JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA) VOL 2. No. Mei 2022, pp. 40 - 48 p-ISSN : 2808-8786 . e-ISSN : 2798-1355 . http://journal. id/index. php/dinamika Analisis Kesejahteraan Entrepreneur Muslim Berbasis Home Industry Kerupuk Usek di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan Mila Mardiana1. Refanza Riskiyani2. Sinta Putri Janah3 IAIN Pekalongan e-mail: milamardiana887@gmail. IAIN Pekalongan e-mail: 23refanzariskiyani@gmail. IAIN Pekalongan e-mail: sintapj69@gmail. ARTICLE INFO ABSTRACT Article history: This study aims to explain the Analysis of Muslim Entrepreneurs' Welfare Based on the Usek Cracker Home Industry in Paninggaran District. Pekalongan Regency. This research uses a type of field research through descriptive qualitative methods. The primary data source of this research was obtained from the home industry owner of crackers which, according to our group, has the potential for namely Mrs. Mustaqoroh and Mrs. Niswatin. Secondary data sources were obtained from books, journals, and theses related to the research title. The results of the study concluded that the welfare of Muslim entrepreneurs based on the usek cracker home industry had been achieved and in accordance with Islamic law. This is evident starting from the production process. Entrepreneurs always apply Islamic economics in doing business. The applied Islamic economy is the embodiment of transparency, commitment, cooperation, discipline, care and responsibility. Keywords: Welfare. Muslim Entrepreneur. Home Industry Crackers Usek. Islamic Economy Received 20 Maret 2022 Received in revised form 14 April 2022 Accepted 22 April 2022 Available online 20 Mei 2022 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Analisis Kesejahteraan Entrepreneur Muslim Berbasis Home Industri Kerupuk Usek di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan melalui metode kualitatif deskriptif. Sumber data primer penelitian ini diperoleh dari pemilik home industri krupuk usek yang menurut kelompok kami berpotensi untuk dilakukan penelitian. yaitu Ibu Mustaqoroh dan Ibu Niswatin. Sumber data sekunder di peroleh dari buku , jurnal, dan skripsi yang terkait dengan judul penelitian Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kesejahteraan Entrepreneur muslim berbasis home industri kerupuk usek sudah tercapai dan sesuai dengan syariat Islam. Hal ini terbukti mulai dari proses produksi, penulis senantisa menerapkan ekonomi islam dalam berbisnis. Ekonomi islam yang diterapkan merupakan perwujudan Received Maret 20, 2022. Revised April 14, 2022. Accepted April 22, 2022 p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 dari prinsip-prinsip bisnis antara lain: kejujuran, transparan, komitmen, kerjasama, disiplin, peduli dan tanggung jawab. Kata Kunci: Kesejahteraan. Entrepreneur Muslim. Home Industri Kerupuk Usek. Ekonomi Islam PENDAHULUAN Indonesia mendapat julukan Negara dengan garis pantai paling panjang karena laut menjadi 70% bagian luas di Indonesia. Indonesia juga disebut sebagai negara berkembang. Karakteristik negara berkembang antara lain: Indikator kehidupan yang masih rendah, perolehan pendapatan yang sedikit, kegiatan produktif masih sedikit . Angka beban depedensi tinggi , peningkatan penduduk tinggi . Pengangguran mendominasi. Pendidikan belum sesuai standar , kurangnya ekspor indusri dalam negeri, mayoritas masih digunakan untuk pemenuhan kebutuhan negara sendiri. Fakta menunjukan Pulau Jawa menjadi dominasi penduduk untuk bermukim. Hal ini terjadi Sejak jaman Belanda hingga kini karena Pulau Jawa merupakan pulau yang fertil dan dijadikan senter Pusat perdagangan juga terdapat di pulau Jawa sejak jaman Belanda dulu. 60% penduduk Indonesia berasal dari Jawa. Adanya perdagangan dan pemerintahan memicu peningkatan fasilitas dan aspek sosial untuk berkembang. Hal ini menjadi perhatian penduduk lain untuk bermukim atau bermukim di Pulau Jawa. Karakteristik dari dari Negara Berkembang lainnya yaitu meningkatnya pertumbuhan Penduduk dari tahun ke tahun. Peningkatan tersebut akan menyebabkan munculnya masalah sosial seperti Pengangguran, taraf hidup masyarakat rendah dan yang lainnya. Hal tersebut menjadikan Persaingan Sumber Daya Manusia yang semakin banyak dengan jumlah lowongan pekerjaan yang semakin sedikit. Untuk bisa keluar dari masalah-masalah sosial tersebut selain mencari pekerjaan dapat dilakukan dengan Berwirausaha. Pada tahun 2019 Rasio wirausaha di Indonesia juga tertinggal jauh bila dipadankan dengan jumlah wirausaha di negara tetangga seperti Malaysia. Singapura, dan Thailand. Untuk meningkatkan jumlah wirausaha maka berbagai investasi harus dilakukan pemerintah untuk menunjang terciptanya wirausaha baru sehingga bisa meminimalisir permasalahan ekonomi karena jumlah wirausaha bertambah. Entrepreneur atau wirausaha merupakan individu yang mempunyai intensitas, karakter, etika, dan kapasitas dalam menyelesaikan mekanisme kerja pada usaha yang dilakukan sehingga tercipta produk baru dan efisiensi kualitas pelayanan yang berdampak pada peningkatan laba usaha. Wirausaha relativ menjadi penguat dalam menyelesaikan permasalahan ekonomi yang akan Hal ini karena kegiatan wirausaha dapat dipraktikan dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah untuk dilakukan. Apabila terkena musibah misalnya tidak lulus sekolah atau tidak memiliki pemdidikan yang tinggi maka masih ada usaha yang bisa dilakukan yaitu dengan menjadi Entrepreneur. Peran dan kehadiran kehadiran Entrepreneur dapat memberi pengaruh positif terhadap perekonomian dan meningkatkan perbaikan pada kondisi ekonomi. Hal ini dikarenakan wirausaha dapat membukan lapangan kerja, meningkatkan mutu hidup masyarakat, meningkatkan penghasilan. Salah satu peluang usaha yang sedang dioptimalkan oleh pemerintah belakangan ini adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) atau biasa disebut dengan home industry atau industri rumah tangga. Home industry adalah suatu unit usaha atau perusahaan berskala kecil yang memproduksi barang atau jasa dan pengelolaan usahannya dipusatkan di rumah . Home industry juga diartikan sebagai bisnis kecil yang dikelola oleh individu maupun kelompok yang berdiri sendiri bukan cabang dari perusahaan lain serta dalam penentuan harga tidak perlu melihat harga pasar . Hadirnya home industry memberikan peluang bagi masyarakat di Indonesia terutama masyarakat yang ada di pedesaan untuk lebih mengembangkan potensinya dalam memanfaatkan sumber daya yang ada sehingga kebutuhan sehari-hari dapat dipenuhi. Selain itu, wirausaha berbasis home industri ini dapat menjadi modal awal untuk mencapai kesejahteraan masyarakat di lingkungan tersebut. Kesejahteraan merupakan suatu aspek yang bisa meminimalisir terjadinya kecemburuan sosial antar Kesejahteraan juga berpengaruh pada peningkatan stabilitas sosial dan ekonomi. Hal ini dikarenakan dengan adannya pertumbuhan ekonomi maka stabilitas sosial dan ekonomi akan terjaga sehingga kesejahteraan dapat tercapai . Analisis Kesejahteraan Entrepreneur Muslim Berbasis Home Industry Kerupuk Usek di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan (Mila Mardiana, et a. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Kesejahteraan bagi setiap individu memiliki makna bahwa individu satu dan lainnya membutuhkan kondisi yang sejahtera, baik sejahtera dalam hal materi dan dalam hal non materi sehingga dalam bermasyarakat tercipta keharmonisan. Selain itu, faktor penentu kesejahteraan dan kebahagiaan tentunya tidak terlepas dari kondisi finansial yang cukup serta ajaran agama. Apalagi Sebagian besar dari manusia lebih mementingkan urusan duniawi dan mengakhirkan urusan ukhrawi. Hal ini menjadi penyebab Islam memberi seruan kepada umatnya untuk melakukan usaha dengan tetap memperhatikan syariat-syariat yang ada . Agama Islam berisi aturan dan kebijakan yang tidak memberatkan bagi manusia untuk mencari harta sehingga kemajuan di bidang muamalah akan segera tertanam. Kebebasan juga diberikan dalam islam namun tetap memperhatikan syariat yang ada karena kebebasan harus menguntungkan bagi kedua belah . Adanya syariat tersebut akan menciptakan keseimbangan untuk mencapai tujuan duniawi dan Allah swt menjelaskan hal tersebut dalam firman-Nya. aOCa aE eIEA AO Aa aOa aO NA aA aOE N aNa AaOaIaacaa aEI aa aI a Ia eI aae aIEaOIA a AacEEa a aIEa aE eI aO aaOEaNua aO eE aI e aIIaOIa n aO aa a acOIa uaEa O aEa aI eE a eOA Artinya : AuBekerjalah kamu. Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Alla. yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakanAy. (At:Taubah . Masyarakat yang memiliki ekonomi dengan standar tinggi bisa dikatakan dalam kondisi sejahtera. Hal itu dapat dilaksanakan apabila masyarakat dapat menentukan ketepatan dalam penerapan sarana alternatif untuk menciptakan bermacam-macam barang dan jasa, serta mendistribusikannya agar berguna di masa yang akan lebih banyak tantangan. Survey yang peneliti lakukan berada di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan tepatnya pada pemilik usaha krupuk usek Ibu Mustaqoroh dan Ibu Niswatin. bahwasanya di daerah tersebut terkenal akan banyaknya pengusaha yang memproduksi krupuk usek. Krupuk usek dinilai memiliki prospek yang bagus di daerah ini selain dijadikan sebagai ciri khas usaha daerah ini, adannya home industry kerupuk usek ini berpengaruh pada kesejahteraan masyarakatnya dalam peningkatan pemenuhan kebutuhan sehariharinnya. Berdasarkan uraian tersebut, mendorong peneliti untuk meneliti kajian lebih mengenai Kesejahteraan Entrepreneur Muslim Berbasis Home Industry Kerupuk Usek di Paninggaran (Studi Kasus Pengusaha Kerupuk Usek di Paninggara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Bagaimana Dampak Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat sekitar dengan hadirnya Home Industri Kerupuk Usek di Paninggaran. TINJAUAN PUSTAKA Penelitian Rahmawati tahun 2020 berjudul "Analisis Kesejahteraan Rumah Tangga Produsen Home Industri Kerupuk Tayamum di Dusun Kalitekuk Desa Ngaluran Kecamatan Karanganyar Kabupaten Demak". Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar produsen dapat memenuhi kebutuhan primer dan sekundernya karena melakukan usaha ini. Penelitian Bella Desbrianti tahun 2020 berjudul " Industri Kerupuk Aci (Kerupuk Melara. Skala Rumah Tangga Sebagai Sarana Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat Desa Karangsambung Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon" Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteraan karyawan maupun produsen tercapai. Karyawan terutama ibu-ibu tetap bisa melaksanakan kewajiban seorang istri di rumah karena jam kerja dari produsen sudah ada aturannya tidak harus lembur atau yang . Penelitian Annama Rizal tahun 2019 berjudul " Peranan Home Industri Kerupuk Poli Bhakti Rantani Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Perekonomian Masyarakat Studi Kasus di Desa Candi Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep". Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesejahteran masyarakat yang bekerja pada home industri tersebut tercapai karena mereka sudah mendapat tambahan penghasilan tetap sebesar rp 60. dari pendapatan tambahan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari . METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan melalui metode kualitatif deskriptif, metode tersebut tersebut diharapkan dapat memberi gambaran secara jelas dan nyata mengenai Analisis Kesejahteraan Entrepreneur Muslim Berbasis Home Industri Krupuk di Paninggaran. Lokasi penelitian JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA). Vol. No. Mei 2022, pp. 40 - 48 p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 berada di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan. Lokasi tersebut dipilih oleh peneliti karena di Kecamatan Paninggaran banyak Usaha kreatif yang berpengaruh pada pengembangan sumber daya dari masyarakat terutama pada home industri krupuk usek. Sumber data primer penelitian ini diperoleh dari pemilik home industri krupuk usek yang menurut kelompok kami berpotensi untuk dilakukan penelitian. yaitu Ibu Mustaqoroh dan Ibu Niswatin. Sumber data pendukung di peroleh dari buku , jurnal, dan skripsi yang terkait dengan judul penelitian. Pengumupulan data dilakukan secara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Observasi dilakukan secara langsung oleh peneliti yaitu dengan melihat proses produksi dari awal sampai akhir di Paninggaran. Proses wawancara dilakukan kepada pemilik home industri yaitu Ibu Mustaqoroh dan Ibu Niswatin. Proses dokumentasi dilakukan oleh peniliti untuk memperkuat hasil penilitian dengan cara mengambil gambar pada saat proses produksi dilakukan. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Proses Produksi Pada Home Industry Kerupuk Usek di Kecamatan Paninggaran Produksi merupakan penyebab utama terjadinnya aktivitas ekonomi karena adanya produksi maka akan terbentuk aktivitas konsumsi dan distribusi. Produksi juga diartikan sebagai suatu proses untuk menghasilkan barang atau jasa. Untuk menghasilkan barang atau jasa tentunnya harus ada faktor-faktor produksi yang bisa dimanfaatkan agar menjadi penunjang terbentuknya barang atau jasa tersebut. Faktorfaktor tersebut antara lain: sumber Daya Alam. Sumber Daya Manusia, dan modal . Hal ini juga dilakukan oleh Ibu Mustaqoroh dan Ibu Niswatin selaku pemilik Home Industri Kerupuk Usek. Mereka marupakan entrepreneur yang menjadikan rumah sebagai pusat produksi kerupuk usek. Kerupuk usek merupakan makanan yang sudah dikenal banyak masyarakat terutama masyarakat di sekitar wilayah Pekalongan karena wilayah ini dekat dengan proses produksi kerupuk tersebut. Proses produksi yang dilakukan pengusaha kerupuk usek menggunakan alat dan bahan yang mudah di dapatkan. Alat dan bahan untuk membuat kerupuk usek hampir sama dengan alat dan bahan untuk membuat krupuk pada umumnnya namun perbedaan ada pada teknik pembuatannya. Alat dan bahan tersebut antara lain: Tepung kanji dari pemasok yang biasa dibeli di Pasar Wiradesa , penyedap rasa , garam , air , pewarna makanan, alat pemotong tepung, tempat pengering kerupuk, wajan, serok , dandang dan pasir sebagai media penggorengan . Modal yang digunakan dalam mendirikan home industri krupuk usek berasal dari modal pribadi dan pinjaman yang bukan dari bank konvensional, sehingga entrepreneur home industri krupuk usek dapat mengembalikan modal untuk perkembangan usahannya dengan secepat mungkin. Proses pembuatan krupuk usek yang pertama adalah menyatukan semua bahan baku yang sudah di siapkan seperti : tepung kanji, penyedap rasa, air, pewarna makanan, dan garam. Setelah adonan tercampur dengan rata dimasukkan ke alat pengiris . Langkah selanjutnya adonan yang sudah di iris dibentuk menggunakan tangan dengan bentuk lonjong maupun bentuk kotak-kotak. Setelah terbentuk kerupuk tersebut direbus kurang lebih 20 menit lalu dikeringkan 6 sampai 7 jam. Setelah kering kerupuk usek di celupkan ke dalam bumbu bawang putih lalu dijemur kembali hingga benar-benar kering. Langkah selanjutnya yaitu penggorengan yang menggunakan media pasir bersih, setelah penggorengan selesai krupuk usek siap untuk dikemas dan dipasarkan . Hal ini di dukung oleh penelitian yang dilakukan Valencia bahwa praktik produksi sesuai syariat islam dapat dilaksanakan pada usaha Kerupuk Tuiri di Bengkulu. Namun masih terdapat kekurangan karena pemasaran produk ini belum menyeluruh . Pada penelitian ini etika produksi islam kerupuk Tuiri Kota Bengkulu secara umum sudah baik, hal tersebut juga berlaku bagi etika produksi islam kerupuk usek di Paninggaran karena sudah sesuai dengan syariat islam. 2 Dampak Kesejahteraan Ekonomi Islam Melalui Home Industry Kerupuk Usek Kesejahteraan dalam islam dapat dicapai dengan baik apabila setiap manusia berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai kesejahteraan tersebut. Pencapaian kesejahteraan dalam islam juga harus memperhatikan sesuatu yang diperintahkan dan dilarang dalam islam karena hal tersebut juga menjadi penentu kesejahteraan islami. Setiap umat muslim yang senantiasa melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi larangannya maka kesejahteraan segera tercapai. Analisis Kesejahteraan Entrepreneur Muslim Berbasis Home Industry Kerupuk Usek di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan (Mila Mardiana, et a. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan mulai tercapai sejak hadirnya Home Industry Krupuk Usek. Home industri Krupuk Usek merupakan usaha rumahan yang paling banyak digeluti oleh masyarakat desa paninggaran. Sejarah menyebutkan kerupuk usek sudah ada sejak zaman belanda menjajah Indonesia sekitar tahun 1940-an. Kemudian semakin berganti zaman maka kerupuk usek ini menjadi berkembang pesat dan diberdayakan terus menerus. Menurut penuturan orang dahulu kerupuk usek diproduksi secara besar-besaran yang dijalani oleh tiga generasi melalui usaha kecilkecilan di dukuh pesantren Kecamatan Paninggaran. Home Industri kerupuk usek ini tidak hanya melibatkan para pengusaha saja yang mendapatkan keuntungan, namun juga masyarakat sekitar yang menjadi pekerja di tempat usaha kerupuk tersebut. Ratarata para pengusaha kerupuk usek di Kecamatan Paninggaran memiliki karyawan 1 sampai 3 orang saja karena proses produksi tidak sebesar produksi industri yang membutuhkan banyak orang. Dari penjelasan diatas dapat digambarkan bahwa home industri kerupuk usek yang terdapat di Kecamatan paninggaran ini melibatkan banyak pihak yang terhubung dalam menjalankan home industri Pihak-pihak tersebut seperti pemilik home industrikerupuk usek yang sangat membantu dalam memberikan lapangan pekerjaan, karyawan yang membantu terlaksananya proses produksi, pihak BUMDES sebagai pemasok bahan baku berupa tepung tapioka, dan warung-warung kecil yang menjual kerupuk usek dengan varian rasa dan volume kemasan lebih kecil, serta ibu rumah tangga yang berjualan kerupuk usek melalui media online shop. Masyarakat Desa paninggaran mayoritas memiliki pendidikan rendah, hal ini menjadi penyebab masyarakat di desa ini kesulitan untuk mecari pekerjaan. Hadirnya home industri kerupuk usek ini dapat memberi peluang kepada masyarakat tersebut agar bisa mengembangkan ketrampilan yang dimliki untuk berkontribusi dalam menjalankan home industri ini. Selain itu, pendapatan yang diperoleh juga dapat digunakan untuk pemenuhan tambahan kebutuhan primer. Adapun pendapatan bersih dalam satu bulan untuk pengusaha home industri kerupuk usek sebesar Rp 3. 000- Rp 6. dengan pendapatan tersebut masyarakat sekitar menganggap bahwa adanya home industri kerupuk usek di Kecamatan Paninggaran menjadi bukti tercapainnya kesejahteraan Masyarakat Kecamatan Paninggaran mayoritas bekerja sebagai buruh yang penghasilan dan waktu bekerjannya tidak menentu sehingga mereka mengharapkan adannya penghasilan tambahan guna membantu mencukupi kebutuhan hidupnya. Adanya home Industri kerupuk usek ini menjadikan masyarakat mempunyai peluang kerja baru yang membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan hidup dan menambah pendapatan mereka yang sebelumnya tidak menentu. Home industri kerupuk usek ini sangat berpengaruh positif terhadap mereka. Dengan adanya pengusaha kerupuk usek ini sangat membantu masyarakat untuk memperbaiki kondisi ekonomi mereka. Indikator kesejahteraan melalui home industri krupuk usek di Kecamatan Paninggaran sudah terpenuhi mulai dari pendapatan para buruh yang bertambah sekitar 30. 000 dan ditambah diberi makanan ringan itu sudah cukup memenuhi kebutuhan karyawan dan upah juga sesuai dengan apa yang dikerjakan dalam proses pemotongan kerupuk usek . Dalam aspek pendidikan kesejahteraan tercapai karena dapat membantu masyarakat dalam menyekolahkan anak-anaknya yang lebih tinggi lagi, maka dapat dikatakan bahwa home industri kerupuk usek ini telah mecukupi pembiayaan sekolah untuk karyawan yang sedang menyekolahkan anaknnya . 3 Tinjauan Ekonomi Islam Terhadap Home Industri Kerupuk Usek di Paninggaran Agama islam tidak hanya menjelaskan aspek ibadah namun dijabarkan secara luas mengeni aspekaspek lain yang berkaitan kehidupan. Salah satunnya aspek ekonomi yang berkaitan dengan aktivitas bekerja karena dengan bekerja secara sungguh-sungguh dan sesuai syariat maka tujuan akan segera . Bekerja yang dianjurkan oleh islam dapat dilakukan oleh individu maupun kelompok seperti dengan menjalankan bisnis. Bisnis berperan penting dalam perekonomian terutama untuk peningkatan perekonomian keluarga. Hal ini menjadi penyebab mengapa bisnis harus dijalankan dan agar bisnis tersebut mendatangkan berkah maka pelaksanaanya harus sesuai dengan syariat islam. Bisnis Islam adalah kegiatan ekonomi dengan menggunakan konsep kebebasan yang dimaksud terletak pada lancarnya keluar-masuk barang. Dengan adanya Aukebebasan yang proporsional di dalam bisnis Islam tidak menghendaki adanya praktik-praktik monopoli, ribaAo, dan kecurangan . Islam juga memiliki aturan tentang etika yang harus dilakukan oleh pelaku bisnis dalam berbisnis. Etika dipandang sama dengan akhlak yang membahas tentang perilaku baik buruknya seseorang. Titik JURNAL MANAJEMEN SOSIAL EKONOMI (DINAMIKA). Vol. No. Mei 2022, pp. 40 - 48 p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 sentral dari etika bisnis Islam sendiri adalah untuk menjaga perilaku wirausaha muslim dengan tetap bertanggungjawab karena percaya kepada Allah Swt. Secara umum prinsip etika bisnis Islam dapat dilihat dari kesatuan . Keseimbangan . Tidak melakukan monopoli. Amanah . Jujur. Produk yang dijual halal. Tidak melakukan praktek mal bisnis. Etika bisnis Islam ini bertujuan agar setiap kegiatan ekonomi yang dijalankan dapat menyelamatkan sumber daya alam dari penggunaan yang dieksploitasi. Berdasarkan hasil observasi, bahwa usaha Home Industri Krupuk Usek di Paninggaran memang belum terdapat standarisasi halal dari MUI. Tetapi dalam hal kesejahteraan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat di paninggaran. Hadirnya home industri ini dapat meminimalisir pengangguran karena banyak dari pengusaha home industri yang merekrut karyawan yang berasal dari daerah tersebut sehingga kemiskinan dapat segera diatasi. Kemudian pada usaha Home Industri ini penulis tidak melihat adanya penyimpangan yang dilakukan oleh para pengusaha home industri di Paninggaran, baik dalam penyediaan bahan baku, proses pembuatan hingga proses penjualannya. Bahan baku yang digunakan oleh pengusaha adalah bahan yang dibolehkan dalam Islam . dan berkualitas baik. Bahan baku tersebut juga diperoleh dengan cara yang baik. Pada proses produksi, penulis juga tidak menemukan hal-hal yang tidak diperbolehkan dalam Islam. Para pengusaha memperhatikan kebersihan ketika memproduksi Krupuk Usek. Dalam pengelolaannya, para pengusaha senantisa menerapkan ekonomi islam dalam berbisnis. Ekonomi islam yang diterapkan merupakan perwujudan dari prinsip-prinsip bisnis antara lain: kejujuran, transparan, komitmen ,kerjasama, disiplin, peduli dan tanggung jawab. Kemudian dari segi penjualan penulis memperhatikan cara penjualan yang dilakukan oleh para pengusaha tidak ada mengandung unsur-unsur yang dilarang oleh Islam, seperti unsur riba, dan gharar. Modal yang digunakan bersumber dari milik pribadi dan untuk modal bahan baku diperoleh dari pemasok. Para pengusaha tidak memperoleh modal dari hasil pinjaman bank konvensional sehingga terbebas dari adanya bunga atau riba karena hal tersebut sudah jelas dilarang oleh Islam. Kesesuaian ekonomi Islam terhadap Home industri kerupuk usek ini di dukung oleh penelitian terdahulu yang dilakukan Maulana yang berjudul "Pengelolaan Home Industry Krupuk Usek Paninggaran dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Industri H. Umar Di Desa Paninggaran Kab. Pekalonga. , menunjukkan bahwa produk dari home industri AyKrupuk Usek H. UmarAy adalah bahan baku yang kualitasnya baik. Modal yang dilakukan usaha home industri ini adalah melalui tabungan dari hasil pertanian sebelum memulai usaha home industri krupuk usek tersebut. Tanpa melakukan peminjaman untuk modal yang melibatkan bank konvensional yang dilakukan oleh pengusaha lain yang secara jelas menggunakan sistem bunga atau riba yang dilarang oleh ajaran islam dan tidak sesuai dengan prinsipprinsip ekonomi islam. Dalam pengelolaan home industri sebisa mungkin dalam permodalan harus berasal dari modal yang diketahui dari sisi yang diperolehnya dan tidak berbau dengan bunga atau riba . KESIMPULAN DAN SARAN Pada proses produksi, tidak terdapat hal-hal yang dilarang oleh Islam. Beberapa pengusaha memperhatikan kebersihan ketika memproduksi Krupuk Usek, namun masih ada pengusaha yang kurang memperhatikan kebersihan pada tempat produksinnya. Dalam pengelolaannya, para pengusaha senantisa menerapkan ekonomi islam dalam berbisnis. Mulai dari kejujuran antara pengusaha, karyawan dan konsumen terjalin dengan baik. Pengusaha kerupuk usek memperlakukan semua reseler kerupuk usek dengan mematok harga yang sama yaitu sekitar Rp 25. 000 per kg. terciptannya keadilan tersebut menjadi pusat kepercayaan bagi reseler untuk membantu memasarkan produk kerupuk usek tersebut sehingga produk akan cepat terjual dan keuntungan akan tercapai. Keuntungan tersebut tidak hanya digunakan untuk kesenangan semata namun, keuntungan tersebut juga berorientasi pada ibadah untuk menolong orang yang kurang mampu disekitar lingkungan tersebut sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Para karyawan yang bekerja juga dianjurkan untuk melaksanakan sholat ketika sudah masuk waktu Hal ini menjadikan kewajiban beribadah karyawan tidak terhalangi karena suatu pekerjaan sehingga mereka bisa menyeimbangkan amalan di dunia dan di akhirat kelak. Dalam hal tersebut entrepreneur sangat peduli mengenai kewjiban karyawannya sehingga dapat dikatakan bahwa entrepreneur juga tidak menyimpang dari syariat islam. Pada bidang Kesehatan home industry kerupuk usek ini memberikan rasa aman bagi konsumen karena media penggorengan memakai pasir bersih dan tentunnya mengurangi kolestrol karena kerupuk ini benar-benar tidak melibatkan minyak pada proses penggorengan. Analisis Kesejahteraan Entrepreneur Muslim Berbasis Home Industry Kerupuk Usek di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan (Mila Mardiana, et a. p-ISSN : 2808-8786 e-ISSN : 2798-1355 Selain itu indikator kesejahteraan mengenai pendapatan dan pendidikan juga tercapai karena dengan hadirnya home industri kerupuk usek ini mampu membawa perubahan yang signifikan khususnya bagi masyarakat di sekitar lingkungan tersebut. DAFTAR PUSTAKA