AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3. No. 7 Agustus . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 584-589 Sosialisasi Dampak Negatif Gadget Di SD Negeri 15 Kota Sorong Papua Barat Daya Muzakkir Pangri1. Asih Ahistasari2. Muhammad Jundullah3*. Muhammad Yusuf4. Muhammad Surahmanto5 1,3,4,Teknik. Teknik Informatika. Universitas Muhammadiyah Sorong. Sorong. Indonesia 2Teknik. Teknik Industri. Universitas Muhammadiyah Sorong. Sorong. Indonesia Email: 1muzakkir@um-sorong. id, 2asih@um-sorong. id, 3*jundullah@um-sorong. 4yusuf@um-sorong. id, 5surahmanto@um-sorong. (* : coressponding autho. Abstrak - Gadget, sebagai alat komunikasi modern, semakin mempermudah interaksi antar manusia. Saat ini, perkembangan dalam komunikasi telah mengalami kemajuan pesat dengan hadirnya smartphone seperti iPhone. Android. Blackberry, dan notebook. Namun, dalam konteks psikologi perkembangan anak usia dini . 6 tahu. , penggunaan gadget dapat memengaruhi aspek sosial mereka. Gadget dapat memberikan efek positif maupun negatif pada perkembangan sosial dan emosional anak-anak. Penggunaan gadget yang berlebihan bisa berdampak buruk, seperti membuat anak menjadi lebih tertutup, mengalami gangguan tidur, lebih suka menyendiri, menunjukkan perilaku agresif, menurunnya kreativitas, dan meningkatnya risiko cyberbullying. Untuk mengatasi dampak negatif tersebut, beberapa solusi yang dapat diterapkan meliputi pembatasan waktu penggunaan gadget, pengawasan orang tua saat anak bermain gadget, dan penetapan jadwal yang sesuai agar penggunaan gadget tidak mengganggu perkembangan sosial anak usia dini. Dengan pendekatan ini, diharapkan dampak negatif dari penggunaan gadget dapat diminimalkan dan perkembangan sosial anak tetap terjaga. Kata Kunci: Dampak. Negatif Gadget. Pengabdian. Sosialisasi. Gadget Abstract - Gadgets, as modern communication tools, are making interactions between people easier. Nowadays, the development in communication has progressed rapidly with the presence of smartphones such as iPhone. Android. Blackberry, and notebook. However, in the context of early childhood developmental psychology . -6 year. , the use of gadgets can affect their social aspects. Gadgets can have both positive and negative effects on children's social and emotional development. Excessive use of gadgets can have adverse effects, such as making children more introverted, experiencing sleep disturbances, preferring to be alone, exhibiting aggressive behaviour, decreased creativity, and increased risk of cyberbullying. To overcome these negative impacts, some solutions that can be implemented include limiting the time of gadget use, parental supervision when children play gadgets, and setting an appropriate schedule so that gadget use does not interfere with early childhood social development. With this approach, it is hoped that the negative impact of gadget use can be minimised and children's social development maintained. Keywords: Impact. Negative Gadget. Dedication. Socialisation. Gadget PENDAHULUAN Dalam era digital saat ini, penggunaan gadget seperti smartphone, tablet, dan komputer telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, termasuk di kalangan anak-anak. Teknologi ini menawarkan berbagai manfaat, seperti akses informasi yang cepat, alat pembelajaran yang inovatif(Ruslan Afendi dkk. , 2. , dan hiburan yang menarik(Putra, 2. Namun, meskipun gadget memberikan keuntungan yang signifikan(Nurbayan & Arifuddin, 2. , penggunaan yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, terutama bagi anak-anak di usia sekolah Fenomena ini menggarisbawahi pentingnya sosialisasi mengenai dampak negatif gadget di lingkungan pendidikan(Hudi dkk. , 2. SD Negeri 15 Kota Sorong merupakan salah satu institusi pendidikan yang menghadapi tantangan dalam mengelola penggunaan gadget di kalangan siswa. Penggunaan gadget yang semakin meluas di kalangan anak-anak memerlukan perhatian khusus, karena mereka berada dalam fase perkembangan yang sangat rentan terhadap berbagai pengaruh Dampak negatif yang mungkin timbul dari penggunaan gadget yang tidak terkontrol dapat mencakup masalah kesehatan, psikologis, dan sosial (Syifa dkk. , 2. Oleh karena itu, sosialisasi yang efektif tentang dampak negatif gadget sangat penting untuk memitigasi risiko-risiko ini. Muzakkir Pangri | https://journal. id/index. php/amma | Page 584 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3. No. 7 Agustus . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 584-589 Dampak negatif gadget pada anak-anak dapat dilihat dari berbagai aspek. Secara fisik, penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengakibatkan gangguan tidur, masalah penglihatan, dan postur tubuh yang buruk(Kamaruddin dkk. , 2. Paparan layar gadget sebelum tidur dapat mengganggu pola tidur anak, sementara penggunaan yang berkepanjangan dapat menyebabkan ketegangan mata dan berbagai gangguan penglihatan lainnya(Romadhoni dkk. , 2. Selain itu, posisi duduk yang tidak ergonomis saat menggunakan gadget dapat menyebabkan masalah postur tubuh, seperti nyeri punggung dan leher(Kamaruddin dkk. , 2. Dari segi psikologis, kecanduan gadget menjadi salah satu risiko utama(Cahya dkk. , 2. Anak-anak yang menghabiskan waktu berlebihan dengan gadget mungkin mengalami penurunan kemampuan belajar, masalah konsentrasi, dan gangguan emosional. Ketergantungan pada gadget juga dapat mengurangi keterampilan sosial anak, karena mereka lebih cenderung berinteraksi melalui layar daripada secara langsung. Akibatnya, kemampuan komunikasi dan interaksi sosial mereka dapat terganggu. Secara sosial, dampak negatif gadget juga terlihat dari bagaimana gadget mempengaruhi hubungan anak dengan teman sebayanya dan keluarga(Risma Juliani & Wulandari, 2. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengurangi waktu berkualitas yang dihabiskan bersama keluarga dan teman, serta mengganggu interaksi sosial yang penting untuk perkembangan sosial anak. Anak-anak yang terlalu sering menggunakan gadget mungkin menghadapi kesulitan dalam beradaptasi dengan situasi sosial di luar dunia maya(Sugiarti & Andyanto, 2. SD Negeri 15 Kota Sorong, seperti banyak sekolah lainnya, menghadapi tantangan dalam menangani penggunaan gadget di kalangan siswa. Sekolah ini perlu menerapkan strategi sosialisasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran akan dampak negatif gadget dan membimbing siswa dalam penggunaan gadget yang lebih sehat. Sosialisasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk guru, orang tua, dan siswa itu sendiri. Pendekatan yang holistik dan melibatkan semua pihak terkait diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang mendukung penggunaan gadget secara bijak dan mengurangi dampak negatifnya. Sebagai bagian dari kewajiban Tridharma Perguruan Tinggi, di mana dosen diharuskan untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), dosen-dosen Universitas Muhammadiyah Sorong berinisiatif untuk mengurangi dampak negatif dari penggunaan internet dan Mereka melaksanakan sosialisasi kepada siswa-siswi di SD Negeri 15 Kota Sorong sebagai salah satu upaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memastikan bahwa gadget digunakan dengan cara yang sehat dan aman. Manfaat dari pengabdian ini termasuk memberikan pemahaman tentang pentingnya penggunaan gadget secara benar dan positif, serta memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran yang bijak dan optimal. METODE PELAKSANAAN 1 Metode Pelaksanana. Jadwal, dan Tempat Kegiatan Bentuk Kegiatan Dalam metode pelaksanaan, kegiatan ini dilakukan melalui kunjungan lapangan untuk memperkenalkan dampak negatif . Sebagai langkah awal, pemateri akan menyampaikan informasi secara langsung kepada audiens melalui ceramah atau presentasi. Setiap sesi ceramah atau presentasi akan berlangsung selama dua jam, terbagi dalam beberapa segmen sesuai dengan topik yang Setelah presentasi, audiens akan memiliki kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi. Sesi tanya jawab ini bertujuan untuk memperjelas materi yang telah disampaikan dan memberikan peserta kesempatan untuk berbagi pengalaman serta pandangan mereka mengenai negatife gadget. Di harapkan bahwa pendekatan ini akan meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak negatif gadget dan memberikan mereka strategi untuk menghadapinya(Faroek dkk. , 2. Waktu Pelaksanan Kegiatan Kegiatan Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat ini akan dilaksanakan pada hari Senin, 26 Februari 2024, mulai pukul 09. 30 WIT. Muzakkir Pangri | https://journal. id/index. php/amma | Page 585 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3. No. 7 Agustus . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 584-589 Lokasi Kegiatan Tempat pengabdian dilakukan di SD Negeri 15 Kota Sorong yang berada di Jl. Melati Raya No. Klasabi. Kecamatan Sorong Manoi. Kota Sorong. Papua Barat Daya. Gambar 1. Tempat Pelaksanan Pengabdian Tahapan Pelaksanaan Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan strategis yang dirancang untuk mengoptimalkan pemahaman siswa mengenai dampak negatif penggunaan gadget yang tidak terkontrol. Berikut adalah langkah-langkah metode yang diterapkan. Gambar 2. Tahapan Pelaksanan Pengabdian. Adapun proses pelaksaanan Pengabdian dilapangan dengan langkah-langkah sebagai berikut (Samudra dkk. , 2. Koordinasi dengan pihak SD Negeri 15 Kota Sorong. Persiapan Penyeluhan dan Sosialisasi. Penyuluhan Materi Teknologi dan Jenis Gadget. Sosialisasi Materi Bahaya dan Ancaman dan Dampak Negatif Gadget. Diskusi dan Sesi Tanya Jawab. HASIL DAN PEMBAHASAN Pada bagian ini berisi hasil dari kegiatan PKM yang sudah dilaksanakan, sisipkan foto kegiatan minimal 3 dengan keterangannya 1 Hasil Pelaksananan Pengabdian Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan menggabungkan pengabdian masyarakat dan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (K2N) UNAMIN di Kelurahan Klasabi, yang berlangsung di SD Negeri 15 Kota Sorong. Tim pengabdi menggunakan metode sosialisasi, yang melibatkan penjelasan, pengarahan, serta diskusi tanya jawab dengan siswa SD Negeri 15 Kota Sorong. Adapun sesi penyampaian oleh pemateri sebagai berikut: Muzakkir Pangri | https://journal. id/index. php/amma | Page 586 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3. No. 7 Agustus . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 584-589 Sesi Pertama Materi : Teknologi dan Jenis Gadget. Pemateri : Asih Ahistasari. Moderator : Muzakkir Pangri. Kom. Sesi Kedua Materi : Bahaya dan Ancaman dan Dampak Negatif Gadget. Pemateri : Muhammad Yusuf. Kom. Kom. Moderator : Muhammad Jundullah. Kom. Kom. Gambar 3. Dokumentasi Pelaksanan Sosialisasi. Hasil dari kegiatan sosialisasi ini menunjukkan bahwa siswa, terutama generasi muda, telah memperoleh pemahaman dan edukasi mengenai dampak negatif dari penggunaan gadget. Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa dapat menjadi generasi yang lebih waspada terhadap bahaya gadget, menggunakan teknologi dengan bijak, serta mampu berpikir kritis terhadap perkembangan teknologi di era 4. Penutupan kegiatan diisi dengan penegasan ulang akan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi agar dampak negatifnya dapat diminimalisir. Dengan demikian, siswa dapat mengoptimalkan manfaat teknologi untuk perkembangan pribadi dan akademik mereka. Kegiatan sosialisasi ini juga diharapkan mampu mendorong siswa SD Negeri 15 Kota Sorong untuk lebih bijaksana dan berhati-hati dalam menggunakan gadget, serta lebih siap menghadapi tantangan yang muncul dari perkembangan teknologi. Selain itu, kegiatan ini mencerminkan komitmen lembaga pendidikan dan tim pengabdi dalam mendukung perkembangan generasi muda yang sehat dan seimbang di tengah pesatnya kemajuan teknologi. 2 Masyarakat Sasaran Pada kegiatan sosialisasi ini sasarannya adalah siswa SD Negeri 15 Kota Sorong kali ini pengabdian dengan rincian diikuti kurang lebih 30 siswa yang merupakan kelas V dan VI yang di Muzakkir Pangri | https://journal. id/index. php/amma | Page 587 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3. No. 7 Agustus . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 584-589 Pembahasan Pelaksanaan sosialisasi mengenai dampak negatif gadget yang dilakukan di SD Negeri 15 Kota Sorong bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang efek negatif gadget yang semakin berkembang di zaman sekarang. Berdasarkan materi yang disampaikan, pemateri pertama menjelaskan tentang teknologi dan berbagai jenis gadget. Pemateri kedua membahas aktivitas pengguna media sosial, bahaya dan ancaman seperti pencurian data pribadi, serta tips untuk Materi juga mencakup dampak negatif gadget seperti kesehatan fisik seperti kelelahan mata, gangguan tidur, dan postur tubuh yang buruk. Selain itu, gadget juga dapat memengaruhi kesehatan mental dengan meningkatkan risiko kecanduan, stres, dan kecemasan, serta membuka peluang terjadinya cyberbullying. Risiko keamanan seperti pencurian data pribadi dan paparan konten berbahaya juga meningkat dengan penggunaan gadget. Di sisi sosial, penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengurangi interaksi tatap muka dan memengaruhi perilaku, terutama pada anak-anak dan remaja. Selain itu, gadget dapat mengganggu konsentrasi, menurunkan kemampuan berpikir kritis, dan menyebabkan prokrastinasi, yang semuanya berdampak negatif pada produktivitas dan perkembangan pribadi. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan gadget secara bijak guna menghindari dampak buruknya dan menjaga keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu, pemateri menjelaskan dampak positif dari gadget dan manfaatnya seperti akses cepat dan mudah ke informasi, komunikasi yang lebih efisien, serta peningkatan produktivitas melalui berbagai aplikasi manajemen dan alat kerja. Selain itu, gadget mendukung hiburan, kreativitas, dan pendidikan melalui platform streaming, game edukatif, dan aplikasi kreatif. Kemudahan berbelanja dan transaksi online, dukungan kesehatan dan kebugaran melalui aplikasi khusus, serta peluang untuk mengembangkan keterampilan baru juga menjadi dampak positif dari penggunaan gadget. Gadget juga menawarkan mobilitas dan fleksibilitas dalam bekerja dan perjalanan, menjadikannya alat yang penting dalam kehidupan modern. Para peserta merespons dan memahami materi dengan begitu baik, dan ada beberapa yang mengalami kejadian serupa. Contohnya, ada seorang siswa yang menjadi korban pencurian data pribadi, siswa pencurian data pribadi setelah memberikan informasi login akunnya kepada seseorang yang mengaku sebagai admin game dan menawarkan hadiah. Akibatnya, akun game anak tersebut diambil alih dan data pribadi yang tersimpan, termasuk email dan nama lengkap, digunakan untuk kegiatan ilegal, di mana siswa mungkin menjadi target penipuan, pelecehan, atau kejahatan identitas. Informasi pribadi mereka juga bisa disalahgunakan untuk tujuan lain seperti peretasan akun online, penyebaran informasi palsu. Namun, mereka tidak tahu bagaimana mengatasi masalah yang dialami. Oleh karena itu, sosialisasi ini memberikan pengetahuan baru tentang efek negatif gadget dan cara yang tepat untuk menghadapinya. KESIMPULAN Dalam era digital, penggunaan gadget seperti smartphone, tablet, dan komputer telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, termasuk di kalangan anak-anak. Meskipun teknologi ini menawarkan manfaat besar seperti akses informasi cepat dan alat pembelajaran inovatif, penggunaan gadget yang berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif, terutama bagi anak-anak sekolah dasar. Dampak tersebut meliputi gangguan kesehatan fisik seperti masalah penglihatan dan postur tubuh, serta masalah psikologis seperti kecanduan dan gangguan emosional. Sosialisasi yang dilaksanakan di SD Negeri 15 Kota Sorong bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya gadget dan memberikan strategi untuk penggunaan yang lebih bijak. Kegiatan ini mencakup presentasi dan diskusi tentang dampak negatif gadget, serta manfaat positifnya, diharapkan dapat membantu siswa menjadi lebih waspada dan bijaksana dalam menggunakan teknologi. Hasil dari sosialisasi ini menunjukkan bahwa siswa mampu memahami materi dengan baik dan siap menghadapi tantangan yang timbul dari perkembangan teknologi. Oleh karena itu, penting untuk terus melibatkan semua pihak, termasuk guru, orang tua, dan siswa, dalam menciptakan lingkungan yang mendukung penggunaan gadget secara sehat dan seimbang. Muzakkir Pangri | https://journal. id/index. php/amma | Page 588 AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3. No. 7 Agustus . ISSN 2828-6634 . edia onlin. Hal 584-589 REFERENCES