MAHSEER: Vol 5 No 1 Januari 2023 22 - 31 e-ISSN: 2809-8234. p-ISSN : 2809-8374 Received 03 Januari 2023 / Revised 28 Januari 2023 / Accepted 30 Januari 2023 Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan https://jurnal. id/index. php/mahseer Distribusi Ukuran Panjang. Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Ikan Relo (Rasbora sumatran. di Danau Laut Tawar. Provinsi Aceh [Length Size Distribution. Growth Patern and Condition Factor of Relo Fish (Rasbora Sumatran. in Laut Tawar Lake. Aceh Provinc. Sahri Adha1. Iwan Hasri1,2A. Rizkan Fahmi1 Program Studi Budidaya Perairan. Fakultas Pertanian. Universitas Gajah Putih. Takengon Bidang Pemberdayaan dan Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Tengah Email : iwanhasri@yahoo. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa distribusi ukuran panjang, pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan relo (Rasbora sumatran. di Danau Laut Tawar Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2021 sampai Januari 2022 di Danau Laut Tawar. Pengamatan terhadap hasil tangkapan dilakukan pada tiga lokasi yang berada pada kawasan Danau Laut Tawar yaitu Kecamatan Bintang. Lut Tawar dan Kebayakan. Masing-masing stasiun dilakukan sampling dengan 4 kali pengambilan, setiap stasiunya diambil 10% dari jumlah bagan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi ukuran panjang ikan relo pada masing-masing stasiun yaitu berjumlah 12 kelas panjang. Nilai batas kelas terkecil 30,10 - 33,23 mm dan terbesar 64,48 67,66 mm. Pola pertumbuhan ikan relo di setiap stasiun bersifat allometrik negative . dengan faktor kondisi mendekati satu. Kata Penting : Distribusi. Pola Pertumbuhan. Ikan Relo. Danau Laut Tawar ABSTRACT This study aims to analyze the length size distribution, growth patterns and condition factors of relo fish (Rasbora sumatran. in Lake Laut Tawar. The research was conducted from October 2021 to January 2022 at Lake Laut Tawar. Observation of the catch was carried out at three locations in the Laut Tawar Lake area, namely Bintang. Lut Tawar and Kebayakan districts. Each station was sampled 4 times, each station taking 10% of the total chart. The results showed that the length size distribution of the relo fish at each station consisted of 12 classes. The smallest class limit value is 10 - 33. 23 mm and the largest is 64. 66 mm. The growth pattern of relo fish at each station is negative allometric . with a condition factor close to one. Keywords : Distribution. Growth Pattern. Relo Fish. Laut Tawar Lake PENDAHULUAN Latar Belakang Ikan (Rasbora merupakan salah satu ikan native yang berasal di Danau Laut Tawar (Marini & Fahmi, 2. Ikan relo merupakan memiliki genus yang sama dengan ikan depik. Namun, secara genetik berbeda dengan ikan depik (Rabora tawarensi. (Muchlisin, 2011. Muchlisin et al. Tingginya permintaan akan ikan relo menyebabkan tinggikan upaya penangkapan terhadap ikan ini. Hal ini disebabkan masyarakat di seputaran Danau Laut Tawar memanfaatkan ikan relo sebagai ikan kosumsi sehingga menyebabkan ikan tersebut menjadi target tangkapan utama lainnya di Danau Laut Tawar setelah ikan depik (Hasri et al. , 2. 23 Iwan Hasri, et al. Distribusi Ukuran Panjang. Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Ikan Relo (Rasbora sumatran. di Danau Laut Tawar. Provinsi Aceh Intensifitas penangkapan ikan relo di Danau Laut Tawar tidak terlepas dari penggunaan alat tangkap yang telah mengalami perkembangan. Marini and Hufiadi . menyebutkan jenis alat tangkap yang digunakan di Danau Laut Tawar berupa jaring insang, perangkap dan anco. Namun saat ini, modifikasi alat tangkap semakin berkembang, seperti adanya penggunaan bagan yang dikenal dengan nama Aucangkul padangAy. Bagan merupakan jenis alat tangkap ikan yang masuk dalam kategori lift net. Keberadaan cangkul padang di perairan Danau Laut Tawar memberi dampak negatif karena target utama alat tangkap ini merupakan ikan ikan depik . dan ikan relo . dengan Intensifnya penggunaan alat tangkap tersebut berdampak terhadap populasi ikan relo di Danau Laut Tawar. Kajian distribusi dan hubungan panjang berat sangat dibutuhkan untuk menkonversi statistik hasil tangkapan, menduga besarnya populasi dan laju Nilai hubungan panjang berat mencerminkan keadaan fisiologis seperti bentuk tubuh, kandungan lemak, dan tingkat pertumbuhan (Froese & Torres, 1. Menurut (Bayliff, 1. Kajian hubungan panjang berat diperlukan dalam pengelolaan perikanan khususnya selektifitas alat tangkap. Lebih lanjut Setiawan et al. menyatakan bahwa hubungan panjang berat juga dapat digunakan sebagai informasi penangkapan ikan. Beberapa penelitian telah dilakuan pada beberapa genus Rasbora seperti ikan depik (Hasri et al. , 2011. , ikan seluang (Arsyad & Syaefudin, 2010. Herawati et al. Rosadi et al. , 2016. Sulistiyarto, 2. , dan ikan nyalian buluh (Parawangsa et al. Namun, pada ikan relo di Danau Laut Tawar belum di laporkan. Oleh karena itu. Penelitian ini bertujuan untuk menanalisa distribusi ukuran panjang, pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan relo di Danau Laut Tawar sehingga dapat digunakan sebagai informasi untuk mendukung kegiatan observasi serta menjadi landasan dalam rangka seumberdaya ikan relo yang ada di Danau Laut Tawar. METODE PENELITIAN Waktu dan Tempat Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2021 sampai Januari 2022 di Danau Laut Tawar Kabupaten Aceh Tengah. Lokasi penelitian dibagi dalam tiga stasiun (Gambar Stasiun 1 berada di Kecamatan Bintang yang merupakan daerah yang paling banyak terdapat alat tangkap ikan bagan. Stasiun 2 berada di Kecamatan Lut Tawar yang merupakan lokasi yang memiliki banyak teluk terdapat pemukiman, pertanian dan aktivitas budidaya perikanan. Stasiun 3 berada di Kecamatan Kebayakan yang merupakan daerah pemukiman perkotaan dan perkebunan. Gambar 1. Peta Lokasi Penelitian Jurnal MAHSEER. Volume 5 No 1 Januari 2023 hal 22-31 Gambar 2. Alat Tangkap Bagan Lampu/Apung (Cangkul Padan. di Danau Laut Tawar Pengumpulan Data Pengambilan contoh dilakukan setiap 2 dengan menggunakan bagan yang dioperasikan oleh nelayan. Ukuran bagan panjang 6 m lebar 6-meter dan tinggi 6 meter (Mesh size: 5/8 dan 5/9 inc. serta Pengoperasian bagan dilakukan 30-80m dari pinggir Danau. Pengambilan sampel dilakukan secara acak dari jumlah bagan yang beroperasi yaitu 10% dari jumlah total bagan di setiap Stasiun pengamatan. Jumlah contoh sampel ikan yang diambil untuk pengukuran 10-20% dari total hasil tangkapan, dengan asumsi bahwa contoh yang diambil sudah mewakili populasi yang sebenarnya. Sampel kemudian di analisa untuk penimbangan bobot (Timbangan digital ketelitian 0,. dan panjang ikan . angka sorong dengan ketelitian 0,. yang bertempat di Laboratorium Fakultas Pertanian. Universitas Gajah Putih. Analisa Data Kelompok ukuran ikan relo diindentifikasi atau dipisahkan mengunakan distribusi frekuensi (Walpole, 1. Analisis hubungan panjang bobot ikan dengan mengunakan uji regresi dengan rumus sebagai berikut Effendie . ycO=ycayab Keterangan: = berat total ikan . = panjang total ikan . = Konstanta Faktor menggunakan persamaan fanderal index, untuk pertumbuhan isometric . faktor kondisi (KTL) dengan menggunakan rumus Effendie . K TL = Sedangkan jika pertumbuhan tersebut bersifat allometrik . , maka faktor kondisi dapat dihitung dengan rumus (Effendie, 1. Kn = b Keterangan: Kn = faktor kondisi W = berat tubuh . L = panjang baku . a dan b = konstanta regresi HASIL Distribusi Ukuran Panjang Ikan Relo Total 1680 ekor ikan relo dikumpulkan dari dari 3 stasiun di Danau Laut Tawar selama penelitian yaitu dari 4 kali pengambilan sampel dengan rincian masing masing stasiun 420 ekor sampel. Berdasarkan distribusi ukuran panjang diperoleh 12 ukuran selang kelas, dengan nilai batas kelas terkecil 30,10 33,23 mm dan terbesar 64,48 -67,66 mm. Hasil pengamatan pada stasiun Kecamatan Bintang (ST. menunjukkan pada ulangan 1 dan 4 ukuran panjang ikan relo paling banyak ditemukan dengan ukuran panjang yaitu 48,85 - 51,98 mm serta frekuensi 25 Iwan Hasri, et al. Distribusi Ukuran Panjang. Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Ikan Relo (Rasbora sumatran. di Danau Laut Tawar. Provinsi Aceh relative 25,33% dan 27,00%. Sedangkan ukuran panjang 30,10 - 33,23 mm dan 33,23 36,35 mm tidak banyak ditemukkan. Pada Ulangan 2 paling banyak ditemukkan yaitu 42,60 - 45,73 mm dengan frekuensi relative 21,67%. Ulangan 3 ukuran terbanyak tertinggi terdapat pada batas kelas 45,73-48,85 mm (Tabel . Tabel 1. Hasil distribusi ukuran panjang pada ikan relo pada stasiun Kecamatan Bintang Batas Kelas . 30,10-33,23 33,23-36,35 36,35-39,48 39,48-42,60 42,60-45,73 45,73-48,85 48,85-51,98 51,98-55,10 55,10-58,23 58,23-61,35 61,35-64,48 64,48-67,60 Jumlah Ulangan 1 . (%) Ulangan 2 . (%) Berdasarkan hasil pengamatan di stasiun Kecamatan Lut Tawar (ST. , ulangan 1 nilai frekuensi relative paling tinggi . ,67%) dimana batas kelasnya 51,98 - 55,10 Ulangan 2 dan ulangan 3 dengan batas Ulangan 3 . (%) Ulangan 4 . (%) kelas 45,73 - 48,85 mm memiliki frekuensi relative terbesar . ,33% dan 26,67%). Pada ulangan ke 4 batas kelas 48,85 - 51,98 mm dan 51,98 - 55,10 mm memiliki frekuensi relative terbesar 28,33% (Tabel . Tabel 2. Hasil distribusi ukuran panjang ikan relo pada stasiun Kecamatan Lut Tawar. Batas Kelas . 30,10-33,23 33,23-36,35 36,35-39,48 39,48-42,60 42,60-45,73 45,73-48,85 48,85-51,98 51,98-55,10 55,10-58,23 58,23-61,35 61,35-64,48 64,48-67,60 Jumlah Ulangan 1 . (%) Ulangan 2 . (%) Hasil penelitian di stasiun Kecamatan Kebayakan (ST. menunjukkan pada ulangan 1 paling banyak ditemukan ukuran panjang frekuensi relative28,33%. Ulangan 3 dan 4 batas batas kelas 48,85 - 51,98 mm ukuran 26,67% dan 28,33%. Berdasarkan data dari Ulangan 3 FR (%) Ulangan 4 . (%) dengan batas kelas 51,98 - 55,10 mm dengan frekuensi relative 26,67%. Pada ulangan ke 2 dengan batas kelas 45,73 - 48,45 mm dengan keseluruhan ukuran ikan yang tertangkap oleh bagan lampu ukuran terkecil 36,35 - 39,48 mm dan terbesar 58,23 - 61,35 mm (Tabel. Jurnal MAHSEER. Volume 5 No 1 Januari 2023 hal 22-31 Tabel 3. Hasil distribusi ukuran panjang pada ikan relo pada stasiun Kecamatan Kebayakan Batas Kelas . 30,10-33,23 33,23-36,35 36,35-39,48 39,48-42,60 42,60-45,73 45,73-48,85 48,85-51,98 51,98-55,10 55,10-58,23 58,23-61,35 61,35-64,48 64,48-67,60 Jumlah Ulangan 1 . (%) Ulangan 2 . (%) Ulangan 3 . (%) Ulangan 4 . (%) Hubungan panjang-berat Hubungan panjang berat ikan relo pada stasiun Kecamatan Bintang (ST. terlihat pertumbuhan bersifat allometrik negatif . Pola pertumbuhan tersebut merepresentasikan pertambahan bobot lebih lambat dibandingkan dengan pertambahan panjang ikan (Gambar 2. Hubungan panjang berat ikan relo memiliki korelasi yang erat. Berdasarkan nilai koefesien korelasi . Hal ini menunjukkan bahwa nilai pertambahan panjang tubuhnya diikuti pertumbuhan berat Nilai b setiap ulangan menunjukkan berbeda tiap stasiun berdasarkan uji-t yang Berat . Berat . W = 0. 0002L2. RA = 0. 2 W = 0. RA = 0. Panjang Total . Panjang Total . Berat . Berat . W = 0. 0004L2. RA = 0. 2W = 0. 0067L1. 1 RA = 0. Panjang Total . Panjang Total . Gambar 3. Pola pertumbuhan ikan relo pada stasiun Kecamatan Bintang 27 Iwan Hasri, et al. Distribusi Ukuran Panjang. Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Ikan Relo (Rasbora sumatran. di Danau Laut Tawar. Provinsi Aceh Pola pertumbuhan ikan relo pada semua ulangan di stasiun Kecamatan Lut Tawar (ST. menunjukkan pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif . Nilai Pola pertumbuhan ini menunjukkan pertambahan bobot ikan tidak secepat pertambahan panjang ikan (Gambar . W = 0. 0002L2. RA = 0. Berat . Berat . W = 0. 0003L2. RA = 0. Panjang Total . Panjang Total . W = 0. 0031L1. RA = 0. Berat . Berat . W = 0. 0002L2. RA = 0. Panjang Total . Panjang Total . Gambar 4. Pola pertumbuhan ikan relo pada stasiun Kecamatan Lut Tawar. Pola pertambahan bobot ikan tidak secepat pertambahan panjang ikan (Gambar 4. W = 0,0007L1,8692 Berat . Beart . Pola pertumbuhan ikan relo pada semua ulangan di stasiun Kecamatan Kebayakan (ST. pertumbuhan bersifat allometrik negatif . RA = 0,6716 W = 0. 0002L2. RA = 0. Panjang Total . W = 0. 0071L1. RA = 0. Berat . Berat . Panjang Total . W = 7E-05L2. RA = 0. Panjang Total . Panjang Total . Gambar 5. Pola pertumbuhan ikan relo pada stasiun Kecamatan Kebayakan. Jurnal MAHSEER. Vol 5 No 1 Januari 2023 hal 22-31 Faktor Kondisi Ikan Relo Berdasarkan pengambilan sampel ikan relo, nilai faktor kondisi ikan relo berkisar 0134 di Stasiun Kecamatan Bintang. Nilai faktor kondisi ikan relo stasiun Kecamatan Lut Tawar berkisar antara 0. 9477Ae 1927 (Tabel 4. ) dan stasiun Kecamatan Kebayakan berkisar antara 0. 8253- 1. Tabel 4. Faktor Kondisi Ikan Relo Berdasarkan Stasiun Stasiun Bintang Kebayakan Lut Tawar Pembahasan Ikan relo yang tertangkap selama penelitian menunjukkan ukuran yang relative kecil, hal ini sangat berkaitan dengan pengoperasian alat tangkap yang digunakan dengan spesifikasi ukuran mata jaring yang Modifikasi alat tangkap yang beroperasi bagan lampu . angkul padan. beberapa tahun terakhir menyebabkan ukuran ikan yang relative kecil tertangkap. Ukuran ikan relo yang tertangkap di setiap stasiun dari ukuran kecil sampai yang terbesar. Berdasarkan Edwards et al. perbedaan ukuran ikan pada danau disebabkan oleh perbedaan musim dimana ukuran tubuh relatif menurun dari musim panas hingga musim dingin dan meningkat kembali pada saat musim semi. Ukuran ikan yang yang tertangkap di stasiun Kecamatan Bintang relative kecil dibandingkan di stasiun Kecamatan Lut Tawar dan Kecamatan Kebayakan, hal ini disebabkan karena mata jaring bagan yang digunakan di Stasiun Bintang beberapa bangan menggunakan mata jaring 5/9 inchi. Ikan relo berasosiasi dengan ikan depik dan berdistribusi yang merata diseluruh Danau. Hal ini terlihat setiap penangkapan ikan depik maka akan tertangkap ikan relo. Hasri et al. menyatakan bahwa ikan depik menyebar merata di seluruh Danau Laut Tawar. Keberadaan ikan relo juga dapat Rataan STD disebabkan karena ketersediaan pakan alami akibat limbah antropogenik yang berasal dari kegiatan disekitar Danau. Menurut Winemiller and Jepsen . perubahan lingkungan perairan yang baik bagi ikan, menyediakan kondisi yang baik untuk pertumbuhan ikan seperti ketersediaan sumberdaya makanan alami dan tingginya heterogenitas habitat. Pola pertumbuhan ikan relo bersifat allometrik negative . di setiap stasiun dan Pertumbuhan allometrik negative juga ditemukan pada ikan paray (Rasbora aryrotaeni. di Waduk Jatigede Sumedang (Herawati et al. , 2. Hasil yang sama juga dilaporkan oleh Sulistiyarto . yang menyatakan bahwa pertumbuhan Rasbora argyrotaenia di dataran banjir Sungai Rungan bersifat allometrik negatif, baik pada musim kemarau maupun musim hujan. Lebih lanjut Arsyad and Syaefudin . Arsyad and Syaefudin . Arsyad and Syaefudin . menyatakan bahwa ikan saluang (Rasbora argyrotaeni. di Sungai Musi, ikan seluang di Hulu Sungai Barito Kalimantan Selatan (Rosadi et al. , 2. pertumbuhannya bersifat allometrik negatif. Perbedaan pola pertumbuhan ikan dipengaruhi oleh lokasi, waktu dan musim (Djumanto et al. , 2020. Hasri et al. , 2011a. Muchlisin et al. , 2. , kondisi dan kualitas perairan (Jusmaldi & Hariani, 2. 31 Iwan Hasri, et al. Distribusi Ukuran Panjang. Pola Pertumbuhan dan Faktor Kondisi Ikan Relo (Rasbora sumatran. di Danau Laut Tawar. Provinsi Aceh Perbedaan nilai b menunjukkan bahwa perbedaan kegemukan ikan. Pola pertumbuhan allometrik negatif pada ikan disebabkan oleh tangkapan yang berlebih, kompetensi, dan potensial trofik di sungai (Haniffa et al. , 2. Faktor kondisi ikan relo tiap stasiun berbeda (Tabel. Faktor kondisi ikan relo disetiap stasiun menunjukkan bahwa nilai faktor kondisi ikan mendekati 1. Perbedaan nilai faktor kondisi antar stasiun tidak begitu Beberapa faktor lain yang diduga menjadi penyebab terjadinya fluktuasi dan variasi nilai faktor kondisi ikan relo adalah masing-masing dimasing-masing stasiun memiliki tingkat kematangan gonad yang berbeda. Hal ini diperkuat dengan hasil penelitian Hasri et al. yang menyatakan beberapa faktor yang diduga menjadi penyebab terjadinya fluktuasi dan variasi nilai faktor kondisi ikan depik adalah tertangkapnya ikan di masingmasing stasiun memiliki tingkat kematangan gonad yang berbeda. Lebih lanjut Hasri et al. menambahkan, nilai faktor kondisi cenderung meningkat mengikuti TKG, dan meningkatnya TKG akan mengakibatkan menyebabkan meningkatnya berat tubuh ikan. Berdasarkan nilai faktor kondisi (K. ikan relo di Danua Laut Tawar dalam keadaan baik nilai yang didapat mendekati 1. Hal ini menunjukkan bahwa ikan relo memiliki kecocokan dengan kondisi habitatnya (Mulfizar et al. , 2. dan contoh yang tertangkap memiliki perbedaan tingkat kematangan (Hasri et al. , 2011a. Hossain et al. Selain itu ketersediaan makanan dan konsisi lingkungan di Danau Laut Tawar menyebabkan ikan relo dapat tumbuh dengan Simpulan Ikan relo yang hidup di Danau Laut Tawar ditemukan di setiap stasiun penelitian di Danau Laut Tawar dan dengan ukuran lokasi Stasiun Kecamatan Bintang lebih kecil dibandingkan stasiun Kecamatan kebayakan dan Lut Tawar Pola pertumbuhan ikan relo termasuk allometrik negative Nilai Faktor kondisi ikan relo mendekati Daftar Pustaka