Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Peningkatan Kompetensi Guru Ma Asy-Syifa Terkait Implementasi Assessment Dalam Kurikulum Merdeka Cepri Maulana*. Rakhmat Prabowo. Hamdan Ardiansyah. Rahma Andriani. Viana Maulida Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pendidikan Indonesia email: ceprimaulana@upi. Abstract This community service activity was carried out based on problems seen through a needs analysis at MA Asy-Syifa which showed that the teachers at MA Asy-Syifa were not optimal in carrying out assessments on the implementation of the Merdeka Curriculum. This community service aims to increase the competency of MA Asy-Syifa teachers regarding the implementation of assessment in the Merdea Curriculum. It is hoped that with this community service, teachers can carry out assessments according to learning outcomes and organize assessments appropriately, by making grids and question cards before carrying out the assessment. Keywords: Assessment. Merdeka Curriculum. Workshop. Teacher. Student Abstrak Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan berdasarkan masalah yang dilihat melalui analisis kebutuhan pada MA Asy-Syifa dimana menunjukan bahwa guru-guru di MA Asy-Syifa belum optimal dalam melaksanakan penilaian pada implementasi Kurikulum Merdeka. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru MA Asy-Syifa terkait implementasi penilaian dalam Kurikulum Merdeka. Diharapkan dengan adanya pengabdian ini para guru dapat melaksanakan penilaian sesuai dengan capaian pembelajaran dan menyusun penilaian dengan tepat, dengan membuat kisi kisi dan kartu soal sebelum melakukan penilaian. Kata Kunci: Penilaian. Kurikulum Merdeka. Workshop. Guru. Siswa PENDAHULUAN Kurikulum adalah elemen penting dalam sistem pendidikan di suatu negara. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal penting yang terkandung dalam kurikulum yang selanjutnya akan diterjemahkan oleh para pemangku kepentingan di bidang pendidikan sesuai dengan tujuan dan Menurut UU No. 20 Tahun 2003, kurikulum didefinisikan sebagai seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum pendidikan Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan, https://doi. org/10. 37859/jpumri. seperti perubahan dari Kurikulum Tingkat Satuan pendidikan (KTSP) menjadi Kurikulum Nasional 2013 atau Kurikulum Setelah itu, pada tanggal 1 Februari 2021. Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan. Kebudayaan. Riset, dan Teknologi meluncurkan Kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka Belajar yang sudah mulai diterapkan pada Tahun Ajaran 2021/2022 pada 2. 500 sekolah di Indonesia (Rahayu dkk, 2. Kurikulum Merdeka merupakan suatu susunan belajar yang dapat memberi kesempatan bagi siswa agar melaksanakan pembelajaran dengan tenang, tidak merasa tertekan, gembira serta memperhatikan kemampuan alami yang dimiliki para siswa p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 (Susilowati, 2. Nadiem Makarim Kurikulum Merdeka merupakan perencanaan yang dibuat agar (Kemendikbud. Kurikulum Merdeka Belajar memberikan kedalaman pada pendidikan karakter siswa yang menjadikan pancasila sebagai profilnya. Dengan dipakainya pancasila sebagai profil, akan terdapat beberapa dimensi dan tiap dimensi dijabarkan ke dalam 6 elemen yaitu, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbhinekaan global, memiliki sikap gotong royong, mandiri, (Rahmadayanti dan Hartoyo, 2. Kurikulum Merdeka ini berfokus pada optimalisasi hasil pembelajaran sesuai dengan kemampuan para siswa. Oleh karena itu, pembelajaran dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan para siswa. Penilaian ini dapat dilakukan pada awal . re-tes. atau akhir pembelajaran . Pengumpulan data mengenai kebutuhan siswa dilakukan melalui penilaian pembelajaran awal. Penilaian atau evaluasi adalah suatu kegiatan sistematis yang mengumpulkan informasi mengenai proses dan hasil pembelajaran siswa, dan buat keputusan berdasarkan pertanyaan, pertimbangan, dan kriteria tertentu (Ardiansyah. Sagita & Juanda, 2. Penilaian adalah suatu proses atau kegiatan pengumpulan informasi mengenai proses kegiatan pembelajaran dan hasil pembelajaran yang diperoleh siswa yang dilakukan secara sistematis dan harus dilakukan secara terus menerus (Nasution, 2. Penilaian penting dilakukan untuk mengukur sejauh mana penguasaan para peserta dalam kegiatan pembelajaran dan sejauh mana tujuan pembelajaran tercapai. Dalam implementasinya. Kurikulum Merdeka tidak terlepas dari permasalahan Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 yang diantaranya adalah terkait peran guru dalam melaksanakan penilaian atau Hal ini diperkuat dengan penelitian dari Prihatien, dkk . yang menemukan bahwa para guru mengalami kesulitan administrasi seperti menganalisis modul ajar, penilaian, juga kesulitan pelaksanaan dikarenakan belum bisa memanfaatkan teknologi. Sejalan dengan penelitian tersebut, penelitian yang dilakukan oleh Fifani, dkk . kendala-kendala dihadapi oleh guru, beberapa kendala yang ditemukan diantaranya adalah adanya perbedaan istilah dengan kurikulum Guru juga masih kesulitan dalam menyusun kisi-kisi soal dan rubrik Guru belum dapat membedakan penilaian yang termasuk dengan penilaian sumatif dan formatif. Ketidakmampuan guru dalam memilah jenis penilaian menyebabkan guru kesulitan dalam pengisian raport. Masalah-masalah penilaian yang termasuk penilaian sumatif dan formatif juga ketidakmampuan guru menyebabkan guru kesulitan dalam pengisian raport dialami oleh guru-guru di MA Asy-Syifa Sagalaherang Subang. Hali ini juga diperkuat berdasarkan dari analisis kebutuhan yang telah dilakukan di MA Asy- Syifa. Berdasarkan data yang dihimpun, masih terdapat banyak guruguru di MA Asy-Syifa yang belum optimal dalam melaksanakan penilaian dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu program studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pendidikan Indonesia assessment dalam Kurikulum Merdeka. METODE PENGABDIAN Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk workshop terkait Implementasi Assessment of Learning. Assessment for Learning, dan Assessment as Learning https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini merupakan implementasi kerja sama antara Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pendidikan Indonesia dan MA Asy-Syifa Boarding School Sagalaherang Subang. Workshop ini diikuti oleh 28 peserta yang terdiri atas guru-guru berbagai mata pelajaran di MA Asy-Syifa Boarding School. ini dilakukan dengan instrumen kuesioner yang dikirimkan dan diisi secara daring oleh peserta. Secara rinci alur kegiatan pengabdian ini sebagai berikut. Pemilihan metode workshop dipilih karena lebih tepat dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan assessment yang tepat dan sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Workshop pengetahuan dan pengalaman teknis. Dalam hal ini, pengetahuan dan pengalaman teknis yang diberikan berkaitan dengan assessment learning dalam pendidikan yang dirasa masih kurang dalam MA Asy-Syifa Boarding School. Gambar 1 menunjukan bahwa kegiatan pengabdian ini didasarkan atas kerja sama Program Studi Pendidikan Ekonomi Universitas Pendidikan Indonesia dan MA Asy-Syifa Boarding School Sagalaherang Subang. Guna mengimplementasikan kegiatan workshop ini, disusun suatu perencanaan yang meliputi penyusunan surat tugas panitia, penentuan materi workshop, penunjukan narasumber, dan penyusunan jadwal kegiatan. Bentuk Workshop Implementasi Assessment of Learning. Assessment for Learning, dan Assessment as Learning dalam Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka ini dilaksanakan pada Selasa, 23 Januari 2024 dan bertempat di aula MA Asy-Syifa Boarding School. Metode penugasan, dan diskusi. Metode ceramah ini dituangkan dalam bentuk pemaparan materi tentang Implementasi Assessment of Learning. Assessment for Learning, dan Assessment Learning Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Adapun metode penugasan diberikan guna meningkatkan kemampuan menyusun kisikisi soal hingga assessment learning pada Kurikulum Merdeka dengan membagi peserta menjadi beberapa kelompok. Sedangkan metode diskusi diterapkan guna meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat soal sesuai dengan ketentuan yang ada dan memberikan umpan balik untuk penyempurnaan soal yang telah Evaluasi pelaksanaan workshop https://doi. org/10. 37859/jpumri. Perencanaan MOU Pelaksanaan Evaluasi Gambar 1. Alur Kegiatan Pengabdian Pelaksanaan pengabdian ini bertempat di MA Asy-Syifa Boarding School. Sagalaherang. Subang. Pengabdian ini dilakukan dengan metode edukasi atau penyampaian materi dari narasumber dan workshop yang dilakukan bersama dengan guru-guru MA Asy-Syifa. Berdasarkan masalah yang telah dipaparkan, ditemukan adanya kondisi dimana para guru belum menguasai yaitu adanya kebutuhan terkait Assessment pembelajaran, maka tahapan kegiatan pengabdian ini diantaranya: Pemaparan Materi: Narasumber menyampaikan materi mengenai assesment dan implementasinya pada Kurikulum Merdeka kepada guru-guru MA Asy-Syifa. Workshop: Pelaksanaan workshop dibagi menjadi beberapa kelompok dengan masing-masing guru membuat kisi-kisi soal, serta kartu soal. HASIL DAN PEMBAHASAN Pemaparan Materi Materi yang diberikan yaitu mengenai Assessment of Learning. Assessment for p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Learning. Assessment as Learning dalam Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka yang disampaikan oleh Ibu Leni Permana. Pd. Pd, salah satu Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi UPI. Pada pematerian disampaikan mengenai peran guru dalam pelaksanaan belajar mengajar, macam macam level kognitif, afektif maupun psikomotor soal assessment. Dalam paparannya, dibahas juga mengenai berbagai macam jenis assessment, tahapan menyusun soal assessment yang dimulai dari merancang kisi kisi hingga penilaian dan bagaimana cara membuat soal yang Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 kartu soal tersebut sambil berdiskusi dengan Dosen yang membimbing pada kelompok tersebut. Setelah workshop selesai, salah satu dari para Guru MA AsySyifa diminta untuk membacakan hasilnya di depan seluruh peserta dan dikoreksi oleh narasumber serta dicermati oleh seluruh Gambar 4. Format Kisi Kisi Soal Gambar 2. Materi Prinsip Penilaian pada Kurikulum Merdeka Gambar 5. Format Kartu Soal Diskusi Gambar 3. Materi Instrumen Penilaian Workshop Kegiatan ini dilakukan dengan membagi guru - guru ke dalam 4 kelompok besar dengan masing masing kelompok didampingi oleh 2 Dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi untuk membimbing selama pengerjaan tugas. Para guru MA Asy-Syifa diminta untuk membuat masing masing kisi kisi serta kartu soal. Para guru diberi waktu untuk membuat kisi kisi serta Pada saat peserta mengisi form yang disiapkan baik dari kisi-kisi soal, kartu soal, para guru MA Asy-Syifa aktif berdiskusi dengan dosen-dosen Pendidikan Ekonomi yang menjadi instruktur. Terdapat 2 orang dosen instruktur yang mendampingi pada setiap kelompoknya agar memudahkan para guru saat pengerjaan. Para guru bertanya mengenai kesesuaian antara tujuan pembelajaran, materi, muatan dan indikator soal. Para dosen intstruktur juga membantu para guru guru dalam mengisi form, seperti mengarahkan, memberi saran, menjawab pertanyaan, serta memberi contoh pengisian form yang diberikan. Selain itu para guru peserta workshop ini juga bertanya mengenai kata kerja operasional, tingkat kesukaran soal, capaian pembelajaran yang nantinya akan https://doi. org/10. 37859/jpumri. Jurnal Pengabdian Untuk Mu NegeRI Vol. 8 No. November 2024 Pertanyaan pertanyaan tersebut juga dijawab oleh dosen dosen instruktur untuk membantu kebingungan para guru dan kesesuaiian pengisian pada form tersebut. Gambar 6. Diskusi Kelompok bersama Dosen Pembimbing Evaluasi Dari hasil diskusi yang telah dilaksanakan, para guru MA Asy-Syifa Boarding School ini mempresentasikan hasil lembar kerjanya di depan seluruh dihadapan seluruh peserta lainnya. Gambar 7. Presentasi dan Evaluasi Hasil Workshop SIMPULAN Kegiatan PKM ini berisi penguatan pengetahuan dan pengalaman praktis implemetasi Kurikulum Merdeka. Materi instrumen penilaian mengenai peran guru dalam pelaksanaan belajar mengajar, macam macam level kognitif, afektif maupun psikomotor soal assessment. https://doi. org/10. 37859/jpumri. p-ISSN : 2550-0198 e-ISSN : 2745-3782 Membahas pula mengenai berbagai macam jenis assessment, tahapan menyusun soal assessment dimulai dari merancang kisi kisi hingga penilaian dan bagaimana cara membuat soal yang baik. Melalui kegiatan workshop ini diharapkan para guru dapat melaksanakan assessment sesuai dengan capaian pembelajaran yang sudah disusun dengan tepat. UCAPAN TERIMAKASIH Ucapan terima kasih disampaikan kepada Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis universitas Pendidikan Indonesia yang telah mendanai pengabdian ini. Selain itu, ucapan terima kasih kepada MA AsySyifa Boarding School Sagalaherang Subang yang telah bekerja sama dan memfasilitasi terselenggaranya kegiatan pengabdian ini. Apresiasi juga disampaikan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pengabdian dan penyusunan artikel ini. DAFTAR PUSTAKA