PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI ES CILINDER DAN ES SERUT PADA ES ABADI SORONG Menik Wijayanti. SE. Sc. Akuntansi Keuangan Publik Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Keuangan Publik Politeknik Katolik Saint Paul Sorong Email: menik_wijayanti29@yahoo. ABSTRAK Es Abadi Sorong merupakan perusahaan perseorangan yang bergerak dalam bidang manufaktur yang memproduksi es cilinder dan es serut dalam kemasan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan antara perhitungan harga pokok produk yang ditetapkan oleh pihak perusahaan dengan perhitungan menggunakan metode harga pokok proses. Apabila dibandingkan dengan harga pokok produksi yang digunakan dengan perhitungan pada perusahaan memberikan hasil yang berbeda yaitu lebih besar menggunakan harga pokok proses. Hal ini disebabkan karena perhitungan yang dilakukan pada perusahaan belum tepat dalam membebankan biaya overhead pabrik ke setiap produknya. Kata Kunci: harga pokok produksi (HPP), metode harga pokok proses ABSTRACT Es Abadi Sorong is a private company engaged in manufacturing, which produces ice cilinder and shaved ice in packaging. The purpose of this study was to compare the calculation of the cost of products specified by the company with the calculation using the cost method. When compared to the cost of production is used by the company's calculations give different results, namely a greater use of the cost of the process. This is because the calculation is performed at the company have not been right in the factory overhead charge to each product. Keywords: cost of production (HPP), the cost method process PENDAHULUAN Latar Belakang Perusahaan manufaktur merupakan salah satu jenis perusahaan yang didirikan dengan tujuan untuk memperoleh laba. Demi mencapai tujuan tersebut, berbagai cara dilakukan oleh pihak manajemen perusahaan dalam mengelola perusahaan. Salah satunya adalah berupaya untuk selalu tepat dalam mengambil keputusan. Pengambilan keputusan yang tepat didasari oleh informasi yang tepat dan untuk memperoleh informasi yang tepat, manajemen perusahaan memerlukan akuntansi sebagai alat yang dapat membantu dalam penyediaan informasi, khususnya informasi Penentuan harga pokok produksi merupakan hal yang sangat penting mengingat manfaat informasi harga pokok produksi adalah untuk menentukan harga jual produk, perhitungan laba rugi periodik serta penentuan harga pokok persediaan produk jadi dan produk dalam proses yang akan disajikan dalam neraca. Menurut Drs. Mulyadi. Sc. , . menjelaskan bahwa biaya adalah pengorbanan yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk memproduksi atau menghasilkan barang maupun jasa. Menurut Drs. Mulyadi. Sc. biaya disebut sebagai biaya harga pokok atau harga pokok produksi. Untuk menentukan besarnya biaya tersebut haruslah tepat dan akurat sehingga harga pokok yang terjadi juga akan menunjukkan harga pokok yang Dalam memperhitungkan unsurunsur biaya ke dalam harga pokok produksi, terdapat dua pendekatan yaitu full costing dan variable costing. Full costing merupakan metode penentuan harga pokok produksi yang memperhitungkan semua unsur biaya produksi ke dalam harga pokok produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik baik yang berperilaku variabel maupun tetap. Sedangkan variable costing merupakan metode penentuan harga pokok produksi yang terdiri dari biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik variabel. Pabrik Es Batu AuEs AbadiAy merupakan perusahaan perseorangan yang bergerak dalam bidang manufaktur diketahui bahwa dalam perhitungan harga pokok produksi masih menggunakan perhitungan yang sederhana karena masih ada biaya overhead pabrik yang belum diperhitungkan dalam penentuan harga pokok produksi. Hal ini terjadi karena tidak Pabrik Es Batu AuEs AbadiAy belum sepenuhnya memperhatikan biaya overhead Pabrik Es Batu AuEs AbadiAy hanya berfokus pada biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik yang terdiri dari biaya listrik dan biaya ganti oli mesin Sedangkan biaya-biaya dikeluarkan Pabrik Es Batu AuEs AbadiAy tidak hanya biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja saja, tetapi masih ada biaya overhead pabrik yang belum diperhitungkan. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas maka penulis tertarik untuk mengetahui bagaimana PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI ES CILINDER DAN ES SERUT yang diterapkan pada Pabrik Es Batu AuES ABADI SORONGAy dengan prosedur akuntansi yang TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Biaya Konsep dan pemahaman tentang biaya sangat penting terutama dalam penerapan akuntansi biaya untuk menghitung harga pokok Biaya secara garis besar merupakan harga perolehan yang dikorbankan atau penghasilan dan akan dipakai sebagai pengurangan penghasilan. Pemahaman tentang biaya sangat penting terutama dalam penerapan pada suatu perusahaan yang melakukan perhitungan harga pokok produksi. Menurut Dr. Supriyono. Akuntan . Biaya adalah harga perolehan yang dikorbankan atau digunakan dalam rangka memperoleh penghasilan . dan akan dipakai sebagai pengurang penghasilan. Biaya digolongkan ke dalam harga pokok penjualan, biaya penjualan, biaya administrasi dan umum, biaya bunga dan biaya pajak perseroan. Penggolongan Biaya Menurut Drs. Mulyadi,M. Sc. Biaya digolongkan dengan berbagai macam Umumnya penggolongan biaya ini ditentukan atas dasar tujuan yang hendak dicapai dengan penggolongan tersebut, karena dalam akuntasi biaya di kenal konsep: Audifferent costs for different purposesAy. Biaya dapat digolongkan menurut : Objek pengeluaran. Fungsi pokok dalam perusahaan. Hubungan biaya dengan sesuatu yang Perilaku biaya dalam hubungan dengan perubahan volume kegiatan. Jangka waktu manfaatnya. 1 Penggolongan Biaya Objek Pengeluaran Menurut Penggolongan biaya menurut objek pengeluaran yaitu, nama objek pengeluaran merupakan dasar penggolongan biaya. Misalnya nama objek pengeluaran adalah bahan bakar, maka semua pengeluaran yang berhubungan dengan bahan bakar disebut Aubiaya bahan bakarAy Contoh penggolongan biaya atas dasar objek pengeluaran dalam perusahaan kertas adalah sebagai berikut: biaya merang, biaya jerami, biaya gaji dan upah, biaya soda, biaya depresiasi mesin, biaya asuransi, biaya bunga, biaya zat warna. 2 Penggolongan Biaya Menurut Fungsi Pokok dalam Perusahaan Dalam perusahaan manufaktur, ada tiga fungsi pokok, yaitu fungsi produksi, fungsi pemasaran, dan fungsi administrasi dan umum. Oleh karena itu dalam perusahaan manufaktur, biaya dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok: Biaya Produksi. Biaya produksi. Merupakan biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap untuk dijual. Contohnya adalah biaya depresiasi mesin dan ekuipmen, biaya bahan baku, biaya bahan penolong, biaya gaji karyawan yang bekerja dalam bagian-bagian baik yang langsung maupun yang tidak langsung berhubungan dengan proses produksi. Menurut objek pengeluarannya, secara garis besar biaya produksi ini dibagi menjadi: biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead pabrik. Biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung. disebut pula dengan istilah biaya utama. Biaya overhead pabrik. sering pula disebut dengan istilah biaya konversi, yang merupakan biaya untuk mengkonversi . bahan baku menjadi produk jadi. Biaya Pemasaran. Biaya Pemasaran. Merupakan biayabiaya yang terjadi untuk melakukan kegiatan pemasaran produk. Contohnya adalah biaya iklan, biaya promosi, biaya angkutan dari gudang perusahaan ke gudang pembeli, gaji bagian-bagian melaksanakan kagiatan pemasaran, biaya contoh . Biaya Administrasi dan Umum. Biaya Administrasi dan Umum. Merupakan biaya-biaya mengkoordinasi kegiatan produksi dan pemasaran produk. Contoh biaya ini adalah biaya gaji karyawan Bagian Keuangan Akuntansi Personalia dan Bagian Hubungan Masyarakat biaya pemeriksaan akuntan biaya photocopy. Jumlah biaya pemasaran dan biaya administrasi umum sering pula disebut dengan istilah biaya komersial . ommercial expense. 3 Penggolongan Biaya Menurut Hubungan dengan Sesuatu yang Dibiayai Penggolongan dikelompokkan menjadi dua golongan, . Biaya Langsung Biaya langsung adalah biaya yang terjadi yang penyebab satu-satunya adalah karena adanya sesuatu yang Contohnya adalah biaya tenaga kerja yang bekerja dalam departemen pemeliharaan dan biaya depresiasi mesin yang dipakai dalam departemen tersebut, merupakan biaya tidak langsung bagi departemen tersebut. Biaya Tidak Langsung Biaya tidak langsung adalah biaya yang terjadinya tidak hanya disebabkan oleh sesuatu yang dibiayai. Biaya tidak langsung dalam hubungannya dengan produk disebut dengan istilah biaya produksi tidak langsung atau biaya overhead pabrik . actory overhead Contohnya adalah biaya yang terjadi di Departemen Pembangkit Tenaga Listrik. Biaya ini dinikmati oleh departemen-departemen lain dalam perusahaan, baik untuk penerangan maupun untuk menggerakan mesin dan ekuipmen yang mengkonsumsi listrik. Bagi departemen pamakai listrik, biaya listrik yang diterima dari alokasi biaya Departemen Pembangkit Tenaga Listrik merupakan biaya tidak langsung 4 Penggolongan Biaya Menurut Perilakunya dalam Hubungannya Perubahan Volume Aktivitas Dalam hubungannya dengan perubahan golongan, yaitu : Biaya Variable Biaya variable adalah biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan. Contohnya biaya variable adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja . Biaya Semivariabel Biaya semivariabel adalah biaya yang berubah tidak sebanding dengan perubahan volume kegiatan. Biaya semivariabel mengandung unsur biaya tetap dan unsur biaya variable. Biaya Semifixed Biaya semifixed adalah biaya yang tetap untuk tingkat volume kegiatan tertentu dan berubah dengan jumlah yang konstan pada volume produksi . Biaya tetap Biaya tetap adalah biaya yang jumlah totalnya tetap dalam kisar volume kegiatan tertentu. Contohnya biaya tetap adalah gaji direktur produksi. 5 Penggolongan Biaya Atas Dasar Jangka Waktu Manfaatnya Atas dasar jangka waktu manfaatnya pengeluaran modal dan pengeluaran . Pengeluaran modal, yaitu biaya yang mempunyai manfaat lebih dari satu periode akuntansi . iasanya periode akuntansi adalah satu tahun kalende. Contoh pengeluaran modal pengeluaran untuk pembelian aktiva tetap, untuk reparasi besar terhadap aktiva tetap, untuk promosi besar-besaran, dan pengembangan suatu produk. Pengeluaran pendapatan, yaitu biaya yang hanya mempunyai manfaat dalam pengeluaran tersebut. Contoh pengeluaran pendapatan yang diperoleh antara lain adalah biaya iklan, biaya telex, dan biaya tenaga kerja. Harga Pokok Produksi Harga pokok adalah istilah yang digunakan pada akuntansi keuangan untuk menggambarkan biaya langsung yang timbul dari barang yang diproduksi dan dijual dalam kegiatan bisnis. Harga pokok juga merupakan elemen penting untuk menilai keberhasilan dari perusahaan dagang maupun manufaktur. Harga pokok mempunyai kaitan erat dengan indikatorindikator keberhasilan perusahaan, seperti misalnya laba kotor penjualan dan laba bersih. Adapun beberapa pengertian harga pokok menurut para ahli di bidang Akuntansi, yaitu sebagai berikut : Menurut Dr. Supriyono. Akuntan . Harga perolehan atau harga pokok adalah jumlah yang dapat diukur dalam satuan uang dalam bentuk, kas yang dibayarkan, nilai aktiva lainnya yang diserahkan/ dikorbankan,nilai jasa yang diserahkan/ dikorbankan, hutang yang timbul atau tambahan modal. Penentuan Harga Pokok Penetuan bagaimana memperhitungkan biaya kepada suatu produk atau pesanan atau jasa, yang dapat dilakukan dengan cara memasukkan seluruh biaya produksi atau hanya memasukkan unsur biaya variable saja. Dalam penentuan harga pokok tersebut dapat digunakan dua cara yaitu : Metode Kalkulasi Biaya Penuh . ull Kalkulasi biaya penuh adalah suatu metode dalam penentuan harga pokok suatu produk dengan memperhitungkan semua biaya produksi, seperti biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik variable dan biaya overhead pabrik Metode Kalkulasi Biaya Penuh . ariable costin. Kalkulasi biaya variable adalah suatu metode dalam penentuan harga pokok suatu produk, hanya memperhitungkan biaya produksi yang bersifat variable saja seperti biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung dan overhead pabrik tetap tidak diperhitungkan sebagai biaya produksi tetapi biaya overhead tetap akan diperhitungkan sebagai biaya periode yang akan dibebankan dalam laporan laba rugi tahun berjalan. Metode Pengumpulan Harga Pokok Menurut Dr. Supriyono. Akuntan . Secara ekstrim pola dikelompokkan menjadi dua metode yaitu : Metode Harga Pokok Pesanan (Job Order Cost Metho. Metode harga pokok pesanan adalah metode pengumpulan harga pokok produk di mana biaya dikumpulkan untuk setiap pesanan atau kontrak atau jasa secara terpisah, dan setiap pesanan Pengolahan produk akan dimulai setelah datangnya pesanan dari langganan/ pembeli melalui dokumen pesanan penjualan . ales orde. , yang memuat jenis dan jumlah produk yang dipesan, spesifikasi pesanan, tanggal pesanan diterima dan harus diserahkan. Atas dasar pesanan penjualan akan dibuat perintah produksi . roduction orde. untuk melaksanakan kegiatan produksi sesuai dengan yang dipesan oleh pembeli. Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa tujuan produksi untuk melayani pesanan dari sifat produksinya akan terputus-putus, selesai diolah pesanan yang satu dilanjutkan pengolahan pesanan yang lainnya. Pada harga pokok pesanan, harga pokok dikumpulkan untuk setiap pesanan sesuai dengan biaya yang dinikmati oleh setiap pesanan, jumlah biaya produksi setiap pesanan akan dihitung pada saat pesanan selesai. Untuk menghitung biaya satuan, jumlah biaya produksi pesanan tertentu dibagi Contoh perusahaan yang berproduksi atau menghasilkan jasa atas dasar kantor akuntan atau konsultan, pabrik botol dan sebagainya. Meode Harga Pokok Proses . rocess cost metho. Metode harga pokok proses adalah metode pengumpulan harga pokok produk dimana biaya dikumpulkan untuk setiap satuan waktu tertentu, misalnya bulan, triwulan, semester. Pada metode harga pokok proses perusahaan menghasilkan produk yang homogin, bentuk produk bersifat standar dan tidak tergantung spesifikasi yang diminta oleh pembeli. Kegiatan ditentukan oleh budget produksi atau skedul produksi untuk satuan waktu tertentu yang sekaligus dipakai dasar oleh bagian produksi untuk mengisi melaksanakan produksi. Tujuan produksi untuk mengisi persediaan yang selanjutnya akan dijual kepada pembeli, oleh karena sifat produk homogin dan bentuknya standar dilaksanakan secara kontinyu atau terus-menerus. Jumlah produk total biaya pada harga pokok proses dihitung setiap akhir periode dengan menjumlah semua elemen biaya yang dinikmati produk dalam satuan waktu yang Untuk menghitung biaya, jumlah total biaya produksi pada satuan waktu tertentu dibagi jumlah produk yang dihasilkan pada satuan waktu yang sama. Contoh perusahaan yang menghasilkan produk atau jasa atas dasar proses misalnya: pabrik semen, kertas, petrokimia, tekstil, penyulingan minyak mentah. PLN, air minum, perusahaan angkutan dan sebagainya. Dalam praktek suatu perusahaan dapat menggunakan kombinasi metode harga pokok proses dan metode harga pokok pesanan bersama-sama, misalnya pada perusahaan meubel di samping melayani pesanan juga membuat meubel untuk persedianan yang kemudian dijual, pada perusahaan modiste atau konfeksi di samping melayani pesanan juga membuat produk untuk persediaan yang kemudian dijual. Penerapan metode tersebut pada suatu perusahaan tergantung pada sifat atau karakteristik pengolahan menjadi produk selesai yang akan mempengaruhi metode pengumpulan harga pokok yang digunakan. Aliran Kegiatan Perusahaan Manufaktur dan Aliran Harga Pokok Produk Aliran menunjukkan aliran biaya produksi dalam rangka kegiatan pengolahan bahan baku menjadi produk selesai yang selanjutnya dijual, oleh karena itu aliran harga pokok produk akan dipengaruhi atau tergantung aliran kegiatan perusahaan manufaktur dalam mengolah bahan baku menjadi produk selesai yang kemudian dijual adalah sebagai berikut : Pengadaan Pengadaan adalah kegiatan untuk memperoleh atau mengadakan barang dan jasa yang akan dikonsumsi dalam dikelompokkan ke dalam : Pembelian, penyimpanan bahan baku, bahan penolong, supplies pabrik dan elemen . lainnya yang akan dikonsumsi dalam kegiatan Perolehan jasa dari tenaga kerja langsung, tenaga kerja tidak langsung dan jasa lainnya yang akan dikonsumsi dalam kegiatan . Produksi Produksi adalah kegiatan pengolaha bahan baku menjadi produk selesai. Pada kegiatan tersebut akan dikonsumsi bahan baku, tenaga kerja langsung barang dan jasa lainnya yang dikelompokkan dalam overhead pabrik. Penyimpanan produk selesai Produk yang telah selesai diproduksi dari pabrik akan dipindahkan ke dalam gudang produk selesai menunggu saat di jual atau diserahkan kepada . Penjualan produk selesai Produk yang sudah laku dijual akan dikeluarkan dari gudang produk selesai untuk dikirim kepada pembeli, dan perusahaan dapat membebani rekening langganan atau pembeli. Sistem Pembebanan Biaya Metode Harga Pokok Proses Menurut Dr. Supriyono. Akuntan . Dihubungkan pembebanan harga pokok kepada produk, metode harga pokok proses dapat menggunakan . Semua berdasarkan biaya sesungguhnya. Pada sistem ini, produk yang diolah dibebani biaya bahan, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik yang sesungguhnya dinikmati oleh produk yang bersangkutan. Elemen biaya tertentu yaitu biaya overhead pabrik, dibebankan berdasarkan tarip atau biaya yang ditentukan dimuka. Semua elemen biaya dibebankan pada produk atas dasar harga pokok yang ditentukan dimuka. Manfaat Perhitungan Harga Pokok Proses Penentuan harga pokok produksi sangat bermanfaat untuk : Menentukan harga jual produk . Memantau realisasi biaya produksi . Menghitung laba atau rugi periodik . Menentukan harga pokok persediaan produk jadi dan produk produk dalam proses yang disajikan dalam neraca. Manfaat Perhitungan Harga Pokok Per Pesanan Penentuan harga pokok produksi sangat bermanfaat untuk : Menentukan harga jual yang akan dibebankan kepada pemesan . Mempertingkan penerimaan atau penolokan . Memantau realisasi biaya produksi . Menghitung laba atau rugi tiap pesanan . Menentukan harga pokok persediaan produk jadi dan produk dalam proses yang disajikan dalam neraca. Metode Harga Pokok Pesanan Menurut Drs. Supriyono,S. Akt Metode Harga Pokok Pesanan adalah metode pengumpulan harga pokok produk dimana biaya dikumpulkan untuk setiap pesanan atau kontrak atau jasa secara terpisah dan dipisahkan Karakteristik Metode Harga Pokok Pesanan . Sifat proses produksi yang dilakukan terputus-putus dan tergantung pada pesanan yang diterima. Spesifikasi dan bentuk produk tergantung pada pemesan. Pencatatan biaya produksi masingmasing pesanan dilakukan pada kartu biaya pesanan secara terperinci untuk masing-masing pesanan. Total biaya produksi untuk setiap elemen dikalkulasi setelah pesanan selesai. Biaya perunit dihitung, dengan membagi total biaya produksi yang terdiri dari: bahan baku langsung, tenaga kerja langsung dan biaya overhead dibebankan dengan total unit yang dipesan. Akumulasi biaya pada umumnya menggunakan biaya normal. Produk yang sudah selesai dapat disimpan digudang atau langsung diserahkan pada pemesan. Prosedur Akuntansi Biaya pada Metode Harga Pokok Pesanan Prosedur akuntansi biaya pada metode harga pokok pesanan meliputi organisasi formulir, catatan-catatan dan laporan- laporan yang terkoordinasi dalam rangka melaksanakan kegiatan untuk melayani pesanan dan menyajikan informasi biaya bagi manajemen. Dalam hal ini prosedur akuntansi biaya dapat dikelompokkan sebagai berikut : Prosedur akuntansi biaya bahan dan . Prosedur akuntansi biaya tenaga kerja. Prosedur akuntansi biaya overhead . Prosedur akuntansi produk selesai dan produk dalam proses akhir periode. Prosedur akuntansi penjualan dan penyerahan produk kepada pemesan. Metode Harga Pokok Proses Metode harga pokok proses adalah metode pengumpulan harga pokok produk dimana biaya dikumpulkan untuk setiap satuan waktu tertentu, misalnya bulan, triwulan, semester, tahun. Pada metode ini perusahaan menghasilkan produk yang homogen, bentuk produk bersifat standar, dan tidak tergantung spesifikasi yang diminta oleh pembeli. Karakteristik Metode Harga Pokok Proses, . Biaya dikumpulkan untuk setiap satuan waktu tertentu, misalnya bulan, tahun dan . Produk yang dihasilkan bersifat homogin dan bentuknya standar, tidak tergantung spesifikasi yang diminta oleh pembeli. Kegiatan produksi didasarkan pada budget produksi atau schedule produksi untuk satuan waktu tertentu. Tujuan persediaan yang selanjutnya dijual. Kegiatan produksi bersifat continue atau terus-menerus . Jumlah total biaya maupun biaya satuan dihitung setiap akhir periode, misalnya akhir bulan, akhir tahun. Karakteristik Utama dari Metode Harga Pokok Proses adalah sebagai berikut : Laporan harga pokok produksi digunakan untuk mengumpulkan, meringkas dan menghitung harga pokok baik total maupun satuan atau per unit. Apabila produk diolah melalui beberapa tahap atau departemen, laporan harga pokok disusun setiap departemen di mana produk diolah. Biaya dibebankan kepada produk melalui rekening barang dalam proses yang diselenggarakan untuk setiap elemen Apabila produk diolah melalui beberapa departemen, rekening barang dalam proses disamping diselenggarakan untuk setiap elemen biaya harus diselenggarakan untuk setiap departemen dimana produk diproses. Produksi dikumpulkan dan dilaporkan untuk satuan waktu atau periode tertentu. Apabila produk diproses beberapa tahap atau departemen, laporan . Produksi ekuivalen digunakan untuk menghitung harga pokok satuan. Produksi ekuivalen adalah tingkatan atau jumlah produksi dimana pengolahan produk dinyatakan dalam ukuran produk . Untuk menghitung harga pokok satuan setiap elemen biaya produksi tertentu, maka elemen biaya produksi tertentu . isalnya bahan bak. tersebut dibagi dengan produksi ekuivalen untuk elemen biaya yang bersangkutan . roduksi ekuivalen baha. Harga pokok yang diperhitungkan untuk elemen-elemen menikmati biaya yang dibebankan, beberapa yang dinikmati produk selesai dari departemen tertentu atau pengolahan yang dipindahkan kegudang atau kedepartemen berikutnya dan berapa harga pokok produk dalam proses akhir. Apabila dalam proses pengolahan produk timbul produk hilang, produk rusak, produk cacat tambahan produk akan perhitungan harga pokok produk. Prosedur Akuntansi Biaya Pada Metode Harga Pokok Proses. Mengumpulkan data produksi untuk menghitung produksi ekuivalen dalam rangka menghitung harga pokok satuan. Mengumpulkan biaya bahan, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik periode tertentu. Apabila produk diproses melalui beberapa departemen elemen biaya tersebut dikumpulkan untuk setiap . Menghitung harga pokok satuan setiap elemen biaya, yaitu jumlah elemen biaya tertentu dibagi produksi ekuivalen dari elemen biaya yang bersangkutan. Menghitung harga pokok produk selesai yang dipindahkan ke gudang atau departemen berikutnya dan menghitung harga pokok produk dalam proses akhir. Media yang dipakai dalam menghitung atau menentukan harga pokok produk adalah Laporan Harga Pokok Produksi yang membuat informasi sebagai berikut : Laporan Produksi Bagian laporan ini menunjukkan : Informasi jumlah produk yang diolah, baik dari produk dalam proses awal, produk yang baru dimasukkan atau diterima dari departemen sebelumnya, departemen lanjutan akibat adanya tambahan bahan kalau ada. Informasi jejak produk yang diolah, meliputi produk selesai yang dimasukkan ke gudang atau dipindahkan ke departemen lanjutan, produk rusak, produk cacat kalau ada. Biaya Yang Dibebankan Bagian laporan ini menunjukan informasi Jumlah biaya yang dibebankan meliputi harga pokok dalam proses awal kalau ada, harga pokok yang diterima dari departemen lanjutan, dan elemen biaya pengolahan produk yang bersangkutan. Tingkat produksi ekuivalen yang dihitung dari laporan produksi informasi ini berguna untuk menghitung harga pokok Harga pokok satuan untuk setiap elemen biaya yang dibebankan pada tahap pengolahan produk atau departemen yang Perhitungan Harga Pokok Bagian laporan ini memberikan informasi tentang jejak biaya yang dibebankan, menunjukan berapa biaya yang diserap oleh harga pokok produk selesai maupun produk dalam proses pada akhir periode dan Penggolongan Biaya pada Metode Harga Pokok Proses Dalam akuntansi biaya untuk metode harga pokok proses biaya produksi digolongkan sebagai berikut : Biaya Bahan Dalam metode harga pokok proses tidak diadakan pemisahan antara bahan baku dan bahan penolong, hal ini disebabkan umumnya produk yang dihasilkan bersifat homogin dan bentuknya standar sehingga setiap satuan produk yang sama akan menikmati bahan relatif sama pula. Semua harga pokok bahan yang diproses menjadi produk selesai baik dapat diidentifikasikan atau tidak dapat diidentifikasikan dengan produk tertentu, adalah merupakan biaya bahan. Biaya Tenaga Kerja Dalam metode harga pokok proses tidak dipisahkan atau dibedakan antara biaya tenaga kerja langsung dan biaya tenaga kerja tidak langsung. Apabila produk diolah melalui. satu tahapan pengolahan, maka semua biaya tenaga kerja di pabrik digolongkan sebagai elemen biaya tenaga kerja, dari daftar gaji dan upah untuk produksi dibuat jurnal sebagai berikut : Biaya Overhead Pabrik Dari uraian penggolongan biaya bahan dan biaya tenaga kerja tersebut di atas dapat ditarik kesimpulan pengertian biaya overhead pabrik. Biaya overhead pabrik pada metode harga pokok proses, yaitu meliputi semua biaya produksi selain biaya bahan dan biaya tenaga METODE PENELITIAN 1 Tempat dan Objek Penelitian Dalam pelaksanaan penelitian, yang menjadi lokasi penelitian di Pabrik Es Batu Dalam Kemasan AuEs Abadi SorongAy. Waktu penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah dalam waktu dua bulan, yaitu dari bulan Mei sampai dengan Juni 2016. 2 Teknik Pengumpulan Data Observasi Dalam diperlukan dalam penelitian penulis melakukan observasi yaitu melakukan kunjungan atau pengamatan secara langsung pada objek penelitian untuk mendapatkan keterangan yang diperlukan, selain itu penulis juga melakukan wawancara dengan cara mengadakan tanya perusahaan mengenai data yang ada sesuai dengan masalah yang akan dibahas, serta menggunakan arsip atau dokumendokumen yang bersifat tulisan dari perusahaan yang bersangkutan. Wawancara Metode pengumpulan data ini dengan metode wawancara kepada pengawas umum dan bagian produksi. Pabrik Es Batu Dalam Kemasan AuEs AbadiAy untuk memberikan keterangan-keterangan yang berkaitan dengan permasalahan yang ada di dalam penelitian ini. Studi pustaka Metode pengumpulan data dengan cara mempelajari literatur-literatur dan sumbersumber tertulis lainnya yang berhubungan dengan masalah yang akan diteliti dalam penulisan skripsi ini. 4 Jenis dan Sumber Data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Kuantitatif, yaitu data dalam bentuk angkaangka seperti informasi biaya dan data-data yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas. Kualitatif, yaitu data yang diperoleh dari objek penelitian dalam bentuk informasi baik secara lisan maupun tulisan seperti struktur organisasi, pembagian tugas, dan lain-lain. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Data primer yaitu data yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti dari objek penelitian. Data jenis ini berasal dari observasi, wawancara dan konsultasi terhadap pihakpihak yang bersangkutan. Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari sumber-sumber keuangan serta data pendukung lainnya yang berkaitan dengan masalah yang dibahas dalam penulisan ini. 5 Metode Analisis Data Metode analisis data yang digunakan dalam penulisan laporan ini adalah analisis data Metode deskriptif merupakan suatu cara penelitian yang menggambarkan atau menguraikan keadaan dari objek penelitian . berdasarkan faktor-faktor yang nyata di situasi yang akan diteliti dan membandingkan dengan teori akuntansi yang Langkah-langkah penelitian ini antara lain : Mencantumkan harga pokok produksi es cilinder dan es serut pada Es Abadi Sorong dengan menggunakan metode harga pokok Mengidentifikasi elemen-elemen biaya Membebankan biaya overhead pabrik Membandingkan antara perhitungan harga pokok produksi es cilinder dan es serut dengan perhitungan harga pokok produksi es cilimder dan es serut hasil analisis. PEMBAHASAN Perhitungan Harga Pokok Produksi Pada Es Abadi Sorong Perhitungan harga pokok produksi yang tepat dan teliti sangat diperlukan oleh manajemen perusahaan karena merupakan faktor penting didalam menentukan harga jual, memantau biaya produksi, dan sebagai alat penetapan keputusan. Harga pokok produksi sangatlah penting bagi Es Abadi karena harga pokok produksi berfungsi sebagai informasi dalam penetapan keputusan khususnya dalam penetapan harga jual suatu produk. Dari hasil pengamatan dan penelitian yang dilakukan terhadap metode penentuan harga pokok produk yang dilakukan oleh perusahaan, penulis menemukan ada beberapa biaya produksi yang tidak dihitung secara terperinci oleh perusahaan dalam kalkulasi perhitungan harga pokok produksi yaitu biaya Sehingga perhitungannya biaya overhead menurun dan harga pokok produksi menjadi lebih rendah dari harga yang sebenarnya. Maka dengan ini penulis ingin menggunakan metode harga pokok proses untuk menghitung harga pokok es celinder dan es serut pada Es Abadi Sorong. 1 Elemen-elemen Harga Pokok Produksi Pada Es Abadi Sorong Elemen-elemen harga pokok produksi adalah semua biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi dikelompokkan menjadi tiga elemen biaya yaitu : biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik. Biaya Bahan Bahan merupakan bagian yang secara menyeluruh membentuk produk dan dapat diidenfikasikan secara langsung pada produk Pengadaan merupakan bagian yang penting bagi perusahaan manufaktur dalam melaksanakan proses produksi, karena bahan merupakan komponen yang paling utama yang diolah menjadi produk selesai dalam setiap perusahaan manufaktur. Tabel 4. Biaya Bahan Es Abadi Sorong Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Total Biaya Bahan Baku (Ai. Sumber : Es Abadi Sorong 2015 Biaya bahan baku air diperoleh dari jumlah pemakaian/ hari 10. 000 liter dengan 000/ 5. 000 liter. Biaya bahan baku = Rp 500. 000 * hari Dari 10. 000 liter air dihasilkan 7. 000 kg es, yang terbagi dalam dua bentuk yaitu : Es Cilinder 4000 kg . Es Serut 3000 kg Biaya Tenaga Kerja Biaya tenaga kerja adalah suatu balas jasa yang diberikan oleh perusahaan kepada semua karyawan pabrik yang dapat diidentifikasikan pada produksi tertentu yang dapat dihasilkan perusahaan. Tabel 4. Biaya Tenaga Kerja Es Abadi Sorong Keterangan Gaji Pokok/orang Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Rp 2. Rp 2. Rp 2. Rp 2. Rp 2. Rp 2. Rp 2. Rp 2. Rp 2. Rp 2. Rp 2. Rp 2. Total Total Gaji Rp 265. Sumber : Es Abadi Sorong 2015 Gaji karyawan sebesar UMP (Upah Minimum Provins. / bulan Perhitungan Total Gaji perhitungan gaji untuk 11 orang karyawan Total Gaji = Rp 2. 000 x 11 orang karyawan = Rp 22. 000 /bulan Total Gaji /Tahun = Rp 22. 000 x 12 bulan = Rp 265. Bagian produksi berjumlah 4 orang karyawan terdiri dari : Pembungkusan es ke dalam kantong Pengikatan plastik es Pelubangan plastik es Penyimpanan es dalam freezer. Bagian penjualan berjumlah 6 orang karyawan terdiri dari : Untuk sopir 3 orang karyawan Untuk helper 3 orang karyawan Bagian pengawas umum 1 orang Biaya Overhead Pabrik Perhitungan BOP pada Es Abadi hanya memasukkan biaya listrik & biaya solar . Tabel 4. Biaya Listrik Es Abadi Sorong Bulan Biaya /bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Total 372,00 700,00 483,00 917,00 799,00 412,00 000,00 720,00 382,00 380,00 808,00 900,00 Rp370. 873,00 Sumber : Es Abadi Sorong 2015 Tabel 4. Biaya Solar Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Total Biaya/bulan Rp 43. Perhitungan Harga Pokok Es Celinder Dan Es Serut Dalam Kemasan Dari data Es Abadi Sorong, penulis dapat membuat perhitungan harga pokok produksi es cilinder dan es serut dalam kemasan sebagai berikut : Dalam perhitungan harga pokok produksi Es Abadi Sorong belum memasukkan biaya overhead pabrik secara rinci dan biaya penyusutan mesin produksi dan penyusutan gedung pabrik. Biaya Bahan Tabel 4. Es Abadi Sorong Perhitungan Harga Pokok Produksi Bulan Januari - Desember 2015 Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Total Es Cilinder Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Rp 89. Total Es Serut Rp 67. Sumber : Data diolah Biaya Tenaga Kerja Langsung Biaya tenaga kerja langsung terdiri dari 4 orang karyawan bagian produksi es cilinder dan es serut Sumber Data : Es Abadi Sorong Biaya Solar Perhitungan biaya solar merupakan perhitungan dari 3 mobil, dalam satu minggu pengisian solar untuk satu mobil Rp 300. 000 * 4 minggu = Rp 000/ bulan. Total Solar /Tahun = Rp 3. 000 * 12 bulan = Rp 43. Tabel 4. Biaya Tenaga Kerja Langsung Bulan Es Cilinder Januari Rp 4. Februari Rp 4. Maret Rp 4. April Rp 4. Mei Rp 4. Juni Rp 4. Juli Rp 4. Agustus Rp 4. September Rp 4. Oktober Rp 4. November Rp 4. Desember Rp 4. Tabel 4. Biaya Ganti Oli Mesin Es Serut Bulan Tota Gaji Rp 3. Rp 3. Rp 3. Rp 3. Rp 3. Rp 3. Rp 3. Rp 3. Rp 3. Rp 3. Rp 3. Rp 3. Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Rp 96. Total Total Biaya/bulan Sumber : Data diolah Sumber : Data diolah Biaya overhead Pabrik Perhitungan es abadi sorong dalam memasukkan biaya overhead pabrik belum memasukkan biaya plastik, biaya ganti oli mesin, biaya penyusutan mesin produksi dan biaya gedung pabrik. Perhitungan Biaya Bahan Penolong Bahan penolong yaitu plastik, pada es abadi untuk biaya plastik dalam 1 tahun dibutuhkan 2x pembelian untuk 50 kg /bulan dengan harga Rp 22. Tabel 4. Biaya Plastik Tabel 4. Biaya Listrik Bulan Es Cilinder Es Serut Biaya /Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Rp 18. Rp 17. Rp 17. Rp 18. Rp 18. Rp 21. Rp 17. Rp 15. Rp 10. Rp 18. Rp 18. Rp 19. Rp13. Rp13. Rp13. Rp13. Rp14. Rp15. Rp13. Rp11. Rp 7. Rp13. Rp13. Rp14. Total Rp 370. Bulan Biaya /bulan Januari Juli Total Sumber : Data diolah Biaya Penyusutan Aktiva Tetap Mesin Produksi Perhitungan biaya penyusutan aktiva tetap menggunakan metode garis lurus. Penyusutan = Keterangan : HP = Harga Perolehan Aktiva Tetap NR = Nilai Residu/ Nilai Sisa n = Taksiran Umur Ekonomis Aktiva Tetap Sumber : Data diolah Biaya Penyusutan Mesin Produksi Harga Perolehan Mesin Produksi Rp 1. Nilai Residu/ Nilai Sisa Rp Taksiran Umur Ekonomis Rp 5 Tahun Penyusutan = = Rp 000 /Tahun Biaya penyusutan Rp 360. 000 : 12 bulan. Tabel 4. Biaya Penyusutan Mesin Produksi Bulan Es Cilinder Januari Rp 17. Februari Rp 17. Maret Rp 17. April Rp 17. Mei Rp 17. Juni Rp 17. Juli Rp 17. Agustus Rp 17. September Rp 17. Oktober Rp 17. November Rp 17. Desember Rp 17. Tabel 4. Biaya Penyusutan Gedung Pabrik Es Cilinder Es Serut Rp 30. Rp 30. Rp 30. Rp 30. Rp 30. Rp 30. Rp 30. Rp 30. Rp 30. Rp 30. Rp 30. Rp 30. Januari Rp 285. Februari Rp 285. Maret Rp 285. April Rp 285. Mei Rp 285. Juni Rp 285. Juli Rp 285. Agustus Rp 285. September Rp 285. Oktober Rp 285. November Rp 285. Desember Rp 285. Rp 214. Rp 214. Rp 214. Rp 214. Rp 214. Rp 214. Rp 214. Rp 214. Rp 214. Rp 214. Rp 214. Rp 214. Rp360. Total Es Serut Jumlah Rp 12. Rp 12. Rp 12. Rp 12. Rp 12. Rp 12. Rp 12. Rp 12. Rp 12. Rp 12. Rp 12. Rp 12. Total Sumber : Data diolah Bulan Jumlah Rp 6. Sumber : Data diolah Biaya Penyusutan Gedung Pabrik Harga Perolehan Gedung Pabrik Rp 90. Nilai Residu/ Nilai Sisa Rp Taksiran Umur Ekonomis 15 Tahun Penyusutan = /Tahun = Rp 6. Biaya penyusutan Rp 90. 000 : 12 bulan Perhitungan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Harga Pokok Proses Untuk Menghasilkan 2 Macam Bentuk Es yaitu : Es cilinder 4000 kg Perhitungan Harga Pokok Produksi Biaya Bahan. Biaya Tenaga Kerja dan Biaya Overhead Pabrik yaitu dari jumlah es cilinder 4000 kg es serut 3000 kg = 7000 kg, dari 7000:4000*Total /bulan. Es serut 3000 kg Perhitungan Harga Pokok Produksi Biaya Bahan. Biaya Tenaga Kerja dan Biaya Overhead Pabrik yaitu dari jumlah es cilinder 4000 kg es serut 3000 kg = 7000 kg, dari 7000:3000*Total /bulan. Perbandingan Perhitungan Harga Pokok Produksi Es Cilinder Dan Es Serut Dengan Menggunakan Perhitungan Perusahaan dan Metode Harga Pokok Proses Tabel 4. Laporan Harga Pokok Produksi Es Abadi Sorong Bulan Januari - Desember 2015 Biaya Te naga Ke rja Januari Rp 13. 000 Rp 22. Februari Rp 12. 000 Rp 22. Maret Rp 13. 000 Rp 22. April Rp 13. 000 Rp 22. Mei Rp 13. 000 Rp 22. Juni Rp 13. 000 Rp 22. Juli Rp 12. 000 Rp 22. Agustus Rp 13. 000 Rp 22. September Rp 13. 000 Rp 22. Oktober Rp 13. 000 Rp 22. November Rp 13. 000 Rp 22. Desember Rp 13. 000 Rp 22. Total Bulan Bahan BOP Jumlah Rp 35. Rp 33. Rp 34. Rp 35. Rp 36. Rp 40. Rp 34. Rp 31. Rp 22. Rp 35. Rp 36. Rp 36. Rp 835. Sumber Data : Es Abadi Sorong Tabel 4. Laporan Harga Pokok Produksi Bulan Januari - Desember 2015 Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Biaya Tenaga Kerja 000 Rp 8. 000 Rp 8. 000 Rp 8. 000 Rp 8. 000 Rp 8. 000 Rp 8. 000 Rp 8. 000 Rp 8. 000 Rp 8. 000 Rp 8. 000 Rp 8. 000 Rp 8. Total Bahan BOP Jumlah Rp 1. Sumber : Data diolah Tabel 4. Perbandingan Perhitungan Harga Pokok Produksi Es Cilinder & Ees Serut Dengan Es Abadi Sorong Bulan Januari - Desember 2015 Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Es Abadi Metode Harga Pokok Prose s Se lisih Sumber : Data diolah Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa perhitungan menurut es abadi sorong dengan metode harga pokok proses menurut penulis memiliki perbedaan. Pada perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode harga pokok proses yang dihasilkan lebih besar dibandingkan dengan perhitungan usaha yang Hal ini karena menggunakan metode harga pokok proses karena semua biaya dirinci secara jelas, baik biaya bahan, biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabrik seperti biaya listrik, biaya plastik, biaya pemeliharaan peralatan dan kendaraan serta biaya penyusutan mesin produksi dan biaya penyusutan gedung pabrik sedangkan pada es abadi perhitungan yang dihasilkan lebih kecil karena pemilik tidak memasukkan biaya overhead pabrik secara rinci ke dalam biaya produksinya. PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan oleh penulis dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh Pabrik Es Batu AuEs AbadiAy masih sangat sederhana dengan biaya-biaya dikeluarkan dalam proses produksi, biaya yang dihitung oleh Pabrik Es Batu AuEs AbadiAy sebagai biaya produksi adalah air, biaya tenaga kerja, gaji bagian produksi, gaji bagian penjualan, biaya bahan bakar solar dan biaya listrik. Masih terdapat biaya overhead yang dikeluarkan dalam proses produksi namun pabrik es batu AuEs AbadiAy tidak menghitung biaya Hasil perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan Pabrik Es Batu AuEs AbadiAy sebesar Rp Sedangkan perhitungan biaya produksi yang dilakukan dengan metode harga pokok proses pada Pabrik Es Batu AuEs AbadiAy ialah dengan menghitung seluruh biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi es. Adapun biaya yang dibebankan pada biaya air . ahan bak. , biaya bahan bakar solar, biaya listrik, ganti oli mesin produksi, biaya pemeliharaan mesin, serta biaya penyusutan peralatan, mesin, dan gedung pabrik. Hasil perhitungan biaya produksi dengan metode harga pokok proses adalah Rp 1. Perhitungan harga pokok produksi dengan metode perusahaan dan metode harga Pada perhitungan harga pokok produksi dengan metode harga pokok proses harga pokok produksi dibandingkan dengan perhitungan harga pokok produksi dengan metode Selisih biaya produksi antara kedua metode tersebut adalah harga pokok produksi yang terlihat pada tabel 4. Don R. Hansen dan Maryanne M. Mowen akuntansi manajemen Edisi 4. Yogyakarta 2000. Mulyadi. Sc. Drs. Akuntansi biaya. Edisi 5. Penerbit Yogyakarta. Wiliam K. Carter & usry. Milton F. Biaya Edisi Penerbit Salemba Empat. Jakarta Supriyono. Akuntansi Biaya. Edisi 2: Penerbit BPFE YOGYAKARTA, 2012. Saran Berdasarkan hasil penelitian ada beberapa saran antara lain: Pabrik Es Batu AuEs Abadi SorongAy pemeliharaan mesin dan kendaraan, dan biaya penyusutan peralatan dan mesin. Karena hal ini merupakan elemen yang penting untuk menghitung biaya overhead pabrik. Sebaiknya Pabrik Es Batu AuEs AbadiAy dalam menghitung biaya produksinya menggunakan metode harga pokok proses karena metode ini lebih akurat dibandingkan dengan metode yang dilakukakan oleh perusahaan. Metode harga pokok proses merinci seluruh biaya produksi yang terkait dengan menunjukkan hasil akurat yang dikeluarkan selama proses produksi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan wawasan atau manufaktur mengenai perhitungan menggunakan metode harga pokok DAFTAR PUSTAKA