Pengaruh Risiko Bisnis, Resiko Finacial Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham Pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Periode 2016-2019 RITA WIYATI1; SRI MARYANTI2; M. THAMRIN3 1,2,3 Universitas Lancang Kuning Jln. Yos Sudarso Km 08 Rumbai Telp. (0761) 52581 Fax. (0761) 52581 E-mail : ritawiyati1@unilak.ac.id Submit : 2021-06-24 Review : 2021-07-31 Publish : 2022-06-26 Abstract: This study aims to determine the effect of business risk, financial risk and company size on stock returns either partially or simultaneously at PT. Indofood Sukses Makmur Tbk period 2016-2019. The data used in this study is secondary data sourced from financial statements. Analysis of the data used is quantitative data. The data analysis technique used is multiple linear regression. Based on multiple linear regression analysis that has tested business risk, financial risk and firm size have no significant effect on stock returns. while simultaneously obtained Fcount 6341 greater than F table 2.90 with a significant value of 0.003 less than 0.05 which means that the independent variables include business risk, financial risk and company size simultaneously have a significant effect on stock returns. Keywords: Business Risk, Financial Risk, Company Size and Stock Return Investasi saham dipasar modal memiliki daya tarik sendiri untuk para investor lantaran manginginkan dua hal, yaitu dividen dan capital gain. Dividen identik dengan laba bersih yang kerap ditawarkan oleh perusahaan secara rutin kepada para pemegang saham. Sebaliknya, Capital gain serta pada laba yang dihasilkan oleh investor dalam menjual saham komponen utama dalam mengaji investasi yakin dimana kita sanggup menimbang antara risiko dan return bisa dipaparkan melewati Capital Asset Pricing Model (CAPM) bahwasanya apabila risiko investasinya bertambah melesat maka return ikut bertambah. Risiko bisnis adalah salah satu bagian dari risiko tidak sistematis yang banyak diderita perusahaan karena tidak adanya kepastian dalam memperkirakan pengembalian atas modal yang diinvestasikan. Setiap perusahaan akan mengalami adanya risiko bisnis, sekiranya industri tidak memadai dana dalam mengelola kegiatan operasional usahanya seperti gaji karyawan dan belanja bahan mentah., semakin besar modal yang dijalankan perusahaan maka akan semakin berpengaruh pada penambahan return saham. Risiko finansial merupakan model dari risiko tidak sistematis yang dikeluarkan industri terkait dengan penggunaan hutang. Risiko finansial tercantum aspek yang berdampak pada return saham sebab risiko ini diperkenankan oleh investor tergantung atas ketidakberdayaan emiten saham dalam mencukupi beban pembiayaan bunga dan pokok hutang yang dilakukan industri tersebut. Sesuai parameternya, risiko finansial bisa dinyatakan dengan memakai debt to equity ratio yang ditaksirkan membagi jumlah kewajiban dengan equitas pemegang saham. Makin besar liabilitas yang dipakai industri maka makin besar pula risiko finansialnya. Ukuran perusahaan merupakan suatu skala dimana bisa dikelompokkan sub sekor dilihat dari aktiva. ukuran perusahaan disangka ampuh merajalela return saham apabila ukuran perusahaan meningkat lantas sepele bagi industri menerima esensi pemasukan dana secara internal maupun eksternal. Saat ukuran perusahaan naik, wawasan investor akan Pengaruh Risiko Bisnis, Resiko Finacial Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham Pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Periode 2016-2019 (Rita wiyati; Sri Maryant;, M Thamrin) mengarah pada keuntungan yang didapat dari sebuah perusahaan dan sering dikatakan tolak ukur jika industri mencapai performa kerja yang aktif sehingga memunculkan dampak yang baik untuk berinvestasi dari sisi investor. Return saham merupakan tingkat pengembalian investasi dari total penjumlahan dividen yield dan capital gain yang mesti disetujui pihak pemegang saham. Return berperan sebagai sisi baik dalam penanaman modal karena investor memamfaatkan return guna menyamaratakan keuntungan yang diharapkan sebaiknya, investor justru menggali kabar keuangan perusahaan melalui laporan keuangan agar bisa memastikan tingkat pengembalian yang didapatkan. Sejak terjadinya krisis ekonomi selama lima tahun terakhir ini telah mengakibatkan adanya penurunan kegiatan investasi dibursa efek Indonesia khususnya disektor makanan dan minuman sehingga menyebabkan kinerja perusahaan menjadi turun oleh tingkat return dan memberikan dampak pada investor untuk berinvestasi pada perusahaan tersebut. PT. Indofood Sukses Makmur Tbk adalah salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan makanan dan minuman yang didirikan pada tahun 1971 dengan memproduksi berbagai macam produk untuk dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari seperti mie instan, dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus serta minuman. Berdasarkan kutipan pada bulan september 2020, liputan 6.com dalam menghadapi ekonomi lesu saat ini PT Indofood Sukses Makmur Tbk telah menganggarkan dana 4,7 triliun untuk anak perusahaannya dan Dana yang terserap baru 16% dari yang telah dianggarkan. Namun ditengah lesunya perekonomian saat ini, karena pandemi covid -19 , PT Indofood Sukses makmur Tbk itu sendiri menganggarkan belanja modalnya sebesar 8 triliun dan baru 24 % anggaran investasi tersebut terserap sepanjang semester 1 2020 . Jurnal Daya Saing (Vol. 8 No. 2 Juni 2022) 145 Ditengah pelemahan ekonomi karena pandemic covid -19, bagi PT. Indofood Sukses Makmur Tbk merupakan salah satu perusahaan yang tidak terlalu terpengaruh. Sepanjang semester 1 tahun 2020, PT. Indofood Sukses Makmur Tbk mampu membukukan laba bersih sebesar Rp. 2,84 triliun.dan penjualan netto meningkat 2,01 %. Akan tetapi data perolehan laba dan penjualan netto selama beberapa tahun terakhir tidak menunjukkan grafik yang meningkat tajam dan berfluktuasi dibarengi juga dengan peningkatan jumlah hutang jangka pendek. Berikut ini data survey yang kami dapatkan selama 4 tahun terakhir tentang resiko Bisnis, resiko financial dan ukuran perusahaan.Rata-rata resiko bisnis (ROE) 19,93%untuk resiko finansial (DER) 52 %, Ukuran perusahaan sebesar 4,52 dan return saham sebesar 13,77 selama 3tahun terakhir mulai dari tahun 2016 sampai dengan 2019. Dengan berfulktuasinya nilai resiko bisnis, resiko finansial dan ukuran perusahaan selama tahun 2016 sampai dengan 2019 perlu adanya penelitian dengan judul: Pengaruh Risiko Bisnis, Resiko Finacial Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham Pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Periode 2016-2019. Investasi Investasi adalah kesepakatan dari modal yang dijalankan melalui sasaran dalam mencapai laba sebanyak-banyaknya untuk kehidupan dikemudian hari (Tandelilin; 2010). Pasar modal merupakan tempat bertemunya pihak yang berkepentingan untuk saling melengkapi dalam mengelola modal dengan cara jual beli surat berharga (Tandelilin;2010). Berdasarkan undang-undang no.8 tahun 1995 tentang pasar modal yang menyatakan bahwa pasar modal adalah kegiatan yang berkaitan dengan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek. Risiko ialah suatu hal yang tidak terduga akan mengalami adanya p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356 Terhadap Return Saham Pada PT. Indofood Sukses Makmur 146Pengaruh Risiko Bisnis, Resiko Finacial Dan Ukuran Perusahaan Tbk Periode 2016-2019 (Rita wiyati; Sri Maryant;, M Thamrin) perputaran hasil dari siklus normal menjadi sangat tidak normal sehingga sulit mendapatkan keuntungan (Gumanti;2011). Ukuran perusahaan layaknya barometer yang bisa memastikan adanya tahap lebih ringan dilalui perusahaan dalam memanfaatkan keuntungan yang dicapai (Sawir;2012). Ukuran perusahaan sering diartikan sebagai tingkatan kelas dalam mengkategorikan besar kecilnya perusahaan meliputi large firm, medium size maupun small firm yang telah tercantumkan sehingga dapat dilihat dari segi total aktiva (Hartono;2013). Ukuran perusahaan sesekali dijadikan seperti tolak ukur bagi perusahaan dalam memperkirakan pengembalian saham melalui portofolio yang dipakai guna menyelamatkan keadaan supaya tidak terjadi kerugian cukup parah (Suripto;2015). Ukuran perusahaan dapat mempengaruhi return saham karena besar kecilnya kapitalisasi sebuah perusahaan akan berdampak pada besarnya keuntungan yang didapat. Kategori ukuran perusahaan menurut Badan Standarisasi Nasional dalam (Hery;2017) mengemukakan bagian ukuran. Return Saham, menurut Fahmi (2012) mendefinisikan “Return adalah keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan, individu dan institusi dari hasil kebijakan investasi yang dilakukannya.” Menurut Jogiyanto (2010) menyatakan bahwasanya “Return merupakan hasil yang diperoleh dari investasi, return dapat berupa return realisasian yang sudah terjadi atau return eksepektasian yang belum terjadi tetapi yang diharapkan akan terjadi di masa mendatang.” Menurut Tandelilin (2010) Sumber return terdiri dari dua komponen utama yaitu yield dan capital gain (loss). Yield merupakan return yang mencerminkan aliran kas atau pendapatan yang diperoleh secara periodik dari suatu investasi. ketika membeli saham, yield ditunjukkan oleh besarnya dividen yang diperoleh. Capital gain (loss) merupakan kenaikan (penurunan) harga suatu surat berharga Jurnal Daya Saing (Vol. 8 No. 2 Juni 2022) yang bisa memberikan keuntungan (kerugian) bagi investor. jenis- jenis return saham adalah sebagai berikut: (Tandelilin;2010) Beberapa penelitian telah mencoba memaparkan hubungan antara risiko sistematis, risiko bisnis, risiko finansial dan ukuran perusahaan terhadap return saham. perbedaan hasil ini tentu memberikan pandangan dan penguatan akan dilakukannya penelitian untuk mengkaji lebih jauh mengenai topik permasalahan yang ada. Penelitin terdahulu yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan antara lain: Penelitian Idrus tahun 2017 dengan judul : Pengaruh risiko investasi terhadap return saham pada perusahaan manufaktur sektor food and beverages yang terdafta di BEI dapat disampaikan dari hasil penelitian tersebut bahwa Secara parsial terbukti bahwa market risk memiliki pengaruh yang signifikan terhadap return saham, untuk Financial risk secara parsial memiliki pengaruh positif yang tidak signifikan terhadap return saham, serta Business risk berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap return saham , dan Secara simultan terbukti bahwa market risk, financial risk dan business risk memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap return saham. Selain penelitian diatas penelitian Prasetyani 2016 dengan judul : Pengaruh risiko investasi terhadap return saham pada perusahaan manufaktur sektor food & beverages yang terdaftar di BEI tahun 2009-2012, dari penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa: Market risk berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham,Financial risk berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap return saham Business risk berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap return saham. Dan Secara simultan terbukti bahwa market risk, financial risk dan business risk memiliki pengaruh yang tidak signifikan terhadap return saham. p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356 Pengaruh Risiko Bisnis, Resiko Finacial Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham Pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Periode 2016-2019 (Rita wiyati; Sri Maryant;, M Thamrin) Hipotesis H1 = Diduga Risiko bisnis berpengaruh terhadap return saham pada PT. Indofood Sukses makmur Tbk periode 2016-2019 H2 = Diduga Risiko finansial berpengaruh terhadap return saham pada PT. Indofood sukses makmur Tbk periode 2016-2019 H3 = Diduga Ukuran perusahaan berpengaruh terhadap return saham pada PT. Indofood sukses Makmur Tbk periode 2016 -2019 H4 = Diduga Risiko Bisnis, Risiko finansial dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap return saham pada PT Indofood sukses makmur Tbk periode 2016-2019 METODE Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif yaitu data yang diperoleh dalam bentuk angka-angka yang diambil dari laporan tahunan perusahaan yang menjadi objek dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui pihak lain. data sekunder biasanya sudah dalam bentuk publikasi dan berhubungan dengan data perusahaan berupa laporan keuangan pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk yang diperoleh dari bursa efek Indonesia (www.idx.co.id) dan website yahoo (www.finance.yahoo.com). Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan memggunakan metode analisis kuantitatif deskriptif. Sedangkan alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model analisis regresi linear berganda dengan bantuan program computer SPSS versi 25 dengan uji : Uji normalitas data, Uji multikolinearitas, Uji autokorelasi,Persamaan regresi, Uji heteroskedastisitas, Uji Regresi Berganda, Uji koefisien korelasi, Koefisien Determinasi (R2 ) Pengujian Hipotesis , Uji simultan (Uji F) . HASIL Dalam penelitian ini, penulis memilih objek penelitian pada perusahaan bergerak dibidang industry makanan dan minuman di Jurnal Daya Saing (Vol. 8 No. 2 Juni 2022) 147 Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam kondisi masa pandemic covid 19 saat ini banyak perusahaan perusahaan besar yang mengalami kebangkrutan dan gulung tikar dintaranya Giant, disini PT. Indofood Sukses Makmur Tbk jika dilihat laporan keuangannya dapat dikategorikan masih bisa bertahan dan Peneliti berkeinginan memfokuskan pada perusahaan Indofood Sukses Makmur Tbk terkait beberapa hal antara lain terjadi saat ini yang berimbas pada sektor pasar modal. Dengan metode penelitian yang tersaji dapat ditampilkan hasil penelitian terkait risiko bisnis ,risiko financial, ukuran perusahaan dan return saham pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Periode 2016-2019. Model penelitian yang diuji melalui persamaan regresi linier berganda berdasarkan analisis data untuk mengetahui seberapa besar signifikan variabel-variabel yang dicantumkan sebelumnya, data diolah menggunakan program SPSS 25 dengan melewati beberapa tahapan uji asumsi klasik , agar data lebih akurat dan kecil kemungkinan terjadi kesalahan dibandingkan pengerjaan secara manual dan hasilnya akan dipaparkan dibawah ini. 1. Pada variabel risiko bisnis (X1) terlihat bahwa nilai minimal 4,61% yang artinya perolehan laba didapat industri masih rendah dari jumlah modal dan Jika dilihat dari nilai maksimumnya 20,51% yang artinya perusahaan dapat mencapai laba melebihi batas modal dengan nilai mean sebesar 12,1955 dan std deviation sebesar 5,7726. 2. Pada variabel risiko finansial (X2) terlihat diketahui nilai minumum 45,13% artinya dimana pembayaran beban bunga akibat investasi masih bisa tertutupi. Namun jika dilihat dari nilai maksimumnya 124,9% artinya beban bunga yang ditanggung perusahaan semakin bertambah tentunya mengalami kerugian dengan nilai mean sebesar 64,656 dan std. deviation sebesar 21,089. p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356 Terhadap Return Saham Pada PT. Indofood Sukses Makmur 148Pengaruh Risiko Bisnis, Resiko Finacial Dan Ukuran Perusahaan Tbk Periode 2016-2019 (Rita wiyati; Sri Maryant;, M Thamrin) 3. Pada variabel ukuran perusahaan (X3) terlihat diketahui nilai minimum 4,4% yang artinya subsektor cukup baik dalam mengelola total asset supaya tetap stabil. Jika dilihat dari nilai maksimumnya 4,96 % artinya industri sangat handal dalam menyeimbangi setiap perkembangan asset. 4. Pada variabel Return Saham (Y) terlihat jelas diketahui nilai minimum -51,08 % yang artinya perolehan hasil akhir dari kegiatan investasi sangat rendah untuk diharapkan. Akan tetapi jika dilihat dari nilai maksimumnya 6,73 % yang artinya subsektor lebih cepat memperkirakan setiap keuntungan dari kegiatan investasi dengan nilai mean sebesar -2,8581dan std deviation sebesar 12,439. Uji Asumsi Klasik, Uji Normalitas, pengujian normalitas dilakukan dengan melihat nilai KomogorovSmirnov dimana jika diperoleh >5%, maka data berdistribusi normal sebaliknya jika hasilnya <5 %, maka data tidak berdistribusi normal. Dari uji asumsi klasik ,menunjukkan bahwa nilai asymp.sig.(2-tailed) sebesar 0,516>0,05 maka sesuai dasar pengambilan keputusan dalam uji normalitas pada model regresi sudah terpenuhi karena data berdistribusi normal. Uji Multikolinearitas. Dasar keputusan dalam uji multikolinieritas dilihat dari nilai tolerance> 0,1 atau sama dengan nilai VIF < 10 berarti tidak ada multikolinearitas antar variabel. Menunjukkan bahwa nilai tolerance untuk variabel risiko bisnis, risiko finansial dan ukuran perusahaan yaitu 0,703; 0,257 dan 0,304 >0,10. Menunjukkan sementara nilai VIF untuk variabel risiko bisnis, risiko finansial dan ukuran perusahaan ialah 1,422; 3,887 dan 3,293 < 10,00 yang berarti tidak terjadi gejala multikolinearitas pada model regresi. Uji Heterokedastisitas. Pengujian heterokedastisitas dapat dilihat dari ada tidaknya pola tertentu pada grafik scatterplot Jurnal Daya Saing (Vol. 8 No. 2 Juni 2022) dimana penyebaran titik titik data tidak membentuk pola bergelombang menyempit lalu melebar. Uji Autokorelasi. Cara untuk mendeteksi adanya autokorelasi dalam penelitian ini menggunakan tes Durbin Watson (D-W).bahwa perolehan nilai Durbin Watson sebesar 2,672 selanjutnya akan dibandingkan dengan nilai tabel yang bersignifikan 5% melalui rumus (k;N). dimana jumlah variabel independen adalah 3, sedangkan jumlah sampel adalah 20 maka (k;N)= 3;20 dan hasil yang ditemukan nilai dL sebesar 1,4797 <1,6889 (batas atas) dan kurang dari 3-1,6889=2,3111 hingga disimpulkan tidak mengalami gejala autokorelasi. Analisis Regresi Linier Berganda. Analisis regresi linier berganda dilakukan apabila variabel independennya berjumlah dua atau lebih agar dapat mengetahui pengaruh masing masing dari setiap variabel. Dari persamaan regresi dapat dianalisis pengaruh masing masing variabel bebas terhadap return saham , yakni: 1. Nilai konstanta sebesar 233,336 artinya apabila variabel bebas yang terdiri dari risiko bisnis, risiko finansial dan ukuran perusahaan bernilai nol maka dapat diperkirakan nilai return saham yang didapat oleh PT. Indofood Sukses Makmur Tbk sebesar 233,336 persen. 2. Nilai koefisien risiko bisnis sebesar 0,479 mengandung makna bila risiko bisnis mengalami kenaikkan satu persen tidak menutup kemungkinan return saham akan meningkat sebesar 0,479 persen. 3. Nilai koeefisien risiko finansial sebesar -0,033 mengandung makna bila risiko finansial mengalami kenaikan satu persen tidak menutup kemungkinan return saham akan menurun sebesar -0,033 persen. 4. Nilai koefisien ukuran perusahaan sebesar -0,0526 mngandung makna bila ukuran perusahaan mengalami kenaikan satu persen tidak menutup p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356 Pengaruh Risiko Bisnis, Resiko Finacial Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham Pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Periode 2016-2019 (Rita wiyati; Sri Maryant;, M Thamrin) kemungkinan return saham akan turun sebesar -0,526 persen. Pengujian hipotesis Koefisien korelasi merupakan uji yang digunakan dalam meneliti agar dapat memahami hubungan antara variabel bebas (X) dengan variabel terikat (Y). 1. Hasil analisis korelasi sederhana antara risiko bisnis dengan return saham ialah 0,471 yang berarti keduanya berada diposisi sedang sehingga hubungannya lebih mengarah positif. 2. Hasil analisis korelasi sederhana antara risiko finansial dengan return saham yakni -0,694 yang berarti keduanya berada diposisi kuat sehingga hubungannya cenderung mengarah negatif. 3. Hasil analisis korelasi sederhana antara ukuran perusahaan dengan return saham yaitu -0,761 yang berarti terjadi hubungan sangat kuat satu sama lain sehingga lebih tepat mengarah negatif. Pengujian Uji Parsial (Uji t), Pengujian parsial dilakukan untuk melihat seberapa besar pengaruh yang bersignifikan dari setiap variabel bebas terhadap variabel terikat .Kriteria pengujian sebagai berikut : 1. Bila t Hitung > t Tabel dengan nilai signifikan <0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen. 2. Bila t Hitung < t Tabel dengan nilai signifikan > 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak yang intinya variabel independent tidak berpengaruh terhadap variabel dependen. Dapat diperlihatkan dan dibuktikan hipotesisnya dimana perolehan t tabel sebesar 2.144 , maka dapat dijelaskan sebagai berikut: Pengujian Hipotesis 1 (H1) Hasil output uji t variabel X1dengan nilai t hitung 1,184 < t tabel 2.144 sementara nilai signifikan 0.255 >0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa resiko bisnis tidak Jurnal Daya Saing (Vol. 8 No. 2 Juni 2022) 149 berpengaruh signifikan terhadap return saham yang berarti menyatakan Ho diterima dan Ha ditolak. Pengujian Hipotesis 2 (H2) Hasil output uji t variabel X2 nilai t hitung -0,179 < t tabel 2.144 sementara nilai signifikan 0,860 >0.05 sehingga dapat disimpulkan risiko finansial tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham yang berarti menyatakan Ho diterima dan Ha ditolak. Pengujian Hipotesisi 3 (X3) Hasil output uji t variabel X4 nilai t hitung -2,216 > t tabel 2.144 sementara nilai signifikan 0,043 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap return saham yang berarti menyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Uji Simultan (uji F) Pengujian simultan dilakukan untuk menguji signifikan dari suatu model regresi berganda secara keseluruhan. Dasar keputusan uji F yakni bila Fhitung > Ftabel dengan nilai signifikan < 0,05 maka ho ditolak dan sebaliknya. Berikut ini dapat disajikan tampilan tabel 5.8 .dimana nilai Fhitung 6.341 > Ftabel 2.90 dengan nilai signifikan 0,003 < 0,05 yang berarti variabel bebas meliputi risiko sistematis, risiko bisnis, risiko finansial dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap return saham. Uji Koefisien Determinasi (R2) Pengujian koefisien determinasi digunakan untuk mengukur sejauh mana kemampuan dalam mendeskripsikan masing-masing variabel. Ketentuan nilai koefisien determinasi antara nol dan satu yang pastinya memiliki makna tersendiri.Bahwasannya nilai R Square sebesar 0,628 atau 62,8 % artinya dimana return saham dipengaruhi oleh variabel bebas seperti risiko bisnis, risiko finansial dan ukuran perusahaan akan tetapi sisanya sebesar 37,2% dipengaruhi oleh variabel p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356 Terhadap Return Saham Pada PT. Indofood Sukses Makmur 150Pengaruh Risiko Bisnis, Resiko Finacial Dan Ukuran Perusahaan Tbk Periode 2016-2019 (Rita wiyati; Sri Maryant;, M Thamrin) lain yang tidak tercantum dalam penelitian ini. PEMBAHASAN Dari hasil penelitian diatas dapat ditarik satu rangkuman pembahasan secara menyeluruh mengenai variabel-variabel yang diteliti guna melihat seberapa besar pengaruh dari setiap variabel satu sama lain. Beberapa hasil pembahasan yang dicantumkan antara lain yaitu: Berdasarkan pengujian regresi linier berganda yang telah dilakukan membuktikan bahwa hipotesis pertama yakni risiko bisnis memiliki nilai koefiesien sebesar 1,184 dengan nilai signifikan 0,255 >0,05 mampu dinyatakan risiko bisnis berpengaruh secara signifikan terhadap return saham ditolak. Satu keadaan yang memungkinkan dimana hasil ROE tidak sebanding dengan nilai DER sehingga perolehan laba akan menutupi beban bunga pinjaman yang dikeluarkan untuk hutang karena ROE dipercaya sebagai bukti nyata para investor dalam melihat kinerja perusahaan berkembang baik atau tidak. Hasil penelitian ini didukung dengan riset sebelumnya yang dilakukan oleh Michell Suharli (2005), Dini Prasetyani (2016) Serta Muhammad Idrus (2017) yang mengemukakan bahwa risiko bisnis tidak berpengaruh terhadap return saham. Pengaruh Risiko finansial terhadap return saham. Berdasarkan pengujian regresi linier berganda yang telah dilakukan membuktikan bahwa hipotesis kedua yakni risiko finansial memiliki nilai koefiesien sebesar -0,179 dengan nilai signifikan 0,860 >0,05 hingga mampu dinyatakan risiko finansial berpengaruh secara signifikan terhadap return saham ditolak. Hal ini disebabkan karena adanya pendapat yang berbeda dari investor dalam menilai DER sebagai alat ukur kepentingan investasi. Sebagian mereka menganggap tingginya hutang akan berdampak pada beban bunga. Pembayaran semakin bertambah tentunya keuntungan perusahaan semakin berkurang . Sebagian Jurnal Daya Saing (Vol. 8 No. 2 Juni 2022) investor menganggap tingginya hutang akan berdampak pada beban bunga pembayaran dan keuntungan yang diperolehnya akan kecil. Hasil penelitian ini bersifat sejenis dengan penelitian yang dilakukan oleh Michell Suharli (2005), Dini Prasetyani (2016) Serta Muhammad Idrus (2017) yang mengemukakan bahwa risiko finansial tidak berpengaruh terhadap return saham. Pengaruh ukuran perusahaan terhadap return saham. Berdasarkan pengujian regresi linier berganda yang telah dilakukan membuktikan bahwa hipotesis ketiga yakni ukuran perusahaan memiliki nilai koefiesien sebesar -2,216 dengan nilai signifikan 0,043 < 0,05 mampu dinyatakan ukuran perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap return saham diterima. Situasi seperti ini terlihat jelas bahwa terlalu naik total asset setiap tahunnya dari kedua sisi pasti membuat posisi modal semakin bertambah sebab sumber pemasukkan dana mulai berkurang akibat hutang yang digunakan oleh perusahaan dalam menambahkan total asset lainnya. Hasil penelitian ini berlawanan arah dengan penelitian yang dilakukan oleh Ali sadikin (2015).yang mengemukakan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap return saham. Hal ini disebabkan terdapat perbedaan dari dalam pengambilan sampelnya. Jika dipeneliti terdahulu menggunakan sampel sebanyak 35 perusahaan dan jarak periode diteliti hanya 4 tahun tentu jumlah data yang diolah lebih banyak dibandingkan penelitian ini. Pengaruh Risiko bisnis, risiko financial, dan ukuran perusahaan terhadap return saham. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan membuktikan bahwa Fhitung 6.341 > Ftabel 2.90 dengan nilai signifikan 0,003 < 0,05 dan nilai koefisien determinasi sebesar 62,8 % yang artinya return saham dipengaruhi oleh variabel bebas seperti risiko bisnis, risiko finansial dan ukuran p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356 Pengaruh Risiko Bisnis, Resiko Finacial Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Return Saham Pada PT. Indofood Sukses Makmur Tbk Periode 2016-2019 (Rita wiyati; Sri Maryant;, M Thamrin) perusahaan akan tetapi sisanya sebesar 37,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak tercantum dalam penelitian ini yang berarti variabel bebas meliputi risiko bisnis, risiko finansial dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap return saham. Hasil penelitian ini bertentangan dengan riset sebelumnya yang dilakukan oleh Michell Suharli (2005), Ali sadikin (2015), Dini Prasetyani (2016) Serta Muhammad Idrus (2017) yang mengemukakan bahwa risiko bisnis, risiko finansial dan ukuran perusahaan secara simultan tidak berpengaruh terhadap return saham. SIMPULAN Kesimpulannya antara lain risiko bisnis tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham pada PT. Indofood sukses makmur Tbk periode 2016-2019; Risiko finansial tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham pada PT.Indofood sukses makmur Tbk periode 2016-2019; Ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap return saham pada PT.Indofood sukses makmur tbk periode 2016-2019; Dari hasil nilai r square sebesar 0,628 atau 62,8 % terdapat arti dimana return saham dipengaruhi oleh variabel bebas seperti risiko bisnis, risiko finansial dan ukuran perusahaan akan tetapi sisanya sebesar 37,2% dipengaruhi oleh variabel lain. Danang, sunyoto, 2013. Metodologi Penelitian Akuntasi; Bandung, PT Refika Aditama Anggota Ikapi. Darmadji, Tjiptono dan Hendry M.Fakhruddin,. 2012, Pasar Modal di Indonesia; Edisi 3, Jakarta, Salemba Empat Efendi, usman.,2014, Asas Manajemen; Jakarta, Rajawali Pers. Feriyanto, andri dan Triana, Endang shyta, 2015. Pengantar Manajemen; Yogyakarta, Mediatera Fahmi, Irham, 2013. Pengantar Manajemen Keuangan. Bandung, Alfabeta. Halim, Abdul dan Sarwoko,. 2010, Manajemen Keuangan (Dasardasar Pembelanjaan Perusahaan; Edisi kedua, BPFE Yokyakarta Houston, Brigham, 2010. Dasar – dasar Manajemen Keuangan, Edisi sebelas; Jakarta Selemba Empat. Harahap, Sofyan Syafri, 2013. Analisis Kritis atas laporan Keuangan.Edisi 11; Jakarta, Rajawali Pers. Hidayat, Taufik, 2010, Buku Pintar Investasi, Reksadana, Saham, Stock Options, ValesEmas.Cetak Pertama; Jakarta Selatan, Media Kita. Hadi, Nor, 2013, Pasar Modal Yogyakarta, Graha Ilmu DAFTAR RUJUKAN Athoillah, Anton,. Manajemen; Setia. 2010, Dasar-dasar Bandung, Pustaka Dini Prasetyani, 2016, Pengaruh Risiko Investasi Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Food & Beverages yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2012, Jurnal Profita, Vol.4 No.4 Agustus, hal. 1-14. Jurnal Daya Saing (Vol. 8 No. 2 Juni 2022) 151 ; Kamaluddin, 2011. Manajemen Keuangan’ Bandung, Mandar Maju. Kasmir, 2016. Analisi Laporan Keuangan; Jakarta, Raja Grafinda Persada. Kasmir,. 2010, Pengantar Manajemen Keuangan; Jakarta, Kencana Perdana Media. p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356 Terhadap Return Saham Pada PT. Indofood Sukses Makmur 152Pengaruh Risiko Bisnis, Resiko Finacial Dan Ukuran Perusahaan Tbk Periode 2016-2019 (Rita wiyati; Sri Maryant;, M Thamrin) Michell Suharli, 2005, Studi Empiris Terhadap Dua Faktor yang Mempengaruhi Return Saham Pada Industri Food & Beverages Di Bursa Efek Jakarta, Jurnal Akuntansi & Keuangan, Vol.7 No.2 November, hal.99-116. Muhammad Idrus dkk, 2017, Pengaruh Risiko Investasi Terhadap Return Saham Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Food and Beverages yang Terdaftar Nurhayati, sri dan Wasilah, 2013. Akuntasi Syariah Indonesia; Jakarta, Selemba Empat Sukarna, 2011. Dasar – Dasar Manajemen; Bandung, CV Mandar Maju. Sutrisno, 2012. Manajemen Keuangan Teori, Konsep dan Aplikasi; Yogyakarta, EKONISIA. Sugiono,. 2012, Metode Penelitian Bisnis; Alfabeta, Bandung Santoso, singgih, 2014, Statistik Parametrik, Konsep dan Aplikasi denagn SPSS; Jakarta, PT Alex Media Komputindo Utari, dewi, Ari purwanti dan Darsono Prawinegoro, 2014, Manajemen Keuangan Edisis Revisi; Jarta, Mitra Wacana Media. Jurnal Daya Saing (Vol. 8 No. 2 Juni 2022) p.ISSN: 2407-800X e.ISSN: 2541-4356