ARUMBAE: JURNAL ILMIAH TEOLOGI DAN STUDI AGAMA Available online at: http://ojs. id/index. php/arumbae E-ISSN: 2715-775X Vol. No. 2 (Desember, 2. : 443-464 DOI: https://doi. org/ 10. 37429/arumbae. Aktualisasi Agama Sikh di Indonesia Melalui Media Online Erham Budi Wiranto UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Email: erham. wiranto@uin-suka. Submitted: 09-09-2024 Accepted: 16-12-2024 Published: 27-12-2024 Abstract This study aims to understand the efforts of the Sikh religion in Indonesia to actualize itself within the context of online media development. Although Sikh adherents are scattered across various locations, the study focuses on the activities of the Sikh community at the Guru Nanak Social Foundation, the most active Sikh community in utilizing online media, particularly through its YouTube channel, to maintain their identity and culture amidst Indonesia's religious diversity. The research employs a qualitative analysis method on the content produced by this community, including the *"Sikh Indonesia Podcast"* series. Data were collected by observing published video content and analyzing interviews and discussions with community members recorded in podcast The findings indicate that the Sikh community's use of online media serves to preserve tradition and a platform to introduce Sikh religion and culture to a broader audience. Digital content, such as podcasts, plays a crucial role in educating the public about Sikh values, strengthening community identity, and facilitating social integration through involvement in social activities like *seva* . ommunity servic. This strategy has proven effective in bolstering the Sikh community's existence in Indonesia, expanding public understanding of the Sikh religion, and promoting tolerance within a diverse society. Keywords: Indonesian Sikh. Religious Minority. Cultural Production. Podcast. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami upaya aktualisasi agama Sikh di Indonesia dalam konteks perkembangan media online. Meski umat Sikh menyebar di banyak tempat, fokus utama studi ini pada aktivitas komunitas Sikh di Yayasan Sosial Guru Nanak, komunitas Sikh yang paling aktif memanfaatkan media online, terutama melalui kanal YouTube, untuk mempertahankan identitas dan budaya mereka di tengah keberagaman agama di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif terhadap konten yang diproduksi oleh komunitas ini, termasuk serial "Sikh Indonesia Podcast. " Data dikumpulkan melalui observasi konten video yang dipublikasikan, serta analisis wawancara dan diskusi dengan anggota komunitas yang direkam dalam format podcast. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media online oleh komunitas Sikh tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelestarian tradisi, tetapi juga sebagai medium untuk memperkenalkan agama dan budaya Sikh kepada masyarakat luas. Konten digital seperti podcast berperan dalam mengedukasi publik mengenai nilai-nilai Sikh, memperkuat identitas komunitas, dan memfasilitasi integrasi sosial melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial seperti seva . engabdian masyaraka. Strategi ini terbukti efektif dalam memperkuat eksistensi komunitas Sikh di Indonesia, memperluas pemahaman masyarakat terhadap agama Sikh, dan mempromosikan toleransi dalam masyarakat yang beragam. Kata-kata Kunci: Sikh Indonesia. Minoritas Agama. Produksi Budaya. Podcast. @ Copyright: Author 2024 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 Generic License Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama. Vol. No. 2 (Desember, 2. Doi: https://doi. org/ 10. 37429/arumbae. PENDAHULUAN Meskipun Indonesia hanya menyebut enam agama resmi, namun Sikh tetap merupakan agama yang dilindungi dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 29 yang menjamin kebebasan tiap penduduk untuk memeluk dan beribadat menurut agamanya. Agama Sikh di Indonesia memiliki jumlah penganut yang tidak sedikit, diperkirakan sekitar 000 hingga 15. 000 orang. 1 Sikh adalah agama yang berasal dari Punjab. India. Agama ini muncul sejak abad 15, didirikan oleh tokoh karismatik bernama Guru Nanak . 9Ae 1. kemudian dipimpin oleh sembilan Guru lainnya sehingga jumlah keseluruhannya adalah sepuluh Guru. Menurut keyakinan Sikh, sepuluh guru tersebut memiliki satu roh yang sama. Setelah kematian Guru Gobind Singh . 6Ae1. , guru ke sepuluh, roh Guru abadi memindahkan dirinya ke dalam kitab Granth Sahib, yaitu kitab suci Agama Sikh. Kelestarian agama Sikh ditentukan oleh kitab suci tersebut. Pada awal abad ke-21 terdapat hampir 25 juta orang Sikh di seluruh dunia, sebagian besar tinggal di negara bagian Punjab di India,2 sebagian kecilnya berdiaspora, termasuk ke Indonesia. Ketentraman hidup agama Sikh di Indonesia tidak lepas dari status mereka yang secara administratif berada di bawah Bimas agama Hindu Kemenag RI. Menurut Judge dan Kaur. Sikh memang memiliki rekam jejak sebagai komunitas yang lihai dalam politik sehingga mampu memposisikan diri dengan baik. 3 Meski demikian Sikh merupakan agama minoritas yang berdiri sendiri karena memiliki ajaran yang berbeda dengan agama Hindu, khususnya Hindu Dharma. Perbedaan Agama Sikh dengan Agama Hindu sebenarnya sangat signifikan. Hindu menggunakan banyak patung dewa sedangkan Sikh tidak membenarkan idolatry. Hindu bersifat politeis meski semua dewa berpusat ke Brahman, sedangkan Sikh adalah 4 Dengan demikian. Sikh tidak sama dengan Hindu. Posisi Sikh di bawah Bimas Hindu lebih karena kesamaan asal-usul , yaitu sesama agama asli India Sikh tidak pula menjadi bagian dari Islam meski terdapat beberapa kemiripan seperti aspek monoteisme, penghargaan kepada Muhammad, bentuk tempat ibadah . Au2021 Report on International Religious Freedom,Ay U. Embassy & Consulates in Indonesia, accessed November 20, 2022, https://id. gov/our-relationship/official-reports/2021-report-on-international-religiousfreedom/. AuSikhisme | Sejarah. Doktrin. Praktek, & Sastra | Inggris,Ay accessed November 22, 2022, https://w. com/topic/Sikhism. Paramjit S. Judge dan Manjit Kaur. AuThe Politics of Sikh Identity: Understanding Religious Exclusion,Ay Sociological Bulletin 59, no. : 345Ae66. AuHinduism vs Sikhism - Difference and Comparison | Diffen,Ay diakses 22 November 2022, https://w. com/difference/Hinduism_vs_Sikhism. Aktualisasi Agama Sikh di Indonesia Melalui Media Online Erham Budi Wiranto yang menyerupai masjid, serta pakaian berupa gamis panjang dan tutup kepala mengenakan Namun secara teologis sulit bagi Sikh untuk mengikuti teologi Islam yang sangat ketat dalam aspek rububiyah . Sulit pula bagi Sikh untuk menerima kitab AlQurAoan, sebab kitab suci Sikh bukan sekedar bacaan suci, namun tempat bersemayam terakhir roh para guru Sikh. Oleh karena itu, menjadi bagian dari Islam jauh lebih mustahil dibandingkan bergabung ke Hindu. Dengan demikian. Sikh tetap sebuah agama tersendiri yang sangat minoritas meskipun secara administratif terlindungi oleh Hindu dan secara sosial eksistensial tidak bermasalah dengan Islam. Posisi sebagai minoritas namun tidak memunculkan masalah sosial menandakan kemampuan yang baik dari umat Sikh dalam membawa diri sembari merealisasikan iman mereka. Praktik aktualisasi iman kelompok minoritas yang seperti ini pantas dipelajari. Oleh karena itu, penelitian ini fokus pada upaya minoritas keagamaan Sikh untuk menjaga eksistensinya di tengah posisi mereka sebagai masyarakat diaspora. Kajian terhadap Sikh di Indonesia dalam kaitannya dengan kondisi minoritas dan diaspora telah dilakukan oleh beberapa peneliti. Hasil studi Dusenbery menjelaskan bahwa identitas Sikh sedang dicipta ulang . dalam persimpangan antara wacana transnasional tentang identitas kolektif Sikh dan wacana pluralisme etnoreligius di Indonesia. Malaysia, dan Singapura. 5 Kajian serupa dilakukan oleh Gerrad McCann yang menemukan bahwa Sikh sukses melakukan penyesuaian budaya ketika merespon kebijakan domesticating difference. Sikh dan agama-agama kecil lainnya memberi tuntutan kepada birokrasi di Indonesia untuk menjadi multikulturalis karena dihadapkan pada realitas keragaman agama yang Hal ini menjadi keharusan bagi demokratisasi dan kelanjutan nation-building dengan segala birokrasi yang dijalankannya. Ini merupakan kesimpulan penelitian yang dilakukan oleh Sezgin dan Kunkler. 7 Studi yang dilakukan oleh Mani melihat adanya keragaman dalam komunitas diaspora India di Indonesia. Dalam internal komunitas diaspora dari India. Sikh termasuk kelompok terkecil. Meski demikian masih terdapat Verne A. Dusenbery. AuDiasporic Imagings and the Conditions of Possibility: Sikhs and the State in Southeast Asia,Ay Sojourn: Journal of Social Issues in Southeast Asia 12, no. : 228. Gerard McCANN. AuSikhs and the City: Sikh History and Diasporic Practice in Singapore,Ay Modern Asian Studies 45, no. : 1465Ae98. Yyksel Sezgin and Mirjam Kynkler. AuRegulation of AoReligionAo and the AoReligiousAo: The Politics of Judicialization and Bureaucratization in India and Indonesia,Ay Comparative Studies in Society and History 56, no. : 448Ae78. Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama. Vol. No. 2 (Desember, 2. Doi: https://doi. org/ 10. 37429/arumbae. komunitas Shindis yang sering dianggap identik dengan Sikh karena juga diapresiasi dalam Gurdwara. Penganut agama Sikh juga dihadapkan pada keharusan menaati hukum positif dari pemerintah meskipun peraturan tersebut membatasi ekspresi keagamaan Sikh. Hal ini diungkap oleh Nasution dalam kajiannya tentang problematika penggunaan kirpan dalam perspektif hukum bernegara. Kirpan merupakan salah satu identitas Sikh yang berupa senjata tajam serupa pisau. Namun hukum positif di banyak negara pada umumnya melarang penggunaan senjata tajam di ruang publik. Sehingga penggunaan kirpan di Indonesia juga dapat menjadi masalah hukum. Penelitian Satria menunjukkan bahwa dalam ajaran agama Sikh terdapat lima butir nilai keindonesiaan yang sejalan dengan Pancasila berupa nilai ketuhanan, nilai keadilan, nilai persatuan, nilai musyawarah, dan nilai keadilan sosial. 10 Namun kajian ini masih kurang menjelaskan bagaimana nilai-nilai tersebut dibentuk sebagai hasil kompromi komunitas diaspora dengan struktur kenegaraan. Dari beberapa kajian yang sudah dilakukan, proses produksi budaya dalam rangka pembentukan identitas Sikh yang khas Indonesia belum dijelaskan. Umumnya studi yang sudah dilakukan berfokus pada dinamika umat Sikh dalam menyesuaikan diri dengan perubahan politik dan ekonomi, termasuk bagaimana Sikh menyesuaikan diri dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Sedangkan bagaimana kelompok diaspora Sikh ini membangun budaya mereka sebagai agama yang hadir secara sosial di negara Pancasila ini, masih menjadi zona abu-abu yang perlu diklarifikasi, apalagi ketika dikaitkan dengan kemampuan komunitas agama dalam menjaga eksistensi di abad media saat ini. Sebagian kaum Sikh sudah menganggap Indonesia tanah air mereka sendiri. Sebagian dari mereka kini sudah resmi menjadi WNI atau sedang mengurus peralihan status kewarganegaraannya. Hanya kaum tua saja yang tetap mempertahankan kewarganegaraan Indianya, karena sudah Hanya sebagian kecil kaum muda Sikh yang mempertahankan kewargaan Indianya terutama mereka yang berambisi ke kuliah di kampus-kampus besar di India. Kesavapany. Mani, and P. Ramasamy. Rising India and Indian Communities in East Asia (Institute of Southeast Asian Studies, 2. Hilmi Ardani Nasution. AuKirpan Sikh: Antara Hak Kebebasan Beragama Dan Hukum Nasional Di Indonesia,Ay Jurnal HAM 12, no. : 449Ae64. Satria Adhitama. AuNilai-Nilai Keindonesiaan Dalam Agama Sikh,Ay Dharmasmrti: Jurnal Ilmu Agama Dan Kebudayaan 22, no. 1 (May 20, 2. : 47Ae60, https://doi. org/10. 32795/ds. Moh. Habib Asyhad. AuOrang Sikh di Indonesia. Tak Banyak tapi Kehadirannya Mencolok,Ay October 26, 2024, https://intisari. id/read/034171692/orang-sikh-di-indonesia-tak-banyak-tapi-kehadirannyamencolok. Aktualisasi Agama Sikh di Indonesia Melalui Media Online Erham Budi Wiranto METODE PENELITIAN Studi ini dilakukan dengan pengamatan terhadap aktivitas online komunitas Sikh sehigga termasuk dalam kajian netnografi. Sumber data utama kajian ini adalah konten kanal Youtube yang dimiliki oleh Yayasan Sosial Guru Nanak. Subyek ini dipilih karena merupakan komunitas Sikh yang paling aktif melakukan aktualisasi melalui media online. Sumber data lainnya adalah karya-karya terdahulu yang telah menjelaskan komunitas Sikh di Indonesia. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dengan analisis naratif . arrative analysi. , yang berfokus pada cerita atau narasi individu atau Pendekatan ini digunakan untuk memahami bagaimana orang menceritakan pengalaman mereka dan bagaimana mereka membangun makna melalui cerita. Dalam hal ini khususnya adalah cultural narrative analysis, yaitu menganalisis cerita yang mencerminkan nilai-nilai, tradisi, atau identitas budaya tertentu. Langkah-langkah dalam analisis naratif mencakup pengumpulan data berupa wawancara, catatan pribadi, dokumen, atau media lain yang mencerminkan pengalaman otentik individu atau kelompok. Data tersebut kemudian dibaca atau didengarkan secara mendalam untuk memahami alur cerita dan elemen penting seperti tokoh, plot, konflik, dan resolusi. HASIL DAN PEMBAHASAN Sejarah Sikh sebagai Minoritas di Indonesia Meskipun tidak tergolong agama resmi di Indonesia. Sikh adalah salah satu agama besar di dunia. Tidak sulit membuktikan bahwa Sikh adalah sebuah agama sebab semua dimensi agama yang disyaratkan oleh para ahli Studi Agama dapat dipenuhi oleh Sikh. Joachim Wach menyebut agama memiliki tiga syarat yaitu terdapat Authought, practice, and fellowshipAy. Sikh memiliki doktrin keagamaan yang jelas dan filosofi yang berkembang, sikh memiliki ritual yang sangat banyak jenisnya, dan jelas memiliki umat dan organisasi keumatan yang berada di seluruh dunia, dengan demikian 3 unsur agama menurut Joachim Wach terpenuhi. Ninian Smart menyebut 7 dimensi agama meliputi ritual, experienceemotional, narrative-mythic, doctrinal-philosophical, ethical-legal, social-institutional and material-artistic. 12 Tujuh dimensi tersebut juga dapat dibuktikan dalam kompleksitas agama Sikh, bahkan tergambar dalam temuan-temuan penelitian ini. Pendekatan Ninian Smart Ninian Smart. The Religious Experience (University of California: Prentice Hall, 1. Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama. Vol. No. 2 (Desember, 2. Doi: https://doi. org/ 10. 37429/arumbae. memiliki dimensi lebih lengkap jika dibandingkan Paul Hedges dalam bukunya Understanding Religion: Theories and Methods for Studying Religiously Diverse Societies. Agama Sikh masuk ke Indonesia pada awal Abad-20 dibawa oleh orang-orang asli India selama masa pendudukan Belanda di Indonesia. Diperkirakan saat itu ada sekitar 000 orang diaspora asal India dengan berbagai macam agama, termasuk 5000 penganut Sikh. Mereka didatangkan ke pulau Sumatera untuk bekerja di perkebunan. 13 Penganut Sikh pada 1920 banyak yang menetap di Medan. Komunitas Sikh bahkan telah membuka Khalsa High School, sekolah dengan pengantar bahasa Inggris. Seiring pertumbuhan komunitas mereka dan kebutuhan untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik, banyak keluarga beragama Sikh di Medan mulai pindah ke kota-kota lain. Diaspora keturunan India pun semakin meluas ke berbagai kota. Untuk wilayah Sumatera Utara, selain di Medan, umat Sikh banyak berada di Binjai. Lubuk Pakam. Kaban Jahe. Kisaran. Siantar, dan Belawan. Sedangkan di wilayah lain, umat Sikh banyak bertebaran di Samarinda. Balik Papan. Batam. Bengkulu. Pekan Baru. Surabaya. Semarang. Yogyakarta. Bandung, dan Jakarta. Jakarta, sebagai ibukota negara dan tujuan utama untuk Aomengadu nasibAo menjadi destinasi utama diaspora India beragama Sikh. Saat ini diperkirakan sekitar separuh keturunan India tinggal di Jakarta, tidak terkecuali penganut Sikh yang juga berkembang di Jakarta. Salah satu wilayah pusat Sikh di Jakarta adalah Kawasan Pasar Baru. Penanda materialnya sangat kentara, yaitu sebuah Gurdwara, rumah ibadah Agama Sikh, yang berdiri di Jl. Pasar Baru Timur No. 10 Jakarta Pusat. Masih di Jakarta Pusat, tepatnya di Jl. Sentul, juga terdapat rumah ibadah kecil bernama Sherawali Mandhir. Gurdwara lain berdiri di Tanjung Priok. Jakarta Utara. Tidak jauh dari Ibukota juga masih terdapat Gurdwara terkenal lainnya, yaitu Guru Nanak Sikh Temple di Ciputat. Tangerang Selatan. Beberapa pusat-pusat tersebut cukup menjadi penanda yang nyata bahwa Agama Sikh hidup damai di Indonesia, khususnya di sekitar ibukota negara. Agama Sikh masuk ke Jakarta melalui perpindahan orang-orang Sikh dari Sumatera dan daerah Melayu lainnya. Mereka umumnya masuk melalui Tanjung Priok. Tahun 1925 tercatat telah ada sekitar 100 orang India di Batavia. Gurdwara di Tanjung Priok juga mulai berdiri di tahun yang sama. Umumnya mereka hidup dengan berdagang, menjual jasa Swarn Singh Kahlon. Sikh in Asia Pacific: Travels among the Sikh Diaspora from Yangon to Kobe (London and New York: Routledge, 2. , 139. Kahlon, 141. Hasil survei awal oleh peneliti di Jakarta dan sekitarnya pada 19-20 November 2022 Aktualisasi Agama Sikh di Indonesia Melalui Media Online Erham Budi Wiranto persewaan delman . emacam perusahaan taksi di zaman kin. , atau setidaknya sebagai pekerja di toko-toko yang dikelola kompatriot mereka. Ketika Jepang menguasai Indonesia, banyak orang India yang tidak merasa nyaman sehingga sebagian kembali ke India atau negeri Melayu lainnya. Setelah kemerdekaan 1945 orang India mulai Kembali ke Indonesia. Gelombang terbesar perpindahan ke Jakarta terjadi setelah huru-hara PKI di beberapa daerah, terutama di Madiun tahun 1950 yang membuat orang-orang India di Jawa Timur, termasuk yang sudah cukup mapan di Surabaya, pindah ke Jakarta. Pasar Baru menjadi daerah pilihan baru bagi komunitas Sikh. Di sana pula mereka membentuk Yayasan dan mendirikan Gurdwara di tahun 1954. Untuk membangun gurdwara, mereka berhasil mengumpulkan dana Rp. 000 termasuk di dalamnya adalah donasi dari seorang nyonya Belanda sebesar Rp. 16 Pada dekade 1980an diperkirakan telah ada 5000 orang atau sekitar 500 keluarga Sikh yang tinggal di Jakarta. Upaya Aktualisasi Budaya Sikh Secara Online Menegaskan esksistensi dengan kehadiran online menjadi pilihan komunitas Sikh di Yayasan Sosial Guru Nanak. Komunitas Sikh ini aktif di Youtube dan beberapa media Dalam kajian ini lebih difokuskan pada aktifitasnya di Youtube. Komunitas Sikh tersebut membuat akun Youtube sesuai nama lembaganya, yaitu Yayasan Sosial Guru Nanak (@Yayasan Sosial Guru Nana. Channel Youtube ini telah mengunggah Video yang meliputi 4 kategori playlist yaitu: beautiful shabad collection. Gurmat School. Asa di Var, dan Sikh Indonesia Podcast. Selain konten yang ditata dalam playlist, ada pula kontenkonten yang bersifat live atau rekaman dari live. Termasuk kategori ini adalah rekaman ibadah minggu yaitu Gurdwara Online (Sunday Servic. Japji Sahib. Sukmana Sahib, dan Rehraas Sahib. Tidak kalah penting, dalam perkembangan terkini, tampak bahwa channel ini lebih intens dalam menyajikan konten berformat Short. Beautiful Shabad Collection Terdapat tiga video dalam playlist beautiful shabad collection, yaitu . Rakho Rakhen Hare Diyala. Nanak Kharke Ghole, . Todh Phawe Ta Bhachle Khot Sange Khere, . Amrit Ras Har Kirtano. Shabad adalah istilah yang digunakan oleh umat Sikh untuk merujuk pada sebuah himne atau paragraf atau bagian dari Teks Suci yang muncul dalam Kahlon. Sikh in Asia Pacific: Travels among the Sikh Diaspora from Yangon to Kobe, 144Ae45. Kesavapany. Mani, and Ramasamy. Rising India and Indian Communities in East Asia, 235. Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama. Vol. No. 2 (Desember, 2. Doi: https://doi. org/ 10. 37429/arumbae. beberapa Kitab Suci mereka. Kitab suci utama umat Sikh adalah Sri Guru Granth Sahib yang juga disingkat menjadi SGGS. Shabad pertama di SGGS adalah Mool Mantar. Teks yang digunakan untuk Shabad yang ada di kitab suci adalah Gurmukhi. Semua Shabad atau himne yang terdapat dalam Guru Granth Sahib diklasifikasikan dalam Ragas yang berbeda kecuali komposisi pertama yang disebut Japji Sahib dan Swayya. Saloks dan Ragmala di akhir Granth suci. Meskipun menurut indeks Ragas dalam Ragmala, jumlah keseluruhan Ragas dan Ragini adalah 84, namun Guru hanya menggunakan 31 untuk komposisi dalam Guru Granth. Jadi Granth disusun pertama-tama menurut Raga, kedua menurut sifat atau panjang puisi, ketiga pengarangnya, dan keempat kunci musiknya. Gurmat School Playlist ini berisi rekaman pembelajaran online yang dilaksanakan oleh Gurmat School. Pada video yang ditayangkan tampak aktivitas pembelajaran bahasa Punjabi. Siswa kelas 1 melakukan praktik menghafal nama-nama benda . uah, sayuran, dl. dalam bahasa Punjabi. Bahasa adalah langkah awal untuk menanamkan kecintaan pada budaya dan agama. Pembelajaran ini tampak cukup efektif terbukti dari kelancaran dan kepiawaian murid dalam mengikuti materi. Gurmat School Indonesia didirikan oleh Sardar Balwant Singh Rahal dan Sardarni Kartar Kaur untuk melestarikan nilai-nilai Sikh di komunitas Sikh Indonesia yang mulai memudar. Dibuka pada 18 Agustus 2013, sekolah ini menyediakan kelas Gurmukhi. Gurbani. Kirtan, dan Punjabi bagi siswa di Tangerang dan sekitarnya. Selain pembelajaran, sekolah menyelenggarakan kegiatan seperti Kirtan Pemuda bulanan. Perkemahan Gurmat. Hari Olahraga. Kompetisi Gurbani, dan program Vand Chakna untuk memperkuat nilai-nilai Sikh melalui pengalaman langsung. Selama pandemi Covid-19, sekolah mengadopsi Program Pembelajaran Berbasis Rumah, yang memungkinkan siswa dari berbagai daerah seperti Palembang. Medan, dan Sukabumi ikut belajar. Saat ini, program tersebut melayani 48 siswa. Asa di Vaar Dalam kategori ini baru tersedia satu video dengan durasi 1 jam 30 menit. Video tersebut adalah rekaman Asa di Vaar yang terselenggara secara online sehinga diberi judul First Ever "Virtual Asa Di VaarAy performed by Gurmat School Students - Jakarta. Indonesia. Dalam video diperlihatkan seorang guru membaca kitab sambil memainkan alat musik . serta seorang asisten yang memainkan alat musik tabuh . Aktualisasi Agama Sikh di Indonesia Melalui Media Online Erham Budi Wiranto Kemudian sebanyak 9 siswa muncul dengan kamera aktif. Kegiatan Asa di Vaar ini berlangsung khidmat. Siswa juga mendapatkan giliran menyanyikan bait-bait dari kitab suci. Asa di Vaar, juga dikenal sebagai "Asa ki Var," adalah gubahan Guru Nanak dalam Guru Granth Sahib yang terletak dari halaman 462 hingga 475. Syair ini, yang berarti "Balada Harapan," dinyanyikan oleh kirtania dalam layanan pagi Sikh dengan keyakinan bahwa jika dilantunkan dengan iman, harapan seseorang akan terkabul. "Asa di Vaar" terdiri dari 24 bait . karya Guru Nanak dan 59 sloka, termasuk 45 sloka oleh Guru Nanak dan 14 oleh Guru Angad, seperti disusun oleh Guru Arjan. Tradisi melantunkan himne ini pagi hari berasal dari zaman Guru Nanak, dan Bhai Lahina . emudian Guru Anga. adalah orang pertama yang menyanyikannya di hadapan Guru Nanak. Gurdwara Online Gurudwara online merupakan paket ibadah hari minggu yang ditayangkan online. Paket ibadah ini termasuk Asa di Var dan Kirtan. Program ini dimulai pada pukul 09. dengan Asa Di Var. Dilanjutkan dengan Kirtan Katha yang dibawakan oleh Gianiji Gurpreet Singh Ji atau tokoh Sikh lain yang bertugas. Selanjutnya juga ada Katha yang merupakan pembacaan narasi cerita dan peristiwa sejarah Sikh yang dibawakan dalam bahasa Indonesia oleh Veer Prem Singh Ji. Kadang bagian ini disampaikan dengan slide powerpoint dengan terjemahan bahasa Indonesia yang ditulis lebih besar daripada bahasa Hindi dan Slide juga didesain artistic dengan background gambar dan foto yang Program ini memberikan pengalaman yang mencerahkan dan membangkitkan semangat bagi hadirin. Sunday Service ini berakhir pada pukul 12. Japji Sahib Pembacaan Japji Sahib dilakukan di pagi hari dan di siaran online. Durasinya hanya sekitar 45 menit. Japji Sahib adalah komposisi suci pertama yang ditemukan dalam kitab Guru Granth Sahib. Ini adalah ringkasan filosofi Sikh yang terkenal dan ringkas yang disusun oleh Guru Nanak. Komposisinya terdiri dari Mool Mantar. Salok atau syair pembuka, kumpulan 38 Pauris atau himne, dan Salok penutup terakhir. Bani . ekumpulan aya. ini disebut Japji Sahib, muncul di awal Guru Granth Sahib dari halaman 1 hingga halaman 8 dalam Kitab Suci Sikh tentang Kemanusiaan. Ini adalah bani yang paling penting dan dibacakan dengan penuh kasih oleh semua umat Sikh setiap pagi. Kata 'Jap' berarti Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama. Vol. No. 2 (Desember, 2. Doi: https://doi. org/ 10. 37429/arumbae. membaca'/'mengucapkan'/'tetap fokus pada'. 'Ji' adalah kata yang digunakan untuk menunjukkan rasa hormat seperti halnya kata 'Sahib'. Sukhmani Sahib Sukhmani Sahib biasanya diselenggarakan oleh Gurdwara Guru Nanak Dev setiap hari rabu dan ditayangkan online. Prosesinya cukup panjang apalagi kalau sekaligus dirangkai dengan pembacaan Rehras sahib dan Kirtan, maka durasinya dapat mencapai sekitar 3 jam. Sukhmani Sahib adalah komposisi yang panjang, ditulis oleh Guru Arjan Dev. Guru Sikh kelima. Doa suci sepanjang 35 halaman dari halaman 262 hingga halaman 296 Kitab Guru Granth Sahib. Kata Sukhmani artinya Aupenghibur pikiranAy, terkadang juga dijuluki "Permata Perdamaian", "Mazmur Perdamaian" atau "Lagu Perdamaian", yang menandakan efek menenangkan yang ada di pikiran pembaca. Sukh secara harfiah berarti kedamaian atau kenyamanan dan mani berarti pikiran atau hati. Rehraas Sahib Rehraas atau Rehiras Sahib adalah ibadah sore bagi kaum Sikh. Bacaan yang digunaan adalah himne dari empat Guru yang berbeda. Guru Nanak. Guru Amardas. Guru Ramdas dan Guru Arjan Dev. Tambahan terbaru adalah naskah Benti Chaupai, yang dikaitkan dengan Guru Gobind Singh, ditambahkan ke Bani pada akhir abad ke-19. Penambahan tersebut kemudian diratifikasi oleh badan keagamaan tertinggi Sikh yaitu Komite Shiromani Gurudwara Prabandhak. Rehraas Sahib dilafalkan umat Sikh setelah seharian bekerja untuk menyegarkan tubuh dan pikiran serta menumbuhkan rasa syukur atas nikmat Tuhan. Ayat-ayatnya memuliakan Waheguru dan membahas bagaimana tindakan seseorang dapat membawa pencerahan spiritual, membebaskan dari kekhawatiran duniawi seperti kelemahan fisik, kekurangan finansial, atau perasaan putus asa. Ritual ini menjadi cara efektif bagi umat Sikh untuk mengatasi kelelahan dan mempersiapkan mental untuk menghadapi hari berikutnya. Dari aspek kebermanfaatan, beberapa aktivitas Sikh di atas memang sebagian besar terkesan hanya untuk kepentingan keseharian umat Sikh. Namun perhatian khusus pantas dialamatkan kepada program Sikh Indonesia Podcast (SIP) yang menjadi cara memperkenalkan cara pandang dan pengalaman Sikh kepada dunia luar. Sikh Indonesia Podcast Episode Aktualisasi Agama Sikh di Indonesia Melalui Media Online Erham Budi Wiranto Salah satu program unggulan yang ditayangkan oleh akun Youtube Yayasan Sosial Guru Nanak adalah Sikh Indonesia Podcast yang disingkat SIP. Ini adalah program yang kebermanfaatannya lebih luas, tidak hanya untuk komunitas Sikh. Melalui SIP masyarakat yang bukan penganut Sikh mendapatkan informasi penting dan akurat. Narasumber yang dihadirkan adalah tokoh-tokoh Sikh yang telah berperan untuk komunitas maupun untuk Program ini dipandu oleh single host bernama Prem Singh. Seorang aktivis muda Sikh sekaligus juru bicara Sikh Indonesia dan pribadi yang sangat berdedikasi. Menurut pengamatan peneliti. SIP merupakan program unggulan di Channel Yayasan Guru Nanak. Mengingat pentingnya informasi dalam program tersebut, maka akan diulas dalam bab Memahami Sikh Indonesia Melalui Podcast Sikh Indonesia Podcast (SIP) merupakan program talk show online yang dilaksanakan setiap 2 bulan sekali . i-monthl. yang mengangkat pembahasan seputar Sikh di Indonesia. Program ini diasuh oleh Prem Singh yang juga berperan sebagai host dalam setiap podcast. Narasumber yang diundang dalam talk show tersebut biasanya adalah tokoh-tokoh Sikh yang dianggap memiliki peran maupun pengalaman yang perlu dibagikan kepada publik. Tema yang dibawakan sesuai peran atau keahlian setiap narasumber yang diundang. Berikut akan dipaparkan beberapan episode SIP yang telah ditayangkan kepada publik. Tantangan Beridentitas Sikh Pembahasan Sikh Indonesia Podcast episode I seputar pengalaman menjadi seorang dengan identitas Sikh. Sesi tersebut menghadirkan dua narasumber sekaligus yaitu Karanbeer Singh dan Chandni Rajinder. Karanbeer Singh akrab disapa Jimmy dan sejak kecil berpenampilan biasa tanpa identitas Sikh. Namun komitmen menggunakan identitas Sikh muncul sejak 1999 ketika memasuki jenjang SMA, setelah ia berinteraksi langsung dengan kelompok Sikh di Malaysia. Komitmen Jimmy dipertanyakan oleh orang tuanya sendiri, apakah benar-benar yakin untuk menggunakan identitas Sikh, apakah mampu untuk berkomitmen penuh. Tantangan berikutnya adalah dari teman-teman pergaulan yang merasa terkejut dengan perubahan penampilan Jimmy yang drastis karena mulai menggunakan destar dan tidak memotong rambut. Chandni Rajinder yang sekolah di sekolah negeri merasa tidak mengalami hambatan berarti dalam pergaulan, sebab di kelas juga banyak siswi lain yang berjilbab. Ketika Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama. Vol. No. 2 (Desember, 2. Doi: https://doi. org/ 10. 37429/arumbae. memasuki bangku kuliah justru merasakan pergaulan yang toleran. AuPaling dipanggil JarjitjarjitAy, atau dibilang Aubu haji, bu hajiAy. Chandni merasa tidak ada hambatan berarti untuk menunjukkan identitas Sikh di Indonesia. Pendapat kedua narasumber tersebut dikonfirmasi oleh Prem Singh dengan pengalaman serupa, yaitu ketika ia berada di Bali, beberapa orang mendekat untuk minta berfoto sambil menyeru Aupak haji, pak hajiAy. Oleh karena itu, bagi masyarakat awam, penampilan umat Sikh sering disalah mengerti seolah Muslim. Mengenal Konsep Seva dalam Sikh SIP Episode 2 membahas tentang Seva dari perspektif aktivis Seva atau disebut Sevadar. Seva adalah konsep pengabdian kepada kemanusiaan atau kepada masyarakat yang diajarkan dalam agama Sikh. Sevadar yang dihadirkan dalam sesi ini adalah Sarabjit Singh (Sanjeev Raniwall. Komitmennya pada Sikh diwujudkan dalam bentuk Seva atau pengabdian sosial. Baginya Seva harus diutamakan daripada pekerjaan. Menolong orang lebih utama daripada mengejar profit dalam pekerjaan. Dalam agama Sikh, "Sevadar" adalah istilah yang digunakan untuk merujuk kepada seseorang yang melakukan seva, yaitu pelayanan sukarela atau pekerjaan sosial yang dilakukan dengan tulus dan tanpa pamrih. Sevadar adalah individu yang secara sukarela mendedikasikan waktu dan usahanya untuk melayani komunitas, baik di dalam atau di luar lingkungan tempat ibadah Sikh, seperti Gurudwara. Sevadar dalam agama Sikh adalah individu yang melaksanakan seva, yaitu pelayanan kepada sesama sebagai wujud cinta kasih dan dedikasi kepada Tuhan. Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan, seperti menyiapkan makanan untuk langar di Gurudwara, membersihkan tempat ibadah, membantu acara keagamaan, dan memberikan bantuan kepada yang Sevadar mencerminkan prinsip Sarbat da Bhala . esejahteraan bersam. , salah satu ajaran inti Sikhisme yang menekankan pentingnya membantu sesama dan berkontribusi pada kebaikan bersama. Melalui seva, mereka mengamalkan nilai-nilai cinta kasih, persamaan, dan pelayanan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari. Ketika ditanya tentang apa bahan bakar atau suplemen yang dimiliki Sarabjit Singh sehingga mampu melakukan seva dengan luar biasa, ia menjawab Ausuplemennya hanya Waheguru yang jalankan, tidak ada yang lain. Jadi kalo kita disuruh bergerak, kau harus kesana, tidak ada alasan hujan, pohon menghalangi, tetap harus jalan, karena sudah dari Ay Aktualisasi Agama Sikh di Indonesia Melalui Media Online Erham Budi Wiranto Peran Sikh Seva Indonesia (SSI) Pada episode ke-3. SIP melanjutkan pembahasan tentang Seva namun berbasis pengalaman kelembagaan Yayasan Sikh Seva Indonesia (SSI). Sardar Balwinder Singh and Raj Kumar Singh yang mewakili SSI menjelaskan sejarah hingga peran lembaga tersebut. Menurut mereka. SSI berdiri pada bulan November 2017. Awalnya hanya semacam kepanitiaan pendukung guna melayani perhelatan besar Sikh yang mendatangkan tamu luar negeri . ari Inggri. Seringnya kepanitiaan ini melakukan rapat koordinasi tampaknya menumbuhkan semangat mereka untuk berbuat lebih, yaitu melakukan seva-seva lainnya. Alhasil perkumpulan ini berdiri mandiri sebagai sebuah yayasan dengan nama Yayasan Sikh Seva Indonesia. Seva merupakan konsep pengabdian sosial dalam ajaran Sikh yang mensyaratkan rasa ikhlas tanpa pamrih dan tidak boleh disombongkan. Setiap sevadar dituntut memiliki karakter tersebut. Beberapa Program SSI yang sudah dilakukan misalnya: memberikan bantuan sembako rutin bagi warga kurang mampu di Jakarta dan Medan, tanggap bencana alam Gempa di Sulawesi Barat, memberikan makanan untuk berbuka puasa bagi Muslim di Masjid Raya Medan selama 3-4 hari berturut-turut, membantu korban bencana banjir di Medan dengan mendirikan langar atau dapur umum dan membagikan makanan siap santap, memberi bantuan ke panti asuhan yatim piatu Nain Karya Sentosa, membantu korban banjir di Banten, membantu korban bencana alam Donggala Sulawesi Tengah. Program penting lain dalam tanggap bencana di Palu adalah ketika SSI menjadi local partner untuk penyaluran dana internasional yang terkumpul dari Dubai. Amerika. UK. Kanada, dan Singapura untuk diberikan kepada korban bencana alam. Bantuan tersebut berupa pembangunan 15 rumah yang diberikan kepada ibu-ibu single parent dan usia lanjut korban bencana di Palu. SSI dikelola secara modern dengan pembagian tugas dalam beberapa divisi. Jumlah anggota SSI lebih dari 100 orang. Minat warga Sikh untuk terlibat dalam SSI lebih disebabkan oleh transparansi dan konsistensi SSI. Lembaga ini transparan dalam manajemen dan konsisten dalam pelaksanaan seva, sebab kegiatan sosial yang dilakukan SSI seolah tidak ada habisnya. SSI juga demokratis dengan masa kepemimpinan lembaga berganti setiap 5 tahun. Sardar Balwinder Singh dan Raj https://w. com/watch?v=2w_sLC5sdYg. Kumar Singh. SIP Eps Part Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama. Vol. No. 2 (Desember, 2. Doi: https://doi. org/ 10. 37429/arumbae. Emansipasi Wanita dalam Konteks Agama Sikh Pada Episode ke-empat. SIP membahas tentang posisi dan peran wanita dalam agama dan tradisi Sikh. Narasumber yang dihadirkan adalah dua tokoh perempuan Sikh yang memiki konsen pada emansipasi wanita, yaitu Nirmaljit dan Sherenjit. Salah satu upaya agama Sikh adalah pemberdayaan atau emansipasi wanita. Emansipasi wanita dalam agama Sikh sudah ada sejak zaman Guru Nanak, sang pendiri agama ini. Saat itu ada satu wanita yang menjadi orang pertama yang mengenal keistimewaan Guru Nanak, yaitu Bebe Nanaki. Ia pula yang terus mensupport Guru Nanak menjalani eksplorasi spiritualnya. Jadi dapat dikatakan emansipasi wanita sudah ada sejak awal mula agama Sikh, dan Bebe Nanaki dapat disebut sebagai Sikhi pertama, pengikut ajaran Guru Nanak yang pertama seorang Mata Khivi adalah tokoh wanita Sikh lainnya yang patut dikenang atas kemandirian dan dedikasinya. Ia mendukung suaminya untuk melakukan seva dan membuka tempat belajar Sikh, meskipun harus mengurus keluarga dan melayani umat yang terus berdatangan. Mata Khivi melampaui tradisi dengan melepas cadar wajah agar bisa bekerja secara leluasa di langar, berbaur dengan laki-laki. Selain itu, ia berperan penting dalam mewariskan tradisi membaca Gurubani kepada anak perempuannya, yang diteruskan oleh guru-guru Sikh 20 Tokoh wanita Sikh lainnya yang banyak dikenang misalnya Mata Gujri . Mai Bhago . Mata Sundari . Mata Desan Kaur . Rani Sahib Kaur . Rani Sada Kaur . Rani Datar Kaur dan Maharani Jind Kaur. Selain khazanah klasik tersebut, emansipasi wanita di kalangan Sikh juga ditunjukkan dalam praktik kontemporer. Saat ini, di banyak Gurdwara, umat Sikh laki-laki dan perempuan dapat duduk di level yang sama. Saat langar siapa saja laki-laki dan perempuan dapat berperan. Bahkan perempuan juga dapat menjadi granthi. 21 Granthi yaitu seseorang, perempuan atau laki-laki, yang berperan sebagai pembaca kitab Guru Granth Sahib. Versi Manishwer Singh Washoa tentang Masuknya Sikh di Indonesia Pada Episode ke-5. SIP mengangkat tema sejarah masuknya Sikh di Indonesia dengan menghadirkan seorang tokoh senior Manishwer Singh Washoa. Menurutnya. Orang Sikh yang masuk ke Sumatera datang pada akhir abad 19 . , datang dengan kemauan sendiri. Nirmaljit Kaur. SIP Eps 4 Part 1, 2021, 4, https://w. com/watch?v=d8R69E2vYl4. Nirmaljit Kaur. SIP Eps 4 Part 1, 4. Sherenjit Kaur. SIP Eps 4 Part 1, 4. Aktualisasi Agama Sikh di Indonesia Melalui Media Online Erham Budi Wiranto tidak ikut agen. Mereka bekerja sebagai security guide di perkebunan-perkebunan, sebagai peternak sapi, dan pedagang. Mereka datang dari Pelabuhan Calcutta India, melalui pulau Pineng, baru menyeberang ke medan. Mereka sangat disenangi Belanda karena orang Sikh disiplinnya tinggi. Saat itu Sumatera masih satu, belum ada pembagian timur, utara, dan lain-lain. Di Medan mereka disebut orang Bengali. Panggilan itu digunakan oleh Belanda. Karena orang Sikh ini datang dari West Bengal (Bengali Bara. Calcutta adalah ibukota West Bengal. Orang Sikh di Medan meluas ke Pematang Siantar. Tebing Tinggi. Sinjai, dan beberapa kota kecil seperti Lima Puluh. Rampah. Selain itu dari Medan juga ada yang ke Aceh. Bandarraja atau sekarang disebut Bireun. Sinkili. Gurdwara pertama di Tebing Tinggi, kemudian Medan tahun 1920, berlanjut di Pematang Siantar dan Binjai. Kemudian di Kisaran . ekarang kabupaten Asaha. juga pernah ada Gurdwara yang sekarang sudah tutup. Di Aceh, di Kutaraja, dulu juga ada Gurdwara. Dahulu di Banda Aceh ada sekitar 20-30 keluarga Sikh. Di Singkili dan Bireun juga ada. Terdapat pula orang Sikh yang tinggal di kepulauan. Misalnya di Bagan Siapi api, ada 2-3 keluarga Sikh di sana. Di Banda Aceh sudah tidak ada Gurdwaranya. Sekolah Khalsa dimulai 1931, kepala sekolahnya Mr. Bahadur Singh. Ia tinggal 10 hingga 15 tahun di Medan, lalu pindah ke Kobe. Jepang. Banyak keluarganya masih di sana. Sekolah Sikh yang disebut Khalsa ini berkembang namun pada tahun 1970an diubah nama menjadi Khalsa Indian School, lalu diubah lagi menjadi Perguruan Nasional Khalsa. Pada saat itu tidak boleh ada sekolah internasional, padahal saat itu Khalsa menggunakan kurikulum Cambridge. Sehingga ini menimbulkan masalah. Ijazah tidak diakui sehingga perlu diubah menjadi sekolah nasional agar alumninya dapat meneruskan ke perguruan Narasumber sendiri harus melanjutkan ke SMA setelah lulus dari Khalsa Senior High School, hal itu demi ia mendapatkan ijazah SMA. Penggerak utama sekolah Khalsa adalah Ranjit Singh dan dibantu para donatur. Narasumber melengkapi penjelasannya tentang peran beberapa orang Sikh dan alumni Khalsa School bagi bangsa Indonesia. Misalnya atlet Ndalip. Gurnam, dan Charanyit di dunia atletik, serta H. Dilon di dunia politik sebagai pejuang HAM. Sikh di Aceh Pada episode ini tema yang diangkat adalah Sikh di Aceh berdasarkan pengalaman Hari Singh. Narasumber adalah keturunan Punjab. Ayahnya datang ke Aceh pada usia 16 Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama. Vol. No. 2 (Desember, 2. Doi: https://doi. org/ 10. 37429/arumbae. tahun sekitar tahun 1927 bersama mamaji yang bertugas sebagai tentara Inggris yang diperbantukan ke daerah jajahan Belanda. Ayah Hari Singh kemudian membuka bisnis transportasi . di Aceh. Usahanya terpaksa berhenti ketika armada bus harus dihancurkan oleh Belanda di tahun 1942 dengan alasan agar tidak digunakan oleh Jepang. Uang ganti ruginya digunakan sebagai modal usaha ternak sapi. Hari Singh Sidhu lahir 1957 sehingga tidak tahu persis bagaimana Sikh di Aceh saat pra-kemerdekaan. Namun menurut cerita ayahnya, ketika tiba di Aceh sudah ada orang-orang Sikh yang tinggal di sana. Dalam pengalaman hidup Hari Singh, ia mengenal banyak keluarga Sikh terutama di Banda Aceh dan Bireun, sebagian besar pengusaha sukses. Di daerah yang disebut Kandang banyak umat Sikh yang berprofesi peternak sapi. Hari Singh menyebut banyak keluarga Sikh di Langsa hingga perbatasan Sumatera Utara. Keluarga Hari Singh selain dekat dengan Belanda, juga dekat dengan kerajaan Aceh. Bahkan rumah tempat tinggalnya berdiri di atas tanah pemberian kerajaan, khususnya oleh Panglima Polim. Di Aceh pernah ada Persatuan Kebangsaan India Merdeka yang berperan dalam hubungan Indonesia dengan India, terutama memperkuat relasi antara Presiden Soekarno dengan Pandit Jawaharlal Nehru. Sikh juga berperan dalam pembelian pesawat kepresidenan yang pertama. Informasi lain. Gurdwara di Aceh dimana Hari Singh beribadah sudah terjual keluarga lain, namun kemudian pada 2004 gurdwara tersebut hancur akibat gempa dan tsunami. Khalsa English School Medan Narasumber yang hadir pada episode ini adalah Sardar Hardeep Singh Lekha, sekretaris gurdwara di Medan. Sardar Hardeep Singh menceritakan rute masuknya orang Sikh ke pulau Sumatera dari jalur Midrash kemudian ke Penang (Malaysi. baru kemudian mendarat di Meulaboh (Ace. Leluhurnya termasuk salah satu Sikh yang menggunakan jalur itu. Di Meulaboh sudah ada beberapa orang Sikh terutama yang bekerja sebagai penjaga malam, yang dipekerjakan oleh Belanda. Kakek dari Sardar Hardeep Singh juga bekerja sebagai penjaga, namun bukan penjaga property belanda. Ia adalah bodyguard Sultan Langkat. Selama 6 tahun, kemanapun sang Sultan pergi, ia selalu berada di samping Sultan. Kemudian masuk ke tema. Sardar Hardeep Singh bercerita tentang populasi India di Medan yang cukup besar, dan ada beberapa orang yang berinisiasi untuk membuka sekolah yang kualitasnya dapat diakui pihak Belanda. Khalsa English School Medan adalah sekolah Aktualisasi Agama Sikh di Indonesia Melalui Media Online Erham Budi Wiranto pertama yang dibuka Mei 1931. Sekolah ini disetujui oleh Universitas Cambridge, sehingga pembelajaran dengan bahasa Inggris, dan hasil ujiannya disertifikasi oleh Cambridge. Sejak kemerdekaan, soal-soal ujian untuk Khalsa English School diterbangkan dari Inggis ke kedutaan di Jakarta baru dikirim ke Medan. Sardar Hardeep Singh tahun 1960 masuk ke lembaga pendidikan yang diklaim sebagai sekolah asing (Inggri. pertama di Asia Tenggara Dipillihnya Medan sebagai tempat berdirinya sekolah tersebut pada tahun 1931 adalah karena posisinya yang strategis dekat dengan Malaysia dan Singapura. Apalagi saat itu Indonesia belum merdeka jadi belum ada pusat Ibukota negara (Jakart. Berdirinya sekolah tersebut tidak lepas dari bantuan para donatur yang berjumlah 550 orang. Sebagian penyumbang dari Srilanka. Keturuan India, keturunan Cina, orang Tamil, bahkan orang Portugis. Sumbangan terbesar datang dari Ranjit Singh . idak disebut nominalny. Sumber lain menyebut bahwa pada tahun 1929 sampai 1932, sejumlah komponen masyarakat berbagai etnis seperti Melayu. Batak. Tionghoa. Punjabi. Tamil. Shindi. Pakistan. Afghanistan. Srilanka menyumbangkan dana. Sultan Deli juga ikut menyumbang 50 Gulden untuk mensukseskan berdirinya sekolah Khalsa. Kunjungan dari Indira Gandhi pernah dilakukan ke Khalsa School Medan pada tahun 1968 dan mendapat sambutan baik. Kunjungan itu terjadi setelah nama sekolah tersebut berganti menjadi Khalsa Indian School. Perubahan nama Khalsa English School menjadi Khalsa Indian School sarat muatan politik. Ketika huru-hara PKI tahun 1965, sikap pemerintah Indonesia terhadap anti asing menguat. Awalnya hanya anti-Cina namun kemudian komunitas lain terkena imbasnya. Sekolah Khalsa dianggap identik dengan Inggris. Maka untuk menegaskan identitas bahwa sekolah ini bukan milik Inggris apalagi Cina, diubah Namanya menjadi khas milik keturunan India. Apalagi di tahun 1965 itu sekitar 60% siswa sekolah tersebut memang keturunan India. Sekolah Khalsa awalnya mengajarkan sains, tradisi Punjabi, bahasa, dan kitab-kitab Sikh. Pada tahun pertama, sekolah ini menerima 1. 000 siswa dan mencapai puncaknya 000 siswa. Pada tahun 1975. Sekolah Khalsa berubah dari sekolah internasional menjadi sekolah nasional setelah ujian Cambridge terakhir, karena kontrak dengan Cambridge tidak diperpanjang. Pada tahun 1970, pihak swasta mengambil alih gedung sekolah, mendirikan Perguruan Nasional Khalsa, dan mengganti pembelajaran menjadi AuFormapaskal Klaim Yayasan Khlasa Ilegal - Waspada Online | Pusat Berita dan Informasi Medan Sumut Aceh,Ay September 10, 2017, https://waspada. id/2017/09/formapaskal-klaim-yayasan-khlasa-ilegal/. Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama. Vol. No. 2 (Desember, 2. Doi: https://doi. org/ 10. 37429/arumbae. berbahasa Indonesia. Tradisi Punjabi pun berakhir, meskipun sempat bertahan sebagai sekolah sore. Perubahan ini, bersama dengan berakhirnya kerja sama dengan Cambridge, menyebabkan kemunduran Khalsa Indian School, yang resmi ditutup pada 1976. Gedung baru yang ada sekarang adalah hasil konstruksi pihak swasta, menggantikan bangunan lama berupa gurdwara, sekolah satu lantai, dan asrama siswa. Kepemudaan Sikh Indonesia Sukhdev Singh Brahmpur, narasumber episode ini, menuturkan nilai-nilai dasar yang harus dimiliki generasi muda Sikh yaitu humble, jujur, dan kerja keras. Dengan latar belakang di dunia olahraga. Sukhdev Singh Brahmpur juga menyarankan sikap sportif. Kegiatan pemuda Sikh misalnya fellowship camp yang intinya adalah pelatihan dasar Pelestarian Lingkungan Dharminder Singh memiliki latar belakang pertanian dan sangat memperhatikan isu Menurut Dharminder Singh, manusia harus menyadari bahwa lingkungan ini ciptaan Waheguru yang harus dihormati, manusia juga sangat bergantung pada lingkungan, dan isu lingkungan telah menjadi isu global, bahkan bagian penting dari SDGs, maka kemudian menjadi tugas setiap sebagai warga negara. Dalam pandangan tokoh Sikh. Giani Gurbachan Singh Ji, menjaga lingkungan adalah tugas moral dan spiritual bagi orang Sikh. Dalam ajaran Guru Nanak pernah disebutkan udara adalah guru, air adalah ayah, dan bumi adalah ibu. Guru Gobind Singh juga punya ajaran bahwa tugas Sikhi adalah membela yang Untuk konteks saat ini yang lemah adalah lingkungan, sebab mereka tidak bisa Kalau manusia tidak menjaga, maka dampak buruknya juga akan dirasakan manusia, seperti banjir hingga climate change. Meski ini sudah menjadi isu global, tapi umat Sikh harus mulai dari yang terdekat. Jadi berfikir global, bertindak lokal. Cara sederhananya dengan hemat air, hemat kertas dan tisu, dan mengurangi penggunaan plastik. Dalam kitab Guru Grant Sahib ada beberapa nama tumbuhan tapi sudah langka dijumpai, mungkin hampir punah. Ada 17 pohon yang paling sering disebut di kitab tersebut. Yang paling penting untuk lingkungan adalah beringin karena luas jangakauan akarnya yang dapat menyimpan air. Belajar Gurmukhi Punjabi Aktualisasi Agama Sikh di Indonesia Melalui Media Online Erham Budi Wiranto Miss Mohinder adalah mantan guru di Khalsa English School sejak tahun 1958 hingga Ia adalah pengajar untuk mata pelajaran Bahasa Inggris. Bahasa Punjabi, dan Bahasa Indonesia. Dalam pembelajaran Punjabi, terlebih dahulu diajarkan Gurmukhi yang didalamnya seperti alphabet yang terdiri dari 35 kata, dengan 9 jenis vocal. Bahasa Punjabi sangat penting bagi umat Sikh karena bahasa asli yang digunakan oleh Guru Grant Sahib adalah bahasa Punjabi. Kitab suci Sikh asli dan sebagian besar literatur Sikh bersejarah telah ditulis dalam bahasa aksara Gurmukhi. Sekarang ini menjadi naskah penulisan standar untuk bahasa Punjabi di India. Keluarga Gurmukh Balwin Singh dan Bhainji Nirmaljit membina keluarga yang sadar akan budaya Sikh, sehingga menggunakan Gurmukh dalam keluarga. Awal mula semangat menggunakan Gurmukh adalah adanya kesadaran bahwa sebagai seorang Sikh mereka masih merasa sangat kurang pengetahuan terutama terkait dengan Gurmukhi. Akhirnya mereka mencari sendiri melalui internet dan mulai belajar. Beberapa channel Youtube dicoba oleh Nirmalijt sehingga memerlukan proses yang cukup lama intik belajar Gurmukhi. Setelah cukup lumayan, ia mencoba praktik di lingkungan keluarga. Kecintaan pada tradisi Gurmukh menuntun keluarga tersebut ke arah perubahan Misalnya mereka berubah tidak lagi meminum alkohol, mulai mencoba menjadi vegetarian, bangun lebih pagi, dan semangat belajarnya meningkat, bahkan tidak segan untuk belajar Sikh hingga ke luar negeri, terutama Malaysia. Ketekunan pasangan ini dalam menekuni ajaran Sikh mendorong anak-anaknya untuk perlahan tapi pasti mengikuti, sehingga keluarga Balwin Singh dan Nirmalijt telah menjadi keluarga Gurmukh, keluarga yang mengikuti tradisi Sikh. Memahami Fungsi Gurdwara Manjit Singh menjelaskan bahwa Gurdwara pertama adalah Guru Nanak sendiri. Awalnya disebut Karamsal atau tempat agama. Gurdwara pertama ada di Pakistan. Gur artinya guru, dwara artinya rumah. Jadi Gurdwara adalah tempat untuk berguru atau untuk Ilmu yang dipelajari adalah ilmu agama. Secara historis. Gurdwara punya banyak fungsi, yaitu selain tempat belajar agama adalah tempat orang-orang kirang mampu mendapatkan makanan, tempat para wanita mendapatkan perlindungan, tempat para musafir menginap gratis bahkan makan gratis sebab sejak masa Guru Nanak telah ada Langgar Arumbae: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama. Vol. No. 2 (Desember, 2. Doi: https://doi. org/ 10. 37429/arumbae. apur umu. Maka Gurdwara harus menjadi tempat belajar dan sosialisasi dalam masyarakat, sebab kalo hanya ibadah di rumah pun bisa. Setiap masuk Gurdwara harus cuci tangan dan kaki dengan sabun. Sampai di depan pintu utama Gurdwara mengucapkan Waheguru Ji Ka Khalsa. Waheguru ji ki Fateh. Lalu berjalan ke depan sampai di depan Guru Grant Sahib ucapkan nama 10 Guru Sikh. Baru kemudian melalukan metatik, semacam sujud dengan menyentuhkan kening ke lantai. depan Guru harus bersikap rendah diri, bukan sekedar rendah hati. Lalu duduk dengan tenang mendengarkan apa yang sedang dilakukan guru. Setelah itu diorka, yaitu merapatkan kedia telapak tangan menangkup di depan dada. Setelah itu, beberapa sesi yang sangat sacral, misal Hukmnama, dilarang mondar-mandir. Harus menyimak dengan tenang. Tanah Khalsa Narasumber saat ini adalah seorang muslim . arena mengucap Alhamdulilla. bernama Ismail Philip Nusantara Pulungan. Ia adalah Cicit dari Sardar Gurdit Singh. Sardar Gurdit Singh adalah seorang saudagar Sikh yang bergerak dalam berbagai bidang usaha dari pertanian hingga bidang hiburan . Gurdit Singh dikenang oleh komunitas Sikh karena menyumbangkan tanahnya untuk Khalsa School and Gurdwara yang berada di Medan. Indonesia. Sekolah Khalsa dapat berdiri dengan adanya donatur dari berbagai pihak, termasuk dari kesultanan. Dana yang terkumpul sekitar 3500 golden. Demikian beberapa paparan yang dapat diambil dari para narasumber dalam Sikh Indonesia Podcast. Program tersebut tidak hanya bermanfaat bagi kelangsungan budaya dan agama Sikh bagi para pemeluknya, namun sangat penting bagi publik yang ingin mengenal Sikh dan tidak ingin terjebak dalam kesalahpahaman tentang agama minoritas tersebut. KESIMPULAN Sikh adalah agama minoritas di Indonesia dengan sekitar 15. 000 pemeluk, terutama di Jakarta dan Medan. Komunitas Sikh menghadapi tantangan seperti keterbatasan ekspresi keagamaan, kelunturan tradisi, dan sebagian anggotanya berpindah agama. Namun, mereka tetap mempertahankan identitas dengan strategi memproduksi budaya melalui media online seperti website. Instagram, dan YouTube. Aktualisasi Agama Sikh di Indonesia Melalui Media Online Erham Budi Wiranto Kegiatan sosial seperti seva . engabdian masyaraka. , langar . apur umu. , pendidikan, olahraga, dan emansipasi wanita menjadi bagian dari upaya mereka memperkuat komunitas sekaligus dikenal oleh masyarakat luar. Meski aktivitas mereka sering kali hanya diketahui oleh internal komunitas, media sosial mulai membuka jalan untuk memperluas pengenalan budaya Sikh. Konten YouTube Yayasan Sosial Guru Nanak mencakup ibadah, doa, kegiatan pendidikan di Gurmat School, hingga talkshow seperti Sikh Indonesia Podcast. Strategi ini membantu komunitas Sikh mengaktualisasi budaya lama dalam format baru yang relevan dengan zaman, sekaligus memperkuat keberadaan mereka sebagai bagian dari kekayaan keragaman budaya dan agama di Indonesia. Acknowledgment Artikel ini adalah sebagian publikasi dari penelitian yang didanai oleh LPPM UIN Sunan Kalijaga tahun anggaran 2023. DAFTAR PUSTAKA