Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI UPTD PUSKESMAS HILISATARO KECAMATAN TOMA KABUPATEN NIAS SELATAN Lestriani Marta Zega Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nias Raya martazega@gmail. Abstrak Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sumber data adalah pegawai UPTD Puskesmas Hilisataro, dengan populasi 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket yang disebarkan kepada seluruh Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa nilai sebesar 5,641 > sebesar 1,701 pada tingkat signifikan sebesar 0,000<0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Lingkungan Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai pada UPTD Puskesmas Hilisataro Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan. Dan melalui uji koefisien determinasi (R ) sebesar 0,614 yang artinya bahwa 61,4% keragaman variabel Kinerja Pegawai dapat dijelaskan variabel Lingkungan Kerja sedangkan sisanya 38,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. Saran yang diajukan oleh peneliti perlu meningkatkan kinerja pegawai lingkungan kerja yang kondusif memberikan rasa aman dan meningkatkan para pegawai untuk dapat bekerja yang optimal sehingga dapat tercapainya tujuan organisasi yang diharapkan Kata Kunci: Lingkungan Kerja. Kinerja. Pegawai. Abstract This research was conducted to determine the influence of the work environment on Employee Performance. The type of research used is researchquantitative. The data source is an employee of the UPTD Hilisataro Community Health Center, withpopulation 30 people. The data collection technique used was a questionnairewhich is distributed to all respondents. Data analysis techniques thatused is simple regression analysis. From the results of this research it can be is known that the value oft is 5,641>t table is 1,701 at level significant of 0. 000<0. Thus it can be concluded that the work environment influences employee performance at UPTD Hilisataro Community Health Center. Toma District. South Nias Regency. And throughcoefficient of determination test (RA) is 614 which means that 61. 4% The diversity of employee performance variables can be explained by environmental variables work while the remaining 38. 6% is influenced by other variables that are notmentioned in this research. Suggestions put forward by researchers are necessaryimprove employee performance and provide a conducive work environmentsense of security and increase employees' ability to work optimallyso that the expected organizational goals can be achieved. Keywords: Work Environment: Employee Performance. https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X Pendahuluan Memasuki era globalisasi yang semakin berkembang saat ini, setiap personil atau pegawai yang berada didalam organisasi semakin maju sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengikuti perkembangan teknologi. Dalam organisasi harus mampu mengelola sumber daya yang dimiliki, termasuk sumber daya Sumber aset utama yang besar melakukan pekerjaanya sehingga dapat memberikan kinerja yang baik. Selain itu juga dalam organisasi perlu adanya pelayanan yang baik didukung oleh lingkungan kerja yang baik sehingga terciptanya semangat kerja di dalam organisasi tersebut. Di dalam organisasi, manusia merupakan unsur yang terpenting dalam suatu organisasi. Tanpa peran manusia meskipun berbagai faktor yang dibutuhkan itu telah tersedia, organisasi tidak akan berjalan. Karena manusia merupakan penggerak dan penentu jalannya suatu organisasi. Oleh karena itu, hendaknya organisasi memberikan arahan yang positif demi tercapainya tujuan Lingkungan kerja juga merupakan segala sesuatu yang ada di sekitar para pekerja yang dapat mempengaruhi dirinya didalam melaksanakan tugas-tugas yang telah dibebankan kepadanya. Lingkungan memberikan rasa nyaman saat bekerja sehingga kinerja pegawai dapat meningkat, sebaliknya jika lingkungan kerja yang tidak semangat kinerja pegawai. Dalam lingkungan kerja sebuah instansi perlu diperhatiakan agar tujuan yang akan ingin dicapai dapat terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan. Hal tersebut dapat mecakup proses penerapan manajeman dan lingkungan kerja fisik, salah satunya antara lain yaitu ruang yang aman dan tetap rapi, keaman kerja, jam kerja yang sesuai serta lingkungan kerja non fisik yang juga dapat mempengaruhi kinerja pegawai yang dapat mendukung lancarnya pelaksanaan tugas. Yang artinya adanya penyediaan lingkungan kerja secara nyaman dan akan mampu memberikan kepuasan kepada pegawai terhadap pekerjaan yang dilakukan. Kinerja merupakan gambaran tentang diri seorang pegawai dengan berbagai standar tugas yang telah diberikan kepada pegawai sebagai salah satu bentuk tanggung jawab. Dalam upaya untuk merupakan tantangan manajemen yang paling serius karena keberhasilan untuk mencapai tujuan dan kelangsungan hidup organisasi tergantung pada kualitas kinerja Hasil observasi awal yang dilakukan oleh peneliti pada Puskesmas Hilisataro Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan adalah ruangan yang terlalu sempit serta ventilasi ruangan yang kurang merupakan lingkungan kerja dan sebagian pegawai mengeluh karena kurangnya kesehatan seperti peralatan untuk bidan di polindes tidak tercukupi sepenuhnya untuk program-program Selain itu juga kinerja pegawai yang masih belum optimal karena masih terdapat pegawai yang tidak menjalankan visi misi yang diemban oleh organisasi atau instansi, dan kurangnya keseriusan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diemban, serta para pegawai yang mempunyai tujuan yang jelas, sering https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X datang terlambat, dan pulang sebelum jam kerja selesai sehingga produktivitas kerja pegawai menurun. Kinerja pegawai yang tinggi akan meningkatkan produktivitas instansi, karena memiliki tanggung jawab yang tinggi, tujuan yang realitas, rencana komunikasi antar sesama pegawai maka produktivitas instansi akan meningkat, oleh karena itu salah satunya adalah dengan meminimalisir kinerja yang baik untuk menciptakan lingkungan kerja yang biak serta kondusif. Metode Penelitian Jenis Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Menurut Sugiyono . mengatakan bahwa Aupenelitian kuantitatif adalah penelitian yang berfokus pada data numerical atau angka yang dikumpulkan dengan menggunakan metode statistik dan digunakan dalam penelitian inferensial atau untuk menguji hipotesis untuk variabel yang ditelitiAy. Jenis dan Sumber Data Menurut Dermawan and Deni. mengatakan bahwa Audata primer adalah bagian informasi yang diterima langsung dari responden terpilih baik lisan maupun menyangkut tentang suatu kenyataan atau fenomena empiricAy. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Puskesmas Hilisataro Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan. Untuk mengumpulkan data pernyataan . Teknik penentuan nilai atau skor dilakukan dengan menggunakan skala likert. Sangat Tidak Setuju (STS) = 1 Tidak Setuju (TS) Ragu-Ragu (RR) Setuju (S) Sangat Setuju (SS) Uji Instrumen Uji Validitas. Uji validitas dimaksud untuk menyatakan sejauh mana data yang terkumpul melalui kuesioner mengukur apa yang ingin diukur kuesioner mengungkapkan data dari variabel yang diteliti secara tepat. Uji Reliabilitas. Reliabilitas menunjukkan sejauh mana instrumen menunjukan konsistensi suatu alat pengukuran dapat memberikan hasil pengukuran yang dilakukan secara berulang-ulang Teknik Pengumpulan Data Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara menyebarkan Adapun kuesioner dibagi 2 variabel yaitu variabel lingkungan kerja dan variabel kinerja Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas. Menurut Sugiyono . uji normalitas dimaksudkan untuk mengetahui apakah residual yang normal atau tidak. Nilai residual ini dikatakan berdistribusi normal jika nilai mendekati nilai rata-ratanya. Untuk terstandarisasi berdistribusi normal atau tidak, dapat dilakukan dengan uji statistik non parametrik kolmogrovsminorv (K-S). Jika hasil kolmogravsminorv menunjukan nilai signifikan diatas 0,05 maka data residual terdistribusi dengan normal. Sedangkan jika hasil kolmograv-sminorv menunjukan nilai signifikan di awah 0,05 maka data residual terdistribusi tidak normal. Uji Heteroskedastisitas. Pengujian heteroskedastisitas ini digunakan untuk https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X heteroskedastisitas dapat digunakan dengan mengamati scater plot dimana sumbu horizontal menggambarkan nilai prediksi sedangkan sumbu vertikal menggambarkan nilai residual kuadrat. Jika scater plot membentuk pola tertentu, maka hal tersebut menunjukan adanya, masalah heteroskedastisitas Sugiyono . Uji Hipotesis Uji (Parsial (Uji . Uji t digunakan untuk mengetahui apakah secara parsial . memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel independen dan dependen. Rumus digunakan untuk menghitung besar nilai adalah sebagai berikut. Setiawan et al. Koefisien Determinasi. Uji koefisien determinasi digunakan untuk mengukur seberapa akurat atau cocok garis regresi yang dibuat dalam mewakili kumpulan data yang diamati. Rumus dalam adalah sebagai berikut. Sugiyono digunakan rumus. R2 = 1- = koefisien regresi/slope = Variabel bebas = standar error. Hasil Penelitian dan Pembahasan Hasil Penelitian Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Variabel Lingkungan Kerja (X) Berdasarkan perhitungan diperoleh data penelitian kepada 30 orang pegawai di Puskesmas Hilisataro Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan. Berdasarkan perhitungan validitas pada item-total statistic, maka diperoleh nilai koefisien item nomor 1 sampai 8 bernilai positif. Sedangkan pada taraf =0,05 adalah 0,361. Maka disimpulkan bahwa item nomor 1 sampai 8 dinyatakan valid. Nilai CronbachAos Alpha diatas 0,60 maka instrumen penelitian dinyatakan reliabel Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Variabel Kinerja Pegawai (Y) Berdasarkan diperoleh data penelitian kepada 30 orang pegawai di UPTD Puskesmas Hilisataro Kecamatan Toma. Berdasarkan perhitungan validitas pada item-total statistic, maka diperoleh nilai koefisien item nomor 1 sampai 10 Metode Analisis Data Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi Analisis sederhana merupakan pendekatan analisis menggambarkan hubungan antara variabel terikat dan variabel bebas. Model regresi yng digunakan adalah sebagai berikut. Sugiyono . Y = a bX Keterangan: Y = Variabel tertikat a = konstan/intercept bernilai positif. Sedangkan pada taraf =0,05 adalah 0,361. Maka disimpulkan bahwa item nomor 1 sampai 10 dengan dinyatakan valid. https://jurnal. id/index. php/JIM Nilai CronbachAos Alpha diatas 0,60 maka instrumen penelitian dinyatakan reliabel. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Data. Besaran nilai test statistic dari Kolmogrov-Smirmov Z dan Asympotic Significant . -taile. dari data penelitian masing-masing sebesar 0,138 dan 0,150. Karena kedua nilai tersebut lebih besar dari 0,05 dengan demikian seluruh data pada penelitian ini telah Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X terdistribusi dengan normal. Secara lengkap hasilnya dapat dilihat pada table berikut: Tabel 1 Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardiz ed Residual Mean ,0000000 Normal Parametersa,b Std. Deviation 6,54721119 Absolute ,138 Most Extreme Positive ,086 Differences Negative -,138 Kolmogorov-Smirnov Z ,138 Asymp. Sig. -taile. ,150c Test distribution is Normal. Calculated from data. Lingkungan Kerja (X) untuk 0,000 sementara nilai 0,05 dengan degree of freedom . n-K-1 . =28 sebesar 1,701. Sehingga peneliti menyimpulkan hasil penelitian ini bahwa variabel Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai Pada UPTD Puskesmas Hilisataro Kecamatan Toma. Hasil secara lengkapnya dapat dilihat pada table berikut: Tabel 2 Uji Parsial (Uji . Unstandardized Coefficients Std. Error Sumber: hasil olahan peneliti 2023 Uji Heteroskedastisitas. Dengan menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS Versi 20 For Windows, daapt disimpulkan bahwa tidak terdapat adanya Heteroskedastisitas. Karena gambar diatas tidak membentuk pola tertentu atau teratur dari titik yang ada, ini berarti persamaan tersebut telah persamaan regresi sederhana dengan telah dipenuhinya asumsi dasar bahwa variasi residual sama untuk semua pengamatan telah terpenuhi. Lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar Gambar 1. Uji Heteroskedastisitas 5,641 Model 1 (Constan. Lingkungan Kerja Sig. Sumber: hasil olahan peneliti 2023 Koefisien Determinasi (R. Dari hasil pengolahan data diperoleh koefisien determinasi (R. sebesar 0,614 . ,4%), sehingga dapat ditunjukkan bahwa 38,6% keragaman variabel terikat . inerja pegawa. dapat dijelaskan variabel bebas . ingkungan kerj. sedangkan sisanya 38,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak disebutkan dalam penelitian ini. Hasil secara lengkapnya dapat dilihat pada tabel Tabel 2. Analisis Regresi Model R Square Adjusted R Square Sumber: hasil olahan peneliti 2023 Sumber: hasil olahan peneliti 2023 Pembahasan Pengujian Hipotesis `Uji Parsial (Uji . Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian variabel https://jurnal. id/index. php/JIM Metode Analisis Data Dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi sederhana yang berfungsi untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh antara variabel bebas dengan variabel Untuk menganalisis pengaruh Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan E-ISSN : 2828-0946 Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 P-ISSN: 2614-381X lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada UPTD puskesmas Hilistarao dengan persamaan regresi yang diperoleh dibawah Tabel 3. Analisis Regresi Model 1 (Constan. Lingkungan Kerja Unstandardized Coefficients Std. Error Sig. Sumber: hasil olahan peneliti 2023 Y=44,010 0,806X Persamaan regresi linear sederhana diatas menunjukkan bahwa variabel lingkungan kerja memiliki tanda yang Maka koefisien regresi untuk . sebesar 44,010 adalah konstan merupakan nilai variabel kepuasan kerja (Y) saat Sedangkan lingkungan kerja . adalah sebesar 0,806 artinya setiap kenaikan 1 satuan variabel lingkungan kerja akan memberikan dampak pada peningkatan variabel kinerja pegawai sebesar 0,806. Pemimpin UPTD Puskesmas Hilisataro Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan perlu meningkatkan kinerja kondusif memberikan rasa aman dan meningkatkan para pegawai untuk dapat bekerja yang optimal sehingga dapat tercapainya tujuan organisasi yang Pemimpin UPTD Puskesmas Hilisataro Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan perlu meningkatkan komunikasi antara sesama pegawai yang kurang baik membuat terhambatnya pekerjaan perlu adanya pelayanan yang baik didukung oleh lingkungan kerja yang baik sehingga tercapainya tujuan organisasi yang Daftar Pustaka Penutup Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan diatas Pengaruh Lingkungan Kerja Kinerja Pegawai pada UPTD Puskesmas Hilisataro Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan. Saran