73 JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 Pendampingan Pembuatan Pojok Baca Sebagai Alternatif Mewujudkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Syaiful Abid1. Repita Sari2. Elza Margareta3 Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau Email : syaiful2016abid@gmail. Article History: Received: 12 Januari 2023 Revised: 17 Januari 2023 Accepted: 17 Januari 2023 Keywords: Pendampingan. Pojok Baca. Literasi. Abstract: Kegiatan Literasi hendaknya dapat dilestarikan dan diupayakan di Sekolah karena di dalamnya terdapat banyak komponen yang bisa mendukung kegiatan ini, maka untuk itu dilakukan pengabdian dengan judul AuPendampingan pembuatan pojok baca sebagai alternative mewujudkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS)Ay. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk memberikan pemahaman dan kreatifitas siswa dalam membuat kreasi kelas berupa pojok baca sehingga nantinya dapat merangsang minat baca siswa di kelas sebagai salah satu bentuk upaya mewujudkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Adapun metode yang dilakukan dalam pengabdian ini berupa Persiapan. Pengenalan. Kegiatan pendampingan ini menghasilkan 6 (Ena. pojok baca dari masing-masing angkatan siswa kelas 8 (Delapa. yang terdiri atas 6 (Ena. Kelas. Pojok Baca tersebut dibuat di sudut kelas bagian Belakang. Di pojok baca terdapat beberapa bacaan dalam bentuk kreasi warna-warni yang ditempelkan serupa mading (Majalah Dindin. agar dapat diganti sewaktu-waktu jika diperlukan. Selain itu, disediakan juga Sarana Penunjang berupa Tempat Duduk dan Meja Belajar Minimalis yang sederhana beserta Rak Gantung yang dapat dipindahkan sesuai kondisi. Kegiatan pengabdian dilakukan siswa di Kelas masing-masing berjalan dengan baik dan khidmat. PENDAHULUAN Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dharma atau tugas pokok dari suatu perguruan tinggi, termasuk Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau, disamping dharma pendidikan dan pengajaran serta dharma penelitian. Pengabdian masyarakat merupakan kegiatan yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dalam upaya memberikan sumbangan demi kemajuan Dalam pengabdian pada masyarakat ini, kami akan mengangkat kegiatan pendampingan membuat pojok baca di sekolah sebagai alternative mewujudkan kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Pojok baca atau juga sering disebut sudut baca merupakan sebuah ruangan yang terletak di sudut kelas yang dilengkapi dengan koleksi buku dan berperan sebagai a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 perpanjangan fungsi perpustakaan (Kemendikbud . Pojok Baca dibuat bukan untuk menyaingi Perpustakaan Sekolah, namun justru membantu Perpustakaan Sekolah dalam menciptakan gemar membaca dan rutinitas membaca bagi siswa. Sehingga buku-buku yang disediakan di Pojok Baca diupayakan berbeda dengan yang tersedia di Perpustakaan Sekolah. Dalam rangka pengembangan minat baca siswa. Pojok Baca di setiap kelas memiliki manfaat antara lain: Dapat merangsang siswa untuk lebih gemar membaca dan memiliki daya pikir yang baik. Mendekatkan buku pada siswa sehingga siswa lebih tertarik membaca. Membantu Perpustakaan Sekolah dalam membudayakan rutinitas membaca, di saat buku yang ingin dibaca siswa tidak tersedia di Perpustakaan Sekolah. Dapat dikaitkan sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran oleh guru. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbu. meluncurkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sebagai pengembangan dari Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti pada Anak. Menindaklanjuti gerakan tersebut, guru harus melakukan hal-hal kreatif terkait budaya literasi. Literasi adalah suatu kemampuan seseorang untuk menggunakan potensi dan keterampilan dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan aktivitas membaca dan menulis. Pendapat lain mengatakan bahwa pengertian literasi adalah suatu kemampuan individu dalam mengolah dan memahami informasi ketika melakukan kegiatan membaca dan menulis. Dengan kata lain, literasi adalah seperangkat keterampilan dan kemampuan seseorang dalam membaca, menulis, berhitung, serta memecahkan masalah dalam kehidupannya sehari-hari. SMPN 13 merupakan sekolah yang cukup diminati oleh masyarakat, hal ini terbukti dengan banyaknya jumlah siswanya. Saat ini jumlah siswanya mencapai angka 577 siswa. Adapun kelas yang ditunjuk untuk pembuatan pojok baca adalah Angkatan kelas Vi, hal ini disebutkan oleh wakil kepala sekolah karena ruang kelas Vi masih belum banyak corak ataupun gambar di sudut Jadi, memungkinkan siswa-siswi untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan kreatifitas mereka nanti. Dengan adanya komponen baik berupa SDM dan sarana yang memadai di sekolah ini menarik minat pengabdian kami dengan mengangkat judul AuPendampingan Membuat Pojok Baca Sebagai Alternatif Mewujudkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS)Ay. Pengabdian serupa sebelumnya pernah dilakukan, adapun judul pengabdian tersebut yaitu Au Pembuatan Pojok Baca Di Kelas Dalam Peningkatan Gerakan Literasi Sekolah Di SDN 71 MacciniAy. Pengabdian ini dilakukan oleh Drs. Latri. Pd. Pd beserta MahasiswaMahasiswanya. Tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk memberikan ransangan minat baca pada Selanjutnya pengabdian yang dilakukan oleh Elintia Hanifah. DKK dengan judul AuPengembangan Budaya Literasi Melalui Pojok Baca Di SMPN 55 Merangin JambiAy. Pengabdian ini diambil dari jurnal EMPOWERMENT: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 1 Nomor 5 Bulan September Tahun 2022 Halaman 694-704. Serupa dengan pengabdian sebelumnya, pada pengabdian ini mengharapkan adanya peningkatan budaya literasi di Sekolah setelah dibuatnya Pojok Baca. Letak lokasi pengabdian yaitu SMPN 13 Selupu Rejang beralamat di Jalan Lintas Curup Ae Lubuklinggau tepatnya di Desa Sambirejo Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Tujuan dari pengabdian yaitu adanya peningkatan minat baca dan bentuk literasi lainnya di Sekolah sehingga kegiatan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang telah dicanangkan Pemerintah dapat dilestarikan dan dikembangkan di Sekolah. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 METODE Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2022 bertempat di SMPN 13 Selupu Rejang yang beralamat di Jalan Lintas Curup- Lubuklinggau Desa Sambirejo Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Setelah melakukan Observasi dan koordinasi dengan pihak sekolah terutama Wakil Kepala Sekolah dan Wali Kelas ternyata masih perlu adanya kegiatan pendampingan dalam meningkatkan minat baca dan kreativitas siswa andil berkreasi lainnya sebagai upaya mewujudkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Pelaksanaan pendampingan yang dilakukan Dosen ini dibantu oleh 2 (Du. Mahasiswa yang bertugas untuk ikut serta menetralisasikan berlangsungnya acara dan mendokumentasikan kegiatan dengan cara mencatat serta merekam bila diperlukan. Metode pendampingan ini berupa persiapan, pengenalan, dan pendampingan. Adapun metode yang dilakukan rinciannya adalah sebagai berikut: Persiapan dilakukan 1 . minggu sebelum kegiatan pendampingan. Hal ini berupa observasi sekaligus izin melakukan kegiatan di sekolah tersebut kepada pihak sekolah dan Pengenalan yang dimaksud yaitu berupa pemaparan materi yang relevan dengan kegiatan. Selanjutnya setelah siswa diberikan pengenalan serta pemahaman tentang materi dan kegiatan. Dosen memberikan pelatihan dengan disertai melakukan pendampingan secara langsung pada kegiatan membuat pojok baca di kelas. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dan Pembahasan pengabdian ini dilakukan dengan 3 . tahapan, yaitu sebagai Persiapan Persiapan dilakukan 1 . minggu sebelum kegiatan pendampingan yaitu tepatnya pada hari senin tanggal 1 Agustus 2022. Kegiatan ini berupa observasi sekaligus izin melakukan kegiatan di sekolah tersebut. Observasi dan izin dilakukan untuk memantau langsung persoalan yang dihadapi subjek yaitu siswa SMPN 13 Selupu Rejang yang berkaitan dengan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Dari pertemuan dan perbincangan langsung dengan pihak sekolah yaitu wakil kepala sekolah Bapak Vik Nanang. Pd, dan beberapa Wali Kelas VII (Tuju. SMPN 13 Selupu Rejang didapatkan penjelasan bahwa perlu diadakannya pendampingan dalam membuat pojok baca di kelas VII dengan harapan memberikan Stimulus kepada siswa untuk berkreasi mengelola kelasnya dengan ide dan daya imajinasi mereka secara kelompok. Dengan adanya pertemuan ini pihak sekolah sekaligus memberi izin TIM pengabdian untuk melakukan kegiatan pendampingan pembuatan Pojok Baca di kelas VII pada SMPN 13 Selupu Rejang. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 Gambar 1. Observasi dan Izin Kegiatan pada Pihak Sekolah Pengenalan Pengenalan yang dimaksud yaitu berupa pemaparan materi yang relevan. Hal ini dilakukan pada hari Senin tanggal 8 Agustus 2022. Pertama-tama dosen melakukan pengenalan tentang literasi pada umumnya, dan pojok baca pada khususnya. Pada kegiatan ini diberi kesempatan pada siswa untuk bertanya dan diskusi mengenai materi yang dibahas, sementara itu Mahasiswa yang ditunjuk mencatat dan mendokumentasi kegiatan yang berlangsung. Gambar 2. Kegiatan pengenalan berupa Pemaparan Materi dan Tindakan Pembuatan Pojok Baca Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Pojok Baca Selanjutnya setelah dirasa faham dan mengerti mengenai Gerakan Literasi Sekolah (GLS) pada umumnya, dan Pojok Baca pada khususnya. Masih di hari yang sama yaitu pada Senin tanggal 8 Agustus 2022. Siswa diberikan Pelatihan membuat Pojok Baca dengan didampingi a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 Dosen dan TIM dalam bentuk beberapa kegiatan sebagai berikut: Membuat Tulisan Kata-Kata Motivasi Kegiatan ini berupa membuat kata-kata motivasi yang ditulis pada sebuah karton yang kemudian ditempel di dinding pojok baca. Untuk menambah nilai estetik pada tulisan dipadukan warna dan model tulisan yang telah dicetak terlebih dahulu lalu digunting dan ditempelkan dengan padu. Hal ini dilakukan agar menarik dan indah dipandang mata. Selain itu, kata-kata motivasi ini juga diharapkan dapat menjadi pedoman siswa dalam hidup sehari-hari. Gambar 3. Membuat Tulisan Kata-Kata Motivasi Membuat Sarana Penunjang Pojok Baca Kegiatan ini berupa pembuatan beberapa sarana penunjang kegiatan literasi pada pojok baca, sarana penunjang pojok baca tersebut diantaranya yaitu: Membuat Rak Gantung Rak Gantung dibuat guna menambah nilai keindahan dan tempat menyusun alat tulis berupa buku, spidol, dan penghapus bila ada nantinya. Rak Gantung ini dibuat dari papan sisa yang telah dipersiapkan sebelumnya, dirangkai sesuai ukuran yang telah diatur. Lalu, digantung di dinding dengan menggunakan seutas tali yang dililitkan pada sebuah paku yang menancap di dinding. Membuat Pembatas Ruang Pojok Baca Pembatas ruang pojok baca dibuat guna membatasi dan memperjelas fungsi pojok baca sehingga menambah nilai estetik pada kelas tersebut. Pembatas ruang pojok a. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 baca ini terbuat dari kumpulan kayu dan papan sisa yang telah dipersiapkan sebelumnya, kayu dan papan sisa tersebut dirangkai menjadi berantai sehingga membentuk pagar yang menjadi pembatas khusus di ruang kelas tersebut. Membuat Tempat Duduk dan Meja Belajar Pembuatan Meja Belajar pada dasarnya juga menggunakan bahan sisa Mebel berupa kayu dan papan yang masih layak pakai. Namun, berbeda sedikit dengan pembuatan tempat duduk dalam praktiknya menggunakan sepotong dahan kayu yang cukup besar kira-kira dengan ukuran nyaman sebagai tempat duduk siswa dalam kegiatan membaca dan menulis nanti. Untuk menambah nilai estetika yang sedap dipandang mata tempat duduk dan meja belajar ini dipadukan dengan warna yang selaras. Gambar 4. Bentuk Pojok Baca Yang Telah Lengkapi sarana Penunjang Membuat Dekorasi Dinding dan Pohon Baca Pojok Baca Dekorasi dinding pada pojok baca dapat berupa poster, gambar, dan kertas origami agar menambah kesan dan daya tarik minat membaca dan menulis siswa di pojok baca yang telah dibuat. Sesuai dengan namanya, pohon harapan berisi harapan siswa pada masa yang akan datang. Dengan dibuatnya pohon harapan diharapkan siswa selalu berkunjung ke pojok baca untuk melihat dan mengingat yang telah ditulisnya. Hal ini tanpa disadari oleh mereka sebenarnya merupakan bentuk dari implementasi pojok baca sebagai upaya mewujudkan literasi di sekolah. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 Gambar 5. Dekorasi Dinding KESIMPULAN Berdasarkan kegiatan pembuatan pojok baca yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa siswa SMPN 13 Selupu Rejang khususnya angkatan kelas 8 (Delapa. memiliki minat dan kemampuan yang baik dalam berliterasi sebagai upaya mewujudkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Dalam hal ini Siswa nampak piawai berkreasi baik itu berupa menggambar, menyunting, dan memilih kata serta memadukan warna untuk menambah nilai estetika pojok baca di kelas masing-masing. Selain itu, terlihat juga dari masing-masing kelas menunjukkan sikap kekompakkan secara TIM untuk memberikan kesan nilai terbaik pada pojok baca yang mereka Mereka tanpa harus dibimbing dengan susah payah. Nampak mandiri melakukan tugas masing-masing dengan penuh tanggung jawab. Misal, kelompok putri bertugas memilih kata dan menempelkannya di karton, di sisi lain kelompok putra menempelkan dekorasi di dinding. Sedangkan kelompok lainnya membuat menyiapkan dan membuat sarana penunjang pojok baca. Namun, dibalik keunggulan tersebut juga ada kekurangannya yaitu kurangnya dana yang dikhususkan untuk pengembangan budaya literasi seperti ini dari pihak sekolah. Adapun saran kami sebagai TIM pengabdian. Dengan telah dilakukan kegiatan ini diharapkan kedepannya diadakan lagi kegiatan serupa sehingga dapat menyempurnakan kekurangan pada pengabdian ini. Semoga budaya literasi di Sekolah dapat dikembangkan dan dilestarikan agar menumbuhkan minat dan kemampuan berliterasi para Siswa. DAFTAR REFERENSI Disdik. Bandung. 23 Nopember 2017. Gerakan Literasi Sekolah- Dinas Pendidikan kota Bandung. Diakses pada 12 Januari 2023. https://disdik. id/ver3/gerakanliterasi-sekolah/ Hanifah. Pengembangan Budaya Literasi Melalui Pojok Baca Di SMPN 55 Merangin Jambi. Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat. : 694-704. ISSN : 2828-5700 . JOONG-KI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. No. Januari 2023 Kemendikbud. Gerakan Literasi Sekolah. Jakarta: kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Lastri. Dkk. Pembuatan Pojok Baca Kelas Dalam Peningkatan Gerakan Literasi Sekolah Di SDN 71 Maccini. Jurnal Lepa-Lepa Open. : 1079-1085. Quipper. 1 Maret 2022. Gerakan Literasi Sekolah: Tujuan. Manfaat , dan Komponen. Diakses pada 12 Januari 2023. https://w. com/id/blog/info-guru/gerakan-literasisekolah/ Suyono. Dimensi Jenjang dan Asesmen Perilaku Berliterasi Siswa di Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan. Hal 69-75. ISSN : 2828-5700 .