Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan Penerbit: Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Penerbangan Palembang p-ISSN: x-x, e-ISSN: x-x Volume 1. Nomor 1. Desember 2020 Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. melalui Sosialisasi Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pekerja Konstruksi (Lokasi: Renovasi Gedung Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palemban. Viktor Suryan Program Studi D. IV TRBU. Politeknik Penerbangan Palembang e-mail: viktor@poltekbangplg. Anggi Nidya Sari Jurusan Teknik Sipil. Politeknik Negeri Sriwijaya e-mail: angginidya@polsri. Direstu Amalia Program Studi D. IV TRBU. Politeknik Penerbangan Palembang e-mail: direstu@poltekbangplg. Virma Septiani Program Studi D. IV TRBU . Politeknik Penerbangan Palembang e-mail: virmaseptiani@poltekbang. Herlina Febiyanti Program Studi D. i MBU. Politeknik Penerbangan Palembang e-mail: febiyanti@poltekbang. Abstrak Kepedulian terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. untuk meningkatkan produktifitas bekerja. Banyak kasus kecelakaan kerja disebabkan adanya kelalaian dalam menaati prosedur keselamatan. Tidak hanya produktifitas, tetapi biaya yang dikeluarkan menjadi tak terduga. Hal ini dapat merugikan baik efisiensi dan efektifitas suatu proyek. Proyek konstruksi merupakan salah satu pekerjaan yang mempunyai resiko tinggi terhadap keselamatan dan Kesehatan kerja. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk terus peduli dalam meningkatkan kesadaran dalam keselamatan dan Kesehatan kerja (K. di proyek konstruksi. Pengabdian dilaksanakan di pekerjaan Renovasi Gedung Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palembang. Kegiatan ini dihadiri oleh pemilik pekerjaan, manajamen dari perusahaan konstruksi, konsultan pengawas dan para pekerja konstruksi. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya alat pelindung diri. Kata kunci: Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Sosialisasi Alat Pelindung Diri. Pekerja Konstruksi Abstract The awareness of Occupational Health and Safety (OHS) to Increase working productivity. There are many cases caused the human error and disregard the standard operational procedure related to OHS. This accident may decline of efficiency due to unexpected operational cost. This issues also affect the inefficiency and ineffectively working circumstances. Furthermore, construction project is one of the highest of risk of accident such OHS. Also, this community service activity encourages the awareness of OHS in construction This activity target is library constructionAos labors in Palembang Aviation Polytechnic. However, it is not limited to workers, this action involves the owners, managers, and supervisors to commit to OHS. The result is to escalating the understanding of OHS procedure in particularly personal protective equipment. Keywords: Occupational Health and Safety (OHS). Socialization of Personal Protective Equipment. Construction Workers https://e-journal. id/index. php/darmabakti Viktor Suryan. Anggi Nidya Sari. Direstu Amalia. Virma Septiani. Herlina Febiyanti Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. melalui Sosialisasi Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pekerja Konstruksi (Lokasi: Renovasi Gedung Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palemban. Pendahuluan Pekerjaan dibidang konstruksi adalah pekerjaan yang melibatkan banyak hal, seperti tenaga kerja, material, peralatan kerja dan banyak hal lainnya. Kompleksnya pekerjaan dibidang konstruksi membuat angka kecelakaan semakin tinggi, karena dalam pelaksanaannya banyak hal yang menjadi sumber kecelakaan kerja. Berdasarkan data BPJS ketenagakerjaan . kasus kecelakaan cenderung mengalami peningkatan, di tahun 2018 terjadi 157 ribu kasus kecelakaan kerja, yang mana 1,6% . 8 kasu. mengakibatkan kematian dan sekitar 3% . 9 kasu. menimbulkan cacat Peningkatan ini akibat kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama pekerja konstruksi mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Keselamatan dan Kesehatan kerja merupakan suatu permasalahan yang selalu menarik untuk Perlu adanya kesadaran mengenai K3, yang mana masih sering diabaikan oleh para pelaku konstruksi. Mereka menganggap bahwa K3 tidak terlalu penting. Bahkan banyak diantara para pelaku konstruksi yang mengganggap bahwa Alat Pelindung Diri (APD) hanya untuk memenuhi peraturan saja. Kondisi buruk ini, menjadi tantangan bagi para pemerhati masalah kosntruksi. Maka dari itu perlu adanya langkah strategis yang dilakukan guna meningkatkan kesadaran para pelaku konstruksi dalam hal Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Salah satu strategis yang dilakukan berupa sosialisasi kepada para pelaku konstruksi atau pekerja konstruksi mengenai K3. Hal ini sangat diperlukan untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan kerja, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja dalam hal keamanan saat kerja dan membangun citra Wahyuni dkk . dalam penelitaiannya mengungkapkan bahwa K3 memiliki pengaruh yang kuat terhadap produktifitas tenaga kerja. Hasil penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa program K3 dapat mengurangi kecelakaan kerja. Komitmen menajemen terhadap K3 berpengaruh signifikan terhadap kinerja proyek konstruksi (Christiana dkk, 2. Permasalahan Rumitnya pekerjaan kontruksi, mengakibatkan banyaknya permasalahan yang terjadi, satu diantaranya adalah permasalan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Pelaksanaan proyek yang baik seharusnya memperhatikan K3 agar kecelakaan yang terjadi dapat diminimalisir. Namun pada kenyataannya masih banyak pelaku konstruksi yang mengabaikan K3. Alat Pelindung Diri (APD) disediakan hanya untuk memenuhi peraturan yang berlaku, namun tidak pernah digunakan sebagaimana mestinya. Diperlukan suatu upaya berupa edukasi secara simultan mengenai pentingnya memperhatikan K3 pada setiap tahap pekerjaan. Dari analisis yang dilakukan. Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan Volume 1. Nomor 1. Desember 2020 Viktor Suryan. Anggi Nidya Sari. Direstu Amalia. Virma Septiani. Herlina Febiyanti Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. melalui Sosialisasi Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pekerja Konstruksi (Lokasi: Renovasi Gedung Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palemban. maka permasalahan yang timbul adalah bagaimana meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya K3, terutama para pekerja konstruksi dan pelaku industri Tujuan dan Manfaat Tujuan dari peningkatan kesadaran mengenai K3 pada pekerja konstruksi yang bekerja pada Proyek Renovasi Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palembang ini adalah sebagai berikut: Memberikan penyuluhan tentang urgensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Meningkatkan kesadaran para pekerja di bidang konstruksi terhadap penggunaan alat-alat keselamatan saat bekerja. Sedangkan manfaat yang akan didapatkan dari kegiatan pengabdian ini adalah: Para pekerja mengetahui, memahami dan menyadari akan pentingnya menjaga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Masyarakat tersebut mau menerapkan konsep K3 saat bekerja. Metode Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan demo penggunaan alat keselamatan kerja. Adapun bentuk kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut. Tabel 1. Kegiatan Pengabdian Materi yang Disampaikan Pembukaan Sosialisasi mengenai K3 Pembagian brosur mengenai K3 kepada peserta sosialisasi Pembagian Alat Pelindung Diri Peraga Penggunaannya Penyaji Poltekbang Palembang TIM TIM Metode Ceramah Ceramah Pembagian Brosur TIM Ceramah dan Peragaan Sosialisasi mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. Dalam tahap ini, para peserta diberikan penyuluhan berkenaan dengan: Definisi K3 Tujuan Penerapan Kerugian Kecelakaan Kerja Bahaya dan Faktor-Faktor Bahaya di Tempat Kerja Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Pengertian Kecelakaan Kerja dan Insiden Kerja Penyakit Akibat Kerja (PAK) Sebab-sebab Kecelakaan Kerja. Kewajiban Tenaga Kerja Terhadap Penerapan K3 Gambar 1. Materi Penyuluhan Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan Volume 1. Nomor 1. Desember 2020 Viktor Suryan. Anggi Nidya Sari. Direstu Amalia. Virma Septiani. Herlina Febiyanti Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. melalui Sosialisasi Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pekerja Konstruksi (Lokasi: Renovasi Gedung Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palemban. Diskusi tentang materi yang telah disampaikan. Target dari kegiatan ini dibagi menjadi 3 . iga tahapa. yaitu jangka pendek . tahun pertam. , menengah . -5 tahun kedepa. dan panjang . tahun ke depa. Target jangka pendek adalah meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya K3 dan mengetahui contoh dan penggunaan alat K3. Target jangka menengah adalah penerapan K3 dan mengurangi angka kecelakaan kerja pada bidang kostruksi. Target jangka panjang adalah penerapan secara menyeluruh hingga lingkup terkecil, tidak hanya pada lingkup pekerjaan konstruksi tetapi juga pada pekerjaan yang membutuhkan manajemen K3. Kegiatan pengabdian ini dimaksudkan untuk mencapai target jangka pendek dan menengah, sehingga luaran dari kegiatan ini adalah sebagai berikut: Masyarakat dapat mengetahui dan menyadari pentingnya penerapan K3. Masyarakat dapat mengurangi resiko yang ditimbulkan akibat kurangnya penerapan K3 di lingkungan tempat mereka bekerja. Mendorong partispasi aktif pemerintah setempat untuk mendukung penerapan K3 dalam pekerjaan konstruksi di wilayah tersebut. Dapat mengurangi angka kecelakaan kerja pada pekerjaan konstruksi. Mendorong pihak-pihak yang terkait untuk dapat selalu mengkampanyekan K3 dilingkup terkecil, sebagai contoh: ditingkat kecamatan atau desa, penggunaan K3 saat kerja bakti. Pembagian Brosur Brosur yang dibagikan berisi hal-hal yang berhubungan dengan K3 serta contoh Alat Pelindung Diri (APD). Lokasi Kegiatan Kegiatan ini dilakukan di Politeknik Penerbangan Palembang. Kota Palembang. Khalayak Sasaran Khalayak sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah para pekerja konstruksi yang bekerja pada Proyek Renovasi Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palembang. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai K3 kepada para pekerja konstruksi di proyek Harapan kedapannya para pekerja dapat menerapkan dan mengamalkan ilmu yang mereka Strategi Pemecahan Masalah Pekerjaan dibidang konstruksi adalah jenis pekerjaan yang beresiko sangat tinggi. Pengetahuan dan Pendidikan para pekerja yang masih kurang serta kecerobohan para pekerja saat bekerja, menjadi faktor utama yang menimbulkan kecelakaan saat bekerja. Para pekerja belum Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan Volume 1. Nomor 1. Desember 2020 Viktor Suryan. Anggi Nidya Sari. Direstu Amalia. Virma Septiani. Herlina Febiyanti Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. melalui Sosialisasi Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pekerja Konstruksi (Lokasi: Renovasi Gedung Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palemban. benar-benar memahami bahwa K3 sangat penting diterapkan untuk mengurangi resiko kecelakaan. Maka dari itu sangat dibutuhkan pemahaman yang baik kepada masyarakat khususnya para pekerja konstruksi agar lebih sadar akan arti penting K3 dan apa saja peralatan perlindungan yang diperlukan saat bekerja. Dibutuhkan upaya edukasi secara simultan mengenai pentingnya memperhatikan K3 dalam setiap pekerjaan. Dengan demikian, alternatif pemecahan masalah yang digunakan yaitu memberikan penyuluhan atau sosialisasi tentang urgensi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. kepada para pekerja/ tukang yang bekerja pada Proyek Renovasi Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palembang. Hasil dan Pembahasan Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Kampus Politeknik Penerbangan Palembang yang dahulu bernama Diklat Penerbangan Palembang. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara dosen Politeknik Negeri Sriwijaya dan dosen Politeknik Penerbangan Palembang. Peserta yang mengikuti kegiatan PkM ini merupakan para pekerja konstruksi yang sedang bekerja di Proyek Renovasi Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palembang. Adapun jumlah peserta yang ikut serta dalam kegiatan ini ialah 8 . elapan ) orang dosen yang berasal dari Politeknik Negeri Sriwijaya dan Politeknik Penerbangan Palembang, 3 . orang dari pihak kontraktor, dan sebanyak 30 orang dari pekerja konstruksi. Alat Sosialisasi Media yang digunakan pada kegiatan PkM ini ialah, dengan membagikan brosur beserta goodie bag yang berisi Alat Pelindung Diri (APD). Adapun peralatan yang digunakan baik dibagikan ke peserta ataupun hanya diperagakan penggunaannya antara lain: Tabel 2. Peralatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Peralatan Brosur Masker Sarung Tangan Manfaat Memberikan Informasi Mengenai Peralatan K3 yang wajib digunakan saat bekerja Menghindari dari debu, gas, atau pun bahan kimia lainnya yang berbahaya yang masuk ke alat pernapasan melalui mulut dan hidung. Melindungi tangan dari kontak langsung pada barang/benda berbahaya atau bahan kimia dan infeksi virus atau bakteri serta berfungsi untuk melindungi tangan dari api, suhu panas dan dingin, radiasi, arus listrik, benturan dan pukulan, tergores benda tajam/kasar. Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan Volume 1. Nomor 1. Desember 2020 Viktor Suryan. Anggi Nidya Sari. Direstu Amalia. Virma Septiani. Herlina Febiyanti Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. melalui Sosialisasi Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pekerja Konstruksi (Lokasi: Renovasi Gedung Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palemban. Rompi Safety Merupakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memilki pemantul cahaya atau reflector yang berfungsi mengurangi resiko kecelakaan kerja akibat tidak terlihat oleh pekerja lain saat berada pada ruang kurang cahaya atau malam hari. Kacamata pelindung Berfungsi untuk melindungi mata dari percikan api, bahan kimia, debu, dan barang bahaya seperti benda tajam, serta silaunya sinar matahari. Topi Pelindung Helme. Sepatu Pelindung (Safety Sepatu boots ini umumnya digunakan untuk Shoe. melindungi kaki dari tusukan benda tajam dan berbahaya ditanah/lantai kerja, benturan benda berat, serta cairan kimia berbahaya. (Safety Topi/helmet merupakan APD yang digunakan untuk melindungi bagian kepala dari kejatuhan benda-benda asing maupun paparan bahaya dari aliran listrik. Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan memberikan hand sanitizer kepada setiap pekerja yang mengikuti kegiatan pengabdian. Sebelum diberikan hand sanitizer para peserta sudah dihimbau untuk memberi jarak A 1m antar peserta agar tetap mengikuti protokol Kesehatan. Hal ini dilakukan karena kegiatan pengabdian dilaksankan pada saat pandemic covid-19. Kegiatan juga tidak dilakukan didalam ruang tertutup. Masing-masing kegiatan yang telah dilaksanakan dituangkan dengan rincian sebagai berikut: Tabel 3. Rincian Kegiatan PkM Nomor Keg. Kegiatan I Uraian Dokumentasi Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) mengatur jarak setiap peserta/pekerja sosialisasi lalu memberikan hand sanitizer kepada setiap peserta Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan Volume 1. Nomor 1. Desember 2020 Viktor Suryan. Anggi Nidya Sari. Direstu Amalia. Virma Septiani. Herlina Febiyanti Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. melalui Sosialisasi Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pekerja Konstruksi (Lokasi: Renovasi Gedung Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palemban. Nomor Keg. Kegiatan 2 Uraian Dokumentasi Setelah jarak diatur dan pemberian hand sanitizer, tim PkM membagikan goodie bag yang berisi beberapa APD (Alat Pelindung Dir. berupa masker, rompi dan sarung Kegiatan 3 Para peserta yang hadir dipersilahkan menggunakan APD yang belum mereka gunakan serta sosialisasi dari tim PkM mengenai pentingnya penggunaan APD saat Kegiatan 4 Tim PkM memberikan contoh penggunaan APD (Alat Pelindung Dir. Kegiatan 4 Tim PkM menempelkan brosur sosialisasi pada Directiekeet. Bertujuan agar para pekerja konstruksi selalu ingat untuk selalu menggunakan APD saat bekerja. Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian dalam Penerbangan Volume 1. Nomor 1. Desember 2020 Viktor Suryan. Anggi Nidya Sari. Direstu Amalia. Virma Septiani. Herlina Febiyanti Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K. melalui Sosialisasi Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pekerja Konstruksi (Lokasi: Renovasi Gedung Perpustakaan Politeknik Penerbangan Palemban. Kesimpulan Beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini di antaranya adalah sebagai berikut : Pemahaman Masyarakat/Pekerja di bidang konstruksi mengenai arti penting keselamatan dan kesehatan kerja (K. dapat meningkat. Diharapkan agar kecelakaan kerja semakin berkurang Saran yang dapat dijadikan koreksi di masa yang akan datang adalah sebagai berikut: Perlu dilakukan kegiatan-kegiatan serupa di wilayah lain, untuk menularkan sikap positif dan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan dan kesehatan di tempat kerja. Perlu adanya kerjasama dengan instansi-instansi pemerintah, agar kegiatan sosialisasi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K. seperti ini dapat berlanjut ke seluruh wilayah Palembang. Daftar Pustaka