Jurnal AGRIFOR Volume 23 No. 2 (Oktober 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 REVIEW MINYAK KEMIRI Purnama Sari1. Harlinda Kuspradini*2, dan Enih Rosamah3 Mahasiswa Pasca Sarjana. Fakultas Kehutanan. Universitas Mulawarman. Samarinda. Indonesia. Jl. Penajam. PO. BOX. 1013 Samarinda. Kalimantan Timur. Fakultas Kehutanan. Universitas Mulawarman. Samarinda. Indonesia. Jl. Penajam. PO. BOX. 1013 Samarinda. Kalimantan Timur. E-Mail: alinkuspra@gmail. com (*Corresponding autho. Submit: 22-06-2024 Revisi: 07-07-2024 Diterima: 25-07-2024 ABSTRAK Review minyak kemiri. Minyak kemiri (Aleurites moluccana (L. ) Willd. ) sebagai hasil hutan bukan kayu telah digunakan secara turun-menurun sebagai penghitam rambut. Minyak kemiri dapat diperoleh secara laboratorium melalui proses destilasi dan soxhletasi, sedangkan pada skala industri menggunakan pres Berdasarkan kandungan dari minyak kemiri yang tersusun atas asam heptadekanoat, asam oleat, asam linolenat, asam linoleat dan asam palmitat memiliki beragam kegunaan farmakologi. Hasil pengolahan minyak kemiri pada KPH, secara finansial dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar hutan. Limbah pengolahan minyak kemiri berupa tempurung/kulit biji dapat digunakan sebagain bahan bakar. Kata kunci : Asam lemak. Ekstraksi. Minyak kemiri. Uji GC-MS. ABSTRACT Review of Candlenut oil. Candlenut oil (Aleurites moluccana (L. ) Willd. ) as a non-timber forest product has been used for generations as a hair blackener. Candlenut oil can be obtained in the laboratory through distillation and soxhletation processes, while on an industrial scale using a mechanical press. Based on the content of hazelnut oil, which is composed of heptadecanoic acid, oleic acid, linolenic acid, linoleic acid, and palmitic acid, it has various pharmacological uses. The results of hazelnut oil processing in KPHs can be used financially to increase the income of forest communities. Candlenut oil processing waste in the form of shells can be used as fuel. Keywords : Candlenut oil. Extractions. Fatty acid. GC-MS testing. PENDAHULUAN Berdasarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), saat ini hutan di Indonesia sebesar 125,76 juta hektar. Luasnya areal hutan dan keragaman spesies menghasilkan banyaknya hasil hutan non kayu yang dapat diperoleh dari hutan (Steur et al. , 2. Hasil hutan non kayu mengacu kepada semua hasil hutan yang dapat dipanen selain dari kayu untuk dapat digunakan oleh manusia (Jerin et al. Di desa Maracar Godang, propinsi Sumatra Utara, hasil hutan bukan kayu memberikan nilai ekonomi sebesar 2,4 juta rupiah per tahunnya (Latifah & Lubis. Minyak sebagai salah satu hasil hutan bukan kayu, dapat diolah secara ekonomis yang tinggi (Korkmaz et al. Salah satu sumber pendapatan warga di sekitar hutan produksi Pesawaran, propinsi Lampung, berupa penjualan biji kemiri dengan harga Rp. 000,00/kg dan Rp. 000,00/10 ml (Christine Wulandari et al. , 2. Minyak kemiri telah dikenal ratusan tahun yang lalu di Polinesia sebagai penghalus kulit (Faiznur & Wan. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Review Minyak Kemiri A Sari et al. Dalam sejarah di Indonesia, serbuk biji kemiri yang dikeringkan dengan disangrai untuk memfinalisasi tulisan daun lontar dan khususnya di Bali ada mengolah minyak kemiri untuk merawat kesehatan kulit (Bakhri, 2. Kini biji kemiri adalah salah satu dari beragam hasil hutan selain kayu yang dapat diambil dan diproduksi secara rumah tangga oleh warga sekitar kawasan pendapatan ekonomi keluarga (Ratnasari et al. , 2. Proses pengolahan minyak kemiri menjadi sebuah usaha hasil hutan selain kayu yang menguntungkan karena mempunyai resiko produksi yang kecil, proses produksi yang relatif mudah, dengan keberlanjutan yang stabil (Jumiyati et al. , 2. Secara turun-temurun minyak kemiri digunakan sebagai penghitam rambut (Shoviantari et al. , 2. Biji kemiri mengandung minyak 35-65% dan dapat digunakan sebagai penghitam rambut, penyubur rambut, bahan baku sabun dan bahan bakar (Rahmawati & Dewi, 2. Pemanenan buah kemiri dilakukan dengan memungut buah kemiri yang jatuh dari pohon (Hidayatullah et al. , 2. Pohon kemiri pada umur 5-7 tahun menghasilkan buah sebanyak 5-10 kg per pohon, dan mengalami puncak produksi buah saat umur 20-30 tahun dengan hasil sebanyak 5-100 kg buah per pohon (Rahayu & Rustiami, 2. Dan produktivitas pohon kemiri per hektar dapat mencapai 20. 000 kg/tahun pada hutan rakyat desa Mirring, provinsi Sulawesi Barat (Irundu et al. , 2. EKSTRAKSI MINYAK KEMIRI Untuk memperoleh minyak kemiri secara laboratorium dapat dilakukan dengan cara destilasi dan soxhletasi. Destilasi biji kemiri dengan suhu 750C selama 145 menit menghasilkan minyak kemiri dengan rendemen sebesar 47%, berat jenis 0,87 g/ml (Sulhatun et al. Biji kemiri yang diekstrak menggunakan soxhlet dengan pelarut nhexana menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 74,57% dengan berat jenis 0,905 (Ariestya Arlene, 2. Pada skala besar, ekstraksi minyak kemiri menggunakan alat pres ulir dengan tenaga hidrolik sebesar 100 MPa dapat menghasilkan 43,5% minyak (Shaah et al. , 2. Untuk meningkatkan redemen minyak kemiri, dapat dilakukan dengan cara pemanasan awal pada biji kemiri. Proses pemanasan awal dengan cara menyangrai biji kemiri dengan pasir pada suhu 300C menghasilkan rendemen minyak kemiri yang dihasilkan sebesar 42,12% (Riyanta et al. , 2. Saat proses sangrai, biji kemiri disangrai dengan pasir hitam pada suhu 750C selama 15 menit, dengan perbandingan 1:2 menghasilkan rendemen tertinggi sebesar 49,78% (Sutiofani et al. , 2. Cara lain adalah dengan mengoven biji kemiri. Pengovenan biji kemiri dengan suhu 400C selama 3 menit menghasilkan redemen minyak kemiri tertinggi sebesar 55,83%, sedangkan pengovenan selama 5 menit menghasilkan sifat antioksidan minyak kemiri tertinggi dengan IC50 sebesar 109,65 AAg/ml (Novita et al. , 2. Penggunaan microwave 100 watt selama 120 detik menghasilkan minyak kemiri dengan daya antioksidan IC50 sebesar 70,307 AAg/ml (Ramadhaningtyas et al. , 2. Secara rumah tangga hingga mempermudah proses ekstraksi biji Serbuk biji kemiri yang dimasak dalam air mendidih selama 15 menit dan dipres mekanik menghasilkan rendemen minyak kemiri sebesar 35,41% dengan berat jenis 0,924 g/ml (Arlene & Ariono. KEGUNAAN MINYAK KEMIRI Minyak kemiri adalah sejenis minyak yang yang tersusun atas work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Jurnal AGRIFOR Volume 23 No. 2 (Oktober 2. Pp. https://doi. org/10. 31293/agrifor. https://doi. org/10. 31293/agrifor. trigliseraldehid dari asam lemak dengan rantai panjang (Rifdah, 2. Asam lemak tersebut memiliki kegnaan yang Secara detil, minyak kemiri mengandung asam oleat 34. 95%, asam 66%, asam linolenat 20. asam heptadekanoat 5. 51%, dan asam 09% (Sulhatun et al. , 2. Asam heptadekanoat merupakan senyawa lemak dengan 17 atom karbon, secara farmakologi berfungsi sebagai terapi anti tumor pada organ paru-paru (Xu et al. , 2. Asam linoleat memiliki rantai karbon 18 dengan dua ikatan ganda yang berfungsi menjaga kesehatan (Marangoni et al. , 2. Asam linolenat adalah lemak dengan 18 atom karbon dan tiga ikatan ganda, bagi tubuh berguna untuk menjaga kelancaran sirkulasi darah dan melindungi kesehatan jantung (Su et , 2. Asam oleat merupakan lemak dengan 18 atom karbon dan memiliki satu menstimulasi insulin dan mencegah penyakit diabetes (Rehman et al. , 2. Asam palmitat adalah lemak dengan atom karbon 16 tanpa ikatan rangkap, berfungsi untuk menjaga kesehatan organ hati dalam memelihara kestabilan gula darah (Murru et al. , 2. Minyak kemiri hasil ekstraksi 5-7% minyak kemiri dapat digunakan dalam hair tonik sudah dapat merangsang perbaikan rambut (Chasanah et al. , 2. , yaitu memperbaiki pertumbuhan rambut dan menebalkan rambut (Almas et al. , 2. Minyak kemiri dapat digunakan sebagai bahan baku pomade (Nur et al. , 2. , dan salep penyembuh luka (Yamlean et al. , 2. Penambahan 15% minyak kemiri ke dalam pakan ikan komersial dapat meningkatkan peningkatan pertumbuhan ikan bileh (Rasbora sp. ) dan efisiensi pakan (Islama et al. , 2. ISSN P : 1412-6885 ISSN O : 2503-4960 LIMBAH PENGOLAHAN MINYAK KEMIRI Limbah dari pengolahan kemiri berupa sisa tempurung/kulit biji kemiri dapat diolah menjadi briket arang skala rumah tangga yang memiliki nilai ekonomi tinggi (Nining et al. , 2. Arang dari tempurung/kulit biji kemiri dapat dicampurkan dengan batubara dengan perbandingan 10:125 yang dapat meningkatkan nilai kalor hingga 6443 cal/g dengan kadar sulfur yang rendah (Setiawan & Prabowo, 2. Tempurung atau kulit biji kemiri dapat dibuat menjadi arang aktif dengan aktifator H3PO4 7,5% dengan suhu aktifasi 7000C (Sulaiman et , 2. Agregat tempurung/kulit biji kemiri yang diaplikasikan pada beton konstruksi dapat meningkatkan kekuatan beton namun beton menjadi lebih ringan serta ramah lingkungan (Hudori & Wijaya, 2. Agregat tempurung/kulit biji kemiri memiliki bentuk yang bersudut dengan tekstur keras sehingga dapat mengisi rongga-rongga beton, sehingga kekuatan beton bertambah (Mulyati & Adman. NILAI EKONOMI USAHA MINYAK KEMIRI Usaha minyak kemiri di desa Selengen, kabupaten Lombok Utara, menggunakan 1 kg biji kemiri Rp. 000,00/kg menghasilkan 90 ml minyak kemiri dengan haraga Rp. 000,00 (Aisiyah et , 2. Sebagai perbandingan harga minyak kemiri dari KPH Kuwali. Provinsi Sulawesi Tengah dijual untuk setiap Rp. 000,00, dan volume botol sebesar 100 ml (Heryadi et al. , 2. Usaha penanaman kemiri selama 10 tahun secara finansial layak dilakukan This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Review Minyak Kemiri A Sari et al. dengan nilai Net Present Value (NPV) adalah sebesar Rp. 165,-. Net B/C Ratio sebesar 2. 43, dan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 61% (Sudjarmoko. Kemiri dapat ditanam secara agroforestri, misalnya yang dilakukan di Kecamatan Mallawa dapat menghasilkan rata-rata Rp. 589,-/ha/tahun (Ismail et al. Pengolahan biji kemiri sebagai bumbu dapur yang diusahakan di HPT KPHL Selayar memberikan kontribusi 75% atau sebesar Rp. 000/tahun (Makkarennu et al. , 2. Usaha produksi minyak kemiri yang berada di KPH Kulawi menggunakan bahan baku 80 kg biji kemiri menghasilkan 320 botol @100 ml minyak kemiri dapat memberikan laba Rp. 227/bulan (Heryadi et al. , 2. Hasil sortiran biji kemiri yang tidak dapat dijual sebagai bumbu karena pecah atau hancur di KTH Batu Kura dapat digunakan sebagai bahan baku minyak kemiri yang dapat dijual masyarakat sekitar hutan (Asyari et al. KESIMPULAN Minyak kemiri sebagai hasil hutan menggunakan destilasi, soxhletasi dan pres mekanis. Minyak kemiri memiliki berat jenis 0,8-0,9 tersusun atas senyawa asam lemak dengan rantai panjang, yaitu asam heptadekanoat, asam oleat, asam linolenat, asam linoleat dan asam palmitat. Usaha pengolahan minyak kemiri yang diterapkan pada KPH dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar hutan. DAFTAR PUSTAKA