1067 JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 PENGEMBANGAN MEDIA E-BOOK DESTINASI WISATA UNTUK MENINGKATKAN MINAT MASYARAKAT TERHADAP DESA WISATA SEKOTONG Oleh Nurul Maylida1. Deni Darma Saputra2. Sukmayanti3. Rosita Yusrianti4. Ilham Syahrul Jiwandono5 1,3,4,5 Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Mataram Program Studi D3 Pariwisata. Fakultas Ekonomoni dan Bisnis. Universitas Mataram Email : 1nurul. maylida@gmail. Article History: Received: 17-11-2024 Revised: 21-11-2024 Accepted: 23-11-2024 Keywords: Recreational Village. Sekotong. EBook. Abstract: Recreational village has been sustainable development innovations and has been established throughout Indonesia, including in the West Nusa Tenggara Province (NTB). One of the recreational village is Sekotong, which is located in West Lombok Regency. Sekotong is an area that has the potential to become a companion tourism area for the Special Economic Zone of Mandalika. Sekotong is still less well-known compared to other popular tourist destinations in NTB. Therefore, this research aims to develop a feasible tourism destination e-book media. In this context, digital media, especially e-books, can be used to promote Sekotong recreational village, consequently increasing public interest, both local and foreign. The research method used was Research and Development (R&D). The result of this research is a tourism destination e-book. A validity test has been carried out to ensure the feasibility of the e-book. The results of the material validation test showed 86% and media validation 84%, both of which were converted to the Likert Scale and received a value of "Very Valid. " However, the media need revision. The e-book has been registered for Copyright. The conclusion of this study is the development of an e-book on Sekotong tourist destination serves as a means of exploring and promoting tourist destination that have not been widely exposed. bagi masyarakat tanpa mengorbankan keseimbangan ekologis PENDAHULUAN Desa wisata merupakan implementasi dari pembangunan berkelanjutan . ustainable developmen. (Mumtaz & Karmilah, 2. Desa wisata juga merupakan sebuah area pedesaan yang memiliki beberapa karakteristik tertentu untuk menjadi daerah tujuan wisata. Di kawasan ini, penduduknya masih memiliki tradisi dan budaya asli. Selain itu, beberapa faktor pendukung seperti makanan khas, sistem pertanian dan sistem sosial turut mewarnai sebuah kawasan desa wisata. luar faktor-faktor tersebut, alam dan lingkungan yang masih asli dan terjaga merupakan faktor penting dari sebuah kawasan tujuan wisata (Zakaria & Suprihardjo, 2. Desa wisata yang dapat dijadikan tujuan wisata di Indonesia tersebar merata dengan jumlah ribuan. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) mencatat sejumlah 6030 desa wisata per tahun 2024. Salah satu tempat terkenal menjadi tujuan wisata yaitu di Provinsi Nusa Tenggara Barat. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 Potensi pariwisata yang cukup potensial dan banyak diminati oleh para wisatawan baik domestik maupun mancanegara di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah pariwisata bahari . aut/panta. karena secara geografis NTB yang terdiri dari 137 pulau . buah pulau yang berpenghuni dan 110 buah pulau yang tidak berpenghun. merupakan provinsi kepulauan sekitar tujuh perdelapan wilayah NTB terdiri atas lautan dan potensi yang ada cukup menarik untuk dikembangkan menjadi kawasan pariwisata yang bermutu, yang nantinya mampu memberikan manfaat baik bagi para wisatawan, masyarakat maupun pemerintah (Rochayati et. al, 2. Salah satu daerah di Lombok Barat yang berpotensi menjadi kawasan wisata pendamping kawasan ekonomi khusus Mandalika adalah Kecamatan Sekotong. Kecamatan Sekotong yang sekaligus menjadi nama dari desa tersebut telah ditetapkan menjadi desa wisata oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) pada tahun 2021. Konsep pembangunan kepariwisataan di daerah Sekotong berbasis masyarakat menetapkan masyarakaat sebagai bagian yang terpisahkan dari produk wisata. Produk pariwisata merupakan proses rekayasa sosial . ocial engineerin. masyarakat dan esensi pembangunan pada komunitas atau masyarakat . ommunity based developmen. Masyarakat setempat juga terlibat langsung dalam kegiatan pariwisata seperti bentuk pemberian jasa dan pelayanan yang hasilnya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat (Maylida et. al, 2. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sarana yang dapat memberikan kemudahan dalam mempromosikan desa wisata Sekotong dengan memanfaatkan teknologi yang semakin canggih seperti pembuatan e-book sebagai bentuk pengembangan buku saku wisata manual yang sudah diedarkan agar memudahkan pengunjung dalam mengeksplor destinasi wisata Sekotong. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media e-book destinasi wisata yang layak. Dalam konteks ini, media digital, khususnya e-book dapat digunakan untuk mempromosikan desa wisata Sekotong sehingga dapat meningkatkan minat masyarakat, baik lokal maupun mancanegara, untuk lebih mengenal dan tertarik mengunjungi destinasi wisata Sekotong. Kebaharuan pada penelitian ini yaitu terdapat sejarah di Sekotong yang ditampilkan pada halaman materi e-book. Urgensi penelitian ini yaitu pengembangan e-book dapat memberikan kontribusi dalam mengenalkan potensi dan keunikan Sekotong kepada khalayak yang lebih luas, yang mungkin belum banyak terjangkau oleh media promosi konvensional. Penelitian pengembangan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami peran teknologi informasi pada destinasi wisata terpencil, seperti desa wisata Sekotong, sehingga dapat dijadikan sebagai model dalam pengembangan pariwisata berbasis e-book di masa mendatang. erisi deskripsi tentang latar belakang permasalahan yang diselesaikan, isu-isu yang terkait dengan masalah yg diselesaikan, ulasan penelitan yang pernah dilakukan sebelumnya oleh peneliti lain yg relevan dengan penelitian yang dilakukan, serta didukung dengan literature review yang relevan. LANDASAN TEORI 1 Media Kata AuMediaAy diambil dari Bahasa Latin yang merupakan bentuk jamak dari AumediumAy, secara etimologi bermakna perantara atau pengantar. National Education Association (NEA) mengartikan media sebagai seluruh benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar, dibaca atau dibicarakan beserta instrumen yang dipergunakan untuk aktivitas tersebut (Nurfadhillah. Septy. 4A Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Tangerang Tahun 2021. Dapat diketahui, media merupakan sebuah benda atau perantara. 2 E-Book Destinasi Wisata a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 Menurut Putut Laxman Pendit, e-book merupakan bentuk buku elektronik secara sederhana dapat dilihat dalam bentuk teks yang ditampilkan dalam bentuk dokumen yang dibuat dengan wordprocessor. HTML, atau XML. Menurut (Wiji Suwarno,2011: . dalam (Prabowo & Heriyanto, 2. , e-book adalah versi elektronik dari buku. E-book terdiri dari dua macam, yaitu . e-book tertutup, e-book ini hanya bisa dibaca dengan alat serta program khusus . -book reade. , . e-book terbuka, jenis e-book kedua bisa dibaca oleh berbagai teknologi digital mulai dari PC desktop, laptop serta tersedia di internet. Kelebihan dari e-book antara lain kemudahan penelusuran dan membacanya, penghematan bahan kertas, dan kemudahan pengalihan teks (Prabowo & Heriyanto, 2. Daerah tujuan wisata atau sering juga disebut destinasi wisata merupakan kawasan geografis yang tergabung dalam satu atau lebih wilayah administratif, yang didalamnya terdapat daya tarik wisata. Tersedia fasilitas umum, fasilitas pariwisata, aksesibilitas, serta masyarakat dan melengkapi terwujudnya kepariwisataan. (Undang-undang Kepariwisataan nomor 10 tahun 2. dalam (Hariyanto, 2. Oleh karena itu, dapat diketahui bahwa e-book destinasi wisata merupakan buku elektronik yang menampilkan daerah tujuan 3 Minat Masyarakat Terhadap Desa Wisata Sekotong Menurut Djali . dalam (Yulianti, 2. berpendapat bahwa minat adalah penerimaan akan suatu hubungan antara diri sendiri dengan sesuatu di luar diri. Minat berkaitan dengan perasaan suka atau senang dari seseorang terhadap sesuatu objek. Minat masyarakat terhadap destinasi wisata merupakan cerminan sejauh mana ketertarikan mereka dalam mengunjungi dan mengeksplorasi tempat-tempat wisata tertentu. Ketertarikan ini biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk daya tarik, fasilitas, serta informasi yang diterima oleh calon wisatawan. Sekotong merupakan salah satu bagian dari desa wisata yang terdaftar di Kemenparekraf RI. Sekotong terletak di Kecamatan Sekotong. Kabupaten Lombok Barat. Nusa Tenggara Barat. Indonesia. Pada situs Kemenparekraf, terdapat sekitar 4 desa wisata yang ada di Sekotong, yaitu desa wisata . Sekotong Barat, . Gili Gede, . Batu Putih, dan . Batu Putih Bahari. Sekotong juga merupakan wilayah yang masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Tidak seperti Mandalika, rasio pengujung Sekotong masih lebih sedikit dibanding Mandalika ataupun tempat wisata populer lainnya. Oleh karena itu, minat masyarakat terhadap desa wisata Sekotong harus terus ditingkatkan, baik itu masyarakat lokal maupun mancanegara. 4 Penelitian yang Relevan Beberapa penelitian terdahulu yang sejalan dengan tema yang sama, yaitu penelitian yang dilakukan oleh Yanuar Al Fiqri. Suroyo. Bedriati Ibrahim . dengan judul penelitian AuPengembangan Historical Toursim E-Book Berbasis Cultural Heritage Bandar Senapelan PekanbaruAy dengan menggunakan metode pengembangan Research and Development (R&D). Kesamaan dari penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh (Al Fiqri, et al. , 2. yaitu produk yang dikembangkan sama-sama merupakan berbentuk e-book. Adapun perbedaannya yaitu pada penelitian oleh (Al Fiqri, et al. , 2. e-book yang dihasilkan terkait dengan cultural tourism, . dilakukannya uji coba praktikalitas pada subjek penelitian. Sedangkan pada penelitian ini, e-book yang dikembangkan tentang destinasi wisata, dan tidak dilakukannya uji coba Penelitian selanjutnya yang relevan yaitu penelitian yang dilakukan oleh Novita Agnes Putrislia dan Gamaliel Septian Airlanda . dengan judul penelitian AuPengembangan E-Book Cerita Bergambar Proses Terjadinya Hujan untuk Meningkatkan Minat Membaca Siswa di Sekolah a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 DasarAy dengan menggunakan metode pengembangan Research and Development (R&D). Kesamaan dari penelitian ini dengan penelitian yang dilakukan oleh (Putrislia & Airlanda, 2. produk yang dikembangkan sama-sama merupakan berbentuk e-book, . Tidak dilakukannya uji kepraktisan dalam skala terbatas maupun luas. Adapun perbedaannya adalah ebook yang dihasilkan terkait dengan media pembelajaran cerita bergambar, sedangkan pada penelitian ini, e-book yang dikembangkan tentang destinasi wisata. 5 Kerangka Konsep Media E-Book Destinasi Wisata Hasil Observasi Hasil studi dokumentasi Rasio pengunjung di Sekotong lebih sedikit dibanding dengan destinasi lain populer seperti Mandalika. Senggigi, dan lainlain. Banyak destinasi wisata Desa wisata Sekotong kurang Penelitian tentang pariwisata Sekotong masih sedikit Pengembangan Media E-Book Destinasi Wisata Untuk Meningkatkan Minat Masyarakat Terhadap Desa Wisata Sekotong Mengunakan metode penelitian pengembangan (R&D) model 3D E-Book AuBuku Saku Guide Trip to Part of Special Economic Zone Mandalika SekotongAy Gambar 1. Kerangka Konsep Penelitian METODE PENELITIAN 1 Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Research and Development (R&D) atau disebut juga dengan penelitian pengembangan. Menurut (Putra, 2. dalam (Solikin & Amalia, 2. R&D adalah metode penelitian secara sengaja, sistematis, untuk mendapatkan, memperbaiki, mengembangkan, menghasilkan, maupun menguji keefektifan produk, model, maupun metode/strategi/cara yang lebih unggul, terbaharukan, efektif, efisien, produktif, serta bermakna. Penelitian ini akan menghasilkan sebuah produk e-book destinasi wisata. 2 Model Pengembangan Dalam mengembangan media e-book destinasi wisata ini akan menggunakan model 4D dari Thiagarajan. Semmel dan Sammel . Berdasarkan pendapat yang dikemukakan oleh (Trianto, 2. dalam (Lestari, 2. , model pengembangan 4D terdiri dari define . , design . , develop . , dan disseminate . Pada penelitian ini, tahapan pengembangan akan hanya dilakukan sampai tahapan develop karena tujuan penelitian hanya untuk mengembangkan media e-book destinasi wisata yang layak. Model 4D tiga tahapan dapat disederhanakan menjadi model 3D. Berikut ini merupakan tahapan dalam pengembangan a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 model 3D: Define Tahap pendefinisian disebut juga dengan analisis kebutuhan yang tujuannya untuk mendefinisikan syarat-syarat pengembangan serta menetapkan produk sesuai spesifikasinya. Terdapat Analisis Awal (Front Analysi. yang dimana peneliti mengumpulkan berbagai informasi yang mendukung tentang destinasi wisata yang ada di daerah Sekotong. Tujuan dari langkah ini adalah untuk mengetahui dan menetapkan permasalahan yang ada sehingga terbentuknya konsep pengembangan dan pembuatan produk. Adapun permasalahan yang ditemukan adalah mengenai kurang tereksposnya dengan mudah buku saku manual wisata daerah Sekotong untuk digunakan oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Sehingga munculnya ide untuk mengembangkan buku saku tersebut menjadi e-book dalam bentuk pdf dengan rancangan yang terbaru dan lebih menarik. Design Tahap kedua dalam model 3D adalah design yang bertujuan untuk membuat rancangan ebook destinasi wisata Sekotong yang dikembangkan. Perancangannya dibuat berdasarkan data-data yang telah diperoleh pada tahap define. Pemilihan Format (Format Selectio. merupakan langkah design dengan tujuan untuk merancang e-book destinasi wisata Sekotong sesuai dengan hasil observasi kebutuhan wisatawan terhadap penggunaan e-book tersebut. Rancangan awal kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah membuat produk awal atau rancangan produk berupa e-book yang menarik dan efisien dalam penggunaanya dengan bantuan kemajuan teknologi yang ada. Develop Tahap ini merupakan proses pengembangan media e-book dengan menggunakan bantuan teknologi yaitu aplikasi Canva. Selian itu dilakukan juga tahap expert apparsial yaitu cara untuk menilai atau memvalidasi rancangan produk. Validasi model produk oleh ahli materi dan ahli media yang bermaksud untuk menilai atau memvalidasi e-book destinasi wisata Sekotong. Pada penelitian ini, uji validitas dilakukan oleh dosen ahli media dan ahli materi yang berasal dari dua dosen Universitas Mataram sehingga diketahui kelayakan produk yaitu apakah layak dikembangkan atau Kemudian, akan dilakukan revisi jika terdapat saran serta masukan dari ahli media dan ahli materi saat validasi e-book tersebut. 3 Teknik Pengumpulan Data Observasi Observasi adalah salah satu teknik pengumpulan data yang sering digunakan dalam Observasi merupakan proses pengamatan sistematis dari kegiatan manusia serta pengaturan fisik dimana aktivitas tersebut berlangsung secara terus menerus dari lokasi aktivitas bersifat alami untuk mendapatkan fakta (Werner & Schoepfle, 1987: . dalam (Hasanah, 2. Observasi pada penelitian ini dilakukan di beberapa lokasi riset yaitu di desa wisata Sekotong. Kabupaten Lombok Barat. Nusa Tenggara Barat. Indonesia. Studi Dokumentasi Studi dokumentasi merupakan pengumpulan, pemilihan, pengolahan, dan penyimpanan informasi dalam bidang pengetahuan (KBBI, 2. Dokumentasi dalam penelitian ini yaitu pengumpulan dan pemilihan foto-foto tentang . desa wisata Sekotong, . destinasi wisata Sekotong, . akomodasi di Sekotong, dan lain-lain. Hasil Validasi Hasil validasi yang digunakan yaitu terkait dengan uji validitas media e-book destinasi Uji validitas diperlukan untuk mengetahui kelayakan e-book. Uji validitas akan dibagi menjadi dua yaitu uji validitas materi dan uji validitas media. 4 Teknik Analisis Data a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 Analisis Deskriptif Kualitatif Data berupa komentar, saran atau tulisan yang mendukung lainnya akan dianalisis secara deskriptif kualitatif, data ini kemudian akan digunakan sebagai acuan untuk melakukan perbaikan atau peningkatan terhadap media e-book destinasi wisata. Analisis Deskriptif Kuantitatif Data kuantitaif seperti hasil uji validitas materi dan uji validitas media akan dianalisis secara Adapaun untuk uji kepraktisan pada skala kecil maupun skala besar tidak dilakukan karena tujuan penelitian ini yaitu hanya untuk mengembangkan media e-book dan mengetahui Berikut ini merupakan persamaan yang digunakan untuk menganalisis data kuantitatif pada penelitian ini: 1 Uji validitas Uji validitas merupakan tes untuk mengetahui sebuah media dapat digunakan dengan layak melalui penilaian instrumen angket. Angket akan diberikan kepada dua validator yakni ahli media dan ahli materi. Angket yang digunakan memakai skala penilaian yaitu Skala Likert. Skala Likert merupakan skala yang dikembangkan Likert pada tahun 1972 dan umum digunakan pada angket. Tabel 1. Skala Likert Skor Kategori Tidak Setuju Kurang Setuju Cukup Setuju Setuju Sangat Setuju Persamaan yang akan digunakan untuk menghitung hasil dari angket validasi materi dan angket validasi media sebagai berikut: Keterangan: P = Persentase Jawaban Skor diperoleh = Skor yang didapatkan Skor aktual = skor maksimal Selanjutnya kisi-kisi angket validasi materi dan validasi media yang akan digunakan pada penelitian dapat dipaparkan sebagai berikut: Tabel 2. Kisi-kisi angket ahli materi Aspek Jumlah Butir Penyajian Materi Kelengkapan Materi Bahasa Sumber: (Defita Permata Sari, 2020, dengan dimodifikas. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 Tabel 3. Kisi-kisi angket ahli media Aspek Jumlah Butir Penyajian Tampilan Kompatibilitas Sumber: (Arifin et al. , 2. Hasil validasi dari ahli media dan ahli materi akan diintrepretasikan ke dalam skala berikut Interval Tabel 4. Kriteria Validitas Kriteria 81% - 100% 61% - 80% 41% - 60% Sangat Valid Valid Cukup Valid 21% - 40% Kurang Valid 0 Ae 20% Tidak Valid Sumber: (Novita. Septryanesti, 2. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Define Define merupakan tahap awal atau tahap perencanaan dalam proses pengembangan media berbasis elektronik (Johan, 2. Pada tahap ini, perencanaan e-book dilakukan dengan mengumpulkan informasi tentang destinasi wisata Sekotong (Front Analysi. , menentukan target audiens yang ingin dijangkau dengan e-book tersebut, dan merancang struktur konten yang akan disertakan dalam e-book. 1 Analisis Tempat Wisata (Front Analysi. Pengumpulan informasi ini dilakukan dengan observasi ke beberapa tempat wisata seperti Pantai Kemos. Pantai Elak-Elak. Kawasan Wisata Mangrove Sekotong. Selain itu, dilakukan juga studi dokumentasi melalui jurnal dan sumber data lainnya untuk mengumpulkan informasi terkait desa wisata Sekotong. Kemudian dilakukan analisis data mengenai tempat-tempat wisata tersebut seperti . rasio pengunjung, . kemudahan akses lokasi, . tersedianya tempat ibadah, dan 2 Analisis Target Audiens Audiens atau target pembaca e-book ini yaitu dari rentang usia 18-60 tahun, sehingga kategorinya bisa masuk ke dewasa hingga lansia. Target pembaca ini disesuaikan dengan ukuran huruf yang digunakan, banyak tersedia gambar, dan berwarna-warni, sehingga cocok untuk pembaca dengan usia tersebut. 3 Analisis Struktur Konten Struktur konten dalam e-book destinasi wisata Sekotong ini yaitu terdapat . cover yang memuat judul buku beserta penulis dan logo yang menyertai, . halaman ke-2 menampilkan logo penerbit dan penulis, . halaman ke-3 menampilkan informasi penerbit dan informasi mengenai a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 e-book serta UU Hak Cipta, . kata pengantar, . daftar isi, . isi materi, . profil pengembang, . daftar pustaka, . profil singkat. Design Pada tahap ini dilakukan perancangan, dimulai dengan penyusunan daftar materi e-book, pemilihan media, pemilihan format, dan rancangan awal. Media yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah media elektronik buku . -boo. E-book ini disajikan secara terstruktur, menarik dan informatif dengan menyertakan gambar yang mendukung konten. 1 Penyusunan Daftar Materi E-Book Materi yang akan ditampilkan di e-book meliputi . profil desa wisata Sekotong, . sejarah di desa wisata Sekotong, . mengapa Sekotong?, . destinasi wisata, . festival-festival menarik, . transportasi, . akomodasi, dan . tips wisata di Sekotong. 2 Pemilihan Media E-book ini merupakan versi elektronik dari buku sehingga dapat dinikmati dengan visual 2D. E-book ini juga menampilkan berbagai gambar mengenai desa wisata Sekotong seperti destinasi wisata, festival-festival, akomodasi dan lain-lain. Logo-logo penting juga diperlihatkan seperti logo asal Instansi peneliti, logo penerbit, logo tim penelitian, beserta logo lain yang berkaitan. 3 Pemilihan Format (Format Selectio. Format e-book ini dengan menggunakan kertas ukuran A5, sesuai dengan judul e-book yaitu buku saku, maka ukuran yang dipakai lebih kecil dari ukuran biasanya. E-book juga disertai dengan teks dan gambar yang cukup jelas dan dapat dibaca dengan baik. 4 Rancangan Awal Rancangan awal dalam e-book ini yaitu penyusunan daftar materi yang akan dimasukkan, penulisan kata pengantar yang tepat, pemilihan ukuran format dan font, beserta pemilihan warna e-book. Develop Tahap develop adalah tahap di mana media dikembangkan atau dibuat berdasarkan desain yang telah disusun pada tahap sebelumnya. Pada tahap ini, dimulai proses pengembangan atau pembuatan media . -boo. destinasi wisata Sekotong. Tahap ini dilanjutkan dengan pengujian kelayakan oleh ahli media dan ahli materi. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan konten e-book dapat digunakan sesuai dengan yang diharapkan. 1 Menghasilkan E-book E-book telah berhasil dibuat sesuai dengan rancangan yang dibuat. Komponen yang ada pada e-book yaitu: . cover, . logo penerbit, . informasi tentang e-book, . kata pengantar, . daftar isi, . isi materi, . profil pengembang, . daftar pustaka, . profil a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 Gambar 2. Cover Gambar 3. Logo Penerbit Gambar 4. Informasi tentang e-book Gambar 5. Kata Gambar 6. Daftar isi Gambar 7. Isi Materi Pengantar Gambar 8. Profil Pengembang Gambar 9. Daftar Gambar 10. Profil Singkat a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 2 Melakukan Uji Validasi E-book Uji validasi bertujuan untuk mengetahui kelayakan media e-book. Validasi dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Aspek-aspek yang dinilai oleh ahli materi yaitu . penyajian materi, . kelengkapan materi, . Kemudian beberapa aspek yang dinilai oleh ahli media meliputi . penyajian, . tampilan, . Berikut ini merupakan hasil dari uji validasi oleh 1 orang ahli materi dan 1 orang ahli media: 1 Validasi Ahli Materi Ahli materi memberikan penilaian terhadap produk e-book destinasi wisata untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap desa wisata Sekotong, serta memberikan komentar dan Validasi materi dilakukan oleh dosen program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Mataram. Data hasil validasi materi dari instrumen angket yakni mendapatkan skor aktual atau skor diperoleh sejumlah 39 dan skor ideal yaitu 45. Selanjutnya hasil data tersebut dihitung menggunakan persamaan persentase jawaban, hasilnya yaitu 86%. Hasil tersebut kemudian diintrepretasikan ke Skala Likert dan mendapat nilai AuSangat ValidAy serta media layak dengan Ahli materi memberikan komentar sebagai berikut: . memperhatikan penyusunan kalimat, . mengubah urutan materi agar tips sebaiknya di akhir, serta bagian-bagian festival sebelum akomodasi. Ahli materi juga memberikan saran, yakni apabila ditambahkan dengan sejarah atau budaya akan lebih menarik. Kedua masukan tentang komentar dan saran menjadi acuan untuk memperbaiki e-book. Telah dilakukan revisi sesuai saran dan masukan sehingga e-book menjadi lebih berkualitas. Revisi yang dilakukan yaitu . susunan kalimat telah diperbaiki, . urutan materi telah diubah, dan . sejarah mengenai Sekotong telah ditambahkan. Berikut ini merupakan tabel yang mempresentasikan hasil validasi materi e-book: Validator Ahli Materi Skor Ideal Tabel 3. Hasil Validasi Ahli Materi Skor Persentase Keterangan Aktual AuSangat ValidAy dengan interval 81% sampai 100%, media layak dengan revisi. 2 Validasi Ahli Media Ahli media memberikan penilaian terhadap produk e-book destinasi wisata untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap desa wisata Sekotong, serta memberikan komentar dan Validasi media dilakukan oleh dosen program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Mataram. Data hasil validasi media dari instrumen angket yakni mendapatkan skor aktual atau skor diperoleh sejumlah 38 dan skor ideal yaitu 45. Selanjutnya hasil data tersebut dihitung menggunakan persamaan persentase jawaban, hasilnya yaitu 84%. Hasil tersebut kemudian diintrepretasikan ke Skala Likert dan mendapat nilai AuSangat ValidAy, serta media layak dengan Ahli media memberikan komentar yaitu . dilengkapi QR Code yang tidak hanya satu, . tautan external sebaiknya lebih banyak. Telah dilakukan revisi sesuai masukan dari ahli media, kami menambahkan QR Code di materi akomodasi serta e-book sekarang dapat diakses menggunakan QR Code. Berikut ini merupakan tabel yang mempresentasikan hasil validasi media e-book: https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 Validator Ahli Media Tabel 4. Hasil Validasi Media Skor Ideal Skor Persentase Keterangan Aktual AuSangat ValidAy dengan interval 81% sampai 100%, media layak dengan revisi. Pembahahasan Pengembangan Media E-book Destinasi Wisata Sekotong Pengembangan media e-book destinasi wisata telah dikembangkan dengan menggunakan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 3D. Tahapan dari model 3D yaitu define, design, dan develop. Tahap define merupakan tahap perencanaan e-book. Define dilaksanakan dengan mengumpulkan informasi tentang destinasi wisata Sekotong (Front Analysi. , menentukan target audiens yang ingin dijangkau dengan e-book tersebut, dan merancang struktur konten yang akan disertakan dalam e-book. Tahap ke-2 yaitu design . Tahap perancangan ini terdiri dari penyusunan daftar materi e-book, pemilihan media, pemilihan format, dan rancangan awal. Terakhir tahap ke-3 yaitu develop . Tahapan ini merupakan tahap final. Develop merupakan tahap di mana media e-book dikembangkan berdasarkan desain yang telah disusun. e-book telah berhasil dibuat sesuai dengan rancangan berikut: . cover, . logo penerbit, . informasi tentang e-book, . kata pengantar, . daftar isi, . isi materi, . profil pengembang, . daftar pustaka, . profil singkat. Dari ketiga tahapan tersebut, peneliti dapat mengembangkan produk akhir berupa e-book destiansi wisata berjudul AuBuku Saku Guide Trip to Special Economic Zone Mandalika: SekotongAy. Kelayakan E-book Destinasi Wisata Sekotong Uji kelayakan media dilakukan oleh dua ahli, yaitu ahli materi dan ahli media. Kedua ahli merupakan dosen program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Mataram. Kelayakan ini diukur dengan uji validasi. Adapun hasil uji validasi materi mendapat hasil 86% dan diintrepretasikan ke Skala Likert. Hasilnya yaitu AuSangat ValidAy serta media layak dengan revisi. Telah dilakukan revisi sesuai saran dan masukan. Revisi yang dilakukan yaitu . susunan kalimat telah diperbaiki, . urutan materi telah diubah, dan . sejarah mengenai Sekotong telah ditambahkan. Selanjutnya uji validasi media mendapatkan hasil 84%. Hasil tersebut kemudian diintrepretasikan ke Skala Likert dan mendapat nilai AuSangat ValidAy, serta media layak dengan Telah dilakukan revisi sesuai masukan dari ahli media, telah ditambahkan QR Code di materi akomodasi serta e-book sekarang dapat diakses menggunakan QR Code. Hak Kekayaan Intelektual pada E-book Destinasi Wisata Hak Kekayaan Intelektual (HKI) merupakan hak yang muncul untuk hasil olah pikir yang menghasilkan suatu produk atau proses yang bermanfaat untuk manusia. HKI adalah hak untuk menikmati secara ekonomis hasil dari suatu kreativitas intelektual (Rizkia & Fardiansyah, 2. Ada berbagai macam jenis HKI, dalam hal e-book ini. HKI yang dimaksud adalah Hak Cipta (Copyright. Peneliti telah mendaftarkan e-book AuBuku Saku Guide Trip to Special Economic Zone Mandalika: SekotongAy pada Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia per tanggal 21 Oktober 2023 dan telah mendapatkan hak cipta dari Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri. Oleh karena itu dilarang untuk memperbanyak, memindahkan sebagian atau seluruh isi e-book ke dalam bentuk apapun, secara elektronis maupun mekanis, termasuk fotokopi, merekam, atau dengan teknik a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 perekaman lainnya, tanpa izin tertulis dari pengembang atau pembuat. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2000 tentang Hak Cipta. BAB XII Ketentuan Pidana. Pasal 72. Ayat . , . , dan . PENUTUP Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa media e-book destinasi wisata merupakan sarana dalam mengeksplor dan mempromosikan destinasi wisata yang belum terlalu terekspos keberadaannya seperti wisata yang ada di kawasan Sekotong. Lombok Barat. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji validitas e-book dari ahli materi dan ahli media yang menunjukkan skor validasi masing-masing adalah 86% dan 84%, sehingga jika diakumulasikan skornya masuk dalam kategori sangat valid dengan adanya revisi. Oleh karena itu, e-book destinasi wisata dikatakan layak untuk digunakan, karena dapat meningkatkan minat masyarakat Sekotong terhadap destinasi wisata yang ada dengan adanya inovasi penampilan media yang menarik dan praktis. Pengakuan/Acknowledgements (Cambria. Size . Penulis bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mengucapkan terima kasih kepada: Direkorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (BELMAWA). Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Nurul Maylida Deni Darma Saputra Sukmayanti Rosita Yusrianti Ilham Syahrul Jiwandono. Muhammad Erfan. Pd. Setiani Novitasari. Muhammad Syazali. Pd. Dr. Syahrial Ayub. Pd. Rizal Kurniansah. Par Tim Redaksi Journal of Responsible Tourism. Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram. Mataram. Nusa Tenggara Barat. Indonesia. Segenap sivitas akademika Universitas Mataram. Masyarakat Sekotong. Kabupaten Lombok Barat. Nusa Tenggara Barat. Indonesia. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 DAFTAR REFERENSI Aftiani. Khairinal. , & Suratno. AuPengembangan media pembelajaran e-book berbasis flip pdf professional untuk meningkatkan kemandirian belajar dan minat belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi siswa kelas X IIS 1 SMA Negeri 2 Kota Sungai Penuh. Ay Jurnal (Juli https://doi. org/10. 38035/jmpis. Agusra. Lussianda. , & Afriyeni. AuStrategi promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan pada agrowisata tenayan raya pekanbaru provinsi Riau. Ay Akuntabel, 16. , . : 54Ae61. Al Fiqri. Suroyo. , & Ibrahim. AuPengembangan historical tourisim e-book berbasis cultural heritage bandar senapelan Pekanbaru. Ay Jurnal Industri Pariwisata, 6. , . : 102Ae https://doi. org/10. 36441/pariwisata. Arifin. Pujiastuti. , & Sudiana. AuPengembangan media pembelajaran STEM dengan augmented reality untuk meningkatkan kemampuan spasial matematis siswa. Ay Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 7. , . : 59Ae73. https://doi. org/10. 21831/jrpm. Hasanah. AuTEKNIK-TEKNIK OBSERVASI . ebuah alternatif metode pengumpulan data ilmu-ilmu Ay At-Taqaddum, 8. , . https://doi. org/10. 21580/at. Hariyanto. AuDestinasi wisata dan budaya di CirebonAy. Ecodomica. IV. , . : 214Ae222. https://doi. org/10. 31294/jeco. Hasugian. AuPerancangan website sebagai media promosi dan informasi. Ay Journal Of Informatic Pelita Nusantara, 3. , 2018: 82Ae86. Johan. Iriani. , & Maulana. AuPenerapan model four-D dalam pengembangan media video keterampilan mengajar kelompok kecil dan perorangan. Ay Jurnal Pendidikan West Science, 1. , . : 372-378. https://doi. org/10. 58812/jpdws. Kamus Besar Bahasa Indonesia. AuKamus besar bahasa Indonesia edisi kelima. Ay Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2016. Lestari. AuProsedural mengadopsi model 4D dari Thiagarajan suatu studi pengembangan LKM Bioteknologi menggunakan model pbl bagi mahasiswa. Ay Jurnal Ilmiah Teknologi FST Undana, 12. , . : 56Ae65. Maylida. Saputra. Sukmayanti. Yusrianti. Kurniawati. , & Jiwandono. AuKelekatan nilai budaya "patut patuh patju" pada masyarakat pesisir Sekotong kabupaten Lombok Barat sebagai satelit pariwisata Mandalika : studi analitik eksploratif. Prosiding Seminar Nasional Sosial dan Humaniora, 1, . : 134-142. ISSN 3047-7549. Mumtaz. , & Karmilah. Digitalisasi wisata di desa wisata. Jurnal Kajian Ruang, 1. , . : 1-15. https://doi. org/10. 30659/jkr. Novita. Septryanesti. AyDesain dan uji coba e-modul pembelajaran Kimia. Ay JTK (Jurnal Tadris Kimiy. , 04. , . : 202Ae215. doi: https://doi. org/10. 15575/jtk. Nurfadhillah. Septy. 4A Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Tangerang Tahun 2021. AuMEDIA PEMBELAJARAN pengertian media pembelajaran, landasan, fungsi, manfaat, jenis-jenis media pembelajaran, dan cara penggunaan kedudukan media pembelajaran. Ay Kabupaten Sukabumi: CV Jejak. Juli 2021. Prabowo. Heriyanto. AuAnalisis pemanfaatan buku elektronik . -boo. oleh pemustaka di perpustakaan SMA Negeri 1 Semarang. Ay Jurnal Ilmu Perpustakaan, 2. , . : 1Ae9. http://ejournal-s1. id/index. php/jip\nANALISIS . Prasetyo. , & Rifai. AuUrgensi implementasi smart tourism untuk kemajuan pariwisata a. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT JRT Journal Of Responsible Tourism Vol. No. Maret 2025 Indonesia. Ay Journal of Tourism and Economic, 5. , . : 147-160. https://doi. org/10. 36594/jtec/5zvqmg87 . Rizkia. Fardiansyah. AuHak kekayaan intelektual suatu pengantar. Ay Bandung: Widina Bhakti Persada Bandung, 2022. Rochayati. Pramunarti. , & Herianto. AuUpaya pelestarian potensi pariwisata dan pengembangan ekowisata kawasan konservasi taman wisata alam Bangko-Bangko desa Batuputih kecamatan Sekotong kabupaten Lombok Barat. Ay Paedagoria | FKIP UMMat, 7. , . , 14. https://doi. org/10. 31764/paedagoria. Sari. AuPengembangan bahan ajar berbasis kearifan lokal Etnobotani di hutan adat Temedak provinsi Jambi dalam upaya meningkatkan literasi lingkungan dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Ay Thesis Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung: , 150 hlm. Setyawan. , & Faqih. FI. AuPengembangan e-book interaktif materi sastra pengetahuan lokal pulau Mandangin berbasis aplikasi flip PDF professional. Ay Didaktik: Jurnal Pendidikan dan Sains , 23 . , . Solikin. , & Amalia. AuMateri digital berbasis web mobile menggunakan model 4D. Ay Sistemasi, 8. , . : 321. https://doi. org/10. 32520/stmsi. Yulianti. AuPengaruh minat masyarakat Aceh terhadap keputusan memilih produk perbankan syariah di kota Banda Aceh. Ay Jurnal Dinamika Akuntansi Dan Bisnis, 2. , . : 14Ae28. https://doi. org/10. 24815/jdab. Zakaria. Suprihardjo. AuKonsep pengembangan kawasan desa wisata di desa Bandungan kecamatan Pakong kabupaten Pamekasan. Ay Cancer Journal, 3. , . : 245Ae https://doi. org/10. 1097/00130404-200409000-00009. https://stp-mataram. e-journal. id/JRT