Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Vol. 2 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Mijan Pambudia. Susmiyantob,Hastri Firharmawanc Program Studi Teknik Informatika. UMNU Kebumen. Indonesia Prodi Pendidikan Bahasa Inggris. UMNU Kebumen. Indonesia mpambudi878@gmail. Abstrak Abstrak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau yang sering disingkat menjadi PKK adalah gerakan yang telah dibangun dari pusat hingga desa dan keberadaan maupun manfaatnya sudah dirasakan oleh masyarakat. Kegiatan PKK ini tercermin dari 10 Program Pokok PKK, yang salah satu programnya terfokus pada kesehatan dan perhatian khususnya ditujukan kepada kesehatan ibu dan anak. Kader PKK yang terlatih ini tidak hanya terlihat dari cara penanganan mereka terhadap kesehatan ibu dan anak namun juga harus didukung oleh kemampuan mereka dalam menggunakan komputer dalam proses pencatatan dan Namun, tidak semua Kader PKK terutama di desa mahir menggunakan komputer, contohnya Kader PKK Desa Kaibon Bahkan dalam kenyataannya banyak kader yang baru mengenal komputer dan tidak bisa menggunakan program standar seperti Microsoft Exel dan Microsoft Word. Sasaran dari program KKN ini adalah meningkatkan kemampuan dan kompetensi para Kader PKK Desa Kaibon dalam mengoperasikan computer untuk menunjang kinerja yang baik dan lancar dalam hal administrasi maupun Berdasarkan hasil evaluasi terlihat bahwa Kader PKK Desa Kaibon mengikuti pelatihan dengan sangat antusias dan mereka mampu mempraktekkan materi dengan sangat Kata Kunci: Pelatihan Komputer,kader PKK Desa Kaibon Abstract Abstract-Family Welfare Empowerment or often shortened to PKK is a movement that has been built from the center to the village and its existence and benefits have been felt by the This PKK activity is reflected in the 10 PKK Main Programs, one of which isthe program focuses on health and special attention is paid to the health of mothers and These trained PKK cadres are not only seen from the way they handle maternal and child health but also must be supported by their ability to use computers in the recording and data collection process. However, not all PKK Cadres, especially in villages, are proficient in using computers, for example. PKK Cadres in Kaibon Village. fact, many cadres are new to computers and cannot use standard programs such as Microsoft Excel and Microsoft Word. Kaibon Village PKK Cadres in operating computers to support good and smooth performance in terms of administration and data collection. Keywords: Computer Training. Kaibon Village PKK cadres Pendahuluan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5Tahun 2007 menyebutkan bahwa PKK atau Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga merupakan gerakan masyarakat yang tumbuh dari bawah, dikelola oleh, dari dan untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang sejahtera atas kesadaran dan kemampuan keluarga itu sendiri (Republik Indonesia2. Untuk Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 24 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Vol. 2 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen mewujudkannya maka dilaksanakan AuSepuluh Program Pokok PKKAy. Keberadaan PKK ini ditengah masyarakat sangat dirasakan manfaatnya karena PKK membangkitkan dan menggerakkan partisipasi keluarga dan masyarakat. Tim penggerak PKK ini dibentuk di semua tingkat administrasi baik di Pusat. Provinsi. Kabupaten. Kecamatan,Desa dan Kelurahan. Pelayanan kesehatan dasar di Posyandu adalah suatu upaya untuk meningkatkan berbagai layanan yang dibutuhkan oleh masyarakat seperti perbaikan gizi, pendidikandan perkembangan anak, peningkatan ekonomi keluarga, ketahanan pangan keluarga dan kesejahteraan sosial (Fatjrin Agustina. Ach. Rasyad 2. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Mendagri/ Menkes/ BKKBN No. 23 tahun 1985 tentang penyelenggaraan Posyandu yaitu meningkatkan kerja sama lintas sektoral antar PKK dan Posyandu. Salah satu program yang menjadi perhatian PKK adalah mengembangkan dan membina pelaksanaan kegiatan Posyandu (Sulaeman 2. Parakader PKK dan Posyandu dituntut agar mampu memberikan pelayanan secara prima dan optimal kepada masyarakat di tempat mereka sendiri. Pengabdian masyarakat yang sudah pernah dilakukan oleh Hernawan tentang pelatihan komputer bagi perangkat Desa di Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar. Dalam pelatihan tersebut materi yang diberikan kepada perangkat Desa seputar pengoperasian komputer mulai dari cara menghidupkan dan men shutdown computer sampai dengan menjalankan program-program aplikasi yang ada di perangkat computer (Sulistyanto 2. Pengabdian masyarakat oleh Rahmawati dan Andika Rusli dengan sasaran pegawai KKN-PPM UKM di kota Palopo. Pada pengabdian tersebut pegawai KKN-PPM UKM diberikan pelatihan tentang tata cara pelatihan pembuatan dan pembimbingan laporan keuangan yang dimulai dengan pembuatan jurnal transaksi keuangan sampai dengan laporan akhir sesuai dengan bidang usaha yang ada pada UKM di kota Palopo (Rahmawati. and Rusli 2. Selanjutnya pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Risdiana dalam bidang teknologi informasi. Pada pengabdian kali ini Risdiana memberikan pelatihan dasar-dasar statistika kepada guru-guru di SDN Pamotan II kecamatan Porong. Pelatihan yang dilakukan dengan menggunakan microsoft excel. Pelatihan ini sangat bermanfaat karena membantu para guru dalam pengolahan nilai siswa sampai dengan penyusunan rapor yang diterimakan setiap Metode yang dilakukan ada 3 tahapan, yang pertama melakukan observasi terhadap kegiatan guru saat pengolahan nilai dan penyusunan rapor, tahap kedua penyampaian materi tentang microsoft excel yang berguna untuk membantu tugas para guru dan tahapan yang terakhir adalah membimbing para guru pada saat proses pengolahan nilai dan penyusunan nilai rapor dengan menggunakan microsoft excel(Dhewy 2. Pelatihan tentang pengenalan android pada siswa SMK juga dilakukan oleh Agus, dkk dalam rangka pengabdian kepada masyarakat. Tujuan pelatihan ini adalah untuk mempersiapkan lulusan SMK yang akan terjun ke dunia kerja sehingga bisa berdaya saing dengan lulusan-lulusan yang lain. Manfaat penelitian ini adalah siswa SMK yang diberikan pelatihan android dapat menerapkan skill pengetahuan mereka di dunia kerja (Suryadi. Agus. Nasution. Akmal. Febrianti2. Program posyandu merupakan strategi jangka panjang untuk menurunkan angka kematian bayi . nfant mortality rat. , angka kelahiran bayi . irth rat. , dan angka kematian ibu . aternal mortality rat. nfant mortality rate, birth rate,maternal mortality rat. di suatu daerah untuk mempercepat standar keberhasilan pelaksanaan program terpandu di suatu wilayah tersebut (Sengkey and Pangemanan2. Peran Posyandu di tengah-tengah masyarakat yang sangat penting sebagai wadah pelayanan Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 25 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Vol. 2 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen masyarakat yang meliputi kesehatan ibu dan balita, kesehatan lansia, maka diperlukan keterampilan dan pengetahuan kader-kader Posyandu yang mumpuni (Happinasari. Ossie. Suryandari 2. Tidak terkecuali di Desa Kaibon Kecamatan Ambal. Kabupaten Kebumen. Para Kader PKK Desa Kaibon ini secara berkala di tingkatkan kapasitas dan kompentensinya demi memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Peningkatan kapasitas dan kompetensi bagi para Kader PKK Desa Kaibon dirasa sangat perlu adalah kemampuan mereka dalam mengoperasikan komputer. Berdasarkan komunikasi dengan Kepala Desa dan Ketua TP PKK Desa Kaibon, para Kader PKK menyatakan bahwa peningkatan kemampuan menguasai computer bagi para kader ini dimaksudkan untuk menunjang kinerja yang baik dan lancar dalam hal administrasi maupun pendataan. Persoalan yang dihadapi para Kader PKK Desa Kaibon ini belum semua mengenal dan mengetahui bagaimana cara mengoperasikan Komputer. Para Kader juga belum mahir dalam menggunakan program-program standar di komputer terutama Microsoft Word dan Microsoft Excel. Padahal kebutuhan akan pengusaan computer ini diperlukan bagi para Kader PKK Desa Kaibon untuk menunjang kegiatan administrasi dan pendataan perkembangan kegiatan para Kader PKK Desa Kaibon itu sendiri. Selain itu, tidak adanya tenaga pengajar yang mampu untuk mengajari para Kader PKK Desa Kaibon ini agar lebih menguasai keterampilan Komputer. Berdasarkan analisis situasi dapat di identifikasikan permasalahan mitra dalam program pelatihan keterampilan untuk membekali kompetensi anggota PKK Desa Kaibon yaitu sebagai berikut: . Pelatihan keterampilan Microsoft Office khususnya Microsoft Word dan Microsoft Pelatihan keterampilan di dalam Microsoft Word dan Microsoft excel diperlukan oleh kader PKK Desa Kaibon guna membantu kader dalam melakukan kegiatan pencatatan dan administrasi data yang lebih baik. Sarana dan prasarana untuk mendukung pelatihan keterampilan Microsoft Office khususnya Microsoft Word dan Microsoft excel belum ada. Kader PKK Desa Kaibon belum memiliki laboratorium komputer, akibatnya pelatihan ketrampilan yang berhubungan dengan komputer belum dapat terlaksana. Tenaga pengajar belum memiliki kualifikasi untuk melakukan pelatihan keterampilan Microsoft Office khususnya Microsoft Word dan Microsoft excel. Tidak adanya tenaga pengajar yang berkualifikasi untuk mengajarkan keterampilan Microsoft Office ini menghambat dalam melakukan pelatihan Microsoft Office. Pelatihan adalah suatu proses yang dilakukan untuk mencapai kemampuan tertentu dalam rangka membantu mencapai tujuan organisasi dan di perlukan guna meningkatkan efisiensi, efektivitas, serta produktivitas kerja yang ter arah (Lodjo Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan sebelumnya, maka beberapa solusi yang akan dilaksanakan untuk memecahkan permasalahan mitra dalam hal ini kader PKK desa Kaibon, yaitu: . Menyelenggarakan keterampilan Microsoft Office khususnya Microsoft Word dan Microsoft excel yaitu berupa pelatihan ini diberikan kepada kader PKK Desa Kaibon. Pelatihan yang difokuskan pada pelatihan Microsoft Word dan Microsoft Excel. Menyediakan tenaga pengajar yang berkompeten untuk kegiatan pelatihan Microsoft Office khususnya Microsoft Word . Tenaga pengajar yang terlibat dalam pelatihan ini berjumlah 2 orang yang berasal dari mahasiswa KKN UMNU Kebumen dan untuk membantu kegiatan pelatihan ini pengajar. Keberhasilan kegiatan pelatihan keterampilan komputer Micrososft Office terutama Micrososft Word dan Microsoft Excel diharapkan memberi luaran kepada Mitra. Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 26 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Vol. 2 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen yaitu Kader PKK Desa Kaibon mampu mengoperasikan komputer serta memiliki keahlian dalam menggunakan Microsoft Office terutama Microsoft Word dan Microsoft excel. Dalam peningkatan kapasitas lembaga pemerintahan Desa Kaibon dibidang informasi dan teknologi digital yang didalamnya tercantum pelatihan komputer bagi lembaga Desa Kaibon (RPJMDes Nomer 9 tahun 2019-2025 Desa Kaibo. Metodologi Pengabdian Metode dalam KKN ini untuk para kader PKK Desa Kaibon Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen, dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut: 1 Tahap Persiapan. Pada Tahapan ini mengadakan kunjungan kelokasi Mitra kemudian pihak Desa menfasilitasi untuk mengadakan pertemuan dengan pengurus PKK. Dalam pertemuan tersebut dilakukan wawancara untuk menangkap permasalahan dan menentukan solusi yang tepat mengingat sebagian besar dari para kader PKK belum memiliki keterampilan yang cukup baik serta sebagian besar para kader adalah orang dewasa dan usia lanjut sehingga membutuhkan metode khusus untuk penyampaian materi pelatihan. 2 Tahap Penyampaian Usulan. Pada Tahapan ini, tim KKN UMNU Kebumen menyampaikan pengajuan materi yang akan disajikan. Materi dibuat menyesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan pengurus PKK serta menentukan untuk waktu dan tempat pelaksanaa, serta menentukan berapa banyak peserta yang akan mengikuti pelatihan untuk menentukan berapa banyak laptop yang harus disediakan untuk mendukung pelatihan. 3 Tahap Pelaksanaan Pelaksanaan KKN ini menjadi tiga bagian yaitu kegiatan sosialisasi, praktek, dan Kegiatan Sosialisasi Kegitan ini adalah kegiatan tahap awal yang berkaitan dengan Pelatihan Komputer dasar untuk membuat proposal rencana anggaran PKK dan laporan dengan menjelakan fungsi Ae fungsi di dalam Microsoft excel yang dibutuhkan dalam membuat laporan sesuai dengan Format data PKK serta melakukan Penyampaian Tujuan pembelajaran yang Relevansi dengan Pekerjaan. Kegiatan Praktek Kegiatan ini adalah kegiatan inti yang berhubungan dengan pemahaman dan kemampuan mitra dalam proses pelatihan. Kegiatan ini meliputi praktek dan latihan dalam penggunaan fungsi Ae fungsi yang pakai dalam pembuatan rencana anggaran PKK dan laporan. Kegiatan praktek meliputi: pembuatan kolom, membuat penomoran, penomoran kode bidang, kode kegiatan, kode sub bidang dan kode target kegiatan/volume. Kegiatan latihan meliputi: Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 27 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Vol. 2 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen peserta membuat pembuatan kolom, membuat penomoran, penomoran kode bidang, kode kegiatan, kode sub bidang dan kode target kegiatan/volume yang semuanya mencakup dalam kegiatan Kader PKK. Kegiatan Diskusi Kegiatan ini adalah kegiatan terakhir yang berhubungan dengan hasil praktek yang dilaksanakan bersama mitra. Pelaksanaan KKN ini dikombinasikan dengan metode pembelajaran dewasa . dengan menganut Prinsip RAMP 2 FAME yang dijabarkan sebagai berikut(Hani, 2016. Saladin, 2. Recency (R): Bagian yang dipelajari paling terakhir adalah bagian yang paling mudah diingat peserta. Bahwa materi yang paling diingat peserta adalah yang paling terakhir dipelajari atau diterima pada saat terakhir. Di tahap ini tutor akan membuat ringkasan . mungkin dan memberikan catatan-catatan kunci/inti yang ditekankan di penghujung sesi. Appropriateness (A): Semua metode, materi, alat bantu, dan bahan pelatihan harus menyesuaikan dengan kebutuhan peserta. Pada fase ini peserta dibantu untuk tetap mempertahankan motivasinya dan mengusahakan agar materi sesuai dengan kebutuhan peserta, serta menginformasikan kepada para peserta untuk mengerti keterkaitan antara informasi-informasi baru dengan pengetahuan yang sudah diperoleh peserta sebelumnya. Motivation (M): peserta harus memiliki keinginan, kesiapan, dan punya alasan untuk Pada fase ini pelatih menciptakan lingkungan . belajar menjadi menyenangkan bagi para peserta dan juga pelatih itu sendiri. Primacy (P): kesan pertama adalah hal yang mudah diingat dan dipelajari peserta. Pada Faseini permulaan sesi adalah hal yang krusial. Sebagian besar peserta akan mendengarkan, harus dibuat semenarik mungkin dengan memberi muatan informasi-informasi penting ke dalamnya. Serta menunjukan bagaimana cara mengerjakan sesuatu yang harus ditunjukan dari awal dengan cara yang benar sejak dari awal. 2-way communication . : Proses belajar dalam pelatihan melibatkan komunikasi dengan peserta bukan kepada fasilitator Dalam fase ini harus terbentuk komuniksi 2 arah yang balik dalam bentuk diskusi, yang memungkinkan terjadinya interaksi timbal balik di antara pelatih/fasilitator dan peserta/partisipan. Feedback (F): Terdapat bentuk umpan balik antara fasilitator dan peserta untuk mewujudkan proses belajar yang efektif. Pada fase ini fasilitator harus memastikan bahwa mengikuti dan menaruh perhatian pada apa yang disampaikan dan memberikan Umpan baik dalam positif maupun negative, memberikan apresiasi bagi peserta yang mampu mengerjakan atau menjawab pertanyaan dengan baik. Active learning (A): Peserta akan belajar lebih cepat dan efektif jika mereka terlibat Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 28 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Vol. 2 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen aktif dalam proses belajar itu sendiri. Orang dewasa umumnya tidak terbiasa seharian penuh duduk di ruangan kelas, berdasarkan hal ini maka konsep belajar aktif harus diterapkan secara konsisten agar peserta tidak merasa jenuh. Multiple-sense learning (M): kombinasi audiotori, visual dan kinesthetik merupakan modaluntuk memaksimalkan hasil belajar karena proses belajar yang dengan melibatkan lebih dari satu indera akan lebih efektif daripada hanya melibatkan satu indera saja. Exercise (E): Pengusaan terhadap suatu materi terkait dengan apa saja yang sering dilatih dan dipelajari berulang kali secara teratur. Pada Fase ini memberikan latihan untuk materi pelatihan melalui pengulangan informasi dengan berbagai cara yang berbeda, karena semakin sering diulang maka semakin ingat informasi yang di berikan, karena biasanya peserta akan lupa 1/4 dari yang mereka pelajari dalam 6 jam dan 1/3 dalam 24 jam. Hasil dan Pembahasan 1 Hasil Hasil Tahap Persiapan Pada tahap ini tim KKN UMNU Kebumen melakukan koodinasi untuk melaukan persiapan pelatihan dengan Ketua dan Sekretaris TP PKK Desa Kaibon. Hasil kesepakatan bahwa pelaksanaan kegiatan pelatihan adalah tanggal 14 dan 15 Agustus 2022, dengan 15 peserta, kemudian di lanjutkan dengan koordinasi untuk penyusunan modul yang di sesuaikan dengan kebutuhan peserta. Hasil Tahap Penyampaian Usulan Pada Tahapan ini pihak pengurus PKK menerima usulan materi yang di sampaikan, materi di sampaikan dalam bentuk cetakan komputer dan juga dalam bentuk PDF, materi di sesuaikan dengan kebutuhan para pengurus PKK dalam meningkatkan kompetensi para kader dalam kegiatan pelatihan pembuatan rencana anggaran untuk kegiatan PKK Desa Kaibon. Hasil Tahap Pelaksanaan Kegiatan ini di laksanakan sesuai dengan jadwal yang telah di rencanakan. Jumlah peserta adalah 15 orang dan semua peserta sejumlah 15 orang hadir. Penyampaian materi pelatihan pertama diisi dengan sosialisasi melek digital disampaikan oleh Susmiyanto tentang penggunaan media digital yaitu simbol-simbol pada komputer serta fungsi dan cara penggunaanya, namun sebelumnya KKN UMNU Kebumen yang di dampingi oleh Dosen Pendamping Bpk Hastri Firharmawan,M. Pd telah mengadakan pretest kepada peserta dengan cara pembagian soal kepada semua peserta. Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 29 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Vol. 2 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen jawaban salah jawaban benar Gambar 1 hasil pretest Berdasarkan gambar 1 menunjukkan bahwa 62% belum dapat menggunakan aplikasi Microsoft Word dan Microsoft excel untuk membuat rencana anggaran PKK yang baik dan benar dan 38% kader PKK mampu mengoperasikan aplikasi Microsoft Word dan Microsoft Karena program Microsoft Word ditujukan untuk penyusunan karya ilmiah, laporan makalah bahkan dapat digunakan untuk mendesain kartu (Nugraha, 2. Sedangkan Pelatihan Microsoft excel, untuk para kader PKK banyak sekali memberi manfaat dalam menunjang kegiatan PKK seperti dalam pembuatan tabel anggaran,penghitungan dan penjumlahan sehingga para kader PKK menjadi lebih paham tentang penggunaan komputer dengan menggunakan aplikasi Microsoft office, dalam pelatihan Microsoft excel ini para kader PKK dibekali dengan bagaimana membuat rancangan anggaran untuk kegiatan PKK, membuat penomoran,pengisian kode bidang,kode kegiatan,kode belanja dan capaian keluaran kegiatan. Pelatihan dilaksanakan selama 6 Jam di Pendopo Balai Desa Kaibon . Pelaksanaan pelatihan berjalan dengan baik dan terlihat bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Setiap kali mengalami kesulitan dalam pelatihan, peserta langsung memberikan pertanyaan. Dari hasil pelatihan pengelolaan kelas yang telah dilaksanakan diperoleh hasil 55 % mengatakan mudah, 25% sedang dan 20% sulit. Terlihat pada gambar 2 dibawah ini: Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 30 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Vol. 2 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen tidak bisa Gambar 2 hasil postest Kesulitan yang dialami peserta selama pelatihan adalah sebagai berikut: Dalam membuat tabel peserta masih kesulitan untuk cara memberi kode serta tulisan menjadi bentuk sesuai dengan keinginan Dalam penghitungan pemjumlahan,perkalian atau pengurangan masih ditulis secara manual dan belum menerapkan rumus. Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pengetahuan tentang pengoperasian komputer termasuk mengoperasikan Microsoft Word dan Microsoft excel dengan baik disamping itu juga Peserta memahami cara-cara menulis atau pendalaman materi tentang cara membuat rancangan anggaran kegiatan PKK Desa dengan baik dan benar. Peserta atau kader PKK menjadi lebih handaldan terampil mengelola administrasi, terutama pembuatan RAB kegiatan PKK. Dan juga dapat bermanfaat pula untuk pembuatan dokumentasi kegiatan dari dalam dan di luar PKK Desa. 2 Pembahasan Keseluruhan peserta yang mengikuti kegiatan pengabdian merupakan para kader PKK yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan hampir sebagian besar nya merupakan usia tua. Pelatihan ini berisikan pelatihan Microsoft Word dan Microsoft Excel dengan menggunakan metode pembelajaran yang dikhususkan bagi orang tua dan lanjut usia yaitu dengan menggunakan metode Andragogi dengan menerapkan prinsip RAMP 2 FAME ( Recency. Appropriateness. Motivation. Primacy, 2-way communication, feedback. Active learning. Multiple-sense learning, execis. dimana metode pembelajaran ini menggali minat, bakat dan kreativitas para kader PKK yang sebagian besar adalah orang usia tua dengan cara persuasive dan menyenangkan, sehingga mampu menyeimbangkan kemampuan intelektualitas dengan kemampuan fisik serta kecerdasan spritual dan emosional para peserta. Di dalam teknik pembelajaran ini dilakukan dengan mengedepankan sopan santun serta menjaga perasaan dari para peserta seperti tidak membantah, memotong, meragukan kemampuan individual, dan hal- Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 31 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Vol. 2 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen hal lain yang mengakibatkan ketidaknyamanan para peserta pelatihan. Serta memberikan pujian maupun memberikan apresiasi atas pernyataan maupun pertanyaan, memberikan kesimpulan yang baik dan benar, mengarahkan apabila diperlukan. Adapun strategi pembelajaran bagi usiatua adalah sebagai berikut: Strategi melakukan pengelompokan kondisi individual sesuai dengan kemampuannya, baik secara intelektualitas serta kemampuan fisik. Meningkat kan kepercayaan diri para orang tua bahwa kompetensi mereka sangat Pelaksanaan pembelajaran konstektual. Menerima dan memediasi serta memfasilitasi berbagai kebutuhan, ide, pemikiran, gagasan serta kreativitas yang dimiliki oleh peserta. Berikut ini adalah secara rinci metode dalam penyampaian materi tersebut dapat tergambar jelas dalam tabel bekut ini: Tabel 1. Rangkaian Kegiatan Pelatihan Materi Metode Durasi Penyampaian Tujuan pembelajaran yang Relevansi dengan Pekerjaan (Appropriateness. Motivation. Primac. Ceamah/Paparan 120 menit Pengenalan Lingkungan kerja Dari Microsoft Word dan Microsoft excel . way Communication. Active Learnin. Praktek 120 menit Praktek membuat rencana anggaran belanja PKK mulai Dari Pembuatan colom sampai dengan pengisian data anggaran . way Communication. Active Learning. Multiple Sense learnin. Praktek 2 x 120 menit Latihan Membuat Laporan PKK . way Communication. Active Learning. Multiple Sense learning. Exercis. Praktek 2 x 120 menit Evaluasi Hasil Pelatihan (Feedbac. Diskusi 120 ,menit Keuntungan pelatihan dasar pembuatan rencana anggaran belanja kegiatan PKK: Terwujudnya keikutsertaan, tanggung jawab dan umpan balik dari peserta pelatihan. Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 32 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Vol. 2 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Terbentuknya tanggung jawab dalam kegiatan pembelajaran. Tumbuhnya kesadaran pelatihan tentang sejauh mana tanggung jawab mereka dalam kegiatan belajar. Adanya umpan balik . eed bac. dan peserta didik. Umpan balik ini bermanfaat bagi untuk menangkap sebaik mungkin tingkat perubahan yang dialami oleh peserta didik pada saat sebelum dan pada saat kegiatan belajar sedang berlangsung. Gambar 3 Kegiatan ceramah paparan/sosialisasi Gambar 4 Kegiatan praktek Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 33 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Vol. 2 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Gambar 5 Kegiatan diskusi Gambar 6 Foto bersama setelah pelatihan Kegiatan pelatihan Microsoft word dan Microsoft excel telah memberikan implikasi yang besar terhadap keterampilan para kader PKK terutama dalam pembuatan rencana anggaran biaya dan laporan yang mengikuti standar dari Desa setempat. Diharapkan dengan semakin meningkatnya keterampilan ini para kader PKK akan meningkatkan kualitas layanan kepada Kegiatan KKN ini telah diterima oleh pengurus dan kader PKK Desa Kaibon dengan baik oleh karena itu KKN akan meneruskan kerjasama ini dengan memberikan pelatihan komputer untuk materi yang berbeda seperti pelatihan untuk Power point dan juga pemanfaatan media internet untuk peningkatan wawasan dan juga sebagai sumber penghasilan tambahan yang nantinya dapat disebarluaskan oleh para kader kepada ibu-ibu di wilayah Desa Kaibon. Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat | 34 Abdibaraya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Pelatihan Komputer Bagi Kader PKK Desa Kaibon Vol. 2 No. E-ISSN: 2964-9072 Universitas MaAoarif Nahdlatul Ulama Kebumen Kesimpulan Setelah kegiatan KKN kepada masyarakat ini dilakukan, mulai dari tahap koordinasi, sosialisasi dan pelatihan Microsoft Word dan Microsoft excel dengan pihak PKK Desa Kaibon telah usai, makadapat ditarik beberapa kesimpulan kegiatan KKN terlaksana sesuai dengan tujuan dan rencana. Kegiatan KKN ini mendapat sambutan yang baik dari Kader PKK Desa Kaibon. Pengetahuan dan pemahaman Kader PKK Desa Kaibon mengenai Microsoft Word dan Microsoft Excel meningkat setelah mengikuti kegiatan sosialisasi dan pelatihan. Berdasarkan kegiatan KKN kepada masyarakat yang telah dilakukan, makaterdapat beberapa saran terhadap pengembangan kegiatan KKN Beberapa saran pengembangan tersebut, yaitu kegiatan KKN seperti ini hendaknya dapat dilanjutkan dan disebarluaskan kepada kelompok PKK dan kelompok lainnya diwilayah Kebumen dan sekitarnya. Jenis materi keterampilan komputer dapat ditambah lagi yang penyesuaiannya mengikuti kebutuhan dilingkungan PKK seperti pelatihan Microsoft Office lainnya seperti power point dan penggunaan internet. Daftar Pustaka