Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Membangun Fondasi Kuat: Peran Ketatausahaan Sekolah dalam Mewujudkan Visi Pendidikan yang Sukses Zafira Ramadhanisa1. Destri Rahma Yanti1 1Universitas Bengkulu. Bengkulu. Indonesia Corresponding author e-mail: zramadhanisa@gmail. Article History: Received on 8 March 2025. Revised on 20 April 2025. Published on 23 May 2025 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ketatausahaan sekolah dalam mendukung pencapaian visi pendidikan yang sukses. Fokus utama diarahkan pada bagaimana aspek administratif sekolah dapat membangun fondasi kuat bagi efektivitas Pendidikan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode kajian literatur. Sebanyak 15 jurnal nasional yang terindeks di Google Scholar ditinjau secara sistematis untuk mengidentifikasi praktik terbaik, tantangan, dan kontribusi ketatausahaan sekolah terhadap kualitas pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen ketatausahaan yang efisien dan sistematis memiliki korelasi positif terhadap tercapainya visi dan misi sekolah. Terdapat pola umum dalam praktik administrasi yang efektif, termasuk dokumentasi yang tertib, layanan administrasi yang responsif, serta dukungan teknologi informasi. Penelitian ini menawarkan kontribusi teoretis berupa sintesis dari berbagai studi yang memperlihatkan pentingnya tata kelola administrasi sebagai pilar pendukung utama dalam sistem pendidikan. Kebaruan terletak pada pendekatan integratif terhadap hasil-hasil penelitian sebelumnya untuk membentuk kerangka konseptual baru yang menyoroti ketatausahaan sebagai kunci keberhasilan visi pendidikan. Kata Kunci: Administrasi Pendidikan. Ketatausahaan Sekolah. Visi Pendidikan Abstract: This research aims to examine the role of school administration in supporting the achievement of a successful educational vision. The main focus is on how the administrative aspects of schools can build a strong foundation for educational effectiveness. This study uses a qualitative-descriptive approach with a literature review method. A total of 15 national journals indexed in Google Scholar were systematically reviewed to identify best practices, challenges and the contribution of school administration to education quality. The results showed that efficient and systematic administrative management has a positive correlation with the achievement of the school's vision and mission. There are common patterns in effective administrative practices, including orderly documentation, responsive administrative services and information technology support. This research offers a theoretical contribution in the form of a synthesis of various studies that demonstrate the importance of administrative governance as a key supporting pillar in the education system. The novelty lies in the integrative approach to previous research results to form a new conceptual framework that highlights administrative governance as the key to a successful educational vision. Keywords: Educational Administration. Educational Vision. SchoolAos Administration Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Pendahuluan Dalam praktik pendidikan, banyak perhatian selama ini difokuskan pada aspek pengajaran, kurikulum, dan kepemimpinan kepala sekolah. Namun, satu aspek yang sering kali terabaikan namun justru memiliki peran fundamental adalah ketatausahaan sekolah. Ketatausahaan bukan sekadar urusan administratif teknis, melainkan sistem penunjang utama yang memastikan seluruh proses pendidikan berjalan dengan tertib, efisien, dan sesuai arah visi yang telah ditetapkan sekolah. balik setiap program pendidikan yang sukses, terdapat sistem administrasi yang bekerja secara sistematis dan mendukung pencapaian tujuan jangka panjang. Masalah muncul ketika administrasi sekolah tidak diselaraskan secara strategis dengan visi dan misi pendidikan. Observasi awal terhadap sepuluh sekolah menunjukkan bahwa sebagian besar institusi pendidikan belum mengintegrasikan peran ketatausahaan dalam perencanaan strategis mereka. Bahkan dalam beberapa kasus, staf administrasi tidak memahami visi sekolah secara utuh, sehingga menjalankan tugas hanya secara prosedural, bukan strategis. Wawancara awal dengan tenaga administrasi mengungkapkan kurangnya pelatihan dan keterlibatan mereka dalam forum perencanaan sekolah. Selain itu, pretest terhadap persepsi guru dan staf menunjukkan bahwa peran ketatausahaan masih dipandang sebagai fungsi pendukung yang pasif, bukan bagian dari sistem penggerak sekolah. Meski begitu, sebagian besar penelitian tersebut masih membahas peran administrasi dari sisi teknis atau operasional, bukan dari sisi strategis yang berhubungan langsung dengan pencapaian visi pendidikan. Inilah yang menjadi celah dalam penelitian sebelumnya. Penelitian ini penting dilakukan dalam rangka mengisi kekosongan tersebut, dengan menempatkan ketatausahaan sebagai elemen strategis yang tidak kalah penting dibandingkan dengan kepemimpinan atau kurikulum. Penelitian ini dilakukan melalui kajian sistematis terhadap 15 jurnal nasional. Selain itu, data awal berupa observasi lapangan, wawancara pendahuluan, dan pretest terhadap persepsi guru dan staf turut digunakan sebagai dasar penyusunan analisis. Hasil-hasil ini kemudian dianalisis untuk membangun sebuah kerangka konseptual baru yang menunjukkan bahwa ketatausahaan sekolah bukan hanya pelengkap birokrasi, tetapi merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi pendidikan yang sukses. Dengan pendekatan tersebut, penelitian ini memberikan kontribusi dalam dua dimensi. Secara teoretis, penelitian ini memperluas pemahaman tentang ketatausahaan sebagai bagian dari strategi pencapaian visi pendidikan. Secara praktis, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi sekolah-sekolah dalam merancang sistem administrasi yang selaras dengan arah tujuan institusi secara menyeluruh. Metode Penelitian Penyusunan jurnal ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode systematic literature review. Desain penelitian difokuskan pada pengumpulan dan Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x analisis data untuk memahami peran ketatausahaan sekolah dalam mewujudkan visi Pendidikan. Sumber data utama dalam penelitian ini terdiri dari dua jenis: data sekunder berupa 15 artikel jurnal nasional yang diperoleh dari basis data Google Scholar, serta data primer yang diperoleh melalui observasi dan pretest. Artikelartikel yang dikaji dipilih berdasarkan kriteria relevansi dengan topik ketatausahaan, manajemen pendidikan, dan strategi pencapaian visi sekolah, dengan rentang waktu publikasi lima tahun terakhir. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi panduan observasi, pedoman wawancara semi-terstruktur, dan lembar pretest persepsi. Observasi dilakukan untuk melihat langsung praktik ketatausahaan di sekolah, mulai dari pengelolaan dokumen hingga partisipasi administrasi dalam rapat perencanaan. Sementara itu, pretest digunakan untuk mengukur persepsi awal guru dan tenaga administrasi terhadap kontribusi ketatausahaan terhadap kualitas Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teknik analisis tematik. Proses analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Data dari jurnal dikode dan disintesis untuk menemukan tema-tema utama yang berkaitan dengan praktik ketatausahaan, sedangkan data lapangan dianalisis untuk melihat kecocokan atau perbedaan antara teori dan kondisi faktual di lapangan. Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Hasil dan Pembahasan Judul dan Pengarang Manajemen Administrasi Ketatausahaan di SMKN 1 Cijulang (Fajar & Iskandar, 2. Objek Penelitian Pelaksanaan manajemen administrasi ketatausahaan di SMK Negeri 1 Cijulang. Metodologi Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu suatu metode yang bertujuan untuk memahami kondisi suatu objek secara alami dengan mengumpulkan data langsung dari Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2. Penelitian ini dilakukan guna memberikan gambaran mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pengelolaan administrasi tata usaha di Madrasah Aliyah SMKN 1 Cijulang. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dari dua jenis Data utama diperoleh melalui wawancara dengan Kepala Tata Usaha dan staf administrasi, sedangkan data pendukung berasal dari dokumen-dokumen yang berkaitan dengan kegiatan administrasi di sekolah. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian lapangan, karena data dikumpulkan langsung dari lokasi tempat berlangsungnya Untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, digunakan beberapa teknik Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen administrasi ketatausahaan di SMKN 1 Cijulang telah dilaksanakan dengan baik dan mencakup administrasi persuratan, umum, keuangan, serta Pelaksanaannya didukung oleh kerja sama yang solid antara kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kepala tata usaha, dan staf administrasi. Kerja sama ini berkontribusi positif terhadap pencapaian tujuan kelembagaan sekolah. Meski demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti kurangnya kesiapan sarana pendukung administrasi, misalnya agenda dan daftar hadir Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan dalam penyediaan fasilitas penunjang untuk mendukung kelancaran administrasi sekolah secara Kesimpulan Secara keseluruhan, manajemen administrasi ketatausahaan di SMK Negeri 1 Cijulang telah dilaksanakan dengan efektif, mencakup berbagai aspek penting dalam operasional Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti ketidaksiapan sarana pendukung . isalnya agenda dan daftar hadi. yang dibutuhkan oleh Hal ini menunjukkan perlunya perbaikan dalam penyediaan fasilitas pendukung administrasi untuk meningkatkan efisiensi layanan kepada Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x pengumpulan data. Salah satunya adalah observasi, yaitu proses mengamati objek penelitian secara langsung maupun tidak langsung untuk memahami situasi yang sebenarnya terjadi. Teknik lainnya adalah wawancara, yaitu dialog yang dilakukan antara peneliti dengan narasumber untuk menggali informasi melalui pertukaran tanya jawab. Dari proses ini, peneliti dapat menemukan makna dari data yang Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, artinya berfokus pada upaya menggambarkan fenomena yang ditemukan di lapangan sebagaimana adanya, sesuai dengan pandangan Sukmadinata . Teknik yang paling dominan digunakan dalam studi kualitatif seperti ini adalah wawancara dan dokumentasi (Tohirin, 2. Wawancara dilakukan secara langsung dengan Kepala Tata Usaha sebagai narasumber utama, serta dua staf tata usaha sebagai pendukung, sebagaimana dijelaskan oleh Rahima dan Herlinda . , bahwa wawancara adalah bentuk komunikasi tatap muka untuk Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Manajemen Arsip dalam Ketatausahaan di Sekolah Menengah Atas Negeri 12 Pekanbaru (Murniati & Sohiron. Pengelolaan kearsipan dalam ketatausahaan di Sekolah Menengah Atas Negeri 12 Pekanbaru. Administrasi Tata Usaha Pendidikan. Sebuah Konsep dan Teori adalah peran dan fungsi administrasi tata usaha dalam mendukung memperoleh data yang relevan dengan topik penelitian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan berbagai kejadian atau fenomena yang nyata terjadi di lingkungan sekolah sebagaimana ditemukan oleh peneliti selama proses penelitian berlangsung (Sukmadinata, 2. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 12 Pekanbaru. Dalam penelitian kualitatif, metode yang paling sering digunakan adalah wawancara dan analisis dokumen (Tohirin, 2. Wawancara sendiri merupakan interaksi langsung dalam bentuk tanya jawab antara peneliti dan narasumber untuk menggali informasi yang berkaitan dengan topik penelitian (Rahima & Herlinda, 2. Pada penelitian ini, data dikumpulkan melalui wawancara dengan Kepala Tata Usaha sebagai narasumber utama, serta didukung oleh dua orang staf tata usaha yang memberikan informasi tambahan sebagai informan pendukung. Dalam penelitian ini, peneliti juga memanfaatkan metode studi pustaka . ibrary researc. , yakni Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen arsip di SMA Negeri 12 Pekanbaru telah berjalan dengan baik, mencakup proses pencatatan, pendistribusian, penggunaan, pemeliharaan, dan penghapusan arsip. Namun, terdapat beberapa aspek yang belum optimal, terutama dalam penataan arsip yang masih kurang Faktor penghambat utama adalah keterbatasan ruang penyimpanan yang memadai dan belum adanya pelatihan khusus bagi pegawai arsip. Berdasarkan hasil penelitian mengenai manajemen kearsipan dalam ketatausahaan di Sekolah Menengah Atas Negeri 12 Pekanbaru, dapat disimpulkan bahwa secara umum, manajemen arsip di sekolah tersebut telah berjalan dengan Proses pencatatan, pemeliharaan, dan penghapusan arsip telah dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang Artikel ini merupakan kajian pustaka yang membahas peran penting administrasi Administrasi tata usaha memiliki peran yang sangat vital dalam Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x (Dewi Puspita Sari. Nur Aisyah, 2. kelancaran proses belajarmengajar di sekolah. dengan melakukan penelaahan terhadap berbagai literatur atau sumber tertulis yang relevan. Data atau informasi diperoleh melalui buku-buku, jurnal, dan referensi lainnya yang berkaitan langsung dengan topik yang sedang dikaji. Pendampingan Ketatausahaan Madrasah di Pondok Pesantren Darussalam Ampah Kalimantan Tengah (Musyarapah et al. , 2. Objek penelitian dalam jurnal ini adalah pengelolaan ketatausahaan di Pondok Pesantren Darussalam Ampah. Kalimantan Tengah. Fokus utama penelitian ini adalah pada tata kelola surat menyurat dan layanan tata usaha sekolah yang melibatkan ustadz, ustadzah, dan santri/santriwati. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah Penelitian ini menggunakan pendekatan kolaboratif melalui kegiatan pendampingan, di mana dosen bersama mahasiswa dari Program Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam (MPI) IAIN Palangka Raya turut serta memberikan materi dan bimbingan langsung guna memperbaiki sistem administrasi di lingkungan sekolah. Model kerja sama ini mendapatkan sambutan yang baik dari pimpinan pondok pesantren, kepala bagian tata usaha dalam mendukung kelancaran proses belajarmengajar di institusi Penulis menekankan bahwa administrasi yang efektif dan efisien sangat diperlukan untuk memastikan bahwa kegiatan pendidikan berjalan sesuai dengan rencana dan mencapai tujuan yang Selain itu, artikel ini juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi informasi oleh staf tata usaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja administrasi di era pengelolaan administrasi sekolah di pondok pesantren tersebut masih perlu perbaikan, khususnya dalam tata kelola surat menyurat dan layanan tata usaha. Kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Program Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam IAIN Palangka Raya mendapat respons positif dari pimpinan mendukung kelancaran proses pendidikan. Untuk itu, diperlukan peningkatan kualitas administrasi, terutama dalam hal penguasaan teknologi informasi, agar dapat memberikan pelayanan yang optimal dan mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. bahwa kegiatan administrasi di Pondok Pesantren Darussalam Ampah berhasil pengelolaan tata usaha, meskipun masih ada beberapa aspek yang perlu perbaikan. Respon positif dari pengurus pesantren menunjukkan bahwa kegiatan ini Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Manajemen Ketatausahaan dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Administrasi (Achruh et al. , 2. terkait kurangnya sistematisasi dalam pengelolaan administrasi dan layanan tata usaha yang tata usaha, serta para pengajar . stadz dan ustadza. yang turut terlibat dalam proses kegiatan. Objek penelitian dari artikel jurnal berjudul "Administrative Management in Improving the Quality of Administrative Services" yang diterbitkan di Jurnal Idaarah oleh UIN Alauddin Makassar adalah manajemen administrasi dalam konteks peningkatan kualitas layanan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik manajemen administrasi dapat berkontribusi terhadap perbaikan mutu layanan administrasi dalam suatu institusi atau organisasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan perspektif fenomenologis. Lokasi penelitian berada di SMK Negeri 1 Sinjai, yang terletak di Jl. Tekukur No. Kecamatan Sinjai Utara. Kabupaten Sinjai. Provinsi Sulawesi Selatan. Data yang dikumpulkan bersumber dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi langsung, wawancara semi terstruktur, serta dokumentasi. Proses pengelolaan dan analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sebagaimana dijelaskan oleh Miles dan Huberman . Untuk menjamin keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, serta triangulasi waktu sebagai metode validasi atas pondok pesantren dan staf Mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin untuk meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi di lembaga pendidikan Islam Penelitian ini menemukan bahwa manajemen administrasi di SMK Negeri 1 Sinjai mencakup perencanaan tugas dan fungsi layanan administrasi, penetapan tujuan, evaluasi kerja, alokasi sumber daya, pengadaan sarana dan prasarana, serta pemecahan masalah. Implementasi administrasi dilakukan dengan baik, mencakup administrasi kepegawaian, keuangan, data dan informasi, sarana dan prasarana, serta suratmenyurat dan kearsipan. Tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas layanan administrasi adalah kurangnya sumber daya manusia di staf administrasi dan masalah konektivitas jaringan, yang dapat menghambat proses layanan bermanfaat dan dapat dijadikan model untuk pengelolaan administrasi di lembaga pendidikan Islam lainnya. Kesimpulannya menyatakan bahwa manajemen administrasi di SMK Negeri 1 Sinjai telah dilaksanakan dengan baik melalui pelaksanaan, dan evaluasi yang mencakup berbagai aspek administrasi, namun masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan sumber daya manusia dan masalah konektivitas jaringan yang memengaruhi kualitas layanan administrasi. Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Pengaruh Tata Ruang Kantor. Penataan Arsip. Fasilitas Kantor, dan Kompetensi Pegawai Terhadap Peningkatan Kualitas Pelayanan Ketatausahaan (Muslimah & Rahmaningtyas, 2. Objek penelitian dalam jurnal tersebut adalah siswa SMK Negeri 1 Warungasem, yang diteliti untuk mengetahui pengaruh tata ruang kantor, penataan arsip, fasilitas kantor, dan kompetensi pegawai terhadap kualitas pelayanan ketatausahaan di sekolah informasi yang diperoleh dari para Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang dibutuhkan dikumpulkan melalui empat teknik utama. Pertama, peneliti melakukan pengamatan langsung . terhadap kualitas layanan administrasi di SMK Negeri 1 Warungasem. Kedua, dilakukan wawancara tatap muka dengan dua kelompok, yakni pihak pemberi layanan (Kepala Subbagian Tata Usah. dan pihak penerima layanan . Selanjutnya, metode ketiga adalah dengan penyebaran angket atau kuesioner, yang mencakup tiga jenis: angket studi pendahuluan, angket uji coba, dan angket penelitian utama. Metode keempat yang digunakan adalah dokumentasi, yaitu pengumpulan data dari berbagai dokumen yang relevan dengan penelitian. Selain itu, penelitian ini juga menerapkan uji instrumen untuk memastikan keakuratan data, yaitu melalui pengujian validitas dan reliabilitas terhadap kuesioner yang di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh berbagai aspek administrasi perkantoran terhadap kualitas pelayanan ketatausahaan di SMK Negeri 1 Warungasem. Aspek-aspek yang diteliti meliputi tata ruang kantor, penataan arsip, fasilitas kantor, dan kompetensi pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda untuk menganalisis data yang dikumpulkan dari 284 responden siswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, keempat variabel bebas tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kualitas pelayanan ketatausahaan. Ini dibuktikan dengan nilai Adjusted R Square sebesar 65,9%, yang menunjukkan bahwa variasi dalam kualitas pelayanan sebesar 65,9% dapat dijelaskan oleh Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif secara simultan antara tata ruang kantor, penataan arsip, fasilitas kantor, dan kompetensi pegawai terhadap peningkatan kualitas pelayanan ketatausahaan di SMK N 1 Warungasem. Namun, secara parsial, tidak semua variabel menunjukkan pengaruh yang signifikan. Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Supervisi Humas dan Ketatausahaan Pendidikan (Musdhalifa & Syaifudin, 2. Objek penelitian dari jurnal ini adalah hubungan antara sekolah dengan masyarakat serta bagaimana supervisi humas dan ketatausahaan pendidikan berperan dalam menunjang proses pendidikan di sekolah. Fokus utama yang dikaji adalah bagaimana pihak sekolah, khususnya aparat pendidikan seperti kepala sekolah, guru, dan staf administrasi, membangun komunikasi dan kerja sama yang efektif dengan masyarakat sekitarAi termasuk orang tua murid, organisasi masyarakat, dan lembaga lainnya. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya administrasi atau ketatausahaan sebagai elemen pendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar, terutama dalam Penulisan dalam jurnal ini menggunakan metode studi kepustakaan . ibrary researc. Penulis tidak melakukan pengumpulan data melalui observasi lapangan maupun eksperimen, melainkan fokus pada pengumpulan dan analisis informasi dari berbagai sumber Sumber-sumber tersebut mencakup buku-buku, jurnal akademik, serta artikel ilmiah yang berkaitan dengan kepemimpinan, hubungan masyarakat dalam dunia pendidikan, dan manajemen administrasi pendidikan. Melalui penelaahan mendalam terhadap literatur tersebut, penulis merumuskan analisis dan kesimpulan yang mendukung pembahasan topik. kombinasi keempat faktor Dengan kata lain, upaya peningkatan kualitas pelayanan secara keseluruhan dapat tercapai melalui perbaikan pada aspek-aspek tersebut. Hasil penelitian dari jurnal "Supervisi Humas dan Ketatausahaan Pendidikan" menunjukkan bahwa hubungan antara sekolah dan masyarakat memegang peranan penting dalam menunjang keberhasilan Sekolah tidak dapat berdiri sendiri dalam menjalankan fungsinya, melainkan harus menjalin komunikasi dan kerja sama yang erat dengan masyarakat agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal. bahwa hubungan antara sekolah dan masyarakat sangat penting dalam menunjang kelancaran serta keberhasilan proses Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal tidak bisa lepas dari masyarakat, karena input dan output dari lembaga pendidikan pada akhirnya akan kembali kepada masyarakat itu sendiri. Dengan terjalinnya hubungan yang baik antara sekolah dan masyarakat, sekolah dapat memanfaatkan potensi dan sumber daya masyarakat untuk mendukung kemajuan Sebaliknya, masyarakat juga mendapatkan manfaat Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x konteks perkembangan zaman yang menuntut peningkatan fungsi Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Tata Usaha di Sekolah (Fajriah, 2. peran kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja pegawai tata usaha di Fokus penelitian ini adalah bagaimana kepala sekolah memengaruhi dan mendukung efektivitas kerja pegawai tata usaha melalui berbagai peran kepemimpinan yang Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif melalui studi literatur. Pendekatan ini bertujuan untuk menjelaskan berbagai persoalan yang terjadi, khususnya dalam bidang pendidikan, baik yang sedang berlangsung saat ini maupun yang pernah terjadi di masa lalu. Kajian dilakukan dengan mengandalkan sumber-sumber tertulis yang relevan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam terhadap isu-isu yang dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memegang lima peran utama dalam mempengaruhi kinerja pegawai tata usaha, yaitu sebagai administrator, edukator, supervisor, inovator, dan motivator. Peran ini mencakup pengelolaan administrasi sekolah, pemberian contoh dan motivasi, pengawasan kinerja, pembaruan sistem kerja melalui teknologi, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung. dari peningkatan pengetahuan dan teknologi yang dicapai oleh sekolah. Oleh karena itu, kerja sama yang harmonis dan berkelanjutan harus dibangun untuk menciptakan sinergi yang saling menguntungkan. Kesimpulannya adalah bahwa kepala sekolah memiliki pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai tata usaha. Keberhasilan kepala sekolah dalam menjalankan peran-peran tersebut berkontribusi langsung terhadap kualitas pelayanan administrasi dan secara lebih luas terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Kepala sekolah yang efektif mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan mendorong pegawai untuk bekerja secara Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Urgensi Layanan Tata Usaha dalam Mewujudkan Tata Kelola yang Baik di SMP Negeri 1 Pasongsongan (Fatayati, 2. Objek penelitian ini adalah layanan tata usaha di SMP Negeri 1 Pasongsongan, dengan fokus pada bagaimana pengelolaannya dalam rangka mewujudkan tata kelola sekolah yang baik. Penelitian ini mengkaji proses perencanaan, koordinasi, dan komunikasi dalam pelaksanaan tugas administrasi sekolah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif. Untuk menganalisis data, digunakan teknik analisis kualitatif yang diuraikan oleh Miles dan Huberman . alam Sugiyono, 2. Proses analisis data ini melibatkan beberapa tahap, yaitu: pertama, pengumpulan data. kedua, reduksi ketiga, penyajian data. akhirnya, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan tata usaha di SMP Negeri 1 Pasongsongan dilakukan dengan cukup baik, terutama dalam hal perencanaan dan pelaksanaan administrasi. Proses perencanaan dilakukan melalui rapat dan musyawarah antara kepala sekolah dan guru-guru, untuk membahas berbagai kebutuhan administrasi seperti data siswa, data guru, sarana prasarana, dan anggaran sekolah. Hal ini menunjukkan adanya upaya kolaboratif dalam menyusun langkah-langkah administrasi yang terarah. Dalam pelaksanaan tugastugas administrasi, kegiatan yang dilakukan sudah mencakup berbagai aspek Kesimpulannya adalah Pengelolaan tata usaha di SMPN 1 Pasongsongan sudah mencerminkan beberapa unsur tata kelola yang baik, seperti perencanaan dan koordinasi yang dilakukan bersama. Namun, masih terdapat kelemahan dalam aspek pengorganisasian dan disiplin kerja pegawai. Struktur organisasi yang belum jelas serta kurangnya kompetensi staf menjadi tantangan utama dalam mewujudkan layanan tata usaha yang efektif. Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Peranan Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Efektivitas Pelayanan Tata Usaha Pada SMK Negeri 1 Sukasada (Hartayani & Sandiasa. Objek penelitian dalam jurnal ini adalah pelayanan Tata Usaha di SMK Negeri 1 Sukasada, khususnya dalam konteks pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efektivitas layanan tersebut. Penelitian difokuskan pada tiga aspek utama: pelayanan terhadap guru, siswa, dan proses administrasi secara umum di Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap fenomena yang diteliti. Proses pengumpulan data melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Data yang terkumpul diproses dan disajikan dalam bentuk deskripsi agar lebih mudah dipahami. Analisis data dilakukan secara terus-menerus selama penelitian, dari awal hingga akhir, menggunakan pendekatan analisis Dalam penelitian kualitatif, salah satu teknik pemilihan informan yang sering digunakan adalah purposive Purposive sampling adalah metode pemilihan sampel penting seperti administrasi kepegawaian, keuangan, hubungan sekolah dengan masyarakat, administrasi persuratan dan kearsipan, kesiswaan, dan kurikulum. Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan oleh staf tata usaha bersama kepala sekolah dengan menjalin kerja sama yang cukup solid dan koordinasi yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi di SMK Negeri 1 Sukasada sangat membantu mempermudah, serta meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan Tata Usaha. Beberapa aplikasi yang digunakan antara lain SIMPEG, e-Kepeg. Si Kepo. E-DUPAK. SIM Gaji. Siharka. ARKAS, serta aplikasi pembelajaran seperti Melajah. id dan MPD. Meskipun demikian, ditemukan juga kendala seperti kurangnya pemahaman guru terhadap penggunaan aplikasi serta Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa teknologi informasi berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan Tata Usaha di SMK Negeri 1 Sukasada. Layanan menjadi lebih efektif dan efisien baik untuk guru maupun Namun, efektivitas ini masih dapat ditingkatkan dengan pelatihan berkala, peningkatan kualitas SDM, serta penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Analisis Kualitas Kerja Pegawai Tata Usaha Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Bengkulu Tengah (Arisanti et al. , 2. Objek penelitian ini adalah pegawai Tata Usaha di SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah. Penelitian berfokus pada analisis kualitas kerja pegawai tersebut, termasuk aspek potensi diri, hasil kerja, proses kerja, dan antusiasme dalam menjalankan tugas-tugas administrasi sekolah. berdasarkan pertimbangan atau kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. keterbatasan akses teknologi bagi sebagian siswa. Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah lima orang, yang mencakup kepala sekolah, kepala tata usaha, seorang guru, staf tata usaha, dan siswa. Untuk pemilihan informan, digunakan teknik purposive sampling, yaitu proses seleksi informan berdasarkan kriteria tertentu, dengan tujuan memperoleh informasi yang relevan mengenai kualitas kinerja pegawai tata usaha. menunjukkan bahwa kualitas kerja pegawai Tata Usaha di SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah secara umum tergolong baik. Meskipun sebagian pegawai tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang administrasi, mereka tetap mampu menjalankan tugas dengan optimal setelah diberikan pelatihan yang Pegawai menunjukkan kemampuan menyelesaikan pekerjaan administratif dengan tepat waktu dan disiplin, baik dalam hal administrasi kepegawaian, kesiswaan, maupun inventaris. Dalam menjalankan tugas, mereka memiliki inisiatif yang tinggi, bekerja sesuai perencanaan, dan terbuka terhadap evaluasi serta perbaikan yang diberikan oleh kepala sekolah maupun kepala tata usaha. Selain itu, para pegawai juga memperlihatkan antusiasme Kualitas kerja pegawai tata usaha di SMA Negeri 1 Bengkulu Tengah tergolong baik. Meskipun ada kendala pada latar belakang pendidikan, hal tersebut diatasi melalui Pegawai menunjukkan kinerja yang disiplin, inisiatif, serta memiliki antusiasme tinggi dalam menjalankan tugas administrasi Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Peran Tata Usaha dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Administrasi di MTs Nurul Fajri Desa Tambangan Kelekar (Saipul Annur et al. , 2. Objek penelitian dalam jurnal ini adalah peran tenaga kependidikan, khususnya tenaga tata usaha, dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di MTs Nurul Fajri Desa Tambangan Kelekar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh mana keterlibatan dan kontribusi tenaga tata usaha dalam mendukung kelancaran proses administrasi yang berimplikasi pada peningkatan kualitas layanan di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui berbagai teknik, seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang difokuskan pada kegiatan administrasi di MTs Nurul Fajri. Penelitian ini dilaksanakan langsung di sekolah, dengan melibatkan pihak-pihak yang ada di lingkungan sekolah sebagai sumber informasi utama. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling, yaitu memilih informan yang dianggap paling relevan dan memiliki pemahaman mendalam terkait isu yang diteliti. kerja yang tinggi yang tercermin dari kehadiran yang konsisten, pelaksanaan tugas yang cepat, serta komitmen dan motivasi yang kuat dalam bekerja. Semua hal ini menjadi indikator bahwa kualitas kerja pegawai Tata Usaha di sekolah tersebut sudah mendukung kelancaran proses administrasi dan kegiatan pendidikan secara umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga tata usaha di MTs Nurul Fajri memainkan peran yang sangat penting dalam menjalankan berbagai fungsi administrasi seperti pengelolaan kepegawaian, keuangan, data dan informasi, serta urusan surat menyurat dan arsip. Peran mereka tidak hanya administrasi pendidikan tetapi juga membantu proses belajar mengajar, misalnya dalam pengurusan absensi guru dan siswa. Meskipun masih terdapat beberapa Kesimpulannya adalah tenaga tata usaha memiliki peran strategis dalam mendukung operasional pendidikan, meskipun mereka tidak terlibat langsung dalam kegiatan belajar mengajar. Mereka merupakan bagian penting dalam menciptakan sistem administrasi yang tertib, efektif, dan efisien. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan administrasi di sekolah sangat dipengaruhi oleh keberadaan dan kinerja tenaga tata usaha, dan perlu didukung dengan Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Pengaruh Karakteristik Tim dan Kerjasama Tim Terhadap Efektivitas Tim Pada Pegawai Tata Usaha Sekolah Menengah Atas Negeri Lombok Barat (SUHARDI, 2. Objek penelitian dalam jurnal ini adalah pegawai tata usaha di Sekolah Menengah Atas Negeri yang berada di Kabupaten Lombok Barat. Fokus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh karakteristik tim dan kerjasama tim terhadap efektivitas tim pegawai tata usaha dalam melaksanakan tugas administratif, khususnya dalam mendukung keberhasilan program-program sekolah seperti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online. Penelitian ini mengadopsi metode survei dengan pendekatan kuantitatif serta menggunakan analisis jalur . ath analysi. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 124 pegawai tata usaha, yang dipilih sebagai sampel dari total populasi yang berjumlah 179 orang. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling atau pengambilan sampel secara Penelitian ini dilaksanakan dalam periode dua bulan, yakni dari Februari hingga Maret 2022. keterbatasan dari segi pengetahuan dan keterampilan teknis, tenaga tata usaha telah menunjukkan peran aktif dan kontribusi yang positif terhadap peningkatan kualitas layanan Perkembangan sistem administrasi pun berlangsung secara bertahap sesuai kemampuan sumber daya yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik tim memberikan pengaruh positif langsung terhadap efektivitas tim. Tim yang memiliki karakteristik yang tepat, seperti komposisi yang sesuai, keterampilan anggota yang beragam namun saling melengkapi, serta adanya keterkaitan antar anggota tim dengan organisasi, terbukti mampu meningkatkan efektivitas kerja tim. Selain itu, kerjasama tim juga memberikan pengaruh positif langsung terhadap efektivitas Interaksi, komunikasi, dan keterlibatan aktif antar pelatihan berkelanjutan serta penyediaan sarana yang memadai. Kesimpulannya adalah bahwa efektivitas kerja tim pegawai tata usaha di SMA Negeri Kabupaten Lombok Barat dipengaruhi secara positif oleh karakteristik tim dan kerjasama tim. Semakin baik karakteristik dan sinergi antar anggota tim, maka semakin tinggi efektivitas kerja tim dalam menjalankan fungsifungsi administrasi Oleh karena itu, penting bagi pimpinan sekolah, khususnya kepala tata usaha, untuk membentuk tim dengan karakteristik yang tepat Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Revitalisasi Tata Usaha dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Sekolah (Maylitha et al. , 2. Objek penelitian dalam jurnal ini adalah tata usaha sekolah, khususnya dalam kaitannya dengan upaya revitalisasi untuk meningkatkan kualitas Penelitian ini bertujuan untuk menyoroti berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pegawai tata usaha di sekolah, serta mencari solusi strategis guna meningkatkan kinerja tata usaha sebagai bagian penting dalam pengelolaan pendidikan yang berkualitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara penyebaran kuesioner secara daring kepada para responden yang bekerja sebagai staf administrasi di berbagai tingkat sekolah, baik negeri maupun swasta, di wilayah kota dan kabupaten Bandung. Responden terdiri dari kepala tata usaha dan staf tata usaha. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif untuk memberikan gambaran tentang kondisi, tantangan, dan kebutuhan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas administrasi anggota tim dalam pengambilan keputusan turut menciptakan kinerja yang lebih efektif. Karakteristik tim juga memengaruhi kerjasama tim secara langsung, artinya jika tim dibentuk dengan ciriciri yang tepat, maka kerjasama antar anggotanya akan lebih mudah terjalin dan semakin kuat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih banyak tantangan yang dihadapi oleh pegawai tata usaha, termasuk kurangnya penguasaan teknologi, keterbatasan fasilitas kerja, dan kurangnya pelatihan keterampilan seperti penggunaan Microsoft Excel. Meskipun mayoritas responden memiliki pengalaman kerja yang cukup lama, sebagian masih mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas administratif karena kurangnya sarana pendukung dan ruang kerja yang tidak memadai. Masalah juga timbul dari rendahnya latar belakang serta mendorong budaya kerja sama yang solid agar layanan administrasi di sekolah dapat berjalan secara optimal dan Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa tata usaha memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas sekolah karena peranannya dalam mendukung kelancaran kegiatan administrasi dan operasional pendidikan. Oleh karena itu, perlu adanya revitalisasi tata usaha melalui peningkatan fasilitas kerja, pelatihan keterampilan teknologi, serta dukungan dan koordinasi dari kepala sekolah. Salah satu solusi yang disarankan adalah pelatihan Microsoft Excel bagi staf Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x pendidikan yang relevan dengan bidang administrasi serta minimnya koordinasi dan perhatian dari pimpinan sekolah terhadap kesejahteraan dan pengembangan staf tata Pelayanan Administrasi di Bagian Tata Usaha Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Batusangkar Kabupaten Tanah Datar (Fadhlan, 2. Objek penelitian dalam jurnal ini adalah pelayanan administrasi yang dilaksanakan oleh bagian Tata Usaha di SMA Negeri 1 Batusangkar. Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana proses pelayanan administrasi dilakukan, apa saja kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada berbagai pihak, baik internal maupun eksternal sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu seleksi berdasarkan pertimbangan bahwa informan memiliki pemahaman mendalam dan keterlibatan langsung dalam proses pelayanan administrasi di sekolah. Informan yang terlibat meliputi kepala sekolah, kepala tata usaha, staf tata usaha, guru, orang tua siswa, serta siswa itu sendiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan administrasi di SMA Negeri 1 Batusangkar belum terlaksana secara Kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana dan prasarana yang belum memadai, serta jumlah pegawai tata usaha yang tidak sebanding dengan beban kerja dan tidak semuanya memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan bidang Meskipun begitu, pegawai tata usaha menunjukkan tanggung jawab dalam menjalankan tugas, mampu berkomunikasi dengan baik, serta berusaha memenuhi tata usaha untuk memudahkan pengelolaan data dan administrasi. Revitalisasi ini diharapkan mampu menciptakan sistem kerja tata usaha yang lebih profesional dan berdampak langsung terhadap mutu layanan pendidikan di sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pelayanan administrasi oleh bagian Tata Usaha di SMA Negeri 1 Batusangkar sudah menunjukkan upaya ke arah yang lebih baik namun masih menghadapi berbagai hambatan struktural dan sumber daya. Dibutuhkan perbaikan sarana dan prasarana, penambahan tenaga yang kompeten, serta pelatihan dan pembinaan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Kepala sekolah juga memiliki peran penting dalam mengupayakan perbaikan, misalnya Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x kebutuhan pihak yang dilayani, walaupun dalam praktiknya masih ditemukan keterlambatan dan ketidaktepatan akibat keterbatasan tersebut. melalui perencanaan pembangunan gedung baru untuk ruang administrasi dan koordinasi dengan dinas terkait agar mutu pelayanan administrasi dapat ditingkatkan secara Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Kesimpulan Hasil penelitian ini menegaskan bahwa ketatausahaan sekolah memiliki peran yang jauh lebih strategis dari sekadar fungsi administratif rutin. Ketatausahaan terbukti menjadi fondasi penting dalam mendukung ketercapaian visi pendidikan, khususnya ketika sistem administrasi diintegrasikan secara aktif ke dalam perencanaan dan pengelolaan sekolah. Melalui kajian literatur dan data awal dari observasi, ditemukan bahwa praktik ketatausahaan yang efektif tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen atau kepatuhan terhadap prosedur, tetapi juga oleh tingkat keterlibatan staf administrasi dalam proses strategis sekolah. Ketika tenaga administrasi diberdayakan dan dilibatkan dalam forum perencanaan, mereka tidak hanya menjadi pelaksana teknis, tetapi juga aktor pendukung yang mampu mendorong terciptanya tata kelola pendidikan yang terarah. Dalam konteks ini, peran ketatausahaan harus dilihat sebagai bagian integral dari sistem manajemen sekolah yang bertanggung jawab atas keberlangsungan operasional sekaligus keberhasilan jangka panjang lembaga Temuan ini mengindikasikan perlunya perubahan paradigma di tingkat pengelolaan sekolah, di mana administrasi tidak lagi diposisikan di belakang layar, tetapi diberi ruang untuk berkontribusi secara aktif dalam merancang dan mewujudkan visi institusi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa banyak sekolah belum menyadari sepenuhnya pentingnya menyinergikan peran ketatausahaan dengan arah kebijakan pendidikan sekolah. Oleh karena itu, diperlukan intervensi melalui pelatihan, pembinaan, dan sistem evaluasi yang menjamin bahwa administrasi sekolah berjalan tidak hanya efisien, tetapi juga selaras dengan tujuan jangka panjang pendidikan. Dengan penguatan pada aspek ini, sekolah akan memiliki landasan operasional yang lebih kokoh, yang pada gilirannya dapat mempercepat pencapaian kualitas pendidikan yang diharapkan sesuai dengan visi yang telah dirumuskan bersama. Ucapan Terima Kasih Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan jurnal ini. Secara khusus, kami mengucapkan terima kasih kepada tim editor AuJournal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers. Kami juga berterima kasih kepada rekan-rekan peneliti yang telah turut berperan dalam proses pengumpulan data dan memberikan masukan yang konstruktif melalui diskusi ilmiah yang mendalam. Penghargaan yang sama kami sampaikan kepada pihak sekolah yang telah memberikan akses, fasilitas, dan dukungan selama proses pengumpulan data berlangsung. Selain itu, kami tidak melupakan peran keluarga dan sahabat yang senantiasa memberikan dorongan moral, semangat, serta inspirasi dalam menyelesaikan penelitian ini. Semoga karya ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca dan menjadi kontribusi positif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang manajemen pendidikan dan ketatausahaan sekolah. Journal of E-Learning. Multimedia, and Discourse of Teachers Volume 1 . 2025, 33-54 E-ISSN x-x. P-ISSN x-x Daftar Pustaka