EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational APLIKASI GOOGLE EARTH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM SEJARAH DINASTI ABBASIYAH Annisa Szellenia Ananda. Grandis Abdul Latif. Muhammad AoAmmar Khadafi. Unik Hanifah Salsabila Pendidikan Agama Islam. Universitas Ahmad Dahlan e-mail: 2200331004@webmail. ABSTRAK Pemanfaatan aplikasi Google Earth sebagai media pembelajaran interaktif dalam sejarah Islam merupakan sebuah inovasi baru bagi dunia pendidikan untuk menggabungkan antara teknologi dengan proses pendidikan di sekolah. Dalam konteks pembelajaran sejarah Islam. Google Earth memungkinkan siswa untuk dapat mengunjungi lokasi-lokasi bersejarah penting yang berkaitan dengan dunia Islam, seperti Mekkah. Madinah. Konstatinopel. Dinasti Abbasiyah dan tempat penting yang lain sebagainya. Tujuan dari penulisan artikel ini untuk mengidentifikasi lebih lanjut bagaimana keterjangkauan dan keterbatasan ketika mengaplikasikan Google Earth dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam atau PAI. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengkaji aplikasi Google Earth secara langsung dan studi literatur yang memungkinkan peneliti untuk menggali informasi secara mendalam dan menyeluruh. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pemanfaatan Google Earth sudah banyak digunakan dalam konteks pembelajaran umum seperti geografi, akan tetapi masih kurang dioptimalkan dalam pembelajran Pendidikan Agama Islam, oleh karena itu, peneliti disini ingin mengidentifikasi bagaimana kontekstualisasi atau implementasi pemanfaatan aplikasi Google Earth dalam sejarah Dinasti Abbasiyah dan peneliti berharap dengan memanfaatkan Aplikasi Google Earth pembelajaran PAI dapat berjalan lebih maksimal. Kesimpulan dari penelitian ini Google Earth sangat direkomendasikan untuk digunakan dalam proses pembelajaran sejarah Dinasti Abbasiyah, tetapi belum pernah diujikan untuk pembelajaran yang lainnya. Sehingga ada kemungkinan Google Earth bisa cocok dan tidak ketika dilakukan di pembelajaran selainnya. Kata Kunci: Aplikasi Google Earth. Interaktif. Islam. Media. Sejarah ABSTRACT The use of Google Earth application as an interactive learning media in Islamic history is a new innovation for the world of education to combine technology with the educational process in In the context of learning Islamic history. Google Earth allows students to visit important historical locations related to the Islamic world, such as Mecca. Medina. Constantinople, the Abbasid Dynasty and other important places. The purpose of writing this article is to further identify how the accessibility and limitations are when applying Google Earth in Islamic Religious Education or PAI learning. The method used by researchers in this study is to use a descriptive qualitative approach by studying the Google Earth application directly and literature studies that allow researchers to dig up information in depth and The results of the study show that the use of Google Earth has been widely used in the context of general learning such as geography, but it is still not optimized in learning Islamic Religious Education, therefore, researchers here want to identify how the contextualization or implementation of the use of the Google Earth application in the history of the Abbasid Dynasty and researchers hope that by utilizing the Google Earth Application. PAI Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational learning can run more optimally. The conclusion of this study is that Google Earth is highly recommended for use in the process of learning the history of the Abbasid Dynasty, but it has never been tested for other learning. So there is a possibility that Google Earth can be suitable and not when used in other learning. Keywords: Google Earth Application. History. Interactive. Islam. Media PENDAHULUAN Masalah pendidikan selalu muncul seiring dengan peningkatan kemampuan siswa, perubahan situasi dan kondisi lingkungan, pengaruh informasi dan kebudayaan, serta kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi (Putra et al. , 2. Seiring dengan perkembangan zaman, berbagai faktor seperti kemampuan siswa yang semakin meningkat, kondisi lingkungan yang terus berubah, serta dampak dari informasi dan budaya yang terus berkembang, turut mempengaruhi permasalahan yang ada dalam pendidikan. Selain itu, kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi juga membawa tantangan dan peluang baru yang harus dihadapi dalam dunia pendidikan. Semua faktor ini saling berkaitan dan berkontribusi terhadap dinamika dalam proses pembelajaran. Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan peluang baru dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembelajaran sejarah. Google Earth adalah platform digital yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pemetaan secara virtual. Gambaran permukaan bumi ditampilkan dengan jelas melalui gambar satelit dan citra udara dari berbagai sumber yang dapat diakses dengan mudah. Google Earth dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung yang mempermudah proses digitalisasi atau identifikasi, seperti fitur tiga dimensi, citra dunia dari beberapa tahun lalu, pengukuran jarak, panduan tur, dan lainnya (Apriyanto et al. , 2. Pemanfaatan Google Earth dalam pembelajaran sejarah Dinasti Abbasiyah memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar. Dengan kemampuannya menyajikan informasi geografis secara visual dan interaktif. Google Earth mempermudah siswa dalam memahami konsep-konsep abstrak sejarah Islam secara lebih menarik dan mudah Dinasti Abbasiyah terkenal sebagai era kebangkitan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam. Baghdad, yang menjadi ibu kota kekhalifahan ini, berperan tidak hanya sebagai pusat pemerintahan tetapi juga sebagai pusat ilmu pengetahuan dunia, dengan institusi terkenal seperti Bayt al-Hikmah (Rumah Kebijaksanaa. (Awwal et al. , 2. Penggunaan media pembelajaran yang beragam dan kreatif dapat membantu mengatasi sikap pasif siswa, sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar dan mendorong interaksi yang lebih intensif antara siswa dengan lingkungan serta kenyataan (Sukron & Turmudi, 2. Google Earth memainkan peran yang sangat penting dalam pembelajaran agama Islam, terutama dalam membantu siswa memahami situs-situs bersejarah dan tempat-tempat penting dalam sejarah Islam. Dengan teknologi pemetaan interaktif dan visual, aplikasi ini memungkinkan siswa untuk menjelajahi lokasi-lokasi terkait peristiwa besar dalam sejarah Islam. Melalui Google Earth, siswa dapat melihat tempat-tempat tersebut dalam format 3D, menjadikannya pembelajaran yang lebih hidup dan mendalam. Hal ini memudahkan mereka untuk memahami konteks geografis dan historis ajaran Islam, yang mungkin sulit dipahami hanya dengan teks atau gambar statis. Dengan demikian. Google Earth bukan hanya alat pemetaan, tetapi juga sumber yang memperkaya pengalaman pendidikan agama Islam. Teknologi digital dalam media pembelajaran dapat berguna untuk memungkinkan peserta didik mempelajari sebuah materi dengan menyenangkan dan saling menguntukan. Adanya penggunaan teknologi digital dapat membantu pendidik mempunyai kesempatan melakukan pembelajaran yang menarik (Zailani & Jumari, 2. Media pembelajaran merujuk dari Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational berbagai benda yang dimanipulasi, didengar, dilihat, dibicarakan, atau dibaca, termasuk instrumen dalam kegiatan tersebut (Dewi et al. , 2. Penelitian sebelumnya. Sutrisno & Zulfiati, . menyatakan Penggunaan Google Earth sebagai alat bantu pembelajaran dirancang untuk memotivasi siswa agar lebih semangat dalam belajar sekaligus mengurangi rasa bosan selama proses pembelajaran berlangsung. Sebelumnya, rendahnya semangat belajar siswa berdampak pada pencapaian dan keberhasilan akademik mereka. Dengan menghadirkan Google Earth sebagai alternatif media pembelajaran, diharapkan motivasi siswa dapat meningkat, sehingga pengalaman belajar menjadi lebih menarik dan efektif. Pada umumnya. Google Earth digunakan pada pembelajaran geografi, namun Google Earth juga bisa digunakan dalam pembelajaran sejarah islam. Pemanfaatan Google Earth dalam pembelajaran sejarah Islam dapat membantu siswa memahami konteks geografis perkembangan peradaban Islam, mulai dari Jazirah Arab hingga ekspansi ke Timur Tengah. Asia. Afrika Utara, dan Eropa. Melalui cara ini, siswa mendapatkan pengalaman visual yang realistis, sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan bermakna. Selain itu, teknologi ini juga mendukung pengajar dalam menyajikan materi yang kaya dan bervariasi sesuai dengan berbagai gaya belajar siswa. Adanya penelitian ini, peneliti akan membahas bagaimana penerapan Aplikasi Google Earth sebagai media interaktif dalam pengajaran sejarah Islam Dinasti Abbasiyah di sekolah. Pengenalan pengaplikasian Google Earth dalam pembelajaran harapannya mampu menjadikan solusi atas munculnya berbagai tantangan dalam pendidikan sejarah, seperti keterbatasan akses visual dan kesempatan untuk mengunjungi berbagai situs-situs bersejarah yang tersebar di seluruh belahan dunia. METODE PENELITIAN Kajian ini menggunakan metode kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai pemanfaatan Aplikasi Google Earth sebagai media interaktif dalam pembelajaran Sejarah Dinasti Abbasiyah. Penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian kualitatif dengan karakteristik deskriptif . escriptive researc. (Budiwati, 2. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang berfungsi untuk mendeskripsikan dan memberikan jawaban atas berbagai persoalan yang berkaitan dengan fenomena atau peristiwa yang sedang terjadi (Tusyana et al. , 2. Penelitian ini dilakukan pada perseorangan yang berlokasi di Kecamatan Pengasih. Kabupaten Kulon Progo, pada bulan Desember 2024. Pendekatan ini dilakukan melalui studi literatur yang memungkinkan peneliti untuk menggali informasi secara mendalam dan menyeluruh. Teknik pengumpulan data dengan pendekatan studi literatur yang merupakan metode penelitian dengan memanfaatkan sumbersumber tertulis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan memahami data. Metode ini bertujuan untuk memperoleh wawasan mendalam tentang suatu topik, mengidentifikasi kesenjangan penelitian, atau merumuskan landasan teoritis untuk penelitian lanjutan. Studi literatur banyak diterapkan di berbagai bidang ilmu, baik sebagai langkah awal dalam penelitian empiris maupun sebagai metode penelitian independen. HASIL DAN PEMBAHASAN Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu metode kualitaif deskriptif dengan pendekatan study literatur untuk menggalih secara mendalam informasi-informasi yang berkaitan mengenai Aplikasi Google Earth sebagai Media Pembelajaran Interaktif dalam Sejarah Dinasti Abbasiyah. Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational Hasilnya. Aplikasi Google Earth memiliki potensi besar sebagai media pembelajaran interaktif sejarah Dinasti Abbasiyah. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi literatur, penelitian ini menemukan bahwasannya Aplikasi Google Earth mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna. Oleh sebab itu, penggunaan teknologi ini mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan sejarah, terutama dalam memahami konteks geografis dan budaya dari peristiwa sejarah yang dipelajari. Aplikasi Google Earth Sebagai Media Interaktif Google Earth adalah aplikasi pemetaan interaktif yang dikembangkan oleh Google. Aplikasi ini memiliki daya tarik tersendiri karena dapat menampilkan peta dunia, citra satelit, topografi wilayah, bangunan, jalan, serta berbagai lokasi di seluruh dunia. Proses pemetaan pada Google Earth memanfaatkan teknologi satelit dan Globe GIS 3D. Penggunaannya pun sangat praktisAicukup dengan memasukkan nama lokasi yang diinginkan, pengguna dapat langsung melihat gambar wilayah tersebut. Hal ini menjadikan Google Earth sebagai alat yang sangat bermanfaat, efektif, dan efisien (Ali et al. , 2. Dari penjelasan tersebut, kita ketahui bahwa pemanfaatan penggunaan aplikasi google earth sangat penting dalam pembelajaranpembelajaran yang bersifat monoton, karena biasanya guru kurang memiliki kemistri dengan para murid. Gambar 1. Tampilan Aplikasi Google Earth Aplikasi merupakan program perangkat lunak yang berjalan pada sistem tertentu dan dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan yang dilakukan oleh manusia (Huda & Priyatna. Aplikasi ini memungkinkan pemanfaatan layanan atau fitur lain yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan atau tujuan pengguna yang spesifik. (Fansuri, 2. Menurut Kurniawati dan Nita . Pemanfaatan media secara kreatif dapat membantu mempermudah dan meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan lebih optimal. Dalam konteks ini, media interaktif yang diperlukan adalah media yang dapat diakses secara gratis, seperti aplikasi Google Earth. Aplikasi ini menjadi alat interaktif yang sangat mendukung keberlangsungan pembelajaran sejarah Dinasti Abbasiyah. Media pembelajaran adalah alat yang dimanfaatkan oleh guru untuk menyampaikan Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational materi, sehingga mempermudah pemahaman siswa. Dengan cara ini, tujuan utama pembelajaran serta kompetensi yang diharapkan dapat tercapai dengan lebih efektif. Selain itu, pemilihan media pembelajaran yang sesuai juga mampu meningkatkan motivasi siswa dalam proses belajar (Zazin & Zaim, 2. Aplikasi Google Earth menawarkan beragam keunggulan sebagai media pembelajaran, memungkinkan siswa untuk merasakan pengalaman melihat dunia dari perspektif atas secara praktis. (Nikmah & Pamungkas, 2. Media pembelajaran ini tidak hanya berfungsi untuk memvisualisasikan informasi, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pengguna untuk memahami materi secara lebih mendalam (Faudah et al. Google Earth menampilkan citra permukaan bumi yang sebenarnya, diperoleh melalui hasil jepretan satelit. Tampilan di Google Earth diperbarui setiap tiga bulan untuk menyajikan gambar terbaru dari permukaan bumi (Mustaqim, 2. Ada beberapa fitu pendukung dalam Google Earth yang mampu memudahkan kita dalam melakukan digitasi atau identfikasi seperti fitur 3 dimensi, citra dunia dari beberapa tahun sebelumnya, pengukuran jarak , guids tour, dan lain sebagainya (Apriyanto et al. , 2. Keterjangkauan dan Keterbatasan Penggunaan Google Earth Dunia digital saat ini memang sudah memiliki banyak perkembangan yang sangat maju, sehingga mampu memberikan berbagai hal baik positif maupun negatif. Contoh salah satunya yaitu penggunaan Google Earth pada pembelajaran di sekolah, dengan adanya Google Earth seorang pendidik bisa menjelaskan materi mengenai sejarah islam secara mudah dan jelas. Salah satu daya tarik Google Earth adalah tampilannya yang menyerupai bola dunia digital. Seorang pendidik dapat memutar bola dunia ini ke segala arah, seperti ke kiri, kanan, atas, bawah, atau secara diagonal, sesuai kebutuhan (Enterprise, 2. Penggunaan Google Earth sendiri, sudah sangat populer diberbagai kalangan dan tentunya memiliki keterjangkauan ataupun keterbatasan. Keterjangkauan penggunaan Google Earth yaitu : Visualisasi sangat realistis dan nyata sehingga menjadi cukup detail. Google Earth memiliki banyak akses dalam sistem informasi. Memiliki fitur 3D dan Streetview sehingga pengguna dapat melihat gedung secara 3 dimensi. Adapun keterbatasan dari penggunaan Google Earth antara lain : Keterbatasan data. Kendala saat menjelajahi daerah terpencil, dan Google earth membutuhkan koneksi yang stabil (Ali et al. , 2. Untuk mengatasi berbagai tantangan, guru dapat mengadopsi strategi seperti mendorong siswa untuk menggunakan Google Earth tidak hanya saat jam pelajaran, tetapi juga di luar waktu sekolah. Selain itu, guru juga perlu memastikan ketersediaan komputer yang memadai di sekolah dan mengadakan pelatihan untuk meningkatkan pemahaman teknis guru dalam menggunakan aplikasi ini dalam proses pembelajaran. Kontribusi Google Earth dalam memvisualisasikan Dinasti Abbasiyah Google Earth merupakan platform digital yang memberikan kesempatan kepada pengguna untuk menjelajahi permukaan bumi menggunakan citra satelit, peta, serta berbagai fitur interaktif lainnya. Dalam konteks pembelajaran sejarah, terutama mengenai Dinasti Abbasiyah, alat ini dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan relevan. Melalui Google Earth, siswa dapat melihat secara langsung lokasi geografis, memahami dinamika sejarah, dan mengaitkan peristiwa penting dengan tempat-tempat nyata di dunia. Penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat meningkatkan keinginan dan minat belajar, serta memotivasi dan merangsang aktivitas pengajaran, bahkan memberikan dampak psikologis bagi siswa (Alfiyana et al. , 2. Google Earth memungkinkan pengguna untuk mencari alamat dengan memasukkan Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational koordinat, atau menggunakan mouse untuk menemukan lokasi (Riyadi, 2. Dengan begitu sangat mudah untuk mencari letak Dinasti Abbasiyah. Dinasti Abbasiyah adalah salah satu kekhalifahan Islam terbesar yang berpusat di Baghdad. Irak. Kejayaan Dinasti Abbasiyah pada tahun Dinasti Abbasiyah . -1258 M). Periode ini dikenal sebagai masa keemasan Islam, ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan, seni, budaya, dan ekonomi. Baghdad, sebagai ibu kota, menjadi pusat peradaban dunia pada era tersebut. Pemanfaatan teknologi sebagai media interaktif dalam pembelajaran sebenarnya sudah banyak menggunakan aplikasi-aplikasi yang bagus, namun dalam pembelajaran pendidikan agama Islam belum banyak melakukan variasi, salah satunya pemanfaatan penggunaan aplikasi Google Earth didalam pembelajaran yang masih berifat monoton dengan harapan mampu meningkatkan minat dan keterampilan berpikir kritis siswa. Teknologi yang dipilih pun bukan sembarang teknologi, melainkan teknologi geospasial seperti Google Earth (Oktavianto, 2. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengamati suatu wilayah secara horizontal maupun vertikal tanpa perlu berinteraksi langsung dengan objek yang sedang diteliti. Google Earth juga memberikan peluang untuk menjelajahi dan mempelajari dunia melalui globe virtual. Siswa dapat mengakses citra satelit, peta, medan, bangunan 3D, serta berbagai fitur lainnya. Dengan beragam keunggulan ini, penggunaan Google Earth dalam pembelajaran penginderaan jauh dapat membuat proses belajar mengajar lebih efektif, melebihi metode konvensional yang sering membuat siswa merasa bosan, sehingga diharapkan dapat mendukung peningkatan hasil belajar siswa (Ghafur, 2. Kontribusi media berbasis teknologi informasi seperti Google Earth akan lebih efektif karena sekolah sudah dilengkapi dengan laboratorium komputer serta didukung oleh fasilitas LCD proyektor (Dayu et al. , 2. Berikut ini langkah-langkah dalam penggunaan Aplikasi google Earth sebagai media interaktif pembelajaran: Pastikan kalian sudah menginstal Google Earth atau juga bisa menggunakan versi berbasis web Gambar 2. Tampilan Menginstal di Play Store Jika melalui Google Play Store tuliskan di pencarian dengan mengetikkan Google Earth kemudian tekan Instal lalu menunggu sampai terunduh dan tekan Buka. Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational Gambar 3. Tampilan membuka google earth versi web Ketika melalui versi web langkahnya, buka google kemudian ketikkan Google Earth dan setelah muncul pilih yang paling atas setelah menginstal dan membuka melalui web langkah berikutnya masuk ke dalam Google Earth Gambar 4. Tampilan awal Aplikasi atau web tampilannya sama saja, kemudian untuk mencari tempat yang diinginkan tekan Jelajahi Earth yang ada di pojok kanan atas. Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational Langkah berikutnya Gambar 5. Tampilan Google earth Mencari tempat yang ingin kita kunjungi Gambar 6. Tampilan setelah kita menjelajahi suatu tempat Ketika kita memcari suatu tempat, maka akan muncul tampilan seperti yang ada di Setelah itu kita bisa menggeser sesuai keinginan kita untuk mengetahui secara detail. Copyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational Aplikasi ini memberi fitur 2D dan 3D Gambar 7. Tampilan Ketika Menggunakan Fitur 2d Fitur 2D dan 3D membantu kita untuk melihat lebih jelas tempat yang ingin kita kunjungi, sehingga tampak seperti sedang mendatangi tempat itu secara langsung. Keunggulan visual dalam Penggunaan Google Earth Penggunaan Media pembelajaran pasti terdapat keunggulan, diantaranya visualisasi interaktif, google earth memungkinkan siswa melihat lokasi-lokasi sejarah dengan tampilan visual yang seolah nyata (Hilman, 2. Mereka bisa menjelajahi tempat-tempat penting seperti Mekkah. Madinah. Baghdad, serta pusat-pusat kebudayaan Islam lainnya dalam bentuk 3D, yang membantu mereka memahami konteks geografis dan topografi kawasan tersebut secara lebih mendalam. Memperkaya konteks sejarah, dengan menggunakan google earth, siswa tidak hanya mempelajari tanggal dan peristiwa sejarah, tetapi juga memahami bagaimana lanskap geografis memengaruhi jalur perdagangan, strategi militer, dan penyebaran budaya Islam. Pendekatan ini membantu siswa menghubungkan peristiwa sejarah dengan kondisi geografis yang melatar belakanginya. Namun. Google Earth memerlukan koneksi yang stabil agar data visual dapat ditampilkan secara optimal, yang sering kali sulit dicapai di wilayah dengan infrastruktur teknologi yang belum berkembang. Tanpa koneksi yang handal, pemuatan gambar dan fitur interaktif Google Earth menjadi lambat atau bahkan bisa gagal diakses. Hal ini mengakibatkan keterbatasan dalam eksplorasi materi pembelajaran, terutama bagi siswa yang berada di daerah terpencil, sehingga pengalaman belajar menjadi tidak maksimal. Penggunaan aplikasi Google Earth sebagai media interaktif dalam pembelajaran sejarah dinasti abbasiyah merupakan langkah inovatif dalam memanfaatkan teknologi untuk memahami perjalanan sejarah. Google Earth merupakan sebuah perangkat lunak yang menampilkan citra permukaan bumi yang memungkinkan pengguna untuk menjelajahi lokasilokasi bersejarah dengan detail geografis yang kaya. Melalui visualisasi interaktif yang ditawarkannya. Google Earth mendukung proses belajar, khususnya dalam memahami lokasiCopyright . 2025 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 5 No. Februari 2025 E-ISSN : 2775-2593 P-ISSN : 2775-2585 Online Journal System : https://jurnalp4i. com/index. php/educational lokasi penting dalam sejarah Islam seperti Mekkah. Madinah, dan kota-kota bersejarah lainnya. Keaktifan siswa dalam pembelajaran merujuk pada partisipasi siswa baik secara fisik maupun mental. Siswa menunjukkan tingkat keaktifan yang sangat tinggi dalam proses belajar karena rasa ingin tahu terhadap berbagai fitur yang disediakan oleh Google Earth, seperti fitur Google Street View, yang memungkinkan mereka untuk menjelajahi lokasi baru dan mengakses detail gambar di setiap rute jalan raya (Putra, 2. Sebagai alat bantu belajar. Google Earth memberikan pengalaman nyata dalam memahami narasi sejarah melalui gambaran langsung wilayah terkait, sehingga memperkuat pengalaman belajar siswa. Dengan menggunakan Google Earth pengajaran sejarah Islam dapat menjadi lebih interaktif dan kaya konteks, menawarkan pengalaman belajar yang menarik dan memperkuat pemahaman siswa terhadap lokasi serta peristiwa bersejarah dalam perkembangan Islam. KESIMPULAN Penggunaan aplikasi Google Earth sebagai media interaktif dalam pembelajaran sejarah dinasti abbasiyah merupakan langkah inovatif dalam memanfaatkan teknologi untuk memahami perjalanan sejarah yang berkaitan dengan Dinasti Abbasiyah. Google Earth merupakan sebuah perangkat lunak yang menampilkan citra permukaan bumi yang memungkinkan pengguna untuk menjelajahi lokasi- lokasi bersejarah dengan detail geografis yang kaya. Melalui visualisasi interaktif yang ditawarkan oleh Google Earth. Aplikasi Google Earth sangat mendukung berjalannya proses belajar, khususnya dalam memahami lokasi- lokasi penting dalam sejarah Islam seperti Mekkah. Madinah, dan kota-kota bersejarah Sebagai alat bantu belajar. Google Earth memberikan pengalaman nyata dalam memahami narasi sejarah melalui gambaran langsung wilayah terkait, sehingga memperkuat pengalaman belajar siswa dan menjadikan imajinasi siswa semakin terasah Dengan menggunakan Aplikasi Google Earth pengajaran sejarah Islam dapat berjalan dan menjadi lebih interaktif serta kaya dengan konteks, menawarkan pengalaman pembelajaran yang menarik dan memperkuat pemahaman siswa terhadap lokasi bersejarah serta peristiwa bersejarah lainnya yang ada dalam perkembangan Islam sejak zaman dahulu hingga masa kini. DAFTAR PUSTAKA