P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Vol. 3 No. 2, 2023 Page:10-19 Jurnal Language education and literature ANALISIS KLAUSA VERBAL PADA LATAR BELAKANG ARTIKEL JURNAL SILAMPARI BISA Alan Pratama1. Tri Astuti2. Syaiful Abid3 Universitas PGRI Silampari1,2,3 Email: pratamaalan136@gmail. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan klausa verbal transitif dan klausa verbal Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif yaitu menelaah permasalahan penelitian secara mendalam dan terdeskripsi secara jelas dengan mengkaji klausa verbal transitif dan intransitif yang terdapat di dalam latar belakang enam artikel jurnal Silampari Bisa Volume 5. Nomor 1 tahun 2022. Prosedur penelitian yang dilakukan yaitu persiapan, perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca, teknik pencatatan, dan teknik analisis data. Teknik analisis data dilakukan dengan membaca, mengidentifikasi, menganalisis, dan mendeskripsikan klausa verbaltransitif dan intransitif yang terdapat di dalam latar belakang enam artikel jurnal Silampari Bisa Volume 5. Nomor 1 tahun 2022. Hasil penelitian ini adalah tabel kerja penggunaan klausa verbal transitif dan klausa verbal intransitif. Simpulan yang diperoleh yaitu penggunaan klausa verbal transitif dan intransitif pada enam artikel Jurnal Silampari Bisa Volume 5. Nomor 1 tahun 2022. Kata Kunci: Klausa Verbal Transitif. Jurnal Silampari Bisa. Klausa Verbal Intransitif ABSTRACT This study aims to describe transitive verbal clauses and intransitive verbal clauses. The research method used in this study is descriptive, namely examining research problems in depth and clearly described by examining the transitive and intransitive verbal clauses contained in the background of the six articles in the journal Silampari Bisa Volume 5. Number 1 2022. The research procedure carried out is preparation, planning, implementation, and completion. Data collection techniques used are reading techniques, recording techniques, and data analysis techniques. The data analysis technique was carried out by reading, identifying, analyzing, and describing the transitive and intransitive verbal clauses contained in the background of the six articles in the journal Silampari Bisa Volume 5. Number 1 of 2022. The results of this study are a work table using the use of transitive verbal clauses and verbal The conclusions obtained are the use of transitive and intransitive verbal clauses in six articles in the Journal of Silampari Bisa Volume 5. Number 1 of 2022. Keywords: Transitive Verbal Clause. Journal of Silampari Bisa. Intransitive VerbalClause hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 3 No. 2, 2023 Page:10-19 PENDAHULUAN Bahasa merupakan fenomena yang menghubungkan dunia makna dengan bunyi (Ramlan, 2009: . Menurut Rabbani, dkk . bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang dipergunakan oleh para anggota masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dijelaskan bahwa bahasa adalah sistem lambang bunyi berartikulasi . ang dihasilkan alat-alat uca. yang bersifat sewenang-wenang dan konvensional yang dipakai sebagai alat komunikasi untuk melahirkan perasaan dan pikiran. Ilmu bahasa yang mengkaji wujud bahasa disebut linguistik. Linguistik meliputi tataran fonologi, morfologi, sintaksis, semantik dan wacana. Berdasarkan hierarkinya, sintaksis merupakan bagian atau cabang ilmu yang mengkaji tentang klausa, frase, dan Klausa merupakan salah satu unsur sintaksis yang digunakan dalam karya Menurut Ramlan . 9: . klausa adalah satuan gramatikal yang terdiri dari S - P baik disertai O. PEL, dan KET atupun tidak. Hal ini sejalan dengan pendapat Ahmad HP . yang menjelaskan bahwa sebagai suatu satuan gramatikal klausa disusun oleh kata atau frasa, dan yang memiliki satu predikat. Klausa sekurang-kurangnya memiliki satu subjek dan satu predikat, dan mempunyai potensi untuk menjadi kalimat. Dalam kegiatan karya tulis, termasuk dalam sebuah artikel klausa menduduki peran yang sangat penting. Pemahaman tentang klausa sebagai salah satu satuan gsintaksis, memberikan dasar yang mendalam dalam membentuk suatu kalimat. Klausa berbeda dengan satuan-satuan sintaksis lainnya, baik struktur maupun hubungan, serta jenisnya. Klausa berfungsi menjadi huruf dan kalimat yang menyatukan bagian terkecil dalam sebuah paragraf dan wacana. hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 3 No. 2, 2023 Page:10-19 Artikel adalah karangan yang berisi fakta dan opini yang dibuat untuk dipublikasikan di media cetak maupun media sosial (Astuti 2019:. Salah satu media cetak yang mempublikasikan artikel, khususnya yang bersifat faktual adalah Jurnal Silampari BISA. Jurnal Silampari BISA merupakan jurnal yang memuat artikel tentang hasil Jurnal Silampari Bisa pertama kali terbit pada tanggal 9 Juni 2019 dimuat dengan Volume 1 Nomor 1, oleh tim editorial yang dipimpin oleh Dr. Noermanzah. Pd. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember, hingga tahun 2022, jurnal ini sudah terbit dengan 5 volume. Artikel yang ditulis dalam Jurnal Silampari BISA dimuat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Sistematika artikel yang dimuat dalam Jurnal Silampari BISA meliputi: judul . , abstrak . , pendahuluan . , metode penelitian . esearch metho. , hasil penelitian dan pembahasan . esearch result and discussio. , kesimpulan . , dan daftar pustaka . Berdasarkan hal-hal di atas. Penulis tertarik untuk melakukan penelitian kualitatif penggunaan klausa yang terdapat pada bagian latar belakang dalam pendahuluan artikel Jurnal Silampari BISA. Jurnal Silampari BISA yang dikaji dalam penelitian yang akan dilakukan adalah bentuk terakhir, yaitu volume 5 nomor 1 tahun 2022. Oleh sebab itu, judul penelitian yang penulis angkat adalah AuAnalisis Klausa Pada Latar Belakang Artikel Jurnal Silampari BISAAy. METODOLOGI Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu menelaah permasalahan penelitian secara mendalam dan terdeskripsi secara jelas dengan mengkaji klausa verbal hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 3 No. 2, 2023 Page:10-19 transitif dan intransitif yang terdapat di dalam latar belakang enam artikel jurnal Silampari Bisa Volume 5. Nomor 1 tahun 2022. Prosedur penelitian yang dilakukan yaitu persiapan, perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca, teknik pencatatan, dan teknik analisis data. Teknik analisis data dilakukan dengan membaca, mengidentifikasi, menganalisis, dan mendeskripsikan klausa verbal transitif dan intransitif yang terdapat di dalam latar belakang enam artikel jurnal Silampari Bisa Volume 5. Nomor 1 tahun 2022. HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan analisis yang dilakukan pada latar belakang enam artikel Jurnal Silampari Bisa Edisi 2022 Volume Nomor 1. Penulis mendapatkan temuan penelitian yaitu Kerja Penggunaan Klausa Verbal Penulis mendapatkan beberapa temuan klausa verbal transitif dan intransitif pada setiap artikel. Pada artikel pertama Penulis menemukan klausa verbal transitif aktif sebanyak 5 kutipan, klausa verbal transitif pasif sebanyak 12 kutipan, klausa verbal transitif medial sebanyak 2 kutipan, klausa verbal transitif anti pasif sebanyak 3 kutipan, dan klausa verbal anti transitif aktif sebanyak 18 kutipan. Pada artikel kedua ditemukan klausa verbal transitif aktif sebanyak 6 kutipan, klausa verbal transitif pasif sebanyak 14 kutipan, klausa verbal transitif medial sebanyak 1 kutipan, klausa verbal transitif anti pasif sebanyak 3 kutipan, klausa verbal transitif anti aktif sebanyak 8 kutipan, dan klausa verbal intransitif sebanyak 6 kutipan. Pada artikel ketiga ditemukan klausa verbal transitif pasif sebanyak 11 kutipan, klausa verbal transitif anti pasif sebanyak 4 kutipan, klausa verbal transitif anti aktif sebanyak 9 kutipan, dan klausa verbal intransitif sebanyak 3 kutipan. Pada artikel keempat ditemukan klausa verbal transitif aktif sebanyak 6 kutipan, klausa verbal transitif pasif sebanyak 10 kutipan. P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Vol. 3 No. 2, 2023 Page:10-19 Jurnal Language education and literature klausa verbal transitif anti pasif sebanyak 3 kutipan, klausa verbal transitif anti aktif sebanyak 9 kutipan, dan klausa verbal intransitif sebanyak 7 kutipan. Pada artikel kelima ditemukan klausa verbal transitif aktif sebanyak 15 kutipan, klausa verbal transitif pasif sebanyak 11 kutipan, klausa verbal transitif medial sebanyak 2 kutipan, klausa verbal transitif anti pasif sebanyak 5 kutipan, klausa verbal transitif anti aktif sebanyak 8 kutipan, dan klausa verbal intransitif sebanyak 9 kutipan. Pada artikel keenam ditemukan klausa verbal transitif aktif sebanyak 12 kutipan, klausa verbal transitif pasif sebanyak 9 kutipan, klausa verbal transitif resiprokal sebanyak 6 kutipan, klausa verbal anti aktif sebanyak 14 kutipan, dan klausa verbal intransitif sebanyak 2 kutipan. Berdasarkan temuan penelitian di atas, dapat diketahui bahwa pada enam artikel Jurnal Silampari BISA yang sudah dianalisis oleh Penulis memiliki beberapa klausa verbal transitif dan klausa verbal intransitif di dalamnya. Dari temuan penelitian tersebut. Penulis memperoleh beberapa kutipan yang menunjukkan klausa verbal transitif aktif, transitif pasif, transitif medial, transitif resiprokal, transitif anti pasif, transitif anti aktif, dan klausa verbal intransitif seperti pada tabel 1. 1 berikut: Tabel 1. Temuan Jumlah Kutipan Klausa Verbal Transitif dan Klausa Verbal Intransitif Pada Enam Artikel Jurnal Silampari BISA Total Klausa Klausa Verbal Transitif Aktif Klausa Verbal Transitif Pasif Klausa Verbal Transitif Medial Klausa Verbal Transitif Resiprokal Klausa Verbal Transitif Anti Pasif Klausa Verbal Transitif Anti Aktif Klausa Verbal Intransitif Jumlah Kutipan 44 Kutipan 67 Kutipan 5 Kutipan 6 Kutipan 18 Kutipan 66 Kutipan 27 Kutipan 233 Kutipan hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 3 No. 2, 2023 Page:10-19 Berdasarkan tabel 1. 1 dapat diketahui bahwa pada enam artikel Jurnal Silampari BISA yang dianalisis oleh Penulis mengenai klausa verbal transitif dan klausa verbal intransitif diperoleh sebanyak 233 kutipan. Klausa verbal transitif sendiri merupakan klausa yang predikat verbalnya berupa kata kerja transitif. Klausa verbal stransitif dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu klausa verbal transitif aktif, pasif, medial, resiprokal, anti pasif, dan anti aktif. Sedangkan klausa verbal intransitif merupakan klausa verbal yang predikatnya berupa kata kerja intransitif. Sebagaimana dikemukakan oleh Achmad HP . 2: . bahwa klausa verbal dibagai menjadi klausa verbal transitif dan klausa verbal intransitif. Klausa verbal transitif dikatakan sebagai klausa yang predikatnya berupa verba transitif. Kemudian Achmad HP . 2: . juga mengemukakan bahwa klausa verbal intransitif adalah klausa verbal yang predikatnya berupa verba intransitif. Dari temuan penelitian ditemukan penggunaan klausa verbal transitif aktif sebanyak 44 kutipan, klausa verbal transitif pasif sebanyak 67 kutipan, klausa verbal transitif medial sebanyak 5 kutipan, klausa verbal transitif resiprokal sebanyak 6 kutipan, klausa verbal transitif anti pasif sebanyak 18 kutipan, klausa verbal anti aktif sebanyak 66 kutipan, dan klausa verbal intransitif sebanyak 27 kutipan. Total dari keseluruhannya yaitu sebanyak 233 kutipan yang ditemukan. Klausa verbal transitif pasif adalah bentuk klausa verbal yang lebih cenderung digunakan pada penelitian ini, seperti diketahui klausa verbal transitif pasif adalah klausa yang subjeknya merupakan sasaran dari perbuatan sebagaimana disebutkan dalam predikat verbalnya. Misalnya pada kutipan salah satu artikel dengan judul Kekuatan Penokohan dan Nilai Pendidikan dalam Novel Bidadari-Bidadari Surga Karya Tere Liye: Sebuah Analisis Pendekatan Struktural yaitu Aunilai pendidikan yang hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 3 No. 2, 2023 Page:10-19 bisa diperoleh pembacaAy kutipan tersebut menunjukkan ciri-ciri klausa verbal transitif Nilai pendidikan yang bisa menjadi sasaran dari diperoleh pembaca. Klausa verbal transitif pasif menurut Achmad HP . 2: . menyatakan bahwa klausa verbal transitif pasif adalah klausa yang subjeknya merupakan sasaran dari perbuatan sebagaimana disebutkan dalam predikat verbalnya. Ciri morfologis verba predikatnya adalah ditandai oleh pemakaian prefiks di-, ter-, konfiks ke- an atau diawali kata kena. Misalnya pada kutipan Aupenokohan yang dilukiskan dalam novel tersebutAy kutipan tersebut memiliki ciri-ciri klausa verbal transitif pasif. Penokohan menjadi sasaran dari dilukiskan dalam novel tersebut. Klausa verbal anti aktif adalah klausa verbal paling banyak digunakan setelah klausa verbal transitif pasif. Klausa verbal anti aktif adalah klausa verbal pasif yang tidak dapat diaktifkan. Seperti pendapat yang dikemukakan oleh Achmad HP . klausa verbal transitif anti aktif adalah klausa verbal pasif yang tidak dapat diubah menjadi bentuk aktif. Klausa verbal transitif aktif adalah klausa verbal paling banyak digunakan setelah klausa verbal anti aktif. Klausa verbal transitif aktif adalah klausa yang menunjukkan bahwa subjek mengerjakan sebagaimana disebutkan dalam predikat verbalnya. Seperti pendapat yang dikemukakan oleh Achmad HP . 2: . klausa verbal transitif aktif merupakan klausa yang menunjukkan bahwa subjek mengerjakan sebagaimana disebutkan dalam predikat verbalnya. Predikat verbalnya ditandai oleh prefiks me, ber, atau tidak ditandai oleh prefiks apa pun. Klausa verbal intransitif adalah klausa verbal paling banyak digunakan setelah klausa verbal transitif aktif. Klausa verbal intransitif adalah klausa verbal yang predikatnya verba intransitif. Seperti pendapat yang dikemukakan oleh Achmad HP hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 3 No. 2, 2023 Page:10-19 . 2: . klausa verbal intransitif adalah klausa verbal yang predikatnya berupa verba Klausa verbal transitif anti pasif adalah klausa verbal paling banyak digunakan setelah klausa verbal intransitif. Klausa verbal anti pasif adalah klausa verbal aktif yang tidak dapat dipasifkan. Seperti yang dikemukakan oleh Achmad HP . 2: . klausa verbal transitif anti pasif adalah klausa verbal aktif dengan objek generik, dan secara konstruksi tidak dapat dipasifkan. Klausa verbal transitif resiprokal adalah klausa verbal paling banyak digunakan setelah klausa verbal transitif anti pasif. Klausa verbal resiprokal adalah klausa dengan subjek yang berbalasan. Seperti yang dikemukakan oleh Achmad HP . 2: 122-. klausa verbal transitif resiprokal adalah klausa yang menunjukkan bahwa subjek tunggal . , subjek yang melakukan pekerjaan berbalasan dengan objek, sedangkan dalam subjek jamak . , subjek melakukan pekerjaan berbalasan seperti dinyatakan dalam predikat verbalnya. Klausa verbal transitif medial adalah klausa verbal paling sedikit digunakan pada enam artikel Jurnal Silampari BISA, hal ini dikarenakan pada beberpaa artikel tersebut sedikit sekali ditemukan subjek melakukan pekerjaan sekaligus menjadi sasaran Sebagaima dikemukakan oleh Achmad HP . 2: . klausa verbal transitif medial adalah klausa yang subjeknya merupakan pelaku sekaligus sasaran dari perbuatan sebagaimana disebutkan dalam predikat verbalnya. Dari temuan penelitian yang dilakukan oleh Peneliti ditemukan jika pada enam artikel Jurnal Silampari BISA mengandung klausa verbal transitif aktif, transitif pasif, transitif medial, transitif resiprokal, transitif anti pasif, transitif anti aktif, dan klausa verbal intransitif. Klausa verbal yang paling sedikit ditemukan adalah klausa verbal hed by LP3MKIL Yayasan Linggau Inda Pena Sumatera. Indonesia Jurnal Language education and literature P- ISSN: 2798-2645 E- ISSN: 2798-2653 Vol. 3 No. 2, 2023 Page:10-19 transitif medial dan klausa verbal yang paling banyak ditemukan adalah klausa verbal transitif pasif. Penggunaan klausa pada enam artikel Jurnal Silampari BISA bertujuan untuk menambah wawasan pembaca artikel Jurnal Silampari BISA tentang klausa verbal transitif dan klausa verbal intransitif. SIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan. Penulis dapat memberikan kesimpulan beberapa kesimpulan sebagai berikut: Penggunaan klausa verbal transitif aktif pada latar belakang enam artikel jurnal Silampari BISA diperoleh sebanyak 44 kutipan. Penggunaan klausa verbal transitif pasif pada latar belakang enam artikel Jurnal Silampari BISA diperoleh sebanyak 67 kutipan. Penggunaan klausa verbal transitif medial pada latar belakang enam artikel Jurnal Silampari BISA diperoleh sebanyak 5 kutipan. Penggunaan klausa verbal transitif resiprokal pada latar belakang enam artikel Jurnal Silampari BISA diperoleh sebanyak 6 kutipan. Penggunaan klausa verbal transitif anti pasif pada latar belakang enam artikel Jurnal Silampari BISA diperoleh sebanyak 18 kutipan. Penggunaan klausa verbal transitif anti aktif pada latar belakang enam artikel Jurnal Silampari BISA diperoleh sebanyak 66 kutipan. Penggunaan klausa verbal intransitif pada latar belakang enam artikel Jurnal Silampari BISA diperoleh sebanyak 27 kutipan. DAFTAR PUSTAKA