Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa STRATEGI PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PUBLIC SPEAKING DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Fitra Nur Choirunnisa UIN Sunan Ampel Surabaya fitrchrnnsa1812@gmail. Anis Sukmawati UIN Sunan Ampel Surabaya sukmawati@uinsa. Abstract: This research is a library research study which aims to analyze and present an in-depth understanding of public speaking training strategies in the context of increasing the competency of Islamic Religious Education (PAI) teachers. PAI teachers have a major role in forming understanding of the Islamic religion among students. Therefore, their ability to communicate and convey religious material effectively is crucial. This research focuses on analyzing literature and previous studies that are relevant to the topic of implementing public speaking training for PAI teachers. Data was collected through searching and analyzing scientific articles, books, journals and other academic sources related to public speaking training strategies and religious education. The results of this research include the development of public speaking skills, which is important for increasing PAI teachers' competence in conveying material effectively, creating interactive learning, and being a role model for good communication. These skills strengthen teacher professionalism, help students understand Islamic teachings, and support the formation of students' character and missionary competence. This strategy contributes directly to improving the quality of PAI learning and the quality of education Keywords: Public speaking strategies. PAI teacher competency. PAI teacher training PENDAHULUAN Pendidikan adalah proses kebiasaan yang memperkuat martabat manusia yang bertahan sepanjang waktu dan dilakukan di rumah, sekolah, maupun di Selama proses tujaun, pendidikan harus dikelola melalui sistem Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 539 Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa yang terintegrasi 12. Pendidikan agama islam memiliki arti penting yaitu sarana untuk membentuk perilaku pada kalangan pelajar atau peserta didik, karena seorang pelajar adalah penerus agama dan negara, pendidikan agama Islam sangat penting untuk membangun tingkah laku siswa. Pelajar perlu memiliki banyak tentang pengetahuan maupunkesiapan kognitif yang kuat dan matang untuk melakukan tugasnya dengan dedikasi dan tanggung jawab yang tinggi, sehingga tujuan agama dan bangsa yang dapat tercapai, yakni seseorang yang sehat dan bermoral 34. Pendidikan agama islam bertujuan untuk mendidik siswa sehingga mereka dapat memahami islam secara universal, memahami maknanya, dan memahami tujuannya. Pada akhirnya, mereka dapat menggunakan ajaran Islam sebagai cara hidup mereka, yang akan menjamin keamanan didunia maupun diakhirat. Pendidikan agama Islam sangatlah penting bagi masyarakat karena berdampak pada akhlak yang baik dan dapat masuk kedalamnilai moral dalam aktivitas sehari-hari 56. Pendidikan agama Islam mempunyai tujuan guna membangun moral, memperbaiki mental, mencegah, mengajar, dan menyebarkan. Oleh sebab itu, pendidikan agama Islam harus disampaikan melewati amal dan bukan hanya materi 78. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk pemahaman, nilai-nilai, dan identitas keagamaan di kalangan siswa. Guru PAI memegang peranan sentral dalam penyampaian materi agama, memberikan inspirasi, dan membimbing siswa dalam memahami ajaran Islam. Oleh karena itu, kompetensi guru PAI menjadi aspek krusial dalam memastikan bahwa pendidikan agama Islam yang diberikan adalah berkualitas dan efektif. Salah satu aspek yang semakin diakui dalam konteks pendidikan adalah kemampuan public speaking atau berbicara di depan umum. Kemampuan ini tidak hanya berkaitan dengan bagaimana guru dapat menyampaikan materi ajaran Islam dengan jelas dan meyakinkan, tetapi juga bagaimana mereka dapat memotivasi siswa, menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif, dan mendukung proses pemahaman yang lebih mendalam. Guru yang mampu berbicara di depan kelas dengan percaya diri dapat mempengaruhi siswa secara positif, merangsang pertanyaan dan diskusi, serta memotivasi mereka untuk belajar lebih aktif. 1 Samrin Samrin. AuPendidikan Agama Islam Dalam Sistem Pendidikan Nasional Di Indonesia,Ay Al-TAAoDIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan 8, no. : 101Ae16. 2 Samrin. 3 Rokim Rokim. AuPengembangan Pendidikan Agama Islam Dalam Upaya Meningkatkan Kualitas Kepribadian Peserta Didik Di SMAN 1 Karangbinangun Lamongan,Ay Akademika 14, no. 4 Rokim. 5 Desi Susanti. AuPengembangan Pendidikan Agama Islam,Ay Edureligia. Jurnal Pendidikan Agama Islam 1, no. : 63Ae75. 6 Susanti. 7 Ayatullah Ayatullah. AuPembelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Di Madrasah Aliyah Palapa Nusantara,Ay 2020. 8 Ayatullah. Halaman 540 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa Menurut 910 dijelaskan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam public speakingnya yakni literasi public speaking skill masih rendah, belum memahami dengan baik manfaat dari public speaking, serta kompetensi public speaking skill rendah. Dalam penelitian lain juga dijelaskan menurut 11, berbicara didepan umum atau public speaking adalah salah satu bentuk komunikasi yang memerlukan keterampilan dan ada beberapa guru yang kurang terampil dalam berbicara, hal ini dapat menyebabkan seseorang tidak mempunyai keberanian atau gugup ketika berbicara didepan umum karena merasa tidak mampu dan takut melakukan kesalahan. Dalam penelitian ini penulis menemukan beberapa permasalahan dalam pengalaman nyata, tidak semua guru PAI memiliki keterampilan public speaking yang memadai. Beberapa mungkin merasa canggung atau kurang percaya diri saat berbicara di depan kelas, sehingga kemampuan mereka dalam menyampaikan materi agama Islam mungkin terbatas. Oleh karena itu, pelatihan public speaking menjadi relevan dalam konteks meningkatkan kompetensi guru PAI. Penelitian ini bertujuan untuk menjelajahi dan menganalisis bagaimana implementasi strategi pelatihan public speaking dapat mempengaruhi kompetensi guru PAI. Kami akan melakukan analisis literatur yang melibatkan penelusuran sumber-sumber yang relevan dan penelitian terdahulu yang berfokus pada pelatihan public speaking untuk guru PAI, serta dampaknya terhadap kualitas pembelajaran PAI. Dengan pemahaman yang lebih dalam tentang hubungan antara pelatihan public speaking dan kompetensi guru PAI, diharapkan penelitian ini akan memberikan panduan dan wawasan yang berguna bagi pihak-pihak terkait dalam pengembangan program pelatihan yang lebih efektif dan relevan untuk guru PAI. Selain itu, peningkatan kompetensi guru PAI melalui pelatihan public speaking berpotensi untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam dan mendukung pemahaman agama yang lebih mendalam di kalangan siswa 12. Konsep Kompetensi Guru PAI Salah satu terobosan dalam dunia pendidikan yang berkontribusi pada peningkatan kualitas guru adalah standar kompetensi, yang bertujuan untuk menjadikan semua pendidik, terutama pendidik agama, tidak hanya profesional tetapi juga berkompeten dalam bidang mereka. Mulyasa menyatakan bahwa 9 Rika Riwayatiningsih et al. AuMeningkatkan Keterampilan Komunikasi Guru Bahasa Inggris Di Kediri Melalui Pelatihan Public Speaking,Ay Kontribusi: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 1, no. : 112Ae18, https://doi. org/10. 53624/kontribusi. 11 Maya Kasmita et al. AuPelatihan Public Speaking Membangun Kepercayaan Diri Dan Berbicara Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Telkom Makassar,Ay Joong-Ki: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2, no. : 44Ae446. 12 Hibatin Wafiroh et al. AuEdukasi Dan Pelatihan Public Speaking,Ay in Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ, vol. 1, 2021. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 541 Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa guru tidak hanya harus mempelajari dan menghayati keterampilan pengajaran. mereka juga harus memahami teori pendidikan dan dapat bisa membuat keputusan situasional berdasarkan nilai, sikap, dan perilaku yang baik. Pendidikan dan keterampilan guru membantu menyiapkan siapa saja yang ingin menjadi guru. Ini berlaku untuk semua profesi, karena persiapan itu mengikut sertakan seseorang dalam memperoleh pengetahuan dan kemampuan untuk menerapkan apa yang dipelajari. Guru merupakan komponen paling menentukan dalam sistem pendidikan secara keseluruhan, yang harus mendapat perhatian utama. Maka figur seorang guru akan menjadi sorotan strategis ketika membahas masalah pendidikan, karena guru selalu terkait dengan komponen manapun dalam sistem pendidikan. Salah satu komponen yang memengaruhi keberhasilan peserta didik di sekolah dan tujuan pembelajaran adalah kompetensi guru. Keterlibatan guru dapat dianggap penting sebagai sarana untuk memilih kandidat guru untuk dipekerjakan dan juga sebagai standar untuk pembinaan dan pengembangan karyawan guru. Karena peningkatan kualitas seseorang pada dasarnya harus menjadi tanggung jawab individu, upaya untuk meningkatkan kualitas guru, guru harus sadar diri untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka untuk meningkatkan kualitas kerja mereka sebagai profesional 13. Seorang guru harus memiliki kompetensi yang disyaratkan oleh UndangUndang No. 14 tahun 2005 pasal 10 ayat 1 tentang guru dan dosen, yang mencakup kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial untuk melakukan tugas mengajarnya 14. Kompetensi pedagogik Kompetensi pedagogik adalah salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru. Kompetensi pedagogik ini sangat penting karena berkaitan dengan pengelolaan pembelajaran. Menurut Mulyasa, kompetensi pedagogik adalah kemampuan untuk mengelola pembelajaran. Kemampuan ini mencakup memahami siswa, merencanakan dan menerapkan pembelajaran dengan memanfaatkan media pembelajaran, mengevaluasi hasil belajar, dan mengembangkan potensi peserta didik untuk memanfaatkan dan meningkatkan berbagai kemampuan yang mereka miliki saat ini. Peran public speaking dalam kompetensi ini yaitu berkaitan dengan kemampuan yang dimiliki oleh guru dalam pembelajaran. Keterampilan pedagogic ini sangat penting dimiliki oleh guru dalam menjelaskan konsep, dan memberikan instruksi yang tepat sehingga dapat dipahami oleh peserta Dengan public speaking yang baik, seorang guru dapat memfasilitasi 13 Siti Khusnul Khotimah. AuPENINGKATAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK MINHAJUTH THULAB AL AMIN KABUPATEN MESUJI TAHUN PELAJARAN 2022/2023,Ay UNISAN JURNAL 2, no. : 629Ae40. 14 Cahaya Mani and Charles Rangkuti. AuImplementasi Kompetensi Guru Pai Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Di SMP Muhammadiyah 62 Tanjung Gusta Deli Serdang,Ay Innovative: Journal Of Social Science Research 3, no. : 8216Ae28. Halaman 542 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa interaksi yang baik dengan siswa, sehingga proses belajar mengajar berjalan dengan efektif. Guru harus membangun komunikasi secara efektif dengan peserta didik karena guru perlu melaksanakan tanggung jawabnya untuk mempersiapkan strategi supaya peserta didiknya belajar. Kompetensi professional Kemampuan guru untuk melakukan pengembangan profesionalisme dan menguasai bahan atau materi ajar, gagasan, struktur, dan paradigma ilmu pengetahuan yang mendukung mata pelajaran yang diajarkan dikenal sebagai kompetensi profesionaisme pendidik atau guru. Peran public speaking dalam kompetensi ini adalah guru dituntut untuk menguasai materi yang akan diajarkan dan penyampaiannya diterima baik oleh siswa. Tugas guru merupakan mengajarkan dengan tepat isi materi pelajaran kepada peserta didik melalui komunikasi yang efektif dan gampang dipahami oleh peserta didik. Guru yang memiliki kemampuan public speaking yang baik dapat menyampaikan informasi dengan jelas, memotivasi siswa, serta mengatur komunikasi kelas secara efektif. Selain itu, kemampuan berbicara di depan umum memungkinkan guru untuk menyampaikan informasi dengan antusiasme, yang dapat memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam belajar. Dengan komunikasi yang baik, guru juga dapat mengelola dinamika kelas, mendorong interaksi positif, dan menciptakan suasana diskusi yang konstruktif. Oleh karena itu, penguasaan public speaking tidak hanya meningkatkan kualitas penyampaian materi, tetapi juga memperkuat hubungan antara guru dan siswa, serta mendukung keberhasilan proses pembelajaran secara keseluruhan. Kompetensi kepribadian Kemampuan individu yang mencerminkan kepribadian yang kuat, stabil, dewasa, arif, dan berkuasa, menjadi teladan bagi siswa dan berakhlak mulia dikenal sebagai kompetensi kepribadian. Peran dalam public speaking ini berkaitan dengan kepribadian guru, karena sifat dan karakter individu yang dimiliki oleh guru dapat mempengaruhi cara berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta didik. Seorang guru yang memiliki kepribadian ramah, percaya diri, dan empatik cenderung lebih mampu menarik perhatian peserta didik dan menciptakan suasana kelas yang nyaman. Sikap positif dan keterbukaan yang diberikan oleh guru membuat peserta didik menjadi merasa lebih dihargai, dan mendorong mereka untuk aktif berpartisipasi dalam pembelajaran. Selain itu, kepribadian yang baik membantu guru mengelola stres dan tekanan saat berbicara di depan umum, sehingga mereka dapat menyampaikan materi dengan tenang dan jelas. Ketika guru 15 Dwiana Paramita et al. AuKompetensi Pedagogik Melalui Kemampuan Berkomunikasi Secara Efektif. Empatik Dan Santun Dengan Peserta Didik,Ay Seminar Nasional Multi Disiplin 3 (SNIPMD. 3, no. : 209. 16 Grace Swestin and Kartika Bayu Primasanti. AuPublic Speaking Dalam Konteks Pengajaran,Ay Scriptura 4, no. : 60Ae68, https://doi. org/10. 9744/scriptura. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 543 Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa menunjukkan kepribadian yang otentik dan komunikatif, siswa akan lebih mudah terhubung secara emosional, yang pada gilirannya dapat meningkatkan minat dan motivasi mereka dalam proses belajar. Kompetensi sosial Buchari Almayang menatakan bahwa kemampuan guru untuk berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sekolah dan di luar lingkungan sekolah disebut kompetensi sosial guru. Kompetensi sosial guru sangat berperan dalam public speaking, karena kemampuan ini memungkinkan guru untuk berinteraksi dengan siswa secara efektif dan membangun hubungan yang positif. Seorang guru yang memiliki keterampilan sosial yang baik mampu membaca situasi dan memahami dinamika kelas, sehingga dapat menyesuaikan cara penyampaian materi agar sesuai dengan kebutuhan dan karakter siswa. Keterampilan ini juga mencakup kemampuan untuk mendengarkan dengan baik, memberikan umpan balik yang konstruktif, dan menjalin komunikasi dua arah yang Dengan menjalin hubungan yang baik, guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan nyaman, di mana siswa merasa aman untuk bertanya dan berpendapat. Selain itu, kompetensi sosial membantu guru dalam mengatasi konflik dan menjaga suasana kelas tetap Selan itu, public speaking juga mendukung interaksi sosial antara guru dan siswa, orang tua, atau komunitas pendidikan lainnya. Dengan kompetensi diatas memungkinkan guru untuk meningkatkan kinerja mereka dalam meningkatkan mutu peserta didik. Guru memiliki tanggung jawab untuk membimbing dan mengarahkan potensi siswa mereka. Jika guru memiliki semua kemampuan tersebut, siswa akan memiliki hasil belajar yang baik. Karena kompetensi yang tinggi akan menghasilkan output yang baik, kompetensi adalah kunci untuk keberhasilan guru dalam pekerjaan Output di sini dapat berupa hasil belajar dan prestasi siswa. Guru yang berkompeten adalah mereka yang menjadikan bidang pekerjaannya sebagai bidang keahlian, artinya mereka memahami apa, mengapa, dan bagaimana tugas tersebut harus dilakukan. Sertifikasi guru adalah metode untuk meningkatkan kompetensi guru. Namun, untuk memperoleh sertifikat guru memerlukan kerja keras dari guru tersebut. Jadi, guru yang sungguh-sungguh memiliki kompetensi dan profesionalisme dapat memperoleh sertifikat pendidik. Guru yang memiliki sertifikasi guru profesional guru yang telah teruji dalam kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial mampu meningkatkan kualitas lulusannya. Sertifikat guru berlaku bagi guru yang menjalankan tanggung jawab mereka sesuai dengan peraturan perundangundangan. Departemen Pendidikan Nasional mengeluarkan nomor registrasi 17 Kasmita et al. AuPelatihan Public Speaking Membangun Kepercayaan Diri Dan Berbicara Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Telkom Makassar. Ay 18 Nara Setya Wiratama. AuKemampuan Public Speaking Dalam Pembelajaran Sejarah,Ay ISTORIA : Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sejarah 17, no. , https://doi. org/10. 21831/istoria. Halaman 544 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa guru untuk menandai sertifikat pendidik. Sertifikasi diperoleh melalui pendidikan profesional dan ujian keterampilan. Dengan menguji guru dengan kemampuan mereka, mereka telah dianggap dan diakui sebagai profesional guru, yang memungkinkan peningkatan kualitas siswa 19. Pentingnya Public Speaking Dalam Konteks PAI Public speaking, menurut Dew, adalah cara berbicara di depan khalayak umum yang sangat menuntut kelancaran berbicara, kontrol emosi, pemilihan kata, dan nada bicara. Selain itu, public speaking juga menuntut kemampuan untuk mengendalikan lingkungan di mana Anda berbicara, serta penguasaan materi yang akan dibicarakan. Pembelajaran berbicara di depan umum dikenal sebagai public speaking, dengan tujuan menyampaikan pikiran dan perasaan kita dengan cara yang sesuai dengan keinginan kita. Kemampuan berbicara di depan umum sangat penting. Secara etimologis, public speaking terdiri dari "public", yang berarti kepada siapa kita akan berbicara, dan "speaking", yang berarti cara kita menyampaikan. Meskipun setiap orang memiliki kemampuan berbicara, hanya sedikit yang dapat mengolah kata-kata menjadi bahasa yang indah dan menarik perhatian orang lain. Oleh karena itu, public speaking secara sederhana berarti berbicara di depan khalayak dengan menggunakan bahasa 20. Public speaking, atau kemampuan berbicara di depan umum, memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan Islam. Sebagai salah satu alat komunikasi utama, public speaking memungkinkan penyampaian nilai-nilai Islam secara efektif kepada berbagai kalangan, baik pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum. Dalam konteks pendidikan Islam, public speaking digunakan untuk menyampaikan ajaran agama, membentuk akhlak, dan memotivasi audiens untuk menerapkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai media dakwah, public speaking sangat efektif untuk menyampaikan pesan-pesan keislaman. Melalui ceramah, khutbah, atau seminar, seorang pendidik atau dai dapat menjelaskan ajaran Islam secara sistematis dan menarik. Dengan gaya bicara yang relevan dan penuh hikmah, pesan yang disampaikan tidak hanya menjadi mudah dipahami, tetapi juga mampu menggerakkan hati dan pikiran audiens. Public speaking juga membantu membangun pemahaman agama yang mendalam, seperti penjelasan tafsir Al-Qur'an, hadits, atau hukum-hukum Islam, sehingga mampu Ari Gunawan. Ahmad Ali Riyadi, and Abdul Halim Musthofa. AuKompetensi Guru Mata Pelajaran Agama Islam Dalam Meningkatkan Mutu Lulusan Peserta Didik Di MTSN 1 Kota Kediri,Ay Jurnal Ilmu Multidisplin 1, no. : 788Ae98. 20 Lasmery Rosentauly Maissalinya Girsang. AuAoPublic SpeakingAoSebagai Bagian Dari Komunikasi Efektif (Kegiatan Pkm Di Sma Kristoforus 2. Jakarta Bara. ,Ay Jurnal Pengabdian Dan Kewirausahaan 2, no. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 545 Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa memberikan wawasan yang lebih luas. Di sisi lain, public speaking dalam pendidikan Islam juga bermanfaat untuk membentuk generasi yang percaya diri dan aktif. Ketika siswa atau mahasiswa dilatih untuk berbicara di depan umum, mereka tidak hanya belajar menyampaikan gagasan Islami, tetapi juga membangun kemampuan berpikir kritis dan berdialog dengan berbagai pihak. Dengan demikian, public speaking menjadi sarana untuk membangun karakter dan kepemimpinan Islami yang Agar efektif, public speaking dalam pendidikan Islam memerlukan penguasaan beberapa keterampilan. Seorang pembicara harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang materi agama, kemampuan beradaptasi dengan audiens, dan keterampilan retorika yang baik. Penyampaian pesan yang logis, sistematis, dan persuasif menjadi kunci keberhasilan dalam menarik perhatian dan menyentuh hati audiens. Selain itu, kepercayaan diri dan pengendalian emosi juga sangat penting, terutama ketika menghadapi kritik atau pertanyaan sulit. Peran guru sangat penting dalam pendidikan, jadi guru harus dapat menyampaikan informasi dengan baik. Sebagian besar pekerjaan formal dan informal membutuhkan kemampuan berbicara di depan umum. Saat mengajar di kelas, siswa harus dapat memahami materi dengan baik. Kesalahpahaman dapat terjadi jika Anda tidak menguasai cara menyampaikan pesan. Selain itu, ada momen penting di mana guru harus menyampaikan pesan kepada orang tua secara bersama. Akibatnya, komunikasi yang efektif sangat penting ketika datang ke perubahan dalam sistem sekolah, program baru, atau hal-hal lainnya. Sangat mungkin bahwa seorang pendidik akan mengalami kesulitan menyampaikan materi kepada siswanya jika mereka tidak mahir berbicara di depan umum. Akibatnya, orang tua siswa mungkin tidak akan menerimanya 22. Keterampilan berbicara terdiri dari penampilan berbahasa, penguasaan materi, penggunaan bahasa lisan, dan teknik. Banyak bentuk komunikasi, termasuk vokal, verbal, dan visual, dapat digunakan saat berbicara di depan Bagaimana seseorang pendidik bisa menggunakan bahasa tubuh, gesture, dan mimik secara visual Apabila guru memiliki penampilan, gesture dan gerak tubuh yang menyakinkan, anak didik akan percaya kepadanya. Selain itu, memiliki fitur yang lengkap yaitu LCD, speaker, dan presenter jauh. Public speaking adalah seni berkomunikasi yang efektif yang dapat dipelajari dan dilatih oleh setiap orang. Hanya diperlukan kerja keras dan teknik yang tepat untuk mencapainya. Public speaking tidak hanya digunakan untuk berpidato dan dalam industri marketing untuk memperkenalkan barang atau jasa, tetapi 21 H F Koto and M I Mazid. AuKemampuan Guru Dalam Meningkatkan Public Speaking Siswa Melalui Ekstrakurikuler Khutbah Di MA Swasta Al-Ittihadiyah Mamiyai Bromo Kota Medan,Ay Jurnal Ilmiah Research A 1, no. : 493Ae500. 22 Awang Surya and Hilman Sholih. AuPembinaan Kemampuan Berbicara Di Depan Umum Bagi Guru SD Muhammadiyah Jonggol,Ay Wikrama Parahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat 7, no. : 243Ae48. Halaman 546 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa juga sangat bermanfaat di bidang pendidikan untuk menyampaikan materi pelajaran kepada siswa 23. Keterampilan berbicara di depan umum dapat membantu dan mengatasi masalah seseorang atau kelompok yang tidak berani berbicara di depan umum atau membuat mereka lebih percaya diri untuk tampil memukau di depan umum. Dengan berbicara di depan umum. Anda dapat meningkatkan kemampuan diri Anda, memperkuat perbendaharaan kata Anda dan lancar berbicara, menjadi lebih baik dalam kepemimpinan, dan belajar bagaimana mempengaruhi orang lain 24. Pentingnya public speaking dalam konteks pendidikan Agama Islam tak dapat diabaikan karena berkaitan erat dengan kemampuan dakwah dan penyampaian nilai-nilai agama kepada masyarakat. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai duta utama dalam menyampaikan ajaran Islam perlu memiliki keterampilan public speaking agar dapat mengkomunikasikan pesanpesan agama dengan jelas, persuasif, dan memotivasi. Public speaking menjadi sarana efektif untuk membangun koneksi emosional dengan siswa, menginspirasi mereka untuk memahami dan menerima ajaran agama Islam dengan lebih baik. Dalam konteks pelatihan public speaking untuk guru PAI, kemampuan berbicara di depan umum tidak hanya berpengaruh pada pengajaran di kelas, tetapi juga pada kemampuan guru untuk berinteraksi dengan orang tua, komunitas, dan masyarakat luas. Dengan demikian, public speaking dalam konteks pendidikan Agama Islam tidak hanya meningkatkan komunikasi interpersonal di dalam kelas, tetapi juga memperluas dampak positifnya pada pemahaman dan penerimaan ajaran agama Islam dalam masyarakat secara keseluruhan 25. Strategi Pelatihn Public Speaking Yang Efektif Kemampuan seseorang untuk berbicara secara lisan tentang masalah atau topik di depan khalayak disebut public speaking. Tidak sedikit guru dan siswa yang menghadapi kesulitan dalam berkomunikasi dan mempresentasikan halhal terkait akademik dan nonakademik di depan umum. Namun, public speaking adalah proses komunikasi yang berkelanjutan yang melibatkan interaksi terus menerus antara pembicara dan pendengar. Oleh karena itu, kemampuan berbicara yang menarik dan kemampuan untuk mencapai tujuan yang diinginkan sangat penting. Ini dapat dicapai dengan berbagai cara dan materi yang menarik. Metode berbicara di depan umum yang menarik adalah 23 Kasmita et al. AuPelatihan Public Speaking Membangun Kepercayaan Diri Dan Berbicara Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Telkom Makassar. Ay 24 Hamzah Hamzah and Yanissya Oktavia. AuKemampuan Public Speaking Guru Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam,Ay Journal Of Administration and Educational Management (ALIGNMENT) 5, no. : 75Ae86. 25 Natalie H Rogers. AuBerani Berbicara Di Depan Publik: Cara Cepat Berpidato Dengan Efektif Dan Efisien,Ay Terjemahan Lala Herawati Dharm. Bandung: Nuansa, 2004. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 547 Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa penggunaan strategi berikut 26: Improptu style: Secara teoritis, istilah "improptu" berarti "dibuat di tempat". Oleh karena itu, gaya ini ditujukan untuk pembicara yang tidak terlalu berpengalaman dengan skenario yang tidak terlalu diatur. Manuscript style. menurut Lumen Learning adalah gaya berpidato dengan naskah yang sudah disiapkan dengan baik. Memorized style: metode ini membutuhkan pembicara untuk menguasai semua susunan bahasa, ide, dan gagasan yang ada dalam skrip sebelum dibacakan kepada audiens secara verbatim atau kata demi kata agar mudah Extempore style. metode yang biasa digunakan untuk presentasi. Metode ini mendorong pembicara untuk membuat skrip pidato yang hanya terdiri dari garis besar dan pokok-pokok penunjang. Dengan menggunakan garis besar dan aspek-aspek tersebut, pembicara dapat mengatur ide-ide yang akan mereka sampaikan ke audiens dalam pikiran mereka. Adapun cara lain dalam strategi pelatihan publik speaking yang efektif untuk guru, khususnyaa guru Pendidikan Agama Islam (PAI) harus disesuaikan dengan konteks pengajaran agama dan demografi peserta. Pertama, pendekatan simulasi presentasi dapat menjadi strategi yang efektif karena memberikan guru PAI kesempatan untuk berlatih berbicara di depan siswa atau teman sejawat Ini dapat membantu mereka mengatasi ketakutan mereka dan meningkatkan keterampilan berbicara mereka. Kedua, menggunakan teknik relaksasi sangat penting untuk mengurangi stres dan merasa lebih nyaman saat berbicara dihadapan banyak orang. Untuk membantu guru menangani demam panggung, latihan pernapasan, visualisasi positif, dan teknik rileksasi lainnya dapat dimasukkan dalam pelatihan ini. Selain itu, memberikan kesempatan bagi guru untuk menganalisis feedback konstruktif dari instruktur atau sesama peserta pelatihan juga dapat membantu mereka menemukan area perbaikan dan memperkuat kemampuan berbicara mereka. Dengan menggabungkan strategi pelatihan public speaking ini, guru PAI tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga memperoleh kepercayaan diri dan kesiapan untuk menyampaikan materi agama Islam dengan lebih efektif 27. Untuk meningkatkan profesionalitas guru, latihan dan pengembangan kemampuan komunikasi guru sangat penting. Kesadaran ini mendorong guru untuk mencari format dan metode untuk meningkatkan kemampuan komunikasi mereka. Ini adalah beberapa persiapan untuk menguasai ilmu 26 Tita Melia Milyane. Lusy Mukhlisiana, and Aditya Ali. AuPelatihan Public Speaking Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Guru Dan Siswa/I SMK Telkom Bandung,Ay Jurnal Altifani Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat 3, no. : 416Ae22. 27 Ika Supriyati. AuPenerapan Metode Diskusi Dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Pada Siswa Kelas Vi Mtsn 4 Palu,Ay Jurnal Bahasa Dan Sastra 5, no. : 104Ae16. Halaman 548 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa pembicaraan umum dan menjadi pembicara yang baik 28: Opening : pembukaan adalah penting untuk mendapatkan perhatian penonton dan membuat diri Anda disukai sejak awal. Icebreaker : upaya untuk membuka diri dan belajar berbicara di depan umum. Ice breaker mengurangi jarak antara pembicara dan audiens. Organize : upaya untuk menyusun jadwal dan tujuan Get to the Point : . emberi tahu, meyakinkan, menghibur, menginspiras. How to Say It : upaya melakukan pilihan kata yang tepat untuk menyampaikan pesan secara efektif Your Body Speaks : upaya menggunakan bahasa tubuh . osisi, gerakan tubuh, gerakan, ekspresi wajah, kontak mat. Ketika pembelajaran dimulai, pastikan untuk memulai dengan karisma atau berjalan menuju tempat yang tepat untuk menjelaskan materi. Namun, jika Anda ingin berhenti menjelaskan topik atau jika Anda ingin berhenti sejenak dan tersenyum sampai peserta didik atau penonton berkonsentrasi pada pemateri. Vocal Variety : upaya untuk memaksimalkan ragam vokal, termasuk volume, pitch, rate/pace, dan pauses. Berlatih vokal dengan benar dan selaraskan dengan gerak, mimik, dan posisi. Get Comfortable with Visual Aids : mengorganisir presentasi dengan dukungan visual, seperti power point, poster, film, suara, dan analogi. Metode analogi membantu menjelaskan teori atau materi dengan menggunakan hal atau konsep yang sudah diketahui sebelumnya. Persuade with Power : menggunakan logika untuk mempengaruhi orang lain Inspire Your Audience : menggerakkan audiens untuk meningkatkan diri secara pribadi, emosional, profesional, dan rohani, antara lain. Hubugan Antara Public Speaking Dan Keberhasilan Pengajaran Setiap guru harus berkomunikasi dengan siswanya di kelas. Selain itu, guru harus memiliki kemampuan public speaking karena mengajar seni berbeda dengan mengajar secara konvensional. Kemampuan public speaking sangat penting bagi guru karena mereka setiap hari berinteraksi dan berinteraksi dengan siswa dan orang lain di masyarakat. Berbicara tentang kemampuan berbicara di depan umum, etika, etika, dan estetika berkomunikasi adalah kompetensi penting yang harus dimiliki guru. Akibatnya, guru yang memiliki kemampuan berbicara di depan umum diharapkan dapat menjadi panutan bagi warga sekolah, siswa khususnya, dan masyarakat pada umumnya 29. Kemampuan berbicara di depan umum sangat penting bagi siswa sejak usia dini, mulai saat anak-anak mulai masuk sekolah atau pada usia sepuluh tahun. Sejak usia sepuluh hingga sembilan puluh tahun, setiap orang harus berbicara di 28 Maryam Meiriza. AuKemampuan Public Speaking Guru Dalam Pembelajaran PAI Di SMP Islam At-Taqwa PamulangAy (Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 29 Geofakta Razali et al. AuPelatihan Public Speaking Dalam Meningkatkan Komunikasi Sosial,Ay Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat 4, no. : 4759Ae67. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 549 Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa depan orang banyak, dan kemampuan berbicara di depan umum sangat penting bagi semua orang, termasuk para pendidik yang mengajar di kelas. Kemampuan berbicara akan meningkatkan rasa percaya diri siswa dan memungkinkan mereka untuk aktif berbicara selama proses pembelajaran. Siswa yang memiliki kemampuan public speaking yang baik dapat mencapai prestasi yang dapat dibanggakan dan akan membantu mereka dalam pendidikan mereka di jenjang Publik speaking dan keberhasilan pengajaran saling berkaitan karena keterampilan publik speaking yang baik dapat meningkatkan hasil belajar. Siswa akan lebih mungkin memahami materi pelajaran jika pendidik menyampaikan materi dengan jelas, menarik, dan percaya diri. Kemampuan untuk berbicara dengan jelas, menggunakan bahasa tubuh yang tepat, dan mengelola komunikasi dengan audiens adalah semua aspek publik speaking. Seorang pendidik yang dapat menguasai keterampilan ini dapat membangun hubungan yang kuat dengan siswa mereka, memberikan penjelasan yang lebih baik untuk ide-ide, dan membuat pembelajaran lebih menarik 31. Keberhasilan pengajaran tidak hanya bergantung pada siswa memahami materi, tetapi juga bagaimana pengajar menyampaikan materi dengan cara yang mudah dipahami siswa. Hubungan yang kuat antara public speaking dan keberhasilan pengajaran dapat membentuk lingkungan belajar yang produktif dan mendukung interaksi dua arah antara pengajar dan siswa. Pengajar yang mahir dalam public speaking dapat memotivasi siswa, merangsang pertanyaan, dan meningkatkan partisipasi siswa dalam diskusi kelas. Dengan demikian, pengajar yang mahir dalam public speaking dapat membangun fondasi yang kokoh untuk pemahaman siswa tentang konsep. Guru yang mahir dalam berbicara di depan umum cenderung lebih mampu menarik perhatian siswa, mempertahankan minat mereka dalam pelajaran, dan menyampaikan pesan agama dengan cara yang jelas dan persuasif. Berbicara di depan umum juga membantu membangun hubungan yang positif antara guru dan siswa, menciptakan lingkungan kelas yang inklusif dan mendukung. Guru yang mampu mengatasi kesulitan berbicara di depan umum memiliki kemungkinan lebih besar untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang Dengan demikian, public speaking dapat dianggap sebagai komponen penting yang mendukung keberhasilan pendidikan, terutama pendidikan agama Keberhasilan pengajaran dalam pendidikan Islam juga sangat dipengaruhi 30 Charisma Asri Fitrananda. Rini Anisyahrini, and Mochamad Iqbal. AuPelatihan Public Speaking Untuk Menunjang Kemampuan Presentasi Bagi Siswa Sman 1 Margahayu Kabupaten Bandung,Ay Madani: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 4, no. : 66Ae69. 31 Silva Nurlaila Qodar Wati and Ratnasari Dyah Utami. AuMelatih Kemampuan Public Speaking Siswa Sekolah Dasar Melalui Model Quantum Teaching,Ay Jurnal Basicedu 6, no. : 4539Ae48. 32 Zafar Sidik and A Sobandi. AuUpaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Kemampuan Komunikasi Interpersonal Guru,Ay Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran 3, no. : 190Ae98. Halaman 550 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa oleh kemampuan pendidik untuk menyentuh sisi emosional dan spiritual peserta Melalui public speaking yang baik, pendidik dapat menyampaikan pesanpesan moral dan spiritual dengan cara yang menyentuh hati, sehingga siswa tidak hanya memahami konsep agama, tetapi juga termotivasi untuk Hal ini penting dalam pendidikan Islam, yang tidak hanya bertujuan untuk mentransfer pengetahuan, tetapi juga untuk membentuk akhlak mulia dan karakter Islami. Selain itu, public speaking memungkinkan pendidik untuk menjelaskan nilai-nilai agama secara kontekstual, sehingga siswa dapat melihat relevansi ajaran Islam dalam menghadapi tantangan kehidupan modern. Dengan menyampaikan contoh-contoh nyata dan kisah inspiratif, pendidik dapat membantu siswa menghubungkan teori dengan praktik, yang pada akhirnya meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Islam. Dalam hal ini, public speaking tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun hubungan yang lebih kuat antara pendidik dan siswa. Pendekatan yang ramah, komunikatif, dan penuh empati membuat siswa merasa lebih dihargai dan didengar, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Oleh karena itu, penguasaan public speaking oleh pendidik sangat berkontribusi pada keberhasilan proses pengajaran dalam pendidikan Islam, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun spiritual. Dampak Public Speaking Terhadap Pembelajaran PAI Public speaking memiliki dampak dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Guru yang memiliki kemampuan berbicara di depan umum dengan baik dapat menyampaikan materi pelajaran secara lebih efektif, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa. Dalam konteks PAI, yang sering membahas topik-topik seperti akidah, ibadah, dan akhlak, kemampuan menyampaikan materi dengan jelas dan terstruktur sangat membantu siswa untuk memahami dan menginternalisasi nilai-nilai agama. Public speaking juga membantu guru menciptakan suasana pembelajaran yang hidup dan interaktif, sehingga siswa merasa lebih termotivasi untuk mengikuti 34 Kemampuan public speaking guru tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, tetapi juga mendorong partisipasi aktif mereka dalam pembelajaran. Guru yang mampu berkomunikasi dengan cara yang menarik dan persuasif dapat menginspirasi siswa untuk lebih berani bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat. Hal ini memperkuat rasa percaya diri siswa, terutama dalam mengutarakan ide atau pemikiran mereka terkait ajaran agama. Diskusi keagamaan yang dipandu dengan keterampilan berbicara yang baik juga membantu siswa untuk belajar menghargai perbedaan 33 Maya Kasmita et al. AuPelatihan Public Speaking Untuk Membangun Kepercayaan Diri,Ay Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa 2, no. : 811Ae15, https://doi. org/10. 59837/jpmba. 34 Zahra Alfi and Nur Amalia. AuEmpowering Future Teachers: The Role of Student Organizations in Enhancing Public Speaking and Teaching Skills,Ay Paedagogia 27, no. : 113, https://doi. org/10. 20961/paedagogia. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 551 Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa pendapat dan menyampaikan pandangan dengan cara yang santun. Dalam pembelajaran PAI, public speaking juga menjadi alat yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai moral dan karakter. Guru sering menggunakan teknik storytelling untuk menyampaikan kisah-kisah inspiratif yang relevan dengan ajaran Islam, seperti cerita tentang nabi, sahabat, atau tokoh Islam Ketika pesan moral disampaikan dengan intonasi, ekspresi, dan gaya yang menarik, pesan tersebut lebih mudah diterima dan membekas di hati siswa. Akibatnya, siswa tidak hanya memahami nilai-nilai moral, tetapi juga terinspirasi untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pengembangan kemampuan public speaking juga bermanfaat bagi siswa secara langsung. Dalam tugas-tugas seperti ceramah, simulasi khutbah, atau presentasi kelompok, siswa dilatih untuk berbicara di depan umum dengan percaya diri. Hal ini mengembangkan keterampilan berbicara yang merupakan salah satu life skills penting untuk masa depan mereka. Dengan latihan rutin, siswa belajar mengelola rasa takut, grogi, dan minder, terutama ketika harus menyampaikan gagasan di hadapan orang banyak. Kemampuan ini membantu mereka untuk menjadi individu yang percaya diri dan mampu menjadi pemimpin dalam berbagai situasi. Public speaking dalam pembelajaran PAI juga menanamkan nilai dakwah kepada siswa. PAI tidak hanya bertujuan untuk menyampaikan ajaran agama, tetapi juga membentuk siswa menjadi agen penyebar kebaikan di masyarakat. Melalui pelatihan berbicara, siswa belajar bagaimana menyampaikan pesan agama dengan cara yang santun dan penuh hikmah. Mereka dapat mempraktikkan kemampuan ini dalam berbagai kesempatan, seperti memberi ceramah di masjid, berbicara dalam kegiatan keagamaan, atau bahkan berbagi kebaikan dalam percakapan sehari-hari. 36 Secara keseluruhan, public speaking memiliki dampak yang luas dalam pembelajaran PAI, baik dari segi peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan keterampilan siswa, maupun penanaman nilai-nilai karakter dan dakwah. Dengan mengintegrasikan kemampuan berbicara di depan umum dalam proses pembelajaran, guru dapat membantu siswa tidak hanya memahami ajaran agama secara teoritis tetapi juga mempraktikkannya dengan percaya diri dan berdampak positif bagi lingkungan KESIMPULAN Pengembangan keterampilan public speaking merupakan strategi penting 35 Winda Hardyanti. Frida Kusumastuti, and Joko Susilo. AuPenguatan Skill Komunikasi Melalui Pelatihan Public Speaking Pada Guru Sekolah Dasar Di SDN Girimoyo 2 Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang,Ay Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara 3, no. : 3414Ae25. 36 Wifa Karina et al. AuJICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Membangun Kepercayaan Diri Calon Guru Melalui Kemampuan Public Speaking (Studi Deskriptif Terhadap Duta Universitas Negeri Jakarta Tahun 2. Building the Self-Confidence of Prospective Teachers Through PublAy 1, no. : 4035Ae42. Halaman 552 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Strategi Pengembangan Keterampilan Public Speaking Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Fitra Nur Choirunnisa dalam meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Guru yang menguasai public speaking mampu menyampaikan materi pelajaran dengan lebih jelas, menarik, dan relevan, sehingga siswa lebih mudah memahami konsep-konsep agama yang diajarkan. Keterampilan ini juga memungkinkan guru menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif, memotivasi siswa untuk berpartisipasi aktif, dan menyampaikan nilai-nilai moral secara efektif melalui metode-metode seperti storytelling atau diskusi. Strategi pengembangan ini mencakup pelatihan intensif dalam komunikasi verbal dan nonverbal, simulasi mengajar, penggunaan media teknologi, serta evaluasi berkala untuk meningkatkan performa. Dengan menguasai public speaking, guru tidak hanya meningkatkan kualitas penyampaian materi tetapi juga menjadi teladan yang inspiratif bagi siswa. Selain itu, penguasaan keterampilan ini memungkinkan guru berperan lebih efektif sebagai pendidik, motivator, dan agen perubahan dalam membentuk karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Islam. Public speaking menjadi sarana efektif untuk membangun koneksi emosional dengan siswa, menginspirasi mereka untuk memahami dan menerima ajaran agama Islam dengan lebih baik. Dalam konteks pelatihan public speaking untuk guru PAI, kemampuan berbicara di depan umum tidak hanya berpengaruh pada pengajaran di kelas, tetapi juga pada kemampuan guru untuk berinteraksi dengan orang tua, komunitas, dan masyarakat luas. Dengan demikian, public speaking dalam konteks pendidikan Agama Islam tidak hanya meningkatkan komunikasi interpersonal di dalam kelas. Pada akhirnya, strategi pengembangan public speaking berkontribusi pada kompetensi pedagogik, profesional, dan sosial guru PAI. Guru yang kompeten dalam berbicara di depan umum tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga mampu mengarahkan siswa untuk memahami, menginternalisasi, dan mengaplikasikan ajaran agama Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, strategi ini menjadi kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan agama Islam secara menyeluruh. DAFTAR PUSTAKA