Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. | 13 Pengaruh Brand Image dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian Produk Sepatu Vans di E-Commerce Tania Oktavia Lestari1. Palupi Permata Rahmi2 Email: taniaoktavia@student. id1, palupi. permata@inaba. Universitas Indonesia Membangun Abstract The purpose of this study was to determine the effect of brand image and product quality on purchasing decisions for Vans shoe products on e-commerce. Multiple linear regression analysis was used with a research population of 100 respondents. Purchasing decisions are the dependent variable, while brand image and product quality are the independent variables. Data collection was carried out using a questionnaire. Various statistical methods such as partial hypothesis testing, simultaneous analysis, and coefficient of determination were used in this study. The results showed that brand image partially had a negative and insignificant effect on purchasing decisions. Meanwhile, product quality has a positive and significant effect on purchasing decisions. Brand image and product quality simultaneously have a positive and significant effect on purchasing Keywords: Brand Image. Product Quality, and Purchasing Decisions. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh brand image dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk sepatu Vans di e-commerce. Analisis regresi linear berganda digunakan dengan populasi penelitian berjumlah 100 responden. Keputusan pembelian merupakan variabel dependen, sedangkan brand image dan kualitas produk merupakan variabel independen. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Berbagai metode statistik seperti pengujian hipotesis parsial, analisis simultan, dan koefisien determinasi digunakan dalam penelitian Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian. Sedangkan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Brand image dan kualitas produk secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Kata Kunci: Brand Image. Kualitas Produk, dan Keputusan Pembelian. PENDAHULUAN Salah satu industri di Indonesia yang berkembang paling cepat adalah industri sepatu dan juga memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kebutuhan akan sepatu berkualitas tinggi terus meningkat karena jumlah penduduk dan kesadaran akan fashion yang terus berkembang. Menurut artikel yang ditulis oleh Laurel Deppen dalam fashiondive. com, pada bulan Agustus 2024. VF Corporation mengumumkan bahwa penjualan secara global sepatu Vans mengalami penurunan sebesar 21%. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 14 | Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. Tabel 1. Pendapatan Tahunan Sepatu Vans Tahun Fiskal Pendapatan $ 4,1 miliar $ 3,5 miliar $ 4,2 miliar $ 3,7 miliar Pertumbuhan -15% -12% Sumber: RunRepeat. Tabel diatas menunjukkan tentang naik turunnya pendapatan Vans dari beberapa tahun sebelumnya. Naiknya pendapatan Vans pada tahun 2022 dipengaruhi oleh perilisan produk VR3, di mana mereka menggunakan 30% bahan baku produknya terbuat dari daur ulang atau degeneratif. Banyak yang tertarik dengan kampanye produk yang ramah lingkungan pada saat itu. Tetapi pada tahun 2023, produk Ae produk tersebut tidak mendapatkan perhatian dari konsumen lagi. Tabel 2. Data Penjualan Sepatu Vans Di Kota Bandung Pada Tahun 2019 Ae 2023 Merek Vans Sumber: Kurious and KIC Dalam data tersebut sepatu Vans mengalami penurunan dan tidak ada peningkatan dari tahun ke tahun. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti mengenai keputusan pembelian melalui pra survei kepada 30 konsumen sepatu Vans di e Ae commerce menunjukkan hasil yang kurang baik. Menjaga pelanggan agar tetap setia sangat penting untuk mempertahankan dan mengembangkan posisi pasar perusahaan di industri sepatu yang sangat kompetitif. Salah satu elemen evaluasi yang dapat mempengaruhi keputusan pembelian yaitu brand image dan kualitas produk yang baik akan membuat konsumen membandingkan merek lain dengan produk yang sama. Konsumen percaya bahwa merek Ae merek terkenal lebih unggul daripada merek yang kurang terkenal di pasar karena merek terkenal pasti memiliki banyak konsumen yang akan dijadikam pertimbangan oleh konsumen baru yang ingin membeli sepatu. Berikut merupakan data mengenai brand sepatu yang paling disukai oleh masyarakat di Indonesia. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. | 15 Sumber : Databoks Gambar 1. Data Merek Sepatu Sneaker Paling Disukai Masyarakat Indonesia Dalam data tersebut sepatu Vans berada di urutan ke Ae 5 dengan presentase responden sebanyak 26,3%, jumlah ini lebih sedikit daripada merek sepatu Adidas. Nike. Converse dan Puma yang berada di atas Vans. Sneaker merupakan sepatu olahraga yang telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat di kota Ae kota besar Indonesia. Karena konsumen ingin memilih barang berkualitas tinggi dengan fitur yang memnuhi atau bahkan melebihi harapan mereka, maka kualitas produk merupakan salah satu faktor yang paling Berikut merupakan beberapa keluhan customer tentang kualitas produk sepatu Vans di e Ae commerce. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 16 | Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. Gambar 2. Review Customer Mengenai Kualitas Produk Sumber: Shopee dan Tokopedia Konsumen akan memperhatikan kualitas produk dari segi kecocokan dan Karena tidak semua produk yang dirilis akan sempurna, akan selalu ada beberapa bagiannya yang tidak diproses dengan sempurna maka dari itu perusahaan harus lebih berhati Ae hati dalam menjual produknya. Rumusan Masalah Bagaimana Keputusan Pembelian pada produk sepatu Vans di e Ae commerce? Bagaimana Brand Image pada produk sepatu Vans di e Ae commerce? Bagaimana Kualitas Produk pada produk sepatu Vans di e Ae commerce? Bagaimana pengaruh Brand Image terhadap Keputusan Pembelian produk sepatu Vans di e Ae commerce? Bagaimana Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian produk sepatu Vans di e Ae commerce? Bagaimana Brand Image dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian prosuk sepatu Vans di e Ae commerce? Tujuan Penelitian Untuk mengetahui Keputusan Pembelian produk sepatu Vans di e Ae commerce. Untuk mengetahui Brand Image produk sepatu Vans di e Ae commerce. Untuk mengetahui Kualitas Produk sepatu Vans di e Ae commerce. Untuk mengetahui pengaruh Brand Image terhadap Keputusan Pembelian pada produk sepatu Vans di e Ae commerce. Untuk mengetahui pengaruh Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian produk sepatu Vans di e Ae commerce. Untuk mengetahui pengaruh Brand Image dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian produk sepatu Vans di e Ae commerce. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. | 17 TINJAUAN PUSTAKA Manajemen Pemasaran Manajemen pemasaran adalah suatu usaha untuk merencanakan melaksanakan . eliputi perencanaa, pengarahan, dan pengkoordinasian kegiata. , serta pengawasan atau pengendalian kegiatan pemasaran dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan organisasi secara efektif dan efisien (Wongkar et al. , 2. Berdasarkan definisi ahli tersebut maka manajemen pemasaran merupakan suatu seni dan olmu untuk memilih pasar sasaran serta mendapatkannya dan mempertahakannya serta dirancang untuk memuaskan keinginan pasar sasaran. Keputusan Pembelian Menurut Dr. Nugroho J. Setiadi . dalam Ian Darmawan . AuProses pengambilan keputusan yang rumit sering melibatkan beberapa keputusan. Suatu keputusan . melibatkan pilihan diantara dua atau lebih alternatif tindakan atau Keputusan selalu mensyaratkan pilihan di antara beberapa perilaku yang Ay Keputusan pembelian merupakan sebuah tindakan konsumen untuk membeli barang atau jasa yang diinginkan. Indikator Keputusan Pembelian Menurut Kotler dan Keller . dalam HFA Siregar . , yaitu : Pilihan produk Pilihan merek Pilihan penjual Jumlah pembelian produk Waktu pembelian produk Metode pembayaran Brand Image Brand image merupakan kesan yang muncul di dalam pikiran ketika konsumen mengingat suatu merek dari produk tertentu. Dan kesan tersebut selanjutnya akan divisualisasikan atau digambarkan pada suatu merek untuk menciptakan citra merek yang disukai, sebaliknya citra merek yang buruk dapat tergantung pada berbagai pengalaman dan persepsi merek sebelumnya (Diah et al. , 2. Indikator Brand Image Menurut Firmansyah . , yaitu : Corporate Image (Citra Perusahaa. User Image (Citra Penggun. Product Image (Citra Produ. Kualitas Produk Menurut Sugiyono . menyatakan bahwa Aukualitas produk sendiri merupakan karakteristik suatu produk atau jasa yang memiliki kemampuan untuk memuaskan kebutuhan. Ay Kualitas merupakan salah satu penentu utama kemampuan suatu perusahaan untuk dapat bertahan dalam menghadapi industri yang ketat. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 18 | Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. Indikator Kualitas Produk Menurut Tjiptono . , yaitu : Hasil Kinerja (Performanc. Kesesuaian dengan Spesifikasi (Conformance to spesificatio. Daya Tahan (Durabilit. Keistimewaan Tambahan (Feature. Kemampuan Melayani (Serviceabilit. Keandalan (Reliabilit. Kualitas yang Dirasakan (Perceived qualit. Estetika (Asthetic. Model Penelitian Gambar 3 Model Penelitian Sumber : Diolah Penulis, 2024 Hipotesis Penelitian Menurut Poletiek dalam Anuraga et. , al . , hipotesis merupakan pernyataan atau sudut pandang sementara yang masih membutuhkan pembuktian karena tidak dapat diandalkan atau tidak benar. Maka dari itu, penulis mengajukan hipotesis penelitian sebagai berikut, yaitu: Terdapat pengaruh brand image terhadap keputusan pembelian produk sepatu Vans di e Ae commerce. Terdapat pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian sepatu Vans di e Ae commerce. Terdapat pengaruh brand image dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian sepatu Vans di e Ae commerce. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatid dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh customer yang pernah membeli sepatu Vans di e Ae commerce dan jumlahnya tidak diketahui secara Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive Menurut Sugiyono . purposive sampling merupakan teknik menentukan sampel dengan pertimbangan tertentu. Pertimbangan yang diambil sesuai dengan kriteria tertentu yang sesuai dengan topik penelitian. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. | 19 Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah 100 orang yang pernah membeli sepatu Vans di e Ae commerce. Karena populasi tidak diketahui secara pasti jumlahnya, maka ukuran sampel diperhitungkan dengan rumus Cochran (Sugiyono, 2. = 96,04 = 100 orang HASIL PENELITIAN Analisis Deskriptif Analisis deskriptif ini digunakan untuk menjawab rumusan masalah pertama, kedua, dan ketiga terkait dengan judul penelitian yang diambil mengenai Keputusan Pembelian (Y). Brand Image (X. dan Kualitas Produk (X. Berdasarkan hasil survei terhadap 100 responden, analisis deskriptif menunjukkan bahwa : Keputusan Pembelian berada di kategori Baik, karena memiliki total skor 2. yang berada di interval 2. 040 Ae 2. 519 yaitu kategori Baik. Brand Image berada di kategori Baik, karena memiliki total skor sebanyak 1. yang dapat berada di interval 1. 360 Ae 1. 679 yaitu kategori Baik. Kualitas Produk berada di kategori Kurang Baik, karena memiliki total skor 2. yang berada di variabel 2. 080 Ae 2. 719 yaitu kategori Kurang Baik. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Tabel 3. Hasil Uji Normalitas Sample Kolmogrov-Smirnov Nilai 0,336 Keterangan Normal Sumber : Diolah Penulis, 2024 Berdasarkan Tabel 3 diatas dapat diketahui nilai probabilitas Kolmogrov-Smirnov dalam penelitian ini adalah sebesar 0,336. Nilai probabilitas ini lebih besar dari 0,05 . ,336 > 0,. Dapat disimpulkan residual dinyatakan berdistribusi normal. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 20 | Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. Uji Multikolinearitas Berdasarkan tabel 4 diatas, nilai tolerance variabel brand image 0,408 > 0,10 dan variabel kualitas produk 0,408 > 0,10. Kemudian nilai VIF variabel brand image 2,448 < 10 dan variabel kulitas produk 2,448 < 10. Sehingga dapat disimpulkan model regresi tidak terjadi multikolinearitas. Tabel 4. Hasil Uji Multikolinearitas Variabel Brand Image Kualitas Produk Tolerance 0,408 0,408 VIF 2,448 2,448 Keterangan Tidak terjadi Tidak terjadi Sumber : Diolah Penulis, 2024 Uji Heteroskedastisitas Sumber : Diolah Penulis, 2024 Gambar 3. Hasil Uji Heteroskedastisitas Gambar 3 di atas menunjukkan bahwa sebaran data yang tidak berpola dan titik Ae titik berada di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y. Maka dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas. Analisis Regresi Berganda Berikut model persamaan yang diperoleh dari tabel koefisien regresi berganda di atas: Y = 5,957 Ae 0,255 X1 0,701 X2 Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. | 21 Tabel 5. Hasil Uji Regresi Berganda Variabel Brand Image Kualitas Produk Koefisien B -0,255 0,701 Nilai Signifikansi 0,179 0,000 Keterangan Ditolak Diterima Sumber : Diolah Penulis, 2024 Berdasarkan persamaan regresi linear berganda di atas, maka dapat diinterpretasikan sebagai berikut: Nilai konstanta bertanda positif 5,957 yang menunjukkan apabila variabel brand image (X. dan kualitas produk (X. tidak ada perubahan atau sama dengan 0 maka keputusan pembelian (Y) sebesar 5,957. Brand image memeiliki koefisien regresi berganda negatif Ae0,255, hal ini menunjukkan apabila brand image ditingkatkan setiap 1 kali maka akan menurunkan keputusan pembelian sebesar -0,255. Kualitas produk memiliki koefisien regresi berganda positif 0,701, hal ini menunjukkan apabila kualitas produk ditingkatkan setiap kali maka akan meningkatkan keputusan pembelian sebesar 0,701. Uji Koefisien Korelasi Analisis Koefisien Korelasi Simultan Tabel 6. Hasil Uji Koefisien Korelasi Simultan 0,666 Keterangan Diterima Sumber : Diolah Penulis, 2024 Berdasarkan tabel 4 diketahui bahwa nilai R sebesar 0,666. Hal ini menunjukkan hubungan antara variabel Brand Image dan Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian yang termasuk ke dalam kriteria Kuat yang berada pada interval 0,60 Ae 0,79. Analisis Koefisien Determinasi Berdasarkan tabel 7 diketahui bahwa nilai R Square adalah 0,444 artinya pengaruh brand image dan kualitas produk adalah sebesar 44,4% sisanya 55,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 22 | Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. Tabel 7. Hasil Uji Koefisien Determinasi R Square 0,444 Keterangan Diterima Sumber : Diolah Penulis, 2024 Uji Hipotesis Pengujian Hipotesis Parsial (Uji . Tabel 8. Hasil Hipotesis Parsial (Uji . Variabel Brand Image Kualitas Produk -1,353 6,595 Nilai Signifikansi 0,179 0,000 Keterangan Ditolak Diterima Sumber : Diolah Penulis, 2024 . Brand Image (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y) Nilai t hitung -1,353 < lebih kecil dari t tabel sebesar 1,660 dan nilai signifikansi menunjukkan 0,179 lebih besar dari 0,05 . >0,. maka H0 diterima dan H1 ditolak. Hasil ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh brand image terhadap keputusan pembelian. Kualitas Produk (X. terhadap Keputusan Pembelian (Y) Nilai t hitung 6,595 > lebih besar dari t tabel sebesar 1,660 dan nilai signifikansi menunjukkan 0,000 lebih kecil dari 0,05 . <0,. maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kualitas produk terhadap keputusan Pengujian Hipotesis Simultan (Uji F) Tabel 9. Hasil Hipotesis Simultan (Uji F) Model Regression Residual 38,683 Nilai Signifikansi 0,000 Keterangan Diterima Sumber : Diolah Penulis, 2024 Berdasarkan tabel 7 di atas memperoleh nilai F hitung sebesar 38,683 > f tabel 3,94. Model regresi yang mencakup brand image dan kualitas produk secara keseluruhan signifikan dalam menjelaskan variabilitas dalam keputusan pembelian. Dengan Sig 0,000 Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. | 23 nilai ini < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa brand image dan kualitas produk secara bersama Ae sama mempengaruhi keputusan pembelian secara signifikan. PEMBAHASAN Pengaruh Brand Image Terhadap Keputusan Pembelian Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image memiliki nilai negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal ini ditunjukkan oleh koefisien regresi yang rendah yaitu -0,255, dengan nilai t hitung sebesar -1,353 < t tabel sebesar 1,660 dan nilai signifikansi sebesar 0,179 > 0,05 yang menunjukkan bahwa brand image tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian produk sepatu Vans di e - commerce. Hasil tersebut menjelaskan bahwa brand image sepatu Vans di e Ae commerce tidak dapat menjadi tambahan referensi bagi konsumen untuk melakukan pembelian. Karena sepatu merek Vans sudah banyak dikenal di masyarakat. Brand image yang positif mungkin tidak selalu mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli suatu produk di e - commerce. Sehingga konsumen lebih mempertimbangkan faktor lain seperti harga atau faktor lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa brand image bukanlah faktor yang penting bagi konsumen. Pada penelitian terdahulu yang dikemukakan oleh Yudistira . menyatakan bahwa Aubrand image tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian smartphone Oppo di LumajangAy. Studi lain yang dilakukan oleh NLAA Wulandari . menyatakan bahwa brand image tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan Dalam penelitian yang dilakukan oleh P Yunita . menyatakan bahwa brand image tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Namun, hal ini tidak selaras dengan hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Permatasari . yang menyatakan bahwa brand image memiliki pengaruh secara positif san signifikan terhadap keputusan pembelian, hal ini membuktikan bahwa konsumen akan cenderung memilih produk dengan merek yang telah dikenal dan memiliki brand image yang baik sehingga konsumen dapat yakin dalam mengambil keputusan pembelian. Pengaruh Kualitas Produk Terhadap Keputusan Pembelian Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk memiliki nilai positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal ini ditunjukkan oleh koefisien regresi sebesar 0,701, dengan nilai t hitung sebesar 6,595 > t tabel 1,660 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,000 yang menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan pembelian. Semakin baik kualitas produk dapat meningkatkan keputusan pembelian konsumen terhadap produk sepatu Vans di e Ae commerce. Vans melakukan evaluasi dan perbaikan untuk menjaga kualitas produk dengan baik dari segi fitur produk, daya tahan produk, dan tampilan yang menarik agar dapat meningkatkan daya tarik konsumen dalam menentukan keputusan pembelian sepatu Vans di e Ae commerce. Semakin baik kualitas produk dapat meningkatkan keputusan pembelian, maka dapat berpengaruh positif terhadap penjualan. Pada penelitian terdahulu yang dikemukakan oleh WI Aghitsni . menyatakan Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management 24 | Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. bahwa kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Studi lain yang dilakukan oleh NA Montolalu . menyatakan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Dalam penelitian yang dilakukan oleh I Ardiansyah . menyatakan bahwa kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. KESIMPULAN Hasil analisis deskriptif menyatakan bahwa keputusan pembelian produk sepatu Vans di e Ae commerce dinilai baik. Brand image produk sepatu Vans di e Ae commerce dinilai baik. Dan kualitas produk sepatu Vans di e Ae commerce dinilai kurang baik. Secara parsial Brand Image tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk sepatu Vans di e - commerce. Secara parsial kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk sepatu Vans di e Ae commerce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel brand image dan kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk sepatu Vans di e Ae commerce. Kontribusi variabel brand image dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian sebesar 0,444 artinya pengaruh brand image dan kualitas produk adalah sebesar 44,4% sisanya 55,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini. Bisman (Bisnis dan Manajeme. : The Journal of Business and Management Bisman: Volume 8. Nomor 1. Februari 2025. | 25 DAFTAR PUSTAKA