JURNAL REKAM MEDIS DAN INFORMASI KESEHATAN UNIVERSITAS AISYAH PRINGSEWU Vol. No. Februari 2024 TERAPI RELAKSASI BENSON UNTUK MENURUNKAN RASA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR FEMUR SINISTRA: LITERATURE REVIEW Eko Wardoyo1*. Hana Zumaedza Ulfa2. Sugiarto3. Giri Susanto4. Dian Arif Wahyudi5. Fakultas Kesehatan Universitas Aisyah Pringsewu Lampung ekowrd890@gmail. ABSTRAK Menurut Badan Kesehatan Dunia World Health Organization (WHO) pada tahun 2020 mencatat bahwa peristiwa fraktur semakin meningkat, tercatat kejadian fraktur kurang lebih 13 juta orang dengan angka prevalensi sebesar 2,7%. Fraktur adalah patah atau gangguan kontinuitas tulang. Teknik non-farmakologi yang dapat dilakukan salah satunya adalah teknik relaksasi. Teknik relaksasi dapat mengurangi ketegangan pada otot akhibat nyeri. Salah satu contoh teknik relaksasi ini adalah teknik relaksasi Benson. Teknik relaksasi Benson merupakan pengalihan rasa nyeri pasien dengan lingkungan yang tenang dan badan yang rileks. Literatur ini bertujuan untuk mengetahui terapi relaksasi benson untuk menurangi nyeri pada pasien fraktur femur sinistra. Metode penelitian ini adalah studi literature dengan melakukan pencarian artikel dengan bantuan internet dengan kata kunci Auterapi relaksasiAy DAN AubensonAy DAN AunyeriAy DAN Aufraktur sinistraAy. Didapatkan hasil penurunan skala nyeri dengan Terapi Relaksasi Benson pada pasien fraktur, pasien mengatakan lebih rileks dan lebih nyaman. Selama 2 hari dilakukan intervensi, pada hari pertama pasien masih harus dibantu untuk melakukan intervensi, tetapi pada hari kedua, pasien sudah dapat melakukannya secara Kata Kunci: terapi relaksasi, benson, nyeri, fraktur sinistra, post operasi fraktur. ABSTRACT Name everything that falls into this category. According to the World Health Organization (WHO), in 2020, the incidence of fractures is increasing, with fractures recorded at approximately 13 million people with a prevalence rate of 2. A fracture is a break or disruption of bone continuity. One of the non-pharmacological techniques that can be used is relaxation techniques. Relaxation techniques can reduce tension in muscles due to pain. One example of this relaxation technique is the Benson relaxation technique. Benson's relaxation technique is to divert the patient's pain with a calm environment and a relaxed body. This literature aims to determine Benson relaxation therapy to reduce pain in left femur fracture patients. This research method is a literature study by searching for articles with the help of the internet with the keywords "relaxation therapy" AND "benson" AND "pain" AND "left fracture". The results of reducing the pain scale with Benson Relaxation Therapy in fracture patients were obtained, patients said they were more relaxed and more comfortable. For 2 days the intervention was carried out, on the first day the patient still had to be helped to carry out the intervention, but on the second day, the patient was able to do it independent. Keywords: relaxation therapy. Benson, pain, left fracture PENDAHULUAN Menurut Badan Kesehatan Dunia World Health Organization (WHO) pada tahun 2020 mencatat bahwa peristiwa fraktur semakin meningkat, tercatat kejadian fraktur kurang lebih 13 juta orang dengan angka prevalensi sebesar 2,7%. Menurut data Riskesdas tahun 2018 menemukan ada 976 kejadian terjatuh yang mengalami fraktur adalah sebanyak 5. jiwa (Depkes RI. Fraktur atau yang disebut patah tulang, biasanya disebabkan JREMIK. Vol. No. Februari 2023 | 55 - 63 karena trauma. Fraktur adalah patah atau gangguan kontinuitas tulang (Insani, 2. Fraktur dapat dibagi menjadi 3 jenis (Wiarto,2. Fraktur dapat menyebabkan banyak masalah jika tidak segera ditangani, seperti trauma pada saraf, trauma pembuluh darah, komplikasi pada tulang, dan dapat menimbulkan emboli tulang. Selain itu masalah yang akan muncul antara lain terjadinya rasa nyeri yang mengganggu dan perdarahan (Nurhayati, 2. Dampak fisik dari nyeri yaitu peningkatan nadi, peningkatan pada tekanan darah, terjadi peningkatan hormon stres, menurunnya fungsi Nyeri juga memiliki dampak psikologis yaitu gangguan perilaku seperti cemas, stres, gangguan pada tidur dan takut. Nyeri dapat dihitung menggunakan skala nyeri terdapat pilihan untuk menilai rasa sakit secara verbal dari 0 Nol menunjukkan tidak adanya rasa sakit, sedangkan 10 mewakili rasa sakit yang paling intens. Penatalaksanaan pada masalah nyeri dapat dilakukan secara farmakologi dan non-farmakologi. Kombinasi antara teknik farmakologi dan non-farmakologi merupakan cara yang cukup efektif untuk mengurangi rasa nyeri. Teknik non-farmakologi yang dilakukan salah satunya adalah Teknik Teknik relaksasi dapat mengurangi ketegangan pada otot akibat nyeri. Salah satu contoh teknik relaksasi ini adalah teknik relaksasi Benson. Teknik relaksasi Benson merupakan pengembangan dari teknik nafas dalam dengan faktor keyakinan pasien. Teknik relaksasi Benson merupakan pengalihan rasa nyeri pasien dengan lingkungan yang tenang dan badan yang rileks (Morita, 2. Teknik relaksasi Benson dapat dilakukan tidak hanya untuk pasien post operasi Fraktur, namun juga dapat dilakukan untuk mengurangi rasa cemas, stress serta dapat dilakukan pada pasien pasca operasi Caesarea (Nurhayati, 2. , karena teknik relaksasi Benson ini dapat menghambat aktivitas saraf simpatik yang dapat terhadap konsumsi oksigen pada serta otot-otot tubuh menjadi rileks dan menimbulkan rasa nyaman pada pasien Aktivitas saraf simpatik yang menurun dapat berpengaruh terhadap penurunan rasa nyeri (Nurhayati, 2. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada penurunan skala nyeri dengan menggunakan Teknik relaksasi Benson pada pasien fraktur. METODE Desain Penelitian Metode penelitian ini adalah studi literature dengan dengan rancangan penelitian analitik dengan data yang mendukung terapi relaksasi benson untuk menurangi nyeri pada pasien fraktur femur Penelusuran artikel pada databases dengan kata kunci Auterapi relaksasiAy DAN AubensonAy DAN AunyeriAy DAN AuAofraktur sinistraAy. Database yang digunakan dalam pencarian artikel yaitu google scholar. Kriteria Inklusi Partisipan penelitian merupakan pasien dengan fraktur. penelitian dengan desain . ksperimental artikel penelitian yang membahas terkait fraktur femur sinistra, terapi relaksasi benson, dan nyeri. menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. dan dapat diakses full-text dengan tahun publikasi yaitu 2018-2022 Kriteria Exslusi Penelitian ini yaitu rancangan penelitian yang menggunakan systematic review dan literature review JREMIK. Vol. No. Februari 2023 | 55 - 63 Instrumen Studi Studi ini menggunakan penelitian yang bersumber dari database Google Scholar. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur ini yaitu Auterapi relaksasiAy DAN AubensonAy DAN AunyeriAy DAN Aufraktur sinistraAy DAN Aypost oprasi frakturAy. JEMEN DAN HASIL HASIL DAN PEMBAHASAN Dari penelusuran jurnal pada database sebanyak 100 artkel. yang tidak relevan dengan tujuan berjumlah 85 artikel, dan artikel yang relevan dengan tujuan sebanyak 15 artikel. Kemudian Kembali didapatkan artikel yang tidak eligible dengan kriteria inklusi sebanyak 10 artikel dan artikel yang eligible dengan kriteria inklusi sebanyak 5 artikel. Tabel 1. Ringkasan studi literature review. Judul Tujuan Metode Kesimpulan Terapi Relaksasi Benson Untuk Menurunkan Rasa Nyeri Pada Pasien Fraktur Femur Sinistra Tahun Tujuan penurunan skala Teknik Relaksasi Benson pasien fraktur Desain penelitian yang penelitian ini adalah deskriptif studi kasus dan pengambilan Sampel pasien dengan fraktur di ruang VI Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta tahun 2022 Penerapan Relaksasi Benson Terhadap Skala Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur Ruang Bedah Khusus 3rsud Jend. Ahmad Yani Kota Metro Tahun Tujuan relaksasi benson penurunan skala nyeri pasien post operasi fraktur Metode studi kasus. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif Instrumen yang digunakan dalam penerapan ini adalah mengenai karakteristik prosedur operasional (SPO) relaksasi benson dan lembar observasi hasil pengukuran nyeri nyeri Bourbonis 0-10 Terdapat Teknik Relaksasi Benson pasien fraktur tahun 2022, pasien lebih rileks dan nyaman, pasien juga dapat melakukan Teknik Relaksasi Benson secara mandiri Hasil penerapan relaksasi benson selama 2 hari dengan waktu 15 menit, terjadi nyeri pada kedua subyek penerapan, yaitu subyek I dari skala nyeri 6 . menjadi 4 . dan pada subyek II dari skala nyeri 5 . menjadi 3 . Bagi pasien JREMIK. Vol. No. Februari 2023 | 55 - 63 penerapan relaksasi menurunkan skala nyaman pada pasien Pemberian Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur Femur Di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh Tahun Tujuan Relaksasi Benson intensitas Nyeri pada pasien post Operasi Fraktur Femur di RSUD Meuraxa Banda Aceh Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen pre test and post test one group, jumlah sampel dalam penelitian ini 14 Tekhnik pengambilan sampel consecutive sampling. Waktu penelitian ini dilakukan pada tanggal 04 juni sampai dengan 22 Juli 2019. Hasil statistik paired t-tes. Menunjukkan ada signifikan Intensitas Nyeri sebelum dan sesudah dilakukan Relaksasi Benson pada pasien post Fraktur Femur p=0,000, dan hasil Independent t-test menunjukkan ada signifikan Intensitas Nyeri kelompok control pasien post operasi Fraktur Femur p=0,010, sehingga dapat di simpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan terhadap setelah dilakukaan Relaksasi Benson pada pasien post Fraktur Femur. Diharapkan JREMIK. Vol. No. Februari 2023 | 55 - 63 Efektifitas Pemberian Teknik Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Skala Nyeri Post Operasi Pada Pasien Fraktur Ruang Irna B Rumah Sakit Qim Tahun Tujuan akhir ners ini teknik relaksasi benson terhadap penurunan skala pasien fraktur di Ruang IRNA B Rumah Sakit QIM Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan Asuhan Keperawatan dengan mengambil tiga kasus sebagai unit analisis. Unit analisis adalah pasien dengan post operasi fraktur. Teknik menggunakan metode Subjek dalam studi kasus ini adalah 3 pasien dengan post operasi fraktur dengan keluhan utama nyeri Pengaruh Pembidaian Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Fraktur RSUSundari Medan Tahun Tujuan skala nyeri pada pasien fraktur Desain quasi-eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest. Populasi seluruh pasien fraktur RSU Sundari Medan. Jumlah orangdiambil secara Instrumen penelitian ini adalah Numeric Rating Scale (NRS) danSOP Pembidaian. Analisa kepada pasien dan Tekhnik Relaksasi Benson operasi Fraktur Hasil studi kasus menunjukan bahwa setelah dilakukan Tindakan kompres dingin selama 10-20 sekali sehari selama terdapat penurunan skala nyeri dari 5-6 terkontrol menjadi 4-5, pada hari kedua menjadi 3, serta hari ketiga dari skala 3 Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian pasien nyeri post operasi fraktur. Hasil univariat diketahui sebelum dilakukan pembidaian adalah 5,75, dan rerata skala nyeri sesudah pembidaian adalah 4,06. Hasil bivariat nyeri pada pasien dengan nilai . = JREMIK. Vol. No. Februari 2023 | 55 - 63 uji t-testdependen Berdasarkan hasil literature review artikel yang diperoleh Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif studi kasus. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1 pasien dengan fraktur di ruang VI Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta Prosedur pengambilan data dengan menggunakan teknik wawancara yang berisi tentang identitas klien, keluhan yang dirasakan klien, riwayat penyakit sekarang maupun terdahulu yang turun temurun dari keluarga, sumber data dari klien, serta anggota keluarga lainnya, menanyakan skala nyeri sebelum dan sesudah dilakukan terapi relaksasi Benson, observasi pada klien dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan teknik inspeksi, palpasi, perkusi, auskultasi. Pemeriksaan fisik fokus dilakukan pada ekstrimitas bagian bawah, dan studi dokumentasi Hasil dari pemeriksaan diagnostic yang telah dilakukan oleh klien. Klien dilakukan pemeriksaan laboratorium, rontgen Thorak, dan rontgen Pelvis. Analisa menggunakan 3 tahapan yaitu, reduksi data penyederhanaan data, penyajian data, yaitu menampilkan data dalam bentuk uraian singkat yang disajikan diantaranya adalah data senjang dari hasil pengkajian yang dilakukan, dan kesimpulan mengenai masalah yang didapat dan evaluasi yang didapat. Sampel yang 0,. Hasil pihak rumah sakit skala nyeri sebelum diberikan analgesik. digunakan dalam penelitian ini adalah 1 pasien dengan fraktur di ruang VI Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta tahun 2022 Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1 pasien dengan fraktur di ruang VI Rumah Sakit BethesdaYogyakarta tahun Pada hari pertama sebelum dilakukan intervensi di dapatkan hasil bahwa pasien mengatakan nyeri skala 8, nyeri terasa seperti cenut-cenut pada bagian kaki kiri. Setiap malam saat tidur, klien terbangun karena tiba-tiba kaki terasa nyeri seperti Hasil pemeriksaan rontgen Pelvis didapatkan hasil fraktur completa os femur sinistra 1/3 tengah. Apossisi dan alignment tidak baik. TD : 120/90mmHg. Nadi : 83x/m, 36,8 AC. SPO2 : 99%. Setelah dilakukan intervensi Terapi Relaksasi Benson, pasien mengatakan nyeri sedikit berkurang, skala nyeri 7 dengan pengukuran skala nyeri Visual Analogue Scale. Pada hari kedua sebelum dilakukan Terapi Relaksasi Benson di dapatkan hasil pasien mengatakan nyeri skala 5 pada kaki sebelah kiri. TD : 120/80mmHg. Nadi : 91x/m. Setelah dilakukan Terapi Relaksasi Benson pasien mengatakan lebih rileks dan skala nyeri 4. TD : 110/80mmHg. Nadi : 89x/m. Berdasarkan disimpulkan bahwa Terapi Relaksasi Benson yang dilakukan selama 2x24 jam didapatkan hasil terdapat penurunan skala nyeri dengan Terapi Relaksasi Benson JREMIK. Vol. No. Februari 2023 | 55 - 63 pada pasien fraktur, pasien mengatakan lebih rileks dan lebih nyaman. Selama 2 hari dilakukan intervensi, pada hari pertama pasien masih harus dibantu untuk melakukan intervensi, tetapi pada hari kedua, pasien sudah dapat melakukannya secara mandiri. Hal ini, sama dengan penelitian milik (Nurhayati, 2. yaitu terdapat penurunan skala nyeri dengan Terapi Relaksasi Benson Persepsi upaya inspirasi dan dorongan pernapasan tidak proporsional dengan kekuatan otot inspirasi dan dapat peningkatan MIP (Maximal Inspiration Pressur. (Priambodo et al. , 2. Teknik relaksasi Benson ini dapat bertujuan untuk mengurangi rasa nyeri, mengurangi rasa cemas, membuat tidur menjadi nyenyak, dan mengurangi stres. Setelah dilakukan intervensi terapi relaksasi Benson selama 2 hari, di dapatkan hasil bahwa terdapat penurunan skala nyeri dengan Terapi Relaksasi Benson pada pasien fraktur. Hal ini dikarenakan teknik Benson dapat menghambat aktivitas saraf simpatik yang konsumsi oksigen pada tubuh danotot-otot tubuh menjadi rileks sehingga dapat menimbulkan rasa tenang dan rileks. Menurunnya aktivitas saraf (Klankhajhon & Sthien, 2022. Widayati et , 2. simpatik yang mengontrol rasa nyeri akan berpengaruh pada penurunan rasa nyeri (Nurhayati, 2. Tindakan relaksasi Benson dapat dilakukan pasien secara mandiri dengan nyaman dan relaks. Hal ini disebabkan oleh pasien diberikan edukasi terkait terapi, kemudian pasien mencobanya. Sesuai dengan penelitian bahwa edukasi yang didapatkan pasien berpengaruh dalam membentuk pengetahuan. Hal ini dapat menjembatani proses transfer informasi dari peneliti sebagai pengirim pesan kepada pasien sebagai responden penerima Tingkat pengetahuan menjadi dasar bagi individu untuk melakukan suatu Setelah mendapatkan informasi pasien tergerak untuk mempraktekkannya sesuai dengan instruksi. Relaksasi benson secara langsung berpengaruh kepada sirkulasi cardiovaskuler (Klankhajhon & Sthien, 2022. Widayati et al. , 2. PEMBAHASAN Setelah dilakukan diagnosa medis fraktur 1/3 tengah femur komplit sinistra, dengan keluhan nyeri pada kaki kiri setelah terjatuh dari motor. Hal ini sesuai dengan tanda dan gejala dari fraktur pada teori menurut Nugraha, dkk . yaitu adanya nyeri tekan. Fraktur merupakan ancaman potensial maupun aktual integritas tubuh, sehingga pasien mengalami gangguan fisiologis berupa Nyeri pada pasien fraktur salah satunya disebabkan karena spasme otot. Upaya penurunan spasme otot yang dapat menurunkan rasa nyeri area fraktur pasien (Mediarti et al. , 2. Pada penelitian ini penulis melakukan intervensi terapi relaksasi Benson untuk menurunkan skala nyeri pada pasien Teknik ini merupakan terapi non farmakologis sebagai pelengkap terapi Hasil penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kedua terapi ini (Renaningtyastutik et al. , 2. Teknik relaksasi Benson ini merupakan teknik nafas dalam yang dilakukan oleh pasien dengan cara memejamkan mata dan bernafas dengan cara perlahan dan nyaman (Nurhayati, 2. Relaksasi memberikan pengaruh kepada penyapihan JREMIK. Vol. No. Februari 2023 | 55 - 63 Pembuluh fleksibilitas yang maksimal, sirkulasi nutrisi dan oksigen menjadi lancar (Rahmadhani, 2. Proses penyembuhan luka secara bertahap mengurangi intensitas nyeri yang dirasakan pasien. Hal ini sesuai dengan hasil penelitian bahwa sebagian besar pasien menyatakan bahwa keamanan dan kenyamanan menjadi prioritas dalam penyembuhan nyeri fraktur (Wabula et al. Surabaya: Salemba Medika Farida. Hilangkan Rasa Sakit Dengan Benzon Relaxation. Jurnal Keperawatan. Fitrah. Metodologi Penelitian : Penelitian Kualitatif, tindakan kelas & Studi Kasus. Jawa Barat: CV Jejak. Goldberg. DS & McGee. SJ. Pain as a Global Public Health Priority. BMJ Public Health. Vol. , hlm. Klankhajhon. , & Sthien. Narrative Review of Physical Activity and Exercise during Pregnancy: NurseAos Role. The Journal of Palembang Nursing Studies, 1. , 49Ae https://doi. org/10. 55048/jpns. Mediarti. Rosnani. , & Seprianti, . Pengaruh Pemberian Kompres Dingin Terhadap Nyeri pada Pasien Fraktur Ekstremitas Tertutup di IGD RSMH Palembang Tahun 2012. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan , 2. , 253Ae260. Morita. Pengaruh Teknik Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi . Jurnal Riset Hesti Medan Kesdam I /BB Medan. Vol 5 No 2. Notoatmodjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta Nurhayati. Pemberian Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Post Operasi Fraktur Femur di Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh. Jurnal Keperawatan, 4353. Priambodo. Mediani. , & Emaliyawati, . The KESIMPULAN Sebelum dilakukan terapi skala nyeri pasien 8 dan setelah dilakukan Terapi Relaksasi Benson selama 2 kali intervensi, skala nyeri pasien dapat berkurang menjadi skala 4. Hal ini berarti terdapat pengaruh terapi relaksasi Benson terhadap penurunan skala nyeri femur pasien. Pasien mengatakan merasa lebih nyaman dan rileks. Tindakan Relaksasi Benson dapat dilakukan pasien secara mandiri. Oleh sebab itu relaksasi benson dapat dilakukan perawat sebagai intervensi mandiri untuk mengurangi rasa nyeri pada pasien fraktur UCAPAN TERIMAKASIH Terimakasih memahami materi lebih dalam dan Terimakasih kepada semua pihak yang telah menyediakan bantuan sumberdaya selama proses penulisan dan yang telah mengizinkan untuk menggunakan karya dalam penyusunan penelitian. DAFTAR PUSTAKA