Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 680-699 KETAHANAN PANGAN PERKOTAAN. KEMISKINAN. DAN COVID-19: KASUS KOTA BANDUNG URBAN FOOD SECURITY. POVERTY. AND COVID-19: CASE OF BANDUNG CITY Mahra Arari Heryanto*. Adi Nugraha Departemen Sosial Ekonomi Pertanian. Fakultas Pertanian. Universitas Padjadjaran Jl. Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jatinangor *Email: mahra. arari@unpad. (Diterima 08-02-2022. Disetujui 11-04-2. ABSTRAK Pandemi Covid-19 yang melanda Kota Bandung berdampak kepada meningkatnya angka kemiskinan dan tingkat pengangguran sebagai konsekuensi dari pertumbuhan ekonomi yang Menurunnya daya beli berdampak kepada penurunan akses masyarakat terhadap pangan. Bagi masyarakat ekonomi lemah, penurunan akses pangan berarti mengurangi kuantitas dan kualitas pangan yang dikonsumsi. Tulisan ini membahas ketahanan pangan masyarakat perkotaan yang terdampak krisis akibat pandemi Covid-19. Dengan menggunakan pendekatan cara berpikir sistem . ystem thinkin. , eksplorasi dilakukan melalui tahap analisis peristiwa . , pola perilaku, dan struktur sistem. Hasil kajian menunjukan bahwa sistem ekonomi makro berperan besar terhadap ketahanan pangan masyarakat perkotaan. Terdapat beberapa feedback loop yang saling menentukan antara ekonomi makro dengan ketahanan pangan: daya beli, akses dan konsumsi pangan. Pemenuhan nutrisi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah, sebagai kelompok rentan yang paling terdampak pandemi, masih berada di bawah standar kecukupan nutrisi yang dianjurkan . 150 Kkalori per kapita per har. Temuan lain dari penelitian ini adalah CLD yang komprehensif mengenai sistem ketahanan perkotaan. CLD tersebut mampu menggambarkan peran lintas disiplin antar aktor dalam rangka mewujudkan pemenuhan kebutuhan dasar manusia, yaitu pangan. Selain ekonomi makro dan pertanian, ketahanan pangan juga berhubungan erat dengan aspek kesehatan, lingkungan, dan perdagangan. Kata kunci: akses pangan, berpikir sistem, struktur, ekonomi pembangunan, nutrisi ABSTRACT The Covid-19 pandemic that hit Bandung City impacted increasing poverty rates and unemployment rates due to negative economic growth. The decline in purchasing power impacts declining people's access to food. For low-income communities, decreasing access to food means reducing the quantity and quality of food consumed. This paper discusses the food security of urban communities affected by the crisis due to the Covid-19 pandemic. By using the system thinking approach, exploration is held by analyzing events, behavior patterns, and system The results of this study indicate that the macroeconomic system plays a significant role in the food security of urban communities. There are several mutually reinforcing feedback loops between macroeconomics and food security: purchasing power, food access and food consumption. As the vulnerable group most affected by the pandemic, the fulfillment of nutrition for low-income groups is still below the recommended nutritional adequacy standard . ,150 kilo calories per capita per da. Another finding of this study is a comprehensive CLD on urban food security The CLD can describe the interdisciplinary roles between actors to fulfill basic human needs: food. In addition, besides macroeconomics and agriculture, food security is also closely related to health, environment, and trade. Keywords: food access, system thinking, structure, economic development, nutrition KETAHANAN PANGAN PERKOTAAN. KEMISKINAN. DAN COVID-19: KASUS KOTA BANDUNG Mahra Arari Heryanto. Adi Nugraha dengan saat ini. Daya beli rumah tangga PENDAHULUAN Badan Pusat Statistik Indonesia menurun disebabkan oleh pembatasan memperkirakan sebanyak 56,7 persen sosial yang diberlakukan secara masif penduduk Indonesia pada tahun 2020 guna mengurangi penyebaran virus yang tinggal di daerah perkotaan. Jumlah begitu hebat. Lingkungan ekonomi yang disebut oleh Maxwell . menjadi meningkat menjadi 66,6 persen pada mata pencaharian penduduk miskin untuk Perkiraan tersebut berimplikasi memenuhi kesejahteraannya, telah hilang tergerus krisis akibat pandemi. dimana 70 persen pasokan pangan di Penduduk miskin perkotaan pada Indonesia dikonsumsi oleh penduduk masa krisis adalah kelompok yang paling Namun demikian, tingginya arus urbanisasi yang menjadi tren dunia sejak tahun 1990-an di beberapa negara pemenuhan kualitas nutrisi pangan agar aktivitas sehari-hari. Pada beberapa kasus kemiskinan di Kota Bandung, pemenuhan makanan olahan dengan gizi rendah nutrisi konsumsi pangan tahun 2021 (FAO, 2. Pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan yang begitu pesat di daerah perkotaan tidak sebanding peningkatan asupan gizi keluarga akibat dari pengangguran yang meningkat di perkotaan (Hasanah et al. penduduk berpenghasilan rendah yang sebagai bentuk OAoHara & Toussaint, 2. Kota Bandung pada saat pandemi . mengalami kenaikan jumlah Pandemi Covid-19 yang melanda penduduk miskin sebagai dampak dari dunia berdampak kepada disparitas akses pangan penduduk dan menjadi masalah Tingkat serius di perkotaan (Kar et al. , 2021. OAoHara tingkat kemiskinan pada tahun 2020 terkecuali Kota Bandung yang terjadi . ihat Gambar . Banyak rumah tangga sejak pertengahan Maret 2020 sampai Toussaint. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 680-699 terutama pekerja di sektor informal dan ditandai oleh gejala atau peristiwa yang jasa karena aktivitas masyarakat di luar tampak di permukaan. rumah sangat dibatasi (Hasanah et al. METODE PENELITIAN Perilaku suatu fenomena dalam konsep berpikir sistem bersumber dari suatu struktur, dimana struktur tersebut yang kemudian yang menghasilkan pola atau perilaku tertentu yang bisa diamati dalam konteks waktu (Heryanto Nugraha, 2018. Sterman, 2. Tahapan dalam berpikir sistem terbagi ke dalam Sumber: diolah dari Kota Bandung Dalam Angka 2014 s. kejadian/peristiwa, pattern and trend atau Gambar 1. Tingkat Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran di Kota Bandung Tahun 2014 sampai 2020 perilaku, system structure atau struktur, (Gambar Tulisan ini mendeskripsikan secara Fenomena/events atau peristiwa yang komprehensif ketahanan pangan rumah tampak adalah kejadian yang dapat tangga penduduk miskin perkotaan di era dilihat dan dirasakan. Pola perilaku pandemi Covid-19 yang saling berkaitan . attern of behavio. adalah rangkaian erat antara pendapatan, akses pangan, perubahan dari peristiwa yang terjadi dalam satu rentang waktu tertentu, baik Selanjutnya, ketidaksetaraan pendapatan kuantitatif maupun kualitatif. Sedangkan berimplikasi pada konsumsi pangan, struktur sistem adalah keterkaitan antar dimana kelompok terbawah adalah yang unsur atau komponen yang menyebabkan paling rentan terganggu akibat krisis pandemi Covid-19. Keterkaitan antara pendapatan, akses pangan, konsumsi keseluruhan dan mendalam, yakni perihal pangan dan nutrisi dianalisa dengan Struktur peristiwa (Avianto et al. , 2016. Morrison, . ystem menganalisa berbagai pola perilaku yang KETAHANAN PANGAN PERKOTAAN. KEMISKINAN. DAN COVID-19: KASUS KOTA BANDUNG Mahra Arari Heryanto. Adi Nugraha tertulis diperoleh dari berbagai literatur yang terkait dengan topik ketahanan Covid-19. Kemudian, numerik diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan beberapa data riset yang dikumpulkan dalam bentuk seri waktu tahun 2014 sampai 2021. Data-data Sumber: Morrison, 2001 diskursus . , perbandingan . ystem dan konten. Hasilnya dikonseptualisasi structur. dalam metode berpikir sistem merupakan rangkaian hubungan sebab . ause dianalisis dengan menggunakan metode Beberapa dari berbagai sumber, yaitu data mental, mengemuka dalam diskusi pada diskusi kelompok terfokus (FGD) yang diikuti diperoleh dari informan melalui diskusi (FGD) Peristiwa (Even. dan Pola Perilaku Data dalam penelitian ini diperoleh HASIL DAN PEMBAHASAN tahun 2014 sampai 2020. (Luna-reyes et al. , 2003. Saeed, 2. unsur-unsur sistem dalam kurun waktu Data pemahan yang utuh terhadap sistem identifikasi berbagai pola perilaku dari CLD berulang kali dengan temuan empiris dan Kirkwood, 2. Struktur kesisteman dicocokan dan disesuaikan secara iterasi peristiwa . (Bassi et al. , 2021. atau CLD . ausal loop diagra. Setelah behaviou. dari suatu fenomena atau melalui struktur diagram umpan balik memunculkan pola perilaku . attern of dianalisis dengan menggunakan nalar Gambar 2. Tahapan dalam Berpikir Sistem (System Thinkin. Struktur oleh berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daera. Kota Bandung terkait dengan dilaksanakan di lingkungan pemerintah pangan dan kemiskinan di antaranya: Kota Bandung pada bulan Desember . Masyarakat miskin kesulitan dalam 2021 terkait dengan RADPG (Rencana pemenuhan kebutuhan dasar sehingga Aksi Daerah Pangan dan Giz. Data Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 680-699 mengalami kekurangan gizi. Inflasi harga pangan memberatkan . Produksi masyarakat untuk membeli pangan. Buruan . Sinergitas antar pemangku kebijakan/ perangkat daerah belum terbentuk, ditandai dengan: koordinasi lemah antar lembaga, pemahaman sektoral Sae Stabilisasi keamanan pangan sulit dikendalikan Pemkot (Pemerintah Kot. ketersediaan dan akurasi data pangan Bandung, terkait dengan pasokan dari masih kurang, regulasi mengenai informasi gizi dan makanan belum Peran pemerintah daerah indikator kinerja pangannya, serta sangat kecil dalam penentuan harga Pentahelix Akibatnya . Analisis Kota Bandung NBM (Neraca Bahan LP2B (Lahan pangan masih belum komprehensif. Makana. saat ini hanya terkonsentrasi pada Pertanian Pangan DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan sudah dilakukan untuk mengetahui Pertania. Kota Bandung. ketersediaan dan konsumsi pangan. Persoalan pangan dan gizi kurang Berkelanjuta. Makanan yang dikonsumsi belum mendapat perhatian karena gejala memenuhi standar gizi yang baik. persoalan pangan . eperti kerawanan . Karakteristik Kota panga. di masyarakat cenderung Bandung yang konsumtif hampir di tidak tampak di Kota Bandung. segala aspek. Pasokan pangan sebagian besar . Kemiskinan, kerawanan pangan, perse. didatangkan dari luar Kota Bandung, ketergantungan yang besar masalah yang dihadapi oleh penduduk di terhadap daerah lain. Kota Bandung perkotaan (Garret, 2. Terlebih di saat krisis ekonomi melanda yang dipicu oleh pandemi Covid-19, yang menurunkan daerah lain yang memproduksi bahan KETAHANAN PANGAN PERKOTAAN. KEMISKINAN. DAN COVID-19: KASUS KOTA BANDUNG Mahra Arari Heryanto. Adi Nugraha meningkatkan angka kemiskinan di Kota . ertumbuhan ekonomi negati. pada Bandung. Kota tahun 2020 (Gambar . , mengikuti tren Bandung mengalami lonjakan penduduk makro yang terjadi di Indonesia dan yang terpapar Covid-19 sampai dengan Pada Puncaknya, pada tahun 2021 dalam satu penduduk terpapar Covid-19 (Gambar . Sumber: diolah dari Kota Bandung Dalam Angka Gambar 4. PDRB. Pertumbuhan Ekonomi, dan Tingkat Kemiskinan Kota Bandung Tahun 2014 s. Sumber: diolah dari https://covid19. id/data Meningkatnya angka kemiskinan tidak dapat dihindarkan akibat efek Gambar 3. Kasus Bulanan Terkonfirmasi Aktif Covid-19 di Kota Bandung Bulan September 2020 s. Desember 2021 domino dari situasi ekonomi yang lesu. Penduduk Situasi pada tahun 2020 tersebut Pemkot Bandung Kota Bandung meningkat dari sebelumnya 85 ribu penduduk tahun 2019, menjadi 100 ribu mengambil langkah-langkah pencegahan, penduduk di tahun 2020. Produktivitas tenaga kerja rata-rata pembatasan sosial di masyarakat. Hal ini di Kota Bandung pun tidak luput dari sejalan dengan instruksi pemerintah pusat serangan Covid-19. Pada tahun pandemi yang pada waktu mengalami situasi yang produktivitas tenaga kerja menunjukan sulit di seluruh Jawa. Akibatnya, banyak penurunan dibandingkan dengan tahun sektor ekonomi mengalami pelambatan. Implikasinya, sangat nyata terlihat bahkan menunjukan pertumbuhan yang dari daya beli yang juga ikut terkoreksi Pertumbuhan Kota dari 17,2 juta rupiah per kapita tahun Bandung yang menunjukan pelambatan, 2019, menjadi 16,9 juta rupiah per kapita akhirnya mengalami kejatuhan resesi Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 680-699 per tahun atau 1,4 juta rupiah per kapita atau fluktuasi inflasi selalu di atas rata- per bulan (Gambar . Tabel 1. Tingkat Variasi Inflasi Harga Berdasarkan Kelompok Barang dan Jasa Kelompok Barang dan Jasa Koefisien Variasi Inflasi* Sebelum Saat Pandemi Pandemi Umum Makanan. Minuman dan Tembakau Sumber: diolah dari Kota Bandung Dalam Angka 2019 dan 2020 Keterangan: * koefisien variasi menunjukan fluktuasi atau gejolak. Semakin besar nilai koefisien, flultuasi semakin besar. Sumber: diolah dari Kota Bandung dalam Angka 2021, 2020, 2019, tahun 2016 tidak ada data tenaga kerja Gambar 5. Produktivitas Tenaga Kerja Kota Bandung Tahun 2014-2020 Persoalan tidak berhenti sampai kemiskinan saja, tetapi berlanjut pada ketahanan pangan perkotaan. Pada saat pangan di tetap mengalami kenaikan, ditandai dengan inflasi yang terus melaju Sumber: diolah dari Kota Bandung Dalam Angka 2019 dan 2020 di Kota Bandung. Gambar 6. Laju Inflasi Bulanan Harga Barang Umum dan Kelompok Makanan. Minuman Kota Bandung Tahun 2019-2020 Hambatan pasokan pangan akibat kelangkaan ketersediaan dan pasokan Produk pangan . akanan dan pangan di perkotaan. Gejolak harga yang minuma. menjadi pendorong utama terjadi di Kota Bandung pada saat inflasi di Kota Bandung dilihat dari pandemi (Maret 2020 - Desember 2. dinamika yang terjadi secara bulanan (Januari (Gambar . Bahkan di saat daya beli mengalami penurunan pada tahun 2020. Februari 2. , baik untuk komoditas harga pangan justru mencatatkan inflasi pangan maupun secara umum . ihat Tabel yang lebih tinggi dibandingkan dengan Khusus untuk produk pangan, gejolak sebelum pandemi. Inflasi pangan di Kota KETAHANAN PANGAN PERKOTAAN. KEMISKINAN. DAN COVID-19: KASUS KOTA BANDUNG Mahra Arari Heryanto. Adi Nugraha Bandung dua kali lebih tinggi dari inflasi pangan (Avianto et al. , 2016. Maxwell, pada umumnya untuk seluruh kebutuhan Kebijakan dan kondisi makro barang dan jasa (Gambar . ekonomi memiliki pengaruh yang besar terhadap ketahanan pangan, baik dari sisi pasokan . etersediaan dan stabilita. , akses dan konsumsi pangan masyarakat perkotaan (Atkinson, 1995. Garret, 2000. Stephens, 2. Akses pangan, jika dilihat pada prakteknya merupakan resultan dari daya Sumber: diolah dari Kota Bandung Dalam Angka 2014 s. beli masyarakat dan harga pangan. Gambar 7. Laju Inflasi Umum dan Pangan Dibandingkan Dengan Laju Kenaikan Daya Beli Penduduk Kota Bandung Tahun 2014 s. Sementara Situasi tersebut menunjukan bahwa masyarakat ditentukan oleh tingkat upah telah terjadi kesenjangan serius antara dan penyerapan tenaga kerja. Begitu pula pendapatan dan daya beli, yang kemudian pembentukan harga pangan, ditentukan oleh ketersediaan produk pangan di penduduk Kota Bandung. Jika tidak pasar, jika pasokan produk melimpah, ditangani dengan baik, kesenjangan akses maka harga akan mengalami penurunan. Dengan pangan bisa berujung menjadi masalah ketersediaan dan stabilitas harga pangan sebagaimana terjadi di banyak kota-kota menjadi sangat penting guna menjaga besar di Amerika Serikat akibat pandemi ketahanan pangan masyarakat (Hirawan Covid-19 (Kar et al. , 2021. OAoHara & & Verselita, 2. Pemerintah Kota Toussaint, 2. Bandung telah berusaha untuk menjaga ketiga hal tersebut dari dampak buruk pangan adalah sebuah sistem terbuka pandemi Covid-19 dengan mengeluarkan yang bersifat kompleks, beragam dan berbagai stimulus dalam bentuk jaring Dilihat dari sudut pandang pengaman sosial yang terkait dengan sistem, terdiri atas beberapa sub-sistem, ketahanan pangan, baik yang bersifat yaitu: ketersediaan pangan, akses pangan, reguler terpusat maupun inisiatif daerah. Adapun Secara Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 680-699 antaranya Program Keluarga Harapan harganya lebih terjangkau. Tidak sedikit (PKH), non-tunai (BPNT), bantuan langsung tunai, dan mengkonsumsi protein hewani . aging, operasi pasar kebutuhan pangan pokok. telur ika. menjadi protein nabati . ahu Sementara itu inisiatif yang khusus dan temp. datang dari Pemkot Bandung di antaranya Dampaknya, asupan energi ATM Beras, bantuan sosial tunai (BST) . mengalami sedikit penurunan khusus Covid-19, subsidi upah, dan hibah UMKM. tersebut (Hasanah et al. , 2021. Saliem et Masyarakat berpenghasilan rendah karena harga yang lebih , 2. adalah kelompok yang paling rentan Merujuk data BPS empat tahun Covid-19 terakhir, konsumsi pangan rumah tangga kelompok ekonomi terbawah di Kota Bandung Penurunan merupakan masalah utama yang dihadapi kecukupan energi yang layak . oleh penduduk berpenghasilan rendah KKal per kapita per har. Sementara itu karena pembatasan jarak sosial telah kelompok menengah telah memenuhi masyarakat baik sektor formal maupun kecenderungan yang terus meningkat informal (Hasanah et al. , 2021. Hirawan setiap tahunnya (Gambar . & Verselita, 2020. Saliem et al. , 2. Bertolak Merespon penurunan pendapatan, kelompok terbawah . , konsumsi banyak rumah tangga terutama kelompok Kota Bandung . melampaui kecukupan energi minimal makanannya dengan gizi atau nutrisi yang dianjurkan pemerintah. Tidak jarang yang lebih rendah. Pada satu studi di pada kelompok ini ditemukan kasus Kecamatan Andir. Kota Bandung pada tahun 2021, diketahui rumah tangga pangan dari yang disarankan. penerima program PKH mensubstitusi konsumsi keluarga demi terpenuhinya ragam pangan dengan makanan yang KETAHANAN PANGAN PERKOTAAN. KEMISKINAN. DAN COVID-19: KASUS KOTA BANDUNG Mahra Arari Heryanto. Adi Nugraha Sumber: diolah dari Statistik Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung 2017 s. BPS Jawa Barat 2021 Sumber: diolah dari Statistik Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung Tahun 2019 - 2020 Gambar 9. Konsumsi Kalori Penduduk Kota Bandung Berdasarkan Kelompok Pengeluaran Tahun 2019 dan 2020 (Pandemi Covid-. Gambar 8. Konsumsi Kalori per Kapita Penduduk Kota Bandung Berdasarkan Kelompok Pengeluaran Tahun 2014-2020 Masyarakat Kota Bandung lebih Walau dari sisi kecukupan pangan masyarakat miskin, menengah dan atas. daripada makanan yang diolah atau Tetapi jika dilihat dari perilaku pola konsumsi pangan, ketiganya memiliki pendapatan, alokasi konsumsi makanan jadi menjadi lebih besar. Kebiasaan AujajanAy pandemi . ketersediaan berbagai makanan jadi yang melimpah di sekitar Kota Bandung, yang Berdasarkan struktur pola konsumsi pandemi . maupun setelah Semakin juga menyandang status sebagai salah Statistik Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung kuliner dan tahun 2019 dan 2020, tampak bahwa belanja di Indonesia (Pramezwary et al. masyarakat Kota Bandung berkarakter Selain konsumsi makanan jadi, terbawah, menengah, maupun atas . ihat masyarakat kelas atas di Kota Bandung Gambar . Sebagian besar asupan nutrisi penduduk Kota Bandung diperoleh dari konsumsi makanan jadi, antara 33 sampai dibandingkan dua kelompok masyarakat 40 persen dari total asupan nutrisinya. lainnya (Gambar . Sementara itu konsumsi karbohidrat terbanyak, berada Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 680-699 pada kelompok masyarakat menengah beberapa CLD . ausal loop diagra. CLD dibangun untuk mengidentifikasi Semakin pendapatan masyarakat Kota Bandung, proporsi konsumsi pangan karbohidrat dibedakan ke dalam tiga bagian. Bagian lebih banyak dari total nutrisi yang pertama menggambarkan peran ekonomi Masyarakat miskin atau ekonomi dengan pangan protein, lemak, sayur atau Hal kedua, menggambarkan akses lemah lebih banyak bergantung kepada stabilitas harga pangan. disebabkan karena harga pangan yang Peran Ekonomi Makro Pendapatan Rumah Tangga mengandung karbohidrat adalah yang Terhadap Ekonomi makro memiliki peranan termurah dan sumber energi terbesar dibandingkan kelompok pangan lainnya, terutama beras. Semakin tinggi daya beli, masyarakat perkotaan. Pada Gambar 10 maka rumah tangga semakin memiliki kemampuan untuk mengakses pangan yang dibutuhkan (Mayasari et al. , 2018. positif atau pertumbuhan . Miranti et al. , 2016. Saliem et al. , 2. Pada saat produksi barang dan jasa (PDRB) Selain itu, profesi sebagian besar . masyarakat berpenghasilan rendah pada upah yang tinggi mendorong kenyataannya lebih bersifat fisik. Oleh daya beli ke tingkat yang lebih baik. Kekuatan daya beli menentukan besarnya karbohidrat lebih banyak agar tenaga dan konsumsi barang dan jasa, semakin besar fisik tetap terjaga untuk bekerja dalam konsumsi, maka pendapatan sektor usaha pun semakin tinggi, yang kemudian digulirkan kembali sebagai modal usaha rumah tangga (Hasanah et al. , 2. untuk memproduksi barang dan jasa. Feedback loop R1 sangat esensial Struktur Sistem Struktur sistem pada bahasan ini Perputaran ekonomi yang terjadi KETAHANAN PANGAN PERKOTAAN. KEMISKINAN. DAN COVID-19: KASUS KOTA BANDUNG Mahra Arari Heryanto. Adi Nugraha dengan baik akan merugikan rumah terjadinya peningkatan nilai tambah yang tangga itu sendiri (B. dicerminkan dari kenaikan nilai PDRB Maraknya setiap tahunnya. Covid-19 pada kenyataannya disebabkan oleh interaksi sosial. Semakin cepat perputaran ekonomi, interaksi manusia sebagai aktor dalam kegiatan ekonomi Pada pemerintah terpaksa mengambil langkah pembatasan sosial untuk memutus rantai penyebaran (B1 dan B. Implikasinya kegiatan konsumsi dan produksi barang dan jasa, terutama di sektor pariwisata mengandalkan interaksi langsung antar Bagi Suatu hubungan kausal dari variabel A menuju variabel B adalah positif ( ) jika perubahan pada A menghasilkan perubaan pada B dengan arah yang sama. Hubungan kausal dari variabel A menuju variabel B adalah negatif (-) jika perubahan pada A menghasilkan perubahan pada B dengan arah yang berlawanan berpenghasilan rendah, situasi tersebut Gambar 10. Struktur CLD Ekonomi Makro dan Pendapatan Rumah Tangga pekerjaan yang terhenti. Stimulus berupa menjadi pukulan berat. Penghasilan yang bersifat harian atau mingguan menjadi bantuan sosial tunai (BST) menjadi opsi Bagi rumah tangga yang memiliki daya beli terbatas, lembaga pembiayaan mengatasi dampak buruk yang terjadi menjadi solusi dengan cara meminjam (Hasanah et al. , 2. Namun demikian, upaya tersebut uang untuk menigkatkan konsumsinya (R. Namun perlu diperhatikan, bahwa pengembalian pinjaman dalam bentuk naiknya angka pengangguran dan tingkat cicilan akan mengurangi daya beli dalam Pada tahun 2020, angka jangka panjang. Jika tidak dikelola kemiskinan dan pengangguran di Kota Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 680-699 Bandung Imbal balik yang diterima oleh Imbasnya daya beli masyarakat tahun rumah tangga sebagai hasil dari bekerja adalah upah. Semakin tinggi upah yang Kota Bandung mengalami pertumbuhan minus. Akses dan konsumsi pangan tidak Daya menentukan akses suatu rumah tangga Akses dan Konsumsi Pangan terhadap pangan. Daya beli yang baik Konsumsi pangan yang baik berawal dari akses pangan yang memadai, sehingga mengkonsumsi pangan sesuai standar kebutuhan nutrisi mencukupi kebutuhan kesehatan dianjurkan pemerintah . energi yang diperlukan untuk aktivitas Kkal per kapita per har. sehari-hari. Asupan (Gambar . pangan, daya beli rumah tangga dan akses pangan adalah suatu lingkaran sistem yang tidak terputus dalam struktur sistem ketahanan pangan (R. Pandemi Covid-19 perputaran sehingga akses dan konsumsi menurunnya pendapatan keluarga . ihat Gambar . Lebih jauh, perbedaan kemampuan daya beli rumah tangga antara kelompok terbawah . dan teratas . akses pangan. Ketimpangan akses pangan berarti ketimpangan dalam pemenuhan konsumsi pangan dan hampir selalu menjadi masalah yang serius jika tidak Gambar 11. Struktur CLD Akses dan Konsumsi Pangan ditangani dengan baik terutama di masa pandemi yang masih belum berakhir KETAHANAN PANGAN PERKOTAAN. KEMISKINAN. DAN COVID-19: KASUS KOTA BANDUNG Mahra Arari Heryanto. Adi Nugraha sampai saat kajian ini dibuat (Kar et al. OAoHara & Toussaint, 2. Mengatasi Pemerintah Kota Bandung telah berusaha bantuan sosial, baik tunai aupun nontunai dalam bentuk pangan. Adapun bantuan yang diberikan bersifat reguler dan insidental merespon krisis pada keluarga terdampak pandemi, terutama termasuk ke dalam golongan rentan. Ketersediaan Pangan Stabilitas Gambar 12. Struktur CLD Ketersediaan dan Stabilitas Harga Pangan Harga Siklus yang terbentuk pada harga Harga pangan yang stabil di pangan merupakan feedback loop yang tingkat konsumen dibangun dari pasokan bersifat negatif (B. , artinya harga pangan yang konsisten. Harga yang dinamika ketersediaan dan konsumsi. jumlah ketersediaan produk pangan di Fluktuasi fluktuasi inflasi harga yang terjadi di Jika ketersediaan pangan di pasar Kota Bandung, dimana komoditas pangan memiliki osilasi atau fluktuasi harga sebaliknya, jika ketersediaan pangan di . itunjukan dari inflas. yang lebih besar pasar tidak ada, maka harga akan dibandingkan komoditas lainnya. mengalami kenaikan. Selanjutnya di sisi Ketersediaan konsumen, harga pangan yang mudah penentu kestabilan harga pangan di Kota dijangkau . akan meningkatkan Bandung sangat ditentukan oleh pasokan pangan yang sebagian besar . mengurangi ketersediaan pangan yang berasal dari luar daerah. Sinergi dengan ada di pasar. daerah pedesaan menjadi kunci utama untuk memastikan permintaan kebutuhan Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 680-699 pangan dapat dipenuhi oleh pemasok Pemerintah Kota Bandung dalam pangan mulai dari petani, pedagang beberapa tahun terakhir telah berupaya pengumpul sampai pedagang besar (R. Distribusi pasokan pangan tersebut, salah satunya penting untuk memastikan aliran produk dengan mencanangkan program pertanian perkotaan atau yang dikenal dengan konsumen dan memberikan nilai tambah yang adil bagi para pelaku di dalam rantai diluncurkan oleh Pemkot Bandung yang tersebar di banyak kelurahan di Kota (Cabannes & Marocchino. FAO, 2. Program Bandung. Walau hanya berkontribusi Selain distribusi pangan dari hulu kurang dari 2 persen dari total kebutuhan ke hilir, dinamika ketersediaan dan pangan Kota Bandung, namun gerakan konsumsi pangan juga turut menentukan yang dimotori oleh komunitas ini dapat stabilitas pasokan pangan. Konsumsi yang meningkat pada saat hari besar mengembangkan kemandirian produksi keagamaan berkontribusi terhadap naik permintaan pangan. Namun demikian. Marocchino, 2. (Cabannes kenaikan permintaan yang terjadi belum tentu dapat dipenuhi oleh petani sebagai Sistem Ketahanan Pangan Perkotaan di Masa Pandemi Covid-19 Sistem produksi yang lama . Produksi perkotaan, khususnya di Kota Bandung hayati yang bergantung kepada alam, dimana resiko ketidakpastian alam sering ekonomi makro. Akses pangan yang kali tidak dapat dikendalikan oleh petani. ditentukan oleh daya beli adalah indikator Oleh karena itu, sangat wajar bila yang menjadi penghubung antara sistem dalam produksi dan pasokan pangan tidak dapat sepenuhnya stabil. Masih sangat (Gambar 13 dan Gambar . dimungkinkan terjadi fluktuasi akibat Pandemi Covid-19 yang merebak dari dinamika konsumsi, ketersediaan, sejak Maret 2020 telah mengakibatkan dan produksi pangan (B. banyak kerugian yang berujung pada KETAHANAN PANGAN PERKOTAAN. KEMISKINAN. DAN COVID-19: KASUS KOTA BANDUNG Mahra Arari Heryanto. Adi Nugraha Kota Bandung. Masyarakat miskin adalah kelompok terdampak yang paling rentan terkena pembangunan ekonomi, lingkungan dan perdagangan (Atkinson, 1995. Avianto et pendapatan dan daya beli rumah tangga. , 2. Sebagai sebuah kota yang mengandalkan Oleh pariwisata dan kuliner sebagai mesin kerjasama yang komprehensif dan sinergi pertumbuhan ekonominya. Kota Bandung antar lintas sektor agar dampak pandemi mengalami dampak yang cukup parah ini tidak menimbulkan kerawanan pangan dari pandemi akibat dari pembatasan di masyarakat. Diperlukan keterlibatan banyak lembaga untuk secara aktif terlibat mencegah terjadinya kerawanan . erpenghasilan Program pangan perkotaan yang sukses ditandai dukungan politik yang kuat di tingkat kota maupun nasional, dukungan sektor swasta dan masyarakat luas, kapasitas teknis dan kelembagaan Gambar 13. Sistem Ketahanan Pangan Perkotaan dan Pandemi Covid-19 di Kota Bandung pengenggaran di tingkat kota, regional. Ketahanan pangan adalah konsep mauipun nasional (Atkinson, 1995. James Tefft et al. , 2. melibatkan banyak aktor. Ketahanan Tatakelola sistem pangan perkotaan pangan tidak hanya menjadi tanggung dengan demikian dapat dipahami sebagai suatu proses dan mekanisme di wilayah pertanian dan pangan saja. perkotaan dan pinggiran yang terkait dan Pada konsep yang lebih luas, berhubungan secara luas dengan sektor ketahanan pangan tidak hanya terbatas pada persoalan ketersediaan, akses, dan Antar aktor hendaknya dapat mengatasi setiap perbedaan dan saling Tetapi melibatkan banyak aspek, di antaranya Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 680-699 berkoordinasi di antara mereka (James memenuhi kebutuhan pangannya. Selain Tefft et al. , 2. itu diperlukan juga kolektivitas dan sinergi dengan wilayah lain, terutama daerah sekitar Kota Bandung pemasok KESIMPULAN DAN SARAN Sistem ekonomi makro perkotaan bahan pangan, agar bahan pangan yang terganggu akibat krisis yang ditimbulkan diperlukan oleh masyarakat tetap tersedia Covid-19. di pasar-pasar Kota Bandung dengan Pendapatan harga yang terjangkau. berdampak negatif kepada daya beli UCAPAN TERIMA KASIH Terima berpenghasilan rendah . Akses pangan adalah aspek paling Pemerintah Kota Bandung, khususnya lembaga Badan Perencana awal yang tekena dampak pandemi dari Pembangunan. Penelitian sistem ketahanan pangan. Melemahnya Pengembangan (Bappelitban. Kota Bandung yang telah memberikan ruang mengganggu akses pangan rumah tangga kepada penulis untuk mengikuti FGD penduduk perkotaan, dimana penduduk Pangan dan Gizi melibatkan seluruh OPD yang terkait dengan ketahanan pangan Pemenuhan nutrisi yang dan gizi di Kota Bandung. menjadi prioritas untuk menghindari kerawanan pangan di perkotaan dan pulih dari krisis yang melanda. Diperlukan kerjasama lintas sektor perdagangan, kesehatan, dan lembaga pendukung lainnya seperti infrastruktur, baik yang bersifat fisik maupun ekonomi dalam rangka memenuhi hak dasar Kota Bandung. KETAHANAN PANGAN PERKOTAAN. KEMISKINAN. DAN COVID-19: KASUS KOTA BANDUNG Mahra Arari Heryanto. Adi Nugraha Gambar 14. Struktur CLD Sistem Ketahanan Pangan Kota Bandung di Masa Pandemi Covid-19 Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Juli 2022, 8. : 680-699 Hirawan. , & Verselita. Kebijakan Pangan di Masa Pandemi Covid-19. Csis Commentaries. April(CSIS Commentaries DMRU-048-ID), 1Ae James Tefft. Marketa Jonasova. Fang Zhang, & Yixin Zhang. Urban food systems governance Ae Current In Urban food systems governance. FAO and The World Bank. Kar. Motoyama. Carrel. Miller. , & Le. COVID-19 exacerbates unequal food access. Applied Geography, 134(Jun. , 102517. Kirkwood. System Dynamics Methods : System Dynamics Methods. Luna-reyes. Andersen. , & Luna-. Collecting and analyzing qualitative data for system dynamics : methods and System Dynamic Review, 19. , 271Ae296. Maxwell. Food security: A post-modern perspective. Food Policy, 21. , 155Ae170. Mayasari. Satria. , & Noor. Analisis Pola Konsumsi Pangan Berdasarkan Status IPM di Jawa Timur. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 18. , 191Ae213. Miranti. Syaukat. , & Harianto. Pola Konsumsi Pangan Rumah Tangga di Provinsi Jawa Barat. Jurnal Agro Ekonomi, 34. Morrison, . Actionable Learning: Handbook for Capacity Building Through Case Based Learning. Asian Development Bank Institute. DAFTAR PUSTAKA