ANALISIS PENERAPAN TARGET COSTING UNTUK PENGENDALIAN BIAYA SERVICE ( Studi Kasus Pada CV. Mahakam Jaya Safety ) Oleh : Widya Lestari Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda Email : widyalestari318@gmail. ABSTRACT Target costing is determining the expected cost of a product based on competitive prices, so that the product will be able to obtain the expected profit. This study aims to find out the process of cost control service using target costing system and its impact on corporate profits. The research was conducted on the CV. Mahakam Jaya Safety which is located in the village of Sungai Pinang in Jl. A proclamation no. 78 Samarinda. CV. Mahakam Jaya Safety is one of the companies engaged in services which service tube fire extinguishers or a fire extinguisher. Pursuant to the results of research conducted, the authors conclude that the presence of target costing, the company can exercise control over the cost better than the method which has been used by the company. Proven by an increase in profits from the company. Keywords : Target Costing PENDAHULUAN Tantangan timbulah perbedaan harga. Dari perbedaan harga pengusaha dalam bidang jasa salah satunya tersebut maka manajemen perlu menganalisis dalam usaha service tabung apar saat ini adalah biaya service dan perencanaan agar harga dapat dalam meningkatkan keunggulan kompetitif Hal ini disebabkan karena persaingan yang sangat tajam dan ketat, saat ini khususnya di wilayah Samarinda. Kalimantan Timur. Karena sekarang ada lebih dari sepuluh perusahaan yang bergerak dibidang jasa service tabung apar. Dengan adanya pesaing maka akan Target costing lebih menguntungkan secara sistematis dan efektif bila diterapkan dalam perencanaan. Dikarenakan perusahaan dapat meminimalkan biaya dalam proses service dan dapat mencapai tujuan perusahaan dalam berfungsi menyajikan informasi kuantitatif yang pada dasarnya bersifat keuangan dari suatu satuan usaha atau organisasi tertentu, informasi tersebut akan dapat dipakai oleh pihak eksternal maupun pihak internal untuk pengambilan keputusan Ay rangka meningkatkan laba perusahaan, yang pada akhirnya dapat membawa dampak terhadap tingkat harga yang kompetitif. Dasar pengunaan konsep target costing dalam masalah ini, karena kekuatan pasar memberi pengaruh besar terhadap tingkat harga, salah satu contohnya perusahaan yang menjadi bahan penelitian ini yaitu CV. Mahakam Jaya Safety. MJS yang bergerak dibidang jasa service Akuntansi manajemen timbul tabung apar, dalam menentukan harga melihat karena akibat adanya kebutuhan akan Terbukti membantu manajemen dalam memimpin perusahaan di samarinda, terdapat perbedeaan suatu perusahaan yang semakin besar harga yang menjadi penyebab dan semakin kompleks. Menurut Sucipto Berdasarkan atas fenomena yang telah diuraikan di atas, maka penulis meneliti tentang bagaimana pengendalian biaya service melalui penerapan Target Costing dapat mempengaruhi Laba Perusahaan pada CV. Mahakam Jaya Safety. Adapun tujuan penelitian adalah untuk merupakan suatu sistem informasi yang mana dengan informasi ini manajemen dapat mengambil keputusan-keputusan kegiatan-kegiatan Ay mengetahui bagaimana sistem penerapan target costing pada CV. Mahakam Jaya Safety, dan Rudianto dalam Duward . pengaruh laba setelah penerapkan target costing. Akuntansi manajemen merupakan Au sistem alat, yang informasi ditujukan kepada pihak- pihak internal organisasi. DASAR TEORI Akuntansi Manajemen Pengertian Akuntansi Manajemen Dipandang dari segi aspek informasi seperti manajer keuangan, manajer produksi, pengambilan keputusan internal organisasi. Ay Maka dari itu akuntansi manajemen adalah informasi akuntansi yang dilakukan intern menurut R. Supriyono dalam Sucipto . akuntansi dapat didefinisikan sebagai berikut : mengindentifikasi, pengendalian, evaluasi dan pengambilan keputusan. "Akuntansi adalah aktivitas yang Konsep Biaya a. dikeluarkan untuk memproduksi atau menyerahkan produk / jasa. Pengambilan keputusan khusus Pengambilan keputusan khusus menyangkut masa yang akan Oleh karena itu informasi pengambilan keputusan selalu berhubungan dengan informasi masa yang akan datang. Pengertian Akuntansi Biaya Akuntansi secara garis besar dapat dibagi menjadi dua tipe yaitu akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen. Akuntansi biaya bukan merupakan dari tipe akuntansi itu sendiri melainkan terpisah dari dua tipe tersebut, namun merupakan bagian dari keduanya. Mulyadi . menyatakan bahwa : Pengertian biaya Auakuntansi biaya adalah proses pencatatan. Telah disebutkan sebelumnya bahwa penggolongan. Peringkasan dan penyajian biaya pembuatan dan penjualan produk / jasa, dengan digolongkan, diringkas, dan disajikan oleh cara-cara tertentu, serta penafsiran terhadapnya. akuntansi biaya. Menurut Mulyadi . Objek kegiatan akuntansi biaya adalah biaya. Ay Dalam arti luas Au biaya adalah pengorbanan Proses sumber ekonomi, yang di ukur dalam satuan peringkasan dan penyajian, serta penafsiran uang, yang terjadi atau yang kemungkinan akan informasi biaya adalah tergantung untuk siapa terjadi untuk tujuan tertentu. Ay proses tersebut ditunjukan. Dalam hal ini proses Hansen dan Mowen dalam Udin . mengemukakan bahwa : Au biaya adalah kas atau Dengan nilai ekuivalen kas yang dikorbankan untuk demikian akuntansi biaya dapat merupakan barang atau jasa yang diharapkan membawa bagian dari akuntansi keuangan. keuntungan masa ini dan masa datang untuk Proses akuntansi biaya dapat ditujukan Ay pula untuk memenuhi kebutuhan pemakai dalam Sunarto Udin Dalam hal ini akuntansi biaya harus mengatakan bahwa : Au biaya adalah harga pokok atau bagiannya yang telah dimanfaatkan atau Dengan demikian akuntansi biaya dikonsumsi untuk memperoleh pendapatan. Ay merupakan bagian dari akuntansi manajemen. Muqodim Udin Menurut Mulyadi . akuntansi biaya mengatakan bahwa : Au biaya adalah aliran keluar memiliki tiga tujuan pokok yaitu : atau penggunaan aktiva, atau terjadinya utang . Penentuan biaya produk Umumnya ditunjukan untuk memenuhi kebutuhan pihak luar perusahaan dan untuk memenuhi kebutuhan manajemen . Pengendalian biaya Pengendalian didahului dengan penentuan . tau kombinasi di antara keduany. dari penyerahan atau produksi barang, penyerahan jasa atau pelaksanaan kegiatan utama suatu Ay Klasifikasi Biaya Klasifikasi biaya yang sering dilakukan untuk menyajikan informasi biaya dikemukakan jual atau dikonsumsi, maupunbiaya pelaksanaan atau pemberian jasa/pelayanan. Ay oleh Sugiri dalam Udin . sebagai Garrison. Noreen, dan Brewer dalam Udin . Au biaya produksi dibagi ke dalam Klasifikasi biaya berdasarkan fungsi perusahaan Klasifikasi biaya berdasarkan dengan pendapatan Klasifikasi biaya berdasarkan dapat ditelusuri ke objek biaya Klasifikasi biaya berdasarkan perubahan volume kegiatan Klasifikasi biaya berdasarkan kemampuan manajer untuk Klasifikasi biaya berdasarkan pengambilan keputusan Klasifikasi biaya berdasarkan dampak keputusan terhadap kas keluar tiga kategori besar, yaitu : bahan langsung/bahan baku . irect materia. , tenaga kerja langsung . irect labo. , dan biaya overhead pabrik . anufacturing overhea. Ay Mulyadi . Au biaya dua kelompok biaya antara lain biaya produksi & biaya non produksi . iaya pemasaran, biaya dan umum. Ay Biaya non produksi digunakan untuk tambahan pada biaya produksi untuk menghitung total biaya produk. Pengendalian Biaya Manajemen seringkali memerlukan data Udin mengemukakan bahwa : Au biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk mengolah bahan kontrak penjualaan disetujui. Data biaya seperti Udin Athena Au Pengendalian biaya adalah tindakan yang dilakukan untuk mengarahkan aktivitas agar tidak menyimpang dengan tujuan yang telah baku menjadi produk selesai. Ay Munawir sebelum produksi dilakukan atau sebelum untuk pengendalian biaya. Trisnawati dalam Pengertian Biaya Produksi Sutrisno biaya, baik mengenai sifat maupun jumlanya, ditentukan di muka salah satu tujuannya adalah Biaya produksi pengumpulan biaya - biaya produksi yang administari & umum, dl. biayaAebiaya kegiatan pemasaran dan kegiatan administrasi Menurut Mulyadi . Au dalam pembuatan produk atau penyerahan jasa terdapat dikeluarkan untuk kegiatan non produksi, seperti Metode Pengumpulan Biaya Biaya Non Produksi ditetapkan sebelumnya. Ay mengungkapkan bahwa : Au Biaya produksi Target Costing . roduction cos. adalah biaya-biaya yang Pengertian Target Costing berkaitan dengan pengolahan . atau Menurut Mulyadi dalam Lucky . mengubah bahan baku menjadi barang yang siap menjelaskan bahwa Au target costing adalah suatu metode penentuan biaya produk atau jasa yang didasarkan pada harga yang diperkirakan dapat diterima oleh konsumen. Ay Orientasi daur hidup produk Tahap Ae tahap pelaksanaan target costing Menurut Supriyono dalam Udin . Menurut Wiguna dan Sormin dalam Heri . Au target costing adalah penentuan biaya yang diharapkan untuk suatu produk Adapun tahap-tahap dari pelaksanaan/proses target costing yang dibagi menjadi 5 tahap, yaitu : Perencanaan korporasi. berdasarkan harga yang kompetitif, sehingga Pengembangan Proyek Produk Baru produk tersebut akan dapat memperoleh laba Tertentu. yang diharapkan. Ay Menurut Sulastiningsih Penentuan Rencana Dasar Untuk Zulkifli Produk Baru Tertentu. menjelaskan bahwa Au target costing menentapkan biaya target sebagai biaya standar. Ay Tidak hanya itu target costing digunakan selama Rencana Pemindahan Produk. Langkah Ae langkah dalam proses target Menurut Blocher. Chen dan Lin dalam pemilihan produk dan proses desain yang akan Rancangan Produk. Lucky . terdapat lima tahap dalam pengimplementasikan target costing, antara lain : Menentukan harga pasar diproduksi pada biaya yang diijinkan dan pada Menentukan suatu tingkat laba yang dapat diterima serta Costin. dengan perhitungan yaitu Prinsip Ae Prinip Target Costing Menghitung biaya target (Target volume penjualan dan tingkat fungsionalitas. Witjaksono memberikan perkiraan harga pasar produk. Menurut harga jual target dikurang dengan laba Arwina . , dalam tahap proses target costing ini. Menggunakan rekayasa nilai ( value ada enam prinsip utama yang harus diperhatikan Engineering ) dalam mengimplementasikan metode target Menghitung Drifting Cost . iaya costing sebagai pondasi utama atau sebagai karakteristik dari metode tersebut, antara lain : Harga Menentukan Biaya atau price led costing. Fokus pada konsumen/pelanggan. Fokus pada desain produk dan desain Kendala Penerapan target costing Dari uraian di atas dapat dibayangkan bahwa penerapan target costing ternyata tidak Adanya kendala yang kerap dikeluhkan oleh perusahaan yang mencoba menerapkan Cross Functional Team Melibatkan Rantai Nilai target costing. Menurut Witjaksono dalam Henry . kendala-kendala dikeluhkan oleh perusahaan yang mencoba Pengertian Laba menerapkan target costing: Menurut Juniarti dan Corolina dalam Konflik antara kelompok dan Hery . Au laba merupakan salah satu antar anggota kelompok informasi potensial yang terkandung di dalam Karyawan yang mengalami laporan keuangan dan yang sangat penting bagi pihak internal maupun eksternal perusahaan. Ay target penyelesaian pekerjaan. Menurut Suraji dalam Agustina . Au laba Target waktu penyelesaian atau pendapatan adalah hasil yang diperoleh dari yang mencoba menerapkan kegiatan operasi perusahaan pada periode tertentu di bidang usaha. Ay Sulitnya Laba Target Laba target atau laba yang diinginkan Menurut Sulastiningsih & Zulkifli faktor penentu keberhasilan . Au untuk mewujudkan laba target ini target costing. Konsep Laba customer value. Ay Dalam rangka balance-score Definisi Laba card, kinerja finansial atau financial retur dapat Laba yang berhasil dicapai oleh suatu tercapai, jika perusahaan mampu menghasilkan perusahaan merupakan salah satu ukuran kinerja customer value atau mengasilkan produk yang dan menjadi pertimbangan oleh para investor mengandung nilai bagi customer. Menurut atau kreditur dalam pengambilan keputusan Sulastiningsih & Zulkifli . Au customer value ini dapat diwujudkan jika perusahaan memberikan tambahan kredit. Menurut Riyanto dalam Heri . mengemukakan bahwa Au Perusahaan yang melaporkan laba yang tinggi tentu akan yang menanamkan modalnya karena ia akan mendapatkan dividen atas tiap kepemilikan Demikian pula halnya dengan kreditur, ia akan merasa yakin bahwa ia akan menerima pengembalian pokok pinjaman yang telah diberikan kepada Ay mampu menciptakan proses bisnis internal yang Ay Menurut Sulastiningsih & Zulkifli . Au proses bisnis yang bebas cacat akan terwujud jika perusahaan mempunyai pegawai yang dapat diberdayakan secara optimal. METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini dititik beratkan pada produksi/service tabug pemadam. Data yang diperlukan dalam penelitian ini sebagai berikut : Gambaran Umum Perusahaan dari CV. Mahakam Jaya Safety Struktur Organisasi Perusahaan dari CV. Mahakam Jaya Safety hasil analisis pasar. Laba target : Profit Proses service tabung pemadam Dalam sebuah penelitian alat analisis dan biasanya menentukan profit berdasarkan atas harapan pemasalahan yang dihadapi dapat diukur dan tingkat pengembalian atas dipecahkan begitu pula dalam penelitian ini. Sehubungan dengan permasalahan yang menjadi perusahaan tersebut dalam objek penelitian yaitu Apakah pengendalian biaya service melalui penerapan Target Costing terhitung dari bulan July sampai Desember 2015 dapat mempengaruhi Laba Perusahaan pada CV. Mahakam Jaya Safety, menggunakan alat analisis sebagai berikut dapat dirumuskan sebagai berikut : HASIL PENELITIAN Penyajian Data Biaya Produksi & Non Produksi Au Biaya target = Harga Jual Target Ae Laba Target Ay Jenis-jenis dikeluarkan oleh perusahaan yaitu meliputi biaya Dengan klasifikasi sebagai berikut: bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya overhead Harga jual target : Harga jual produk yang pabrik, serta biaya nonproduksi perusahaan yang dapat diterima konsumen. terdiri dari biaya administrasi, biaya pemasaran. Harga ini didapatkan oleh Berikut ini merupakan harga pokok produksi dari CV. Mahakam Jaya Safety yaitu sebagai berikut. Tabel 1. : Perhitungan Biaya Service / Kg BIAYA PRODUKSI Dry Powder ( dalam rupiah ) Foam Af Co. 10,167 BTK 9,323 BOP 8,599 28,088 Biaya administrasi dan umum Biaya pemasaran BIAYA NON PRODUKSI Biaya tenaga kerja tidak langsung TOTAL BIAYA PER kg Sumber : CV. Mahakam Jaya Safety Samarinda, 2016 Penentuan Target Costing Setelah Dilakukan Target Costing. Terlihat jelas bahwa telah terjadi penurunan biaya atas biaya service. Tabel 2. : Perhitungan Biaya Service / Kg setelah Value Engineering BIAYA PRODUKSI Dry Powder BTK BOP BIAYA NON PRODUKSI Biaya administrasi dan umum Biaya pemasaran Biaya tenaga kerja tidak langsung TOTAL BIAYA PER kg Sumber : Hasil diolah, 2016 ( dalam rupiah ) Foam Af Co. Perbandingan Pendapatan Menurut Perusahaan dan Target Costing. Tabel 3. : Perbandingan Pendapatan Keterangan Menurut Perusahaan Target Costing Penjualan (Juli - Desember 2015 ) Rp 1. Rp 1. 861,000 Biaya Produksi ( Juli - Desember 2. ( Rp 661. ( Rp 606. Biaya NonProduksi ( Juli - Desember 2. ( Rp 129. ( Rp 121. PPN 10% ( Rp. ( Rp. Laba Operasi Rp. Rp. ROS NALISIS & PEMBAHASAN PENUTUP Perolehan laba perusahaan sebelum KESIMPULAN menerapkan target costing pada tabel 3 dapat disimpulkan yaitu penjualan selama 6 bulan sebesar Rp. 000 dikurangi dengan biaya produksi sebesar Rp. dikurangi kembali dengan biaya non produksi sebesar Rp. 000 maka perolehan pendapatan perusahaan sebelum pajak yaitu sebesar Rp. dari pendapatan tersebut perusahaan mengeluarkan PPN 10% sebesar Rp. Maka pendapatan bersih perusahaan dalam waktu 6 bulan sebesar Penerapan target costing pada CV. Mahakam Jaya Safety memberikan dampak positif pada laba yang didapat. Dengan menekan biaya produksi. CV. MJS yang awalnya mendapat presentase laba 46% dari seluruh penjualan terhitung dari bulan juli mengalami peningkatan sebesar 1% walaupun peningkatan yang dimiliki tidak telalu tinggi tetapi sudah cukup untuk mengoptimalkan laba. SARAN Perolehan laba perusahaan setelah menerapkan target costing tertera pada tabel 3 Adapun saran-saran yang dapat penulis dengan penjualan yang diterima perusahaan berikan sehubungan dengan hasil kesimpulan dari bulan Juli sampai Desember 2015 sebesar adalah sebagai berikut : Rp. 000, dikurang dengan biaya Disarankan produksi sebesar Rp. 343, biaya non menerapkan target costing sebagai sistem produksi sebesar Rp. 000, dan pajak pengendalian biaya service. keluar sebesar Rp. 166, maka total pendapatan yang diterima MJS yaitu Rp. Presentase menggunakan ROS sebesar Rp. Maka jika dibandingkan dengan presentase ROS sebelum penerapan target costing yaitu 46% dan setelah menerapkan target costing yaitu 47% maka dapat diputuskan bahwa perusahaan MJS Presentase engineering mengalami peningkatan sebesar Disarankan pula agar perusahaan perlu memperhatikan masalah yang ditimbulkan akibat pemotongan bonus teknisi. Dengan karyawan agar karyawan termotivasi dalam bekerja. DAFTAR PUSTAKA