JOINT (Journal of Information Technolog. Vol. 04 No 02 Agustus 2022, pp. ISSN: 2527-9467/. ISSN: 2656-7539 SIMULASI UJIAN PERSIAPAN TOEFL BERBASIS WEB DENGAN MENGGUNAKAN METODE INCREMENTAL PROCESS MODEL Rudi Kurniawan1. Fahmi Prisadha2 STMIK AyAMIKBANDUNGAy Jln. Jakarta No. 28 Bandung 40272 INDONESIA kurniawan@stmik-amikbandung. id, 2fprisadha11@gmail. IntisariAi Test of English as Foreign Language (TOEFL) merupakan sebuah ujian atau tes yang mengukur kemampuan Bahasa Inggris Tes ini menguji kemampuan listening, structure, dan reading. Bagi mahasiswa STMIK AuAMIKBANDUNGAy, tes TOEFL menjadi persyaratan yang wajib diikuti sebagai persyaratan sertifikat kompetensi untuk kelulusan mahasiswa . idang akhi. Saat ini peserta melakukan test di pihak ketiga dan harus membayar biaya administrasi ujian serta meluangkan waktu belajar yang belum tentu dapat menjamin untuk meraih score yang ditetapkan. Sebagai alternatif solusi, dibutuhkan sebuah sarana pembelajaran yang hemat tempat, hemat waktu, dan hemat biaya. Pengembangkan media pembelajaran dan simulasi ujian persiapan TOEFL berbasis Website menjadi sebuah pilihan. Website yang dirancang ini mampu memberikan simulasi ujian persiapan TOEFL seperti ujian TOEFL sebenarnya yang akan dihadapi. Metode pengembangan sistem digunakan metode Incremental Process Model, di mana metode ini berfokus pada penyampaian produk operasional pada setiap increment yang merupakan versi stripped-down dari produk akhir, tetapi produk tersebut memberikan kemampuan untuk melayani pengguna. Diharapkan masyarakat umum dapat menggunakan aplikasi basis website sebagai sarana simulasi tes TOEFL. Dari hasil ujicoba, website yang dibangun telah mampu memberikan simulasi TOEFL bagi calon peserta tes. Web ini bersifat online dan free, sehingga dapat memudahkan pengguna untuk mengetahui berapa score TOEFL yang didapatkan. Kata kunciAi simulasi TOEFL. Incremental Process Model. TOEFL berbasis web. Persiapan TOEFL AbstractAi The Test of English as a Foreign Language (TOEFL) is an exam or test that measures a person's English ability. This test tests listening, structure, and reading skills. For STMIK "AMIKBANDUNG" students, the TOEFL test is a requirement that must be followed as a competency certificate requirement for student graduation . inal tria. Currently, participants are taking the test from a third party and have to pay exam administration fees and spend time studying, which may not guarantee that they will achieve the set As an alternative solution, we need a learning tool that saves space, saves time, and saves costs. Developing learning media and website based TOEFL preparation exam simulations is an option. This designed website is capable of providing a TOEFL preparation test simulation like the actual TOEFL exam that will be faced. The system development method uses the Incremental Process Model method, where this method focuses on delivering operational products in each increment which is a stripped-down version of the final product, but the product provides the ability to serve users. It is hoped that the general public can use the website-based application as a means of simulating the TOEFL test. From the test results, the website built has been able to provide a TOEFL simulation for prospective test takers. This website is online and free, so it can make it easier for users to find out how many TOEFL scores they get. KeywordsAi TOEFL simulation. Incremental Process Model, web-based TOEFL. TOEFL Preparation PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Saat ini, dalam era digital, sistem pembelajaran perlu memastikan penyebaran informasi yang cepat dan luas, sehingga pesan-pesan pembelajaran dapat diperoleh dengan cepat dan akurat. Pembelajaran berbasis website mempunyai banyak kelebihan dan bervariasi. Kelebihan dari pembelajaran berbasis website ini fleksibel, hemat waktu, tempat, dan hemat biaya, serta peningkatan kesempatan belajar untuk pengguna yang tidak sekolah. Teknologi berbasis website dapat membuat pengguna menjadi lebih tertarik karena mereka dapat mengakses multimedia dan piranti yang inovatif, dan memberikan lingkungan belajar yang positif. Ketika pelajar melakukan uji coba dengan soal-soal online, seperti soal pilihan ganda, sistem akan merespon langsung dan memberikan koreksian yang tersedia. Tes TOEFL merupakan salah satu persyaratan bagi mahasiswa yang akan menyelesaikan studi di STMIK AuAMIKBANDUNGAy. Pelaksanaan tes TOEFL ini biasa dilaksanakan di pihak ketiga yaitu di Pusat Bahasa ITB (Institut Teknologi Bandun. dan UNPAD (Universitas Padjadjara. Bentuk tes TOEFL yang dilaksanakan adalah TOEFL PBT (Paper Based Tes. dengan menggunakan soal dan lembar jawaban kertas. Mahasiswa STMIK AuAMIKBANDUNGAy biasa melaksanakan tes TOEFL secara mendadak tanpa persiapan, serta mayoritas kurang memahami apa itu tes TOEFL bahkan ada yang menganggap hanya untuk syarat lulus saja. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka untuk memberi alternatif simulasi persiapan ujian TOEFL yang bersifat hemat waktu, tempat, dan hemat biaya. Permasalahan ini dapat dijawab dengan penggunaan sarana pembelajaran online dengan menggunakan fasilitas internet yang mampu memberi manfaat terkait dengan tes TOEFL serta dapat memberikan tes berupa simulasi persiapan TOEFL. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah, maka dapat dirumuskan permasalahnya sebagai berikut. Bagaimana membangun website simulasi ujian persiapan TOEFL yang bisa memberikan nilai kepada pengguna sehingga dapat dijadikan bahan evaluasi untuk persiapan tes TOEFL yang sebenarnya? . Bagaimana menyajikan hasil perhitungan Kurniawan. : Simulasi Ujian Persiapan Toefl Berbasis Web A skor TOEFL kedalam bentuk grafik sesuai dengan data dokumentasi skor? Ruang lingkup Penulis melakukan pembahasan yang lebih spesifik berdasarkan tema dan judul tersebut dengan batasan masalah yang mencakup: . Pengguna website ini secara khusus adalah mahasiswa STMIK AuAMIKBANDUNGAy dan masyarakat umum. Website ini hanya sebuah simulasi ujian persiapan TOEFL dan tidak menggantikan skor tes TOEFL yang sebenarnya. Simulasi TOEFL ini dibuat berdasarkan bentuk tes yang sudah baku yang dikembangkan oleh Educational Testing Service (ETS) yang diadaptasi oleh Pusat Bahasa ITB atau UNPAD menjadi TOEFL PBT (Paper Based Tes. , maka TOEFL yang dibuat adalah versi websitenya dari TOEFL PBT. Simulasi TOEFL ini terdiri dari 3 sesi tes, yaitu sesi listening yang terdiri dari 50 soal waktu mengerjakan 30-40 menit. Sesi yang kedua adalah sesi structure and written expression dengan jumlah soal 40 dan waktu mengerjakan 25 menit. Lalu sesi terakhir adalah sesi reading comprehension dengan jumlah soal 50 dan waktu mengerjakan 55 menit. Jumlah soal TOEFL ini ada 140 soal. Setiap sesi soal TOEFL akan terpisah dengan sistem penilaian jawaban soal benar adalah 1 dan jika salah diberi model yaitu: . Communication . adalah tahap awal perancangan, tahap ini adalah tahap mencari informasi. Informasi yang didapat nantinya akan digunakan dalam perancangan sistem. Planning . , tahapan ini dilakukan penentuan waktu penyelesaian aplikasi dan tahapan-tahapan yang dilalui, menentukan kebutuhan sistem dan menentukan bahasa pemrograman yang akan dipakai. Modelling . yaitu tahapan perancangan model dan desain aplikasi yang meliputi perancangan aplikasi, perancangan database, dan perancangan interface . ntar muka/tampila. Construction . , tahapan ini adalah konstruksi dari aplikasi yang akan dibuat. Tahapan ini meliputi coding dan testing. Deployment penerapa. adalah tahapan terakhir. Pada tahapan ini aplikasi web sudah selesai melewati tahap pengujian. Tahapan berikut dilakukan secara berurutan. Pada bagian yang sudah selesai, dilakukan testing. Berikut pada Gambar 2 adalah bentuk dari Incremental process model. Tujuan dan Manfaat Penelitian Tujuan yang ingin dicapai adalah sebagai berikut: . Membuat website simulasi ujian persiapan TOEFL yang fleksibel hemat waktu, tempat, dan hemat biaya. Memberikan sarana simulasi ujian persiapan TOEFL online yang mampu menyajikan contoh soal dan gambaran hasil skor yang akan dihadapi pada tes TOEFL yang sebenarnya. Manfaat yang diperoleh pengguna website ini adalah sebagai berikut: . Mengukur kemampuan tes TOEFL dan mengetahui gambaran skor yang akan didapat pada TOEFL yang sebenarnya. Sebagai modul pendalaman materi yang berkaitan dengan TOEFL. II. METODE PENELITIAN Metode Incremental Process Model adalah perbaikan dari metode waterfall . Harlan Mills . mengusulkan perkembangan software lebih tepat daripada membuatnya. Langkah awalnya adalah membuat sistem yang sangat dasar yang dapat mendukung fungsi sederhana, kemudian menambahkan dan mengembangkan perangkat lunaknya. Perangkat lunak pengembangan seperti bunga atau pohon. Perangkat lunak ini dikenal juga dengan sebutan Model Incremental. Model ini memiliki pendekatan dasar dalam membangun perangkat lunak secara bertahap . berdasarkan kemampuan fungsionalnya. Dalam rekayasa perangkat lunak, pendekatan ini melibatkan penerapan pengembangan perangkat lunak secara bertahap, dimana setiap bagian dari perangkat lunak dihasilkan secara terpisah hingga membentuk sebuah perangkat lunak yang lengkap. Proses pengembangan dihentikan ketika produk telah mencapai fungsi yang diinginkan. Tahapan pertama melakukan penentuan kebutuhan dan Setelah itu, dilakukan perancangan arsitektur perangkat lunak yang terbuka agar dapat diterapkan pada tahap pengembangan selanjutnya. Tahapan incremental Gambar 2. Incremental Process Model . Kelebihan Model Incremental: . Mengembangkan kemampuan fungsional tambahan akan lebih mudah untuk diuji, diverifikasi, dan divalidasi. Selain itu, hal ini dapat mengurangi biaya yang harus dikeluarkan untuk perbaikan . Pada setiap tahapan pengembangan, nilai penggunaan dapat dinilai sehingga fungsionalitas sistem dapat disediakan lebih awal. Increment pertama pada model ini berupa prototype yang memiliki kegunaan untuk memahami kebutuhan yang diperlukan pada tahapan increment selanjutnya. Mempunyai risiko yang lebih rendah terhadap pengembangan sistem secara keseluruhan. Prioritas utama yang paling diuji adalah dalam pelayanan JOINT (Journal of Information Technolog. Kekurangan Model Incremental: . Tiap bagian tidak dapat diintegrasikan. Setiap tambahan fungsional yang dibangun harus diintegrasikan ke dalam struktur yang telah ada tanpa mengurangi kualitas sistem yang telah dibangun . Penambahan staf dilakukan jika hasil incremental akan dikembangkan lebih lanjut . HASIL PENELITIAN TOEFL CBT TOEFL adalah tes Bahasa Inggris untuk mengukur kemampuan seseorang yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa keduanya. Fungsi TOEFL adalah sebagai sarana pengukuran atau evaluasi kemampuan bahasa Inggris TOEFL ada tiga jenis, yaitu: . TOEFL International, yaitu yang sering disebut TOEFL CBT (Computer Based Tes. Karena bentuk tesnya menggunakan . TOEFL ITP (Institutional Testing Progra. berupa tes tertulis, dan sering disebut TOEFL PBT (Paper Based Tes. dan, . TOEFL Prediction. TOEFL dibuat oleh lembaga pendidikan. Educational Testing Service (ETS) di Princeton. New Jersey. Amerika Serikat pada tahun 1963. ETS memperkenalkan TOEFL PBT sebagai ujian TOEFL pertama dan yang paling dikenal di Indonesia adalah TOEFL ITP dengan skala penilaian 310-677. Akan tetapi, dibanyak tempat khususnya di Indonesia banyak lembaga yang menawarkan tes TOEFL dengan biaya murah, soal-soal yang dikeluarkan adalah soal-soal TOEFL yang disalin dari berbagai sumber. Lembaga-lembaga ini, bukan lembaga yang resmi diakui oleh ETS, sehingga sertifikat yang dikeluarkan diragukan kesahan dan kepercayaannya terutama untuk ke Luar Negeri. Oleh karena itu. ETS mengembangkan sistem TOEFL menjadi TOEFL CBT dimana soal-soal tes disajikan langsung di layar komputer dan dijawab langsung pada Terdapat beberapa bagian tes dalam TOEFL yang menjadi dasar pengujian, yaitu: . Listening Comprehension adalah bagian pertama dalam tes TOEFL, pada bagian ini terdiri dari 50 soal pertanyaan dengan waktu 30-40 menit, peserta diminta untuk mengerjakan soal yang diucapkan satu kali melalui audio di mana soal-soal tidak dicetak pada lembar soal atau buku soal. Listening Comprehension terdiri dari 3 bagian, yaitu: . Part A, terdiri dari 20 pertanyaan . , pada sesi ini kita diminta untuk memilih kalimat yang paling cocok maksudnya dengan yang didengar dari audio. Part B, bagian ini terdiri dari 15 pertanyaan . , di mana terdapat percakapan singkat antara dua orang dan diikuti dengan pertanyaan yang diajukan oleh orang Peserta ujian diminta untuk memilih jawaban yang paling sesuai dengan percakapan yang diberikan. Part C, terdiri dari 15 soal . yang isinya adalah percakapan yang cukup panjang dan masing-masing diikuti oleh beberapa pertanyaan, peserta ujian diminta untuk menentukan jawaban yang paling sesuai dan tepat dengan percakapan tersebut. Structure and Written Expression adalah bagian kedua dari tes TOEFL. Bagian ini terdiri dari 40 soal mengenai bahasa Inggris formal atau bahasa yang menggunakan kaidah-kaidah tata bahasa. Beberapa hal yang biasa dalam bahasa Inggris lisan dapat merupakan hal yang salah dalam bahasa Inggris formal. Peserta diberikan waktu 25 menit untuk menjawab semua soal dan melengkapi kalimat serta menentukan kesalahan yang ada, pada Structure and Written Expression dibagi menjadi dua Vol 04 No 02. Agustus 2022 bagian, yaitu: a. Structure. Written Expression. Reading Comprehension adalah bagian terakhir dari tes TOEFL, bagian ini terdiri dari 50 soal dengan waktu 45 menit. Pada sesi ini terdapat beberapa macam bacaan singkat yang masing-masing diikuti oleh pertanyaan yang tidak sama pula Topik-topik yang dibahas dalam bagian ini bermacam-macam tetapi pada dasarnya hampir selalu diulang-ulang. Pada saat tes TOEFL, perhitungan yang digunakan untuk mengetahui skor TOEFL ini menggunakan tabel konversi yang sudah ada, yaitu dengan Tabel 1 berikut. Tabel. 1 Konversi Skor TOEFL. Score Konversi Setelah jawaban benar dikonversi menggunakan tabel diatas kemudian dihitung dengan rumus di bawah ini: . Jumlahkan skor hasil konversi, jumlah = skor listening section skor writing section skor reading section. Hasil penjumlahan di atas dibagi 3, hasil pembagian = jumlah / 3. Selanjutnya hasil pembagian dikalikan dengan 10, skor TOEFL = hasil pembagian * 10. Untuk menghitung skor TOEFL, dapat dilihat pada contoh skor TOEFL pada Tabel 2 sebagai berikut. Tabel 2. Perhitungan Score TOEFL. Jumlah jawaban Skor Listening Comprehensio n Section Konversi Skor Stucture and Writing Expression Section Skor Reading Comprehension Section Dalam tes TOEFL, dilakukan pengukuran standar tingkat atau level kemahiran dalam bahasa Inggris yang dibutuhkan oleh suatu lembaga atau pihak-pihak tertentu yang membutuhkan sertifikat TOEFL harus memenuhi 4 tingkatan level skor yang diakui, dengan nilai minimum skor 310 sebagai berikut. 310-420 = tingkat dasar . 420-480 = tingkat menegah bawah . ow intermediat. Kurniawan. : Simulasi Ujian Persiapan Toefl Berbasis Web A 480-520 = tingkat menegah atas . igh intermediat. 525-677 = tingkat mahir . ANALISIS DAN PERANCANGAN Pada tahapan analisis, kerangka berfikir digambarkan seperti pada gambar 1 sebagai berikut. Gambar 3. Use Case Admin. Use Case Keseluruhan Gambar 3. Kerangka berpikir. Use Case Diagram Penggambaran pemodelan sistem menggunakan UML sebagai berikut. Use Case User Gambar 3. Use Case Keseluruhan. Activity Diagram User Gambar 3. Use Case User. Use Case Admin Gambar 3. Activity Diagram User. Admin JOINT (Journal of Information Technolog. Vol 04 No 02. Agustus 2022 Tampilan ini memuat peraturan sebelum mengikuti simulasi TOEFL, dan terdapat tombol mulai untuk memulai simulasi. Gambar 3. Activity Diagram Admin. IMPLEMENTASI Implementasi adalah tahapan dalam perencanaan dan pengembangan dalam pembuatan model yang terdiri dari penjelasan membahas tentang lingkup implementasi, batas implementasi, dan implementasi Implementasi Interface . Tampilan User Pada tampilan ini terdapat login user. User dapat login jika sudah mempunyai akun. Pada tampilan ini tedapat menu home, profil, dan pendaftaran. Gambar C. Tampilan Peraturan simulasi TOEFL. Tampilan Simulasi TOEFL Sesi Stucture Simulasi Structure Section adalah simulasi tahap kedua dari simulasi toefl yang lain, pada saat simulasi terlihat waktu mengerjakan 25 menit berjalan mundur dan bentuk soal yang random . Gambar C. Tampilan Simulasi Sesi Structure. Gambar C. Tampilan Login User. Tampilan Pendaftaran Tampilan pendaftaran berguna untuk user jika belum mempunyai akun web TOEFL ini. Jika sudah daftar maka user dapat melakukan login dan mengikuti simulasi TOEFL. Tampilan Simulasi TOEFL Sesi Listening Simulasi Listening Section adalah simulasi tahap pertama dari simulasi TOEFL yang lain, pada saat simulasi listening terdapat waktu mengerjakan 35 menit berjalan mundur dan bentuk soalnya berurutan sesuai part dan sesuai dengan audio listening yang tersedia. Gambar C. Tampilan Simulasi Sesi Listening. Gambar C. Tampilan Pendaftaran User. Tampilan Mulai Simulasi . Tampilan Simulasi TOEFL Sesi Reading Simulasi Reading Section adalah simulasi tahap ketiga dari simulasi TOEFL yang lain, pada saat simulasi reading terdapat waktu mengerjakan 55 menit berjalan mundur dan Kurniawan. : Simulasi Ujian Persiapan Toefl Berbasis Web A bentuk soalnya berurutan sesuai dengan passage reading yang tersedia. sebelumnya atau bisa juga dengan mengisi asal agar mengetahui skor TOEFL bayangan. Gambar C. Tampilan Simulasi Sesi Reading. Gambar 9. Tampilan Masukkan Skor TOEFL. Tampilan Selesai Simulasi Tampilan selesai simulasi ini diberi tombol untuk mengulangi jika jumlah nilai kurang memuaskan, disini terdapat detail nilai benar, salah, dan kosong. Pada halaman ini juga tersedia tombol lihat pembahasan untuk masuk ke halaman pembahasan. Tampilan Skor Akhir Tampilan Skor akhir ini dihitung dengan rumus program: Hasil simulasi = . awaban benar dari keseluruhan simulasi TOEFL dikonversikan dan dijumlahka. , jumlah konversi itu dikalikan dengan 10 dan dibagi 3 maka ditampilkan skor akhirnya secara otomatis. Gambar C. Tampilan Selesai Simulasi. Gambar C. Tampilan Skor Akhir . Tampilan Pembahasan Tampilan lihat pembahasn adalah tampilan yang berisi pembahasan dari soal simulasi yang dikerjakan sebelumnya. Tampilan ini memperlihatkan jawaban-jawaban benar dari tiap soal yang tersedia. Tampilan Admin Tampilan Login Admin Tampilan ini otomatis untuk masuk admin ke dalam sistem untuk mengelola sistem. Gambar C. Tampilan Pembahasan. Tampilan Masukkan Skor TOEFL Tampilan ini digunakan untuk menghitung konversi skor TOEFL secara otomatis, dengan menginputkan hasil jawaban benar dari simulasi yang telah dilakukan Gambar C. Tampilan Login Admin. Tampilan Home Admin Tampilan ini terkoneksi dengan tampilan home user, admin bisa meng-update tulisan yang ada di tampilan home JOINT (Journal of Information Technolog. Vol 04 No 02. Agustus 2022 Gambar C. Tampilan Detail User. Gambar C. Tampilan Home Admin. Tampilan Kelola Soal Tampilan kelola soal ini berfungsi untuk mengaktifkan/ nonaktifkan soal yang tampil pada alaman user. Selain itu soal yang ada bisa di edit, ditambah, dan dihapus sesuai keinginan admin. Tampilan Tambah Soal Pada tampilan ini berfungsi untuk menambah soal satu persatu dengan menginput pertanyaan dan jawaban a, b, c, sampai d beserta kunci jawabnnya. Gambar 16 Tampilan Tambah Soal. IV. PENUTUP KESIMPULAN Gambar C. Tampilan Kelola Soal. Tampilan Data User Tampilan ini berisi data user dan admin bisa melakukan aksi menghapus atau mengaktifkan/ nonaktifkan hak akses user. Dari perancangan website simulasi ujian persiapan TOEFL, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: . Perancangan website ini disesuaikan dengan standar baku TOEFL PBT dari lembaga ETS (Educational Testing Sevic. yang digunakan oleh Pusat Bahasa. Website ini sebagai sarana latihan tes TOEFL bagi calon peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi tes TOEFL yang . Website yang dibagun ini mampu memberikan simulasi tes TOEFL bagi calon peserta tes, hal ini terlihat dari hasil wawancara pengujian kepada pengguna. SARAN Gambar C. Tampilan Data User. Pengembangan pada masa yang akan datang maka beberapa saran terkait website ini adalah: . Dengan adanya perkembangan teknologi mobile, pada pengembangan selanjutnya aplikasi ini dapat dikembangkan dalam versi android dan sistem operasi mobile yang lainnya. Sebagai pendukung, aplikasi ini seharusnya dilengkapi dengan kamus atau materi yang berkaitan dengan TOEFL. REFERENSI