https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 Pengaruh Intensitas Menonton dan Pesan Kampanye Lingkungan Terhadap Perubahan Sikap (Studi Eksplanatif Followers @Kolling1. Zera Edenzwo Subandi1. Lady Yessica2 Universitas Bunda Mulia zsubandi@bundamulia. ABSTRAK Indonesia menduduki peringkat kedua sampah plastik setelah Cina. Saat ini, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengurangi konsumsi sampah dengan membuang sampah secara benar. Untuk itu, sosialisasi pun gencar dilaksanakan agar masyarakat memiliki kesadaran untuk beralih mendayagunakan sampah. Salah satuya melalui instagram yang efektif dalam memersuasi dan menyosialisasikan penanganan sampah. Adalah akun @kolling1622 turut mengambil bagian untuk peka terhadap kondisi sampah. Dalam eksposur yang diberikan terlihat kegiatan kampanye ditujukan untuk memberikan literasi kepada masyarakat agar dapat mengubah perilaku menjadi sesuai dengan tujuan diadakannya kampanye tersebut. Apapun ragam dan tujuannya, upaya perubahan yang dilakukan kampanye mengharapkan respon dari aspek afektif, aspek kognitif, dan aspek konatif. Mengusung Teori Teori Konsistensi AfektifKognitif, ditemukan hasil penelitian sebagai berikut: terdapat hubungan yang positif dan kuat antara intensitas menonton dengan perubahan sikap. terdapat hubungan yang positif dan kuat antara pesan kampanye lingkungan dengan minat beli. terdapat hubungan yang positif dan kuat secara simultan antara intensitas menonton dan pesan kampanye dengan perubahan sikap. Kata kunci : kampanye lingkungan, menonton, sikap ABSTRACT Indonesia is in the second rank in producing plastic waste after China. Nowadays, one of the efforts made is to reduce waste consumption by disposing of waste properly. For this reason, socialization is being carried out intensively so that people have awareness to switch to utilizing waste. One of them is through Instagram which is effective in persuading and socializing waste management. The @kolling1622 account is taking part in being sensitive to waste conditions. the exposure given, it can be seen that campaign activities are aimed at providing literacy to the public so that they can change behavior to be in accordance with the objectives of the campaign. Whatever the variety and purpose, the change efforts carried out by the campaign expect responses from affective, cognitive, and conative aspects. Carrying out the Theory of Affective-Cognitive Consistency Theory, the following research results were found: there is a positive and strong relationship between the intensity of viewing and changes in attitude. there is a positive and strong relationship between environmental campaign messages and purchase intention. there is a positive and strong relationship simultaneously between the intensity of viewing and campaign messages with changes in attitude. Keywords : environment campaign, watching, attitude JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 PENDAHULUAN Dalam aktivitas kehidupan kegiatan sehari-hari, manusia tidak lepas dalam menggunakan plastik, penggunaan plastik mengakibatkan banyaknya sampah yang dihasilkan (Qonaah, 2. Sampah adalah buangan yang dihasilkan dari salah satu produksi rumah tangga. Sampah merupakan salah satu masalah paling besar yang terjadi di Indonesia. (Suryarini et al. , 2. Sampah menjadi suatu masalah baru dan besar. Sampah merupakan benda yang tidak bernilai ataupun tidak berharga pada disekitar Indonesia masih banyak ditemukan sampah di mana-mana khususnya di daerah perkotaan atau kota kota besar (Anggraini & Aryanto, 2. Fenomena tersebut telah mendorong respon para akademik dengan ditunjukkan melalui hasil penelitian pengelolaan sampah plastik di hotel di Jakarta (Hanifah & Finzky, 2. dan polemik tentang diet plastik (Clara et al. , 2. Indonesia menduduki peringkat kedua sampah plastik setelah Cina. Salah satu upaya yang dilakukan mengurangi konsumsi sampah dengan membuang sampah secara Untuk itu, sosialisasi pun masyarakat memiliki kesadaran untuk beralih mendayagunakan bank sampah (Dewi et al. , 2. Upaya lainnya yang lebih taktis tentu menyadarkan masyarakat terkait pembuangan sampah dengan pembuangan sampah sesuai jenis Rasa kepedulian terhadap sampah merupakan kunci pokok agar mengetahui pentingnya akan pembuangan sampah berdasarkan https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA Tidak sedikit pesan kampanye yang menggalakkan tentang informasi pembuangan sampah dengan benar. Pembuangan diperhatikan oleh masyarakat karena pembuangan sampah berdasarkan jenis atau golongan (Suryarini et al. Pesan kampanye ada yang disampaikan secara tatap muka kepada khalayak dan juga kampanye melalui media seperti media sosial. Salah satu media sosial yang sering kepentingan adalah Instagram. Riset lainnya dilakukan oleh Soebiakto . , bahwa media sosial Instagram terus memperbaharui banyak sekali fitur-fitur yang menarik banyak perhatian orang dan juga membuat orang lain semakin Kehadiran fitur-fitur tersebut kemudian dimanfaatkan oleh para pelaku bisnis. Saat ini Instagram bukan hanya sebagai sarana komunikasi dan informasi saja, melainkan sudah mewabah pemasaran (Alfajri et al. , 2. Media Instagram memperbaharui banyak sekali fiturfitur yang menarik perhatian, sehingga dapat digunakan untuk informasi, seperti kampanye. Salah satu kampanye yang kampanye sampah. Banyak kontenkonten yang dibuat oleh komunitaskomunitas untuk menjaga kebersihan Konten viral adalah konten menjaga lingkungan dengan kreator yang membuat konten membersihkan sampah belakangan ini mendapatkan banyak pujian, konten menjaga lingkungan dapat viral karena konten kreator turun langsung JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA lingkungannya tidak terjaga dengan Dengan strategi dari kretaor membuat konten-konten berupa pesan yang menarik sehingga menarik perhatian followers untuk intensitas dalam menonton konten yang ada. Dengan intensitas menonton, dapat dipahami sebagai suatu kekuatan yang mendukung suatu sikap individu dalam menanggapi isi pesan yang disampaikan dari kampanye tersebut. Dalam kampanye menyampaikan Pesan yang ingin dikomunikasikan dalam sebuah strategi tersebut dikemas melalui sebuah kampanye sosial yang menarik, melalui kampenye sosial yang diharapkan yang disampaikan dan perubahan prilaku dari target audiens dapat dilakukan secara langsung. Menurut Venus, kampanye sosial dimaksud untuk sebuah perubahan yang mencangkup aspek, yaitu awareness, attitude, dan action (Anggraini & Aryanto, 2. Adapun yang menjadi sasaran dari kampanye tersebut adalah masyarakat. Masyarakat menjadi sasaran yang penting bagi kegiatan kampanye sosial yang dilakukan. Bahkan, diperlukan hubungan komunikasi partisipatif agar kegiatan kampanye bisa lebih berdampak (Jayanegara et , 2. Dipastikan, kegiatan masyarakat agar dapat mengubah perilaku menjadi sesuai dengan tujuan diadakannya kampanye tersebut. Apapun ragam dan tujuannya, upaya perubahan yang dilakukan kampanye mengharapkan respon dari aspek afektif, aspek kognitif, dan aspek Dari ketiga aspek itulah akan terlihat apakah kampanye tersebut masyarakat yang dituju (Priliantini et , 2. JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 Dari fenomena di atas, peneliti tertarik meneliti tentang Pengaruh Intensitas Menonton Dan Pesan Kampanye Lingkungan Terhadap Perilaku Lingkungan Sehat. Adapun Tujuan dalam penelitian ini adalah: Untuk mengetahui tingkat besaran pengaruh Intensitas Menonton Dan Pesan Kampanye Lingkungan Terhadap Perilaku Lingkungan Sehat. LANDASAN TEORI Pada bagian ini, penulis memaparkan teori dan konsep yang Adapun Teori Konsistensi Afektif-Kognitif mendasari penelitian ini dengan asumsi dimana komponen afeksi berhubungan dengankomponen Hubungan tersebut memiliki sebuah situasi dimana keadaan tersebut bersifat konsisten. Orang Konsekuensinya bila terjadi perubahan dalam komponen afeksi, maka itu akan komponen kognisi. Jadi berdasarkan teori ini dapat dikatakan bahwa pengetahuan ataupun keyakinan seseorang tentang suatu fakta tertentu sebagian ditentukan oleh pilihan afeksinya, begitu pula sebaliknya (Anggraini & Aryanto, 2. Memandang bahwa komponen kognitif sikap tidak saja sebagai apa yang diketahui mengenai objek sikap, akan tetapi mencakup pula apa yang dipercayai mengenai hubungan antara objek sikap itu dengan nilai- nilai penting lainnya dalam diri individu. Rosenberg indikator untuk mengukur perubahan sikap yaitu: Komponen Kognitif, pengetahuan seseorang. Komponen Afektif, yaitu emosi dan perasaan seseorang tentang suatu P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 Intensitas Menonton Intensitas momentum yang dipengaruhi oleh waktu, selain itu intensitas juga dapat dilihat berdasarkan frekuensi dan Frekuensi keseringan atau jumlah pemakaian dalam kurun waktu tertentu dan durasi didefinisikan sebagai seberapa lama individu dalam mekakukan aktifitas (Menurut Tubbs & Moss dalam Kurnia Rahmadani Intensitas menonton diartikan bukan hanya melihat sebuah tayangan namun juga secara intens memperhatikannya. Menurut Sari menentukan intensitas seseorang dalam mengakses media dapat ditentukan dengan: 1. Penggunaan media, 2. Frekuensi penggunaan Durasi berinteraksi dengan media (Wibawa & Tandiyo, 2. Ini merupakan dimensi dalam variabel Intensitas menonton Instagram. Pesan Kampanye Kampanye merupakan upaya yang ditujukan untuk menciptakan perubahan dan dampak tertentu dalam dilakukan dalam kurun waktu Berdasarkan pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa kampanye merupakan upaya perubahan dilakukan individu atau mengubah suatu keadaan atau perilaku (Isnaeni Sugianto et al. Rogers dan Storey (Priliantini kampanye serangkaian tindakan komunikasi yang terencana dengan tujuan menciptakan efek tertentu pada sejumlah besar khalayak dilakukan secara berkelanjutan pada kurun waktu tertentu. Merujuk pada definisi tersebut, setiap https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA setidaknya harus mengandung empat hal, yakni . Tindakan kampanye yang ditujukan untuk menciptakan efekatau dampak tertentu, . Jumlah khalayak sasaran yang besar, . Biasanya dipusatkan dalam kurun waktu tertentu, dan . Melalui serangkaian tindakan komunikasi yang terorganisasi (Priliantini et al. Ini yang merupakan dimensi dalam variabel Pesan Kampanye. Perubahan Sikap Sikap terdiri dari tiga komponen yang saling menunjang (Azwar, 2. Komponen Kognitif, berkaitan dengan kepercayaan, pikiran, atau pengetahuan yang didasari informasi, yang berhubungan dengan objek. Seringkali hal yang dipercayai seseorang itu merupakan stereotip atau sesuatu yang telah terpolakan Kepercayaan datang dari suatu hal yang sudah dilihat dan diketahui. Berdasarkan yang telah diketahui tersebut kemudian terbentuk ide atau gagasan terhadap karakteristik umumsuatu objek. Komponen Afektif, berkaitan dengan aspek emosional terhadap Objek tersebut dirasakan sebagai hal menyenangkan atau tidak menyenangkan dan disukai atau tidak Pada umumnya, reaksi dipengaruhi oleh kepercayaan atau yang dipercaya sebagai benar dan berlaku bagi objek dimaksud. Komponen Konatif Komponen ini berkaitan dengan kecenderungan manusia untuk berperilaku. Hal ini mencakup semua kesiapan perilaku yang berhubungan dengan sikap. Jika seseorang bersikap positif terhadap suatu objek tertentu, maka ia akan ataupun mendukung terhadap objek (Azwar, 2. JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA Hipotesis Penelitian H-1: Terdapat Pengaruh yang signifikan antara Intensitas Menonton Terhadap Perilakufollowers H-2: Terdapat pengaruh yang signifikan Pesan Kampanye Terhadap Perilaku Followers H-3: Terdapat signifikan antara Intensitas Menonton dan Pesan Kampanye Terhadap Perilaku Followers METODOLOGI Penelitian kuantitatif yang memiliki prinsip objektif dikarenakan hasil akhir bergantung pada prosedur riset, bukan orang (Kriyantono, 2. Pendekatan permasalahan sosial yang terdiri dari beberapa variabel yang nantinya teori-teori pendukung, kemudian akan diukur dengan angka dan dianalisis secara statistik untuk membuktikan apakah dugaan hubungan antar variabel dalam realitas tersebut benar adanya atau tidak (Sugiyono, 2. Kemudian, metode penelitian yang digunakan yakni survei untuk mengumpulkan data-data daripopulasi yang telah ditentukan. Survei merupakan sebuah penelitian yang dilakukan populasi yang berukuran besar maupun kecil, yang kemudian akan diambil sebuah data yang disebut data sampel dari populasi untuk Sehingga dapat dikatakan bahwa penelitian dengan metode melakukan pengambilan sampel yang kemudian di generalisasi. Lebih lanjut, penelitian ini bersifat eksplanatif bermanfaat untuk sampel terhadap populasinya, ataupun menjelaskan hubungan, perbedaan. JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 dan pengaruh antara satu variabel dengan variabel lainnya. Maka dari itu, penelitian kuantitatif yang bersifat eksplanatif menggunakan sampel dan hipotesis, untuk menguji bahwa hipotesis tersebut menggunakan statistik inferensial (Bungin, 2. Penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian eksplanatif dan Pengumpulan data secara primer dengan menggunakan kuesioner dan secara sekunder dengan studi Pustaka. Populasi dalam penelitian ini adalah followers @kolling1622 yang berjumlah 150 followers per 28 Januari 2023. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel uji coba sebanyak 30 orang responden dan sisanya yang menjadi sampel Penarikan sampel dengan cara sensus. Teknik Analisis data untuk kuantitatif menggunakan uji validitas dan reliabilitas, pengujian asumsi klasik dengan uji korelasi linear dan uji korelasi berganda, regresi berganda dan hipotesis dengan menggunakan pengujian T dan pengujian F. HASIL DAN PEMBAHASAN Dari 100 orang sampel penelitian diuji, telah diuji dengan menggunakan SPSS versi 25. Adapun hasil pengujian didapatkan sebagai berikut: Uji Korelasi Uji Korelasi merupakan salah satu ukuran korelasi yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan linier dari dua variabel. Uji korelasi dapat digunakan untuk data berpasangan maupun tidak, asalkan memenuhi asumsi normalitas. Hasil uji korelasi variabel Intensitas Menonton dan variabel Perubahan Sikap, dengan nilai Sig 0,000 < 0,05. Terdapat P-ISSN : 2654-4946 E-ISSN : 2654-7538 Hubungan positif antara variabel Intensitas menonton yang berpengaruh peningkatan pada variabel Perubahan Hasil koefisien korelasi Pearson Correlation senilai 0,629, yang artinya berkorelasi positif dan kuat, karena berada dalam range 0,6000,799. Hasil uji korelasi variabel Pesan Kampanye dan variabel Perubahan Sikap, nilai Sig 0,000 < 0,05. Terdapat Hubungan positif antara variabel Pesan Kampanye yang berpengaruh peningkatan pada variabel Perubahan sikap. Hasil koefisien korelasi Pearson Correlation 0,6290,607, berkorelasi positif dan kuat, karena berada dalam range 0,6000,799. Hasil uji korelasi antara variabel Intensitas Menonton dan variabel Pesan Kampanye dengan nilai Sig 0,000 < 0,05. Terdapat Hubungan positif antara variabel intensitas menonton dan pesan kampanye yang berpengaruh peningkatan pada variabel perubahan sikap. Hasil koefisien korelasi Pearson Correlation senilai 0,689 yang artinya berkorelasi kuat dan positif karena berada dalam range 0,600-0,799. Uji Regresi Berganda Uji regresi berganda dilakukan untuk mengetahui arah dan seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel (Ghozali, 2. Adapun rumus untuk Persamaan Regresi Berganda adalah sebagai berikut: https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA maka Perubahan Sikap juga ikut naik 0,639 Variabel Pesan kampanye dianggap konstan, maka nilai Pesan Kampanye sebesar 1,232 satuan. Apabila nilai Intensitas Menonton naik satu satuan dan nilai Intensitas Menonton adalah konstan, maka Perubahan Sikap juga ikut naik 0,641 satuan. Uji Hipotesis Hasil nilai t hitung pada variabel Intensitas Menonton diperoleh hasil 2,021 dan nilai sig 0,112. Berdasarkan hasil pengujian, menunjukkan nilai t hitung 2,021 > t tabel yang sebesar 1,664. Untuk hasil sig 0,112 > 0,05 yang artinya terdapat pengaruh variabel Intensitas menontonterhadap variabel Perubahan Sikap. Hasil nilai t hitung pada variabel Pesan kampanye diperoleh hasil 2,881 dan nilai sig 0,000. Dari hasil ini menunjukkan jika t hitung 2,881 > t tabel yang sebesar 1,664. Hasil nilai sig 0,000 > 0,05. Yang artinya terdapat pengaruh variabel Pesan Kampanye terhadap variabel Perubahan Sikap. Hasil uji F menjelaskan hasil signifikansi memaparkan nilai f hitung sebesar 5,239 dan nilai sig sebesar 0,000. Maka diketahui bahwa nilai f-hitung 5,239 > f-tabel 3,09. Nilai sig < 0,05, yang artinya variabel Intensitas Menonton dan Pesan kampanye secara simultan mempengaruhi variabel Minat Beli. Penelitian ini terdapat pengaruh yang kuat dan positif antara Intensitas menonton dan pesan kampanye terhadap perubahan Y= a b1X1 b2X2 Y=1,232 0,639X1 0,641X2 Uji Regresi diatas, menunjukkan jika variabel Intensitas Menonton dianggap konstan, maka nilai Intensitas Menonton sebesar 1,232 satuan. Apabila nilai Intensitas Menonton naik satu satuan dan nilai Intensitas Menonton adalah konstan. KESIMPULAN Dari hasil penelitian, dapat ditarik simpulan sebagai berikut: Dari hasil pengujian diatas terdapat hubungan yang positif dan kuat antara intensitas menonton dengan JURNAL IKRATH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023 https://journals. upi-yai. id/index. php/IKRAITH-EKONOMIKA perubahan sikap sebesar sebesar 0,629. Terdapat hubungan yang positif dan kuat antara pesan kampanye lingkungan dengan minat beli sebesar 0,607. Terdapat hubungan yang positif dan kuat secara simultan antara intensitas menonton dan pesan kampanye dengan perubahan sikap sebesar 0,689. Hasil nilai t hitung pada variabel Intensitas Menonton diperoleh hasil t hitung 2,021 > t tabel yang sebesar 1,664. artinya terdapat pengaruh Intensitas Perubahan Sikap. Hasil nilai t hitung pada variabel Pesan kampanye diperoleh hasil t hitung 2,881 > t tabel yang sebesar 1,664. artinya terdapat pengaruh variabel Pesan Kampanye terhadap variabel Perubahan Sikap. Hasil uji F menjelaskan hasil signifikansi memaparkan nilai f hitung sebesar 5,239 dan nilai sig sebesar 0,000. Maka diketahui bahwa nilai f-hitung 5,239 > f-tabel 3,09. Nilai sig < 0,05, yang artinya variabel Intensitas Menonton dan Pesan kampanye secara simultan mempengaruhi variabel Minat Beli. Penelitian ini terdapat pengaruh yang kuat dan positif antara Intensitas menonton dan pesan kampanye terhadap perubahan DAFTAR PUSTAKA