JURNAL COMM-EDU ISSN : 2622-5492 (Prin. 2615-1480 (Onlin. Volume 9 Nomor 1. Januari 2026 PENGUATAN LITERASI INFORMASI LINGKUNGAN MELALUI INFOGRAFIS DI TAMAN BACAAN MASYARAKAT PYTHAGORAS Sofia Permatasari1. Yunus Winoto2. Rully Khairul Anwar3 1,2,3 Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi. Fakultas Ilmu Komunikasi. Universitas Padjadjaran. Jawa Barat. Indonesia sofia22003@mail. id, 2yunus. winoto@unpad. id, 3rully. khairul@unpad. Received: Desember, 2025. Accepted: Januari, 2026 Abstract The Community Reading Park (TBM) is a useful source of information for cumminty members. The information literacy skills of community members need to be strengthened in a measurable way. This study aims to strengthen environmental information literacy through infographics at the TBM Pythagoras Bening Saguling Foundation using a quantitative action research approach. This study involved 24 TBM library users, data were collected using an open questionnaire consisting of 10 questions with a ratio scale. The hypothesis tested was that infographics strengthen the environmental information literacy of TBM library users. Data analysis was perfomed using the Wilcoxon paired test procedure because the research data did not follow a normal distribution pattern. It was concluded that infographics had a significant effect on strengthening the environmental information literacy of TBM Pythagoras library users . < 0. It is recommended that the TBM Pythagoras managers integrate infographics with physical collections in providing services to library users. Keywords: Infographics. Environmental Information Literacy. Community Reading Park Abstrak Taman Bacaan Masyarakat (TBM) adalah salah satu sumber informasi yang berguna bagi warga Kemampuan terhadap literasi informasi lingkungan warga masyarakat perlu adanya penguatan yang terukur. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penguatan literasi informasi lingkungan melalui infografis di TBM Pythagoras Bening Saguling Foundation menggunakan metode kuantitatif pendekatan action research. Penelitian ini melibatkan sebanyak 24 orang pemustaka TBM, data dikumpulkan menggunakan kuesioner terbuka yang bersisikan 10 pertanyaan dengan skala ukur Hipotesis yang diuji adalah infografis memberikan penguatan terhadap literasi informasi lingkungan pemustaka TBM. Penganalisisan data penelitian dilakukan dengan prosedur uji Wilcoxon berpasangan dikarenakan data penelitian tidak mengikuti pola sebaran normal. Disimpulkan bahwa infografis memberikan pengaruh nyata terhadap penguatan literasi informasi lingkungan pemustaka TBM Pythagoras . < 0,. Disarankan pengelola TBM Pythagoras untuk mengintegrasikan antara infografis dengan koleksi fisik dalam memberikan layanan kepada pemustaka. Kata Kunci: Infografis. Literasi Informasi Lingkungan. Taman Bacaan Masyarakat How to Cite: Permatasari. Winoto. & Anwat. Penguatan Literasi Informasi Lingkungan Melalui Infografis Di Taman Bacaan Masyarakat Pythagoras. Comm-Edu (Community Education Journa. , 9 . , 78-85. PENDAHULUAN Dinamika perubahan lingkungan saat ini berjalan sangat cepat dan merupakan permasalahan yang mendesak di seluruh Indonesia. Perubahan iklim, krisis air, polusi udara, sampah yang tidak terkelola dengan baik, serta banjir di musim hujan adalah fenomena yang sering dirasakan oleh seluruh masyarakat. Fenomena seperti itu antara lain disebabkan oleh rendahnya literasi masyarakat terhadap informasi lingkungan. McBride et al. mengungkapkan bahwa Volume 9. No. Januari 2026 pp 78-85 literasi informasi lingkungan adalah mencakup kesadaran dan kepedulian manusia terhadap lingkungan beserta permasalahannya yang meliputi pengetahuan, keterampilan, dan motivasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada pada saat ini, serta mencegah permasalahan lingkungan yang mungkin akan terjadi. Kolenaty et al. menyatakan bahwa pentingnya literasi informasi lingkungan sehigga masyarakat mampu mengelola lingkungan dengan baik dan berkelanjutan. Penguatan literasi masyarakat merupakan indikator penting dalam menentukan kualitas sumber daya manusia. Mengacu kepada laporan UNESCO minat baca rakyat Indonesia berada pada kisaran 0,001 persen (Yusmar & Fadilah, 2. Pemerintah Indonesia telah melakukan upaya peningkatan minat baca rakyatnya dengan membentuk Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah dalam menambah koleksi dan sarana penunjang lainnya serta adanya semangat yang bagus dari para pegiat literasi pengelola TBM (Munir dan Hidayatullah, 2. Oleh sebab itu, maka TBM merupakan agen perubahan literasi masyarakat yang sangat bermanfaat keberadannya dalam membangun atmosfir literasi yang kondusif (Safiri et al. , 2. Mengacu kepada indeks PISA pada tahun 2022 maka dapat dikatakan kemampuan literasi informasi lingkungan masyarakat Indonesia umumnya masih rendah. Rendahnya kemampuan literasi informasi lingkungan pada masyarakat merupakan faktor pemicu yang berkontribusi kepada perusakan lingkungan yang semakin luas. Oleh sebab itu, ketidakmampuan dalam mengakses, memahami, dan mengevaluasi informasi yang benar mengenai permasalahan lingkungan maka akan beresiko terjadinya kerugian akibat kerusakan lingkungan (Kurniati et , 2. Literasi lingkungan memegang peranan penting sehingga seseorang memiliki pemahaman, tanggung jawab untuk menjaga lingkungan tetap baik, diperlukan peningkatan literasi pada masyarakat (Miterianifa & Marwani, 2. Salah satu alternatif untuk memperkuat literasi informasi lingkungan adalah menyajikan sumber informasi dalam bentuk infografis. Bhat & Alyahya . menyatakan bahwa infografis adalah penyajian data secara visual yang memadukan elemen grafis sehingga memberikan daya tarik dan memudahkan penyampaian informasi kepada audiens. Hamid & Amin . melaporkan bahwa infografis memegang peranan yang cukup efektif untuk memperkuat kemampuan literasi informasi lingkungan pada masyarakat. Infografis hakikatnya adalah menggabungkan data kompleks menjadi visual yang ringkas dan menarik sehingga memudahkan pemustaka untuk memahami informasi tersebut. Masyarakat akan lebih mudah dan cepat dalam mengakses infografis sehingga literasi informasi lingkungannya semakin METODE Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif pendekatan action research. Taherdoost . dan Sharma . menjelaskan bahwa metode kuantitatif pendekatan action research adalah metode penelitian yang dirancang untuk memecahkan masalah praktis dan menghasilkan perbaikan segera. Penelitian dilakukan dengan tahapan yang terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Tahapan rencana yakni merumuskan hipotesis tindakan dan merancang instrumen kuantitatif, tahapan tindakan adalah melaksanakan intervensi atau perlakuan yakni dengan menggunakan infografis terkait dengan lingkungan sebagi sumber informasi di TBM Pythagoras, tahapan observasi adalah mengumpulkan data numerik pre-test dan post-test setelah untuk mengukur penguatan literasi informasi lingkungan, dan tahapan refleksi adalah menganalisis data hasil penelitian menggunakan sampel berpasangan untuk menentukan Permatasari. Winoto & Anwar. Penguatan Literasi Informasi Lingkungan Melalui Infografis Di Taman Bacaan Masyarakat Pythagoras signifikansi dan besar dampak tindakan penelitian ini terhadap penguatan literasi informasi lingkungan di TBM Pythagoras. Pelaksanaan penelitian dimulai sejak tanggal 1 Oktober sampai dengan 3 November 2025 di TBM Pythagoras Bening Saguling Foundation yang terletak di Desa Cihampelas Kabupaten Bandung Barat. Subjek penelitian adalah sampel total sebanyak 24 orang pemustaka TBM Pythagoras berusia antara 9 dan 10 tahun. Responden ini ditentukan berdasarkan pertimbangan bahwa mereka adalah yang secara rutin sebagai pemustaka TBM. Data dihimpun menggunakan kuesioner terstruktur yang berisikan 10 pertanyaan dengan skala ukur data rasio untuk mengukur penguatan literasi informasi lingkungan. Penganalisisan data mengacu kepada prosedur uji sampel berpasangan dengan bantuan piranti lunak SPSS 27 for Windows dengan tahapan: uji normalitas (Shapiro-Wil. karena n < 30, uji homogenitas (Leven. , dan uji sampel berpasangan. Pemilihan metode uji sampel berpasangan mengacu kepada ketentuan apabila data memiliki pola sebaran normal dan ragamnya sama maka pengujian mengikuti prosedur uji-t berpasangan. Apabila data tidak mengikuti pola sebaran normal dan tidak memiliki ragam yang sama maka diuji Wilcoxon Signed Ranks Test. Pengujian hipotesis menggunakan tingkat kepercayaan 0,95 dengan menggunakan kaidah keputusan apabila Asymp. Sig < 0,05 maka infografis memberikan pengaruh yang nyata terhadap penguatan literasi informasi lingkungan di TBM Pythagoras. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Data dari hasil penelitian ini selanjutnya dilakukan pengolahan dengan tahapan pengujian normalitas data, pengujian homogenitas ragam data, dan pengujian hipotesis. Uji Normalitas Data Tabel 1. Hasil Uji Normalitas Data Penguatan Literasi Informasi Lingkungan melalui Infografis Test of Normality Shapiro-Wilk Statistic Sig. Selisih Pre-test Post-test 0,896 0,017 Mengacu kepada Tabel 1 diperoleh hasil uji normalitas data penguatan literasi informasi lingkungan menggunakan uji Shapiro-Wilk diperoleh bahwa data tidak memiliki pola sebaran normal . < 0,. Uji Homogenitas Ragam Data Pengujian kesamaan ragam data bertujuan agar peneliti dapat mengetahui apakah data penelitian memiliki keragaman yang sama atau tidak. Uji kesamaan ragam data pada penelitian ini dilakukan dengan prodedur uji LeveneAos Test dengan aplikasi SPSS 27 for Windows. Kaidah keputusan dinyatakan data penelitian memiliki ragam yang sama apabila sig: p > 0,05. Hasil uji kesamaan ragam data penelitian ditampilkan pada Tabel 2. Volume 9. No. Januari 2026 pp 78-85 Tabel 2. Hasil Uji Homogenitas Ragam Data Penguatan Literasi Informasi Lingkungan melalui Infografis Test of Homogeneity of Variance Levene Statistic Df1 Sig. 0,691 Mengacu kepada Tabel 2 diperoleh hasil uji kesamaan ragam data penguatan literasi informasi lingkungan adalah sama . > 0,. Uji Hipotesis Pengujian hipotesis bertujuan agar peneliti dapat mengetahui apakah terjadi penguatan literasi informasi lingkungan pada responden yang diteliti. Pada penelitian ini, pengujian hipotesis mengacu kepada prosedur uji statistik non parametrik yaitu pengujian dengan prosedur uji Wilcoxon Signed Ranks Test dikarenakan data penelitian tidak memiliki pola sebaran data Hasil pengujian Wilcoxon ditampilkan pada Tabel 3. Tabel 3. Hasil Uji Hipotesis Data Penguatan Literasi Informasi Lingkungan melalui Infografis Wilcoxon Asymp. Sig. -taile. 4,316 0,001 Mengacu kepada Tabel 3 diperoleh bahwa hasil pengujian hipotesis dengan prosedur uji Wilcoxon diperoleh nilai Asymp. Sig. -taile. p: 0,001 sehingga infografis memberikan penguatan yang signifikan terhadap literasi informasi lingkungan di TBM Pythagoras Bening Saguling Foundation . < 0,. Dengan demikian maka infografis telah mampu memberikan penguatan literasi informasi lingkungan bagi pemustaka TBM tersebut. Pembahasan Taman Bacaan Masyarakat Pythagoras Bening Saguling Foundation merupakan salah satu unit kekegiatan Bening Saguling Foundation (BSF) yang bergerak dalam upaya mencerdaskan masyarakat melalui penyediaan sumber informasi yang diarahkan kepada tata kelola lingkungan hidup yang berkelanjutan. Jumlah koleksi yang dimiliki sebanyak 854 buku tentang lingkungan hidup dan pengetahuan umum yang berasal dari pengadaan sendiri dan hibah dari berbagai pihak yang bersifat tidak mengikat. Operasional TBM Phytagoras berada dalam satu manajemen Bening Saguling Foundation. Hasil observasi peneliti memperoleh gambaran bahwa pemustaka relatif kurang tertarik untuk membuka koleksi fisik TBM dalam mencari informasi lingkungan. Oleh sebab itu, peneliti melakukan penguatan literasi informasi lingkungan menggunakan infografis. Peneliti menggunakan sebanyak 7 buah infografis dan diantaranya contoh infografis tersebut sebagaimana ditampilkan pada Gambar 1 dan 2. Permatasari. Winoto & Anwar. Penguatan Literasi Informasi Lingkungan Melalui Infografis Di Taman Bacaan Masyarakat Pythagoras Gambar 1. Infografis tentang penghijauan Sumber: Dokumentasi peneliti, 2025 Gambar 2. Infografis tentang cara mengelola sampah yang baik dan benar Sumber: Dokumentasi peneliti, 2025 Berdasarkan pada hasil analisis data menunjukkan bahwa infografis memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penguatan literasi informasi lingkungan pemustaka TBM Pythagoras. Volume 9. No. Januari 2026 pp 78-85 Hal ini menunjukkan bahwa infografis efektif untuk penguatan literasi informasi lingkungan. Hasil penelitian ini sejalan dengan pernyataan Lazard & Atkinson . dalam hasil risetnya mengungkapkan bahwa infografis yang menggabungkan antara teks dan visual mampu meningkatkan keterlibatan audiens dengan pesan yang terdapat di dalam konten. Dua eksperimen yang dilakukan oleh Lazard & Atkinson tersebut menunjukkan bahwa visual berperan dalam keputusan untuk mengevaluasi secara kritis mengenai pesan-pesan pro Individu terlibat dalam tingkat pemikiran yang lebih tinggi yang berkaitan dengan isu pada saat disajikan dalam bentuk infografis dibandingkan dengan pesan yang hanya mengandalkan teks. Hasil riset ini menunjukkan bahwa infografis merupakan faktor penting dalam literasi lingkungan. Data hasil penelitian mengenai penggunaan infografis dalam penguatan literasi informasi lingkungan di TBM Phytagoras menunjukkan bahwa infografis adalah sebuah media yang memiliki fungsi dalam menyampaikan konten yang ada didalamnya sehingga lebih menarik perhatian pemustaka. Hasil riset ini menunjukkan bahwa infografis merupakan faktor penting dalam literasi lingkungan. Hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis sejalan dengan pendapat Alwasi et al. dan Liana et al. yang menyatakan bahwa infografis dapat memberikan penguatan literasi informasi lingkungan pada peserta didik sehingga mereka dapat memahami dalam menyikapi isu-isu lingkungan yang terjadi di masyarakat. Ningrum et al. menyatakan bahwa bahwa penggunaan infografis dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan model pembelajaran berbasis visual. Lebih jauh Sudibyo et al. menyatakan bahwa infografis efektif dalam menyajikan informasi secara visual sehingga memudahkan para siswa dalam proses pembelajaran untuk materi pelajaran kompleks. KESIMPULAN Penelitian ini disimpulkan bahwa infografis memberikan penguatan yang nyata kepada literasi informasi lingkungan pemustaka di TBM Phytagoras Bening Saguling Foundation . < 0,. Hal ini menujukkan bahwa infografis efektif untuk diterapkan di TBM Phytagoras dalam penguatan literasi informasi lingkungan. Infografis memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penguatan literasi informasi lingkungan pemustaka dikarenakan infografis menggabungkan data kompleks menjadi visual yang ringkas dan menarik sehingga memudahkan pemustaka untuk memahami informasi Pemustaka akan lebih mudah dan cepat dalam mengakses infografis sehingga literasi informasi lingkungannya semakin membaik. UCAPAN TERIMA KASIH