JOISIE Journal Of Information System And Informatics Engineering Vol. No. Desember 2023. Hlm 276-286 p- ISSN: 2503-5304 e- ISSN: 2527-3116 PERANCANGAN UI/UX WEBSITE SMA PGRI 268 PANGKALAN KERSIK MENGGUNAKAN METODE HUMAN CENTERED DESIGN Nawfal Septamuyassar. Dwi Rosa Indah. Dedy Kurniawan. Fakultas Ilmu Komputer. Universitas Sriwijaya. Jalan Palembang-Prabumulih. KM 32 Inderalaya,Kabupaten Ogan Ilir. Sumatera Selatan email: 09031382025156@student. id, indah812@unsri. id, dedykurniawan@unsri. 1,2,3 Abstract In this era of rapid technology, websites are used as a medium for disseminating information quickly and effectively for several agencies, including the world of education. PGRI 268 Pangkalan Kersik High School is one of the schools that implements a website in disseminating information about the school, new student registration, and other information. PGRI 268 Pangkalan Kersik High School already has a previous website, but the website is considered not good in terms of appearance and features based on interviews with students, alumni and the school. Therefore, the school wants to update the website with a new design design with an attractive appearance and easier to use. The research method used is Human Centered Design based on ISO 9241-210: 2019 which has activities to understand and determine the user context, determine user needs, produce design solutions, and finally evaluate the design. Usability Testing is carried out using the System Usability Scale (SUS) The purpose of this research is to produce a website-based prototype design display. Keywords: User Interface. User Experience. Human Centered Design. System Usability Scale. Website Abstrak Pada era teknologi yang pesat seperti sekarang ini, website dijadikan sebagai media dalam penyebaran informasi yang cepat dan efektif bagi beberapa instansi, termasuk dunia pendidikan. Sekolah SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik adalah salah satu sekolah yang menerapkan website dalam penyeberan informasi tentang sekolah, pendaftaran siswa baru, maupun informasi lainnya. SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik sudah memiliki website sebelumnya, namun website tersebut dirasa kurang baik dari segi tampilan dan fitur berdasarkan wawancara dengan siswa, alumni dan pihak sekolah. Oleh sebab itu pihak sekolah ingin memperbaharui website dengan rancangan desain baru dengan tampilan yang menarik dan lebih mudah digunakan. Metode penelitian yang digunakan yaitu Human Centered Design berdasarkan ISO 9241-210 : 2019 yang memiliki aktivitas memahami dan menentukan konteks pengguna, menentukan kebutuhan pengguna, menghasilkan solusi desain, dan terakhir mengevaluasi desain. Untuk Usability Testing dilakukan menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan sebuah tampilan prototype design berbasis Kata Kunci : User Interface. User Experience. Human Centered Design. System Usability Scale. Website PENDAHULUAN Di era masyarakat modern, akses terhadap teknologi dan informasi sudah tidak dapat dipisahkan lagi dari dampak globalisasi, menggunakan teknologi semakin meningkat. Ini membuktikan jika kemudahan terhadap akses teknologi dan informasi berkembang dengan sangat cepat (Adhiya Adha et al. Website bisa dibilang salah satu revolusi sebuah kemajuan teknologi pada teknologi internet. Dengan adanya website ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menyebarkan informasi secara cepat, murah dan juga efektif (Purnamasari & Syakti, 2. SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik adalah salah satu sekolah yang menerapkan sistem informasi berupa website. Berdasarkan wawancara dengan pihak SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik, siswa, dan alumni SMA 277 | Jurnal JOISIE. Volume 7. Nomor 2. Desember 2023 tersebut pada bulan September 2023, ada beberapa permasalahan dalam website Menurut pihak sekolah, tampilan dari website ini jika perlu dibuat lebih sederhana lagi dan menarik serta mudah digunakan, untuk bisa menarik pengguna. Kemudian dari alumni mengatakan warna dari desain website ini terlalu gelap. Untuk pengalaman pengguna, siswa mengatakan sedikit kesulitan dalam penggunaan website ini terhadap tampilan yang ada pada fitur website ini. Ada beberapa metode pengembangan atau pendekatan untuk user interface, salah satunya HCD (Human Centered Desig. HCD adalah metodologi desain yang berpusat pada manusia yang kemudian mengadaptasi proses desain dan pengembangan yang berbeda sesuai pada konteks yang ada (Ergonomics Human-System Interaction-Human-Centred Design for Interactive Systems, 2. Pendekatan HCD adalah metode yang sesuai untuk kebutuhan pengguna (Widyono et al. , 2. Metode ini digunakan karena fokus dari penelitian ini adalah pengguna atau manusianya itu sendiri sebagai pengguna Menurut (Ergonomics of Human- System Interaction-Human-Centred Design for Interactive Systems, 2. terdapat beberapa aktivitas menurut, yaitu memahami dan menentukan konteks dari pengguna, menentukan kebutuhan pengguna, menghasilkan solusi desain, dan evaluasi Dengan melibatkan manusia, dalam hal ini pengguna dan pemangku kepentingan, sehingga kebutuhan dan kepuasan mereka dapat terpenuhi dan tujuan organisasi yang tercapai(Rahmah et al. , n. Metode HCD ini berfokus pada pengguna, kebutuhan mereka, dan aspek ergonomis, ilmiah dan teknis terkait (Firantoko et al. , 2. Menurut (Rohmah et al. , 2. Human-Centered Design mempunyai proses iterasi. Tujuan iterasi adalah untuk mengurangi sebuah kegagalan yang hasilnya akan sesuai dengan harapan dari pengguna. Metode ini digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang umum terjadi pada manusia untuk mendapatkan solusi yang berpusat pada pengguna sehingga hasil yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan. (Salsabilah et al. , 2. Metode Human-Centered Design dapat memberikan solusi desain sesuai dengan kebutuhan pengguna (Farid Muzayyani et al. Metode ini berorientasi pada pengguna dan didasarkan pada kemampuan dan kebutuhan pengguna (Larasati et al. , 2. Perancangan user experience telah mendapat perhatian besar di dunia modern (Handayani & Hendra Mayatopani, 2. Untuk memberikan layanan yang sesuai dengan harapan pengguna, diperlukan desain user experience (UX). Desain UX memiliki tujuan supaya aplikasi bisa memberikan pengalaman pengguna yang baik dan meningkatkan efektivitas aplikasi. (Isadora et , n. Berdasarkan latar belakang diatas, dan berdasarkan permasalahan yang telah uraikan, maka dari itu penulis ingin mengangkat sebuah judul AuPerancangan UI/UX Website SMA PGRI PANGKALAN KERSIK Menggunakan Metode Human Centered DesignAy. METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini, material penelitian yang akan dilakukan terdiri dari objek penelitian, subjek penelitian, dan proses pengumpulan data. Objek pada penelitian ini ialah merancang ulang user interface dan user experience website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik. Subjek pada penelitian ini ialah siswa dan guru SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik. Data dalam tugas akhir ini dikumpulkan dengan wawancara dan observasi langsung di lokasi penelitian. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Human Centered Design sebagai metode perancangan interface. Adapun tahapan yang dilakukan pada penelitian ini akan menggunakan metode HCD berdasarkan ISO 9241-210 : 2019 yaitu memahami dan menentukan konteks pengguna, menentukan kebutuhan pengguna, menghasilkan desain solusi, dan mengevaluasi desain. Ilustrasi tahapan tersebut dapat dilihat dalam gambar dibawah ini : Septamuyassar. Perancangan UI/UX Website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik Menggunakan Metode Human Centered Design,276-286 . kebutuhan pengguna, kemudian membuat desain solusi, dan terakhir adalah evaluasi Berikut penjelasan tahapan metode Human Centered Design. 1 MENETUKAN PENGGUNA KONTEKS Dalam tahapan ini, peneliti akan melakukan riset untuk menentukan dan mengevaluasi awal konteks penggunaan website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik. Dalam tahapan ini peneliti melakukan studi literatur dan wawancara terhadap pengguna dan stakeholder yang ada. Gambar 1. Tahap Penelitian Gambar 1 adalah tahapan dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Adapun rincian dari tahapan penelitian yang akan dilakukan oleh penulis akan diuraikan dibawah ini. 1 ANALISIS PERMASALAHAN Pada tahapan ini, peneliti melakukan analisis terkait permasalahan yang ada pada lokasi objek penelitian. Peneliti nantinya melakukan wawancara dengan pihak terkait untuk mendapatkan detail permasalahan yang dialami pengguna terkait website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik. 2 STUDI LITERATUR Dalam tahapan ini dilakukan studi literatur menggunakan metode HCD. Studi literatur yang dilakukan penulis melalui bahan bacaan baik jurnal, buku, skripsi, atau media lainnya yang mendukung penulis untuk menerapkan metode HCD ini sebagai metode yang tepat yang digunakan dalam penelitian terhadap perancangan ulang UI/UX website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik. 3 METODE DESIGN HUMAN CENTERED Dalam tahapan ini, peneliti memasuki tahapan untuk membuat rancangan ulang UI/UX website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik menggunakan metode Human Centered Design (HCD). Adapun tahapan metode HCD berdasarkan ISO 9241-210: 2019 diawali dengan memahami dan menentukan 2 MENENTUKAN PENGGUNA KEBUTUHAN Selanjutnya dalam tahapan ini peneliti akan mengidentifikasikan persyaratan atau kebutuhan dari pengguna berdasarkan hasil wawancara pada tahapan sebelumnya. Pada tahap ini akan berisi kebutuhan pengguna seperti kebutuhan fitur tampilan dan sebagainya yang berkaitan dengan kebutuhan 3 MENGHASILKAN SOLUSI DESAIN Setelah menentukan kebutuhan pengguna, peneliti akan melakukan perancangan desain solusi berupa prototype antarmuka pengguna menggunakan software yang bernama figma. Perancangan desain antarmuka dibuat berdasarkan hasil dari tahapan sebelumnya. Tahap ini memiliki tujuan untuk melihat interaksi pengguna dengan sistem yang ada. MENGEVALUASI DESAIN Dalam tahapan ini, peneliti akan menguji desain yang telah dibuat sebelumnya dengan menggunakan figma untuk membantu pengguna mengevaluasi desain yang telah dibuat melalui pengujian usability testing. 4 SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) Metode System Usability Scale (SUS), pertama kali dikembangkan oleh John Brooke pada tahun 1986, adalah metode untuk menilai kegunaan salah satu dari mereka di halaman SUS tidak memerlukan perhitungan yang rumit dan memakan waktu dengan skor 0 hingga 100 (Aisyah et al. , 2. Dalam 279 | Jurnal JOISIE. Volume 7. Nomor 2. Desember 2023 metode SUS terdapat 10 instrumen pertanyaan seperti pada tabel dibawah : Tabel 2. Intepretasi nilai SUS Tabel 1. Instrumen Pertanyaan SUS Items In Indonesian Saya akan menggunakan sistem ini lagi Saya merasa sistem ini rumit digunakan Saya merasa sistem ini mudah untuk Saya membutuhkan bantuan dari orang lain atau teknisi dalam menggunakan sistem ini Saya merasa fitur-fitur sistem ini berjalan dengan semestinya Saya merasa ada banyak hal yang tidak konsisten . idak seras. pada sistem ini Saya merasa orang lain akan memahami cara menggunakan sistem ini dengan Saya Saya merasa tidak ada hambatan dalam menggunakan sistem ini Saya perlu membiasakan diri terlebih dahulu sebelum menggunakan sistem Berikut ini tabel interpretasi nilai SUS menurut (Damayanti et al. , 2. Menurut (Damayanti et al. , 2. metode SUS memiliki 10 pertanyaan dan 5 jawaban. Berikut aturan yang ada dalam perhitungan skor SUS : Jika soal bernomor ganjil, skor dari pengguna akan dikurang dengan 1. Jika soal dengan nomor genap, perhitungan skor yaitu nilai 5 dikurangi dengan skor yang diberikan oleh pengguna. Hasil nilai rata-rata, diperoleh dari dengan 2,5. Nilai SUS > 80,3 Peringkat Adjective Rating Excellent 68 Ae 80,3 51 Ae 68 < 51 Good Okay Poor Awfull HASIL DAN PEMBAHASAN 1 ANALISIS PERMASALAHAN Website sekolah SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik merupakan website yang digunakan untuk media penyebaran informasi terkait dengan informasi pendaftaran sekolah, informasi mengenai ekstrakulikuler sekolah, visi & misi sekolah, sejarah sekolah, informasi terkini sekolah, dan sebagainya. Namun, dalam penggunaannya dirasa masih belum pengguna, user yang merasa desain tampilan kurang menarik, dan tampilan fitur yang dirasa sedikit rumit digunakan. 2 STUDI LITERATUR Dalam tahapan ini dilakukan studi literatur menggunakan metode HCD. Studi literatur yang dilakukan penulis melalui bahan bacaan baik jurnal, buku, skripsi, atau media lainnya yang mendukung penulis untuk menerapkan metode HCD ini sebagai metode yang tepat yang digunakan dalam penelitian terhadap perancangan ulang UI/UX website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik. 3 PENERAPAN METODE HUMAN CENTERED DESIGN Dalam tahapan ini, peneliti mulai memasuki tahapan untuk membuat rancangan ulang UI/UX website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik menggunakan metode HCD. Adapun tahapan metode Human Centered Design menurut ISO 9241-210: 2019 diawali dengan memahami dan menentukan konteks pengguna, lalu menentukan kebutuhan pengguna, kemudian membuat desain solusi, dan terakhir adalah evaluasi desain. Septamuyassar. Perancangan UI/UX Website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik Menggunakan Metode Human Centered Design,276-286 . 1 MENENTUKAN PENGGUNA KONTEKS Pada tahap ini peneliti melakukan riset untuk menentukan dan mengevaluasi awal konteks penggunaan website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik. Pada tahapan ini diadakan wawancara dengan pengguna dan juga stakeholder yang ada. Tujuan pada tahap ini yaitu untuk mengidentifikasi individu atau siapapun yang terlibat dalam penggunaan situs web, tujuan penggunaan situs web dan keadaan di mana situs web digunakan. Berdasarkan dilakukan, didapatkan konteks pengguna yang dijadikan sasaran dalam penelitian ini yang diidentifikasi sebagai civitas akademika yang menggunakan website untuk mencari dan menerima informasi terkait dengan informasi sekolah, pendaftaran sekolah, program penelitian, artikel dan berita, pendataan alumni dan sebagainya. Adapun karakteristik konteks pengguna berdasarkan wawancara yang sudah dilakukan, dapat dilihat dalam tabel berikut : Tabel 3. Karakteristik Pnegguna Pengguna Karakteristik Operator Tenaga pengajar di SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik. Bisa menggunakan website Bisa mengoperasikan perangkat komputer atau mobile Guru Siswa Tenaga pengajar di SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik. Bisa menggunakan website Bisa mengoperasikan Perangkat komputer atau mobile Siswa di SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik Bisa menggunakan website Bisa mengoperasikan perangkat komputer atau mobile Setiap kelompok pengguna memiliki tugas masing-masing yang dijalankan pada Kelompok pengguna guru memiliki tugas untuk melihat informasi dan mengisi berbagai informasi yang ada pada website salah satunya untuk membuka dan mengupload dokumen-dokumen penting yang memiliki password dalam penggunaannya sebagai penunjang informasi. Sedangkan untuk pengguna siswa, pengguna bisa mengakses website tersebut sebagai media informasi yang berisi berbagai informasi ekstrakulikuler, informasi terkait berita acara sekolah tersebut, dan sebagainya. Selain karakteristik tugas pengguna, karakteristik lingkungan sistem juga harus Karena, karakteristik lingukan sistem bisa mempengaruhi kinerja secara teknis dalam penggunaan website. Berikut ini adalah karakteristik lingkungan sistem yang dapat mempengaruhi : Tabel 4. Karakteristik Lingkungan Sistem Karakteristik Keterangan Hardware (Perangkat Kera. Pendukung perangkat keras yang terdiri atas komputer, laptop, atau handphone untuk mengakses website. Software (Perangkat Luna. Perangkat lunak yang terdiri atas browser yang digunakan untuk mengakses website seperti Google Chrome atau Microsoft Edge. Jaringan Jaringan disini berupa koneksi internet yang digunakan untuk terhubung ke server Ketika mengakses website. Jaringan bisa berupa jaringan internet, wi-fi, ataupun modem. 2 MENENTUKAN PENGGUNA KEBUTUHAN Setelah mendapatkan informasi terkait konteks pengguna dan dilakukan wawancara terhadap para pengguna, maka didapatkan kebutuhan pengguna berdasarkan wawancara yang telah dilakukan. Proses ini dilakukan guna mengidentifikasi atau merumuskan serangkaian kebutuhan(Sabandar et al. , 2. Dilakukan juga kuisioner usability testing menggunakan system usability scale (SUS) terhadap penggunaan website yang sudah ada untuk melihat lebih jauh bagaimana pengalaman pengguna dalam menggunakan website tersebut. Berdasarkan hasil wawancara terhadap para pengguna website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik, maka didapatkan kebutuhan fungsional dan non fungsional dari website tersebut. 281 | Jurnal JOISIE. Volume 7. Nomor 2. Desember 2023 Kebutuhan dari pengguna dapat dilihat melalui tabel dibawah ini : Tabel 5. Kebutuhan Fungsional Pengguna Kebutuhan Fungsional Operator Guru Siswa Untuk akses sistem dapat dijalankan secara cepat dan tidak lambat Sistem dapat menampilkan fitur tracer alumni Untuk akses sistem dapat dijalankan secara cepat dan tidak lambat saat digunakan Sistem dapat menampilkan fitur pendataan alumni Sistem dapat menampilkan isi materi pembelajaran Sistem dapat mengunduh materi pembelajaran Pengguna Kebutuhan Non Fungsional Guru Siswa PEMBUATAN DESAIN SOLUSI Setelah persyaratan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan pengguna website di SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik, selanjutnya dilanjutkan dengan membuat desain antarmuka atau menghasilkan solusi desain. Pada tahap ini dikumpulkan hasil brainstorming yang telah diperoleh dari tahapan sebelumnya untuk kemudian dibuat solusi dari permasalahan yang ada. Berikut merupakan hasil brainstorming yang telah Isi website seperti informasi diperbanyak lagi Sistem dapat dijalankan dengan baik Tabel 6. Kebutuhan Non Fungsional Operator Warna dari website bisa dirubah dan dibuat lebih enak untuk dilihat Tata letak objek yang ada pada website bisa diperbagus atau ditata supaya terlihat rapi Tampilan website dibuat lebih sederhana lagi dan mudah Warna dari website bisa dirubah untuk memperbagus Tampilan website dibuat lebih sederhana lagi dan mudah Warna dari website bisa dirubah untuk memperbagus Tata letak tampilan website bisa dibuat lebih bagus lagi Tampilan website yang dibuat lebih bagus dan sederhana lagi Gambar 2. Hasil Brainstorming Setelah mengumpulkan hasil dari kebutuhan pengguna melalui wawancara dan brainstorming, selanjutnya adalah membuat sitemap yang digunakan sebagai gambaran interaksi antara pengguna dengan sistem sehingga pengguna dapat memahami tugas yang ada dalam menggunakan sistem tersebut. Septamuyassar. Perancangan UI/UX Website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik Menggunakan Metode Human Centered Design,276-286 . penjelasan terkait poin website ini dibuat, yaitu sebagai sarana akademik, visualisasi data, dan juga sebagai media PPDB (Penerimaan Peserta Didik Bar. Lalu pada halaman beranda terdapat sekilas mengenai SMA PGRI 268 Pangakalan Kersik. Kemudian ada informasi terkait PPDB, dan terdapat tampilan berita dan Terakhir ada profil data guru tenaga kerja yang ada di halaman beranda. 2 HIGH-FIDELITY PROTOTYPE Gambar 3. Sitemap 1 LOW-FIDELITY (WIREFRAME) PROTOTYPE Setelah membuat low-fidelity prototype, selanjutnya yaitu membuat high-fidelity prototype yang merupakan tampilan desain yang memiliki tampilan visual, warna, dan elemen yang detail. Untuk melihat contoh high-fidelity prototype halaman beranda pada website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik bisa dilihat pada gambar 5. Wireframe adalah kerangka dasar di mana desain solusi dibuat. Dalam hal ini wireframe yang dibuat yaitu low-fidelity prototype. Wireframe sendiri mewakili sebuah halaman yang nantinya akan dibuat. Contoh Wireframe website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik dapat dilihat pada gambar 5. Gambar 4. Wirefame Halaman Website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik Pada gambar 4, merupakan wireframe halaman beranda, halaman profil, halaman informasi, halaman direktori, dan halaman Bisa dilihat pada halaman beranda berisi tampilan selamat datang yang ditampikan pada halaman awal. Kemudian ada Gambar 5. Tampilan High-fidelity prototype Halaman Beranda Pada halaman beranda, berisi tampilan selamat datang yang ditampikan pada halaman Kemudian ada penjelasan terkait poin website ini dibuat, yaitu sebagai sarana akademik, visualisasi data, dan juga sebagai media PPDB (Penerimaan Peserta Didik Bar. Lalu pada halaman beranda terdapat 283 | Jurnal JOISIE. Volume 7. Nomor 2. Desember 2023 sekilas mengenai SMA PGRI 268 Pangakalan Kersik. Kemudian ada informasi terkait PPDB, dan terdapat tampilan berita dan informasi. Terakhir ada profil data guru tenaga kerja yang ada di halaman beranda. Pada bagian navbar terdapat 5 halaman utama yang akan dibuat desain yaitu halaman Beranda. Profil. Direktori. Informasi, dan Lainnya. Gambar 7. Tampilan High-fidelity prototype Halaman Direktori Ae Data GTK Gambar 6. High-fidelity prototype Halaman Profil Ae Sejarah Sekolah Selanjutnya adalah tampilan dari highfidelity prototype Halaman Informasi yaitu Berita. Halaman ini akan berisi semua berita terbaru yang telah dilaksanakan oleh sekolah, baik itu report kegiatan rapat, informasi akademik, dan yang lainnya. Tampilan highfidelity prototype halaman informasi berita dapat dilihat pada gambar 8. Pada gambar 6 adalah halaman sejarah sekolah berisi semua penjelasan mengenai awal sekolah SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik berdiri sampai dengan sekarang yang sudah mengalami perkembangan. Pada halaman ini terdapat foto sekolah nantinya Selanjutnya adalah tampilan high-fidelity prototype halaman data GTK berisi semua data profil guru dan tenaga kerja SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik. Data tersebut berisi Nama. NIY. NUPTK. Jabatan Struktural. Jabatan Fungsional, dan Tahun Aktif. Untuk melihat high-fidelity prototype halaman data GTK, bisa dilihat pada gambar 7. Gambar 8. Tampilan High-fidelity prototype Halaman Informasi - Berita Septamuyassar. Perancangan UI/UX Website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik Menggunakan Metode Human Centered Design,276-286 . Selanjutnya hasil dari kuisioner yang sudah ada dihitung menggunakan rumus dari metode SUS. Rumusnya sebagai berikut : Gambar 10. Rumus Perhitungan SUS menurut (Damayanti et al. , 2. Setelah dihitung menggunakan rumus pada gambar 10, didapatkan hasil rata-rata nilai pada tabel berikut : Tabel 7. Nilai Rata-Rata SUS Gambar 9. Tampilan High-fidelity prototype Halaman Lainnya Ae Materi Pembelajaran Bisa dilihat didalam gambar 9 adalah tampilan high-fidelity prototype dari halaman lainnya tentang materi pembelajaran. Halaman ini terdapat berbagai materi pembelajaran dari berbagai kelas yang nantinya bisa diunduh oleh semua siswa. 4 Evaluasi Desain Setelah pembuatan desain solusi, langkah selanjutnya yaitu mengevaluasi desain yang telah dibuat. Evaluasi desain dilakukan dengan cara melakukan uji coba terhadap desain prototype website kepada para pengguna menggunakan metode system usability scale (SUS). Pada pengujian usability sebelumnya dengan tampilan website yang lama menggunakan metode SUS, skor rata-rata yang didapatkan yaitu sebesar 67. Yang mana skor tersebut memiliki peringkat D dengan adjective rating yaitu Poor. Artinya website tersebut diperlukan perbaikan. Pada pengujian prototype tampilan desain yang baru pada tahap usability, menggunakan kuisioner dari system usability scale dengan partisipan sebanyak 20 orang. Yang terdiri atas 5 orang guru dan 15 siswa. Responden Jumlah Nilai R10 R11 R12 R13 R14 R15 R16 R17 R18 R19 285 | Jurnal JOISIE. Volume 7. Nomor 2. Desember 2023 R20 Hasil Rata-Rata Berdasarkan tabel 7 mengenai rata-rata nilai SUS pada tampilan desan baru website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik, didapat akhir nilai sebesar 71. 37 dengan peringkat B dan adjective rating yaitu Good. Sehingga dengan nilai yang didapatkan, rancangan tampilan baru desain website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik dapat dikatakan layak untuk SIMPULAN Berdasarkan hasil perancangan design interface website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik yang dibuat dengan pendekatan Human Centered Design dan telah dilakukan pengujian kegunaan usability menggunakan System Usability Scale (SUS), maka dapat disimpulkan bahwa desain baru yang telah dirancangan ulang ini dengan metode HCD bisa dibilang berhasil dengan persentase 70%. Pada prototype website SMA PGRI 268 Pangkalan Kersik yang dibuat, ada penambahan fitur dan perbaikan tampilan yang lebih baik. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil pengujian usability dengan metode System Usability Scale dan memperoleh skor 37 dengan peringkat B dan adjective rating yang didapat yaitu Good. Dengan nilai yang didapat tersebut, desain website dapat dianggap layak untuk Untuk saat ini, prototype design masih sebatas design saja dan belum Penulis berharap jika suatu saat design dari tampilan website bisa dikembangkan dan diimplementasikan oleh pihak sekolah. UCAPAN TERIMAKASIH Penulis mengucapkan terimakasih yang sebanyak Ae banyaknya kepada semua pihak yang sudah turut membantu dan berkontribusi untuk menyelesaikan hasil dari tugas akhir ini. DAFTAR PUSTAKA