L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan1. Chika Natasya2. Elisabeth Cresentiani Trinitas3. Jessica Angelia Rosyadi4 Universitas Katolik Darma Cendika Email: 1bernardus. aris@ukdc. id, 2chika. natasya@ukdc. cresentiani@student. id, 4jessica. rosyadi@student. ABSTRACT: The background of the community service program is to provide alternatives to the community regarding household waste management. Waste is a common problem that must be solved together. One alternative to managing waste that can be used as an economical product is the use of eco enzyme. Eco enzyme has several benefits, including: . household organic waste will be reduced, . eco enzyme products can be used as a substitute for chemical cleaning products, . healthier because it is natural, and . saving routine family expenses to buy chemical cleaning products. As a result of this community service program, the participants can utilize household waste as raw material for making products with economic value and add creative ideas for future business opportunities. Keyword: Eco Enzyme. Waste. Organic Pendahuluan Setiap aktivitas yang dilakukan oleh manusia hampir selalu menghasilkan sampah, baik sampah organik ataupun sampah non-organik. Sampah dapat dipahami sebagai limbah yang bersifat padat, yang terdiri dari bahan organik dan bahan nonorganik yang dipandang tidak bermanfaat lagi dan harus dikelola agar tidak membayakan lingkungan1. Selain itu, sampah dapat dipahami sebagai sesuatu yang tidak digunakan, tidak disenangi atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari aktivitas manusia dan tidak terjadi dengan sendirinya2. Oleh karena itu, sampah dapat dikatakan sebagai bahan yang tidak berharga, dari segi lingkungan, sampah merupakan bahan buangan yang akan menimbulkan masalah pencemaran dan 1 Apriyani. , dkk. Sosialisasi Pengenalan dan Pemilahan Jenis Sampah Organik dan Anorganik di Panti Asuhan Anak Shaleh. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. , . : 46-30. Dobiki. Analisis Ketersediaan Prasarana Persampahan di Pulau Kumo dan Pulau Kakara di Kabupaten Halmahera Utara. Jurnal Spasial Vol. No. , . : 220-228. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November gangguan kelestarian lingkungan3. Sampah dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, antara lain4: sampah organik, sampah yang dapat terurai secara alami karena proses pembusukan, dan sampah non-organik, sampah yang tidak dapat diuraikan secara alami. Pada bagian awal telah disampaikan bahwa sampah merupakan sisah dari aktivitas manusia yang tidak lagi dipergunakan. Oleh karena itu, ketika jumlah penduduk semakin meningkat akan meningkatkan pula aktivitas yang dapat berpengaruh pada peningkatan jumlah sampah yang dihasilkan5. UU No. 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah secara khusus menyatakan bahwa sampah merupakan salah satu permasalahan nasional yang perlu ditangani secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar dapat memberikan kontribusi positif bagi ekonomi, sehat bagi masyarakat, aman bagi lingkungan, dan dapat mengubah perilaku dari masyarakat. Gambar 1. Volumen sampah yang disumbang per tahun . alam to. (Sumber: Mutia, 2. Harahap. Manajemen Pengolahan Sampah Terpadu dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. No. , . : 88-98. 4 Winarto, dkk. Pendampingan Manajemen Pengelolaan Sampah di Masyarakat Desa Gagaksipat Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Jurnal DIMAS Vol. No. , . : 191-2014. 5 Sunarsih. Konsep Pengolahan Limbah Rumah Tangga dalam Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. No. , . : 162-167. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Sampah merupakan masalah yang penting dan mendesak untuk ditangani oleh Indonesia. Berdasarkan data yang didapatkan. Indonesia merupakan salah satu negara yang menjadi penyumbang terbesar sampah. Gambar 1, secara jelas menyampaikan bahwa Indonesia berada di urutan ke-5 sebagai negara terbesar penyumbang sampah. Selain itu, ada asumsi bahwa Indonesia menghasilkan sekitar 000-ton sampah per hari atau 0,7 kg sampah per individu6. Kemenetrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2020 mengungkapkan bahwa, setidaknya terdapat timbunan sampah di Indonesia sekitar 67,8 juta ton7. Limbah atau sampah yang berasal dari aktivitas rumah tangga menempati urutan teratas sisa konsumsi keluarga penyumbang timbunan sampah8. Sampah yang menjadi salah satu permasalahan di Indonesia harus dapat diselesaikan melalui pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah merupakan aktivitas yang sistematis, berkesinambungan, dan menyeluruh terkait penanganan dan pengurangan sampah9. Proses pengelolaan sampah yang umum dilakukan adalah proses pendekatan akhir . nd-of-pip. , yakni sampah dikumpulkan, diangkut, dan dibuang ke tempat pengelolaan akhir sampah10. Selain itu, pengelolaan sampah secara alami akan membutuhkan jangka waktu relatif lama dan biaya yang cukup Oleh karena itu, diperlukan upaya alternatif yang dapat membantu dalam pengelolaan sampah. Namun, bukan hanya sekadar mengelola sampah, melainkan 6 Juniartini. Pengelolaan Sampah dri Lingkup Terkecil dan Permberdayaan Masyarakat sebagai Bentuk Tindakan Peduli Lingkungan. Jurnal Bali Membangun Bali Vol. No. , . : 27-40. 7 Septiani. Najmi. , & Rina. Eco Enzym: Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Produk Sebaguna di Yayasan Khazanah Kebajikan. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ. :1-7. 8 Jelita. Produksi Eco Enzyme dengan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga untuk Menjaga Kesehatan Masyarakat di Era New Normal. Jurnal Maitreyawira Vol. No. , . : 28-35. 9 Septiani. Najmi. , & Rina. Eco Enzym: Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Produk Sebaguna di Yayasan Khazanah Kebajikan. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ. :1-7. 10 Septiani. Najmi. , & Rina. Eco Enzym: Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Produk Sebaguna di Yayasan Khazanah Kebajikan. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ. :1-7. 11 Jelita. Produksi Eco Enzyme dengan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga untuk Menjaga Kesehatan Masyarakat di Era New Normal. Jurnal Maitreyawira Vol. No. , . : 28-35. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November juga menjadikannya memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan dalam kehidupan manusia. Alternatif pengelolaan sampah yang dapat diterapkan adalah pemanfaatan metode eco enzyme. Eco enzyme merupakan hasil dari fermentasi sampah organik . ulit buah, dan sayura. , gula dan air. eco enzyme pertama kali ditemukan oleh peneliti Thailand bernama Dr. Rosukon Poompanvong. Ecco enzyme dapat dimanfaatkan sebagai pengganti produk pembersih yang umumnya menggunakan bahan kimia. Oleh karena eco enzyme terbuat dari bahan organik, dapat dikatakan lebih aman digunakan dibandingkan produk yang menggunakan bahan kimia. Selain itu, pemanfaatan eco enzyme akan membantu keluarga mengurangi biaya pengeluaran untuk produk kebersihan berbahan kimia. Berdasarkan penjelasan yang telah disampaikan, setidaknya terdapat empat keuntungan dari pemanfaatan eco enzyme: . sampah organik rumah tangga akan berkurang, . produk eco enzyme dapat digunakan sebagai pengganti produk pembersih kimia, . lebih sehat karena alami, dan . menghemat pengeluaran rutin keluarga untuk membeli produk pembersih kimia. Selain itu, ada manfaat ekonomis lainnya, yaitu dapat menjadi salah satu sumber pendapatan tambahan bagi keluarga, atau kelompok masyarakat. Penelitian yang dilakukan oleh Joen, menyatakan bahwa dalam proses pembuatan eco enzyme, akan dihasilkan NO3 dan CO3 yang akan bermanfaat untuk membersihkan udara dari efek rumah kaca12. Efek positif yang besar dari eco enzyme membuat alternatif pengelolaan limbah akan lebih bermanfaat. Maka, sudah selayaknya jika eco enzyme semakin diperkenalkan kepada masyarakat umum. Salah satu upaya untuk memperkenalkan eco enzyme adalah dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Universitas Katolik Darma Cendika, sebagai salah satu institusi yang memiliki tugas melaksanakan Tridharma . endidikan-pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyaraka. turut berupaya untuk memperkenalkan eco enzyme. Oleh karena Jelita. Produksi Eco Enzyme dengan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga untuk Menjaga Kesehatan Masyarakat di Era New Normal. Jurnal Maitreyawira Vol. No. , . : 28-35. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November itu digagas kegiatan dengan topik AuPemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi EkoensimAy. Kelurahan Bendul Merisi, merupakan salah satu kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Wonocolo. Kota Surabaya yang terdiri dari 12 RW dan 58 RT dengan penduduk berjumlah 17. 125 jiwa. Gambar 2. Peta Wilayah Kelurahan Bendul Merisi (Sumber: Maps, 2. Kelurahan Bendul Merisi memiliki luas wilayah sekitar 774,3 Km2 dan memiliki letak geografis yang berbatasan dengan Kelurahan Jagir. Kecamatan Wonokromo. Kelurahan Sidosermo Kecamatan Wonocolo, dan Keluarahan Margorejo Kecamatan Wonocolo. Kelurahan Bendul Merisi, merupakan salah satu kelurahan yang memiliki jumlah penduduk yang padat dengan berbagai macam profesi pekerjaan. Aktifitas pemberdayaan yang dilaksanakan, harapannya dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dari warga dalam memanfaatkan limbah rumah tangga. Pengabdian kepada masyarakat dipandang akan membantu dalam peningkatan komunikasi yang dinamis dan transaksional yang eksploratif13, memberdayakan kelompok masyarakat14, menghasilkan berbagai informasi dan pengetahuan kepada Tujuan yang ingin dicapai dari program pengabdian kepada 13 Prestianta. , dkk. Pemanfaatan Sistem Manajemen Pembelajaran Bagi Guru dan Orang Tua Siswa Disabilitas Netra di SLB A Pembina Tingkat Nasional. Jurnal Komunikasi Profesional Vol. No. , . 14 Roosinda. Permatasi. , & Ekantoro. Digital Branding Kedung Ayu Sebagai Destinasi Wisata Keluarga Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Komunikasi Profesional Vol. No. , . 15 Nursanti. , dkk. Pelatihan Komunikasi Efektif Berbasis Medoa Sosial Bersama PPNI Komisariat Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November masyarakat ini adalah: membekali kelompok masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi agar dapat mengelola limbah rumah tangga secara tepat. membekali kelompok masyarkat di Kelurahan Bendul Merisi dalam membuat eco enzyme. membekali kelompok masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi agar dapat memanfaatkan produk eco enzyme sebagai alternatif pembersih rumah tangga yang ramah lingkungan. membekali kelompok masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi agar dapat menambah keterampilan terkait peluang bisnis. Metode Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengarah pada metode pembelajaran layanana. Metode pembelajaran layanan, adalah pendekatan yang melakukan suatu penerapan praktis dan keterampilan melalui proyek, tugas terstruktur dan kegiatan lainnya16. Lokasi yang dijadikan sebagai tempat pelatihan adalah Kantor Kelurahan Bendul Merisi. Kecamatan Wonocolo. Kota Surabaya. Metode pelatihan, pendampingan, dan pemberdayaan ini harapannya dapat menjadi modal pengetahuan dan keterampilan bagi kelompok masyarakat agar dapat mengelola sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis. Aktivitas pemberdayaan dilaksanakan dengan tiga tahap. Pertama, tahap identifikasi masalah dan kebutuhan dari kelompok masyarakat. Pada tahap ini, tim task force melakukan identifikasi yang ditindaklanjuti dengan focus group discussion dengan perwakilan aparatur Kecamatan Wonocolo dan perwakilan aparatur Kelurahan Bendul Merisi untuk mengidentifikasi dan menentukan kebutuhan dari kelompok masyarakat. Kedua, tahap penyampaian materi. Pada tahap ini, tim pelaksana memberikan materi pengantar terkait eco enzyme kepada kelompok RSUD Karawang. Jurnal Komunikasi Profesional Vol. No. , . 16 Gainu. Peningkatan Keterampilan Penyusunan Laporan Keuangan UKM Menggunakan Aplikasi berbasis Android. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. , . : 44-49. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November masyarakat yang menjadi peserta. Ketiga, tahap pelatihan, pada tahap ini pemateri mendemonstrasikan proses pembuatan eco enzyme dan para peserta mengikuti cara membuat berdasarkan demostrasi yang dilakukan. Hasil dan Diskusi Pengabdian yang dilakukan melalui beberapa tahapan sebagaimana telah disampaikan pada bagian terdahulu. Tahapan mulai dilakukan dari aktivitas FGD, ceramah interaktif, dan pelatihan. Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta yang berasal dari anggota RT di Kelurahan Bendul Merisi. Aktitivitas pertama adalah focus group discussion (FGD). Aktivitas ini dilakukan dalam dua tahapan, yaitu pada hari Kamis, 12 Januari 2023 dan pada hari Senin, 20 Februari 2023. FGD pertama dihadiri oleh tim task force dari pengabdian masyarakat, perwakilan dari aparatur Kecamatan Wonocolo, dan perwakilan dari aparatur Kelurahan Bendul Merisi. Pada FGD pertama, topik pembahasan lebih mengarah pada perkenalan situasi dan kondisi Kelurahan Bendul Merisi dan kegiatan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Gambar 3. FGD Tahap Pertama di Kelurahan Bendul Merisi (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Pada FGD kedua, topik pembahasan lebih mengarah pada penyampaian aktivitas yang akan dilakukan di Kelurahan Bendul Merisi. FGD kedua dihadiri oleh perwakilan dari tim task force dari pengabdian masyarakat, perwakilan dari aparatur Kelurahan Bendul Merisi dan pewakilan dari pendamping kelompok masyarakat. Tim task force Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November menyampaikan kegiatan yang akan dilakukan di Kelurahan Bendul Merisi, yaitu terkait pelatihan pembuatan eco enzyme kepada kelompok masyarakat. Berdasarkan diskusi, diputuskan bahwa aktivitas pelatihan pembuatan eco enzyme dapat dilakukan di kelompok masyarakat. Gambar 4. FGD Tahap Kedua di Kelurahan bendul Merisi (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Aktivitas kedua adalah penyampaian materi. Aktivitas ini diadakan pada hari Sabtu, 18 Maret 2023 yang dihadiri oleh 28 peserta yang merupakan perwakilan dari RT di Kelurahan Bendul Merisi. Topik materi adalah terkait pengenalan eco enzyme, manfaat, proses pembuatan, dan jenis sampah yang dapat digunakan sebagai bahan eco enzyme. Gambar 5. Penyampaian Materi Terkait Eco Enzyme (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Materi yang disampaikan antara lain: Pengertian Eco enzyme Ekoenzim merupakan cairan yang didapatkan dari proses fermentasi sampah Cairan yang dihasilkan mengandung alkohol atau asam asetat karena proses metabolime dari bakteri akibat pembusukan sisa bahan baku yang dijadikan sebagai ekoensim . ulit buah, buah, atau sayura. Proses dari metabolime anaerobic merupakan upaya dari bakteri agar mendapatkan energi dari karbohidrat dalam situasi tanpa oksigen . dan dengan produk hasil alcohol atau asam asetat. Hasil dari ekoensim dapat menjadi produk disinfektan. Manfaat Eco Enzyme Ekoenzim sebagai produk fermentasi alami memiliki beberapa manfaat bagi kehidupan manusia, antara lain: sebagai disinfektan, karena mampu membunuh bakteri dan jamur, sehingga dapat dijadikan sebagai pengganti produk pembersih dan pestisida yang berbahan kimia . ontoh produk: pemberish lantai, pembersih toilet, pembersih dapur, pembersih piring, pembersih udara, pembasmi seranga, pestisida ramah lingkungan, dan penyubur tanama. pengurangan sampah rumah tangga dan menjadikannya lebih memiliki nilai ekonomis. lebih sehat, karena penggunaan bahan alami. pengurangan biaya belanja produk pembersih kimiawi, sehingga lebih menghemat pengeluaran . Proses membuat Eco Enzyme Alat dan bahan: sisa sayur dan buah . , misalnya daun, batang, kulit, buah, bunga, biji, dan lain-lain. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November gula merah. wadah kedap udara berbahan plastic Proses membuat ukur air, sisa sayur atau buah, dan gula merah dengan perbandingan 10:3:1 . ontoh: 10-gram gula merah, 30 gram sisa sayur/buah, 100 gram ai. Sesuaikan dengan sampah organik yang tersedia atau ukuran wadah. potong sisa sayuran menjadi potongan kecil campur semua bahan ke dalam wadah platik, dan diaduk. Wadah plastik digunakan agar lebih fleksibel dan tidak meledak saat gas hasil fermentasi tutup wadah sampai kedap udara. diamkan selama kurang lebih 3 bulan di tempat yang teduh di suhu saat masa awal fermentasi, buka tutup wadah kira-kira satu minggu sekali untuk mengeluarkan gas yang terperangkap di dalamnya dan mencegah wadah meledak. setelah 3 bulan, cairan eco enzyme yang berhasil akan berubah warna menjadi coklat gelap dan berbau cuka. Jika cairan berwarna hitam, tambahkan gula agar mengulang proses fermentasi. jika muncul cacing atau serangga, biarkan karena akan terurai dengan sendirinya dalam saring cairan dari resido sampah dan simpan untuk digunakan. residu sampah organik dapat digunakan sebagai penyubur tanaman. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Gambar 6. Contoh Produk Eco Enzyme (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Jenis sampah yang dapat digunakan sebagai bahan eco enzyme Sampah yang dapat digunakan sebagai bahan dari eco enzyme hanya sisa sayur dan buah yang mentah. Semua bahan organik harus bahan yang belum dimasak, karena bahan yang telah dimasak telah memiliki unsur berbeda dengan bahan mentah. Gambar 7. Peserta Mendengarkan Penjelasan Terkait Proses Pembuatan Eco Enzyme (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Aktivitas ketiga adalah pelatihan. Aktivitas ini dilakukan setelah peserta mendengarkan penjelasan terkait eco enzyme. Tim pengabdian masyarakat telah menyediakan berbagai perlengkapan penunjang untuk praktik. Perlengkapan yang dimaksudkan berupa: toples plastik, sisa buah atau sayuran, gula merah, dan air. Bahan baku yang ada telah ditimbang dan diukur Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November berdasarkan wadah yang akan digunakan. Oleh karena itu, peserta hanya perlu mengamati langkah pembuatan dan mempraktikannya. Pasca mendengarkan penjelasan terkait proses pembuatan ekoensim, setiap peserta diminta untuk dapat praktik membuat ekoensim. Gambar 8. Peserta Praktik Membuat Eco Enzyme (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Setiap peserta tampak antusias dan berupaya agar dapat terlibat aktif dalam Selain itu, setiap peserta akan diizinkan untuk membawa pulang hasil praktiknya dan mengembangkan pengetahuan serta keterampilan yang telah Gambar 9. Tim Task Force dan Peserta Pelatihan Eco Enzyme di Kelurahan Bendul Merisi. Kecamata Wonocolo. Kota Surabaya (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Tabel 1. Hasil Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Ekoensim No. Kegiatan Penyampaian materi terkait eco enzyme Pelatihan pembuatan eco enzyme Respon Sangat Bagus Sangat Bagus Praktik pembuatan eco enzyme Sangat Bagus Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2023 Keterangan Peserta dapat memahami yang dimaksud dengan eco enzyme dan manfaat dari eco Peserta dapat memahami proses pembuatan eco enzyme dengan baik Peserta dapat membuat eco enzyme dengan langkahlangkah yang tepat Pada Tabel 1 dapat dijelaskan bahwa hasil dari aktivitas pengabdian kepada masyarakat mendapatkan respon yang sangat bagus secara keseluruhan. Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa para peserta mampu memahami apa yang dimaksud dengan eco enzyme, manfaat, dan proses pembuatan. Harapannya, pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan ini dapat terus dikembangkan dan dapat menjadi salah satu ide kreatif pengembangan bisnis. Simpulan Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, terdapat beberap hal yang dapat disimpulkan, antara lain: . diperlukan upaya konkret dalam pengolahan sampah, terutama sampah organik rumah tangga. Sampah bukan hanya dibuang di tempat pengolahan sampah, tetapi dapat pula diolah dan diubah ke produk yang memiliki nilai ekonomis, . eco enzyme merupakan alternatif dalam pengolahan sampah yang ramah lingkungan dan mudah dilakukan oleh masyarakat umum, . produk yang dihasilkan dari eco enzyme memiliki lebih banyak pengaruh positif karena berasal dari bahan alami, . produk dapat meminimalisir Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November pengeluaran masyarakat untuk membeli produk kebersihan yang berbahan kimia, dan . produk dapat menambah ide kreatif terkait peluang bisnis di masa yang akan Pelatihan yang telah dilaksanakan memberikan dampak positif bagi peserta yang mengikuti kegiatan. Peserta dapat menambah pengetahuan dan keterampilan terkait salah satu upaya mengelola sampah organik. Selain itu, harapannya peserta dapat mengembangkan ide-ide kreatif yang telah disampaikan untuk dijadikan sebagai salah satu peluang bisnis dikemudian hari. Berbagai produk alami, akan menjadi salah satu produk yang akan diminati dikemudian hari, sebagai bentuk kesadaran masyarakat akan hidup sehat bebas produk kimia. Daftar Referensi Apriyani. Nita. Rahayu. Utami. , & Hamid. Sosialisasi Pengenalan dan Pemilahan Jenis Sampah Organik dan Anorganik di Panti Asuhan Anak Shaleh. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Dobiki. Analisis Ketersediaan Prasarana Persampahan di Pulau Kumo dan Pulau Kakara di Kabupaten Halmahera Utara. Jurnal Spasial Vol. No. Gainu. Peningkatan Keterampilan Penyusunan Laporan Keuangan UKM Menggunakan Aplikasi berbasis Android. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. Harahap. Manajemen Pengolahan Sampah Terpadu dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. No. Jelita. Produksi Eco Enzyme dengan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga untuk Menjaga Kesehatan Masyarakat di Era New Normal. Jurnal Maitreyawira Vol. No. Juniartini. Pengelolaan Sampah dri Lingkup Terkecil dan Permberdayaan Masyarakat sebagai Bentuk Tindakan Peduli Lingkungan. Jurnal Bali Membangun Bali Vol. No. Nursanti. Dharta. Chaerudin. Syam. , & Purnama. Pelatihan Komunikasi Efektif Berbasis Medoa Sosial Bersama PPNI Komisariat RSUD Karawang. Jurnal Komunikasi Profesional Vol. No. Prestianta. Bangun. Perdana. , & Vivrie. Pemanfaatan Sistem Manajemen Pembelajaran Bagi Guru dan Orang Tua Siswa Disabilitas Netra di SLB A Pembina Tingkat Nasional. Jurnal Komunikasi Profesional Vol. No. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume 1. Mei Volume VI NomorI,2Nomor November Roosinda. Permatasi. , & Ekantoro. Digital Branding Kedung Ayu Sebagai Destinasi Wisata Keluarga Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Komunikasi Profesional Vol. No. Septiani. Najmi. , & Rina. Eco Enzym: Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Produk Sebaguna di Yayasan Khazanah Kebajikan. Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ. Sunarsih. Konsep Pengolahan Limbah Rumah Tangga dalam Upaya Pencegahan Pencemaran Lingkungan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. No. Winarto. Mahfianam L. Rosyidah. , & Wicaksono. Pendampingan Manajemen Pengelolaan Sampah di Masyarakat Desa Gagaksipat Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Jurnal DIMAS Vol. No. Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Bendul Merisi dengan Produksi Eco Enzyme Bernardus Aris Ferdinan. Chika Natasya. Elisabeth Cresentiani Trinitas. Jessica Angelia Rosyadi