Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Desain Laporan Keuangan UMKM Berdasarkan SAKEMKM Pada Usaha Keripik Ikan Berkat Manado Kiet Tumiwa1. Novy J. Kasenda2. Selvie Nangoy3. Jeane Ch. Lasut4 Jurusan Akuntansi. Politeknik Negeri Manado E-mail: kiet. tumiwa@gmail. Abstrak Pertumbuhan ekonomi nasional dapat dilihat dari laporan keuangan serta dinamika dan perkembangan perekonomian daerah, sedangkan perekonomian daerah pada umumnya ditopang oleh kegiatan ekonomi berskala mikro, kecil dan menengah. Unit usaha yang masuk dalam kategori Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan urat nadi penentu perkembangan perekonomian daerah. Sektor Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan usaha yang tangguh di tengah krisis ekonomi yang terjadi saat ini wajib memiliki laporan keuangan untuk menopang perekonomian daerah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui laporan keuangan usaha keripik ikan berkat Manado dan mendesain kembali laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil dan Menengah. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, yakni. menggambarkan kondisi apa adanya, tanpa memberi perlakuan atau manipulasi pada variabel yang diteliti. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha keripik ikan berkat Manado belum membuat laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil dan Menengah. Pemilik usaha keripik hanya memiliki catatan yang sangat sederhana dan tidak bisa menghitung untung atau rugi usaha. Pemilik usaha keripik ikan berkat Manado sadar dan ingin belajar membuat laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil dan Menengah karena dengan laporan keuangan pemilik usaha keripik ikan berkat Manado bisa melihat perkembangan usaha yang dijalankan, mengontrol biaya, serta merencanakan anggaran biaya yang dibutuhkan. Kata kunci: Desain Laporan Keuangan UMKM Abstract National economic growth can be seen from financial reports as well as the dynamics and development of the regional economy, while the regional economy in general is supported by micro, small and medium scale economic activities. Business units that fall into the category of Micro. Small and Medium Enterprises (MSME. are the lifeblood of determining regional economic development. The Micro. Small and Medium Enterprises (MSME) sector is a formidable business in the midst of the current economic crisis, it is required to have financial reports to support the regional economy. The purpose of this research was to determine the financial statements of the fish chips business berkat to Manado and to redesign the financial statements according to the Financial Accounting Standards for Micro. Small and Medium Entities. In this research, the researcher used a qualitative descriptive research method, namely. describe the conditions as they are, without giving treatment or manipulation to the variables The results showed that the fish chip business berkat to Manado has not made financial reports according to the Financial Accounting Standards for Micro. Small and Medium Entities. Chip business owners only have very simple records and cannot calculate the profit or loss of the The fish chip business owner berkat to Manado is aware, and wants to learn to make financial reports according to the Financial Accounting Standards for Micro. Small and Medium Entities because with the financial reports, the fish chip business owner berkat to Manado can see the development of the business being run, control costs, and plan the required budget. Keywords: MSME Financial Report Design Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 PENDAHULUAN Usaha skala mikro, kecil dan menengah merupakan suatu usaha produktif, dan sangat penting bagi kelangsungan perekonomian suatu negara, harus ditunjang dengan informasi akuntansi yang Penggunaan informasi akuntansi dan pilihan pembiayaan adalah bidang yang harus ditanggapi dengan serius untuk manajemen yang efektif demi kelangsungan hidup usahanya. Pengusaha usaha kecil merasa sangat sulit untuk menjalankan bisnis karena sejumlah faktor mulai dari kurangnya modal yang memadai hingga kurangnya keahlian manajemen dalam mengelola laporan keuangan usahanya. Menurut Hetika at al, . dalam penelitiannya yang berjudul Penerapan Akuntansi dan Kesesuaiannya Dengan SAK ETAP Pada UMKM Kota Tegal menunjukkan bahwa usahanya kecil dan menengah belum melakukan pencatatan kegiatan usaha sesuai dengan standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik (SAK ETAP). Hal ini karena adanya kendala yang sering dialami, yaitu kerumitan dalam menyusun laporan keuangan, selain itu sebagian besar pelaku UMKM tidak memiliki pengetahuan tentang akuntansi dan SAK ETAP. UMKM sulit berkembang, salah satunya adalah kurangnya SDM yang memiliki kualifikasi baik dan berpengalaman (Lonela at al, 2. Faktor lain dan merupakan tantangan utama yang dihadapi oleh UMKM adalah terkait dalam pengelolaan dana. Pengelolaan dana yang baik merupakan faktor kunci keberhasilan UMKM. Cara praktis dan manjur dalam pengelolaan dana pada UMKM dengan menerapkan akuntansi yang baik sehingga dapat memberikan informasi keuangan yang penting dalam menjalankan perusahaan. Masih banyak pelaku UMKM yang belum menggunakan informasi akuntansi secara maksimal pada usahanya atau mungkin belum menerapkannya sama sekali, begitu pula dengan UMKM yang beranggapan apabila dalam usahanya menerapkan akuntansi hanya akan menambah rumit pekerjaan. Hal seperti ini tentunya sering ditemukan pada UMKM, karena belum adanya kesadaran dari para pelaku UMKM tentang pentingnya pencatatan akuntansi pada usahanya. Seharusnya para pelaku UMKM dapat memahami manfaat dari pencatatan akuntansi, hal ini karena aspek penting dari pengelolaan suatu usaha adalah keuangan, apabila pengelolaan keuangan pada suatu usaha tidak terkelola dengan baik dapat dipastikan usaha tersebut akan mengalami masalah bahkan hingga mengalami kebangkrutan (Savitri dan Saipudin, 2. Pada tahun 2016. Ikatan akuntansi Indonesia (IAI) menerbitkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) yang diharapkan dapat membantu pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangnanya dengan tepat tanpa harus terjebak dalam kerumitan Standar Akuntansi Keuangan yang ada saat ini. SAK EMKM merupakan standar akuntansi keuangan yang jauh lebih sederhana jika dibandingkan dengan SAK ETAP. Misalnya. SAK EMKM murni menggunakan dasar pengukuran biaya historis sehingga EMKM cukup mencatat asset dan liabilitasnya sebesar biaya perolehan. SAK EMKM disusun untuk memenuhi kebuutuhan pelaporan keuangan entitas mikro, kecil, dan menengah. Undang Ae undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha. Mikro. Kecil dan Menengah dapat digunakan sebagai acuan dalam mendefinisikan EMKM. Akuntansi yang diperlukan pada UMKM meliputi pencatatan dan pelaporan keuangan. Melalui pencatatan dan pelaporan keuangan dapat mengetahui posisi keuangan usaha, memberikan gambaran neraca perusahaan, mempermudah perhitungan pajak usaha yang perlu dilaporkan dan menyediakan informasi data mengenai kinerja usaha produktif berdasarkan ukuran usaha. Ukuran usaha mikro, aset tidak termasuk tanah dan bangunan maksimal 50 juta, omset per tahun 300 juta. Usaha kecil, aset tidak termasuk tanah dan bangunan Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 maksimal lebih 50 juta s/d 500 juta, omset per tahun lebih darih 300 juta s/d 2. 5 miliar. Usaha menengah, aset tidak termasuk tanah dan bangunan lebih 500 juta s/d 10 miliar, omset per tahun lebih dari 2. 5 miliar s/d 50 miliar. SAK-EMKM mensyaratkan dalam pembuatan laporan keuangan terdiri dari laporan laba rugi, laporan posisi keuangan dan catatan atas laporan keuangan (CALK). Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan suatau perusahaan pada periode akuntansi yang menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan berguna bagi bankir, kreditor, pemilik, dan pihakpihak yang berkepentingan dalam menganalisis serta menginterpretasikan kinerja keuangan dan kondisi perusahaan (Ikatan Akuntansi Indonesia, 2. Cara penyajian laporan keuangan EMKM telah disusun secara rinci pada ED SAK EMKM yang dimana penyajiannya harus konsisten, informasi keuangan yang komparatif, serta lengkap. Akan tetapi, dalam penelitian ini. UMKM keripik berkat Manado tidak membuat laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi Berdasarkan latar belakang di atas peneliti menyimpulan bahwa laporan keuangan bagi pengusaha UMKM sangat penting, sedangkan dari sisi lain pemilik UMKM tidak mengerti karena tidak memiliki pengetahuan akan akuntansi. Oleh sebab itu, peneliti tertarik untuk mengambil topik Desain Laporan Keuangan UMKM Berdasarkan SAK EMKM Pada Usaha Keripik Ikan Berkat Manado. METODE PENELITIAN Jenis penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif menurut Sugiyono . adalah penelitian yang digunakan untuk menyelidiki, menemukan, menggambarkan dan menjelaskan kualitas atau keistimewaan dari pengaruh sosial yang tidak dapat dijelaskan, diukur atau digambarkan melalui pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian ini menggambarkan kondisi apa adanya, tanpa memberi perlakuan atau manipulasi pada variable yang diteliti. Pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk memberikan gambaran tentang bagaimana penerapan akuntansi pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) keripik ikan berkat Manado. Tempat pelaksanaan penelitian di Kota Manado, jalan Arie Lasut no. Sumber data Dalam suatu penelitian terdapat dua sumber data yang digunakan, yaitu: Data primer Sumber data primer yang dimaksud adalah sumber utama yang dapat memberikan informasi, data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti dari sumber utama . idak melalui perantar. yaitu pemilik usaha keripik ikan berkat Manado. Data primer dapat berupa hasil wawancara peneliti dengan narasumber, hasil observasi, kejadian atau kegiatan di lapangan. Data sekunder Sumber data sekunder atau sumber data tambahan adalah segala bentuk dokumen baik dalam bentuk tertulis maupun foto, menurut Bugin . Data sekunder yang dimaksud adalah berupa data tambahan, yaitu dokumen-dokumen pendukung yang dibutuhkan dalam penelitian berupa data tertullis maupun gambaran. Data sekunder yang dimaksud berupa catatan, dokumen, buku-buku, dan internet. Teknik Pengumpulan Data Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Interview . , adalah metode pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaanpertanyaan secara lisan kepada pemilik usaha keripik ikan berkat Manado dengan tujuan untuk memperoleh informasi mengenai objek penelitian. Studi kepustakaan, dalam teknik pengumpulan data ini peneliti mempelajari dan memanfaatkan buku-buku literatur yang ada kaitannya dengan pokok permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini. Teknik analisis data Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Menurut I Made Winartha . , analisis deskriptif kualitatif adalah menganalisis, menggambarkan, dan meringkas berbagai kondisi, situasi dari berbagai data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara atau pengamatan mengenai masalah yang diteliti yang terjadi dilapangan. Tahapan analisa dan pembahasan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Mengamati dan mengumpulkan data tentang laporan keuangan usaha keripik ikan berkat Manado. Menguraikan data yang terkait dengan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM. Melakukan desain laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM. Menarik kesimpulan mengenai data yang telah dibuat. Membuat format laporan keuangan. Membuat tabel nomor rekening. Membuat tabel nama rekening HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam menjalankan usahanya pelaku UMKM harus memiliki laporan dan melakukan pencatatan keuangan sebagai laporan dari transaksi yang terjadi. Laporan dan catatan keuangan tersebut juga merupakan tolak ukur keberhasilan dari usaha yang dijalankan. Untuk mengetahui apakah pelaku UMKM melakukan pencatatan keuangan atau tidak, perlu diketahui jenis catatan apa saja yag dibuat oleh pelaku UMKM dengan mengajukan pertanyaan kepada para pelaku UMKM berkaitan dengan jenis pencatatan yang mereka buat. Laporan keuangan adalah informasi yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan oleh para pengguna laporan keuangan baik intern maupun ekstern. Laporan keuangan akan memberikan informasi profitabilitas, timing aliran kas, yang akan mempengaruhi harapan pihak pihak yang berkepentingan (Hanafi dkk. Umumnya sektor UMKM masih banyak yang belum membuat laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi, padahal laporan keuangan adalah kunci dalam menjalankan usaha. Dengan laporan keuangan kita bisa melihat perkembangan usaha yang dijalankan, mengontrol biaya, serta merencanakan anggaran biaya yang dibutuhkan pada saat mengelola keripik ikan. Cara mengolah keripik ikan, yaitu sediakan 5 kg ikan mentah dengan hasil 3 kg ikan jika sudah dikeringkan, kemudian sediakan bawang putih, bawang merah, rica, terigu, gula sedikit, garam, minyak kelapa. Haluskan bawang putih, bawang merah, rica, kemudian ikan di giling sampai halus campur dengan terigu tambahkan gula dan garam secukupnya. Tambahkan juga rempahrempah yang sudah dihaluskan tadi, selanjutnya dicampur sampai merata. Kemudian, adonan di Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 cetak pakai forom lalu di goreng, setelah di goreng kripik ikan di kemas dalam plastik dan siap untuk dijual. Proses pembuatan keripik tidak memakan waktu. Jenis ikan yang dipakai Dalam proses pengolahan keripik ikan, jenis ikan yang dipakai, yakni ikan tuna atau cakalang yang masih segar. Metode pencatatan yang digunakan Pencatatan mengenai aktivitas atau bisnis adalah hal yang biasa dilakukan pada usaha keripik ikan berkat Manado. Dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan pemilik usaha. Ibu EL mengungkapkan bahwa pencatatan laporan keuangan pada usaha keripik ikan hanya dibuat catatan sederhana sehingga tidak dapat mengetahui dengan jelas berapa keuntungan riil dari usaha ini. Pendapatan Dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan pemilik usaha. Ibu EL mengungkapkan catatan penjualan yang dibuat sangat sederhana. Maaf, kadang-kadang saya lupa mencatat pendapatan keripik dan biaya-biaya yang dikeluarkan dalam proses pengolahan serta pada saat penjualan keripik. Pengeluaran Dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan pemilik usaha. Ibu EL mengungkapkan untuk pengeluaran dicatat dalam catatan yang sangat sederhana, dan tidak konsisten dalam pencatatan karena selama ini tidak pernah membuat laporan keuangan. Hutang Hasil wawancara dengan pemilik usaha. Ibu EL mengungkapkan bahwa usaha ini tidak memiliki hutang. Modal yang dipakai adalah modal sendiri. Laporan Keuangan laporan keuangan tidak pernah ada. Ibu EL mengungkapkan tidak paham membuat laporan keuangan karena sulit dan tidak mengerti akuntansi. Dalam standar akuntansi keuangan entitas tanpa akuntabilitas publik (SAK ETAP), laporan keuangan yang lengkap terdiri atas laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan. Perkembangannya SAK ETAP kurang sederhana dalam menyusun laporan keuangan UMKM, sehingga pada akhir tahun 2016 IAI menerbitkan standar akuntansi keuangan entitas mikro kecil menengah ( SAK-EMKM). SAKEMKM merupakan standar akuntansi keuangan yang lebih sederhana dibandingkan SAK ETAP, karena mengatur transaksi yang umum dilakukan oleh UMKM. Laporan keuangan berdasarkan SAK-EMKM terdiri dari laporan laba rugi, laporan posisi keuangan dan catatan atas laporan keuangan perusahaan. Adanya SAK-EMKM ini diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM di Indonesia dalam menyusun laporan keuangan sehingga memudahkan para pelaku UMKM untuk mendapatkan akses pendanaan dari berbagai lembaga keuangan (SAK-EMKM 2. SAK EMKM merupakan salah satu dorongan kepada pengusaha-pengusaha di Indonesia termasuk di dalamnya usaha keripik ikan berkat Manado. Fokus penelitian yang ditarik dari pernyataan ini, yaitu mengenai desain laporan keuangan mulai dari pencatatan sampai pada penyajian laporan keuangan. Pengakuan, pengukuran, dan penyajian pendapatan Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Dalam pengakuan, pengukuran dan penyajian pendapatan dan beban dalam laporan yang diberikan usaha keripik berkat Manado belum sesuai dengan SAK EMKM, tidak ada laporan keuangan dari penjualan keripik ikan berkat Manado. Pengakuan, pengukuran dan penyajian beban Dari laporan keuangan yang disajikan usaha keripik ikan Manado untuk beban dicatat beban harga pokok, beban peralatan dan beban perlengkapan. Pengakuan, pengukuran dan penyajian beban dapat dikategorikan sesuai dengan SAK EMKM maka hal itu akan mempermudah pembuatan laporan keuangan dan semua beban yang dikeluarkan dapat terkontrol dengan baik. Laporan keuangan Usaha keripik ikan berkat Manado tidak pernah buat laporan keuangan. Berikut catatan laporan keuangan yang dibuat peneliti mulai dari beban peralatan, beban perlengkapan, biaya harga pokok sampai pada pendapatan per bulan. Catatan laporan keuangan ini dibuat berdasarkan data yang riil yang ada dalam catatan sederhana UMKM keripik ikan berkat Manado. Tabel 3. Tabel Pendapatan Penjelasan : 5 kg ikan mentah = 3 kg ikan kering. harga 1 ons Rp. 500,Jadi untuk 3 kg ikan kering = 30 ons x Rp. 500,- = Rp. Pendapatan per minggu Pendapatan per bulan Rp. 000,- x 3 = Rp. 000,-/Minggu untuk 3 kali penjualan. Rp. 000,- x 4 = Rp. 000,-/Bulan. Sumber: UMKM keripik ikan berkat Manado Tabel 3. Tabel Beban Peralatan TABEL PERALATAN NAMA BARANG SATUAN Konfor Tabung 1 paket Timbangan 1 pcs Spatula/sendok 2 pcs Wajan besar 1 pcs Forom 1 pcs Loyang 2 pcs TOTAL Sumber: UMKM keripik ikan berkat Manado Tabel 3. Tabel Beban Perlengkapan JUMLAH 150,000. 30,000. 25,000. 60,000. 10,000. 20,000. 295,000. Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 TABEL PERLENGKAPAN NAMA BARANG SATUAN Plastik 1 pak Banyaknya plastik yang dipakai dalam 1 5 pak Gas Banyaknya tabung yang dipakai dalam 1 bulan yaitu 8 tabung 1 tabung JUMLAH 15,000. (Rp. 000 x . 8 tabung 75,000. 18,000. (Rp. 000 x . TOTAL Sumber: UMKM keripik ikan berkat Manado 144,000. 219,000. Tabel 3. Tabel Supplies TABEL SUPPLIES NAMA BARANG JUMLAH 30 pcs Sisa plastik yang dipakai dalam 1 bulan Sumber: UMKM keripik ikan berkat Manado Tabel 3. Tabel biaya harga pokok produksi Tabel Pengeluaran Harga Pokok Produksi Keterangan Rica Bawang merah Bawang putih Terigu Gula Garam Minyak kelapa Ikan Satuan 1 ons 1 ons 1 ons 3 kg 1 kg 1 bungkus 1 kg 5 kg Mentah (Rp. 000/kg x. TOTAL JUMLAH PENGELUARAN PER MINGGU JUMLAH PENGELUARAN PER BULAN Sumber: UMKM keripik ikan berkat Manado Jumlah Rp 6. Rp 4. Rp 3. Rp 30. Rp 10. Rp 2. Rp 14. Rp 75. Rp 144. Rp. 144,500 x 3 ( untuk tiga kali pembuatan per migg. Rp 433. Rp 1. Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Berikut ini transaksi yang peneliti peroleh dari buku sederhana UMKM keripik ikan berkat Manado. UMKM menjual produk kripik ikan dengan saldo modal awal sebesar Rp. Pembelian peralatan sebesar Rp. 000,Pembelian perlengkapan sebesar Rp. 219,000,-. Pembelian bahan baku Rp. 1,734,000,diterima pendapatan dari hasil penjualan kripik ikan sebanyak 3 Kg dengan hasil penjualan per ons dengan harga 1 ons Rp. 500,- Jadi untuk 3 kg ikan kering = 30 ons x Rp. 500,- = Rp. 000 jika dikali tiga . ntuk tiga kali penjualan permingg. = Rp. 000,- dan untuk pendapatan perbulan = Rp. 000,- x 4 = Rp. 000,/Bulan. Setelah transaksi terjadi maka selanjutnya akan dibuat jurnal untuk transaksi 1 bulan pembuatan kripik ikan berkat Manado. Tabel 3. 6 Jurnal Umum Jurnal Umum Keripik Ikan Berkat Manado Per 31 Desember 2021 Tanggal Keterangan Debet Rp 10,000,000. Kas Modal awal Rp 10,000,000. Pembelian peralatan Kas Pembelian perlengkapan Kas Pembelian bahan baku Kas Rp 1,734,000. Kas Rp 4,500,000. Kredit 295,000. 295,000. 219,000. 219,000. Rp 1,734,000. Pendapatan usaha Rp 4,500,000. Setelah jurnal umum selesai maka akan dilanjutkan dengan pembuatan buku besar. Tabel 3. 7 Buku besar Buku Besar Keripik Ikan Berkat Manado Per 31 Desember 2021 No. Akun : Nama Akun: Kas Tgl Keterangan Ref Debet (R. Kredit (R. Saldo Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Debet (R. 10,000,000. Saldo Awal No. Akun: Nama Akun: Peralatan Tgl Keterangan Ref Debet (R. Kredit (R. Saldo Debet (R. Pembelian Peralatan Nama akun: Biaya Lain-lain Tgl Keterangan Pembelian bahan baku Nama Akun: Perlengkapan Tgl Keterangan Pembelian Perlengkapan Nama Akun: Pendapatan Usaha Tgl Keterangan Penjualan Kripik Ikan Kredit (R. 295,000. Kredit (R. Rp 295,000. No. Akun: Ref Debet (R. 1,734,000. Kredit (R. Saldo Debet (R. Kredit (R. Rp 1,734,000. No. Akun: Ref Debet (R. 219,000. Kredit (R. Saldo Debet (R. Kredit (R. 219,000. No. Akun: Ref Debet (R. 4,500,000. Kredit (R. Saldo Debet (R. Kredit (R. 4,500,000. Setelah pembuatan buku besar, maka sekarang tiba pada laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM. Laporan Keuangan SAK EMKM terdiri dari, laporan laba rugi, laporan posisi keuangan dan catatan atas laporan keuangan. Tabel 3. 8 laporan laba rugi Keripik Ikan Berkat Manado Laporan Laba-Rugi 31 Desember 2021 Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 PENDAPATAN Pendapatan kripik ikan Rp. 4,500,000,-/Bulan. TOTAL PENDAPATAN Rp. 4,500,000,- BEBAN Beban harga pokok produksi Rp. 1,734,000,- Beban peralatan Rp. 295,000,- Beban perlengkapan Rp. 219,000,- TOTAL BEBAN Rp. 2,248,000,- Laba bersih 31 Desember 2021 Sumber: UMKM keripik ikan berkat Manado Rp. 2,252,000,- Tabel 3. Keripik Ikan Berkat Manado laporan posisi keuangan 31 Desember 2021 Keripik Ikan Berkat Manado Laporan Posisi Keuangan 31 Desember 2021 ASSET Kas Perlengkapan Total Aset Lancar Peralatan Total Aset Tetap TOTAL ASET Rp. 11,738,000,Rp. 219,000,Rp. 11,957,000,Rp. 295,000,Rp. 295,000,Rp. 12,252,000,- LIABILITAS Utanng usaha TOTAL LIABILITAS EKUITAS Modal Saldo Laba TOTAL EKUITAS Rp. 10,000,000,Rp. 2,252,000,RP 12. Catatan atas laporan keuangan Catatan atas laporan keuangan keripik ikan berkat Manado dibuat berdasarkan informasi yang didapat dari pemilik usaha kemudian diolah oleh peneliti dan disesuaikan dengan kaidah SAK Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 EMKM. Catatan atas laporan keuangan usaha keripik ikan berkat Manado berisi pernyataan bahwa laporan telah disusun sesuai SAK EMKM. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan terkait dengan judul Desain Laporan Keuangan Berdasarkan SAK EMKM pada UMKM keripik ikan berkat Manado belum membuat laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil dan Menengah. Pemilik usaha keripik hanya memiliki catatan yang sangat sederhana dan tidak bisa menghitung untung atau rugi Pemilik usaha keripik ikan berkat Manado sadar dan ingin belajar membuat laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil dan Menengah karena dengan laporan keuangan pemilik usaha keripik ikan berkat Manado bisa melihat perkembangan usaha yang dijalankan, mengontrol biaya, serta merencanakan anggaran biaya yang dibutuhkan. Rekomendasi yang dapat di informasikan dari hasil penelitian ini adalah sebaiknya Ibu EL pemilik usaha mempunyai sistem pencatatan akuntansi yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha berdasarkan SAK EMKM. Diharapkan pemilik usaha dalam hal ini ibu EL dapat menambah wawasan pengetahuan mengenai akuntansi agar pengolahan usaha atau bisnis dapat berkembang dengan baik. UCAPAN TERIMA KASIH Puji syukur peneliti panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang selalu menyertai dan memberkati kehidupan peneliti, dengan berkat tuntunanNya peneliti dapat menyelesaikan penelitian ini dengan baik. Dalam proses pembuatan penelitian ini, peneliti mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman yang memotivasi dalam penyelesaian penelitian ini. Dengan penuh rasa hormat dan rasa syukur, peneliti ingin menyampaikan kepada :Dra. Maryke Alelo. MBA selaku Direktur Politeknik Negeri Manado. Ivoletti M. Walukouw. SE. MAP selaku Ketua Jurusan Akuntansi. Dr. Jeanely Rangkang M. ,Eng. ,Sc selaku kepala pusat penelitian dan pengabdian pada masyarakat serta Staf PUPRD yang sudah dengan segenap hati membantu dalam proses penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA Andriani. Atmadja. Analisis Penerapan Pencatatan Keuangan Berbasis SAK ETAP Fahmi. Irham. Analisa Laporan Keuangan. Bandung. Alfabeta. Hanafi. Mamduh & Abdul Halim, 2013 Analisa Laporan Keuangan. Yogyakarta :UPP AMP YKPN. Hetika. Nurul Mahmudah. Penerapan Akuntansi dan Kesesuaiannya Dengan SAK ETAP Pada UMKM Kota Tegal. Julrnal Akuntansi. Ekonomi dan Manajemen Bisnis. Vol 5 (Desembe. No 2: 259-266. Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. I Made Wirartha. Pedoman Penulisan Usulan Penelitian. Skripsi dan Tesis. Yogyakarta: Andi. Ionela. Denisa. Alexandra. , and Andreea. Current Approaches Regarding the Knowledge Management Impact on SMEs Performance. Economia Seria Management. Vol. Issue 2, pp. Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi Politeknik Negeri Manado Vol. 1 No. 1 Tahun 2022 Kasmir. Analisis Laporan Keuangan. Depok: PT RajaGrafindo Persada. Nursasi,Enggar. Akuntansi Usaha Kecil Menengah (UMK). Kebonagung. Sukodono. Sidoarjo:Indomedia Pustaka. Rudianto. Akuntansi Manajemen. Akarta: PT. Gramedia. Savitri. Saipudin . Pencatatan Akuntansi Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah Studi PadaUMKM MR. Pelangi Semaran. Jurnal Manajemen Bisnis dan Inovasi. Vol. No. 2: 117-125. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta Surjaweni,V Wiratna. Akuntansi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menenga. Jl. Wonosari Km,6 Demblakasari Baturetno Banguntapan Bantul Yogyakarta: PT. Pustaka Baru.