JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. Pemberdayaan UMKM Desa Telajung Melalui Pelatihan Digital Marketing dan Implementasi QRIS Haikal Hafiz1. Prawira Wiguna2. Asral Asral3 1,2,3 Universitas Pelita Bangsa *E-mail: haikalhafiz485@gmail. Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Telajung melalui pelatihan digital marketing dan implementasi QRIS. Penelitian ini mengedepankan pendekatan interaktif dalam seminar sehari penuh, yang mencakup pengenalan konsep dasar digital marketing, strategi pemasaran online, serta manfaat dan penggunaan QRIS untuk transaksi non-tunai. Hasil dari pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan peserta dalam memanfaatkan teknologi digital. Sebanyak 24 pelaku UMKM berpartisipasi, dengan 10 di antaranya mendaftar untuk pembuatan QRIS. Program ini tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pendampingan implementasi, yang diharapkan dapat menciptakan dampak nyata dan berkelanjutan bagi perkembangan UMKM dan ekonomi desa secara keseluruhan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya adaptasi teknologi dalam meningkatkan daya saing UMKM di era digital. Kata Kunci: Pemberdayaan UMKM. Digital Marketing. QRIS. Desa Telajung. Ekonomi Digital. Abstract This community service program aims to empower Micro. Small, and Medium Enterprises (MSME. in Telajung Village through training in digital marketing and the implementation of QRIS. This study emphasizes an interactive approach in a full-day seminar, covering the introduction of basic digital marketing concepts, online marketing strategies, and the benefits and usage of QRIS for cashless transactions. The results of the training indicate a significant increase in participants' understanding and ability to utilize digital technology. A total of 24 MSME actors participated, with 10 of them registering for QRIS creation. This program focuses not only on knowledge transfer but also on implementation assistance, which is expected to create tangible and sustainable impacts on the development of MSMEs and the overall economy of the village. The implications of this study highlight the importance of technology adaptation in enhancing the competitiveness of MSMEs in the digital era. Keyword: MSME Empowerment. Digital Marketing. QRIS. Telajung Village. Digital Economy. Jurnal Lentera Pengabdian : Haikal Hafiz. Prawira Wiguna. Asral JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. PENDAHULUAN Keberadaan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tetap kuat dapat dibuktikan melalui beberapa hal. Pertama. UMKM menghasilkan barang atau jasa yang sangat berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, seperti contohnya warung makan yang menyediakan berbagai jenis makanan. Kedua. UMKM memanfaatkan sumber daya lokal, baik itu tenaga kerja, bahan baku, maupun peralatan yang digunakan. Ketiga, modal yang digunakan oleh pelaku UMKM umumnya relatif kecil. Meskipun UMKM memiliki peran dan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, mereka masih menghadapi tantangan dalam tumbuh dan berkembang, salah satunya adalah dalam hal pemasaran (Aldana et al. , 2. Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital dalam perekonomian Indonesia, terutama di tingkat desa (Farhan & Shifa, 2. Namun, di era digital saat ini, banyak UMKM masih menghadapi tantangan dalam mengadopsi teknologi dan memanfaatkan peluang pasar online. Desa Telajung, sebuah desa yang berada di Kabupaten Bekasi, merupakan salah satu contoh kawasan dimana mayoritas penduduknya bergantung pada UMKM sebagai sumber Meskipun memiliki potensi yang besar. UMKM di Desa Telajung menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan pemasaran produk dan layanan mereka. Hal ini disebabkan oleh rendahnya pemahaman dan penggunaan digital marketing serta terbatasnya akses terhadap teknologi pembayaran digital yang memadai. Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap bisnis secara signifikan (Adi et al. , 2. Digital marketing menjadi suatu keharusan bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing (Ayuning Arsi et al. , 2. Di sisi lain, implementasi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standar. sebagai metode pembayaran digital yang terintegrasi, menawarkan kemudahan transaksi bagi konsumen dan efisiensi operasional bagi pebisnis (Syarifah et al. , 2. Melihat urgensi ini, program pengabdian masyaraka "Pemberdayaan UMKM Desa Telajung Melalui Pelatihan Digital Marketing dan Implementasi QRIS" diinisiasi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Desa Telajung dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan usaha Digital marketing adalah upaya atau aktivitas untuk memasarkan atau mempromosikan produk melalui media internet, dengan tujuan menjangkau calon konsumen dan konsumen secara lebih mudah dan cepat (Junaidi et al. , 2. Saat ini, platform internet yang populer digunakan untuk pemasaran termasuk website. Facebook. Instagram. YouTube. TikTok. Canva, dan Capcut. Melalui pelatihan digital marketing, para pelaku UMKM diharapkan dapat memahami dan mengaplikasikan strategi pemasaran online yang efektif (Mulyadi et al. , 2. Sementara itu, pengenalan dan implementasi QRIS bertujuan untuk memfasilitasi transaksi non-tunai yang aman, cepat, dan efisien bagi UMKM (Farhan & Shifa. Program pengabdian ini tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pendampingan implementasi. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta dampak nyata dan berkelanjutan bagi perkembangan UMKM di Desa Telajung, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada peningkatan ekonomi desa secara keseluruhan. Program pengabdian ini dibuat dengan tujuan untuk memberdayakan UMKM di Desa Telajung melalui pelatihan digital marketing dan implementasi QRIS. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk Jurnal Lentera Pengabdian : Haikal Hafiz. Prawira Wiguna. Asral JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. mengembangkan usaha mereka, sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan lebih efektif dalam pengelolaan keuangan mereka. METODE Metode Pendekatan Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam bentuk seminar sehari penuh, dengan pendekatan pembicaraan interaktif dan diskusi. Metode ini dipilih agar peserta UMKM dapat memperoleh pemahaman mendalam tentang digital marketing dan implementasi QRIS dalam waktu yang singkat namun efektif. Pendekatan ini juga dirancang untuk mendorong partisipasi aktif peserta dalam sesi tanya jawab dan diskusi. Pelaksanaan Kegiatan Seminar ini dibagi menjadi beberapa sesi yang mencakup materi utama serta sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Berikut adalah rincian pelaksanaan kegiatan: Pembukaan dan Sosialisasi Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh tim pengabdian yang menjelaskan tujuan dan manfaat seminar. Sosialisasi mengenai pentingnya digital marketing dan QRIS dalam mendukung pengembangan UMKM juga disampaikan pada sesi ini. Sesi 1: Pengenalan Digital Marketing Sesi ini mencakup pengenalan konsep dasar digital marketing, pentingnya digital presence, dan strategi dasar yang dapat diterapkan oleh UMKM. Narasumber memberikan materi secara komprehensif dengan menggunakan contoh-contoh kasus yang relevan dengan sektor usaha peserta. Sesi ini juga dilengkapi dengan pemutaran video dan presentasi visual untuk memperjelas Sesi 2: Praktik Digital Marketing Peserta diajak untuk mengikuti demonstrasi praktik langsung, seperti pembuatan akun media sosial untuk bisnis dan cara mengoptimalkannya. Dalam sesi ini, peserta juga diberikan panduan singkat tentang pembuatan konten visual yang menarik untuk promosi produk secara online. Sesi 3: Pengenalan dan Implementasi QRIS Pada sesi ini, narasumber menjelaskan konsep QRIS, manfaatnya bagi pelaku UMKM, serta cara pendaftaran dan penggunaannya. Peserta diberi kesempatan untuk melihat simulasi langsung bagaimana QRIS digunakan dalam transaksi, serta panduan langkah demi langkah untuk mengaktifkan QRIS melalui penyedia layanan keuangan. Sesi 4: Diskusi dan Tanya Jawab Setelah penyampaian materi, sesi diskusi dan tanya jawab dibuka untuk membahas kendala yang dihadapi oleh peserta dalam penerapan digital marketing dan QRIS. Peserta didorong untuk mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman, sehingga narasumber dapat memberikan solusi praktis yang sesuai dengan kondisi masingmasing UMKM. Penutupan Kegiatan seminar ditutup dengan rangkuman materi oleh narasumber dan pemberian sertifikat kepada peserta sebagai tanda partisipasi. Peserta juga diberi modul pelatihan yang dapat digunakan sebagai referensi untuk implementasi lebih lanjut. Jurnal Lentera Pengabdian : Haikal Hafiz. Prawira Wiguna. Asral JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. Partisipan Seminar ini diikuti oleh sekitar 24 pelaku UMKM dari Desa Telajung, yang hampir semuanya dari sektor usaha seperti kuliner. Peserta dipilih berdasarkan minat dan komitmen mereka untuk mengikuti pelatihan ini. Durasi dan Jadwal Kegiatan Kegiatan seminar dilaksanakan dalam satu hari penuh, dengan durasi dari pukul 08. 00 WIB. Rangkaian kegiatan dijadwalkan secara terstruktur dengan pembagian waktu untuk setiap sesi sebagai berikut: - 08. 30: Registrasi Peserta - 08. 40: Pembukaan - 08. 45: Doa - 08. 50: Menyanyikan Lagu Indonesia - 08. 00: Sambutan - 09. 15: Pemateri 1 - 09. 55: Pemateri 2 - 10. 40: Pemateri 3 - 10. 00: Tanya Jawab - 11. 05: Penutup Lanjut acara sosialisasi dan penerapan Qris - 11. 25: Pembukaan & Sosialisasi Qris - 11. 40: Tanya Jawab Qris - 11. 00: Penerapan Qris HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dari pelatihan digital marketing dan implementasi QRIS di Desa Telajung menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap pemahaman dan kemampuan pelaku Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital. Seminar yang berlangsung selama satu hari ini dihadiri oleh sekitar 24 pelaku UMKM, dengan mayoritas peserta berasal dari sektor kuliner. Berikut adalah rincian hasil dan pembahasan dari kegiatan Peningkatan Pemahaman Digital Marketing Gambar 1. Pemahaman Digital Marketing Jurnal Lentera Pengabdian : Haikal Hafiz. Prawira Wiguna. Asral JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. Pelatihan ini dimulai dengan sesi pengenalan digital marketing, di mana peserta diperkenalkan pada berbagai platform digital yang dapat digunakan untuk memasarkan produk Platform yang dibahas meliputi website. Facebook. Instagram. YouTube. TikTok. Canva, dan Capcut. Melalui sesi ini, peserta belajar tentang pentingnya kehadiran digital dan bagaimana strategi pemasaran online dapat membantu mereka menjangkau lebih banyak Peserta juga diajarkan cara membuat akun media sosial untuk bisnis mereka dan bagaimana mengoptimalkan penggunaan platform tersebut. Dalam sesi praktik, mereka diberikan panduan tentang pembuatan konten visual yang menarik, yang merupakan elemen kunci dalam menarik perhatian konsumen di dunia digital. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang digital marketing, peserta diharapkan dapat meningkatkan visibilitas dan daya saing usaha mereka di pasar. Implementasi QRIS Gambar 2. Implementasi QRIS Sesi khusus mengenai QRIS (Quick Response Code Indonesian Standar. memberikan wawasan mendalam tentang manfaat transaksi non-tunai. QRIS dirancang untuk memfasilitasi transaksi yang aman, cepat, dan efisien, yang sangat penting bagi UMKM yang ingin meningkatkan pengalaman pelanggan. Dalam sesi ini, narasumber menjelaskan cara pendaftaran dan penggunaan QRIS, serta memberikan simulasi langsung tentang bagaimana QRIS digunakan dalam transaksi sehari-hari. Peserta diberikan panduan langkah demi langkah untuk mengaktifkan QRIS melalui penyedia layanan keuangan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang QRIS, diharapkan pelaku UMKM dapat melakukan transaksi dengan lebih efisien, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan mempercepat proses pembayaran. Jurnal Lentera Pengabdian : Haikal Hafiz. Prawira Wiguna. Asral JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. Partisipasi Aktif dan Diskusi Gambar 3 Diskusi Sesi diskusi dan tanya jawab yang diadakan setelah penyampaian materi menunjukkan antusiasme yang tinggi dari peserta. Mereka didorong untuk berbagi pengalaman dan mengajukan pertanyaan terkait kendala yang dihadapi dalam penerapan digital marketing dan QRIS. Diskusi ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan mereka, tetapi juga memungkinkan mereka untuk saling belajar dari pengalaman satu sama lain. Narasumber memberikan solusi praktis yang sesuai dengan kondisi masing-masing UMKM, sehingga peserta merasa lebih siap untuk menerapkan pengetahuan yang telah mereka Keterlibatan aktif dalam sesi ini menciptakan suasana interaktif yang sangat bermanfaat bagi semua peserta. Dampak Jangka Panjang Program pengabdian ini tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pendampingan implementasi. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat tercipta dampak nyata dan berkelanjutan bagi perkembangan UMKM di Desa Telajung. Peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan ekonomi desa secara keseluruhan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang digital marketing dan implementasi QRIS, pelaku UMKM diharapkan dapat bersaing di pasar yang lebih luas dan lebih efektif dalam pengelolaan keuangan mereka. Hal ini sangat penting, terutama di era digital yang terus berkembang, di mana kemampuan untuk beradaptasi dengan teknologi baru menjadi kunci KESIMPULAN Pelatihan digital marketing dan implementasi QRIS yang dilaksanakan di Desa Telajung berhasil memberikan dampak positif yang signifikan bagi pelaku Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui program ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya kehadiran digital dan strategi pemasaran online, serta cara menggunakan Jurnal Lentera Pengabdian : Haikal Hafiz. Prawira Wiguna. Asral JLP : Jurnal Lentera Pengabdian Volume 02 No 03 Juli 2024 E ISSN : 2985-6140 https://lenteranusa. QRIS sebagai metode pembayaran yang efisien. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab, yang memungkinkan mereka untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan solusi praktis untuk kendala yang dihadapi. Dengan peningkatan kapasitas ini, diharapkan pelaku UMKM dapat bersaing lebih efektif di pasar yang lebih luas dan meningkatkan pengelolaan keuangan mereka. Secara keseluruhan, program pengabdian ini tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pendampingan implementasi, yang berpotensi menciptakan dampak jangka panjang bagi perkembangan ekonomi desa. Dengan demikian, pelatihan ini menjadi langkah penting dalam memberdayakan UMKM di era digital, membantu mereka untuk beradaptasi dan berkembang dalam lingkungan bisnis yang semakin kompetitif. DAFTAR PUSTAKA