Jurnal Agrisistem Seri Sosek dan Penyuluhan Volume 21 Nomor 1. Juni 2025 DOI: https://doi. org/10. 52625/j-agr-sosekpenyuluhan. p-ISSN 2089-0036 e-ISSN 2722-1938 PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TIKTOK SEBAGAI SARANA EDUKASI PERTANIAN The Utilization of TikTok Social Media as a Platform for Agricultural Education Komang Tri Asta Pradnya Sulaksana1*, dan Gede Mekse Korri Arisena1,2 Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian. Universitas Udayana. Jl. Sudirman Denpasar. Bali, 80232 Pusat Unggulan IPTEK Perguruan Tinggi (PUI-PT) Kedaulatan Pangan Universitas Udayana. Jl. Sudirman Denpasar. Bali, 80232 ABSTRAK TikTok adalah platform audio visual berformat video pendek interaktif dengan 1,04 miliar pengguna aktif. Selain sebagai hiburan, platform ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan pengguna. Namun, konten pertanian masih kurang diminati dibandingkan kategori konten populer lainnya. Mengingat pentingnya pertanian bagi ketahanan pangan, optimalisasi TikTok sebagai media edukasi diperlukan. Sehingga tujuan penyusunan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan TikTok sebagai sarana edukasi pertanian dalam bentuk konten yang efektif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka . ibrary researc. dengan tiga tahapan utama yaitu merencanakan telaah pustaka, melakukan tinjauan pustaka, dan melaporkan tinjauan pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan TikTok yang merupakan platform media sosial buatan ByteDance, tidak hanya digunakan untuk hiburan tetapi juga sebagai sarana edukasi. Dalam edukasi informal. TikTok menghadirkan berbagai model pembelajaran yang memengaruhi aktivitas belajar, terutama bagi pengguna yang sudah familiar dengan platform ini. TikTok berperan dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan petani melalui konten edukatif seperti tutorial, inovasi, dan promosi. Selain menjadi sumber informasi pertanian. TikTok juga dapat menarik minat generasi muda ke sektor ini dengan konten yang menarik dan Untuk meningkatkan efektivitas edukasi pertanian, penting memperhatikan beberapa hal, seperti durasi shot, tempo narasi, serta kombinasi visual dan gaya bahasa yang mendukung daya ingat dan pemahaman audiens. Kata kunci: Edukasi. Media Sosial. Pertanian. TikTok ABSTRACT TikTok is an interactive short video audiovisual platform with 1. 04 billion active users. Besides serving as entertainment, this platform is also utilized as an effective educational tool to enhance users' knowledge. However, agricultural content is less popular compared to other trending content categories. Given the importance of agriculture for food security, optimizing TikTok as an educational medium is essential. Therefore, this study aims to examine the utilization of TikTok as an agricultural education platform and identify the most effective content formats for agricultural education. This research employs the library research method, consisting of three main stages: planning the literature review, conducting the review, and reporting the findings. The study results indicate that TikTok, a social media platform developed by ByteDance, is not only used for entertainment but also for education. In informal education. TikTok offers various learning models that influence learning activities, especially for users familiar with the platform. TikTok helps improve farmers' knowledge and skills through educational content such as tutorials, innovations, and promotions. Beyond being a source of agricultural information. TikTok can also attract Diterbitkan oleh. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa Jurnal Agrisistem : Sosek dan Penyuluhan. Volume 21 Nomor 1. Juni 2025 Sulaksana et al. younger generations to the sector through engaging and inspiring content. To enhance the effectiveness of agricultural education, it is crucial to consider shot duration, narrative tempo, and the combination of visuals and language style that support audience retention and comprehension. Keywords: Agriculture. Education. Social Media. TikTok @ 2025 Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa Halaman Jurnal : https://ejournal. polbangtan-gowa. id/index. php/J-Agr-Sosekpenyuluhan/article/view/439 Received : 9 Maret 2025 Accepted : 27 Juni 2025 Published Online : 30 Juni 2025 * Email Korespondensi: triastasulaksana037@gmail. PENDAHULUAN Aplikasi TikTok merupakan suatu media berbentuk audio visual yang mampu menyebarluaskan berbagai macam keunikan serta kreativitas para penggunanya (Prakoso, 2. Aplikasi ini didirikan oleh Zhang Yiming yang merupakan seorang lulusan software engineer dari Universitas Nankai. Tiongkok. Pada Maret 2012. Zhang Yiming mendirikan sebuah perusahaan teknologi yang bernama ByteDance. Awalnya perusahaan ini meluncurkan Toutiao, salah satu aplikasi berita yang terbesar di China. Namun dengan perkembangan tren yang mengarah ke aplikasi media sosial yang lebih interaktif, maka pada September 2016 Yiming meluncurkan aplikasi TikTok yang merupakan jawaban dari kebutuhan para pengguna dalam industri konten terutama teks dan gambar yang saat itu sudah mulai berkembang menjadi video (Hayati. Dengan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pengguna tersebut, membuat perkembangan pengguna TikTok di seluruh dunia meningkat dengan pesat. TikTok bukan sekadar platform media sosial biasa. Dengan 1,04 miliar pengguna aktif bulanan, platform ini telah menjadi raksasa yang mendominasi sebagai salah satu jaringan dengan pertumbuhan tercepat sepanjang sejarah (Backlinko, 2. Pesatnya peningkatan pengguna TikTok dikarenakan platform ini mampu memberikan kesan yang unik dan menarik bagi para penggunanya dalam pembuatan konten berupa video pendek yang bagus dan mampu menarik perhatian viewers-nya apabila dibandingkan dengan rivalnya, seperti Youtube dan Instagram. Rata-rata waktu yang dihabiskan pengguna untuk mengonsumsi konten TikTok lebih dari 1,5 jam per harinya (GilPress, 2. Keberhasilan TikTok dalam menarik pengguna, tidak lepas dari beragam bentuk konten yang tersedia di platform ini. Bentuk Ae bentuk konten yang terdapat dalam TikTok antara lain seperti konten bisnis, personal branding, hiburan, dan informasi. Bentuk konten tersebut tentunya akan disesuaikan lagi berdasarkan dengan tujuan, kemampuan, serta hobi dari konten kreator bersangkutan. Dalam pembuatan konten. TikTok menyediakan fitur Ae fitur yang dapat memberikan kesan unik tersendiri, seperti musik, filter, stiker, reaction, dan voice effect. Selain itu, terdapat juga fitur TikTok Shop dan live streaming bagi konten kreator yang lebih advance serta ingin memperoleh uang melalui TikTok (Nurhidayah, 2. Keberagaman konten dan fitur interaktif TikTok mendukung kreativitas kreator serta mempercepat penyebaran informasi, menjadikannya platform yang efektif dan efisien. Saat ini TikTok dianggap sebagai platform dengan dampak penyebaran informasi tercepat dan terluas di Indonesia (Suwarta et al. , 2. Penggunaan TikTok yang tepat guna dan sasaran, didukung dengan berbagai fiturnya mampu mempercepat penyebaran informasi dengan biaya yang lebih murah dibandingkan media konvensional. Begitu besarnya pengguna TikTok yang sekaligus sebagai media sosial dengan engagement rate tertinggi, membuat TikTok menjadi platform yang paling efektif dan efisien dalam penyebaran informasi. Sehingga dampak yang ditimbulkan berupa percepatan penyebaran informasi dengan cakupan yang begitu luas sangat besar. Ditambah lagi saat ini terdapat fenomena Fear of Missing Out (FOMO) atau sederhananya Autakut ketinggalan zamanAy, membuat TikTok menjadi acuan sejauh mana Diterbitkan oleh. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa Jurnal Agrisistem : Sosek dan Penyuluhan. Volume 21 Nomor 1. Juni 2025 Sulaksana et al. tren atau isu telah berkembang. TikTok efektif dalam menyebarkan informasi dan pengetahuan melalui konten video singkat, terutama tutorial, yang meningkatkan pemahaman dan kreativitas pemirsa. Pada era serba digital saat ini, begitu banyak pengetahuan dapat dengan mudah diperoleh di internet, salah satunya TikTok (Mahardhika et al. , 2. Selain sebagai hiburan, nyatanya sangat banyak konten TikTok yang bermanfaat dalam memberikan pengetahuan. Dengan konsep konten TikTok berupa video singkat, konten pengetahuan yang sering digunakan yaitu konten dalam bentuk turorial Ae tutorial. Mengingat terbatasnya durasi pada konten TikTok, tak jarang banyak konten yang sampai dibuat per bagian Ae bagiannya . Meskipun TikTok menyediakan banyak konten edukatif dalam bentuk video singkat seperti tutorial, topik pertanian masih belum termasuk dalam kategori konten yang paling diminati oleh pengguna. Topik pertanian saat ini belum masuk dalam kategori konten TikTok terfavorit yang ditonton pengguna TikTok. Lima kategori konten terfavorit dipegang oleh rekomendasi wisata, produk kecantikan, resep masak, tempat makan/minum, dan tren fashion (Databoks, 2. Padahal konten Ae konten pertanian, khususnya berperan penting dalam menstimulus masyarakat untuk terwujudnya ketahanan pangan rumah tangga (Churiyah et al. , 2. Mengingat begitu pentingnya topik pertanian terhadap masyarakat, maka penggunaan TikTok sebagai media penyebar informasi merupakan pilihan yang tepat karena TikTok telah memberikan pengaruh yang cukup besar dalam dunia perkontenan di Indonesia. Kehadiran TikTok memunculkan suatu fenomena baru dalam kebiasaan masyarakat Indonesia. Sejak masuknya TikTok, ekosistem dunia perkontenan, khususnya konten video mengalami perubahan. Masyarakat internet saat ini memiliki karakteristik yang mudah bosan. Sehingga, konten dengan durasi pendek dianggap jauh lebih bervariatif dan adaptif (Yusuf, 2. Bahkan, durasi konten video yang efektif menarik perhatian audiens yaitu konten video dengan durasi pendek . -30 deti. Setelahnya secara berturut-turut disusul oleh konten video dengan durasi sedang . -60 deti. dan durasi panjang (> 60 deti. (Populix. co, 2. Sedangkan untuk video penjelasan singkat yang bersifat mendidik idealnya memiliki durasi 60-90 detik (Sahni, 2. Tentu hal ini menjadikan suatu tantangan tersendiri bagi para konten kreator pertanian untuk membuat suatu konten video yang mampu meningkatkan pengetahuan audiensnya namun hanya dengan durasi yang singkat. Maka berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, disusunlah penelitian ini yang dimaksudkan untuk mengetahui pemanfaatan TikTok sebagai sarana edukasi pertanian dalam bentuk konten yang efektif. MATERI DAN METODE Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka . ibrary researc. Menurut Sari dan Asmendri . , penelitian kepustakaan merupakan kegiatan riset yang dilakukan dengan mengumpulkan informasi dan data melalui berbagai sumber yang tersedia di perpustakaan, seperti buku referensi, hasil penelitian terdahulu yang relevan, artikel, catatan, serta berbagai jurnal yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang dikaji. Menurut Sari et al. , kajian pustaka merupakan proses mendalami, menelaah, dan mengidentifikasi berbagai pengetahuan yang terdapat dalam literatur, seperti sumber bacaan, buku referensi, atau hasil penelitian lain yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang Adapun terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui peneliti dalam pelaksanaan penelitian ini yaitu sebagai berikut. Merencanakan Telaah Pustaka Langkah awal dalam penelitian ini adalah melakukan perencanaan telaah pustaka yang diawali dengan menentukan topik penelitian yang relevan. Pemilihan topik ini dapat dilakukan dengan menelusuri berbagai jurnal akademik, berdiskusi dengan peneliti atau akademisi, serta mempersempit fokus pada satu permasalahan tertentu yang ingin dikaji lebih dalam. Dalam konteks penelitian ini, topik yang dipilih Diterbitkan oleh. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa Jurnal Agrisistem : Sosek dan Penyuluhan. Volume 21 Nomor 1. Juni 2025 Sulaksana et al. berkaitan dengan bagaimana pemanfaatan TikTok sebagai sarana edukasi pertanian dalam bentuk konten yang efektif. Melakukan Tinjauan Pustaka Pada tahap ini, peneliti mengumpulkan dan menelaah berbagai sumber literatur yang relevan, seperti jurnal, buku, dan penelitian sebelumnya yang membahas penyampaian informasi melalui media Hasil tinjauan pustaka disusun dalam tabel yang berisi sumber-sumber pustaka yang relevan dalam menjawab tujuan penelitian. Melaporkan Tinjauan Pustaka Penyusunan atau pelaporan tinjauan pustaka merupakan tahap akhir dalam proses pembuatan tinjauan pustaka, yang dilakukan dengan mengembangkan hasil analisis dan evaluasi terhadap berbagai sumber literatur. Dalam penulisannya, dapat disusun terlebih dahulu kerangka yang terperinci, seperti mengidentifikasi tema atau pola yang muncul, kemudian mengorganisasikannya ke dalam bagian utama . dan subbagian . yang tersusun secara logis (Mahanum, 2. Pelaporan tinjauan pustaka ini merupakan langkah final dalam proses penyusunan penelitian ini, yang melibatkan pengolahan informasi-informasi yang diperoleh dari berbagai literatur. Sebelum menulis, penting untuk membuat kerangka yang jelas dengan mengidentifikasi tema atau pola yang ditemukan, lalu menyusunnya secara sistematis dan terstruktur. HASIL DAN PEMBAHASAN Setelah melakukan penelusuran serta penelaahan terhadap berbagai literatur serta penelitianpenelitian terdahulu yang relevan terhadap penelitian ini, maka disusunlah Tabel 1 berikut. Tabel 1. Hasil Telaah dan Tinjauan Pustaka No. Peneliti Arsyad Judul Penelitian Pengaruh Durasi Shot dan Tempo Narasi Kemampuan Mengingat Pesan Video Jambu Kristal Sasmita Pengaruh Bentuk Visualisasi dan Format Narasi Video terhadap Peningkatan Pengetahuan tentang Pengolahan Yogurt Rumahan Hasil Penelitian Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa durasi shot berpengaruh signifikan terhadap kemampuan mengingat pesan, sedangkan tempo narasi belum terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan mengingat pesan. Kombinasi yang paling efektif dalam meningkatkan daya ingat adalah penggunaan durasi shot yang cepat dengan tempo narasi yang lambat. Penelitian ini menunjukkan bahwa semua perlakuan video yang diberikan mampu tentang pengolahan yogurt rumahan. Perbedaan antara visualisasi dalam bentuk video dan foto tidak signifikan dalam memengaruhi peningkatan pengetahuan, sama-sama Demikian pula, format narasi formal dan personal tidak menunjukkan perbedaan yang berarti dalam meningkatkan pemahaman Narasi suara lebih berperan sebagai pendukung visual agar pesan lebih efektif tersampaikan. Interaksi antara bentuk visual dan format narasi tidak secara pengetahuan, tetapi keduanya saling melengkapi dalam menyampaikan informasi, sehingga semua kombinasi perlakuan memiliki efektivitas yang sama dalam Diterbitkan oleh. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa Jurnal Agrisistem : Sosek dan Penyuluhan. Volume 21 Nomor 1. Juni 2025 Nirwana et al. Pengaruh Penyajian Visual dan Gaya Bahasa Video Pariwisata di Kabupaten Garut terhadap Peningkatan Pengetahuan Dharmawan et al. Pengaruh Bentuk Visual dan Durasi Video Youtube Kawasan Rumah Pangan Lestari Terhadap Pengetahuan Petani Firamadhina dan Krisnani . Perilaku Generasi Z terhadap Penggunaan Media Sosial TikTok: TikTok Sebagai Media Edukasi dan Aktivisme Pozzo et al. Gailhard et al. The Impact Of TikTok as an Educational Tool on StudentsAo Performance: Multi-Group Comparison International Business Performance: A MultiGroup Comparison of International Business Classes in Peru and Colombia The Online Portrayal of Urban Farmers: ProfessionalsAo Perspectives on Their Influence on Constructing Farming-Career Paths Sulaksana et al. tentang pengolahan yogurt. Hasil dari penelitian ini yaitu penyajian visual dan gaya bahasa melalui video pengetahuan mahasiswa tentang pariwisata di Garut. Seluruh kombinasi penyajian visual dan gaya bahasa memiliki pengaruh, sementara karakteristik individu tidak Hasil dari penelitian ini menunjukkan semua kombinasi bentuk visual dan durasi video Youtube Kawasan Rumah Pangan Lestari Peningkatan pengetahuan paling tinggi diperoleh dari video bentuk visual realistik dengan durasi panjang . ebih dari tiga meni. , diikuti oleh video bentuk visual realistik dengan durasi pendek . urang dari atau sama dengan tiga meni. , selanjutnya video animasi infografis dengan durasi panjang . ebih dari tiga meni. , dan yang terakhir adalah video animasi infografis dengan durasi pendek . urang dari atau sama dengan tiga meni. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok dapat digunakan sebagai bentuk pendidikan informal dan aktivisme digital. Namun penelitian ini menyebutkan bahwa masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk aplikasi pemanfaatan media sosial sebagai sarana edukasi dan aktivisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok secara signifikan memengaruhi kinerja siswa dalam kelompok dengan pengalaman dan familiaritas tinggi dengan platform tersebut. Namun, pengalaman rendah menyebabkan persepsi negatif dan hasil yang tidak signifikan pada kinerja Penelitian ini menunjukkan bahwa urban farmers digambarkan dengan berbagai tema di media sosial, seperti usaha kecil, beragam, berpegang pada nilai moral, inovatif, dan Gambaran ini berpengaruh pada minat seseorang untuk berkarir di bidang Eksposur tentang profesi petani dan mencoba pengalaman lewat media sosial bisa mendorong seseorang untuk memilih karir di bidang ini, baik secara sadar maupun Selain itu, urban farmers yang dianggap punya nilai moral tinggi bisa menjadi motivasi bagi orang lain, baik melalui inspirasi dari hubungan sosial online maupun dorongan pribadi untuk mandiri. Secara keseluruhan, cara urban farmers Diterbitkan oleh. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa Jurnal Agrisistem : Sosek dan Penyuluhan. Volume 21 Nomor 1. Juni 2025 Walukow et al. Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Petani Di Desa Tincep Kecamatan Sonder Kabupaten Minahasa Sulaksana et al. ditampilkan di media sosial dapat membentuk pandangan orang tentang karier di bidang pertanian dan sektor berkelanjutan Penelitian penggunaan media audio visual berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani. Petani memanfaatkan media audio visual untuk memperoleh informasi pertanian melalui berbagai aplikasi seperti Youtube. Facebook. Google. TikTok, dan Instagram. Konten yang digunakan mencakup materi edukasi, tutorial, serta Pemanfaatan TikTok Sebagai Sarana Edukasi Pertanian Gambar 1. Logo TikTok Sumber: PNGIMG. TikTok adalah platform media sosial yang dirilis pada 2016 oleh perusahaan teknologi asal Tiongkok. ByteDance. Platform ini memberikan ruang bagi pengguna untuk berekspresi secara kreatif dan menemukan konten sesuai minat mereka. Selain untuk hiburan. TikTok juga digunakan sebagai alat edukasi, pemasaran, dan advokasi, dengan konten yang bervariasi (Tanvaltin dan Yuliana, 2. TikTok dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi informal dan platform untuk aktivisme digital. Dalam konteks edukasi informal, ditemukan berbagai model pembelajaran dan kebijakan yang dapat memengaruhi aktivitas pembelajaran (Firamadhina dan Krisnani, 2. TikTok berpengaruh signifikan pada kinerja siswa yang sudah familiar dengan platform ini. Tapi, bagi yang kurang berpengalaman, pengaruhnya justru negatif atau tidak signifikan (Pozzo et al. , 2. TikTok adalah platform media sosial yang tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi. Dalam edukasi informal, platform ini menghadirkan berbagai model pembelajaran yang dapat memengaruhi aktivitas belajar. Pengaruh TikTok terhadap pengetahuan audiensnya juga bergantung pada tingkat familiaritas mereka, di mana audiens yang terbiasa dengan platform ini mendapat manfaat berupa peningkatan pengetahuan melalui konten edukasi yang ditonton. Media audio visual berperan dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan petani. Petani mengakses informasi pertanian melalui platform seperti Youtube. Facebook. Google. TikTok, dan Instagram. Konten yang disajikan meliputi edukasi, tutorial, dan promosi (Walukow et al. , 2. Media sosial dapat memengaruhi minat dan persepsi terhadap profesi pertanian melalui tayangan urban farmers yang menarik. Melalui konten edukatif seperti tutorial dan inovasi, media sosial memberikan eksposur luas dan mendorong generasi muda untuk mempertimbangkan pertanian sebagai karir berkelanjutan (Gailhard et al. , 2. TikTok berperan dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan petani melalui konten audio visual seperti tutorial, inovasi, dan promosi. TikTok tidak hanya menjadi sumber informasi pertanian, tetapi juga memengaruhi minat generasi muda terhadap sektor ini dengan menampilkan konten-konten yang Selain itu, eksposur yang luas dan penyampaian yang kreatif di TikTok dapat mendorong pertanian sebagai pilihan karir berkelanjutan, menjadikannya alat edukasi yang efektif dalam memperkenalkan dan mengembangkan dunia pertanian. Pemanfaatan media sosial TikTok sebagai sarana edukasi pertanian berperan penting dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan petani melalui konten audio visual seperti tutorial, inovasi, dan Selain sebagai sumber informasi. TikTok juga memengaruhi minat generasi muda terhadap sektor Diterbitkan oleh. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa Jurnal Agrisistem : Sosek dan Penyuluhan. Volume 21 Nomor 1. Juni 2025 Sulaksana et al. pertanian dengan menampilkan tayangan yang menarik dan inspiratif. Dalam konteks edukasi informal. TikTok menyediakan berbagai model pembelajaran yang dapat memengaruhi aktivitas belajar, terutama bagi pengguna yang sudah familiar dengan platform ini. Dengan eksposur yang luas dan penyampaian yang kreatif. TikTok dapat menjadi alat edukasi yang efektif dalam memperkenalkan dan mengembangkan pertanian sebagai karier berkelanjutan. Bentuk Konten Yang Efektif Sebagai Sarana Edukasi Pertanian Konten TikTok bersifat personal dan disesuaikan dengan minat pengguna. Dengan format video pendek. TikTok memungkinkan konten viral tanpa perlu koneksi antar pengguna. Algoritmanya menyesuaikan rekomendasi berdasarkan interaksi, informasi video, dan pengaturan perangkat. Motivasi pengguna meliputi mencari dan berbagi informasi, hiburan, ekspresi diri, interaksi sosial, serta mengikuti tren viral (Yuliastuti, 2. Konten TikTok yang personal dan berbasis minat menjadikannya efektif untuk edukasi pertanian. Format video pendek memudahkan akses dan penyebaran informasi, sementara algoritma TikTok meningkatkan keterlibatan pengguna. Dengan motivasi seperti pencarian informasi, ekspresi diri, dan tren, konten pertanian dapat dikemas menarik melalui tutorial, inovasi, dan kisah sukses petani, sehingga lebih efektif dalam meningkatkan wawasan dan minat terhadap sektor ini. Agar konten edukasi pertanian di TikTok semakin efektif, penting untuk mempertimbangkan faktorfaktor seperti durasi shot, tempo narasi, serta kombinasi visual dan gaya bahasa yang dapat mempengaruhi daya ingat dan pemahaman audiens. Menurut Arsyad . , durasi shot berpengaruh signifikan terhadap daya ingat, sementara tempo narasi tidak. Kombinasi paling efektif adalah durasi shot cepat dengan tempo narasi lambat. Menurut Sasmita . , bentuk visual dan format narasi sama-sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan. Narasi suara mendukung visual untuk memperjelas pesan, dan meskipun interaksi keduanya tidak berpengaruh langsung, kombinasi tersebut tetap efektif dalam meningkatkan Menurut Nirwana et al. , penyajian visual dan gaya bahasa dalam video edukasi memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan. Seluruh kombinasi penyajian visual dan gaya bahasa tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam peningkatan pengetahuan. Menurut Dharmawan et al. , efektivitas tertinggi dalam meningkatkan pengetahuan terlihat pada video realistik berdurasi panjang, diikuti video realistik berdurasi pendek, animasi infografis berdurasi panjang, dan animasi infografis berdurasi pendek. Konten TikTok yang personal dan berbasis minat menjadikannya sarana yang efektif untuk edukasi pertanian, terutama melalui format video pendek yang mudah diakses dan berpotensi viral. Untuk meningkatkan efektivitasnya, perlu memperhatikan faktor seperti durasi shot, tempo narasi, serta kombinasi visual dan gaya bahasa yang dapat memengaruhi daya ingat dan pemahaman audiens. Bentuk konten TikTok yang efektif sebagai sarana edukasi pertanian adalah konten yang menarik, informatif, dan mudah dipahami. Video harus memiliki durasi yang sesuai agar tidak terlalu panjang, tetapi tetap menyampaikan informasi dengan jelas. Penggunaan visual yang menarik, teks pendukung, serta gaya bahasa yang komunikatif dan interaktif dapat meningkatkan pemahaman audiens. Selain itu, penyajian dalam bentuk tutorial, demonstrasi, atau kisah sukses petani akan lebih mudah diterima dan diingat oleh pengguna. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, konten edukasi pertanian di TikTok dapat dikemas secara optimal untuk menarik minat dan meningkatkan pemahaman audiens terhadap topik pertanian. KESIMPULAN DAN IMPLIKASI TikTok berperan sebagai sarana edukasi pertanian dengan menyajikan konten audio visual seperti tutorial, inovasi, dan promosi. Platform ini tidak hanya meningkatkan wawasan petani, tetapi juga menarik minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Dengan eksposur luas dan penyampaian kreatif. TikTok efektif dalam memperkenalkan serta mendorong pertanian sebagai karir berkelanjutan. Konten TikTok yang efektif sebagai sarana edukasi pertanian harus menarik, informatif, dan mudah dipahami. Video sebaiknya berdurasi singkat namun tetap jelas, didukung visual menarik, teks pendukung, serta gaya bahasa Format seperti tutorial, demonstrasi, dan kisah sukses petani lebih mudah diterima dan diingat oleh audiens. Diterbitkan oleh. Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat. Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa Jurnal Agrisistem : Sosek dan Penyuluhan. Volume 21 Nomor 1. Juni 2025 Sulaksana et al. DAFTAR PUSTAKA