Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ ISLAM DAN KEDAMAIAN DUNIA Ikhwani Daudsyah Pendidikan Agama Islam Program Studi D3 Kebidanan Universitas Al Muslim ikhwanira@yahoo. ABSTRAK Alhamdulillah segala puji bagi sang pencipta alam semesta yang telah memberi kedamaian kepada manusia, sehingga manusia dapat menikmati hidup dengan sempurna, selawat dan salam untuk Nabi Muhammad, yang telah berhasil membawa perdamaian ditengah-tengah kehidupan yang kacau balau dan membebaskan kehidupan manusia dari kekejaman orangorang yang berbuat semena-mena yang tidak pernah terlintas dihati mereka untuk menciptakan kedamaian. Beberapa waktu yang lalu, 17-19 Juni 2007, diadakan pertemuan World Muslim Congress di Colombo. Tujuan dari pertemuan lima tahunan ini adalah merayakan hari jadi ke-80 World Muslim Congress dan dialog yang membahas situasi terkini dunia Islam. Para petinggi organisasi ini mengemukakan dan membahas berbagai kesalah pahaman terhadap konsep Islam. Dalam dialog tersebut juga dijelaskan bahwa substansi ajaran Islam adalah agama perdamaian serta tidak memiliki ruang dan toleransi untuk tindakan keberutalan. Inti dialog dalam pertemuan di atas adalah untuk meluruskan pandangan yang salah terhadap Islam, di mana akhir-akhir ini Islam banyak dikaitkan dengan terorisme. Organisasi ini ingin menegaskan bahwa sasaran dakwah ke depan adalah mendudukkan misunderstanding tersebut. Dalam forum itu juga disepakati untuk kembali kepada tujuan utama dari organisasi, yaitu mengangkat derajat bangsa-bangsa muslim agar tidak terus-menerus tertindas, tentunya bersamaan dengan upaya mempererat persaudaraan antar sesama umat Muslim. Kata kunci: Islam dan Kedamaian PENDAHULUAN Sebagaimana kita ketahui, pasca peristiwa penghancuran dua gedung kembar World Trade Center di New York . yang menjadi simbol hegemoni Amerika oleh yang disebut teroris Al-Qaeda, hubungan Islam-Barat mulai retak. Stigma negatif kerap ditujukan kepada Islam sehingga mencoreng citranya sebagai agama kedamaian. Kenyataan ini semakin memperunyam hubungan dua kutub peradaban besar itu. Islam, secara literal, bermakna kedamaian atau keselamatan. Sebagai sebuah agama dan jalan hidup. Islam menawarkan kedamaian dan keselamatan bagi seluruh manusia di dunia ini. Orang yang memilih hidup dalam Islam akan berada dalam kedamaian dan keselamatan. Begitu juga orang yang menolak Islam sebagai sebuah keyakinan, tetapi tetap Semua manusia yang menghargai kehadiran Islam akan mendapatkan percikan kedamaian, sekalipun dengan skala yang berbeda-beda. Sebelum Islam muncul ditengah-tengah bangsa arab, keadaan manusia ketika itu dalam keadaan jahiliyah, masyarakat hidup dalam kegelisahan dan tidak pernah merasakan hidup yang damai. kekuasaan dipegang oleh orang-orang yang memiliki kekayaan yang berlimpah ruah atau orang-orang yang berasal dari garis keturunan ternama, mereka berbuat zalim kepada siapa saja yang dianggap rendah kedudukannya, rakyat kecil tertindas dan dijadikan sebagai budak, wanita dianggap membawa sial, sehingga ketika seorang perempuan melahirkan bayi yang berjenis kelamin perempuan, bayi tersebut langsung dibunuh oleh Ketika Nabi Muhammad datang dengan membawa Islam sebagai lambang perdamaian, banyak perubahan-perubahan yang dialami oleh masyarakat Arab ketika itu, kedamaian dirasakan oleh semua pihak, karena Islam sangat membenci terjadinya kekacauan dan tindakan kezaliman. Islam yang damai bukan hanya dirasakan oleh orang Islam saja, tetapi orang-orang selain Islam yang hidup disekitar wilayah Islam juga dapat menikmatinya, karena Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ Islam merupakan agama yang memberi rahmat untuk semua yang ada dimuka bumi atau dikenal dengan Rahmatan LilAoalamin. HASIL DAN PEMBAHASAN Konsep damai dalam Islam Dalam konsep Islam, hubungan antar individu dan bangsa-bangsa adalah hubungan Al-Quran mengajarkan bahwa tujuan Allah menciptakan umat manusia yang berbeda-beda suku dan bangsa agar saling mengenal dan berhubungan satu dengan yang lain dengan damai. sebagaimana yang termaktub dalam firman Allah surah Al-hujarat: 13. AO ON EI uI ECIEI II E OIO OEIEI O OCE EAO uI EIEI I NEE CEI uI NEE EOI OA Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. Kedamaian tidak akan terujud bila manusia tidak saling mengenal antara satu dengan yang lain, salah satu sarana yang menyampaikan manusia untuk saling kenal adalah pembentukan keluarga, dalam sebuah keluarga akan menumbuhkan cinta dan kasih sayang yang akan melahirkan ketentraman dan kedamaian. Dengan terciptanya ketentraman dalam keluarga, maka kedamaian akan terujud pula dalam kehidupan masyarakat, begitu juga halnya dengan kedamaian dunia akan terujud bila individu dan masyarakat hidup dengan damai. Sebagai makhluk sosial manusia perlu berinteraksi dengan manusia lainnya dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, ia juga memerlukan kedamaian yang dapat menjamin kehidupan sosialnya berjalan lancar tanpa gangguan apapun. Islam sebagai sistem kehidupan yang sempurna telah memberikan jalan untuk mewujudkan perdamaian kehidupan manusia di Islam membenci terjadinya permusuhan-permusuhan dan tindakan kezaliman diatas permukaan bumi yang menyebabkan timbulnya perpecahan umat manusia. Perang adalah hal yang sangat dibenci oleh Islam kerena perang bukanlah sebuah alternatif untuk meujudkan perdamaian dibumi malahan sebaliknya perang berakibat buruk bagi perdamaian dunia. Perdamaian dunia tidak akan terujud kecuali setelah melewati fase-fase kedamaian berikut ini yang saling berkaitan antara satu dengan yang lain. Kedamaian hati Allah menciptakan manusia dan memberikannya hati, setiap tingkah laku manusia baik dan buruk bersumber dari pancaran hati. Hati adalah sumber kedamaian, kedamaian hati manusia dapat merembah kedalam kedamaian tatanan keluarga, masyarakat dan bangsa serta dalam lingkungan hidup manusia seluruh dunia. Kedamain hati hanya diperoleh bila setiap manusia lebih mencintai Allah dibanding dengan yang lainnya. Allah zdat yang maha suci yang mesti dicintai sepenuh jiwa dan hati. Manusia diperintahkan untuk meletakkan cintanya yang paling tinggi kepada Allah, baru kemudian mencintai yang lainnya sebatas yang diperkenankanyya. Apabila manusia mampu membersihkan hatinya dari kelam hawa nafsunya dan mampu menyelamatkan dirinya dari godaan-godaan dunia yang menghampirinya, hatinya menjadi bersih dan penuh kecintaan kepada Allah, maka dia akan merasakan kedamaian dan ketentraman dalam hidupnya dan orang-orang yang berada disampingnya turut merasakan kedamaian tersebut. Perbuatan manusia jika dihiasi dengan hawa nafsu semata, maka dirinya akan menjadi gelap, berbuat sesuka hati tanpa ada kendali sekalipun itu merugikan orang lain, kedamaian hidup orang-orang yang hidup disekitarnya akan terusik karena ulah yang Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ Apabila manusia menghubungkan hatinya dengan sang pencipta dan selalu berusaha untuk dekat denganNYA, maka kedamaian akan selalu terpancar dalam hatinya. seseorang akan sadar kelemahan dirinya apabila dirinya mengenal kekuatan Tuhannya, bila ia mengenal kekuatan Tuhannya maka tindakan kejahatan sangat sulit dilakukannya, sehingga terciptalah dalam hati dan perbuatannya untuk selalu menciptakan kedamaian ditengah-tengah lingkungan hidupnya. Dunia tidak akan pernah damai jika hati manusia kosong dari Kedamaian rumah tangga Rumah tangga adalah bagian dari masyarakat, sebuah masyarakat terbentuk dari rumah tangga, kedamaian rumah tangga sangat mempengaruhi kehidupan bermasyarakat. Allah telah menggariskan dalam Al-Quran bahwa tujuan hidup Rumah adalah untuk membentuk cinta dan kasih sayang. Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. Arrum: 21 Terbinanya hubungan suami dan istri dalam sebuah rumah tangga berlandaskan atas kasih sayang diantara keduanya, maka akan menimbulkan kadamaian dalam rumah tersebut. Seoarang suami berusaha sekuat tenaga mencari nafkah untuk kepentingan keluarganya, disebabkan kecintaannya yang mendalam terhadap keluarganya, demikian juga halnya seorang istri melayani suami dan mengurus anak-anak demi untuk meujudkan kedamaian dalam keluarga. Jika suami atau istri lalai dalam melaksanakan tugas rumah tangga maka kekacauan akan timbul dalam rumah tersebut, yang menyebabkan terjadinya pertengkaran dan Baik buruknya sebuah kehidupan masyarakat dipandang dari sudut hubungan pada hubungan yang terjalin dalam keluarga. Seseorang yang berhasil menciptakan kedamaian dalam rumah tangganya, maka kehidupannya dimasyarakat pun akan menjurus kepada Kedamaian masyarakat Masyarakat merupakan kumpulan individu-individu yang terhimpun dari beberapa Ketika berkumpulnya individu-individu dalam sebuah masyarakat dari kalangan yang berbeda, maka bertambah banyak pula masalah-masalah yang timbul, kerena masingmasing individu mempunyai karakter yang berbeda antara satu dengan tang lain. Kebanyakan dari masalah yang timbul dalam masyarakat dipengaruhi oleh faktor kesenjangan sosial, setiap individu mementingkan diri sendiri atau kelompoknya, sehingga menghalalkan segala cara untuk memperoleh sesuatu yang diinginkannya, dan pada akirnya menimbulkan perpecahan, sehingga kedamaian sangat sulit diujudkan dalam masyarakat tersebut. Islam telah mengatur aturan-aturan terntu untuk menghindari terjadinya perpecahan dalam masyarakat, mengajarkan cara-cara berinteraksi sosial dengan sesama masyarakat, sebagaimana dalam firman Allah. Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia . arena sombon. dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orangorang yang sombong lagi membanggakan diri. Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. QS: 31: 1819. Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi QS: 17:37. Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ Islam membenci jiwa yang sombong, kesombongan akan melahirkan kebanggaan dalam diri seseorang, menganggap diri lebih baik dari orang lain, sehingga terjadinya saling olok-olok dan caci-maki dan merendahkan antara individu atau golongan yang lain. Bagaimana bisa terujudnya sebuah kedamaian dalam masyarakat sementara kehidupan mereka penuh dengan Islam tidak membenarkan satu golongan merendahkan golongan yang lain, memaki atau memancing-mancing kemarahan orang lain, sebagaimana firman Allah. Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain . boleh jadi mereka . ang diolok-olo. lebih baik dari mereka . ang mengolok-olo. dan jangan pula wanita-wanita . engolok-olo. wanita-wanita lain . boleh jadi wanita-wanita . ang diperolok-olokka. lebih baik dari wanita . ang mengolok-olo. dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah . yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim. QS: 49:11. Islam merupakan agama yang paling sempurna, tidak hanya mengatur hubungan dengan Allah semata, tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan manusia lainnya, sehingga terjalinlah hubungan yang baik yang membawa kepada kedamaian, aturan-aturan yang dibuat dalam Islam tentang hubungan antara sesama manusia tidak hanya berlaku untuk sesama muslim saja, tetapi juga hubungan tersebut berlaku kepada Non muslim. Allah tidak melarang kaum muslimin untuk menjalin hubungan damai dengan non Muslim. Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak . mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. QS: 60: 8 Bila ketiga hal tersebut diatas kedamaian dalam hati, keluarga dan masyarakat telah terujud dalam kehidupan nyata, maka kedamaian dunia dapat dicapai dengan mudah. Tudingan dunia Barat terhadap Islam Realita sejarah menunjukkan, bahwa Barat selama berabad-abad telah menuduh Islam sebagai agama pedang. Konversi kepada Islam yang cepat dan banyaknya peperangan yang terjadi antara Muslim dan Kristen pada delapan abad pertama perkembangan Islam telah membuat pihak Barat lebih aktif dengan tuduhan mereka. Mereka berpendapat bahwa Islam disebarkan lewat pedang. Dalam literatur barat malah ada yang sangat dengan tegas menyebut Islam sebagai religion of the sword. Paus Benekdiktus XVI dengan sengaja menyudutkan Islam dengan perkataan kasarnya: ''Tunjukkan padaku apa yang baru dari Muhammad, dan yang kau temukan hanyalah hal yang bau iblis dan tak manusiawi, seperti perintahnya untuk menyebarkan agama dengan pedang''. Tuduhan-tuduhan yang seperti itu sudah berkali-kali dilakukan pihak barat terhadap dunia Islam, mereka menyatakan bahwa dalam Al-Quran terdapapat ayat-ayat pedang AuSword VerseAy, menurut anggapan mereka ayat-ayat tersebut mendorong orang-orang Islam untuk memerangi mereka. Seperti misalnya ayat yang terdapat dalam surat At-Taubah ayat 5: Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertobat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ Tuduhan mereka ini tidak berdasarkan realita yang sebenarnya, tapi lebih kepada maksud jahat ingin menyudutkan Islam dan ingin mencoreng nama baik Islam dimata dunia. Kebencian yang mendalam dalam hati mereka terhadap Islam sehingga tanpa pikir-pikir panjang, mereka dengan lancang mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang keras terhadap Islam. Ayat padang yang mereka katakan tersebut kalau diteliti sesuai dengan ilmu Al-Quran maka akan diketahui sebab ayat tersebut diturunkan. Al-Quran sendiri telah memberikan jawaban yang jelas penyebab dikeluarkan ayat tersebut. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka . mengembalikan kamu dari agamamu . epada kekafira. , seandainya mereka sanggup. (Al-Baqarah: 217. Kebencian dan permusuhan yang berlebihan kaum musyrik dan penganiayaan terhadap kaum muslim tumbuh semakin hebat sehingga orang-orang kafir berupaya keras mengembalikan kaum muslimin kepada agama nenek monyang mereka. Tindakan mereka yang sangat kejam mengusir kaum muslimin dari tempat kediaman mereka, sehingga Allah memerintahkan kaum muslimin dengan tegas lewat ayat Al-Quran untuk memperlakukan orang-orang kafir dengan cara yang sama yaitu memerangi atau mengusir mereka. Kedudukan Perang dalam Islam Bagi kaum muslim berpartisipasi dalam sebuah peperangan haruslah didasarkan atas alasan hukum yang sahih. Ayat-ayat Al-Quran yang relevan telah memberikan gambaran tentang aturan-aturan mengenai dasar-dasar hukum perang, pelaksanaan, penghentian dan dampak positif dan negatifnya. Banyak penulis Barat dan bahkan sebagian penulis Muslim yang salah paham dalam menggunakan kutipan-kutipan yang berada diluar konteks. Dengan mudah mereka mengatakan bahwa keinginan kaum muslimin untuk menyebar luaskan Islam dengan mengobarkan peperangan. Al-Quran telah memberikan penjelasan yang jelas, bahwa tidak ada paksaan dalam penyebaran Agama. AuTidak ada paksaan untuk . Agama Islam sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dari jalan yang sesatAu. (QS. , demekian juga halnya Allah telah menyatakan kepada Nabi Muhammad bahwa beliau tidak ada hak memaksa seseorang untuk Kalau pihak barat mau mengkaji sejarah perkembangan Islam periode Mekkah maka mereka akan berhenti untuk mengeluarkan pernyataan seperti itu. Sejarah telah mencatat bahwa penyebaran Islam periode Mekkah tidak diwarnai dengan peperangan. Selama sepuluh tahun Nabi berdakwah di Mekkah, kaum muslimin dianiaya dan diusir oleh kaum musyrikin. Nabi Muhammad tidak diizinkan untuk berperang tetapi disuruh untuk bersabar dan menahan diri. Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. (QS. Semua peperangan yang terjadi pada masa Nabi dilakukan kerena keadaanlah yang memaksa untuk berperang. Setelah kaum muslimin terusir dari kampung halaman mereka, dengan terpaksa harus hijrah ke Madinah dan orang-oang yang tinggal mengalami perlakuan yang sangat kejam, maka Allah memberikan izin untuk berperang. Telah diizinkan . bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu, . orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: "Tuhan kami hanyalah Allah". Dan sekiranya Allah tiada menolak . sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadah orang Yahudi dan mesjid-mesjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ menolong orang yang menolong . -Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (QS. Dalam kehidupan bermasyarakat ada batas-batas tertentu yang tidak boleh diusik, wajib memepertahankan kehidupan dengan cara apapun ketika hak-hak kita telah diganggu oleh orang lain. Demikian halnya Islam, dalam ayat tersebut perang dibenarkan dan wajib hukumnya semata-mata untuk membela hak-hak masyarakat dalam beragama. Dalam kajian maqasid syarAoah disebutkan Dharurat al-khamsah . ima urgensita. yang harus dipertahankan dan wajib dipelihara demi meujudkan kedamaian dan ketentraman dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, yaitu sebagai berikut: Memelihara agama dan mempertahankannya Memelihara diri dari hal-hal yang membinasakannya Memelihara akal memelihara keturunan dan nama baik memelihara harta. Perang juga mesti didasari dengan niat yang tulus karena Allah, tujuan perang dalam Islam bukanlah untuk memperoleh harta rampasan perang dan bukan pula supaya dijuluki sebagai Dalam Hadist riwayat Bukhari dijelaskan, bahwa Nabi Muhammad pernah ditanya tentang seseorang yang yang berperang demi memperoleh harta rampasan perang, dan demi memperoleh pujian dari orang lain sebagai pahlawan. Beliau menjawab orang-orang yang berperang untuk meninggikan kalimat Allah (Li IAolai kalimatilla. maka dialah yang telah berjuang dijalan Allah (Fi Sabililla. Sejarah telah menunjukkan bahwa ketika pada pertama kali terjadi peperangan dalam Islam bukanlah atas kehendak orang muslim, melainkan orang orang muslim telah ditantang oleh kaum musyrikin. Kaum muslimin ketika itu belum berani untuk melakukan serangan sehingga Allah memeberikan izin kepada mereka sebagai bentuk pembelaan diri dan Allah juga telah menentukan batas-batas peperangan yang mesti diaptuhi, sehingga perang bukanlah sematamata untuk mengahncurkan musuh. Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, . janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui Walaupun perang dibolehkan Allah tetapi Allah juga telah mengingatkan bahwa dalam berperang tidak boleh melampawi batas. Islam tidak membenarkan untuk membunuh musuh yang yang telah menyerahkan diri, tidak dibenarkan untuk membunuh anak-anak, wanita, dan orang tua, bahkan Rasululullah melarang untuk membunuh binatang ternak musuh dan merusak tanaman mereka. Tujuan perang dalam Islam adalah untuk menarik manusia kejalan yang benar, sehingga tegaknya agama Allah yang mulia dipermukaan bumi ini. Bukti sejarah Islam agama yang membawa kedamaian Ketika di Madinah Rasululullah dan para sahabatnya hidup damai bersama orang-orang Rasulullah tidak memaksa Yahudi Madinah untuk memeluk Islam dan tidak pula mengganggu aktivitas ibadah mereka. Rasulullah juga telah mengajarkan para sahabatnya untuk menjunjung tinggi toleransi dalam berinteraksi dengan Yahudi agar terciptanya Hadist riwayat Imam Bukhari menjelaskan dari Jabir bin Abdullah menceritakan: suatu hari kami bersama Rasulullah sedang duduk-duduk, tiba-tiba lewat jenazah Yahudi dan Rasulullah berdiri, kami berkata: Ya Rasulullah kenapa engkau berdiri?, bukankah itu jenazah Yahudi! Rasulullah menjawab Bukankah dia juga manusia? Apabila kalian melihat jenazah maka berdirilah . ntuk menghormatiny. Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ____________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ Dalam sebuah peperangan. Rasulullah marah kepada sahabatnya karena Ia mendapatkan mayat seoarang perempuan, dan Rasulullah juga sangat sedih ketika Ia melihat seoarang bayi terbunuh dalam perang tersebut. padahal Rasulullah selalu mengingatkan prajuritnya sebelum berperang. Hadist riwat Imam Muslim menjelaskan bahwa Apabila Rasulullah mengutus prajurit perang maka Ia menasehatinya untuk bertaqwa kepada Alah dan Rasulullah berkata: berperanglah kalian dengan nama Allah dijalanNYA, perangilah musuh dan jangan mundur dari peperangan, dan jangan bunuh anak-anak, orang tua, dan wanita. Seorang Yahudi miskin datang menjumpai Umar bin Khattab, kemudian umar memenuhi Suatu ketika Umar bin Khatab pergi ke Syiria dan berjumpa dengan kaum Nasrani yang lemah, kemudian Umar memerintahkan petugas Bait al-Mal untuk memberikan bantuan kepada mereka. Pada masa Khulafaurrsayidin (Abu Bakar. Umar bin Khattab. Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thali. , terjadi perluasan daerah Islam melalui penaklukan-penaklukan, penaklukan daerah bukan untuk memaksa penduduk negara tersebut meninggalkan keyakinan mereka, yakni penaklukan dalam konteks pengakuan administratif. Banyak daerah taklukan yang menjalankan pemerintahannya sendiri dan tetap dalam keyakinan asalnya, seperti Afrika dan Spanyol. Ketika tentara Muslimin yang dipimpin oleh Abu Ubaidah memasuki wilayah Yordania, penduduk kota tersebut yang memeluk agama Masehi berkata: Wahai orang-orang Islam: kalian lebih kami sukai dari orang-orang bangsa Romawi walaupun mereka satu agama dengan kami, karena kedatangan kalian bukan untuk menhancurkan kami tetapi memberi kedamaian kepada kami. PENUTUP Sejak awal. Islam mendeklarasikan dirinya sebagai agama rahmatan lilAoalamin. AuKami tidak mengutusmu (Muhamma. kecuali untuk menjadi rahmat . asih sayan. bagi alam semestaAy (QS al-Anbiya . : . Artinya, kedatangan Islam akan menjadi rahmat kepada seluruh ciptaan Allah . anusia seluruhnya, tumbuh-tumbuhan, binatang dan sebagainy. Islam akan menerangi alam ini dengan cahayanya dan mendekatkan kepada rahmat-Nya. Islam adalah agama yang damai dan memberi kedamaian kepada yang lain, jika seseorang mencermati dan memperhatikan arti Islam itu sendiri maka akan terlintas dihatinya untuk mengatakan bahwa Islam adalah damai, kerena makna Islam jika ditinjau dari segi bahasa adalah aman, tentram dan damai. Sebuah nama sangat berpengaruh bagi yang memakainya, begitu juga halnya dengan Islam, sesui dengan artinya damai, maka kedatangan Islam kepermukaan bumi ini dalah untuk membawa perdaiamain Ada tiga dimensi kedamaian dalam Islam. Pertama, dimensi tauhidiah . , di mana Allah adalah inspirasi dan sumber kedamaian. Kedua, dimensi insaniah . Dalam konteks ini, manusia diciptakan oleh Allah dalam keadaan suci dan memiliki nilai-nilai asasi yang perlu dijaga dan dijunjung tinggi untuk bisa hidup damai, tenang, rukun dan Dalam dimensi ini, seseorang harus damai dengan dirinya sendiri, damai dalam keluarga dan damai dengan lingkungan masyarakatnya. Ketiga, dimensi kauniyyah . , dalam pengertian bahwa alam diciptakan oleh Allah agar dikelola manusia dengan baik dan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kehilangan salah satu dari ketiga dimensi tersebut menjadikan keseimbangan dan keharmonisan tidak akan tercipta. Lentera ISSN: 2548-835X, e ISSN: 2548-7663 Jurnal Ilmiah Sains. Teknologi. Ekonomi. Sosial dan Budaya Vol. 2 No. 4 Desember 2018 ______________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ ______________________________________________________________________________________________________ DAFTAR PUSTAKA