Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 Dikirim: 24 Januari 2022. Diterima: 28 Januari 2022 ISSN: 2527-2772 PERBANDINGAN ANTARA EKONOMI ISLAM DENGAN EKONOMI KAPITALISME Elisa Wibawanti1* dan Jaharuddin2 Program Studi Ekonomi Islam. Universitas Muhammadiyah Jakarta Jl. Ahmad Dahlan Cirendeu. Kec. Ciputat. Kota Tangerang Selatan - 15419 *Korespondensi Penulis: elisawibawanti@gmail. Abstract: The greatness of the capitalist economic theory has been questioned by many economists. Because economic crises have always occurred throughout history, an alternative economic theory is The aspired economic theory is an economic system that is able to create justice and mutual prosperity, accompanied by the concept of the blessing of the world and the hereafter. This is the Islamic economic theory that will bring justice and overall prosperity. The Islamic Economic System distinguishes between the discussion of economics from the point of view of the production of goods and services covered in the discussion of economics" and the discussion of economics from the point of view of the ways to obtain, to use, and to distribute goods and services covered by the discussion of the economic system". The conventional economic system makes the discussion of "economics" and "economic systems" an inseparable uni. Keywords: Capitalist Economy. Economic Systems. Islamic Economy ________________________________________________________________________________ PENDAHULUAN Sistem ekonomi yang dikenal oleh masyarakat secara global adalah sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. Kedua sistem ini telah mampu meningkatkan kemakmuran rakyat dinegara yang menggunakan kedua sistem ekonomi tersebut. Sistem kapitalis dipengaruhi oleh semangat mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin dengan sumber daya yang terbatas. Usaha kapitalis Ini didukung oleh nilai-nilai kebebasan untuk memenuhi kebutuhan. Kebebasan ini mengakibatkan tingginya persaingan diantara sesamanya untuk bertahan. Sistem ekonomi kapitalis memiliki beberapa kecenderungan antara lain: kebebasan memiliki harta secara perorangan, kebebasan ekonomi dan persaingan bebas, serta ketimpangan ekonomi. Persoalan yang dihadapi umat manusia adalah munculnya suatu pandangan yang menempatkan aspek material yang bebas dari dimensi Nilai pada posisi yang dominan. Pandangan hidup yang berpijak pada ideology materialism inilah yang kemudian mendorong perilaku manusia menjadi pelaku ekonomi yang hedonistik, sekularistik dan materialistik. Dampak yang ditimbul dari cara pandang inilah yang kemudian membawa malapetaka dan bencana dalam kehidupan social masyarakat seperti eksploitasi dan perusakan lingkungan hidup, disparitas pendapatan dan kekayaan antar golongan dalam masyarakat dan antar Negara di dunia,lunturnya sikap kebersamaan dan persaudaraan, timbulnya penyakit - penyakit sosial, timbulnya revolusi social yang anarkhis dan sebagainya penelitian. Ada tiga sistem ekonomi yang ada dimuka bumi ini yaitu Kapitalis, sosialis dan Mix Economic. Sistem ekonomi tersebut merupakan sistem ekonomi yang berkembang berdasarkan pemikiran Selain itu, tidak ada diantara sistem ekonomi yang ada secara penuh berhasil diterapkan dalam perekonomian di banyak negara. Sistem ekonomi sosialis atau komando hancur dengan bubarnya Uni Soviet. Dengan hancurnya komunisme dan system ekonomi sosialis pada awal tahun 90-an membuat system kapitalisme disanjung sebagai satu - satunya sistem ekonomi yang sahih. Tetapi ternyata,system ekonomi kapitalis membawa akibat negative dan lebih buruk,karena banyak negara miskin bertambah miskin dan negara kaya yang jumlahnya relative sedikit semakin kaya Karena kelemahannya atau kekurangannya lebih menonjol daripada kebaikan itulah yang menyebabkan muncul pemikiran baru tentang sistem ekonomi terutama dikalangan Negara negara muslim atau negara - negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam yaitu sistem Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 ekonomi syariah. Negara - negara yang penduduknya mayoritas Muslim mencoba untuk mewujudkan suatu sistem ekonomi yang didasarkan pada Al-quran dan Hadist, yaitu sistem ekonomi Syariah yang telah berhasil membawa umat muslim pada zaman Rasulullah meningkatkan perekonomian di Zazirah Arab. Dari pemikiran yang didasarkan pada Al Quran dan Hadist tersebut, saat ini sedang dikembangkan Ekonomi Syariah dan Sistem Ekonomi Syariah di banyak negara Islam termasuk di Indonesia. Disinilah Islam melontarkan kritik terhadap sistem ekonomi kapitalis yang bertanggung jawab terhadap perubahan arah,pola dan struktur perekonomian dunia sekarang ini. Perlu ada suatu kajian yang intensif dalam memberikan alternatif pandangan, rumusan dan strategi. Pembangunan ekonomi yang lebih humanistic dengan menggaliinspirasi nilai-nilaiyang terkandung dalam al-QurAoan,hadits dan sunnah,serta khasanah pemikiran para cendekiawan muslim Namun tulisan ini tidak bermaksud untuk menjawab permasalahan itu semua melainkan hanya sedikit memberikan gambaran perbandingan antara ekonomi konvensional dan ekonomi Islam, paling tidak menurut para sarjana atau ekonom muslim. TINJAUAN PUSTAKA Pengertian Ekonomi Menurut Adam Smith,Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan Negara. Menurut Ronald A. Wykstra, ekonomi didefinisikan sebagai studi tentang caracara alternative manusia dalam memilih untuk menggunakan sumber daya yang langka dengan produktif untuk menghasilkan barang dan jasa yang dapat memenugi keinginan. Pengertian menurut Wykstra memuat beberapa hal: . Memerlukan system organisasi ekonomi yang dipandu oleh aturan dalam kerangka kelembagaan. Menyatakan apa yang harus dipilih oleh manusia,antara berbagai alternative penggunaan sumberdaya yang terbatas. Menjelaskan secara tersirat akan minat dan keinginan dalam mendapatkan kepuasan sebanyak mungkin dengan keadaan sumber daya yang langka. Menurut Samuelson & Nordhaus,kerja perekonomian, mengkaji siklus bisnis mempelajari cara menggunakan kebijakan moneter untuk mengurangi gejolak pengangguran dan inflasi. Ekonomi adalah ilmu sosial yang mempelajari aktifitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu oikos yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan nomos yang berarti "peraturan, aturan, hukum". Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai "aturan rumah tanggaAy atau Aumanajemen rumah tangga". Ekonomi mencakup kegiatan kontemplasi dalam rangka berkreasi dan berinovasi untuk dijadikan solusi dalam memenuhi kebutuhan hidup. Solusi ini menjawab hal yang dengan produksi, distribusi dan konsumsi. Berkaitan Ekonomi Islam dalam bahasa Arab diistilahkan dengan al-iqtishad al-Islami. Iqtishad . didefinisikan sebagai pengetahuan tentang aturan yang berkaitan dengan produksi kekayaan, mendistribusikan dan A Ekonomi Islam merupakan ilmu yang mempelajari perilaku ekonomi manusia yang perilakunya diatur berdasarkan aturan agama Islam dan didasari dengan tauhid sebagaimana dirangkum dalam rukun iman dan rukun Islam. Terdapat perbedaan penafsiran, pendekatan, dan metodologi yang digunakan oleh para ekonom muslim dalam membentuk konsep ekonomi Islam. Hal ini disebabkan adanya perbedaan latar belakang pendidikan, keahlian, dan pengalaman yang dimiliki. Merujuk pendapat Aslem Haneef, pemikir ekonomi Islam Malaysia, para pemikir muslim bidang ekonomi dikelompokkan dalam tiga kategori, yakni: Kelompok jurist atau pakar bidang fikih atau hukum Islam sehingga pendekatan yang dilakukan adalah legalistik dan normatif. Kelompok modernis yang lebih berani memberikan interpretasi terhadap ajaran Islam untuk menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat terkini. Kelompok western-trained moslem economist, yaitu para praktisi atau ekonom muslim yang Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 berlatar belakang pendidikan Barat. Mereka mencoba menggabungkan pendekatan fikih dan ekonomi sehingga ekonomi Islam terkonseptualisasi secara integrated. Dengan kata lain, mereka berusaha mengonstruksi ekonomi Islam seperti ekonomi konvensional, tetapi dengan mereduksi nilai yang tidak sejalan dengan Islam dan memberikan nilai Islam pada analisis Sejarah Singkat Ekonomi Islam dan Ekonomi Kapitalisme Ekonomi Islam telah dipraktikkan oleh Rasulullah Saw. -632 M) bersama masyarakat Mekah dan Madinah, kemudian dilanjutkan oleh al-KhulafyAo alRysyidyn yang membangun pemerintahan selama 29 tahun, dari 632-661 Masehi. Kemudian terus dipraktikkan hingga kejaayaan Islam di Turki. Sejarah pemikiran ekonomi Islam telah menciptakan peradaban besar. Teori-teori ekonomi mulai dari kebijakan fiskal, kebijakan moneter, pengelolaan anggaran negara hingga mekanisme pasar telah dipraktikkan sejak zaman Rasulullah Saw. hingga masa kejayaan Islam di Turki. Tokoh-tokoh pemikir ekonomi antara lain adalah Aby Yysuf . Dia telah menggagas teori kebijakan fiskal, keuangan publik, hingga mekanisme pasar. Imam Yahyy Ibn AoUmar . 289H), seorang tokoh ekonom yang mengupas masalah penetapan harga dan penimbunan. Imam Ghazyly . -505 H), ulama besar yang mengungkap persoalan mata uang, pasar, dan pajak. Ada juga Ibn Khaldyn . -808 H), seorang ulama besar yang banyak mengkaji tentang pengangguran, keuangan publik, hingga perdagangan internasional. Masih banyak lagi ulama-ulama yang berkontribusi dalam bidang ekonomi, sehingga menopang kebangkitan peradaban Islam masa lalu. Sedangkan teori ekonomi kapitalis diciptakan oleh Adam Smith pada tahun 1776 M. Tentu masa itu jauh setelah munculnya para ekonom muslim yang mampu melampaui zamannya. Mereka telah mengungkapkan ide-ide besar untuk mengatasi segala persoalan ekonomi yang muncul di masyarakat. Apalagi dibandingkan dengan teori ekonomi sosialis. Tentu Islam lebih dahulu dan lebih mampu menyelesaikan persoalan ekonomi, karena teori ekonomi sosialis sudah dianggap runtuh seiring runtuhnya Uni Soviet. Sejarah Ekonomi Kapitalisme Munculnya kapitalime dapat ditelusuri semenjak abad ke-16 bahkan semenjak ide-ide awal pencerahan Eropa. Pemikiran-pemikiran mengenai indivisualisme. Humanisme. Protestanisme. Liberalisme dan Pragmatisme banyak dikemukakan pada masa-masa pencerahan erop a (Andreski. Stainslav, 1. Ekonomi kapitalis berkembang karena adanya politik kolonialisme dan imprealisme yang melanda negara-negara Asia dan Afrika. Paul Baran menyatakan bahwa kapitalisme terbentuk ketika terjadi akumulasi modal dalam bentuk modal dagang yang kemudian menjadi dasar ekspansi Eropa dimana negara memberikan dukungan terhadap kompetisi. Dengan demikian. Baran melihat perkembangan kapitalisme sebagai perkembangan di satu wilayah dengan mengorbankan wilayah-wilayah lainnya. Dalam sistem ini pemerintah dapat ikut campur atau tidak sama sekali dalam system ekonomi Lembaga hak milik swasta merupakan elemen paling pokok dari kapitalisme. Pemberian hak pemilikan atas harta kekayaan memliliki fungsi ekonomi penting yaitu Para individu memperoleh perangsang agar aktiva mereka dimanfaatkan seproduktif mungkin. Hal tersebut sangat mempengaruhi distribusi kekayaan serta pendapatan karena setiap individu diperkenankan untuk menghimpun aktiva dan memberikannya kepada para ahli waris secara mutlak apabila mereka meninggal dunia. Ia memungkinkan laju pertukaran yang tinggi oleh karena orang memiliki hak pemilikan atas barangbarang sebelum hak tersebut dapat dialihkan kepada pihak lain. Dengan demikian sistem ekonomi kapitalis sangat erat hubungannya dengan pengejaran kepentingan Bagi Smith bila setiap individu diperbolehkan mengejar kepentingannya sendiri tanpa adanya campur tangan pihak pemerintah, maka ia seakan-akan dibimbing oleh tangan yang tak nampak . he invisible han. , untuk mencapai yang terbaik pada masyarakat. Dengan kata lain dalam sistem ekonomi kapitalis berlaku "Free Fight Liberalism" . istem persaingan beba. Siapa yang memiliki dan mampu menggunakan kekuatan modal (Capita. secara efektif dan efisien akan dapat memenangkan pertarungan dalam bisnis. Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 Ciri-ciri Ekonomi Kapitalis: Pertama. Pengakuan yang luas atas hak-hak pribadi dimana Pemilikan alat-alat produksi di tangan individu dan Inidividu bebas memilih pekerjaan/ usaha yang dipandang baik bagidirinya. Kedua. Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar dimana Pasar berfungsi memberikan sinyal kepada produsen dan konsumen dalam bentuk harga-harga. Campur tangan pemerintah diusahakan sekecil mungkin. AuThe Invisible HandAy yang mengatur perekonomian menjadi efisien serta motif yang menggerakkan perekonomian mencari laba. Ketiga. Manusia dipandang sebagai mahluk homo-economicus, yang selalu mengejar kepentingan Kelebihan Ekonomi Kapitalis: Pertama. Lebih efisien dalam memanfaatkan sumber-sumber daya dan distribusi barangbarang. Kedua. Kreativitas masyarakat menjadi tinggi karena adanya kebebasan melakukan segala hal yang terbaik. Ketiga. Pengawasan politik dan sosial minimal, karena tenaga waktu dan biaya yang diperlukan lebih kecil. Kelemahan-kelemahan Kapitalis: Pertama. Tidak ada persaingan sempurna. Yang ada persaingan tidak sempurna dan persaingan monopolistik. Kedua. Sistem harga gagal mengalokasikan sumber-sumber secara efisien, karena adanya faktorfaktor eksternalitas . idak memperhitungkan yang menekan upah buruh dan lain-lai. Sejarah Ekonomi Islam Gagalnya sistem ekonomi kapitalis maupun sosialis dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat mengharuskan adanya pemecahan. Karena itu, negara-negara muslim sangat membutuhkan suatu sistem yang lebih baik yang mampu memberikan semua elemen untuk berperan dalam mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan. Sistem ekonomi ialah bukanlah sistem ekonomi alternatif maupun sestem ekonomi pertengahan. sistem ekonomi islam merupakan sistem ekonomi solutif atas berbagai permasalahan yang selama ini muncul. Nasution . mengemukakan sitem ekonomi Islam adalah suatu sistem ekonomi. yang di dasarkan pada ajaran dan nilai- nilai islam yang bersumber dari Al- Quran. Sunnah. Ijma. Qiyas atau sumber lainnya. Nilai Ae nilai sistem ekonomi Islam ini merupakan bagian integral dari keseluruhan ajaran Islam yang komprehensif. Secara umum, lahirnya ide tentang sistem ekonomi islam didasarkan pada pemikiran bahwa sebagai agama yang lengkap dan sempurna, islam tentulah tidak hanya memberikan penganutnya aturanaturan soal ketentuan dan iman, melainkan juga jawaban atas berbagai masalah yang dihadapai oleh manusia, termasuk ekonomi. Sistem ekonomi Islam hadir jauh lebih dahulu dari kedua sistem yang dimaksud di atas, yaitu pada abad ke 6, sedangkan kapitalis abad 17, dan sosialis abad 18. Dalam sistem ekonomi Islam, yang ditekankan adalah terciptanya pemerataan distribusi pendapatan, seperti tercantum dalam surat Al-Hasyr ayat 7 Islam telah mengatur kehidupan manusia dengan ketentuan-ketentuan yang telah di syariahkan. Keberadaan aturan itu semata-mata untuk menunjukkan jalan bagi manusia dalam memperoleh Perilaku orang muslim dalam bidang ekonomi selalu diorientasikan pada peningkatan keimanan, karena implementasi dari pemahaman islam akan membentuk kehidupan yang islami dalam masyarakat secara langsung. Sistem ekonomi islam di bangun berdasarkan atas sumber islam yakni Al-Quran dan Hadist. Ciri-Ciri Ekonomi Islam Pertama. Harta adalah kepunyaan Allah dan Manusia merupakan Khalifah atas harta. Kedua. Ekonomi terikat dengan Akidah. Syariah (Huku. , dan Moral. Ketiga. Keseimbangan antara Kerohanian dan Kebendaan. Keempat. Ekonomi Islam Menciptakan Keseimbanagan Antara Kepentingan Individu dengan Kepentingan umum. Kelima. Kebebasan individu dijamin dalam islam. Keenam. Negara diberi kewenangan turut campur dalam Ketujuh. Zakat. Kedelapan. Larangan riba. Kelebihan Ekonomi Islam Individu mempunyai kebebasan untuk membuat keputusan yang berhubungan dengan pemunuhan kebutuhan hidupnya. Dengan kebebasan ini tiap individu dapat bebas mengoptimalkan potensinya. Kebebasan individu dalam Islam didasarkan atas nilai-nilai tauhid yang membebaskan dari segala sesuatu kecuali Allah SWT. Nilai tauhid inilah yang akan menjadikan individu breani dan percaya diri. Islam mengakui hak individu untuk memiliki harta. Hak pemilikan harta hanya diperoleh dengan cara-cara yang sesuai dengan ketentuan Islam. Islam mengatur kepemilikan harta didasarkan atas kemaslahatan sehingga keberadaan harta akan Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 menimbulkan sikap saling menghargai dan menghormati. Hal ini terjadi karena bagi seorang muslim harta sekedar titipan Allah. Kelemahan Ekonomi Islam Literatur ekonomi Islam yang sebagian besar berasal dari teks-teks arab mau tidak mau diakuinya mengalami perkembangan yang kurang signifikan. Sehingga menyebabkan munculnya dominasi literature ekonomi konvensional yang saat ini mempengaruhi masyarakat bahwa tidak ada ilmu ekonomi yang mampu menjawab masalah-masalah aktual kecuali ekonomi konvensional. Hal ini menjadikan justifikasi bagi masyarakat untuk mengesampingkan ide dari pengetahuan lain, seperti ekonomi Islam. Hal ini diakibatkan adanya hegemoni literature ekonomi konvensional terhadap ekonomi Islam, sehingga setiap prilaku kita tidak lepas dari pengaruh ekonomi konvensional. Sejarah Pemikiran Ekonomi Klasik (Adam Smit. Adam Smith dikenal luas sebagai Bapak Ekonomi Modern. Kontribusinya telah diakui membantu membentuk kembali subjek ekonomi pada jalur ilmiah. Ide-idenya mengenai ekonomi pasar dan peran negara dalam ekonomi meletakkan dasar-dasar sistem kapitalis modern. Sebagai anggota mazhab pemikiran ekonomi klasik. Smith, seperti para ekonom klasik lainnya, menekankan pada pemikiran tentang bagaimana sistem pasar yang muncul selama transisi dari sistem feodal, akan memenuhi kebutuhan baik produsen maupun konsumen. Selain menjadi ekonom. Smith terlebih dahulu dikenal sebagai seorang profesor filsafat moral. Salah satu karyanya The Theory of Moral Sentiments yang membahas tentang sifat alamiah manusia dan Karya Smith yang berjudul "An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations" atau lebih sering disingkat menjadi AuThe Wealth of NationsAy telah membawa sudut pandang yang berbeda untuk mengantarkan ekonomi pada era baru. Buku ini mengakhiri doktrin Merkantilisme yang mendominasi sistem ekonomi dan politik pada masa itu. Adam Smith memberikan cetak biru untuk model organisasi sosial yang didasarkan pada sistem kebebasan sempurna. Kepemilikan pribadi dan pertukaran sukarela adalah fitur utama ekonomi kapitalis. Smith menawarkan wawasan penting tentang peran pembagian kerja, persaingan, akumulasi modal, dan properti pribadi dalam menciptakan masyarakat komersial yang berfungsi dan makmur. Dia memberikan visi masyarakat di mana individu mengikuti kepentingannya sendiri tanpa campur tangan negara atau otoritas perencanaan pusat, melalui mekanisme yang disebut Ekonomi Politik, atau, dalam terminologi saat ini, ekonomi. Dalam hukum pasarnya. Smith mencoba menyelesaikan pertanyaan mendasar tentang bagaimana self-interest dan hasrat individu dapat diarahkan ke arah yang dapat membawa hasil yang bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan. Pemikiran Rasulullah SAW . Ae 623 Maseh. Periode dakwah Rasulullah Saw dibagi menjadi dua tahap, yaitu periode Mekah dan periode Madinah. Meski penamaan periode ini dikaitkan dengan nama tempat, sesungguhnya pembatasan kedua periode ini adalah momentum Hijrah dari Mekah ke Madinah. Periode Mekah adalah periode sebelum hijrah, sedangkan periode Madinah adalah periode setelah hijrah. Hal ini juga berlaku dalam definisi ayat makkiyyah dan madaniyyah dalam Alquran. Ayat makkiyah adalah ayat yang turun sebelum hijrah. Adapun ayat madaniyah adalah ayat yang turun setelah hijrah. Rasulullah Saw lebih lama berdakwah di Mekah ketimbang di Madinah. Periode Makkah berlangsung selama sekitar 13 tahun, sedangkan periode Madinah hanya sekitar 10 tahun. Menariknya, periode Makkah yang lebih lama itu Nabi SAW. terfokus pada aspek pembangunan Adapun di periode Madinah yang lebih singkat, beliau banyak membahas banyak hal mulai dari syari'at, muamalah, akhlak, dan lain sebagainya. Hal ini menunjukkan bahwa aspek akidah/tauhid adalah fondasi agama Islam yang harus dibangun dengan sangat kokoh sebelum membangun bangunan di atasnya. Ajaran tauhid adalah inti dakwah para Nabi. Atas dasar ini, pemikiran ekonomi Islam tidak dapat dilepaskan dari konsep tauhid, baik tauhid rububiyyah, uluhiyyah, maupun asma' was-shifat. Sebagai contoh dalam tauhid asma' wasshifat, di antara nama Allah Swt. adalah Ar-Razzaq. Yang Maha Memberi Rezeki. Oleh sebab itu, orang-orang beriman yakin sepenuhnya bahwa penghasilan . yang mereka terima adalah Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 anugerah Allah Swt. Usaha yang dilakukan hanyalah sebab Allah Swt. memberikan rezeki Sistem Ekonomi Kapitalisme Kapitalisme adalah sistem perekonomian yang memberikan kebebasan secara penuh kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan perekonomian seperti memproduksi barang, manjual barang, menyalurkan barang dan lain sebagainya. Dalam sistem ini pemerintah bisa turut ambil bagian untuk memastikan kelancaran dan keberlangsungan kegiatan perekonomian yang berjalan, tetapi bisa juga pemerintah tidak ikut campur dalam ekonomi. Dalam perekonomian kapitalis setiap warga dapat mengatur nasibnya sendiri sesuai dengan Semua orang bebas bersaing dalam bisnis untuk memperoleh laba sebesarbesarnya. Semua orang bebas malakukan kompetisi untuk memenangkan persaingan bebas dengan berbagai cara. Ciri-ciri sistem ekonomi Kapitalis: Pengakuan yang luas atas hak- hak pribadi Perekonomian diatur oleh mekanisme pasar Manusia dipandang sebagai mahluk homo-economicus, yang selalu mengejar kepentingann . sendiri Paham individualism di dasarkan materialisme, warisan zaman Yunani Kuno . isebut Kebaikan-kebaikan Ekonomi Kapitalisme: Lebih efisien dalam memanfaatkan sumber-sumber daya dan distribusi barangbarang. Kreativitas masyarakat menjadi tinggi karena adanya kebebasan melakukan segala hal yang Pengawasan politik dan social minimal, karena tenaga waktu dan biaya yang diperlukan lebih Kelemahan-kelemahan Kapitalisme: Tidak ada persaingan sempurna. Yang ada persaingan tidak sempurna dan persaingan Sistem harga gagal mengalokasikan sumber-sumber secara efisien, karena adanya faktorfaktor eksternalitas . idak memperhitungkan yang menekan upah buruh danlain-lai. Sistem Ekonomi Islam Manan . di dalam bukunya yang berjudul AuTeori dan Praktik Ekonomi IslamAy menyatakan bahwa ekonomi islam adalah ilmu pengetahuan social yang mempelajari masalah ekonomi rakyat yang di ilhami oleh nilai-nilai islam. Sementara itu. Halide berpendapat bahwa yang di maksud dengan ekonomi islam ialah kumpulan dasar-dasar umum ekonomi yang di simpulkan dari Al-QurAoan dan sunnah yang ada hubungannya dengan urusan ekonomi . alam DaudAli,1988:. Sistem ekonomi Islam hadir jauh lebih dahulu dari kedua sistem yang dimaksud diatas, yaitu pada abad ke 6, sedangkan kapitalis abad 17,dan sosialis abad 18. Dalam system ekonomi Islam, yang ditekankan adalah terciptanya pemerataan distribusi pendapatan, seperti tercantum dalam surat Al-Hasyr ayat 7. Sistem ekonomi islam adalah sekumpulan dasar-dasar umum ekonomi yang disimpulkan dari Al-QurAoan dan sunnah,dan merupakan bangunan perekonomian yang di dirikan atas landasan dasar-dasar tersebut yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan masa. Prinsip-Prinsip Ekonomi Islam: Berbagai sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan dari Allah SWT kepada Islam mengakui pemilikan pribadi dalam batas-batas tertentu. Kekuatan penggerak utama ekonomi Islam adalah kerjasama. Ekonomi Islam menolak terjadinya akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh segelintir orang Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 Ekonomi Islam menjamin pemilikan masyarakat dan penggunaannya direncanakan untuk kepentingan banyak orang. Seorang mulsim harus takut kepada Allah swt dan hari penentuan di akhirat nanti. Zakat harus dibayarkan atas kekayaan yang telah memenuhi batas . Islam melarang riba dalam segala bentuk. Ciri-ciri Ekonomi Islam: Aqidah sebagai substansi . yang menggerakkan dan mengarahkan kegiatan ekonomi SyariAoah sebagai batasan untuk memformulasi keputusan ekonomi Akhlak berfungsi sebagai parameter dalam proses optimalisasi kegiatan ekonomi Sistem ekonomi Islam mempunyai perbedaan yang mendasar dengan system ekonomi manapun termasuk kapitalis maupun sosialis. Perbedaan itu tidak hanya mencakup falsafah ekonominya, namun juga pada konsep pokoknya serta pada tataran praktisnya. Walaupun terdapat perbedaan yang funda mental antara system ekonomi Islam dengan system ekonomi lainnya, tetapi dalam implementasinya sering kali di jumpai beberapa persamaan. Namun pada hakikatnya terdapat perbedaan antara sistem ekonomi Islam dengan system ekonomi lainnya karena landasan sistem ekonominya berbeda. Ilmu ekonomi Islam adalah ilmu pengetahuan social yang mempelajari pola perilaku manusia dalam memenuhi kebutuhanya yang sangat tidak terbatas dengan berbagai keterbatasan saran pemenuhan kebutuhan yang berpedoman pada nilai-nilai Islam. Dalam ilmu ekonomi Islam tidak hanya dipelajari individu-individu sosial saja tetapi tentang manusia yang memiliki bakat religius. Hampir sama dengan ekonomi yang lain bahwa timbulnya masalah ekonomi berawal karena kebutuhan yang sangat banyak tetapi alat pemuas kebutuhan yang serba terbatas, namun perbedaan menjadi besar ketika berlanjut pada proses pilihan. Kesempatan untuk memilih berbagai alat pemuas kebutuhan dalam ekonomi Islam dituntun dengan sebuah etika nilai-nilai Islam. Hal ini tentunya tidak dapat ditolak, mengingat pola perilaku masyarakat akan sangat ditentukan dengan budaya nilai yang ada. Islam merumuskan system ekonomi berbeda dari system ekonomi lain,karena memiliki akar dari syariah yang menjadi sumber dan panduan setiap muslim dalam menjalankan setiap kehidupannya. Dalam hal ini Islam memiliki tujuan-tujuan syariAoah . aqosidasy-syaria. serta petunjuk untuk mencapai maksud Sebagai sebuah keyakinan yang bersifat rahmatanlilAoalamin . Islam mudah dan logis untuk dipahami, serta dapat diterapkan,termasuk didalam kaidah-kaidah muamalahnya dalam hubungan social ekonomi. Berikut adalah perbandingan system Ekonomi Islam dan system Ekonomi Kapitalis. Posisi Ilmu Ekonomi Islam Dibandingkan Ilmu Ekonomi Konvensional Pada hakikatnya, ilmu ekonomi Islam merupakan ilmu ekonomi yang membahas dua disiplin ilmu secara bersamaan, yaitu ilmu ekonomi dan ilmu fikih muamalah. Ilmu ekonomi bersumber dari pemikiran manusia sedangkan ilmu fikih muamalah bersumber dari petunjuk Alquran dan hadis yang diwahyukan kepada Nabi. Fikih muamalah diperoleh melalui para fukaha melalui kaidah ushuliyah dengan merumuskan beberapa aturan yang harus dipraktikkan dalam kehidupan ekonomi umat dengan cara menelusuri langsung dari Alquran dan hadis. Proses perumusan tersebut diperoleh dari hasil pemikiran rasional melalui logika deduktif. Dari kedua sumber tersebut diperoleh premis mayor yang kemudian dijabarkan menjadi premis-premis minor untuk mendapatkan kesimpulan yang baik dan benar. Problematika ekonomi manusia dinilai secara berbeda karena adanya perbedaan sumber ilmu Ilmu ekonomi membahas mengenai bagaimana menggunakan atau mengalokasikan sumber daya ekonomi yang terbatas jumlahnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tidak terbatas. Secara lebih spesifik. Samuelson dan Nordhaus, menyatakan bahwa ilmu ekonomi merupakan suatu studi tentang perilaku masyarakat dalam menggunakan sumber daya yang terbatas . dalam rangka memproduksi berbagai komoditas, untuk kemudian menyalurkan . komoditas tersebut kepada berbagai individu dan kelompok yang ada dalam suatu masyarakat. Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 Jadi ilmu ekonomi membahas aktivitas yang berkaitan dengan alokasi sumber daya yang langka untuk kegiatan produksi untuk memproduksi barang dan jasa. ekonomi juga membahas aktivitas yang berkaitan dengan cara-cara memperoleh barang dan jasa. juga membahas aktivitas yang berhubungan dengan kegiatan konsumsi, yakni kegiatan pemanfaatan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup. serta membahas aktivitas yang berkaitan dengan kegiatan distribusi, yakni bagaimana menyalurkan barang dan jasa yang ada di tengah masyarakat. Seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, konsumsi dan distribusi barang dan jasa tersebut semuanya dibahas dalam ilmu ekonomi yang sering dibahas dalam berbagai literatur ekonomi kapitalis. Terdapat pertentangan antara kebutuhan dan keinginan manusia yang sifatnya tidak terbatas dengan terbatasnya kapasitas sumber daya ekonomi yang tersedia. Sebagai contoh, ilmu ekonomi akan membolehkan sistem ekonomi liberal, kapitalis, dan komunis sepanjang dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia yang menjadi tujuan ekonomi. Oleh karena itu, yang menjadi masalah pokok dari ekonomi konvensional adalah kelangkaan . dan keinginan manusia yang tidak Karena kelangkaan inilah, maka manusia dihadapkan pada pilihan-pilihan tentang apa yang harus diproduksi, bagaimana memproduksi, untuk siapa, bagaimana membagi produksi dari waktu ke waktu serta bagaimana mempertahankan dan menjaga tingkat pertumbuhan produksi Pandangan sistem ekonomi kapitalis di atas yang memasukkan seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, konsumsi, dan distribusi dalam pembahasan ilmu ekonomi berbeda dengan pandangan sistem ekonomi Islam. Perbedaan ini dapat diketahui dengan memahami pandangan tersebut dengan merujuk pada sumber-sumber hukum Islam berupa Alquran dan sunah. Di dalam sebuah hadis. Rasulullah SAW bersabda: "Dua telapak kaki manusia tidak akan bergeser . ada Hari Kiama. hingga ia ditanya tentang umumya untuk apa ia habiskan, tentang ilmunya untuk apa ia pergunakan, tentang hartanya dari mana ia peroleh dan untuk apa ia pergunakan, dan tentang tubuhnya untuk apa ia korbankan. " (H. Tirmidzi dari Abu Barzah r. Hadis di atas memberikan gambaran bahwa setiap manusia akan diminta pentanggungjawaban terhadap empat perkara yakni tentang umurnya, ilmunya, hartanya, dan Tentang umur, ilmu dan tubuhnya setiap orang hanya ditanya dengan masing-masing satu pertanyaan sedangkan berkaitan dengan harta maka setiap orang akan ditanya dengan dua pertanyaan, yakni dari mana hartanya dia peroleh dan untuk apa hartanya dia pergunakan. Hal ini memberikan suatu gambaran bahwa Islam memberi perhatian yang besar terhadap segala aktivitas manusia yang berhubungan dengan harta. Dengan kata lain. Islam memberikan perhatian yang besar pada bidang ekonomi. Bertolak belakang dengan ilmu ekonomi, fikih muamalah belum tentu dapat menerima ketiga sistem itu karena masih membutuhkan validasi dari Alquran dan hadis. Menurut Baqir As-Sadr, sumber daya pada hakikatnya tidak terbatas dan sangat melimpah. Hal ini didasarkan pada dalil yang menyatakan bahwa Allah SWT menciptakan alam semesta ini dengan ukuran yang setepattepatnya. Allah SWT juga telah memberikan sumber daya yang cukup untuk umat manusia. Baqir As-Sadr juga menolak pendapat yang menyebutkan bahwa keinginan manusia tidak terbatas. berpendapat bahwa manusia akan berhenti mengonsumsi suatu barang atau jasa apabila tingkat kepuasan terhadap barang tersebut menurun atau nol. Menurutnya, yang menjadi masalah utama dari ekonomi adalah tidak meratanya distribusi sumber daya di antara manusia. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif Penelitian ini adalah penelitian studi pustaka, dimana penulis menelusuri secara mendalam konsep ekonomi kapitalis, kapitalisme, ekonomi islam, ekonomi kapitalisme dalam perspektif islam dengan Mengumpulkan literature, jurnal dan dokumen yang terkait. Membaca dan menemukan topic-topik yang akan di angkat dalam pembahasan. Mengutip topic-topik yang relevan dan tepat di pembahasan terkait kapitalisme, ekonomi kapitalisme, dampak positif dan negative kapitalisme. Konsep dasar ekonomi islam. Kapitalisme dalam perspektif islam. Melakukan pemaparan dan analisis dengan pendekatan content analysis. Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan menggunakan Menurut Jauhari menjelaskan. Aumetode deskriptif merupakan metode yang memberikan gambaran atau secara deskriptif mengenai objek sehingga dapat diperoleh informasi tentang kondisi subjek atau objek penelitian. Ay Pendapat Jauhari dapat ditarik sebuah kesimpulan bahwa metode deskriptif mengilustrasikan relevansi kondisi sebuah sumber data penelitian secara akurat dengan tujuan untuk menguak sumber data dan atau objek penelitian secara lebih detail . alam penelitian Fatmawati dkk, 2017: . Objek penelitian Objek instrumen yang digunakan melakukan penilitian bahasa pada perbandingan ekonomi kapitaslisme dengan ekonomi islam. Data yang diperoleh secara akurat dan valid. Teori yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari buku, jurnal dan intenet yang sesuai dengan topic Teknik Analisis Data Teknik analisis data digunakan metode deskriptif-analitik. Pada setiap data yang telah dikemas kemudian diuraikan dengan mengaitkan dengan teori yang digunakan dalam penelitian. Untuk menunjang proses penelitian ini digunakan jurnal-jurnal sebagai acuan penelitian. HASIL DAN PEMBAHASAN Perbandingan Ekonomi Islam Dengan Ekonomi Kapitalisme Pertama. Rasionalitas dalam ekonomi konvensional adalah rational economics man yaitu tindakan individu dingap rasional jika bertumpu pada kepentingan diri sendiri . elf interes. yang menjadi satu-satunya tujuan bagi seluruh aktivitas. Ekonomi konvensional mengabaikan moral dan etika dan hanya sebatas kepentingan di dunia tanpa memikirkan kepentingan di akhirat. Sedangkan ekonomi Islam hendak membentuk manusia ekonomi yang berkarakter Islami atau Islamic economic man. Kedua. Tujuan utama ekonomi Islam adalah untuk mencapai falah di dunia dan akhirat, sedangkan ekonomi konvensional semata-mata kesejahteraan duniawi. Ketiga. Islam lebih menekankan pada konsep need daripada want dalam menuju maslahah, karena need lebih bisa diukur daripada want. Menurut Islam, manusia mesti megendalikan dan mengarahkan want dan need sehingga dapat membawa maslahah dan bukan mudharat untuk kehidupan dunia dan akhirat. Keempat. Orientasi dari keseimbangan konsumen dan produsen dalam ekonomi konvensional adalah semata-mata untuk keuntungan. Semua tindakan ekonominya diarahkan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Jika tidak demikian justru dianggap tidak rasional. Lain halnya dengan ekonomi Islam yang tidak hanya ingin mencapai keuntungan ekonomi tetapi juga mengharapkan keuntungan rohani dan al-falah. Keseimbangan antara konsumen dan produsen dapat diukur melalui asumsi-asumsi secara keluk. Tabel Perbedaan Ekonomi Islam yang diterapkan oleh Rasulullah SAW dengan Ekonomi Kapitalisme yang diterapkan oleh Adam Smith. Ekonomi Islam Nabi Muhammad Saw. Kebebasan : Sistem Ekonomi Kapitalis Adam Smith . Kebebasan : Islam memberikan kebebasan kepada individu untuk melakukan kegiatan ekonomi memiliki, dan menikmati hasil yang diperoleh dari usahanya. Namun. Islam memberikan aturan yang tegas. Setiap individu berhak untuk mendirikan, mengorganisir, dan mengelola perusahaan yang Negara tidak boleh campur tangan dalam semua kegiatan ekonomi. Misalnya usaha yang dilakukan adalah usaha yang halal dan sah, bukan usaha yang mengandung unsur Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 ekspliotasi terhadap orang lain. Kebebasan yang diberikan Islam kepada setiap individu bukanlah kebebasan mutlak, tetapi kebebasan yang diiringi dengan nilai-nilai syariat. Hak terhadap harta : Hak terhadap harta : Islam mengakui hak individu untuk memiliki harta. Islam memberikan kepada individu hak kepemilikan perorangan dan hak untuk menikmati kekayaannya. Islam mengikat hak-hak tersebut dengan ikatan moral supaya kekayaan tidak menumpuk pada satu . Misalnya mengeluarkan zakat Ketidaksamaan ekonomi dalam batas yang wajar Setiap individu dapat memiliki harta secara perorangan, membeli dan menjual hartanya menurut yang dikehendakinya tanpa batas. Individu mempunyai kuasa penuh terhadap hartanya dan bebas menggunakan sumber-sumber ekonomi menurut cara yang dikehendaki. Islam mengakui adanya ketidaksamaan ekonomi di antara orang perorangan dalam batas-batas yang wajar adil. Adanya orang kaya dan miskin dalam kehidupan merupakan sunnatullah. Orang kaya mempunyai kewajiban menyerahkan sebagian hartanya kepada orang miskin dalam bentuk zakat Persaingan bebas mengakibatkan munculnya semangat persaingan di antara individu-individu. Menimbulkan ketidakselaran dalam masyarakat. Kekayaan hanya dimiliki oleh sebagian kecil individu, mereka akan menggunakannya untuk kepentingan diri sendiri dan akan mengorbankan kepentingan masyarakat semata-mata untuk memenuhi kepentingan individu. Ketimpangan social Jaminan social Setiap individu mempunyai hak untuk hidup dalam Negara islam, setiap warga Negara dijamin untuk memperoleh kebutuhan pokoknya masing-masing. Menjadi tugas dan tanggung jawab Negara islam untuk menjamin setiap warga Negara dalam memenuhi kebutuhan sesuai dengan prinsip hak untuk hidup. Distribusi kekayaan secara meluas Konsentrasi kekayaan pada kaum kapitalis System ekonomi islam mencegah penumpukan kekayaan pada kelompok tertentu . rang kay. ia menganjurkan distribusi kekayaan kepada semua lapisan masyarakat. Misalnya kewajiban mengeluar Kesejahteraan individu dan masyarakat Kekayaan dan alat-alat produksi menumpuk pada sekelompok tertentu saja yakni orang yang memiliki kekuasaan dan modal yang besar. Islam mengakui kesejahteraan individu dan kesejahteraan social masyarakat yang saling melengkapi satu dengan lainnya bukan saling bersaing dan bertentangan di antara mereka. Islam meredakan konflik dan mewujudkan kemaslhatan Persaigan bebas di antara individu-individu akan mewujudkan tahap produksi dan tingkat harga pada tingkat yang wajar. Persaingan bebas akan mempertahankan tahap keuntungan dan upah pada tingkat yang sederhana dan rasional. Persaingan bebas Perbandingan Ekonomi Islam Dengan Ekonomi Kapitalisme Pertama. Rasionalitas dalam ekonomi konvensional adalah rational economics man yaitu tindakan individu dingap rasional jika bertumpu pada kepentingan diri sendiri . elf interes. yang menjadi satu-satunya tujuan bagi seluruh aktivitas. Ekonomi konvensional mengabaikan moral dan etika dan hanya sebatas kepentingan di dunia tanpa memikirkan kepentingan di akhirat. Sedangkan ekonomi Islam hendak membentuk manusia ekonomi yang berkarakter Islami atau Islamic economic man. Kedua. Tujuan utama ekonomi Islam adalah untuk mencapai falah di dunia dan akhirat, sedangkan ekonomi konvensional semata-mata kesejahteraan duniawi. Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 Ketiga. Islam lebih menekankan pada konsep need daripada want dalam menuju maslahah, karena need lebih bisa diukur daripada want. Menurut Islam, manusia mesti megendalikan dan mengarahkan want dan need sehingga dapat membawa maslahah dan bukan mudharat untuk kehidupan dunia dan akhirat. Keempat. Orientasi dari keseimbangan konsumen dan produsen dalam ekonomi konvensional adalah semata-mata untuk keuntungan. Semua tindakan ekonominya diarahkan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal. Jika tidak demikian justru dianggap tidak rasional. Lain halnya dengan ekonomi Islam yang tidak hanya ingin mencapai keuntungan ekonomi tetapi juga mengharapkan keuntungan rohani dan al-falah. Keseimbangan antara konsumen dan produsen dapat diukur melalui asumsi-asumsi secara keluk. Tabel Perbedaan Ekonomi Islam yang diterapkan oleh Rasulullah SAW dengan Ekonomi Kapitalisme yang diterapkan oleh Adam Smith. Dampak Kapitalisme Penjajahan : dikarenakan terdorong mencari bahan baku dan mencari pasar baru untuk memasarkan hasil produksinya kapitalisme memasuki petualangan penjajahan terhadap semua bangsa. Pada mulanya dalam bentuk penjajahan ekonomi pola pikir politik dan Kemudian memperbudak semua bangsa dan mengeksploitasi tenaga-tenaga produktif demi kepentingan penjajahan. Egoistik : Dalam sistem kapitalisme individu dan sekelompok kecil pribadi mendominasi pasar untuk mencapai kepentingan sendiri tanpa menghargai kebutuhan masyarakat dan menghormati kepentingan umum. Terlalu berpihak kepada hak milik pribadi : Kapitalisme terlalu mengagungkan hak milik Sedangkan komunisme malah menghilangkan hak milik pribadi. Perampasan tenaga produktif : Kapitalisme membuat para tenaga kerja sebagai barang komoditas yg harus tunduk kepada hukum permintaan dan kebutuhan yg menjadikan dia sebagai barang yg dapat ditawarkan tiap saat. Pekerja ini bisa jadi sewaktu-waktu diganti dgn orang lain yg upahnya lbh rendah dan mampu bekerja lbh banyak dan pengabdiannya lbh Riba : Sistem kapitalisme tegak di atas landasan riba. Sedangkan riba merupakan akar penyakit yg membuat seluruh dunia menderita. Tidak bermoral : Kapitalisme memandang manusia sebagai benda materi. Karena itu manusia dijauhkan dari kecenderungan ruhani dan akhlaknya. Bahkan dalam sistem kapitalisme antara ekonomi dan moral dipisahkan jauh-jauh. Kapitalisme Dalam Perspektif Ekonomi Islam Islam tidak membenarkan adanya kelas-kelas masyarakat dan mencegah pemusatan kekayaan hanya di kalangan sekelompok kecil orang kaya sebagaimana yang ada dalam kapitalisme. Seperti yang di tuliskan dalam AlQurAoan . : . Artinya: Apa saja harta rampasan . yang diberikan Allah kepada RasulNya . ari harta bend. yang berasal dari penduduk kota-kota Maka adalah untuk Allah, untuk rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang Kaya saja di antara apa yang diberikan Rasul kepadamu. Maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu. Maka tinggalkanlah. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya. Islam menentang pula adanya perbedaan yang menyolok dalam hal kekayaan seperti yang terdapat dalam kapitalisme. Lebih dari satu ayat dalam alQurAoan yang menentang adanya kekayan yang berlebih-lebihan dan orang-orang yang hidup bermewah-mewah. Artinya: Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang Telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang Telah mereka (QS. 11: . Maksudnya: apa yang mereka usahakan di dunia itu tidak ada pahalanya di Walaupun demikian. Islam tidak menentang orang kaya asalkan dia dapat menguasai dirinya. Islam menjelaskan bahwa kekayaan itu tidak dicari untuk sekedar dikumpulkan tetapi dicari untuk Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 berbakti kepada Allah dan untuk melaksanakan perbuatan yang baik, yang bermanfaat dan penuh kasih sayang. Ini menunjukkan bahwa makna kekayaan dalam Islam sangat berbeda dengan makna yang terdapat dalam sistem ekonomi materialistik dan kapitalisme. Sistem tersebut menganggap bahwa kekayaan sebagai kekuatan ekonomi dan sebagai alat untuk mendapatkan kekuasaan. Dalam pola ekonomi kapitalis dikenal adanya prinsip-prinsip kebebasan individu tanpa batas, adanya kelas-kelas dan eksploitasi kaum proletar yang berlebih, serta adanya pasar bebas. Islam mempunyai pola ekonomi yang berbeda dengan pola ekonomi kapitalis. Sistem perekonomian kapitalis lebih cenderung pada sistem perekonomian sistem pasar liberal . Sistem ini membiarkan pasar berjalan dengan sendirinya sesuai dengan hukum pasar . aissez-fair. tanpa melibatkan campur tangan pihak-pihak tertentu, termasuk pemerintah. Mereka percaya, pasar dapat menjawab tiga permasalahan perekonomian . pa, bagaimana, dan untuk siapa barang atau jasa diproduks. dengan baik . fektif dan efisie. Arti Penting Ilmu Ekonomi Islam Ilmu ekonomi pada dasarnya adalah ilmu tentang perilaku manusia, karena aktivitas ekonomi adalah aktivitas manusia, maka analisis dalam ilmu ekonomi harus mendasarkan diri pada perilaku Ilmu sosial pada umumnya percaya bahwa perilaku manusia seringkali adalah rumit, tidak sempurna, terbatas, self contradictory dan unpredictable. Sebaliknya, ilmu ekonomi menggunakan model perilaku manusia yang disebut homo economicus . conomic ma. , yang secara luar biasa menyederhanakan perilaku manusia sebagai individu ekonomi yang memiliki sifat-sifat berikut: Perfect self-interest. Perfect rationality, dan Perfect information. Di samping itu bahwa ilmu ekonomi menurut beberapa ahli adalah ilmu yang mempelajari perilaku-perilaku manusia bagaimana melakukan tindakan pemilihan terhadap berbagai alternatif yang mungkin ada ketika dihadapkan pada masalah kelangkaan sehingga tercapai kesejahteraan. Dengan demikian, dapat diketahui bahwa mempelajari ilmu ekonomi tidak akan lepas dari belajar ilmu perilaku. Ekonomi Islam dibangun atas dasar aksioma atau keyakinan-keyakinan yang menajadikan dasar peril manusia. Aksioma aksioma tersebut, seperti yang dikutip dari buku Ekonomi Islam Bank Indonesia, yaitu: Kehidupan yang sesungguhnya adalah akhirat, yaitu kehidupan setelah kematian di dunia. Pemikiranakal manusia adalah terbatas, dan sumber informasi yang sempurna hanyalah Alquran dan hadis. Kehidupan akhirat merupakan akhir pembalasan . kehidupan dunia. Kehidupan akhirat dipercaya bukan merupakan hidup baru yang terlepas dari kehidupan di dunia melainkan kelanjutan dari hidup di dunia. Kehidupan akhirat merupakan masa pembalasan yang seadil-adilnya terhadap setiap perbuatan yang pernah dilakukan di dunia. Pemikiran akal manusia adalah terbatas, dan sumber informasi yang sempurna hanyalah Alquran dan hadis. Manusia yang berakal sehat . lul alba. , menurut Islam, adalah mereka yang mampu menggabungkan antara zikir dan pikir. Berzikir artinya selalu mengingat petunjuk dari Allah SWT dan Rasul-Nya dalam setiap sendi kehidupan, sedangkan berpikir artinya selalu menggunakan analisis yang logis dan mendalam dalam memutuskan hal-hal yang berurusan dengan duniawi. Urgensi ilmu ekonomi Islam dapat dianalisis dari dua kriteria yang sebelumnya telah dijelaskan, yakni kriteria hadd dan fashl. Selain itu, terdapat juga perbedaan konsep rasionalitas yang terdapat dalam ilmu ekonomi konvensional. Konsep rasionalitas tersebut merujuk pada sikap self-interest yakni sikap manusia yang hanya mengedepankan kepentingan pribadinya sendiri untuk mendapatkan keuntungan. Jika sikap ini terus dilestarikan, maka akan menimbulkan konflik dengan social interest. Sementara itu, dalam Islamic worldview tidak hanya mementingkan eksistensi personal, tetapi juga universal atau disebut juga konsep huquq. Dengan demikian, segala keputusan dalam mengalokasikan sumber daya yang terbatas akan menciptakan mashlahah dan menghilangkan marsadan. Jurnal Kajian Ekonomi dan Kebijakan Publik. Vol. Juli 2022 KESIMPULAN DAN REKOMENDASI Perbedaan ekonomi islam dan ekonomi kapitalis mempunyai ciri khusus yang dimana ekonomi islam menjadi jalan lain untuk peradaban yang lebih baik. Namun demikian, penerapan ekonomi islam masih banyak kendala dan belum banyak Negara yang memakai system ekonomi Pemerintah seagai pemegang kebijakan hingga mindset masyarakat yang sudah nyaman dengan system kapitalis. Untuk mengubah pola pikir masyarakat yang sudah terlanjur mendarah daging tentang konsep ekonomi kapitalis dibutuhkan kesabaran dan kegigihan yang kuat. Penerapan ekonomi Islam harus menyeluruh, walaupun dilakukan secara bertahap. Jihad untuk menegakkan teori ekonomi Islam harus dimulai dari sekolah-sekolah dasar hingga perguruan Karena selama ini buku-buku pelajaran yang diajarkan adalah teori ekonomi kapitalis DAFTAR PUSTAKA