Aksiologiya Aksiologiya:: Jurnal JurnalPengabdian PengabdianKepada KepadaMasyarakat Masyarakat Vol. No. Mei 2021 Hal 233 - 240 Vol. No. Februari 2020 Hal 131 Ae 137 ISSN2528-4967 dan danISSN ISSN2548-219X 2548-219X. ISSN Implementasi Pemasaran DanLearning Pencatatan Penjualan Sederhana Penerapan Project Based Meningkatkan Pada UMKM Tanaman Hias Kecamatan Arcamanik Kemampuan Guru-GuruKota Sekolah Dasar Sidoarjo dalam Menulis Bandung Kreatif Cerita Anak Dodi Supriyanto . Vania Rakhmadhani . Cecep Taufiqurrohman3 AriSTIE Setyorini . Masulah Ekuitas Bandung FKIP, Universitas Muhammadiyah Surabaya Email: dodisupriyanto22@gmail. com ,vania_rakhmadhani@yahoo. Email: arisetyorini@fkip. um-surabaya. 3, mmasulah@gmail. ctaofiq@yahoo. 1,2,3 *Corresponding author: penulis1 ABSTRAK ABSTRAK Pengabdian masyarakat ini bertujuan melatih guru-guru sekolah dasar untuk menulis kreatif sastra anak. Pelatihan ini didesain sejalan dengan program gerakan literasi nasional, yang Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di usaha tanaman hias yang merupakan produk salah satunya adalah program literasi sastra, di tingkat sekolah dasar. Pengabdian masyrakat ini usaha mikro kecil dan terdiri dari 12Sidoarjo. (Dua bela. bermitra dengan lima sekolah di bawah (UMKM) Muhammadiyah Setiap berbeda-beda, mengirim dua guru perwakilan mereka untuk mengikuti pelatihan menulis kreatif yang dilaksanakan Kegiatan untuk mewujudkan pemasaran yang dan berdaya saing serta sejak Juliini September Kegiatan ini menggunakan Project Based Learning Permasalahan mana guru dilibatkan untuk membuat proyek penulisan karya sastra anak. Proses pelatihan oleh pengusahablended hias, diantaranya belum optimal, yang terdiri dari 16 jam akses daring. kepada Sesi Metode dan 32memadai, jam sesi terbatasnya dalam menyelesaikan dengan survei dasar pesertapermasalahan mengenai penulisan kreatif dan Sedangkan tahap pelaksanaan dalam pemasaran ke konsumen peserta untuk dan mengkonsultasikan draf cerita mereka pada dan pendampingan yangMenggunakan ada di tempat balik untuk yaitu tahap 90%monitoring . akni 9 dari pesert. Kegiatan berhasil ini penulisan cerita Lebih hias peserta menyatakan kegiatan bahwa manfaat bagi mereka,yang akan akuntansi. pengetahuan literasi sastra dan meningkatkan benar dan sesuai kemampuan menulis sastra anak khususnya dalam bentuk cerita gambar dan cerita pendek. Kata kunci: Implementasi Pemasaran. Pencatatan Penjualan Sederhana. UMKM Kata Kunci: guru sekolah dasar. penulisan kreatif sastra anak. project based learning. Implementasi Marketing AndABSTRACT Simple Sales Recording on UMKM Ornamental Plants Arcamanik Sub-District Bandung This community service aims to enhance elementary school teachersAo literary literacy skills through children literature creative writingABSTRACT The training project designed was in line with the need of the inclusion of literary literacy in formal education particularly in primary educational The was service by partnering five elementaryschools Thisprogram is carried out the plant businessunder a product of Muhammadiyah Organizationin Sidoarjo. Each small and medium micro enterprises (UMKM) consisting of 12 (Twelv. ornamental plantteachers to join the creative was held fromJuly September The optimal with close to each This to realize Project Based Learning and competitive marketing activities as well as simple financial recording in helping to writing run its The training procedure was designed by implementing blended learning consisting 16-hour Problems experienced by ornamental plant entrepreneurs, such as optimal marketing, offline creative writing workshop and 32-hour online coaching session. The offline sessions were inadequate transaction evidence, limited capital and difficult access to financial institutions. The conducted to build the teachersAo basic knowledge on creative writing and children literature. The method used in solving the problem begins with a surveyto the location, the implementation stage online coaching sessions facilitated the participants to consult their drafts and revise them based on a psideline in marketing to consumers and assistance the facilitatorAos Measured by masterythrough 90% of . out of is the 10 participant. were successfully accomplished the writing project. For more, the which This agreed that this program was beneficial for them to enhance their knowledge on literary literacy out marketing to consumers and in their writing ability toactivities create children picture book and short with accounting standards. Keywords: children literature creative writing. project based learning. teacher of elementary Keywords: Marketing Implementation. Simple Sales Recording. UMKM Copyright A 2020. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Copyright A 2021. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. http://journal. um-surabaya. id/index. php/Axiologiya/index http://journal. um-surabaya. id/index. php/Axiologiya/index DOI: http://dx. org/10. 30651/aks. DOI: http://dx. org/10. 30651/aks. Dodi Supriyanto. Vania Rakhmadhani. Cecep Taufiqurrohman/Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 233 - 240 PENDAHULUAN Pedagang Tanaman hias berdiri pada tahun 1988 yang beralamat di Jalan Pacuan Kuda Kecamatan Arcamanik. Kelurahan Sukamiskin Kota Bandung Awal berdirinya terdapat 22 . ua puluh du. tempat tanaman hias, lahan yang digunakan usaha tanaman hias dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Retribusi saat masih dikelola oleh Pordasi (Persatuan Olahraga Berkuda Indonesi. iurannya sebesar Rp 150. 000 per bulan. Karena keterbatasan lahan usaha yang akan di bangun sarana olahraga SPORT Jabar Arcamanik yang awalnya 22 tempat tanaman hias dipangkas menjadi 12 tempat tanaman hias sampai sekarang. Tanaman hias setelah dibangung SPORT Jabar dikelola retribusinya oleh RW (Rukun Warg. 06 sebesar Rp 60. 000,-per bulan yang digunakan untuk keamanan lingkungan, biaya kebersihan dan kas RW. Dalam menjalankan aktivitas perdagangan. Pedagang tanaman hias menyewa lahan bangunan sebagai tempat aktivitas perdagangan. Selain itu. Pedagang tanaman hias ini juga ditunjang oleh adanya berbagai jenis tanaman bunga yang variatif digunakan untuk memberikan pilihan bagi para Disamping tempat tanaman hias yang terawat dengan baik, juga menyediakan berbagai tempat untuk penanaman bunga yang diminati oleh para pembelinya. Bibit/ Benih. Media Tanam. Pupuk. Pestisida. Mulsa Plastik (Plastik penutup media tana. Sungkup (Plastik peutup bunga atau dau. Lahan Parkir dan Akses ke jalan raya sangat mudah itu merupakan Sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Pedagang tanaman hias dalam menunjang kegiatan usahanya Berdasarkan kondisi usaha. Pedagang tanaman hias memiliki omset per bulan sekitar Rp 10 Omset tersebut diperoleh dari penjualan tanaman hias yang dilakukan dengan tradisonal. Artinya, penjualan tanaman hias dilakukan dengan menunggu pembeli yang Usaha perdagangan tanaman hias ini termasuk usaha mikro yang omsetnya kurang dari Rp 300 juta per Usaha mikro ini merupakan salah satu penyokong ekonomi Namun. UMKM sering yang klasik seperti terbatasnya permodalan, pemasaran yang tidak terkonsep, pengelolaan keuangan yang bercampur dengan keuangan rumah tangga dan manajemen yang tidak jelas. Hal ini senada dengan pendapat (Jayanti Mandasari. Dewi et all, 2. menyatakan bahwa jaringan pemasaran masih lemah dan sering kalah bersaing. Usaha ini bilamana dikelola dengan baik dan pola pemasaran yang efektif, tidak hanya sebagai sumber penghidupannya saja, melainkan juga bisa sebagai usaha yang menguntungkan pada akhirnya bisa membuka lapangan pekerjaan dalam membantu program pemerintah, khususnya pemerintah daerah. Usaha tanaman hias ini dapat dikembangkan menjadi objek wisata bunga yang lebih terintegrasi dengan pihak yang berkepentingan. Seperti Dinas Pertamanan. Dinas Pariwisata Dodi Supriyanto. Vania Rakhmadhani. Cecep Taufiqurrohman/Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 233 - 240 dan Dinas Perdagangan termasuk Pemerintah Daerah Kota Bandung selaku pemangku kepentingan. Wisata bunga ini akan menjadi daya tarik bagi masyarakat apabila ada penataan tempat berjualan, pengelompokan jenis bunga dan adanya sarana pendukung yang memadai, antara lain area parkir, mushala, toilet dan juga pendukung lainnya. Bilamana hal seperti ini dapat terwujud, maka belum secara optimal apalagi menggambarkan laporan keuangan sesuai standar akuntansi. Kegiatan usaha dalam bentuk dan jenis apapun itu harus didukung dengan pemasaran yang baik (Kotler, 2016 : . Secara tegas Kotler, menjelaskan kegiatan pemasaran sederhana dalam gambar sebagai Gambar 1 Kegiatan Pemasaran sumber pendapatan bagi pedagang tanaman hias ini dapat dihasilkan dari berbagai sumber. Usaha dari tanaman hias ini diperlukan strategi sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang berdaya guna dan berkesinambungan. startegi pemasaran adalah cara untuk mendapatkan persaingan dengan mengedepankan keunggulan produk barang/jasa yang berkesinambungan (Jayanti Mandasari. Dewi et all. Pada saat dilaksanakan penelitian dan pengabdian, semua pedagang tanaman hias ini hanya mempunyai catatan harian penjualan terkait aktivitas rutin yang dilakukan. Berkenaan uasaha, pencatatan yang dilakukan Tujuan dari pemasaran adalah penjualan usaha, sehingga mendorong pendapatan usaha menjadi meningkat Terkait dengan pemasaran tanaman hias ini, semua pedagang hanya paham bagaimana menjual tanaman hiasnya sehari-hari. Tidak pernah berpikir bagaimana strategi pemasaran yang baik dan lebih efisien serta mampu dilakukan. Semua pedagang tanaman hias lebih banyak menunggu calon pembeli datang ke tempat usahanya, belum ada cara lain yang bisa meningkatkan volume Masalah utama yang dialami oleh pedagang tanaman hias yaitu Pemasaran yang sederhana dan belum optimal. Belum menemukan Dodi Supriyanto. Vania Rakhmadhani. Cecep Taufiqurrohman/Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 233 - 240 pola pemasaran yang efektif yang dapat dikembangkan ke depan. Bukti transaksi yang masih belum memadai. Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan dalam Pemasaran dan pencatatan transaksi sederhana pada usaha tanaman hias METODE PENELITIAN Pengabdian kepada masyarakat pada tanaman hias ini menggunakan . ield researc. yang dilakukan pada pedagang tanaman hias . ibrary researc. untuk mendukung informasi yang ada. Dalam pengabdian ini berusaha untuk mendeskripsikan dan membandingkan sistem pencatatan yang ada dengan sistem pencatatan yang seharusnya. lingkungan maupun yang bersifat khusus yang berkaitan dengan proses pencatatan yang saat ini Menyusun rencana perbaikan dari hasil survei pendahuluan yang sudah dilakukan dan mengkomunikasikan kepada para pemilik tempat usaha tanaman hias mengenai program yang akan dilaksanakan dan disertai dengan jadwal kegiatan. Pendampingan dalam pemasaran ke konsumen melalui pelatihan pemasaran yang efektif. Pendampingan dalam pencatatan transaksi yang ada di tempat tanaman hias. Gambar 2 Metodologi Pelaksanaan Pengabdian Data utama diperoleh dari para informan yaitu orang-orang yang terlibat dalam kegiatan usaha pedagang tanaman hias, sedangkan data pendukung diperoleh dari dokumendokumen berupa catatan, gambar dan bahan-bahan lain yang dapat mendukung dalam pengabdian ini. Pengumpulan data dalam pengabdian ini dilakukan dengan cara: Melakukan survei pendahuluan pedagang tanaman hias secara umum seperti fasilitas dan kondisi HASIL DAN PEMBAHASAN Bulan Desember 2019 sampai Maret 2020 kegiatan pengabdian pada masyarakat yang dilakukan adalah: Pendampingan Pencatatan Transaksi Kegiatan ini dilakukan pada bulan Desember 2019. Januari dan Maret 2020. Pendampingan dilakukan melalui pelatihan dan wawancara kepada seluruh pemilik tempat tanaman hias, karena setiap tempat tanaman hias melakukan pencatatan yang berbeda-beda. Kegiatan ini Dodi Supriyanto. Vania Rakhmadhani. Cecep Taufiqurrohman/Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 233 - 240 bertujuan untuk : Informasi transaksi, bukti apa saja yang mereka gunakan dalam kegiatan transaksi sehari-hari baik bukti dokumen yang mereka keluarkan sebagai penjual maupun bukti dokumen yang mereka terima sebagai pembeli tanaman hias. Pencatatan Para pemilik tempat tanaman hias yang mengikuti pelatihan terdiri dari kategori usaha mikro. Pencatatan yang dilakukan hanya sebatas Nota/bon penjualan yang tidak selalu dicatat oleh setiap masingmasing hias, dan belum mencerminkan pencatatan transaksi penjualan Dengan adanya arus masuk dan arus keluar yang harus selalu dicatat di dalam buku kas seperti gambar dibawah ini. Gambar 3 Buku Kas Pendampingan Pemasaran kepada Konsumen Menurut (Garneti. Anisa Eliana, 2. Inovasi ini tercipta atas keresahan yang dialami oleh masyarakat Keresahan ini pun dialami oleh para pedagang tanaman hias, antara lain bagaimana menghadapi persaingan perdagangan yang serba online dan bagaimana menembus pasar yang lebih luas. Kondisi ini sudah barang tentu menuntut adanya inovasi dan kreativitas dari para pedagang tanaman hias itu sendiri. Bandung dengan kota yang sejuk memberikan kemudahan bagi pengusaha tanaman hias. Minat masyarakat terhadap tanaman hias, dikatakan oleh (I. Made Riyan, 2. khususnya bunga potong, di Kota Bandung dapat dikatakan cukup tinggi tersebar di wilayah Kota Bandung. Hampir setiap hari permintaan akan bunga potong datang dari hotelAehotel, restoran, dan sebagainya. Langkah selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam mengusahakan bisnis ini diantaranya dengan . arketing yang terdiri atas produk, harga, tempat, dan promosi, dengan tujuan pedagang tanaman hias nantinya tetap eksis dalam dunia usaha dan mampu memenuhi kebutuhan pasar. (Angipora, 2. Guna menjawab tantangan di atas, maka kegiatan pendampingan ini dilaksanakan pada bulan Februari Pendampingan dilakukan melalui pelatihan kepada seluruh pedagang tanaman hias, khususnya tentang pemasarannya. Pelatihan dilaksanakan sebelum dan sesudah pencatatan penjualan sederhana. Kegiatan ini bertujuan untuk : Setelah pencatatan transaksi baik penjualan maupun pembelian tanaman hias, maka pedagang diharapkan mampu memberikan layanan Dodi Supriyanto. Vania Rakhmadhani. Cecep Taufiqurrohman/Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 233 - 240 terbaik kepada para pelanggannya. Layanan terbaik yang diberikan oleh pedagang tanaman hias akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan omzet dan keuntungan. Pada akhirnya, pelayanan yang baik itu akan menjadikan konsumen loyal. Produk-produk tanaman hias yang akan dijual merupakan tanaman yang memiliki kualitas baik. Hal ini dapat dilihat secara fisik, seperti bentuk tanaman, warna daun dan juga akarnya. Sumber daya manusia yang unggul akan memberikan dampak positif dalam pengembangan usaha, baik berbasis teknologi maupun kecangihan teknologi sebagai sarana pemasarannya. Target dari kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bagi mitra mengenai pemasarann yang Memberi pendampingan dalam menyiapkan bukti transaksi yang lebih baik serta pengarsipan dokumen transaksi. Memberikan kemudahan dalam melakukan pencatatan keuangan memudahkan pedagang tanaman hias dalam pengambilan keputusan yang terkait dengan financial berdasarkan SAK UKM. Jenis luaran dari pengabdian pada masyarakat ini yang dihasilkan berupa Jasa Pendampingan dalam Pemasaran ke konsumen melalui pelatihan pemasaran yang efektif atau pendampingan selama 1 . Pendampingan dalam penyiapan bukti transaksi, pendampingan selama 1 . Pendampingan Pencatatan Penjualan pendampingan selama 3 . Produk yang dihasilkan dari penelitian dan pengabdian: Modul berupa manual book sederhana dan efektif. Bukti pengendalian internal yang lebih Modul berupa manual book mengenai pencatatan penjualan. Dalam kegiatan usaha sudah bisa dipastikan tidak mulus selamanya, pasti ada hambatannya. Hambatan itu selalu ada, baik dilihat sebagai tantangan atau pun sebagai resiko Hal ini sangat ditentukan dari sudut pandang kita terhadap faktorfaktor tersebut, seperti dalam usaha tanaman hias yang ada di Arcamanik Kota Bandung ini. Adapun faktor penghambat antara lain : Pemahaman pencatatan penjualan sederhana berbeda-beda sehingga membutuhkan waktu yang cukup serta strategi yang tepat untuk memberikan pemahaman terkait dengan pencatatan penjualan sederhana yang dibutuhkan, sehingga diharapkan semua pedagang tanaman hias mampu Dodi Supriyanto. Vania Rakhmadhani. Cecep Taufiqurrohman/Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 233 - 240 kegiatan usaha yang mereka lakukan secara berkelanjutan. Waktu yang sangat terbatas untuk melakukan pendampingan melalui pelatihan yang mana para pedagang hanya memiliki sedikit waktu luang untuk mengikuti pelatihan dan pendampingan. Hal ini dikarenakan, aktivitas penjualan tanaman hias yang mereka geluti setiap hari. Sehingga untuk melakukan pendampingan melalui pelatihan terkendala. Ada anggapan di para pedagang tanaman hias ini, bahwa kalau jualannya ditinggalkan untuk ikut pelatihan maka usahanya akan Adapun faktor pendukung yaitu: Minat dan antusiasme dari para pedagang tanaman hias dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan sehingga kegiatan dapat terlakasana dengan baik dan lancar dalam suasana yang menyenangkan dan penuh dengan Para pedagang tanaman hias AuBaraya KembangAy, sehingga memudahkan dalam pengkoordinasian pada saat melaksanakan proses pelatihan dan pendampingan. Para pedagang tanaman hias, dalam menerima informasi, sehingga memudahkan pada saat penyampaian informasi terkait pentingnya pencatatan penjualan dan pemasaran. Gambar 4 Pendampingan Pengabdian Gambar 5 Pendampingan Pengabdian Kepada Tanaman Hias Gambar 6 Lokasi Tanaman Hias Dodi Supriyanto. Vania Rakhmadhani. Cecep Taufiqurrohman/Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol. No. Mei 2021 Hal 233 - 240 Gambar 7 Daftar Absensi SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bahwa pedagang tanaman hias menyadari bahwa membuat pencatatan dari transaksi kegiatan penjualan seharihari itu menjadi sebuah keharusan. Pencatatan yang baik harus dilakukan dengan benar. Upaya meningkatkan volume penjualan bagi pedagang tanaman hias yaitu dapat melakukan pemasaran yang optimal dengan menggunakan bauran pemasaran. DAFTAR PUSTAKA