1 Juni 2025 2024 [Implementasi Metode Cooperative. Rina Juliana, dkk. IMPLEMENTASI METODE COOPERATIVE INTEGRATED, READING AND COMPOSITION (CIRC) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QURAoAN SISWA DI MIN 1 BUNGO Rina Juliana*1. Rini Agustini2. Dedi Yuisman3. Rahma Yasrah Dalimunthe4 UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, 2,4UMTS, 3IAI Yasni Bungo rinajuliana@uinjambi. id, . 2riniagustini@um. 3 dediyuisman@gmail. 4rahmah@umtapsel. Abstract This study aims to explore the implementation of the Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) method in the learning process to enhance Al-Qur'an reading skills at MIN 1 Bungo. The research employs a Classroom Action Research (CAR) approach, following the model developed by Kemmis and McTaggart. The subjects of this study consist of fifth-grade students at MIN 1 Bungo, with data collected through observations, interviews, and Al-Qur'an reading proficiency tests conducted before and after the implementation of the CIRC method. Based on data analysis, teacher activity in the learning process showed a significant improvement, with Cycle I reaching 63. 69%, increasing to 75% in Cycle II, and further rising to 94. 04% in Cycle i, which falls under the very good category. Similarly, student engagement demonstrated a steady increase, starting at 60. 26% in Cycle I, rising to 78. 83% in Cycle II, and reaching 3% in Cycle i, also classified as very good. Regarding academic achievement, the students' average score in the pre-cycle was 62. 41, with a mastery percentage of 37. In Cycle I, the average score increased to 63. 75, with a 46% mastery rate. This further improved in Cycle II, where the average reached 2, with a 58% mastery rate. Finally, in Cycle i, the average score rose to 80, with a mastery percentage of 83%, categorized as very good. From these findings, this study concludes that the CIRC method is effective in enhancing Al-Qur'an reading skills at MIN 1 Bungo. It serves as an innovative and engaging alternative for improving Al-Qur'an education at the elementary school level. Keywords: Cooperative Integrated Reading and Composition method. Qur'an reading ability. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam ranah pembelajaran guna meningkatkan keterampilan membaca Al-QurAoan di MIN 1 Bungo. Riset ini mengadopsi pendekatan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Researc. yang berlandaskan model yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas V MIN 1 Bungo, dengan proses pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta tes kemampuan membaca Al-QurAoan sebelum dan sesudah implementasi metode CIRC. Berdasarkan hasil analisis, aktivitas guru dalam pembelajaran mengalami peningkatan yang signifikan, dengan Siklus I mencapai 63,69%. Siklus II meningkat menjadi 75%, dan Siklus i mencapai 94,04%, dikategorikan dalam tingkat sangat baik. Sementara itu, aktivitas siswa juga menunjukkan peningkatan progresif, yakni 60,26% pada Siklus I, naik menjadi 78,83% pada Siklus II, dan mencapai 92,3% pada Siklus i, yang juga masuk dalam kategori sangat baik. Dalam aspek pencapaian akademik, nilai rata-rata siswa pada pra-siklus berada pada angka 62,41 dengan persentase ketuntasan 37,5%. Pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 63,75 dengan ketuntasan 46%, kemudian pada Siklus II, meningkat lagi menjadi 69,2 dengan ketuntasan 58%, dan akhirnya pada Siklus i, nilai rata-rata mencapai 80 dengan persentase ketuntasan 83%, dikategorikan sebagai sangat baik. Dari keseluruhan temuan ini, penelitian ini menyimpulkan bahwa metode CIRC terbukti efektif dalam mengoptimalkan keterampilan membaca Al-Qur'an di MIN 1 Bungo. Metode ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang inovatif dan menarik guna meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur'an di tingkat sekolah dasar. Kata Kunci: metode Cooperative Integrated Reading and Composition, kemampuan membaca Al-QurAoan Dirasatul Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 Tahun 2025 1 Juni 2025 2024 [Implementasi Metode Cooperative. Rina Juliana, dkk. PENDAHULUAN Pengajaran Al-Qur'an Hadis di tingkat sekolah dasar merupakan elemen esensial dalam ranah pendidikan keagamaan Islam, yang berperan sebagai pondasi utama dalam pembentukan karakter spiritual serta pemahaman ajaran Islam sejak dini yang bertujuan mengamalkan ajaran yang terkandung di dalamnya. Melalui pendekatan yang sistematis, siswa diperkenalkan pada bacaan yang benar sesuai kaidah tajwid, pemahaman makna ayat, serta penerapan nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya (Al-Qur'an dan Hadi. Selain itu, metode pengajaran yang interaktif dan menyenangkan sangat diperlukan agar peserta didik lebih termotivasi dalam mempelajari serta menghayati isi kandungan AlQur'an Hadis. Dengan demikian, pembelajaran ini diharapkan dapat membentuk karakter religius siswa sejak usia dini (Syarifuddin & Harahap, 2. Kemampuan membaca Al-Qur'an pada peserta didik merupakan aspek krusial dalam pembentukan literasi keislaman yang tidak hanya menuntut ketepatan fonetik, tetapi juga kefasihan serta pemahaman maknawi. Keterampilan ini mencakup penguasaan terhadap kaidah tajwid, artikulasi makharijul huruf yang presisi, serta kelancaran dalam melafalkan ayat-ayat suci secara berkesinambungan. Faktor-faktor seperti metode pengajaran, intensitas latihan, serta motivasi intrinsik siswa berkontribusi secara signifikan terhadap perkembangan kecakapan ini. Dengan pendekatan pedagogis yang efektif dan berorientasi pada pengalaman belajar yang menyenangkan, diharapkan kemampuan membaca AlQurAoan siswa dapat berkembang secara optimal, sehingga mereka tidak hanya mampu melantunkan ayat-ayat dengan benar. Namun, juga meresapi serta menghayati maknamakna mulia yang tersirat di dalamnya (Harahap, 2. Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) merupakan suatu pendekatan pembelajaran kolaboratif yang dirancang untuk mengasah kecakapan literasi peserta didik secara menyeluruh. Metode ini menginisiasi interaksi dinamis antar siswa dalam menganalisis teks bacaan sekaligus memperluas keterampilan menulis melalui serangkaian aktivitas yang terstruktur dan saling terintegrasi. (Sartika et al. , 2. Pembelajaran kooperatif adalah suatu pendekatan pembelajaran di mana siswa bekerja sama dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama. Dalam model Dirasatul Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 Tahun 2025 1 Juni 2025 2024 [Implementasi Metode Cooperative. Rina Juliana, dkk. ini, siswa saling berinteraksi, berdiskusi, dan saling membantu untuk memahami materi pelajaran, sehingga dapat memperkuat pemahaman dan keterampilan sosial mereka. Pembelajaran kooperatif menekankan pada kolaborasi dan tanggung jawab bersama di antara anggota kelompok (Harahap & Harahap, 2. Metode ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman bacaan dan kemampuan menulis dengan cara bekerja dalam kelompok kecil secara kooperatif (Jayadi, 2. Dalam metode CIRC, siswa dikelompokkan dalam tim yang heterogen, terdiri dari beberapa anggota dengan tingkat kemampuan yang berbeda. Mereka bekerja sama untuk memahami teks bacaan, mendiskusikan isi bacaan, menjawab pertanyaan, serta menulis ringkasan atau cerita berdasarkan teks yang dibaca (Setiawati et al. , 2. Metode ini dirancang dengan maksud utama untuk mengoptimalkan kompetensi literasi siswa melalui pendekatan kolaboratif. Dalam implementasinya, metode ini tidak hanya menitikberatkan pada pemahaman bacaan, tetapi juga menstimulasi daya pikir kritis serta keterampilan menulis secara simultan. Dengan mengedepankan interaksi antar individu dalam kelompok kecil. CIRC berupaya membangun lingkungan belajar yang mendukung elaborasi ide, argumentasi berbasis teks, serta penguatan daya ingat melalui diskusi dan latihan terstruktur (Rosalia Septia Gresheilla et al. , 2. Melalui strategi ini, diharapkan peserta didik mampu menginternalisasi konsep dengan lebih mendalam serta sehari-hari (Hayaturraiyan & Harahap, 2. Selain itu. CIRC dirancang untuk membangun keterampilan sosial dan komunikasi siswa dengan mendorong kerja sama dalam kelompok. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa tidak hanya mampu memahami teks secara lebih mendalam, tetapi juga dapat mengembangkan kemampuan menulis yang lebih baik melalui berbagai latihan dan diskusi yang melibatkan seluruh anggota kelompok (Sari & Nababan, 2. Metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berkontribusi terhadap peningkatan dorongan belajar siswa, lantaran mereka mengalami keterlibatan yang lebih mendalam dalam dinamika pembelajaran. Pendekatan ini memfasilitasi partisipasi aktif, memungkinkan peserta didik untuk berinteraksi, bertukar gagasan, serta mengonstruksi pemahaman secara kolektif, sehingga menumbuhkan rasa memiliki terhadap proses akademik Dirasatul Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 Tahun 2025 1 Juni 2025 2024 [Implementasi Metode Cooperative. Rina Juliana, dkk. yang mereka jalani. Pendekatan ini juga efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis, karena siswa tidak hanya membaca tetapi juga dilatih untuk menyusun ringkasan atau menulis ulang isi bacaan dengan bahasa mereka sendiri (Setiawati et al. , 2. Dengan berbagai keunggulan tersebut, metode CIRC menjadi salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi siswa (Lusiani, 2. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini berawal dari urgensi dalam menguasai keterampilan membaca Al-Qur'an, khususnya bagi peserta didik di jenjang pendidikan dasar. Di MIN 1 Bungo, banyak siswa yang masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur'an dengan benar, baik dari segi kelancaran bacaan maupun pemahaman Salah satu aspek yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut adalah metode pembelajaran yang kurang menarik dan interaktif, sehingga menyebabkan rendahnya motivasi belajar siswa. Dengan demikian, dibutuhkan suatu pendekatan yang mampu mengoptimalkan keterampilan membaca Al-Qur'an secara lebih efisien dan menyenangkan. Metode ini yang menggabungkan pembelajaran kooperatif dengan pengembangan keterampilan membaca dan menulis secara integratif, dianggap dapat menjadi solusi untuk permasalahan ini. Melalui pendekatan kolaboratif, diharapkan siswa dapat belajar secara aktif dan saling membantu. Dengan begitu, pemahaman mereka terhadap materi yang disampaikan dapat lebih ditingkatkan, terutama dalam keterampilan membaca Al-Qur'an secara tepat dan benar. Kemahiran dalam membaca Al-Qur'an merupakan kapabilitas individu dalam melantunkan ayat-ayat suci dengan ketepatan dan kefasihan, selaras dengan prinsipprinsip tajwid, artikulasi fonetis setiap huruf . akharijul huru. , serta keluwesan dalam (Aziz et al. , 2. Kemampuan ini mencakup aspek kefasihan, ketepatan dalam penerapan hukum-hukum bacaan, serta pemahaman terhadap teks yang dibaca. Melafalkan Al-Qur'an tidak hanya sebatas menyuarakan rangkaian aksara Arab, tetapi juga mencakup pendalaman serta perenungan terhadap makna-makna mendalam yang tersirat di dalamnya. Dalam rangka mengakselerasi kemampuan membaca Al-Qur'an pada jenjang pendidikan dasar, metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) telah diimplementasikan dalam beragam konteks pembelajaran guna mengoptimalkan efektivitas Dirasatul Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 Tahun 2025 1 Juni 2025 2024 [Implementasi Metode Cooperative. Rina Juliana, dkk. proses didaktik. Namun, terdapat beberapa celah penelitian yang perlu diperhatikan untuk pengembangan lebih lanjut. Pertama, meskipun beberapa studi telah menunjukkan efektivitas CIRC dalam pembelajaran. (Mardiah, 2. Penelitian yang secara khusus mengkaji penerapan CIRC dalam konteks pendidikan dasar, khususnya di MIN 1 Bungo, masih Hal ini menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut untuk menilai efektivitas metode ini dalam konteks tersebut. Penelitian sebelumnya terkait dengan efektivitas penerapan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap kecakapan berkomunikasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat Sekolah Dasar menunjukkan tingkat keberhasilan yang signifikan. Adapun derajat efektivitas metode CIRC dalam mengasah keterampilan komunikasi melalui mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas i SDN Cipinang Melayu 10 Pagi tercatat mencapai 88%. (Azizah & Yanti. Kedua, meskipun beberapa penelitian telah mengkaji Dampak penerapan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) terhadap keterampilan membaca Al-Qur'an, sebagaimana yang telah diterapkan di SD IT Al-Uswah Tuban. Hasil Inovasi pengajar Al-Qur'an dalam mengelola dinamika kelas bertujuan untuk mengoptimalkan keterampilan membaca Al-Qur'an bagi peserta didik kelas VI SDIT Al Uswah Tuban. pembelajaran yang baik dan produktif (Ulum, 2. , studi yang secara khusus mengukur peningkatan pemahaman tajwid dan kelancaran bacaan siswa melalui penerapan CIRC masih jarang ditemukan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aspek-aspek tersebut secara mendalam. Ketiga, meskipun beberapa penelitian telah menunjukkan pengaruh positif CIRC terhadap hasil belajar PAI siswa (Marini, 2. , studi yang secara khusus mengkaji dampak CIRC terhadap ketertarikan belajar siswa dalam membaca Al-Qur'an masih terbatas. Penelitian lebih lanjut dapat membantu memahami bagaimana CIRC memengaruhi aspekaspek motivasional dalam pembelajaran Al-Qur'an. Keempat, meskipun beberapa penelitian telah menunjukkan Tingkat keberhasilan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam mengembangkan keterampilan membaca pemahaman siswa. (Fauziah et al. , 2. , studi yang secara khusus mengkaji penerapan CIRC dalam proses Dirasatul Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 Tahun 2025 1 Juni 2025 2024 [Implementasi Metode Cooperative. Rina Juliana, dkk. pembelajaran Al-Qur'an di tingkat pendidikan dasar masih terbatas. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi efektivitas metode ini dalam konteks tersebut. Dengan demikian, penelitian lebih lanjut yang fokus pada penerapan CIRC dalam konteks pendidikan dasar, khususnya di MIN 1 Bungo, serta pengukuran aspek-aspek seperti pemahaman tajwid, kelancaran bacaan, motivasi, dan minat belajar siswa, sangat diperlukan untuk mengisi celah penelitian yang ada dan Memberikan sumbangsih yang berarti dalam merancang metode pembelajaran Al-Qur'an yang efisien dan optimal. Riset ini menjembatani kesenjangan yang ada dengan menyesuaikan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam pembelajaran Al-QurAoan, yang memperkenalkan dimensi baru dalam pembelajaran agama dengan pendekatan kooperatif yang melibatkan kerja sama antar siswa. Selain itu, penelitian ini juga memberikan kontribusi baru dengan mengukur dampak CIRC dalam meningkatkan pemahaman tajwid, kelancaran bacaan, serta motivasi dan minat dalam membaca Al-QurAoan aspek-aspek yang belum banyak dikaji dalam konteks ini. Dengan demikian. Riset ini tidak hanya menawarkan solusi atas permasalahan rendahnya keterampilan membaca Al-QurAoan di MIN 1 Bungo, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan metode CIRC lebih lanjut sebagai pendekatan inovatif yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah dasar untuk Proses pembelajaran Al-QurAoan yang lebih efisien dan berkesan. METODE PENELITIAN Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Merupakan suatu metode terstruktur yang dirancang untuk mengenali, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan dalam proses pembelajaran melalui siklus perbaikan berkelanjutan (Bernadetta Purba dkk, 2. Metode ini memungkinkan pendidik untuk merefleksikan praktik pengajaran mereka secara kritis, merancang intervensi yang tepat, serta mengevaluasi efektivitas strategi yang diterapkan. Dengan menerapkan siklus berulang yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. PTK menjadi instrumen yang esensial dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan kelas. PTK bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, baik dari segi metode, strategi, ataupun hasil yang dicapai oleh siswa. Selain itu PTK bertujuan untuk membantu guru dalam menemukan solusi yang efektif terhadap kendala pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan Dirasatul Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 Tahun 2025 1 Juni 2025 2024 [Implementasi Metode Cooperative. Rina Juliana, dkk. hasil belajar siswa (Yanuarni et al. , 2. Selain itu, urgensi PTK juga untuk meningkatkan profesionalisme guru dengan mendorong refleksi terhadap praktik pengajaran yang dilakukan, serta mengembangkan strategi Pendekatan pengajaran yang lebih kreatif dan selaras dengan kebutuhan peserta didik. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart merupakan pendekatan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui siklus refleksi dan tindakan yang berkelanjutan. Pendekatan ini terdiri atas empat komponen utama yang saling berkaitan, yakni tahap perancangan strategi . , implementasi tindakan . , pemantauan proses . , serta evaluasi kritis melalui refleksi . (Wijaya et al. Subjek penelitian merupakan peserta didik kelas VA MIN 1 Bungo, dengan total sebanyak 26 siswa. Metode pengumpulan data dalam riset ini mencakup observasi yang difungsikan untuk menelaah dinamika aktivitas yang dijalankan oleh peserta didik serta pendidik sepanjang berlangsungnya proses instruksional dengan penerapan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), serta untuk menilai interaksi antar siswa dan respons mereka terhadap pembelajaran. Observasi ini memberikan gambaran langsung mengenai dinamika kelas dan penerapan metode yang dilakukan. Kedua. Proses wawancara dilaksanakan bersama pendidik dan peserta didik guna menggali informasi secara lebih komprehensif terkait persepsi mereka terhadap tingkat efektivitas metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam mengasah keterampilan membaca Al-QurAoan, serta berbagai kendala yang muncul sepanjang proses pembelajaran. Ketiga. Uji keterampilan membaca Al-QurAoan diselenggarakan sebelum dan sesudah implementasi metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) guna mengevaluasi perkembangan kompetensi peserta didik dalam melantunkan ayat-ayat suci, mencakup aspek kefasihan bacaan, pemahaman kaidah tajwid, serta ketepatan dalam pelafalan. Informasi yang dihimpun melalui teknik-teknik tersebut dianalisis dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode Miles dan Huberman, yang mencakup tahap reduksi data, penyajian data, serta perumusan kesimpulan. Selain itu, analisis kuantitatif diterapkan melalui perhitungan persentase peningkatan hasil pembelajaran, dengan menggunakan rumus berikut. Dirasatul Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 Tahun 2025 1 Juni 2025 2024 [Implementasi Metode Cooperative. Rina Juliana, dkk. Di mana: P = Persentase peningkatan hasil belajar C XCA = Nilai rata-rata sebelum tindakan . ra-siklu. C XCC = Nilai rata-rata setelah tindakan . asca-siklu. HASIL DAN PEMBAHASAN Riset ini dilaksanakan pada 30 Oktober hingga 04 Desember 2024 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bungo, penerapan metode pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam mata pelajaran Al-QurAoan Hadits. Proses pengumpulan data dilakukan melalui berbagai instrumen, termasuk lembar observasi keterlibatan pendidik, lembar observasi aktivitas peserta sdidik, serta lembar evaluasi keterampilan siswa. Aktivitas Guru Hasil observasi yang dilakukan oleh pengamat terhadap keterlibatan pendidik dalam proses pembelajaran, terdapat peningkatan sebagaimana ditunjukkan dalam tabel berikut. Tabel. Analisis Data Kegiatan Guru Kegiatan Siklus I Siklus II Siklus i Skor rata-rata 53,57% 69,64% 94,64% 67,86% 69,64% 91,07% 69,64% 85,71% 96,43% 63,69% 94,04% Perbandingan Informasi hasil observasi terhadap aktivitas pendidik pada Siklus I. Siklus II, dan Siklus i dengan penerapan metode pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) disajikan dalam bentuk diagram berikut. Dirasatul Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 Tahun 2025 1 Juni 2025 2024 [Implementasi Metode Cooperative. Rina Juliana, dkk. Diagram Aktivitas Guru 53,57% Siklus I 63,69% Siklus II 75% Siklus i 94,04% Gambar 2. Persentase Kegiatan Guru Merujuk pada tabel dan ilustrasi di atas, dapat disimpulkan bahwa keterlibatan pendidik dalam pengelolaan pembelajaran dengan menerapkan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada Siklus I, persentase aktivitas guru mencapai 63,69%, yang dikategorikan sebagai baik. Selanjutnya, terjadi peningkatan sebesar 11,31% pada Siklus II, sehingga mencapai 75% dengan kategori yang tetap baik. Pada Siklus i, peningkatan semakin signifikan, yakni 19,04%, sehingga total persentase mencapai 94,04%, yang diklasifikasikan sebagai sangat Aktivitas Siswa Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh pengamat terhadap keterlibatan peserta didik selama berlangsungnya proses pembelajaran, terdapat peningkatan sebagaimana disajikan dalam tabel berikut. Tabel. Analisis Data Aktivitas Siswa Aktivitas Dirasatul Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 Tahun 2025 Skor ratarata 1 Juni 2025 2024 [Implementasi Metode Cooperative. Rina Juliana, dkk. Siklus I 53 ,85% 63,46% 63,46% 60,26% Siklus II 78,85% 76,92% 84,62% 80,13% Siklus i 92,31% 90,38% 94,23% 92,3% Perbandingan Informasi hasil observasi terhadap keterlibatan pendidik pada Siklus I. Siklus II, dan Siklus i dengan penerapan metode pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) disajikan dalam bentuk diagram berikut. 31% 90. 38% 94. 85% 75. 46% 63. Siklus I 60,26% Siklus II 78,83% Pertemuan 1 Siklus i 92,3% Pertemuan 2 Pertemuan 3 Gambar 3. Persentase Aktivitas Siswa Merujuk pada tabel dan ilustrasi di atas, dapat disimpulkan bahwa keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran dengan penerapan metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) mengalami peningkatan yang signifikan. Pada Siklus I, persentase aktivitas siswa mencapai 60,26%, yang tergolong dalam kategori baik. Kemudian, terjadi eskalasi sebesar 18,57% pada Siklus II, sehingga mencapai 78,83% dengan kategori yang tetap baik. Selanjutnya, pada Siklus i, terjadi peningkatan lebih lanjut sebesar 13,47%, sehingga total persentase mencapai 92,3%, yang diklasifikasikan dalam kategori sangat baik. Dirasatul Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 Tahun 2025 1 Juni 2025 2024 [Implementasi Metode Cooperative. Rina Juliana, dkk. Hasil Belajar Siswa Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik di setiap siklus. Pada pra-siklus, persentase pencapaian siswa mencapai 37,5%, kemudian meningkat menjadi 46% pada Siklus I. Selanjutnya, pada Siklus II, angka tersebut kembali naik menjadi 58%, dan pada Siklus i, mencapai 83%. Peningkatan hasil belajar ini mencerminkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan serta meningkatnya antusiasme mereka dalam mengikuti proses pembelajaran. Batas ambang Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN . Bungo ditetapkan sebesar 70, dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 80% dari keseluruhan keberhasilan. Untuk memperoleh gambaran lebih jelas mengenai keterkaitan antara hasil penelitian pada setiap siklus dengan kriteria yang telah ditentukan, data tersebut disajikan dalam tabel berikut. Tabel. Data Observasi Hasil Belajar Siswa dengn Metode Pembelajaran CIRC Komponen Analisis Pra siklus Siklus I Siklus II Siklus i Ketuntasan 37,5% Tidak Tuntas 62,5% Rata-rata nilai keseluruhan 62,41 68,33 80,08 Gambar 4. Rekapitulitas Hasil Belajar Siswa 9 orang 11 orang 14 orang Ketuntasan Rata-rata Pra Siklus 20 orang Siklus I Siklus II Siklus i Rata-rata Ketuntasan Dirasatul Ibtidaiyah Vol. 5 No. 1 Tahun 2025 1 Juni 2025 2024 [Implementasi Metode Cooperative. Rina Juliana, dkk. Berdasarkan tabel dan diagram yang disajikan, dapat diuraikan bahwa terjadi eskalasi tingkat ketuntasan hasil belajar peserta didik pada setiap siklus. Pada Siklus I, terlihat adanya peningkatan sebesar 8,5% dibandingkan dengan pra-siklus, di mana tingkat ketuntasan awal 37,5% meningkat menjadi 46%. Selanjutnya, peralihan dari Siklus I ke Siklus II menunjukkan lonjakan sebesar 12%, dengan persentase ketuntasan yang meningkat dari 46% menjadi 58%. Kemudian, pada Siklus II menuju Siklus i, terjadi peningkatan yang lebih signifikan, yakni sebesar 25%, sehingga ketuntasan yang sebelumnya 58% meningkat menjadi 83%, yang dikategorikan sebagai sangat baik. Fakta ini mengindikasikan bahwa terdapat perkembangan positif dalam hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-QurAoan Hadits, khususnya pada materi ikhfa dan iqlab. Dari hasil data yang telah dikemukakan dapat dinyatakan bahwa Penggunaan metode pembelajaran Cooperative Integrated. Reading and Composition (CIRC) dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-QurAoan siswa kelas VA Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN . Bungo. KESIMPULAN Hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa implementasi metode Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan membaca, baik dalam aspek pelafalan Al-QurAoan maupun pemahaman terhadap materi lainnya. Berbagai studi yang telah dilakukan menunjukkan adanya eskalasi signifikan dalam pencapaian hasil belajar peserta didik setelah penerapan metode ini. CIRC terbukti sebagai pendekatan yang efektif dalam membangun suasana pembelajaran yang lebih dinamis dan menyenangkan, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses Dengan demikian, penerapan metode CIRC di MIN 1 Bungo diharapkan mampu meningkatkan keterampilan membaca Al-QurAoan siswa secara substansial melalui pendekatan yang lebih sistematis dan komprehensif. REFERENSI