Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan untuk Membentuk Karakter Siswa yang Berintegritas Bagi Siswa SMP di Kabupaten Madiun Rosyida Nurul Anwar, 2Mifta Putri Apriliani, 3Widya Putri Khasanah Arumsari, 4Adiba Nikmatul Ulya Suyanto, 5Amelia Intan Permatasari, 6Vergyko Danu Wardana Universitas PGRI Madiun. Madiun. Indonsia Universitas Negeri Surabaya. Surabaya. Madiun. Indonesia 4Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta. Indonesia 5Universitas Brawijaya. Malang. Indonesia 6Universitas Merdeka Madiun. Madiun. Indonesia E-mail: rosyidanurul@unipma. id, mifta_2202113005@mhs. 21057@mhs. id, a320200206@student. ameliaintanp@student. id, danunoe1903@gmail. Volume II Issue I Edition I Halaman 118-126 Tahun 2024 Artikel Sejarah Submission: 27-1-2024 Review: 20-11-2024 Accepted: 30-11-2024 Kata kunci Kata kunci 1. Tiga Dosa Besar Pendidikan Kata kunci 2. Karakter Integritas kata kunci 3. Siswa How to cite Sinergi Akademisi Dan Sekolah Dalam Membangun Kesadaran Konsumsi Snack Sehat Melalui Produk Halal Pada Orang Tua Di TK Khadijah 21 Banyuwangi. Abstract The phenomenon of bullying, sexual violence, and intolerance that is rampant among students is a reflection of the character crisis that we are currently facing. The world of Indonesian education is facing a significant challenge with the existence of three major sins, namely intolerance, sexual violence and bullying, which are things that must be prevented and eliminated from educational institutions. academic institutions, schools have a strategic role in shaping students' character. The purpose of community service activities is to provide socialization to prevent the three significant sins of education in junior high school students. The implementation method is carried out through lectures and discussions. The activity is located at SMP Negeri 1 Jiwan. Madiun Regency. Participants in the activity were 60 students from grades 7 and 8. The results of the implementation are that students can increase their knowledge, know about efforts to prevent the three significant sins of education and understand the impacts that will be obtained if the three major sins of education occur. Abstrak Fenomena perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi yang marak terjadi di kalangan siswa menjadi cerminan dari krisis karakter yang tengah kita hadapi. Dunia pendidikan Indonesia mengalami tantangan besar dengan adanya tiga dosa besar yaitu Intoleransi, kekerasan seksual dan perundungan adalah hal yang harus dicegah dan . Sosialisasi Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan untuk Membentuk Karakter Siswa yang Berintegritas Bagi Siswa SMP di Kabupaten Madiun. Rosyida Nurul Anwar. Jurnal Pengabdian Masyarakat. Volume I, 2-2024 https://journal. id/inde php/JAMARAT dihilangkan dari lembaga pendidikan. Sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter siswa. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk memberikan sosialisasi pencegahan tiga dosa besar pendidikan pada siswa SMP. Metode pelaksanaan dilakukan dengan ceramah dan diskusi. Lokasi kegiatan adalah di SMP Negeri 1 Jiwan. Kabupaten Madiun. Peserta kegiatan sejumlah 60 siswa dari kelas 7 dan 8. Hasil pelaksanaan adalah siswa dapat menambah pengetahuan dan mengetahui mengenai upaya mencegah adanya tiga dosa besar pendidikan serta mengetahui dampak yang didapatkan bila tiga dosa besar pendidikan tersebut terjadi. Pendahuluan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional secara tegas mengamanatkan pendidikan nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab (Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003, 2. Pembentukan karakter siswa yang berintegritas menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut (Anwar et al. , 2. Lembaga pendidikan atau sekolah memiliki peran otimal dan strategis untuk mencetak karakter siswa (Anwar & Cristanti, 2. Selain mengajarkan ilmu pengetahuan, sekolah juga bertanggung jawab dalam penaanaman etika, integritas dan nilai moral yang baik dan mulia (Mulia, 2. Membentuk karakter siswa yang berintegritas, sekolah tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas, tetapi juga individu yang berguna bagi masyarakat. Sejalan dengan tujuan pendidikan nasional, pembentukan karakter siswa yang berintegritas merupakan upaya untuk mewujudkan cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa dan membangun masyarakat yang adil dan makmur. Integritas adalah fondasi bagi kehidupan yang sukses dan bahagia. Seseorang yang berintegritas akan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran, kejujuran, dan tanggung jawab. Nilai integritas bisa membantu seseorang untuk memegang teguh tugas dan membuat individu menjadi pribadi yang terpercaya (Tuhuteru et al. , 2. Dalam era yang penuh dengan tantangan, karakter yang kuat dan berintegritas akan menjadi bekal yang sangat berharga bagi generasi muda (Anwar, 2. Dalam konteks krisis moral yang semakin mengkhawatirkan, pembentukan karakter siswa yang berintegritas menjadi langkah strategis untuk menyelamatkan generasi muda dari pengaruh buruk lingkungan sekitar dan membangun masa depan . Sosialisasi Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan untuk Membentuk Karakter Siswa yang Berintegritas Bagi Siswa SMP di Kabupaten Madiun. Rosyida Nurul Anwar, yang lebih baik. Dalam era globalisasi yang serba cepat, nilai-nilai moral dan etika seakan terkikis. Perubahan dalam kurikulum berkontribusi pada pembentukan budaya sekolah yang lebih positif. Dengan penekanan pada karakter dan keterampilan hidup (Sulaeman et al. , 2. Nadiem Anwar Makarim sebagai Mendikbudristek, mesoroti tentang pencemaran dalam dunia pendidikan yaitu tiga dosa besar di Indonesia, yaitu: Kekerasan Seksual. Perundungan (Bullyin. dan Intoleran. Dunia pendidikan Indonesia mengalami tantangan besar dengan adanya tiga dosa besar di dunia pendidikan, yaitu perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi. (Biro Organisasi dan Tata Laksana, 2. Fenomena perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi yang marak terjadi di kalangan siswa menjadi cerminan dari krisis karakter yang tengah kita hadapi. Hasil survei Asesmen Nasional (AN) tahun 2022 menjelaskan bila 34,51% peserta didik berpotensi mengalami kekerasan seksual, 26,9% mengalami hukuman fisik, dan 36,31% menghadapi perundungan . com, 2. Pertengahan tahun 2024, masyarakat dikejutkan dengan adanya mahasiswa kedokteran di Universitas Ternama di Jawa Barat yang bunuh diri dikarenakan adanya perundungan yang dilakukan oleh kaka tingkatnya (Tempo. Bandung, 2. Kasus perundungan terjadi dalam dunia pendidikan yang sejatinya pendidikan adalah sebagai tempat dalam membentuk karakter gotong royong, berintegritas. Terdapat pula adanya kasus intoleransi pada perayaan Nyepi tahun 2024 di Bali disayangkan terganggu oleh sikap intoleran beberapa oknum. Terdapat gangguan di jalanan, terutama di Jembrana, yang mengecilkan kegembiraan umat Hindu . com, 2. , hal ini terjadi di masyarakat. Terdapat pula intoleransi dalam pendidikan, salah satu kasus intoleransi yang terjadi di tahun 2024 adalah larangan berjilbab bagi Paskibraka. Larangan ini menimbulkan kontroversi dan reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Tahun 2024 juga pendidikan di gemparkan dnegan adanya kekerasan seksual yang terjadi bahkan pada lembaga pendidikan keagamaan. Dikutip dari berita online, terdapat ksasus kekerasan seksual di bulan Juli 2024. Wali murid melaporkan bahwa anaknya menjadi korban kekerasan seksual. Pelaku tersebut ada dua orang yang dilakukan oleh pria berinisial RA berusia 29 tahun dan AA berusia 23 tahun. Kasus tersebut menimbulkan trauma bagi peserta didik sehingga penanganan penyembuhan trauma pada korban dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan. Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) . com, 2. Pendampingan dilakukan secara intens agar korban sembuh dari trauma dan pelaku dapat dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia. Sosialisasi Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan untuk Membentuk Karakter Siswa yang Berintegritas Bagi Siswa SMP di Kabupaten Madiun. Rosyida Nurul Anwar. Tiga dosa besar pendidikan menjadi masalah serius yang marak terjadi di lingkungan sekolah. Perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi tidak hanya berdampak negatif pada korban, tetapi juga merusak iklim belajar yang kondusif. Oleh karena itu, upaya pencegahan sejak dini sangat penting dilakukan, terutama pada siswa SMP yang sedang dalam tahap pembentukan karakter. Berdasarkan hal tersebut, maka pelaksana pengabdian kepada masyarakat yang terdiri dari mahasiswa kampus mengajar beserta dosen pembimbing lapangan berupa memberikan sosialisasi pencegahan tiga dosa besar bagi siswa sebagai upaya memberikan nasehat, arahan dan pengenalan pencegahan tiga dosa besar pendidikan. Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa di tempat penugasan kampus mengajar belumpernah mendapatkan sosialisasi pencegahan tiga dosa besar pendidikan Kegiatan ini diharapkan mampu mencegah terjadinya tindakan perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi di lingkungan sekolah. Metode Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode ceramah dan diskusi, yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian doorprize bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan dari pelaksana pengabdian kepada masyarakat. Paparan materi dengan menampilkan slide-slide yang berisikan informasi pencegahan tiga dosa besar pendidikan. Tahapan pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu. Pertama, tahapan perizinan, tahapan ini dilakukan oleh tim pelaksana pada pihak sekolah dengan meminta izin bahwa akan ada pelaksanaan kegiatan sosialisasi pencegahan tiga dosa besar. Kedua, tahapan persiapan dnegan mempersiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan pada pelaksanaan sosialisasi. Ketiga, tahapan pelaksanaan dengan kegiatan penyampain materi dan sosialisasi pencegahan tga dosa besar pendidikan pada siswa. Tahap ke empat, yaitu pendampingan, yakni dengan melakukan pendampingan pencegahan tiga dosa besar di sekolah oleh mahasiswa kampus mengajar dan dosen pembimbing lapangan sebagai tim pelaksana kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tahapan Perizinan Tahapan Persiapan Tahapan Pelaksanaan Tahapan Pendampingan Gambar 1, tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat . Sosialisasi Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan untuk Membentuk Karakter Siswa yang Berintegritas Bagi Siswa SMP di Kabupaten Madiun. Rosyida Nurul Anwar. Hasil dan Pembahasan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada siswa kelas 7 dan 8 pada siswa di SMP Negeri 1 Jiwan. Kabupaten Madiun. Kegatan ini dilakukan pada 00 Ae 11. 30 wib, dilaksanakan pada tanggal 30 bulan Maret tahun 2024. Peserta yang hadir pada kegiatan ini berjumlah 63 orang. Tim pelaksana kegiatan berjumlah 5 mahasiswa yang tergabung dalam mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 7. Kampus mengajar merupakan kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang dimaksudkan sebagai bagaina dari peningkatan kompetensi dan mmebrikan pengalaman belajar mahasiswa selama satu semester di luar program studi (Anwar, 2021. Kegiatan dilaksanakan dengan berbagai rangkaian acara, sebagai berikut. Pertama, acara pembukaan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari acara Pada pembukaan dilaksanakan berbagai tahapan acara yaitu pengucapana salam, menyanyikan indonesia raya, sambutan-sambutan, dan doa. Emandu jalannya acara pembukaan adalah pembawa acara yang di sampaikan oleh salah satu tim pelaksana kegiatan dari mahsiswa kampus mengajar. Smbutan diberikan langsung oleh pihak sekolah dan ketua mahasiswa kampus mengajar. Sambutan sekolah sebelum kegiatan penyampaian materi adalah untuk memberikan penguatan serta memberikan gambaran bahwa sekolah berupaya menncegah adanya tiga dosa besar tersebut dan berupa untuk melindungan siswa. Undang-undnag Perlindungan Anak No. 35/2014 Pasal 1 Perlindungan Anak amenyampaina bahwa segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi, secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Oleh sebab itu, menjadi tanggung jawa semua pihak dalam proses pencegahan tiga dosa besar itu marak terjadi di lingkungan sekolah (Badriyah et al. , 2. Kedua, acara inti. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pemberian materi mengenai pencegahan tiga dosa besar pendidikan yaitu kekerasan seksual, perundungan dan Materi disampaikan dengan menampilkan slide-slide yang berisikan informasi dan sosialisasi materi. Sosialisasi Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan untuk Membentuk Karakter Siswa yang Berintegritas Bagi Siswa SMP di Kabupaten Madiun. Rosyida Nurul Anwar. Gambar 1, penyampaian materi tentang pencegahan tiga dosa besar pendidikan Tujuan adanya sosialisasi pencegahan tiga dosa besar yang dilakukan oleh tim pelaksana adalah untuk memberikan wawasan dan pemahamn pada siswa. Pemerian wawasan melalui sosialisasi atau bentuk lainnya sebagai bagian dari penyuluhan dan antisipasi di masa yang akan datang agar agar para siswa mampu menhindari dan mencegah dari perilaku tiga dosa bear pendidikan tersebut pada kehidupannya di akan datang (Kurniati et al. , 2. Dampak dari adanya tiga dosa besar pendidikan yaitu perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi menghambat terwujudnya lingkungan belajar yang baik, juga memberikan trauma yang bahkan dapat bertahan seumur hidup seorang anak. Penanaman karakter toleran sebagai bagian dari pencegahan intoleransi perlu diberikan pada siswa dikarenakan Indonesia adalah negara yang majemuk dan beragam sehingga membutuhkan sikap saling menghormati (Anwar & Muhayati, (Anwar, 2021. Perundungan terjadi tidak hanya pada kehiduan sehari-hari saja akan tetapi terjadi pada dunia maya, oleh sebabnya materi juga ditekankan pada pencegahan perundungan di media sosial (Anwar, 2024. Teknologi saat ini memberikan kemudahan dalam memberikan informasi namun juga memberikan dampak negatif bila tidak dibekali dengan kehati-hatian (Anwar, 2024. Ketiga, acara diskusi. Kegiatan diskusi diberikan dengan adanya tanya jawab dari siswa kepada tim pelaksana sebagai pemateri. Kegiatan diskusi juga diakukan dengan tim pelaksana juga memberikan ice breaking untuk memberikan semangat siswa yang menjadi peserta kegiatan ini. Selanjutnya pelaksana memberikan hadiah bagi peserta aktif, pemberian hadiah sebagai bagian dari motivasi siswa dalam belajar dan menyimak (Anwar, 2021. Sosialisasi Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan untuk Membentuk Karakter Siswa yang Berintegritas Bagi Siswa SMP di Kabupaten Madiun. Rosyida Nurul Anwar. Gambar 2, pemberian hadiah pada peserta aktif bertanya dan menyimak Ketiga, acara penutup. Kegiatan penutup merupakan acara akhir pada pelaksanaan kegiatan pengadian kepada masyarakat in. Penutup di pandu oleh pembawa acara dengan berdoa dan foto bersama. Foto bersama sebagai bagiand ari dokumentasi dalam penyusunan laporan akhir pada mahasiswa kampus mengajar dan sebagai bagian dari laporan pelaksana pada sekolah yakni SMP Negeri 1 Jiwan. Kabupaten Madiun. Kesimpulan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai sosialisasi pencegahan tiga dosa besar pendidikan merupakan salah satu upaya dalam pencegahan yangn solutif pada siswa sebagai bagian dari pembentukan karakter siswa dan siswa yang Pelaksanaan yang diberikan oleh tim pelaksana kampus mengajar angkatan 7 pada siswa di sekolah penugasan sebagai wujud pembuktian ilmu dan ketrampilan yang dimiliki. Kegiatan ini juga untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan para siswa dala menghadapi kehidupan yang akan datang. Kegiatan selanjutnya yang dapat ditawarkan atau disarankan oleh tim pengabdian masyarakat adalah dengan memberikan pelatihan softskill dan pengembangan diri. Sosialisasi Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan untuk Membentuk Karakter Siswa yang Berintegritas Bagi Siswa SMP di Kabupaten Madiun. Rosyida Nurul Anwar. Daftar pustaka Anwar. Pelaksanaan Kampus Mengajar Angkatan 1 Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Kewirausahaan, 9. , 210Ae220. https://doi. org/https://doi. org/10. 47668/pkwu. Anwar. Penanaman Nilai-Nilai Islam Moderat Pada Anak Usia Dini Dalam Keluarga Sebagai Upaya Menangkal Radikalisme. Al Fitrah Journal Of Early Childhood Islamic Education, 4. , 155Ae163. Anwar. Pendidikan Alquran (TPQ) Sebagai Upaya Membentuk Karakter Pada Anak. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 3. , 44Ae50. https://doi. org/10. 31004/jpdk. Anwar. Religious moderation campaign : Student forms and strategies to build harmonization on social media. Journal of Social Studies (JSS), 19. , 93Ae100. https://doi. org/10. 21831/jss. Anwar. Generation Z and Religious Moderation : Building Tolerance in an Era Digital. Journal of Noesantara Islamic Studies, 1. , 276Ae287. Anwar. Pelatihan Pengenalan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Kompetensi Guru pada Transformasi Digital. Journal of Smart Community Service, 2. , 27Ae36. Anwar. , & Cristanti. Peran Pendidikan Anak Perempuan Dalam Membentuk Masyarakat Madani. Jurnal Care, 6. , 11Ae18. Anwar. , & Muhayati. Upaya Membangun Sikap Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Agama Islam Pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum. AlTadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 12. , 1Ae15. Anwar. Setyarsi. Nurjanah. Husna. Wahyuni. , & Akasa. Pembinaan Karakter Religius Pada Peserta Didik Guna Membentuk Akhlak Terpuji Sekolah Dasar. Prosiding Hapemas. http://conference. id/index. php/hapemas/article/view/2025 Badriyah. Andriani. Jajat Sudrajat. Ibar Adi Permana, & Alfin Khaira. Penyuluhan Pencegahan 3 Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan Bagi Guru Dan Siswa/I Man 1 Pulau Harapan. Kep. Seribu. Jakarta. Jurnal Abdimas Plj, 4. , 16Ae https://doi. org/10. 34127/japlj. Kronologi kasus dugaan kekerasan seksual terhadap 43 santri di Agam - Korban mengalami Aotrauma mendalamAo dan stigma. Bbc. Com. https://w. com/indonesia/articles/c0xjx7nd4vxo Biro Organisasi dan Tata Laksana. Sosialisasi Tiga Dosa Besar Pendidikan. Ortala. Kemdikbud. Go. Id. https://ortala. id/berita/detail/sosialisasitiga-dosa-besar-pendidikan . Kemendikbudristek Bongkar Jumlah Kasus Tiga Dosa Besar di Satuan Pendidikan. Detik. Com. Sosialisasi Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan untuk Membentuk Karakter Siswa yang Berintegritas Bagi Siswa SMP di Kabupaten Madiun. Rosyida Nurul Anwar, https://w. com/edu/edutainment/d-7017200/kemendikbudristekbongkar-jumlah-kasus-tiga-dosa-besar-di-satuan-pendidikan . Terjadinya Intoleransi pada Hari Raya Nyepi di Bali 2024. Kompasiana. Com. https://w. com/madelanang1488/65f1cc1ede948f525d1766f2/terja dinya-intoleransi-pada-hari-raya-nyepi-di-bali-2024 Kurniati. Oktaviani. , & Warkintin. Upaya Pencegahan Tiga Dosa Besar Pendidikan Melalui Sosialisasi Pada Anak Sekolah Dasar. JPPM: Jurnal Pelayanan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3. , 72Ae84. https://doi. org/10. 31932/jppm. Mulia. Pendidikan Krakter Analisa Pemikiran Ibnu Miskawaih. Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu Pendidikan. Vol 15. , 43. Sulaeman. Dinarni. Saepuloh. Nurlaila. , & Anwar. Mengkaji Pengaruh Kurikulum Merdeka Terhadap Pembentukan Budaya Sekolah Yang Positif: Studi Literatur. Ekasakti Jurnal Penelitian & Pengabdian, 4. , 644Ae651. Tempo. Bandung. Kasus Terbaru Bullying Mahasiswa Calon Dokter Spesialis. Unpad Beri Sanksi Senior. Tekno. Tempo. Co. https://tekno. co/read/1915123/kasus-terbaru-bullying-mahasiswa-calondokter-spesialis-fk-unpad-beri-sanksi-7-senior Tuhuteru. Supit. Mulyadi. Abdurahman. , & Assabana. Urgensi Penguatan Nilai Integritas dalam Pendidikan Karakter Siswa. Journal on Education, 5. , 9768Ae9775. https://w. org/index. php/joe/article/view/1795 Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 40 Ayat 2. Sinar Grafika.