Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 1 - 8 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 TRIK JITU MEMILIH JURUSAN DI PERGURUAN TINGGI BAGI SISWA SMA DI JAKARTA BARAT Wenny Desty Febrian Universitas Dian Nusantara. Jakarta. Indonesia Corresponding author: wenny. febrian@undira. Abstrak: Memilih merupakan bagian dari suatu upaya pemecahan masalah sekaligus sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan. Dampak penetapan pilihan akan membawa pengaruh jangka pendek/panjang, baik berupa keuntungan yang diperoleh maupun risiko yang ditanggung. Demikian juga, memilih perguruan tinggi merupakan keputusan yang akan berdampak pada masa depan seseroang. Proses pengambilan keputusan meliputi penetapan tujuan, pembatasan dan analisis masalah, pencarian alternatif, pemilihan alternatif yang maksimal, p a d a pelaksanaannya keputusan serta penilaian dan monitoring Proses pengambilan keputusan perlu dimengerti oleh lulusan SMA sewaktu akan memasuki perguruan tinggi, karena melalui tahaptahap tersebut keputusan yang akan diambilnya akan lebih efektif. Pada akhir pelaksanaan pengabdian, diharapkan mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk bekal memasuki Perguruan Diterima : 19/09/2021 Tinggi nantinya. Direvisi : 20/12/2022 Kata Kunci: Lulusan. Jurusan. Perguruan Tinggi Dipublikasi : 31/05/2023 Abstract: Choosing is part of a problem-solving effort as well as part of the decision-making process. The impact of making a choice will have a short/long-term effect, both in the form of benefits and risks. Likewise, choosing a college is a decision that will have an impact on one's future. The decision-making process includes goal setting, problem-solving and analysis, alternative search, optimal selection of alternatives, in the implementation of decisions and assessment and monitoring. taken will be more effective. At the end of the service implementation, students are expected to be able to apply the knowledge gained to prepare for entering Higher Education later. Keywords: Graduate. Majors. Higher Education PENDAHULUAN Pada kenyataannya, menentukan pilihan memiliki banyak dimensi dan dampak. Memilih merupakan bagian dari suatu upaya pemecahan masalah sekaligus sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan. Dampak penetapan pilihan akan membawa pengaruh jangka pendek/panjang, baik berupa keuntungan yang diperoleh maupun risiko yang Demikian juga, memilih perguruan tinggi merupakan keputusan yang akan berdampak pada masa depan seseroang. Proses pengambilan keputusan meliputi penetapan tujuan, pembatasan dan analisis masalah, pencarian alternatif, pemilihan alternatif yang maksimal, pa d a pelaksanaannya keputusan serta penilaian dan monitoring. Proses pengambilan keputusan perlu dimengerti oleh lulusan SMA sewaktu akan memasuki perguruan tinggi, karena melalui tahap-tahap tersebut keputusan yang akan diambilnya akan lebih efektif. Munculnya tujuan biasanya dilatarbelakangi oleh adanya masalah yang dihadapi oleh seseorang. Jika seseorang lulusan SMA berkeinginan untuk Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 1 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 melanjutkan studi, jelaslah siswa tersebut mempunyai tujuan. Dalam benaknya terdapat gambaran masa depan yang dipandang terbaik, misalnya menjadi dokter, manajer, gusu, dan Tujuan dapat terwujud bila telah menyelesaikan studi. Oleh karena itu, lulusan SMA mempunyai tujuan yang ingin dicapai, yaitu kuliah di perguruan tinggi. Keputusan untuk memilih perguruan tinggi mana yang akan dimasuki, merupakan realisasi dari pencapaian tujuan (Wilujeng, 2. Salah memilih jurusan punya dampak yang signifikan terhadap kehidupan anak di masa mendatang. Globalisasi berpengaruh pada semua aspek kehidupan. Konsep ini menciptakan paradigma borderless world, yaitu dunia yang tidak mengenal batas-batas teritorial kedaulatan sebuah negara/bangsa. Dampaknya turut menciptakan persaingan yang semakin tinggi pada semua aspek kehidupan Masyarakat (Lusia et al. , 2. Mempelajari sesuatu yang tidak sesuai minat, bakat dan kemampuan, merupakan pekerjaan yang sangat tidak menyenangkan, apalagi kalau itu bukan kemauan / pilihan anak, tapi desakan orang tua (Suparman, 2. Belajar karena terpaksa itu akan sulit dicerna otak karena sudah ada blocking emosi. Kesal, marah, sebal, sedih, itu semua akhirnya memblokir efektivitas kerja otak dan menghambat motivasi. Memilih jurusan yang tidak sesuai dengan minat diri juga punya dampak psikologis, yakni menurunnya daya tahan terhadap tekanan, konsentrasi dan menurunnya daya juang. Apalagi kalau pelajaran kian sulit, masalah semakin bertambah, bisa menyebabkan kuliah terancam terhenti di tengah jalan (Suparman Yang bisa terjadi jika salah mengambil pilihan, seperti prestasi yang tidak optimal, banyak mengulang mata kuliah yang berdampak bertambahnya waktu dan biaya, kesulitan memahami materi, kesulitan memecahkan persoalan, ketidakmampuan untuk mandiri dalam belajar, dan buntutnya adalah rendahnya nilai indeks prestasi. Selain itu, salah memilih jurusan bisa mempengaruhi motivasi belajar dan tingkat kehadiran. Kalau makin sering tidak masuk kuliah, makin sulit memahami materi, makin tidak suka dengan perkuliahannya akhirnya makin sering bolos. Padahal, tingkat kehadiran mempengaruhi nilai. Salah memilih jurusan, membuat anak tidak nyaman dan tidak percaya diri. Ia merasa tidak mampu menguasai materi perkuliahan sehingga ketika hasilnya tidak memuaskan, ia pun merasa minder karena merasa dirinya bodoh, dan sebagainya hingga dia menjaga jarak dengan teman lain, makin pendiam, menarik diri dari pergaulan, lebih senang mengurung diri di kamar, takut bergaul karena takut kekurangannya diketahui, dsb. Atau, anak bisa jadi agresif karena kompensasi dari inferioritas di pelajaran. Karena dia merasa kurang di pelajaran, maka dia berusaha tampil hebat di lingkungan sosial dengan cara misalnya: mendominasi, mengintimidasi anak yang dianggap lebih pandai, dan sebagainya. Pada hakikatnya seorang anak setingkat SMA juga akan memiliki pemikiran yang panjang untuk masa depannya, maka anak tersebut akan berpikir memilih jurusan yang tepat pada perguruan tinggi pilihannya nanti, selain bisa langsung bekerja juga bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu perguruan tinggi namun memilih jurusan di perguruan tinggi tentunya menyesuaikan dengan minat dan kemampuan anak (Suwanto et al. , 2. Pada saat ini, sering dijumpai banyak mahasiswa yang merasa salah dalam memilih jurusan pendidikan tinggi dan bahkan universitas ketika mereka sudah berkuliah, ternyata Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 2 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 jurusan yang dipilih tidak sesuai dengan bakat dan minat mereka. Edukasi dini terhadap siswa dan siswi akan meminimumkan potensi dimana mereka akan merasa kecewa dengan pilihan mereka ketika mereka sudah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi (Andayani et , 2. Ajak anak untuk mencari contoh kongkrit . rang yang sudah lebih dahulu kuliah dan atau kerj. dari dampak salah memilih karena sebab-sebab tertentu, misalnya: pengaruh teman, suruhan orang tua, asumsi yang keliru. Edukasi dini terhadap siswa dan siswi akan meminimumkan potensi dimana mereka akan merasa kecewa dengan pilihan mereka ketika mereka sudah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi (Andayani et al. , 2. SOLUSI PERMASALAHAN Langkah-Langkah Dalam Menentukan Jurusan . Kenali minat dan bakat Tetapkan keinginan Anda terhadap jurusan tertentu, tapi harus Anda sesuaikan dengan minat kemampuan Anda. Misalnya ketika SMU Anda tidak terlalu menyukai pelajaran kimia, maka jangan sekali-sekali memilih jurusan Teknik Kimia. Ilmu Kimia atau Kedokteran Umum. Usahakan mensejajarkan antara minat dan keinginan Anda, misalnya karena Anda suka akan kreatifitas dan seni, maka ada baiknya Anda memilih jurusan Arsitektur. Desain Grafis. Desain komunikasi Visual atau Desain Interior, karena di sana skill Anda akan lebih digali dan diarahkan (Smith dan Jones, 2. Berpikir Realistis Anda harus berpikir realistis. Jangan terlalu idealis. Tanpa bermaksud mendeskreditkan jurusan-jurusan tertentu, ketika Anda sangat menyukai seni berpuisi atau tertarik dengan kajian-kajian islam. Anda tidak perlu serta merta kemudian memilih jurusan sastra Indonesia atau sastra Arab. Namun Anda bisa menjalankan ketertarikan Anda tersebut di luar banku kuliah, misalnya mengikuti komunitas bahasa atau kajian-kajian islam di Mengapa? Karena lapangan pekerjaan sejenis jurusan-jurusan tersebut, sangat sulit diperoleh. Bukankah tujuan Anda kuliah adalah untuk memperoleh . Kenali Pesaing Mengenali pesaing dapat Anda lakukan melalui try-out yang sering diadakan oleh beberapa lembaga belajar di kota Anda. Setelah itu ukur tingkat persaingan dengan perbandingan minat terhadap fakultas di perguruan tinggi terkait, yang bisa Anda peroleh dari guru sekolah atau guru bimbingan belajar. Misalnya. Arsitektur UGM daya tampung 40 orang dengan peminat 1600 orang, berarti Anda harus menganyingkirkan 40 orang pesaing untuk bisa diterima disana. Perhatikan daya tampung suatu jurusan di perguruan tinggi favorit. Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas dan diperebutkan oleh banyak orang. Jangan membebani diri anda dengan target untuk berkuliah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit. Anda bisa stres jika kehendak anda tidak Buat banyak pilihan tempat kuliah beserta jurusannya. Pahami Jejaring Perguruan Tinggi Tujuan (Campuss Networkin. Carilah informasi lebih jauh tentang jejaring kampus tujuan Anda, apakah ia memiliki link khusus dengan suatu perusahaan tertentu? apakan lulusannya punya jaringan kuat di Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 3 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 perusahaan-perusahaan besar? Misalnya Freeport banyak merekrut mahasiswa lulusan geologi dari Universitas Pembangunan Nasional AoVeteranAo Yogyakarta. PT. Astra International kebanyakan merekrut mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Univesitas Pajajaran (Unpa. Bandung atau Perusahaan Swasta Asing yang cenderung merekrut mahasiswa lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB), dsb. Lokasi dan Biaya Bagi orang yang hidup dalam ekonomi atas, memilih jurusan tidak akan menjadi Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan. Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya hidup yang rendah. Pilih juga tempat kuliah yang biaya pendidikan tidak terlalu tinggi. Jika dana yang ada nanti belum mencukupi, maka carilah beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu atau Jangan jadikan pula uang sebagai faktor penghambat masa depan anda. Tren Tren yang dimaksud di sini bukan tren lapangan kerja saat ini, tepi tren lapangan kerja 5 sampai 10 tahun kedepan. Kemampuan membaca tren 5-10 tahun kedepan Anda perlu miliki atau setidaknya minta pertimbangan orang tua atau guru Anda. Tren ini dipergunakan untuk memprediksi lapangan pekerjaan apa yang akan booming atau naik daun setelah Anda lulus kuliah nanti, sehingga diharapkan Anda akan mudah mencari Misalnya, ketika tahun 1995/1996, dimana bisnis property tengah booming, banyak siswa SMU memilih jurusan-jurusan sektor riil seperti teknik arsitektur/teknik Namun apa yang terjadi 5 tahun kemudian? Krisis moneter yang dimulai pada tahun 1998 memporakporandakan sektor riil yang berdampak pada banyaknya perusahaan property yang gulung tikar. Dimana imbas yang dirasakan ketika itu adalah banyaknya mahasiswa lulusan Teknik Arsitektur/Teknik Sipil yang sulit mencari Walaupun, saat ini kondisi sudah kembali normal. Jurusan yang tidak mengenal Aotren sesaatAo namun sekaligus juga ketat persaingannya ketika Anda mencari pekerjaan adalah jurusan-jurusan AonetralAo seperti Ekonomi. Hukum. Fisip. Informatika dan Geologi. Pendampingan Pada Siswa Dalam Memilih Jurusan di Perguruan Tinggi. Pendampingan dapat dipahami sebagai kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan menempatkan tenaga pendamping sebagai fasilitator, komunikator, motivator dan Pada dasarnya, pendampingan merupakan upaya untuk menyertakan masyarakat dalam mengembangkan berbagai potensi sehingga mampu mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik. Selain itu diarahkan untuk memfasilitasi proses pengambilan keputusan yang terkait dengan kebutuhan masyarakat, membangun kemampuan dalam meningkatkan pendapatan, melaksanakan usaha yang berskala bisnis serta mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan partisipatif. Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 4 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Sebelum calon mahasiswa memilih perguruan tinggi untuk dimasuki, biasanya mereka memiliki beberapa faktor yang dijadikan dasar pertimbangan dalam mengambil Pada umumnya kriteria yang dipilih meliputi status akreditasi, citra, fasilitas fisik, biaya, mutu dosen, mutu lulusan, prospek, dan sebagainya. Minat Faktor utama yang harus anda pertimbangkan adalah minat. Hampir boleh dipastikan, tidak ada mahasiswa yang berhasil dalam studinya jika itu bertentangan dengan Orang lain, termasuk orang tua, boleh memberikan saran atau masukan apapun, tetapi andalah yang akan menjalani sekian tahun proses belajar di perguruan Sudah terlalu sering kita mendengar kegagalan mahasiswa karena ketidakcocokan dengan bidang studi yang diminatinya. Jangan sampai hal ini terjadi pada anda. Biaya Kemampuan keuangan sangat menentukan pilihan anda. Ini adalah faktor terpenting berikutnya yang harus anda perhitungkan. Kuliah di perguruan tinggi melibatkan banyak komponen biaya, mulai dari pendaftaran, biaya praktikum, biaya KKN, dan sebagainya. Selain itu masih perlu dipikirkan biaya-biaya tidak langsung, seperti biaya kos, biaya hidup, biaya transportasi, biaya buku, biaya foto copy, dan lain-lain. Sebelum mendaftar ke perguruan tinggi, perlu ditanyakan semua komponen biaya yang harus anda bayarkan di perguruan tinggi yang bersangkutan. Tanyakan juga waktu pembayarannya. Hal yang demikian perlu diperhitungkan jika tidak ingin gagal. Status Akreditasi Status akreditas sering digunakan sebuah perguruan tinggi, negeri maupun swasta, untuk mengiklankan dirinya. Status akreditasi menunjukkan mutu atau kinerja suatu perguruan tinggi dalam menyelenggarakan suatu program studi. Status ini diberikan oleh Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) setelah diadakan penilaian tentang semua unsur yang diperlukan, seperti fasilitas pendidikan, perbandingan dosen tetap dan mahasiswa, kurikulum pendidikan, dan sebagainya. Namun demikian, tidak semua orang memahami dengan jelas tentang status ini dan tampaknya banyak perguruan tinggi yang memanfaatkan ketidaktahuan tersebut. Jalur dan Jenjang Pendidikan Berapa lama seorang mahasiswa menghabiskan waktu di bangku kuliah? Selain ditentukan oleh kemampuan mahasiswa tersebut, hal ini juga tergantung dari jalur/jenjang pendidikan yang diambil. Pendidikan tinggi di Indonesia mengenal dua jalur pendidikan, yaitu jalur akademik . enjang sarjan. dan jalur profesional . enjang Jalur akademik menekankan pada penguasaan ilmu pengetahuan, sedangkan jalur profesional menekankan pada penerapan keahlian tertentu. Gelar dan Sebutan Setelah lulus dari perguruan tinggi, seseorang akan mendapat ijazah dan gelar akademis, seperti Sarjana Sains (S. Sarjana Pendidikan Sains (S. Pd. Si. Sarjana Hukum (S. Sarjana Ekonomi (SE), dan lainnya. Gelar akademis ini diberikan kepada mereka yang menyelesaikan pendidikan melalui jalur akademik . enjang sarjan. Sedangkan bagi yang menempuh jenjang atau jalur profesional . enjang diplom. tidak memperoleh gelar akademis melainkan sebutan profesional, seperti Ahli Madya Komputer (AMd Kom. Sebutan ini mungkin belum terlalu memasyarakat dan kadangkadang dianggap kurang bergengsi. Fasilitas Pendidikan Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 5 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 Gedung megah dan ber-AC saja tidak cukup untuk menjamin berlangsungnya proses pembelajaran yang baik. Fasilitas pendidikan pada suatu perguruan tinggi lebih pada ketersidiaan dan kelengkapan laboratorium . omputer, akuntansi, bahasa, dan lain-lai. , bengkel, studio, dan perpustakaan sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menguasai wawasan keilmuannya, tetapi juga diharapkan dapat menerapkannya di lapangan. Terlebih untuk jalur pendidikan profesional yang lebih bersifat aplikatif dan menekankan pada keterampilan. Sekali lagi, jangan hanya tampilan fisik yang perlu perhatikan. Boleh saja suatu perguruan tinggi memasang foto-foto gedungnya yang megah atau laboratorium komputernya yang canggih. Tidak ada salahnya untuk mencoba menanyakan kapan mahasiswa berkesempatan untuk menggunakan fasilitas-fasilitas tersebut. Jangan-jangan hanya satu-dua kali per semester, atau hanya untuk mahasiswa tingkat akhir saja. Perhitungkan juga jumlah mahasiswa yang harus menggunakan fasilitas tersebut. Kualitas dan Kuantitas Dosen Perkembangan suatu perguruan tinggi, khususnya perguruan tinggi swasta, dapat dilihat dari banyaknya mahasiswa perguruan tinggi tersebut. Bagi PTS, banyaknya mahasiswa sering menjadi indikator utama berkembangnya PTS tersebut karena mahasiswa sebagai sumber utama, bahkan mungkin satu-satunya sumber pendapatan. Dari mahasiswalah, suatu PTS mencukupi kebutuhannya untuk membiayai operasional pendidikan, membangun gedung, menambah fasilitas pendidikan, termasuk membayar gaji dosen dan karyawannya. Oleh karena itulah ada kecenderungan PTS untuk menggali sebanyak mungkin potensi ini, baik secara kualitas, seperti memperbesar uang gedung dan uang kuliah, maupun kuantitas, seperti dengan menerima sebanyak mungkin mahasiswa (Wilujeng, 2. METODE PELAKSANAAN Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini. Pengabdi berencana merancang kegiatan yang dapat memberikan manfaat kepada siswa SMA Jakarta Barat. Adapun kerangka pemecahan masalah yang akan dilaksanakan antara lain sebagai berikut: Pemetan Wilayah Sasaran Pengumpulan Sosialisasi Kepada Siswa SMA di Jakarta Barat Pemantauan dan Evaluasi Kegiatan Pengabdian Berikut ini penjelasan dari kerangka pemecahan masalah di atas: Pemetaan Wilayah Sasaran: Siswa Kelas XII SMA di Jakarta Barat. Pengumpulan Data: Pengabdi mengumpulkan data-data terkait dengan pemilihan jurusan di Perguruan Tinggi. Sosialisasi Kepada Pihak Kelurahan: Kegiatan sosialisasi ini dilakukan sebagai wadah silaturahim dan juga penyampaian maksud kegiatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkait tempat dan peserta pengabdian. Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 6 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) E-ISSN : 2776-883X Volume 3. Issue 1. Mei 2023 P-ISSN : 2776-8821 Page 1 - 10 . Kegiatan Pengabdian: Pendampingan diberikan kepada Siswa SMA di Jakarta Barat. Metode pendampingan akan dijelaskan di bawah. Pemantauan dan Evaluasi: Melalui pemantauan dan evaluasi pengabdi dapat mengetahui cara yang tepat untuk mencapai tujuan yang dikehendaki telah tercapai atau belum dan mengidentifikasi factor-faktor yang menentukan keberhasilan pengabdian. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan analisis situasi yang dihasilkan dari kegiatan survey awal di RW 05 Tanjung Duren Utara. Jakarta Barat, pelajar SMA tersebut yang menjadi sasaran dalam pengabdian ini masih banyak yang belum memahami mengenai trik-trik terkait pemilihan jurusan di Perguruan Tinggi, karena belum ada yang memiliki pengetahuan cukup tentang hal itu. Berdasarkan hasil diskusi, para Pelajar SMA menginginkan adanya penyuluhan/sosialisasi terkait dengan bagaimana trik-trik yang tepat dalam memilih macam-macam jurusan yang ada pada Perguruan Tinggi ini. Hasil diskusi disepakati diadakan sosialisasi mengenai memilih macam-macam jurusan yang ada pada Perguruan Tinggi ini. Kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk membantu para para siswa SMA agar mengetahui hal-hal memilih macam-macam jurusan yang ada pada Perguruan Tinggi ini. Kegiatan pengabdian telah ini dilaksanakan selama 1 hari, yaitu pada 27 Februari 2021, bertempat di Universitas Dian Nusantara. Tanjung Duren. Jakarta Barat. Pada akhir kegiatan pelatihan, para peserta diberikan sosialisasi, pencerahan serta motivasi dalam memilih macam-macam jurusan yang ada pada Perguruan Tinggi, dan antusias mereka sangat luar biasa. Rangkaian kegiatan pengabdian tidak hanya meliputi kegiatan sosialisasi. Kegiatan selanjutnya yang dilakukan sebagai rangkaian dalam kegiatan pengabdian ini adalah workshop. Pada kegiatan workshop, peserta pelatihan diberikan kesempatan untuk lebih mendalami lagi pengetahuan tentang memilih macam-macam jurusan yang ada pada Perguruan Tinggi. Pada akhir pelaksanaan pengabdian, diharapkan mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk bekal memasuki Perguruan Tinggi nantinya. Secara garis besar, hasil pelaksanaan pengabdian ini adalah sebagai berikut: Telah dilaksanakan sosialisasi tentang memilih macam-macam jurusan yang ada pada Perguruan Tinggi. Telah dilaksanakan Pendampingan memilih macam-macam jurusan yang ada pada Perguruan Tinggi. Telah disampaikan contoh-contoh bagaimana sebaiknya yang harus dilakukan dalam memilih macam-macam jurusan yang ada pada Perguruan Tinggi. Telah direview pada akhir pengabdian, upgrade ilmu pengetahuan peserta terkait memilih macam-macam jurusan yang ada pada Perguruan Tinggi. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan, kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut : Pengabdian telah terlaksana sesuai dengan jadwal. Pengabdian berupa yang diperuntukkan bagi siswa SMA di wilayah Tanjung Duren Utara. Jakarta Barat ini telah terlaksana sesuai dengan jadwal dan kriteria keberhasilan. Saran yang diajukan berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah sebagai Hendaknya dilaksanakan kegiatan lanjutan sebagai tindak lanjut atas kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan, berupa sosialisasi memilih macam-macam jurusan yang ada pada Perguruan Tinggi. Selain kegiatan sosialisasi ini, hendaknya ditindaklanjuti pula dengan kegiatan membawa perwakilan siswa SMA di wiliayah Tanjung Duren Utara. Jakarta Barat ini ke Perguruan Tinggi sehingga mereka bisa secara langsung melihat bagaimana jalannya kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus. Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 7 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License Jurnal Pengabdian Masyarakat (ANDHARA) Volume 3. Issue 1. Mei 2023 Page 1 - 10 E-ISSN : 2776-883X P-ISSN : 2776-8821 DAFTAR RUJUKAN Lusia. Suciati. , & Setiowati. Motivasi instrinsik yang mempengaruhi pemilihan jurusan dan universitas. Jurnal Vokasi Indonesia, 3. Smith. , & Jones. The impact of mismatched majors on student well-being. Journal of College Student Development, 43. , 456-472. Suparman. Pengaruh minat dan motivasi belajar terhadap prestasi akademik Jurnal Pendidikan Matematika, 8. , 115-125. Suwanto. Eka. Agusentoso. Juanda. , & Kurniawan. Menggali potensi, memotivasi dan mengarahkan generasi muda menyongsong dunia kerja pada PKBM Cipta Tunas Karya Cipondoh kota Tangerang. Jurnal Pengabdian Dharma Laksana, 2. , 132-136. Wilujeng. Cara mengambil keputusan yang tepat untuk memilih jurusan dan perguruan tinggi yang tepat pada siswa SMA dengan metode analytical hierarchy process (AHP). Jurnal Pengabdian dan Kewirausahaan, 2. Available Online: https://jurnal. id/index. php/andhara/index Page 8 Jurnal Andhara is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License