Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 . PERSEPSI ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN OTAK ANAK MELALUI KEGIATAN BERMAIN DI KOTA JAMBI Masyunita Siregar. Devit Fajarwati. Mutiara Maeisa Putri. Arda Surya Reida Safitri. Sisilia Prodi PGPAUD. Universitas Jambi Masyunitas@unja. id, fajarwatidevit@gmail. com, mutiaramaeisaputri@gmail. ardasuryareida@gmail. com, shisiliaputri41@gmail. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah mengetahui persepsi orang tua terhadap perkembangan otak anak melalui kegiatan bermain di kota Jambi. Metode penelitian termasuk penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan kuesioner. Penelitian ini menunjukan hasil berupa pemahaman orang tua terhadap perkembangan otak anak melalui kegiatan bermain di kota Jambi tergolong baik, dimana orang tua sudah memahami konsep bermain sebagai stimulasi perkembangan otak anak. Pengaruh baik berupa Pemahaman orang tua terhadap aktivitas bermain anak usia dini pada umumnya sudah cukup baik, hal ini terlihat dari tingkat kesadaran orang tua terhadap urgensi penting bermain, faktor yang mempengaruhi bermain, dan jenis-jenis bermain. Hal ini terlihat dari hasil pengisian kuesioner yang diisi oleh orang tua secara langsung. Dimana persepsi atau kinerja pengetahuan orang tua tentang bermain dapat menstimulasi perkembangan otak anak mendapatkan hasil yang baik. Kata kunci: Persepsi. Otak Anak. Bermain PARENTS' PERCEPTIONS OF CHILDREN'S BRAIN DEVELOPMENT THROUGH PLAY ACTIVITIES IN JAMBI CITY Masyunita Siregar. Devit Fajarwati. Mutiara Maeisa Putri. Arda Surya Reida Safitri. Sisilia Prodi PGPAUD. Universitas Jambi Masyunitas@unja. id, fajarwatidevit@gmail. com, mutiaramaeisaputri@gmail. ardasuryareida@gmail. com, shisiliaputri41@gmail. Abstrak The purpose of this study was to determine parents' perceptions of children's brain development through play activities in Jambi city. The research method included descriptive quantitative research with sampling techniques using a questionnaire. This study shows the results in the form of parents' understanding of children's brain development through play activities in Jambi city is classified as good, where parents already understand the concept of play as a stimulation of children's brain Good influence in the form of parents' understanding of early childhood play activities is generally quite good, this can be seen from the level of parents' awareness of the important urgency of play, factors that influence play, and types of play. This can be seen from the results of filling out the questionnaire filled out by parents directly. Where the perception or performance of parents' knowledge about play can stimulate children's brain development gets good results. Keywords: Perception. ChildAos Brain. Play Al Abyadh ISSN: 2620-7265 E-ISSN: 2775-7080 Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak . Oe Masyunita Siregar. Devit Fajarwati, dll Pendahuluan Pentingnya edukasi sejak dini sudah mempunyai bermiliar-miliar sel saraf, tetapi diperhatikan betul oleh pihak berwenang. berhibernasi sesudah sang bayi dilahirkan. Edukasi dengan memulai pendidikan di usia Saat rangsangan terbaru masuk, seseorang TK sebetulnya terlambat. Asumsi mengenai tanpa pelatihan pun dapat belajar hal-hal edukasi yang dikatakan bahwa pendidikan banyak dari sel saraf ini menjalani masa hanya dapat dilakukan sesudah masa SD Rangsangan tidaklah tepat. Berdasarkan riset di dalam berkemungkinan membuat sel-sel jaringan dunia ilmu saraf yang dilaksanakan Dr. saraf menciptakan sambungan-sambungan Benyamin S. Bloom, salah satu professor untuk menyampaikan pesan. Seluruh sel dari University of Chicago yang ada di tersebut akan menjadi lebih efektif dan USA, persentasi anak-anak berusia 0 Tahun sel-sel penyusun saraf yang besar (Cropley, 1. perkembangan janin. Akan tetapi, orang- Hasilnya, orang yang kekurangan distimulasi justru anak-anak mengalami kesulitan. Stimulasi yang rutin tidaklah berlangsung pada tingkat yang dilakukan dapat menguatkan hubungan maksimal apabila dalam masa ini anak-anak ikatan antara sel-sel saraf pada otak yang telah lebih kuat, otomatis fungsi otaknya Menurut Purnomo . peranan juga menjadi semakin baik. (Siti Sholichah orangtua menjadi amat penting dan strategis & Ayuningrum, 2. AUD. Tumbuh kembang otak AUD turut ditentukan dari faktor internalnya, misalnya Pertumbuhan AUD genetik serta pertumbuhan jasmani. Akan tetapi, walaupun genetik berperan besar pembelajaran, serta kecerdasan emosinya sepanjang hayat. Sepanjang usia kanak- berpengaruh besar. Pertumbuhan otak AUD kanak, perkembangan otak seorang anak berada pada tahapan pertumbuhan secara intens, sehingga berbagai peristiwa yang perkembangan selanjutnya. Maka dari itu, pemahaman akan perkembangan otak AUD pembentuk karakter serta fungsinya. Ketika serta pemberian support secara optimal sangatlah krusial dalam upaya menolong Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak . Oe Masyunita Siregar. Devit Fajarwati, dll anak-anak dalam meraih potensi mereka Terdapat anak-anak mengkhawatirkan anak-anak mereka jika memperluas wawasan serta membentuk kebanyakan bermain. Beberapa orang tua pengetahuan mereka lewat interaksinya bahkan menerapkan pola asuh yang otoriter melalui hubungan sosial dengan sesamanya, (Santrock, entah itu dengan teman sebaya maupun bermain adalah kebutuhan mendasar bagi dengan orang yang lebih dewasa (Yus, anak usia dini. Permainan adalah aktivitas Kedua opini tersebut menjelaskan bagaimana bermain untuk anak-anak usia Faktanya, disertai pemaksaan disertai kesenangan. dini berkaitan erat dalam pembelajaran. Bermain bagi anak usia dini memberi Dari apa yang telah diuraikan diatas, manfaat bagi perkembangannya (Rohmah, peneliti berminat mendiskusikan tentang Persepsi Kegiatan Bermain Orang Perkembangan Tua Otak Terhadap Anak Melalui Kegiatan Bermain di Kota Jambi. Tujuan intelegensi anak-anak (Madyawati et al. dari penelitian ini adalah untuk memahami Bermain juga dapat menyediakan pemahaman orangtua mengenai pengertian Selanjutnya memperoleh berbagai kemampuan penting bagaimanakah peranan orangtua terhadap yang nantinya akan sangat dibutuhkan di aktivitas bermain bagi anak. Serta kendala masa depan. Ini sangat diperlukan dalam apa saja yang dihadapi orangtua terhadap pemecahan permasalahan di masa depan. kegiatan bermain anak. Hasil penelitian ini Dalam belajar anak usia dini pun, cara yang dipakai ialah bermain seraya belajar. Akan kontribusi bagi pengembangan wawasan tetapi, hingga saat ini ternyata masih serta studi tentang pendidikan aud. banyak orangtua kurang paham mengenai pemahaman tentang bermain untuk anak- Metode Penelitian Penelitian anak usia dini (Murtiningsih, 2. Teorinya Piaget. Froebel sejumlah pakar lain menjelaskan bermain kemampuan kognitifnya. Menurut Froebel. Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 melihat pandangan orang tua tentang otak melalui kegiatan bermain dan belajar anakanak Kota Jambi Data dikumpulkan melalui angket. Data akan Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak . Masyunita Siregar. Devit Fajarwati, dll memperhatikan kerakteristik latar belakang diberikan oleh orang tua untuk mengukur bagaimana orang tua di kota Jambi melihat NO INISIAL PEKERJAAN bagaimana otak anak-anak mereka tumbuh NY. IRT melalui aktivitas bermain. NY. PNS NY. IRT NY. HONOR NY. BIDAN NY. PNS NY. IRT NY. IRT NY. IRT NY. IRT PERNYATAAN Dorongan bermain rangsangan untuk melakukan kegiatan sesuai dengan keinginan diri sendiri untuk memperoleh Aktivitas bermain berfungsi untuk perkembangan otak Tujuan bermain untuk melatih otak untuk menyamakan atau Bermain dapat keterampilan dalam berpikir atau membantu perkembangan otak Perlatan bermain anak perlu disesuaikan dengan usia anak untuk perkembangan otak dengan optimal. AuRangsangan bermain merupakan dorongan untuk dapat melakukan tindakan berdasarkan kemauan diri sendiri agar pernyataan pertama. Mayoritas responden . %) setuju bahwa pernyataan yang dimaksud adalah akurat. Hal ini didukung oleh pernyataan Dian yang menyatakan bahwa AuKegiatan bermain adalah sesuatu yang dilakukan berdasarkan naluri diri sendiri untuk mengurangi tekananAy( Dian, "Fungsi meningkatkan perkembangan otak anak," Hasil Penelitian dan Pembahasan Sampel penelitian berjumlah 10 seperti peryataan kedua. 90% responden orang-tua anak yang berusia 3 sampai 5 Hal ini didukung dengan pernyataan tahun berdomisili kota Jambi dengan bahwa bermain itu menyenangkan. Menurut Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 mengatakan mereka percaya pernyataan itu Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak . Oe Masyunita Siregar. Devit Fajarwati, dll Achroni . , bermain dapat sangat Menumbuhkan rasa tanggung jawab dan sportivitas. Menumbuhkan sikap kepercayaan Karena dengan ini, anak bisa mempelajari tentang bentuk, aneka Mengembangkan warna, corak, tulisan, peristiwa alam. Kreativitas ) Hampir tumbuh-tumbuhan, dengan pernyataan keempat AuBermain dapat pencahayaan, serta lingkungan sekitar. Hampir meningkatkan kemampuan menangkis bayi menyatakan bahwa pernyataan "Tujuan atau merangsang tumbuh kembang anakAy bermain adalah melatih otak agar dapat mengembangkan kemampuan menyamakan didukung oleh penegasan dalam jurnal atau membedakan" adalah benar. Berikut berjudul AuBermain dan Belajar Pada Anak Usia DiniAy yang ditulis oleh Fitri Wahyuni yang mendasari hal Suci Midsyahri Hal Azizah. Menurut Dian . , tujuan bermain bagi anak berusia 3-5 Tahun yaitu seperti berikut AuBermainAy merupakan media yang sangat krusial dalam proses pertumbuhan anak. Mengembangkan Perkembangan kemampuan kognitif anak tidak terlepas dari proses yang disebut Saat bermain anak akan merasa Meningkatkan senang , hal ini membantu perkembangan intelektual atau kecerdasan berfikir anak. Mengembangkan Sebanyak menjawab benar pada pernyataan kelima menghitung,menambahkan,dan yaitu " Perangkat bermain anak mesti disesuaikan berdasarkan umur anak agar Merangsang menstimulasi perkembangan otak dengan bermajinasi dalam bentuk beragam Menurut Dian . , hal ini berkaitan dengan Stimulasi Bermain dan . ermainan Membedakan benda melalui indera Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 sebagai berikut: Stimulasi pada anak berusia 2-3 Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak . Oe Masyunita Siregar. Devit Fajarwati, dll . Menyediakan . Ajari anak berhitung dengan kertas & alat tulis untuk digunakan anak mencoret- mangkuk satu per satu. Ajari . Melatih sebuah wadah. panjang serta menulis huruf . Mengajarkan anak cara dan angka. Mintalah juga anak-anak menuliskan nama-nama benda . Mengajarkan . Ajari menyusun menara yang terdiri dari 9-10 kotak. membentuk garis, lingkaran, . Mengajari biji-bijian . Ajari Anda "menjahit" dengan membuat lubang di sekitar gambar dan meletakkan gulungan rafia di . Mengajari sebelah lubang tersebut. Mintalah anak-anak bentuk lingkaran, silang, menggunakan kertas berwarna dan gambar wajah. untuk memotong lingkaran. Stimulasi pada anak berusia 3-4 lain-lain. Kemudian jelaskan kepada . Menjelaskan cara membuat menggunting, menempel, lalu menulis cerita. bentuk tersebut dan mintalah bentuk tersebut pada kertas. Stimulasi pada anak berusia 4-5 Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak . Oe Masyunita Siregar. Devit Fajarwati, dll . Mengajari anak-anak . Ajaklah anak-anak ke taman mengikat tali sepatu . Ajak bersama dan ajari juga mereka menanam dan menyiraminya. Lakukan menggabungkan, menghitung, dengan memasukkan benda ke mengelompokkan gambar dan dalam air dan ajak anak juga mengerjakan puzzle. Ajari Ajari atau tenggelam. Dorong koordinasi motorik . Ajarkan . Melatih anak mengembangkan kemampuan bersosialisasi atau orang lain . isalnya motorik halus dan kasarnya menghitung benda-benda kecil Buatlah kartu 110, melengkapi gambar. Mengajarkan Anda menggabungkan dua bentuk. Ajak anak bermain tersebut terapung, terapung. Mintalah anak-anak kacang-kacangan . Memperkenalkan atau biji-bijia. dan letakkan sains seperti berenang dan sesuai dengan angka yang tertera pada kartu. Ajaklah . Minta anak membandingkan ukuran besar dan kecil, berat banyak menata gelas berisi air. Ajari anak cara memotong kertas dengan gunting tumpul untuk membuat jumbai, orang, binatang, dll. Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 anak-anak untuk bekerja sama Otak, sistem saraf pusat (SSP) pada vertebrata Sistem pengendali pusat manusia memiliki volume 350 sentimeter kubik dan terdiri dari seratus juta sel saraf atau Neuron. Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak . Oe Masyunita Siregar. Devit Fajarwati, dll mengoordinasikan sebagian besar gerak, mengeluarkan seluruh kemampuan yang ada di dalam dirinya. (Pratiwi, 2. termasuk detak jantung, tekanan darah. Berdasarkan Nurwida keseimbangan cairan, dan suhu tubuh. bermain merupakan sarana bagi anak untuk Struktur keterampilan baru. Selain itu, bermain juga tubuh dan akal seseorang. Struktur pusat membantu anak untuk berinteraksi dengan dunia sosial dan mengambil peran sosial 350 sentimeter kubik dan tersusun atas ratusan juta sel saraf atau disebut neuron. (Diananda,2. Bermain juga memainkan peran penting Permainan pada anak bukan sebatas perkembangan kognitifnya. pribadi sang anak. Menurut Docket dan Kegiatan Vygotsky dalam Sofia Hartati . dapat kebutuhan yang penting dilakukan oleh membantu meningkatkan kreativitas dan anak, karena melalui bermain anak dapat perkembangan anak. Suyadi . 0: . dalam perkembangan fisik, emosi, dan memberi kesenangan, namun juga dapat Elizabeth mengembangkan kemampuan dan potensi yang dimiliki. Sedangkan Moeslichatoen kegiatan yang memberikan kesenangan. juga mengemukakan bahwa bermain dan Hurlock juga menjelaskan bahwa bermain berinteraksi dalam permainan berperan memiliki arti yang berbeda dengan bekerja. penting dalam pembentukan kognitif dan Bila bermain dilakukan dengan penuh sosialisasi anak, selain itu bermain dapat kegembiraan dan rasa bahagia, maka bekerja tidak harus dilakukan dengan rasa disiplin, perkembangan moral, kreativitas. Namun, jika bekerja membutuhkan dan perkembangan fisik anak. Dengan beban tugas tertentu, maka bermain harus bermain, berbagai aspek perkembangan dilakukan tanpa beban. Selain itu, jika anak akan terlatih, hal ini dikarenakan bermain dilakukan tanpa tujuan atau hasil, bermain melibatkan adanya interaksi yang maka bekerja selalu berorentasi terhadap hasil yang akan dicapai. (Zaini, 2. Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 anak-anak Hurlock Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak . Oe Masyunita Siregar. Devit Fajarwati, dll Piaget menyatakan bahwa bermain Berdasarkan Slameto . , adalah aktivitas yang menyenangkan bagi pengertian persepsi yaitu suatu proses yang Menurut Parten . alam Sujiono, informasi oleh otak manusia. Dengan memberikan peluang bagi anak untuk Interaksi ini terjadi melalui mengekspresikan emosi, dan belajar dengan (Nurhayati Zarkasih Putro, 2. Menurut Robbins . Menurut Slameto . , dijelaskan "persepsi merupakan suatu kesan persepsi ialah Proses di mana yang diperoleh seseorang melalui panca inderanya, kemudian dianalisis . , pengevaluasian sehingga orang tersebut dengan lingkungannya melalui Menurut memperoleh pemahaman". Terdapat dua jenis persepsi, yaitu Asrori pandangan atau penilaian terhadap suatu objek yang cenderung diterima oleh subjek mengorganisasikan, dan memberi yang mempersepsikan karena sesuai dengan arti terhadap rangsangan yang kepribadiannya, dan juga persepsi negatif datang dari lingkungan sekitar berada, yang merupakan hasil dari belajar dan pengalaman. mempersepsikan karena tidak sesuai dengan Melalui beberapa pendapat di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa persepsi (Rare & Surdin, 2. Sedangkan ialah suatu pemahaman seseorang terhadap menguntungkan muncul ketika objek yang sebuah objek yang diterima melalui panca inderanya dan kemudian diinterpretasikan pengalaman dan dapat diterima secara logis dengan tindakan. dan perasaan, sehingga manusia akan Al Abyadh Volume 6. No 2. Desember 2023 Persepsi Orang Tua Terhadap Perkembangan Otak . Oe Masyunita Siregar. Devit Fajarwati, dll kecenderungan menyukai dan memberikan respon yang sesuai dengan objek yang bagi anak. Sebaliknya, persepsi yang Pemerintah dan pengelola lembaga merugikan terjadi apabila tidak sesuai PAUD perlu memberikan informasi yang lebih luas pada orang tua menimbulkan persepsi yang negatif atau mengenai peran penting bermain bagi tumbuh kembang otak anak memberikan respon yang bertolak belakang dengan objek yang dipersepsikan. sejak dini. Kami berharap hasil penelitian kami dapat menambah wawasan bagi Simpulan dan Saran pembaca dan menjadi sarana bagi Berikut adalah dua kesimpulan yang dapat diambil dari studi tentang persepsi orang tua tentang bagaimana kegiatan bermain membantu otak anak-anak tumbuh di kota Jambi: Jumlah para pembaca di bidang peneliti PAUD tentang persepsi orang tua terhadap perkembangan otak anak melalui kegiatan bermain sebagai tentang pentingnya, urgensi, dan bentuk-bentuk unsur-unsur yang mempengaruhi DAFTAR PUSTAKA Ardiyanto. Penggunaan Media permainan memperlihatkan adanya Audio fakta bahwa orang tua mempunyai Gdodpp0hqlqjndwndqqAA Alfikri Sastra Wiguna aktivitas bermain anak usia dini Sarana