SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 15-30 PERAN KEGIATAN EKSRAKULIKULER PRAMUKA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA Albertin Agit Arinta Ayu Lestari Kewa Bunga Kiloona Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPK. Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora E-mail: albertinkiloona07@gmail. Dwi Retnani Srinarwati Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPK. Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Email: Dwi. retnani@unipasby. Abstract Education is one of the important means to make human beings more qualified. Humans are not able to develop optimally without the help of others. The purpose of this research is to describe the implementation of scout extracurricular activities for Surabaya development cadet intensive high school students, to describe the development of the disciplinary character of Surabaya development cadet intensive high school students and to describe and analyze the role of scout extracurricular activities in developing the disciplinary character of Surabaya development cadet intensive high school students. The research method used is descriptive qualitative, the researcher acts as a participant observer during the Scout extracurricular process. The data is taken through observation, interviews and documentation. The results of the study showed that scout extracurricular activities were carried out once a week with several activities such as routine training, nature walks, and persami. The inculcation of the character of discipline is proven by the lack of discipline in Surabaya development cadet intensive high school students. Keywords: Extracurricular. Scout. Character Building. Discipline Abstrak Pendidikan adalah salah satu sarana penting untuk menjadikan manusia lebih Manusia tidak mampu berkembang secara optimal tanpa adanya bantuan orang lain. Tujuan dari penelitian ini ialah mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka siswa SMA intensif taruna pembangunan Surabaya, mendeskripsikan pengembangan karakter disiplin siswa SMA intensif taruna pembangunan Surabaya dan mendeskripsikan dan menganalisis peran kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam pengembangan karakter disiplin siswa SMA intensif taruna pembangunan Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, peneliti berperan sebagai pengamat partisipan selama proses ekstrakurikuler pramuka data diambil melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Received Februari 8, 2023. Revised Maret 10, 2023. April 12, 2023 Albertin Agit Arinta Ayu Lestari Kewa Bunga Kiloona, albertinkiloona07@gmail. PERAN KEGIATAN EKSRAKULIKULER PRAMUKA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA Hasil penelitian menunjukkan ekstrakurikuler pramuka yang dilaksanakan selama satu kali dalam seminggu dengan beberapa kegiatanya seperti latihan rutin, jelajah alam, dan persami. Penanaman karakter disiplin terbukti dengan kurangnya disiplin pada siswa SMA intensif taruna pembangunan Surabaya. Kata kunci: Ekstrakurikuler. Pramuka. Pembentukan Karakter. Disiplin LATAR BELAKANG Pendidikan adalah salah satu sarana penting untuk menjadikan manusia lebih Manusia tidak mampu berkembang secara optimal tanpa adanya bantuan orang lain. Pihak-pihak yang mampu membantu manusia dapat mengoptimlkan potensi, minat, dan bakat yang dimilikinya adalah keluarga, sekolah, dan masyarakat. Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan wajib bertanggung jawab atas kelangsungan hidup manusia agar berkembang menjadi manusia yang berguna dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Hal ini sesuai dengan Tujuan Pendidikan Nasioanal yang tercantum pada UU RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional Bab II pasal Pendidikan merupakan transformasi nilai-nilai kehidupan untuk ditumbuh kembangkan dalam perilaku seseorang, sehingga nilai kehidupan tersebut dapat menyatu dalam diri seseorang (Dharma Kesuma, dkk, 2011: . Pendidikan merupakan keseluruhan dinamika relasional antara pribadi dengan berbagai macam dimensi, baik dari dalam maupun dari luar dirinya, agar pribadi tersebut semakin dapat menghayati kebebasan sehingga dapat bertanggung jawab atas pertumbuhan dirinya sendiri sebagai pribadi dan perkembangan orang lain dalam hidup mereka (Doni Koesoema, 2011: . Menurut Sudirman . kk, 2010: . , pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai perilaku . kepada warga sekolah atau kampus yang meliputi kompenen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, dan tindakan untuk melaksanakan nilai-nilai tersebut, baik terhadap Tuhan Yang Maha Esa (YME), diri sendiri, sesama lingkungan maupun kebangsaan sehingga menjadi paripurna . nsan kamil, 2014:. Badan Penelitian dan Pengembangan. Pusat Kurikulum Kementrian Pendidikan Nasional . menjelaskan tujuan pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah: SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023 SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 15-30 . mengembangkan potensi kalbu/nurani/afektif peserta didik sebagai manusia dan warga negara yang memiliki nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. mengembangkan kebiasaan dan perilaku peserta didik yang terpuji dan sejalan dengan nilai-nilai universal dan tradisi budaya bangsa yang religius. 2 menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab peserta didik sebagai generasi penerus bangsa. mengembangkan kemampuan peserta didik menjadi manusia yang mandiri, kreatif, berwawasan dan . mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, jujur, penuh kreativitas dan persahabatan, serta dengan rasa kebangsaan yang tinggi dan penuh kekuatan. Badan Penelitian dan Pengembangan. Pusat Kurikulum Kementrian Pendidikan Nasional . 0: . dijelaskan untuk mengukur tingkat keberhasilan pelaksanaan pendidikan karakter di satuan pendidikan dilakukan melalui berbagai program penilaian 23 dengan membandingkan kondisi awal dengan pencapaian dalam waktu tertentu. Penilaian keberhasilan tersebut dilakukan melalui langkahlangkah berikut: . Menetapkan indikator dari nilai-nilai yang ditetapkan atau disepakati, . Menyusun berbagai instrumen penilaian, . Melakukan pencatatan terhadap pencapaian indikator, . Melakukan analisis dan evaluasi . melakukan tindak lanjut. Secara praktis ada halhal yang memang secara objektif bisa dipakai sebagai kriteria untuk menilai apakah pendidikan karakter telah berhasil dilaksanakan atau tidak. Objektif yang dimaksud di sini adalah data-data dan fakta-fakta, tidak tahu berupa tindakan maupun dampak-dampak dari keputusan yang dapat diverifikasikan oleh semua. Kriteria dan objek yang dibahas di sini hanya berkaitan dengan hal-hal yang bisa secara objektif dipakai sebagai pedoman penilaian pendidikan karakter di sekolah. Dari data-data dan fakta ini kita dapat melihat sejauh mana siswa dan individu di dalam sekolah telah melaksanakan pendidikan karakter (Doni Koesoema, 2010: . Istilah kebijakan pendidikan karakter dalam dunia pendidikan sering disebut dengan istilah perencanaan pendidikan . ducational plannin. , rencana induk tentang pendidikan . aster plan of educatio. , pengaturan pendidikan . ducational regulatio. , kebijakan tentang pendidikan . olicy of educatio. namun istilahistilah tersebut itu sebenarnya memiliki perbedaan isi dan cakupan makna dari masing-masing yang ditujukan oleh istilah tersebut (Arif Rohman, 2009: 107-. PERAN KEGIATAN EKSRAKULIKULER PRAMUKA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA Tujuan utama dalam pendidikan karakter adalah untuk memfasilitasi penguatan dan pengembangan nilai-nilai tertentu sehingga terwujud dalam perilaku anak baik 3 ketika proses sekolah maupun setelah proses sekolah. Tujuan kedua pendidikan karakter adalah mengkoreksi perilaku peserta didik yang tidak sesuai dengan nilainilai yang dikembangkan oleh sekolah. Penanaman karakter merupakan suatu upaya untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia dan mampu menempatkan dirinya dalam situasi tertentu. Karakter yang kuat akan membawa dampak positif bagi siswa menuju kesuksesan di masa depan. Memperkokoh penanaman karakter anak sangat diperlukan karena agar tidak terpengaruh Budaya Barat. Pentingnya dilakukan penanaman karakter secara langsung membentuk nilai-nilai yang positif pada diri siswa. Lingkungan sekolah yang bersih dan nyaman merupakan sarana pendukung terselenggaranya pembelajaran yang kondusif. KAJIAN TEORITIS Penelitian terdahulu dapat dijadikan sebagai dasar pijakan bagi peneliti untuk mengetahui pengembangan karakter disiplin dan kreatif pada siswa kajian permasalahan penelitian yang membicarakan tentang peran kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam pengembangan karakter disiplin dan kreatif siswa SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya. Penelitian terdahulu serta teori yang dibahas pada bab ini digunakan sebagai pembatas lingkup penelitian, fokus penelitian, dan titik tolak penelitian yang dilakukan Berdasarkan hal tersebut, dapat ditunjukkan kebaruan penelitian ini dibanding penelitian-penelitian terdahulu. Untuk mengetahui posisi dan perkembangan kajian permasalahan, berikut ini dipaparkan beberapa hasil penelitian relevan yang pernah dilakukan sebelumnya sehingga dapat menjelaskan posisi, konteks, dan perbedaan antara penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan penelitian-penelitian sebelumnya. Penelitian-penelitian terdahulu yang telah dilakukan merupakan kajian yang berkaitan dengan bentuk-bentuk karakter siswa . Kajian penelitian yang kedua berjudul AuPeran Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka Dalam Pengembangan karakter displin dan siswa pada kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka siswa SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya oleh Albertin Agit Kiloona. SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023 SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 15-30 Hasil penelitian dari kajian penelitian ini terdapat dua faktor yang mempengaruhi penyimpangan karakter disiplin dan kreatif siswa Intensif Taruna Pembangunan Surabaya, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Adapun faktor internal yang mempengaruhi penyimpangan karakter yaitu kurangnya motivasi untuk merubah Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi penyimpangan karakter siswa yaitu pengaruh teman sebaya . ingkungan pergaula. Perbedaan dalam penelitian tersebut terdapat pada Data yang digunakan yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi penyimpangan karakter sedangkan penelitian saat ini yaitu peran kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam pengembangan karakter disiplin dan kreatif siswa Intensif Taruna Pembangunan Surabaya. METODE PENELITIAN Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. metode kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Sementara itu. Kirk dan Miller mendefinisikan bahwa penelitian kualitatif adalah tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yang secara fundamental bergantung pada pengamatan pada manusia dalam kawasannya sendiri dan berhubungan dengan orang-orang tersebut dalam bahasanya dan dalam Penulis menggunakan metode kualitatif sebab . lebih mudah mengadakan penyesuaian dengan kenyataan yang berdimensi ganda, . lebih mudah menyajikan secara langsung hakekat hubungan antara peneliti dan subyek penelitian, . memiliki kepekaan dan daya penyesuaian diri dengan banyak pengaruh yang timbul dari pola-pola nilai yang dihadapi. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yakni penelitian yang bertujuan untuk mengungkapkan suatu masalah atau keadaan atau peristiwa. Hal ini sesuai dengan definisi penelitian kualitatif, yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bertujuan untuk mengetahui informasi tentang Penanaman Karakte disiplin dan kreatif Siswa Melalui Pendekatan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenologis, yaitu dengan mendeskripsikan atau fenomena yang dapat ditangkap oleh peneliti dengan menunjukkan bukti-bukti yang berhasil ditangkap oleh penelitian. PERAN KEGIATAN EKSRAKULIKULER PRAMUKA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Ekstrakurikuler Kepramukaan di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya Pengembangan minat dan bakat siswa yang dilaksanakan di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya, salah satunya adalah program ekstrakurikuler pramuka yang berlangsung sejak lama dengan tujuan untuk melatih disiplin belajar siswa. Hal ini dapat terlihat dari rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas, kepercayaan dan kejujuran siswa yang semua itu tertuang dalam kegiatan ekstrakurikuler. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya ini telah berlangsung sejak lama dan dilaksanakan pada hari kamis siang pada pukul 12. 45 sampai 00 yang diikuti oleh siswa kelas X,XI dan XII tingkat siaga dan penggalang. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan sekolah yang pelaksanaannya disesuaikan oleh pembinanya, hal ini sangat membantu dalam pembelajaran 29 disiplin belajar siswa pada pembentukan karakter anak dalam kegiatan sehari-hari di sekolah. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka ini dirintis sejak tahun 1999 sampai sekarang dan berjalan dengan lancar. Peran kegiatan ekstrakurikuler pramuka ini sangat membantu disiplin siswa dalam kegiatan belajar siswa, dapat melatih mental serta dapat mempraktikan materi-materi yang telah diberikan dikelas dengan cara mengisi kegiatannya itu dengan hal-hal yang positif dalam ekstrakurikuler pramuka. Di samping itu kegiatan ini dilaksanakan pada siang hari dapat juga meningkatkan nilai positif disekitar lingkungan sekolah. Peran kegiatan ekstrakurikuler pramuka memang dirasakan sangatlah penting dan memiliki banyak manfaat dalam mewujudkan disiplin siswa sehingga pembina terus berupaya melalukaan berbagai program agar kegiatan ekstrakurikuler pramuka ini tetap berjalan dengan baik dan salah satunya adalah dengan melibatkan guru mata pelajaran itu dalam kegiatan pramuka, sehingga guru itu dapat melihat secara langsung bentuk kegiatan dan bagaimana siswa mampu mewujudkan teori belajar itu dan bentuk siswa dapat mewujudkan disiplin belajar dalam kegiatan pramuka dilakukan dengan beberapa tingkatan, seperti, rajin latihan,datang latihan tepat waktu, bertanggungjawab dan jika ada siswa yang tidak mengerjakan tugas sekolah maka tidak naik tingkatannya atau pangkatnya. Intinya kegiatan pramuka dapat mewujudkan disiplin belajar siswa. SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023 SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 15-30 Bagi siswa, peran penting pramuka ini sangat dirasakan manfaatnya ketika belajar materi PKn di kelas karena kegiatan yang dilaksanakan dalam ekstrakurikuler pramuka itu memiliki keterkaitan dan memiliki kesamaan dalam tujuannya, yaitu nilainilai dalam dasa darma yang telah diajarkan sesungguhnya memiliki kesamaan dengan pelajaran PPKn itu sendiri, misalnya dalam meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, melatih disipin, mental, keberanian, kreativitas, tanggungjawab, dan Untuk itu, dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka selalu diajarkan bagaimana cara untuk dapat mewujudkan disiplin dan siswa harus menerapkannya dalam belajar terutama dalam mata pelajaran PPKn serta dalam kehidupannya sehari-hari, karena sikap disiplin ini sangat bermanfaat bagi kehidupan siswa. 30 Bentuk kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam mewujudkan disilpin belajar siswa di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya adalah pelaksanaannya sangat menyenangkan siswa, karena di samping bermain, penanaman sikap disiplin juga ditanamkan kepada siswa agar dapat diterapkan ketika mereka belajar dikelas. Akan tetapi sikap disiplin ini tidak mungkin dapat berjalan jika sebagian komponen siswa saja yang melaksanaknnya. Disiplin belajar siswa dapat berjalan dengan baik apabila semua siswa melaksanakannya, kepala sekolah, guru terutama guru mata pelajaran yang secara langsung dilihat dan ditiru oleh siswa, pembina pramuka, semua siswa dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah, keluarga dan Kegiatan ekstrakurikuler pramuka sangat berpengaruh dalam mewujudkan disiplin belajar siswa yang kurang disiplin dan ekstrakurikuler pramuka juga selalu mengupayakan dan mengatasi siswa yang kurang disiplin dalam belajar, dalam mentaati tata tertib yang berlaku di lingkungan madrasah. Kemudian siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka ini mulai dari kelas X,XII dan XII diwajibkan untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Bentuk kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMA Itensif Taruna Pembangunan Surabaya yaitu perkemahan bhakti, penjelajahan, dan upacara perkemahan pramuka. PERAN KEGIATAN EKSRAKULIKULER PRAMUKA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA Peran Pembina pramuka dalam Mencegah sikap disiplin siswa. Di usia yang sekarang ini, siswa selalu melakukan proses pembelajaran. Mereka belajar untuk menghargai waktu yang ada. Jika para Pembina mengajarkan mereka dengan baik dan penuh cinta kasih, mereka merasa senang dan merasa dihargai. Apa dampak hal ini dalam kehidupannya kelak? Mereka akan mengembangkan konsep diri yang positif. Mereka memandang dirinya sebagai pribadi yang berharga dan patut dihargai sehingga kepercayaan diri mereka tumbuh dengan sempurna. 37 Siswa yang disiplin akan mempunyai rasa percaya diri yang baik maka akan baik pula dalam proses adaptasi di lingkungan sekitarnya, baik di rumah, di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat sekitarnya. Semua ini bermula dari keberhasilan pembentukan sikap disiplin dalam mencegah sikap disiplin pada siswa SMA Itensif taruna Pembangunan Surabaya, dapat dilihat dari hasil wawancara yang dilakukan dengan pembina pramuka . Adapun hasil wawancara dengan kak FA Aumenerapkan sikap disiplin untuk anakanak di sekolah ini gimana ya, soalnya anak Aeanak disini itu ada yang sudah disiplin tapi masih banyak juga yang belum disiplin gitu mbk. Berdasarkan hasil wawancara dengan pembina pramuka peran mereka sebaagai Pembina yaitu mengajarkan sikap disiplin yang baik serta memberikan contoh yang baik sehingga siswa merasa sikap disiplin harus di kembangan Selain memberikan sikap disiplin yang baik perhatian para pembina juga berperan dalam memberikan contoh - contoh kecil dalam hal sikap disiplin. Aujadi aku juga sebagai pembina cari cara untuk bagaimana caranya supaya anak Ae anak ini bisa disiplin seperti yang lain, ya mungkin ini kan masih umur Aeumur 38 segini ini masih bersikap cuek aja tapi bahkan dari hal sekecil itu juga bisa berdampak besar bagi diri sendiri maupun orang- orang disekitar kita gitu. Hal yang sedikit berbeda disampaikan oleh kak AP terkait perannya sebagai pembina pramuka guna menanamkan sikap disiplin yang baik untu para siswa : AuPeran saya sebagai pembina itu ya mbak memberikan teguran jika anak salah dan hukuman juga bila memang kurang disiplin dan juga dibutuhkan untuk memberi perhatian meskipun saya galak ya namanya pembina pasti mau supaya anak Aeanak ini menjadi baik itu yang membuat siswa disini menjadi baik saya tidak berani macam-macam galak tapi tetap perduli dengan siswa di siniAy. SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023 SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 15-30 Ketegasan juga perlu saya miliki saat mendidik siswa disini supaya mereka bisa mengerti mengenai sikap disiplin yang baik serta cara memberinya hukuman. Artinya, bila mereka melakukan sesuatu, maka mereka akan mendapatkan balasan sesuai dengan hal yang mereka lakukan tersebut. Hal ini bisa jadi lebih efektif dibandingkan menasihati siswa saja. Dengan cara ini, setiap para Pembina atau siapa saja akan melakukan hal yang salah, maka mereka akan ingat akan hal yang akan didapatkannya. Tetapi, setelah memberikan hukuman tersebut, berikan penjelasan juga mengapa siswa itu mendapatkan hukuman tersebut dan mengapa hal yang mereka lakukan itu salah. Peran guru dalam mengatasi sikap disiplin siswa Mengatasi sikap disiplin siswa Butuh pendekatan dan pengawasan ekstra. Sejatinya, para siswa adalah anak-anak yang sedang beranjak dewasa dan sedang mengalami masa transisi pemikiran yang lebih dewasa. Maka pentingnya peran guru dalam mengatasi penyimpangan sikap dispilin siswa SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya Saya sebagai guru di sini apalagi sebagai guru mata pelajaran pkn melihat masih banyak siswa yang kurang disiplin seperti itu saya sebagai guru merasa sedih tetapi juga harus melakukan tindakan A. Untuk saat ini hal peran yang dapat saya lakukan ya memberikan arahan,nasihat serta contoh yang baik mbak memberikan arahan dan contoh yang baik itu seperti misalnya kalau pada saat jam pelajaran pkn dan ada yang terlambat masuk kelas itu saya langsung menyuruh untuk menghafalkan pancasila di dpn kelas supaya mereka juga tau bahwa koita itu harus tepat waktu untuk masuk kedalam kelas seperti itu mbak. Guru sangat berperan penting dalam memenuhi hak kasih sayang kepada anak. Guru diharapkan mampu memberikan kasih sayang yang bersifat memberi kehangatan, menumbuhkan rasa diterima dan menanamkan rasa aman, mengembangkan kepribadian, menanamkan disiplin, memberikan arah dan dorongan agar siswa berani dalam menghadapi kehidupan tidak ada kata terlamabat dalam memberikan contoh kasih dan arahan pada siswa. Ibu EP memberikan penjelasan yang tidak jauh berbeda 40 AuPeran saya sebagai guru ya mengarahkan ke hal hal yang baik memanfaatkan waktu sebaik mungkin karena menurut saya hal itu akan memberikan pengaruh positif dalam kehidupan biar tidak ceroboh lagi Ay Pentingnya peran guru dalam memberikan arahan terlihat jelas dari wawancara dengan ibu EP. PERAN KEGIATAN EKSRAKULIKULER PRAMUKA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA Dengan memberikan arahan dan contoh yang baik oleh siswa maka siswa akan dapat mengalihkan diri dari penyimpangan perilaku sikap kurang disiplin. Pendapat yang tidak jauh berbeda diungkapkan oleh ibu guru AC terkait perannya sebagai guru: AuPeran yang saya lakukan apa ya saya mengancam untuk surat panggilan orang tua jika terus terlambat datang ke sekolah serta pendampingan pengawasan juga ya mbak mungkin dulu saya kan kurang dekat dengan dengan siswa sekarang mungkin jadi lebih dekat karena guru- guru sini juga mendukung untuk memberantas penyimpangan perilaku yang kuranmg disiplin istilahnya sek cilik kok wes koyok ngono kelakuane arep dadi opo . asih kecil kok sudah seperti itu kelakuan nya mau jadi ap. selain dari komunikasi antara saya dan siswa e apa ya mengarahkan anak untuk melakukan hal positif jika ada waktu senggang contohnya membaca buku di perpustakaan atau mengerjakan tugas yang masih belum selesai. Pokoknya ya saya arahkan ke hal hal yang baik supaya tidak melakukan hal aneh aneh lagiAYa Alkhamdulilah sih mbak sejak ada ancaman dari saya sekarang sudah ada yang disiplin tidak semuanya tapi setidaknya ada yang sudah mulai berubah Peran guru sangat penting salah satunya pendampingan mungkin ada sekali sekali untuk memberikan suatu arahan kepada siswa, agar siswa merasalebih paham jika dia itu masih kurang disiplin. guru dapat mengarahkan, mengalihkan pola piikir siswa kearah yang baik mungkin itu sih mbak kalau menurut saya. PEMBAHASAN Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya Bermula dari tujuan dilaksanakannya program ekstrakurikuler pramuka, maka pelaksanaan program ekstrakurikuler pramuka adalah untuk melatih disiplin, tanggung jawab dalam menjalankan tugas, kepercayaan dan kejujuran pada peserta didik. Kegiatan ekstrakurikuker pramuka di SMA Itensif Taruna Pembangunan Surabaya merupakan kegiatan ekstrakurikuler yanng wajib diikuti oleh seluruh siswa kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang dilaksanakan dilaksanakan setiap hari kamis jam 11. 00 WIB yang diikuti oleh kelas X. XI dan X11. Kegiatan ini dilaksanakan di sekitar lingkungan sekolah. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Intensif Taruna Pembangunan Pada kenyataannya pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka diklasifikasikan berdasarkan tingkatan dalam pramuka. SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023 SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 15-30 Kegiatan ekstrakuriler pramuka ini dibagi menjadi dua golongan menurut tingkatan didalam pramuka, yaitu penggalang dan penegak 2 Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka terbagi menjadi dua tingkatan yaitu pertama Tingkatan Pada tingkatan penggalang siswa yang termasuk tingkatan ini adalah siswa yang kelas X Sedangkan tingkatan yang kedua adalah tingkatan penegak . Pada tingkatan penegak siswa yang termasuk tingkatan ini adalah siswa yang kelas XI dan XII. Pelaksanaan ekstrakurikuler Pramuka disini tidak berdasarkan pada kelas namun berdasarkan pada tingkatan anak tersebut sehingga walaupun siswa tersebut sudah kelas XI namun ketika usianya masih dikatakan masih golongan penggalang, siswa tersebut belum dikatakan golongan penggalang bentuk kegiatan ekstrakurikler pramuka disini menyenangkan namun mengandung pendidikan. Bentuk kegiatan yang menyenangkan adalah dalam kegiatan ini terdapat permainan yang menyenangkan seperti permainan konsentrasi, yel-yel setiap regu, lagu-lagu sedangkan bentuk kegiatan yang membentuk kedisiplinan siswa adalah apel sebelum kegiatan. PBB, ketika siswa melaksanakan kesalahan atau melanggar akan ditegur dan di beri sanksi, namun semua itu dilakukan demi mendisiplinkan siswa 43 agar tidak diulangi lagi. Beberapa pernyataan, bahwa pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dilaksanakan dengan dua tingkatan. Pertama tingkatan siaga dan kedua tingkatan penggalang. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dilaksanakan pada hari kamis siang. Peran kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya Peran kegiatan ekstrakurikuler pramuka untuk meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya sangat besar sekali, kegiatan ekstrakurikuler pramuka didalamnya terdapat kegiatan yang mendukung dengan baik. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh guru Pembina pramuka. saya senang mbak dengan adanya ekstrakurikuler pramuka karena banyak nilai positifnya yang dapat diambil dari pramuka khususnya kedisiplinan anakanak Beberapa siswa mengemukakan: semenjak saya ikut pramuka saya menjadi terbiasa melaksanakan tugas dengan tepat waktu, belajar dengan tertib kak anak yang mengikuti ekstrakurikuler pramuka dengan yang tidak sangat tampak karena mereka yang mengikuti ekstrakurikuler pramuka selalu masuk sekolah, menaati tata tertib sekolah, tidak ramai dikelas ketika guru menjelaskan saya mencontoh salah satu guru yang sangat disiplin. PERAN KEGIATAN EKSRAKULIKULER PRAMUKA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA Beliau selalu datang tepat waktu, rapi, sopan. Selain dari kegiatan ekstrakurikuler pramuka itu sendiri, ada juga yang sangat membantu yaitu pengajar dan Pembina ekstra tersebut, karena guru adalah orang tua kedua bagi siswa disekolah. Tingkah laku guru akan ditiru oleh siswanya, jadi sikap atau tingkah laku guru harus selalu baik, karena merupakan teladan untuk siswanya. Disiplin sangatlah penting bagi manusia. Pentingnya disiplin ini tidak saja dirasakan oleh manusia dalam kehidupan manusia perorangan saja, tetapi juga dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat, bahkan juga dirasakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketika seseorang selalu melaksanakan disiplin maka seseorang tersebut akan dihargai oleh orang karena mampu 44 melaksanakan tanggung jawabnya, patuh terhadap perintah dan bisa mengahargai waktu. Dalam rangka meningkatkan kedisiplian siswa banyak usaha yang dilakukan baik dari kepala sekolah, guru, pembimbing dan Pembina kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya. Dari penelitian yang sudah terdata, penulis dapatkan berdasarkan pengamatan pada waktu pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dan dari hasil wawancara dengan Pembina pramuka untuk meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya dilakukan dengan berbagai tata tertib yang ada di sekolah. Pendekatan yang dilakukan oleh pembina pramuka adalah: a. Pendekatan keteladanan Pendekatan yang dilakukan oleh pembina pramuka dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya adalah dengan peneladanan secara langsung. Seorang Pembina menjadi contoh bagi siswa dalam Sehingga Pembina tidak hanya memberikan nasehat saja melainkan juga memberikan contoh langsung kalau harus mendisiplinkan anak-anak saya harus disiplin telebih dahulu. Contohnya saja ketika berangkat, saya selalu berusaha berangkat tepat waktu bahkan sebelum jam kegiatan pramuka dimulai. Yang jelas Pembina adalah teladan bagi siswa-siswi. Pendekatan kedisiplinan Pendekatan yang dilakukan oleh pembina pramuka dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya adalah bimbingan dan ceramah kedisiplinan, artinya ketika melaksanakan apel pembukaan kegiatan, pembina selalu memberikan nasehat bagi siswa yang kurang Dimulai dari kegiatan, atribut yang dipakai siswa, disiplin ketika mengikuti apel SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023 SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 15-30 Semua sikap disiplin ditanamkan setiap hari akan menjadi kebiasaan yang baik 45 kegiatan ekstrakurikuler pramuka selalu diajarkan bagaimana selalu melaksanakan sesuatu dengan disiplin dan siswa harus dapat mengaplikasikannya selama kehidupan sehari-harinya, karena disiplin sangatlah penting bagi manusia. Pentingnya disiplin ini tidak saja dirasakan oleh manusia dalam kehidupan manusia perorangan saja, tetapi juga dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat, bahkan juga dirasakan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Siswa dibiasakan disiplin mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Sebelum kegiatan ekstrakurikuler pramuka dimulai siswa dibiasakan melaksanakan apel pembukaan tepat pada pukul 11. 20 WIB dan dilanjut dengan periksa kerapian siswa/ periksa atribut yang dipakai siswa. Kegiatan ekstrakurikuler pramuka memiliki peran dalam meningkatkan kedisiplinan siswa. Siswa di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabya sebelum mengikuti kegiatan ekstarakurikuler pramuka memiliki sifat yang kurang disiplin, hal ini dilihat dari sikap siswa sebelum dan sesudah mengikuti ekstrakurikuler pramuka berdasarkan laporan pada buku pembinaan siwa, absensi siwa. Faktor penghambat dan pendukung pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam meningkatkan kedisiplinan siswa SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya Faktor penghambat pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabyaa tidak terlepas dari hambatan. Hambatan yang sering ditemui dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka antara lain: . Kurangnya kesadaran mengikuti kegiatan ekstrakurikuer pramuka. Kondisi cuaca sangat mempengaruhi kegiatan. Apabila cuaca baik maka siswa bisa mengikuti kegiatan namun apabila kurang baik akan menjadi penghambat. Hal ini seperti yang dikatakan salah satu siswa SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya. Lingkungan luar yang tidak mendukung Untuk mengatasi hambatan tersebut. Pembina pramuka selalu bekerja keras dan bekerja sama dengan guru atau orang tua siswa untuk selalu giat dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Faktor pendukung pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka Faktor pendukung pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMA Intensif: Taruna Pembangunan Surabaya adalah: . Tata tertib yang mendukung Di SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya terdapat dua tata tertib yang diterapkan untuk mendisiplinkan para siswa. PERAN KEGIATAN EKSRAKULIKULER PRAMUKA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA Tata tertib tersebut adalah tata tertib tertulis dan tata tertib tidak tertulis. Contoh tata tertib tertulis adalah siswa berangkat tepat pada waktunya. Contoh tata tertib tidak tertulis tetapi tidak kalah wajibnya untuk ditaati yaitu kewajiban para siswa untuk tidak berkata kotor. Contoh diatas merupakan peraturan yang tertulis maupun tidak tertulis. Dengan diterapkannya beberapa tata tertib diatas, maka akan bermanfaat bagi siswa terutama dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di MI Hidayatul MubtadiAoin Ngudirejo Diwek Jombang sehingga dengan tata tertib tersebut para siswa di MI Hidayatul MubtadiAoin Ngudirejo Diwek Jombang merasa dibimbing, dididik dan dibiasakan yang akhirnya kedisiplinan akan menjadi meningkat. Pembina yang professional Pembina yang profesional sangat berpengaruh untuk meningkatkan kedisiplinan para siswa. Hal ini akan menjadi faktor pendukung tersendiri untuk meningkatkan kedisiplinan para Pembina ini adalah dahulu sampai sekarang aktif di Pramuka dan menjadi pengurus di Ranting maupun Kwarcab. KESIMPULAN DAN SARAN Pelaksanaan Kegiatan ekstrakurikuler pramuka di SMA intensif taruna pembangunan Surabaya sudah berjalan dengan baik, karena sudah memiliki jadwal untuk latihan pramuka setiap hari Kamis Pukul 11. 25 Kegiatan ekstrakurikuler ini di laksanakan guna untuk melatih serta memimpin anggota pramuka untuk belajar mengenai materi pramuka, cara pengaplikasiannya, untuk kehidupan sehari-hari baik di dalam lingkungan sekolah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat. Dalam ekstrakurikuler ini juga di ikut sertakan untuk belajar tentang pengembangan karakter siswa, yakni karakter disiplin hal ini akan menjadi suatu hal yang akan di capai oleh siswa Aesiswi SMA intensif taruna pembangunan Surabaya melalui pembinaan yang dilakukan pada kegiatan pramuka setiap hari kamis. Pelaksanaan kegiatan pramuka ini sudah dikategorikan baik, terlihat dari keseriusan mereka untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dalam berorganisasi, dan mampu mengamalkan nilai dasa darma dan nilai tri satya sebagai pedoman mereka dalam kepramukaan yakni dengan adanya berbagai kegiatan pramuka. Pengembangan karakter disiplin siswa SMA intensif taruna pembangunan surabaya masih kurang disiplin walaupun tidak secara keseluruhan misalnya masih ada yang sering datang terlambat dan juga masih ada yang sering melanggar aturan peran kegiatan ekstrakurikuler pramuka SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023 SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa Vol. No. 2 April 2023 e-ISSN: 2964-8629. p-ISSN: 2964-8548. Hal 15-30 dalam pengembangan karakter disiplin siswa SMA Intensif Taruna Pembangunan Surabaya dapat juga di laksanakan melalui kegiatan intrakurikuler pramuka seperti halnya yang dilakukan penulis bahwa di dalam kegiatan ekstrakurikuler pramuka ini akan dijadikan sebagai langkah untuk melaksanakan pengembangan karakter disiplin siswa, baik melalui kegiatan rutin, kegiatan di alam terbuka, dan lain sebagainya. Berdasarkan kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang telah di laksanakan di SMA intensif taruna pembangunan Surabaya, semoga kedepannya menjadi organisasi yang dapat menjunjung nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, serta dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik. Sebab dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler ini, merupakan wadah yang sangat mendukung untuk membina karakter setiap anggota pramuka, guna untuk membangun kepribadian siswa melalui sikap karakternya baik untuk diri sendiri maupun untuk kalangan orang banyak. Di harapkan kepada seluruhnya siswa yang mengikuti kegiatan pramuka supaya makin aktif terhadap latihan yang sudah di laksanakan di sekolah, tanpa rasa paksaan untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan organisasi pramuka melalaui kesadaran dan kesungguhan dari setiap anggota, serta bisa menjadi contoh untuk siswa yang tidak aktif di pramuka, bahwa pentingnya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka, guna untum membina karakter setiap siswa. DAFTAR REFERENSI Arikunto. Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, (Jakarta: Rineka Cipta, 1991. Byne. Rhonda. The Secret. Jakarta: Gramedia, 2007. Asmani. Jamal MaAomur. Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah (Cetakan VI). Jogjakarta: Diva Press, 2013 Azwar. Azrul. Mengenal Gerakan Pramuka. Jakarta: Erlangga, 2012. Creswel. John W. Reasearch Design: Pendekatan Kualitatif. Kuantitatif, dan Mixed. Doni A. Koesoema, . Tiga Matra Pendidikan Karakter. Basis. Darmiatun. Implementasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Gava Media. Hidayat. Metode penelitian dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Bumi Aksara. Zainuddin Fanani. Hakikat Disiplin. Bulletin an-nada no 1 tahun 1 November PERAN KEGIATAN EKSRAKULIKULER PRAMUKA DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER DISIPLIN SISWA SMA INTENSIF TARUNA PEMBANGUNAN SURABAYA Langgulung. Hasan. Manusia dan Pendidikan. Jakarta: Pustaka Al Husna, 2012 Moleong. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT. Raja Grapindo Persada, 2017 Moleong. Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif,(Edisi Revis. Bandung: Remaja Rosda Karya, . 5 Narbuko. Cholid. Metodologi Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara, 2014 Pramito TuAou. Tulus. Peran Disiplin pada Perilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: PT Grasindo, 2004. Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta, 2018. Sunardi. Andri BOB. BOYMAN Ragam Latihan Pramuka. Jakarta Pusat: Nuansa Muda Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa,. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:Balai Pustaka Widagdho. Djoko dkk. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2012. Dodi. Limas. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2015. Malang: CV. Artha Group Santoso Sastropoetra. Partisipasi. Komunikasi. Persuasi dan Disiplin dalam Pembangunan Nasional. Bandung: Penerbit Alumni Slameto. SIMPATI - VOLUME 1. NO. APRIL 2023