruhan mendapat skor 83 dengan persentase sebesar 83% masuk ke dalam rentang antara angka 71-85 kategori baik. Sementara uji kepraktisan melalui one to one dan small grup. Hal ini sesuai dengan pendapat Carey . bahwa untuk menilai bahan ajar hasil pengembangan perlu dilakukan uji perorangan dan uji kelompok kecil. Dengan demikian dihasilkan rekapitulasi pada saat uji kepraktisan dari uji one to one didapat hasil berjumlah 82,66% masuk kategori sangat praktis. Sementara uji small group didapat 84,57% masuk kategori sangat praktis (Satinem at. ,el 2. Dari hasil kevalidan dan kepraktisan perlu dilakukan uji keefektifitasan untuk melihat apakah bahan ajar tersebut layak digunakan, sehingga dapat disebarluaskan untuk menunjang pengguna baik dosen maupun mahasiswa dalam meningkatkan hasil pembelajaran. Oleh karena itu, pada artikel ini hanya memfokuskan penelitian lanjutan fase assement yaitu keefektifan bahan ajar berbasis literasi digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan hasil belajar mahasiswa berbasis literasi digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap strategi pembelajaran inovatif yang relevan dengan tuntutan perkembangan teknologi dan kebutuhan RESEARCH METHOD Penelitian ini merupakan lanjutan dari penelitian pengembangan R&D pada tahap penilaian . Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat efektifitas penggunaan bahan ajar. Desain penelitian yang dipilih adalah metode pre-experimental design jenis one group pretestpostest design, yang bertujuan untuk memperoleh informasi tentang keefektifan bahan ajar. Pada tahap ini mahasiswa diberikan pretest untuk mengetahui kemampuan awal sebelum diberikan Setelah itu, diadakan postest dengan menggunakan bahan ajar hasil pengembangan. Adapun sampel dalam penelitian berjumal 34 mahasiswa semester i yang mengambil konsentrasi mata kuliah bahasa dan sastra daerah Program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. RESULTS AND DISCUSSION Sebelum uji keefektifan terlebih dahulu sudah dilakukan uji kevalidan dan uji kepraktisan. Namun dalam artikel ini hanya membahas uji keefektifan bahan ajar. Uji keefektifan bahan ajar dilakukan untuk memastikan bahwa bahan ajar yang dikembangkan tidak hanya menarik dan mudah Jurnal Prespektif Pendidikan - Vol. 19 No. Available online at : https://ojs. stkippgri-lubuklinggau. id/index. php/JPP Jurnal Perspektif Pendidikan | ISSN (Prin. 0216-9991 | ISSN (Onlin. 2654-5004 | DOI: https://doi. org/10. 31540/jpp. Penerbit : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau dipahami, tetapi juga efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan sikap positif siswa terhadap materi yang diajarkan. Tujuan pengujian efektifitas bahan ajar adalah untuk menentukan apakah bahan ajar yang dikembangkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dan memastikan bahwa bahan ajar tersebut dapat meningkatkan hasil pembelajaran (Muslim et al. , 2. Selain itu, tujuan pengujian efektifitas bahan ajar juga digunakan untuk menilai dampaknya pada peningkatan hasil belajar siswa seperti yang ditunjukkan dengan membandingkan hasil pretest dan postest hingga akhirnya didapat hasil bahan ajar efektif mendukung pembelajaran pada siswa (Tuti, 2. (Sutarto, 2. (Wardana & Amidi, 2. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa uji keefektifan penting dilakukan guna mengukur tingkat keberhasilan siswa memahami materi pembelajaran yang dikemas dalam bentuk bahan ajar digital. Untuk mengetahui uji keefektifan bahan ajar hasil penelitian dengan membandingkan hasil pretest dan postest dan dilanjutkan pengujian uji T menggunakan SPSS 16 . Untuk lebih jelasnya dapat dilihat hasil nilai pretest dan postest berikut ini: Tabel 1 Nilai Pretest dan Postest Mahasiswa Nama ERP DPN DAS AFA DPS SNA AEL Nilai Pretest Nilai postest Jurnal Prespektif Pendidikan - Vol. 19 No. Available online at : https://ojs. stkippgri-lubuklinggau. id/index. php/JPP Jurnal Perspektif Pendidikan | ISSN (Prin. 0216-9991 | ISSN (Onlin. 2654-5004 | DOI: https://doi. org/10. 31540/jpp. Penerbit : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau Berdasarkan tabel nilai pretes dan postes diketahui bahwa keefektifan bahan ajar dikatakan efektif apabila siswa mendapat nilai dari hasil tes mencapai Ou 6,6. Dengan demikian dapat dilihat dari hasil uji keefektifan yang melibatkan 34 mahasiswa didapat nilai pretes Ou 6,6 berjumlah 24 mahasiswa atau 70,58 % nilai terendah 50 tertingi 80 dengan nilai rata-rata 70 standar devisiasi Sementara postes Ou 6,6 berjumlah 30 mahasiwa atau 88,23% nilai terendah 60 nilai tertinggi 90 nilai rata-rata didapat 75. 58 dengan standar devisiasi 7. Dengan demikian, bahan ajar hasil pengembangan dengan judul AuBahasa dan Sastra DaerahAy efektif digunakan oleh mahasiswa dan dosen pengampu mata kuliah bahasa dan sastra daerah. Lebih jelasnya dilihat dari tabel berikut ini. Pretes Postes Valid N . Tabel 2 Descriptive Statistics Minimum Maximum Mean Std. Deviation Setelah uji statistik deskriptif langkah selanjutnya dilakukan uji normalitas. Dalam uji normalitas ini, peneliti melakukan uji normalitas dengan menggunakan One-Sample KolmogorovSmirnov Test. Artinya, uji normalitas dengan tujuan untuk mengetahui apakah data nilai yang diperoleh siswa normal atau tidak. Adapun rincian hasil uji normalitas dapat dilihat pada tabel Jurnal Prespektif Pendidikan - Vol. 19 No. Available online at : https://ojs. stkippgri-lubuklinggau. id/index. php/JPP Jurnal Perspektif Pendidikan | ISSN (Prin. 0216-9991 | ISSN (Onlin. 2654-5004 | DOI: https://doi. org/10. 31540/jpp. Penerbit : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau Tabel 3 One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parametersa Mean Pretes Postes Std. Deviation Most Extreme Differences Kolmogorov-Smirnov Z Asymp. Sig. -taile. Test distribution is Normal. Absolute Positive Negative Selanjutnya, setelah dilakukan uji deskriptif dan uji normalitas, dilakukan Uji-t dengan menggunakan One-Sample-Tes Uji-t melalui program SPSS 16. Hasil perhitungan data yang diperoleh dapat dilihat pada tabel berikut. Pretes Postes Tabel 4 One-Sample Test Test Value = 0 Sig Mean Confidence . - Difference Interval of the Difference Lower Upper Berdasarkan tabel tersebut diperoleh informasi tentang hasil Uji-t One-Sample Test didapat nilai rata-rata pretes 70 dan standar deviasi 7. 58 dan sig . -taile. = 0,00. Sementara nilai rata-rata postes 75,58 standar deviasi 7. 36 Artinya, bahan ajar hasil pengembangan yang berjudul AuBahasa dan Sastra DaerahAy efektif digunakan pada pembelajaran mata kuliah bahasa dan sastra daerah. Hal itu didasarkan pada nilai sig . -taile. 0,00 lebih kecil dari nilai 0,05 . lpha valu. Bahan ajar berbasis digital adalah bahan ajar yang disajikan dalam bentuk digital, menggabungkan teks, gambar, suara, animasi, dan video. Tujuannya untuk meningkatkan pengalaman belajar dengan menyediakan format yang menarik dan interaktif bagi siswa (Kabatiah et al. , 2. Bahan ajar berbasis digital adalah bahan ajar yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman belajar, meningkatkan metode pengajaran, dan menciptakan lingkungan belajar yang nyaman (Dung & Khanh, 2. Jurnal Prespektif Pendidikan - Vol. 19 No. Available online at : https://ojs. stkippgri-lubuklinggau. id/index. php/JPP Jurnal Perspektif Pendidikan | ISSN (Prin. 0216-9991 | ISSN (Onlin. 2654-5004 | DOI: https://doi. org/10. 31540/jpp. Penerbit : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau Pengajaran berbasis digital adalah bahan ajar yang dikembangkan menggunakan teknologi digital, dirancang untuk meningkatkan pengalaman belajar dengan menggabungkan elemen multimedia seperti teks, gambar, animasi, dan video, membuat pembelajaran lebih menarik dan mudah diakses (Siahaan & Ismet, 2. Penilitian ini diperkuat dengan penelitian sebelumnya dengan hasil bahwa bahan ajar yang dikemas berbasis digital efektif digunakan oleh siswa karena mudah diterapkan, murah, sangat fleksibel, dan luas. Selain itu dapat meningkatkan prestasi belajar, meningkatkan pembelajaran mandiri, mengurangi kesulitan, dan membuat pembelajaran menyenangkan bagi siswa (Djono et al. (Ningsih et al. , 2. (Siahaan & Ismet, 2. (Bangkara et al. , 2. (Astuti et al. , 2. (Sofiantari & Astuti, 2. CONCLUSION Adapun simpulan dalam penelitian ini dapat dilihat dari hasil uji keefektifan yang melibatkan 34 mahasiswa didapat nilai pretes Ou 6,6 berjumlah 24 mahasiswa atau 70,58 % nilai terendah 50 tertingi 80 dengan nilai rata-rata 70 standar devisiasi 7. Sementara postes Ou 6,6 berjumlah 30 mahasiwa atau 88,23% nilai terendah 60 nilai tertinggi 90 nilai rata-rata didapat 75. 58 dengan standar devisiasi 7. Kemudian dilanjutkan melalui Uji-t One-Sample Test didapat nilai rata-rata pretes 70 dan standar deviasi 7. 58 dan sig . -taile. = 0,00. Sementara nilai rata-rata postes 75,58 standar deviasi 7. Artinya, bahan ajar berbasis literasi digital efektif digunakan pada pembelajaran mata kuliah bahasa dan sastra daerah. Hal itu didasarkan pada nilai sig . -taile. 0,00 lebih kecil dari nilai 0,05 . lpha valu. REFERENCES