Muhammad Muchlish Huda dkk MAJRURAT AL-ASMAAo DALAM SURAH AL-JUMUyAH Muhammad Muchlish Huda Email: muhammadmuchlishhuda@gmil. Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Madiun Muhammad Marzuqi. Wahyu Widodo IAIN Ponorogo Abstrak: Majrurat al-asma atau isim-isim yang dibaca jar ada tiga macam, yaitu: dijarkan dengan huruf jar, dijarkan sebab idhofah dan dijarkan sebab tawabiAo. Penggunaan ketiga majrurat al-AsmaAo tersebut sering mendominasi bentuk atau struktur bahasa Arab, tak terkecuali dalam al-QurAoan, salah satunya surah Al-JumuAoah. Menjadi menarik melihat bagaiaman model penggunaan majrurat al-asmaAo dalam surah al-JumuAoah ini. Penelitian ini adalah bentuk penelitian sintaksis. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa isim-isim yang dibaca jar atau majrurat al-asmaAo yang terdapat dalam surah al-JumuAoah berada pada 50 tempat dengan perincian, sebanyak 26 tempat dijarkan dengan huruf jar, dan sebanyak 15 tempat dijarkan sebab Adapun bentuk majrurat al-AsmaAo dengan dijarkan sebab tawabiAo terdapat pada 9 tempat. Kata kunci: Majrurat al-AsmaAo. Surah al-JumuAoah Pendahuluan Salah satu karunia dari Tuhan Yang Maha Esa kepada manusia adalah Dalam setiap langkah dan setiap hembusan nafasnya manusia senantiasa menggunakan bahasa dalam berbagai bentuk guna memenuhi kebutuhan dalam hidupnya. Bahasa digunakan pada waktu manusia berkomunikasi dengan manusia lain, pada waktu manusia ingin menyatakan perasaanya baik ketika dihadiri oleh orang lain maupun ketika sendirian. Manusia berfikir juga menggunakan bahasa, berangan-angan, bahkan bermimpipun manusia sering menggunakan bahasa. Dan dimanapun manusia berada dia tidak akan terlepas dari penggunaan bahasa. El Wahdah : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran El Wahdah,e-ISSN: Volume 2x-x Nomor 1, 2021 Volume 2. Nomor 1. Juni 2021. p-ISSN 2775-7277. Muhammad Muchlish Huda dkk Definisi bahasa adalah alat yang sistematis untuk menyampaikan gagasan atau perasaan dengan memakai tanda-tanda, bunyi-bunyi, gesture, atau tanda-tanda yang disepakati yang mengandung makna yang dapat 1Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerjasama, berkomunikasi, dan mengidentifikasi dir. Huruf jar banyak digunakan dalam Al-QurAan dan kalimat-kalimat berbahasa Arab serta mempunyai makna yang sangat banyak. Sejauh pengetahuan peneliti, studi tentang sintaksis terkhususnya untuk isim yang dibaca jar (Majrurat Al-Asm. dalam pembelajaran bahasa Arab masih tergolong kurang. Yang dikarenakan kurangnya keinginan yang kuat untuk dapat memahaminya secara menyeluruh. Selain itu, banyak dari mahasiswa yang tidak paham tentang materi ini sehingga pemahaman untuk pembelajaran bahasa Arab kurang. Oleh sebab itu peneliti ingin memaparkan dan menganalisis tentang isim yang dibaca jar (Majrurat Al-Asm. dalam surat Al-jumuAah untuk membantu memudahkan di dalam pembelajaran bahasa Arab. Defenisi Kata dan Ruang Lingkupnya Susunan beberapa kata yang berfaedah yang tersusun dari huruf-huruf hijaiyyah adalah kalimah, dan terbagi menjadi tiga, yaitu isim, fi`il dan 3 Istilah kalimah dalam bahasa Arab dikenal atau disebut dengan istilah kata dalam bahasa Indonesia. Secara gramatikal, kata mempunyai dua status. Sebagai satuan terbesar dalam tataran morfologi, dan sebagai satuan terkecil Imam Asrori. Sintaksis Bahasa Arab. (Malang: misykat. Abdul Chaer. Linguistik Umum. (Jakarta: PT RINEKA CIPTA. ) h 32 Aiman Aimin Abdul Goni. Al Kaafi Fi Syarhi Al Ajrumiyah, (Iskandariyah: Dar Ibnu Kholdun, 2. , h 5 El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk dalam tataran sintaksis. 4 Kalimah terbagi menjadi tiga yaitu isim, fi`il dan huruf yang memiliki makna. Secara rinci pengertian dari isim, fiil dan huruf menurut Aiman Aimin Abdul Goni adalah sebagai berikut. Isim adalah kata yang menunjukkan makna mandiri dan tidak disertai dengan zaman . engan kata lain isim adalah kata Contoh: aA cA. A cA. UA COA. AIIA. isim adalah semua kata yang menunjukkan kepada manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, benda padat, tempat, waktu, sifat atau makna mujarad dari waktu. Isim adalah kata yang mengandung arti mandiri pemakaianya tidak tergantung pada waktu atau zaman. Sementara pengertian Fi`il adalah kata yang menunjukkan makna mandiri dan disertai dengan zaman . engan kata lain fi`il adalah kata kerj. Contoh:( A ) IAsudah menulis ( A) UIAsedang menulis (A )IA: tulislah dan Adapun pengertian huruf adalah kata yang menunnjukkan makna apabila digabungkan dengan kalimah lainnya. Contoh: as = dari, oA = uOAke, ua = di, dan sebagainya. Pembagian Isim (Kat. Dalam Bahasa Arab Pembahasan ini akan ditekankan kepada isim, mulai dari pengertiannya dan pembagiannya. Adapun pembagian isim dapat dilihat dari beberapa bentuk yaitu: isim dilihat dari segi bangunannya, yaitu dibagi menjadi shahih akhir dan ghairu shahih akhir . uAotal akhi. Contoh: Ghairu shahih akhir: uA AA, usA sA, uA IAShahih akhir : A A,A A. AOA. Isim dilihat dari segi ketentuannya, yaitu dibagi menjadi nakirah dan maAorifah. Contoh: Nakirah: A sIA,aA cA,A AMaAorifah: A OaIA,aA EcA,AEA. Isim dilihat dari segi jenisnya. Abdul Chaer. Sintaksis Bahasa Indonesia, (Jakarta: Rineka Cipta, 2. , h 37 Moch Anwar,Kiai Haji. Ilmu Nahu Terjemahan Matan Al-Ajurumiyyah dan Imrithy, (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2. , h 4-5 Djawahir Djuha. Terjemah Matan Al Jurumiyah, (Bandung: Algensido, 2. , h 4 El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk yaitu dibagi menjadi mudzakkar dan muannats. Contoh: Mudzakkar: . A A. AA a U A AMuannats: A AoA, oA AA. UAA. Isim dilihat dari segi bilangannya, yaitu: dibagi menjadi mufrad, mutsanna, dan jamak. Contoh: Ae A sA,Ua Ae AUa Ae AA A O Ae Oa Ae OA,Asa Ae sA. Isim dilihat dari segi susunannya dibagi menjadi jamid dan musytaq. Contoh: Jamid: aA Ae cn Ae AA. Musytaq: AA AAe sA Ae siA Isim-Isim Yang Dibaca Jar Dalam Bahasa Arab (Majruurat al-AsmaA. Setiap isim mempunyai ketentuan baca tersendiri, yaitu isim yang dirafaAokan, isim yang dinasabkan dan isim yang dijarkan. Isim yang dibaca jar ada tiga macam yaitu dijarkan dengan huruf jar, dijarkan sebab idhafah, dan tawabiA. 7Adapun isim yang dijarkan dengan huruf jar asli, yaitu min, ilaa. Aoan. Aoalaa, fii, rubba, baAo, kaaf, laam, hatta dan huruf qasam . awu, a aA caa aN aOA: Hujan turun dari langit baAo, dan taA. Contoh: Aa aA ca A a saa aOA Dalam kaidah nahwu Idhofah merupakan gabungan dua isim yang menyebabkan salah satu isimnya dibaca jar dikarenakan isim satunya. mendefinisikan idhofah sebagai pertalian antara dua perkara . ua isi. yang menyebabkan isim keduanya dibaca jar. Susunan Idhofah terdiri dari dua isim, isim yang pertama dinamakan mudhof dan isim yang kedua dinamakan mudhof ilaih. Syarat mudhof adalah terbebas dari al-taAorif dan tanwin, sedangkan syarat mudhof ilaih adalah hendaknya memilih antara al-taAorif dan Contoh: A aNEEAA( Arumah Alla. Para ulamaA nahwu berselisih pendapat tentang yang mengejerkan mudhaf ilaih. Menurut sebagian di antara mereka ada yang mengatakan Muhammad Bakar Ismail. Qowaid Al Nahwi Bi Uslub Al Asr, (Kairo. Mesir: Daru Al Manar, 2. , h 162 Mochammad Anwar. Ilmu Nahwu Terjemahan Matan Al-Ajurumiyyah dan Imrithy, (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2. , h 161 El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk bahwa mudhaf ilaih dijerkan oleh huruf yang diperkirakan keberadaannya, yaitu lam atau min, atau fii, ada juga yang mengatakan bahwa mudhaf ilaih di jer kan oleh mudhaf, pendapat ini adal pendapat yang shahih di antara pendapat Ae pendapat yang lainnya. Idhofah sendiri dibagi menjadi tiga yaitu idhofah yang diperkirakan menyimpam arti milik, contoh: a a oay aAIaA a AA asalnya a a oA IaU OA:Kitab a AA kepunyaan Yusuf. Yang kedua yaitu idhofah yang diperkirakan menyimpan e UA aA: pintu dari kayu. Dan yang arti dari, contoh: AA a UA asalnya AA a as ketiga yaitu idhofah yang diperkirakan menyimpan arti di dalam, contoh: AacA ea a eia aA a A asalnya A ea a eia aAuacA AA a A ayang artinya menunggu dalam masa empat bulan Adapun yang dijarkan sebab ikut pada isim yang dibaca jar, disebut tawabiAo. TawabiAo tidak hanya ikut pada isim yang dijarkan tetapi bisa juga ia mengikut pada isim yang dirafaAokan atau dinashabkan. TawabiAo terbagi menjadi empat yaitu NaAoat. Athaf. Taukid dan Badal. NaAoat adalah kata sifat, kata ini selalu mengikuti kepada lafadz yang diikutinya, baik dalam hal rafaAo, nashab, jar, serta maAorifat maupun Menurut kaidah nahwu NaAoat ialah lafadz yang mengikuti kepada makna lafadz yang diikutinya, baik dalam hal rafa', nashab, khafadh . , ma'rifat, maupun nakirahnya. NaAoat dibagi menjadi dua yaitu NaAoat haqiqi dan NaAoat Sababi NaAoat haqiqi adalah naAoat yang merafaAokan isim dhomir yang kembali kepada manAoutnya. NaAoat haqiqi harus mengikuti manAoutnya dalam empat dari sepuluh perkara yaitu salah satu dari IAorob rafaAo, nashab atau jar. Salah Bahauddin Abdullah Ibnu Aqil. Terjemah Alfiyyah Syarah Ibnu Aqil, (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2. Hlm. Op. Cit. , h 101 El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk satu dari mufrod, tasniyah atau jamaAo. Salah satu dari mudzakkar atau muAoannas. Dan salah satu dari maAorifat atau nakiroh. Contoh: A aOC aOAyAasa aA (Aku telah bersua dengan zaid yang beraka. NaAoat sababi adalah naAoat yang merafaAokan isim dhohir yang diidhofahkan kepada isim dhomir yang kembali kepada manAoutnya. Syaratsyarat naAoat sababi diantaranya harus berbentuk mufrod . meskipun manAoutnya berbentuk tasniyah atau jamaAo. Harus mengikuti manAoutnya dalam dua dari lima perkara, yaitu salah satu dari IAorob rafaAo, nashab atau jar dan salah satu dari maAorifat atau nakiroh. Harus mengikuti isim dhohir dalam mudzakkar atau muAoannatsnya. Contoh: eoAa a a UO aOC aO aA Athaf yaitu Lafadz yang mengikuti dimana antara athaf dengan matbuAonya ditengah-tengahi oleh salah satu huruf athaf . Huruf Athaf merupakan kata penghubung yang digunakan untuk menghubungkan antara kalimah satu dengan kalimah yang lain. Huruf-huruf Aoathaf ada sepuluh, yaitu wawu, au, am, fa, tsumma, hattaa, bal, laa, laakinna dan immaa. 11 Contoh: a A iaA: Ini adalah pohon persik dan anggur a a a a aO eao aN A Taukid yaitu tabi' . afadz yang mengikut. yang berfungsi untuk 12 Fungsinya adalah untuk memastikan tujuan perkataan, sehingga tidak menimbulkan kemungkinan yang lain Taukid ada dua yaitu Taukid lafdzi dan Taukid ma'nawi. Taukid lafdzi adalah mengulang lafadz yang pertama dengan lafadz itu sendiri atau dengan lafadz yang memiliki arti yang sama. Sedangkan Taukid maAonawi adalah kata yang mengikuti muAoakkadnya yang dimaksudkan kalau muAoakkadnya Ibid, h 112 Ibid, h 116 El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk menunjukkan makna menurut dzohirnya. Contoh: aaeA as a ea OCa eo U ae aU A: aku telah bertemu dengan seluruh kaum itu Badal adalah ganti. 13 Badal adalah tabi' . afazh yang mengikut. yang dimaksud dengan hukum tanpa memakai perantara antara ia dengan matbu'nya. 14 Terbagi menjadi empat macam, yang pertama yaitu Badal kull min kull atau disebut juga badal syaiAo min syaiAo, yaitu badal yang cocok dan sesuai dengan mubdal minhunya dalam hal makna. Contoh: A U aoEAyAa a artinya: Zaid telah datang, yaitu saudaramu. Yang kedua adalah baAodhu min kull yaitu badal yang mewakili sebagian dari semua. Contoh: aAIOA ia aOaOA A AArtinya: Aku memakan roti itu, yakni sepertiganya. Kata sepertiga merupakan sebagian dari roti. Yang keempat adalah badal isytimal yaitu kata yang mengandung arti bagian dari matbuAonya, tetapi menyangkut masalah Contoh: iaa A U aOAyA auc A cartinya: Zaid bermanfaat bagiku, yakni Kata ilmunya tercakup oleh zaid. Dan yang terakhir adalah badal gholath yaitu badal yang tidak mempunyai maksud yang sama dengan matbuAonya, tetapi yang dimaksud hanyalah badal. Hal ini dikatakan hanya karena kekeliruan atau kesalahan semata yang dilakukan oleh pembicara, setelah itu lalu disebutkan mubdal minhunya. Contoh: AaOAA A AyAa ayAA Tanda-Tanda IAorab Jar Tanda-tanda i`rab jar ada tiga, yaitu: kasrah, ya dan fathah. 15Kasrah, yaitu yang menjadi tanda pokok i`rob jar. Contoh: Adapun lafadz-lafadz yang dijarkan dengan memakai harakat kasrah yaitu Isim mufrad yaitu isim yang menunjukkan arti tunggal . , yang menerima tanwin. contoh: aIaA Muhammad Bakar Ismail. Qowaid Al Nahwi Bi Uslub Al Asri, (Kairo. Mesir: Daru Al Manar, 2. , h 183 Op. Cit. , 119 Moch Anwar. Kiai Haji. Ilmu Nahu Terjemahan Matan Al-Ajurumiyyah dan Imrithy, (Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2. , h 33-38 El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk UACaOA. Kemudian JamaAo taksir, yaitu isim yang menunjukkan laki-laki atau perempuan jamak, yang menerima tanwin, contoh: A oU sa IA, dan Jama` muannas salim, yaitu isim yang menunjukkan arti perempuan jamak, seperti: A OC OaAuA a AA. Ya, sebagai penganti kasroh, contoh: Lafadz-lafadz yang dijarkan dengan memakai ya ada tiga tempat yaitu pada asmaul khamsah, isim tatsniyah dan jama` mudzakkar salim. Asmaul khamsah: A oEA,AoEA, ,A AoEA,AaoEA A sNA. Contoh: UAsa EU EA. Isim tatsniyah adalah isim yang menunjukkan arti ganda atau dua. Contoh: aU A IAuAOa OA. JamaAo mudzakkar salim adalah isim yang menunjukkan arti lak-laki jamak. Contoh: aU UAsa OaOA Fathah, sebagai ganti kasroh, contoh Fathah menjadi alamat i`rab jar pada isim yang tidak menerima tanwin . hair munshari. Isim yang tidak menerima perubahan itu banyak, di antaranya ialah sebagai berikut: Isim alam yang berwazan fiAil, contoh: U AAyA UAy. UAIA , a. AoAlam ajam yang hurufnya lebih dari tiga, contoh AUCoAy ,UU eAA,AA U A A, bentuk . muntahal jumu`, contoh: A UAA sAA,A OA, aAsA. AoAlam muannas yang memakai ta marbuthah, contoh A UAyA A,A sIA,a. AoAlam tarkib mazji, contoh: AOEA,AoEAyoU c ,A soA. AoAlam dan Aoadal, . azan )A a aOA, contoh: A CA. A A a aOA,a. Isim maqshur muannats, contoh: oUAOAA A,ooA cA,ooAOA. Isim yang memiliki tambahan akhir alif dan nun secara alamiah, contoh: aA aA,aAsA, aAO UaA Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa. Tanda-tanda i`rab jar ada tiga, yaitu: kasroh, ya dan fathah. DISPLAY DATA MAJRURAT AL-ASMA DALAM SURAT AL-JUMUAoAH El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk Surah Al-JumuAah adalah surah ke-62 dalam al-Qur'an. Surah ini tergolong surah Madaniyah yang terdiri atas 11 ayat. Dinamakan Al JumuAoah yang bukan berarti hari jumAoat, akan tetapi secara bahasa bermakna hari perkumpulan diambil dari perkataan Al-JumuAoah (Jama`) yang terdapat pada ayat ke-9 surat ini. Al-Jumu'ah tidak menjelaskan secara langsung dalam bahwa suatu hari ibadah bagi kaum laki-laki diadakan di setiap pekan, meski banyak penafsiran aliran islam yang menerapkan ibadah semacam ini. Majrurat al-asma atau isim-isim yang dibaca jar ada tiga macam, yaitu: dijarkan dengan huruf jar, dijarkan sebab idhofah dan dijarkan sebab tawabiAo. Di dalam penelitian ini peneliti menemukan isim-isim yang dibaca jar berjumlah 50, 26 dijarkan dengan huruf jar, 15 dijarkan sebab idhofah dan dijarkan sebab tawabiAo berjumlah 9. ISIM AYAT ARTI YANG DIBACA SEBAB JER A ac a a NcEaEa asA a ay Apa yang ada di AA a o acaA OAoa langit dan apa yang ada di bumi oaA a as AAsenantiasa a A Ea Abertasbih kepada AOa aO aEA Yang Mahasuci. AA AOCa ac aA Allah. Maharaja. Yang aA a NcEaEAHuruf jer AEA a o acaA OAHuruf jer a A Ea AHuruf jer oa A Oa aO aEANaAoat ManAoutnya https://id. org/wiki/Surah_Al-JumuAoah tanggal 11 mei 2020 El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk A aAyA O a a AMahaperkasa. Mahabijaksana. Ua AO a aI A a NcEaEA A OCa ac aANaAoat ManAoutnya a NcEaEA A aAyA O a a ANaAoat ManAoutnya a NcEaEA Ua A O a aI ANaAoat ManAoutnya a NcEaEA A ai ao Oac ADialah yang mengutus seorang a Aa aA oaA AA Rasul kepada kaum AA aaccn sc a A EAyang buta huruf UA oE a cs e an A a A aAdari kalangan mereka sendiri. UA an AA aO A a Aa Oa oAy menyucikan . a AO aI A mereka dan AA a aO aIaa a Amengajarkan icn ay A AIdhofah Mudhof AA a y AA AaIca o as a Ca aOA Kitab dan Hikmah A OOA a oAOa aA A aA acs a Ameskipun UA an AAOa A a Huruf jer uaAOA Mabni kepada mereka (Sunna. UA a cs e an AHuruf jer as A Mabni yang membacakan UA an a a cI Aya icn ay A Akepada mereka Ua na aa cAa a aOAya ayat-ayat-Nya, aaccn sc a aA EAHuruf jer oa Mudhof ilaih e A Ca aOAHuruf jer as A El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk Mabni mereka benar-benar dalam kesesatan yang nyata. A OOA a Huruf jer oa aA acs a ANaAoat ManAoutnya aayA ac aa ADan . kepada kaum yang lain dari Aas e an U Oa acaA mereka yang belum AA UiAaO aCa o a an Ay Mahaperkasa. UA as e an AHuruf jer as A Mabni A aAyA a ai ao Oa a Adengan mereka. Dan Dialah Yang Ua AO a aI A A OOA UA a an AHuruf jer AA Mabni Mahabijaksana. A aO aE Aa ADemikianlah A aOA A Aa AIdhofah A aO NA aAcEaEA karunia Allah, yang ANA aA ai as AA aa Ay aAcEaEA diberikan kepada Aa NA aAcEaEA iA e aA a cay siapa yang Dia AOAa A A aOA aA Akehendaki. Allah memiliki Ua AOa a A Mudhof a A A aOA Mudhof ANA ilaih aAcEaEA A a OAa AIdhofah A aOA karunia yang besar. Mudhof a Mudhof El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk AOAa A ilaih AOA a AA Ua A Oa a ANaat aayaAOac A diberi tugas UA O ac o a a acU Oa Amembawa Taurat. Aa aaOa oiaAy kemudian mereka tidak membawanya AA a aIa a aO O aA aayaA Oac Akitab yang tebal. ANA i aAcEaEA a y A a ASangat buruk A aIa a aOAHuruf jer AaEA Mudhof AOA a a AasA Mudhof ilaih AA a aAO aA membawa kitab- Aa NA oaAn Aya AcEaEa aEA kaum yang AA Ua oA OCa Amendustakan ayatA O NAayat Allah. Dan a aO aa A Mudhof a aA O aAIdhofah Aa aa aOAy mengamalkanny. AaIac aoA a a AasA Mudhof AOA ilaih aayaAOac A . idak AA a A a Aai a Aadalah seperti keledai yang Ua oAOCa A Aasa aOA AOAa A A aOA aayaA asa aO Oac AIdhofah A asa aOAPerumpamaan orang-orang yang Aa a caOaoA ManAoutnya Ua oA OCa AIdhofah a a AasA Mudhof AOA Mudhof ilaih Ua oAOCa A AA a y A a AHuruf jer AA Allah tidak A NAIdhofah aAcEaEA memberi petunjuk Mudhof AA a y AA kepada orang-orang yang zhalim. Mudhof ANA ilaih aAcEaEA El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk A O NANaAoat a aO aa A Aac anAyay A Ca OAKatakanlah a ia aAyaAOac A (Muhamma. AuWahai orang- UA a a A a a a Aorang Yahudi! Jika Aa e a aOA UA acac aI Akamu mengira a A aA a NcEaEAHuruf jer ANA aa aA AHuruf jer as A Mudhof a a aA A Mudhof ilaih AA a caeAOA a oA Oa Ayang lain, maka a A aCa ANaAoat aI e a U A a aC A kematianmu, jika Ua oAOCa A AA a caeA OAIdhofah bahwa kamulah aa a NcEaEa as a A kekasih Allah. A aeac aoA a caeA OAbukan orang-orang ManAoutnya ManAoutnya kamu orang yang AA a caeAOA ia coaeac Aya A a aEADan mereka tidak a A a a UA UA an AyaA AyA a AHuruf jer AA UiA an AyaA AyA Caac as a Akematian itu UU A aO A A aO NAHuruf jer AA a aO aa A Aa NA aAcEaEA A aO NAdisebabkan a aO aa A kejahatan yang telah mereka perbuat dengan tangan mereka Dan Allah El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk Maha Mengetahui orang-orang yang AA a oA Ca O acaa Oa AKatakanlah. AuSesungguhnya a a aA ac Aoa AOac A kematian yang Mabni aieA as Akamu lari dari UA aI AA as O aC Apadanya, ia pasti icaca aA Uca a AA oA aOA aacaA a a A AA a aAO A UA aI AA as O aC AIdhofah Mudhof menemui kamu, kemudian kamu Ua A aOAakan dikembalikan UAaea ac a aI a ilaih UAI A yang mengetahui yang gaib dan yang aaoA aI e a U a aOa Anyata, lalu Dia kepadamu apa yang a yang beriman! A asea oA Apabila telah oa a A ca oAdiseru untuk a Oo a as A ca A aOOAmelaksanakan shalat pada hari Mudhof ilaih AA a aAO A Ay Aac anAyay Wahai orang-orang Ua A aOAHuruf jer oA aOA a aA O AIdhofah Mudhof Ua A aOA telah kamu aayaAOac A uAas O aC A Mudhof ca A aOAkepada (Alla. A ana aA a aieA as AHuruf jer as A ca A OAHuruf athaf aA anaA a OoA ca A aOOAHuruf jer ANA Ua ocaA Ay Huruf jer as A A O a aa a aAIdhofah Mudhof Ua ocaA Ay El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk A aco aU O a aa a aAy JumAat, maka segeralah kamu a A oAa o aOA Mudhof ilaih A aA a aa AO aA mengingat Allah A aI aAdan tinggalkanlah iA a aa a O a Ajual beli. Yang demikian itu lebih A Ua aO aI U A ANA aAcEaEA A NAIdhofah aAcEaEA Mudhof A aI aA baik bagimu jika UA OacA aI U aa aI e a Akamu mengetahui. aaoA a Oa aa A AA a a a aA Aa aa CAApabila shalat telah dilaksanakan, maka a AA OoA ca AOA a aa o as A Mudhof ANA ilaih aAcEaEA a A Ea AHuruf jer oa A Aa AHuruf jer A aOA as A bertebaranlah kamu oaA Aa eca aa AAdi bumi. a A Ea Akarunia Allah dan A aI aAHuruf jer oA aOA ingatlah Allah A NAIdhofah aAcEaEA banyak-banyak Mudhof A Aa Aagar kamu A aOA A a aI a NAberuntung. aAcEaEA UA Oac aOac aI aI a A ANA aAcEaEA a A A aOA Mudhof ANA ilaih aAcEaEA aaoA a A aO a A Aa a A A aDan apabila mereka melihat A anAA aOa AHuruf jer El Wahdah. Volume 2 Nomor 1, 2021 Muhammad Muchlish Huda dkk A a A AA a A a aAperdagangan atau permainan, mereka AOan ao ecAa acoA Mabni A a ea NAIdhofah aAcEaEA segera menuju A anAA aOa Akepadanya dan A a a a aI o aEAmereka tinggalkan ACa e aiai Ca O asA Mudhof ANA ilaih aAcEaEA (Muhamma. A a ea NAsedang berdiri A UacEaEa A oa AOOacnA aasc a . aasa a Mudhof aA eA oa A OOacnAHuruf jer aasc a A aA a A O a c aAHuruf jer aasc a Katakanlah. AuApa yang ada di sisi ia a A Oa c allah lebih baik A a A aO aACa A A NAIdhofah A a NAdaripada permainan aAcEaEA aO aACa A ANA Mudhof A a A dan perdagangan,Ay dan Allah pemberi Mudhof ilaih aO aACa A ANA rezeki yang terbaik. DAFTAR PUSTAKA