Jurnal Semnasdik Vol. No. November 2023, hlm. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Berbantuan Media Poster Terhadap Hasil Belajar IPA Di SMPN 2 Umbu Ratu Nggay Barat Derlin Rambu Dehi Mboru. Vidriana Oktoviana Bano. & Yohana Ndjoeroemana. Program Studi Pendidikan Biologi. FKIP. Universitas Kristen Wira Wacana Sumba Jl. R Suprapto No. Waingapu, . 62302, 62393 Email: 1derlinrambudehimboru@gmail. com, 2vidri. bano@unkriswina. yohana @unkriswina. 1,2, 3 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster terhadap hasil belajar IPA di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat. Jenis penelitan ini adalah quasi eksperimen. Dalam hal ini penelitian memilih nonequivalent control grup desain. Sampel dalam penelitian ini yaitu 26 peserta didik kelas Vi-B sebagai kelas kontrol dan 26 peserta didik kelas Vi-A sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat, semester ganjil. Tahun. Ajaran 2022/2023. Instrumen penelitian berupa tes tertulis sebanyak 15 butir soal pretest dan 20 butir soal postest berbentuk pilihan ganda. Data penelitian ini dianalisis dengan uji statistik, yaitu uji validitas dan uji reabilitas, normalitas, uji homogenitas, dan uji t . aired sampel t tes. menggunakan SPSS versi 22. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh data rata-rata nilai postest kelas peserta didik kelas eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster adalah 79,73 lebih tinggi dari kelas yang diajar dengan menggunakan metode ceramah sebesar 68,58. Hasil pengujian hipotesis degan uji paired sampel t test diperoleh hasil sig . -taile. <0,05 . ,000 <0,. Hal tersebut menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster terhadap hasil belajar peserta didik di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat. Kata Kunci: Model Pembelajaran. Kooperatif. Think Pair Share. Media Poster. Hasil Belajar Abstract This study aims to determine the efect of the cooperative learning model of the Think Pair Share tipe assisted bay poster media on student learning outcomes in the class Vi SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat. This type of research is a quasi-eksperimental. In this case the study chose a nonequivalet control group. The sample design in this study was 26 students of class Vi-B as the control class and 26 students in class Vi-A as the experimental class. The sampling technique. This research was conducted at SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat, odd semester. Academic year 2022/2023. The research instrument was a written test consisting of 15 pretest questions and 20 postest questions in dhe form of multiple chices. The research data were analyzed using statistical tests, namely validity and reliability tests, normality, homogeneity tests, and ti tests . aired sample t test. using SPSS Based on the results of the analysis, the average posttest scores of the experimental class students were obtained. with the cooperative learning model of the think pau share type assisted by poster media is 79. 73 higher than the class taught using lectures of 68. The results of testing the hypothesis with the patred sample t test obtained sig . -taile. <0,05 . 000 0,. This shows that there is a diversion of the cooperative learning model of the Think Pair Share type assisted by poster media to student learning outcomes in class Vi at SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat. Keywords: Learning Model. Cooperative. Think Pair Share. Poster Media. Learning Outcomes PENDAHULUAN Pembelajaran adalah suatu sistem yang terdiri atas berbagai komponen yang saling berhubungan, pendidik harus memperlihat setiap komponen tersebut, diantaranya: tujuan, materi, metode dan evaluasi (Rusman, 2012:. Model pembelajaran yang digunakan guru selama proses pembelajaran dikelas model pembelajaran yang aktif, dan mengikutkan peserta didik dalam proses pembelajaran yang membuat peserta didik lebih mudah dan memahami Terbit online pada laman web: https. AA. Penulis Pertama, dkk. Judul Singkat A materi pembelajaran, dan peserta didik merasa menemukan model pembelajaran yang menyenangkan dalam pembelajaran, yang terdampak terhadap hasil belajar yang sesuai dengan yang diharapkan (Huda, 2013:. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu guru mata pelajaran IPA (RS) kelas VII -A di SMP Negeri 2 Umbu Ratu Nggay Barat diketahui bahwa proses pembelajarn IPA yang berlangsung selama ini masih berpusat pada guru, pencapaian materi masih cenderung menggunakan model konvesional. Selain itu juga dalam penerapan model konvensional menggunakan metode ceramah dan masih banyak peserta didik yang tidak aktif dalam proses pembelajaran, karena masih banyak peserta didik yang sibuk bercerita dengan teman sebebangkunya dan menoleh keluar sehingga peserta didik kurang menyerap materi yang disampaikan oleh guru. Hal ini terjadi karena peserta didik merasa bosan atau jenuh pada saat proses kegiatan belajar mengajar berlangsung. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai ulangan Tengah Semester (UTS) peserta didik pada tahun ajaran 2022/2023 dibawah ketentuan KKM. KKM pada mata pelajaran IPA disekolah tersebut adalah 70. Peserta didik yang tuntas hanya 45% dan yang belum tuntas 55%. Salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik yaitu dengan menerapkan model pembelajaran yang bervariasi. Salah satu model pembelajaran yang diterapkan adalah model pembelajaran Think Pair Share (TPS). Model pembelajaran Think Pair Share (TPS) memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bekerja sendiri dan bekerja sama dengan orang lain. Pembelajaran Think Pair Share (TPS) merupakan model pembelajaran dimana peserta didik berpasangan, sehingga memberi peserta didik lebih banyak waktu untuk berpikir, merespon dan saling membantu satu sama lain dalam menyelesaikan suatu permasalahan (Malik, 2018:. Jadi dapat disimpulkan bahwa, model pembelajaran Think Pair Share (TPS) adalah salah satu model pembelajaran yang memberi kesempatan kepada setiap peserta didik untuk menunjukan partisipasi kepada teman lain didalam kelompok. Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) perlu dilengkapi dengan media pembelajaran. Salah satu media yang digunakan adalah media Poster merupakan sebuah media yang dapat menarik perhatian dan minat seseorang dan tidak menghabiskan banyak biaya produksi (Djonnaidi et al. , 2021:. Berdasarkan penelitian terdahulu (Setiawan: 2. dengan judul AuPengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Kewirausahaan Siswa Kelas X SMK N 3 Sungai PenuhAy. Hasil penelitian bahwa peserta didik pada kelas eksperimen memperoleh rata-rata hasil belajar 79,81 sedangkan peserta didik pada kelas kontrol memperoleh rata hasil belajar 67,2. Berhasilnya model pembelajaran Think Pair Share (TPS) dalam pengaruh hasil belajar peserta didik. selanjutnya Astuti . , yaitu AuPengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar IPA Terpadu Siswa Kelas Vi SMP Negeri 22 MeranginAy. Hasil penelitian, membuktikan bahwa hasil belajar IPA terpadu peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) lebih tinggi, dengan nilai rata-rata 78,6 dibandingkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dengan nilai rata-rata 75,05. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) Berbantuan Media Poster terhadap hasil belajar IPA diSMP Negeri 2 Umbu Terbit online pada laman web: https a. Penulis Pertama, dkk. Judul Singkat A Ratu Nggay Barat. Adapun yang menjadi tujuan penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat praktis bagi peserta didik khusus di SMP Negeri 2 Umbu Ratu Ngga Barat untuk dapat meningkat hasil belajar peserta didik. Bagi guru mata pelajaran, penelitian ini dapat memberikan masukan informasi yang berharga dalam memperluas wawasan mengenai pengaruh model pembelajaran Think Pair Share (TPS) di SMP 2 Umbu Ratu Nggay Barat. Adapun ruang lingkup dalam penelitian sebagai berikut Peserta didik yang dijadikan subjek penelitian yaitu kelas Vi-A sebagai kelas eksperimen dan kelas Vi-B sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 52 orang peserta didik di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat. Materi yang digunakan yaitu AuStruktur Dan Fungsi TumbuhanAy dengan kompetensi dasar yaitu: KD. menganalisis keterkaaitan struktur jaringan tumbuhan dan fungsinya serta teknologi yang terinspirasi oleh struktur tumbuhan. Data hasil belajar yang dianalisis adalah hasil belajar dalam ranah kognitif Pretest dan Postest. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan nonprobability sampling. Model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster . ambar struktur dan fungsi tumbuha. Dalam penelitian ini menggunakan uji validitas dan reabilitas, uji deskriptif, uji normalitas dan homogenitas, dan pengujian hipotesis. Maka hipotesis penelitian ini adalah: H0 : Tidak adanya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster terhadap hasil belajar IPA kelas Vi di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat. H1 : Adanya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster terhadap hasil belajar IPA kelas Vi di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat. Model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) merupakan model pembelajaran yang membuat peserta didik lebih aktif dan terlibat dalam belajar kelompok dengan cara guru memberikan soal kepada peserta didik, sehingga peserta didik dapat berpikir secara berpasangan dan berbagi pendapat dengan pasangan yang lainnya (Komalasari, 2015:. Model pembelajaran Think Pair Share (TPS) memiliki beberapa langkah (Lyman dalam Taniredja, et al. , 2013:. Guru menyampaikan materi dan kompetensi yang ingin dicapai, . Peserta didik diminta untuk berfikir tentang materi atau permasalahan yang di sampaikan oleh guru mata pelajaran, . Peserta didik diminta untuk berpasangan dengan teman sekelompoknya atau teman sebangku dan mengutarakan hasil pemikiran masingmasing, . Guru dapat memimpin peserta didik untuk berdiskusi, kesetiap kelompok untuk mengemukakan hasil diskusinya, . Berawal dari kegiatan tersebut, guru dapat mengarahkan pembicaraan pada pokok permasalahan dan menambahkan materi yang belum diungkapkan pada peserta didik, . Guru memberikan kesimpulan, . (Shoimin, 2014:. Kelebihan model pembelajaran Think Pair Share adalah sebagai . Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk menunjukkan partisipasai mereka kepada orang lain, . Setiap peserta didik dalam kelompoknya mempunyai kesempatan untuk berbagi atau menyampaikan idenya. Sedangkan kekurangan model Terbit online pada laman web: https. AA. Penulis Pertama, dkk. Judul Singkat A pembelajaran think Pair Share (TPS). Banyak kelompok yang melapor dan perlu dimonitor, . Lebih sedikit ide yang muncul, . Jika ada perselisihan, tidak ada penegah. Pada penelitian model pembelajaran Think Pair Share akan dipadukan dengan media Poster merupakan media gambar yang mengkombinasikan unsur-unsur visual seperti garis, gambar dan kata-kata yang dapat menarik perhatian dan mengkombinasikan pesan secara singkat (Amelia,2017:. Dalam setiap media pasti mempunyai kelebihan dan kekurangan termasuk juga media poster (Rizawayani et al. , 2017:. Kelebihan media poster yaitu: . Sifatnya konkrit lebih realisitis menunjukan pokok masalah dari pada media verbal semata, . Gambar poster dapat mengatasi masalah batasan ruang dan waktu, . Poster dapat membawa peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masalah lampau, kemarin bahkan menit yang lalu kadang-kadang tidak dapat terlihat seperti apa adanya, . Media poster dapat mengatasi keterbatasan pengamatan kita, seperti, melihat sel atau penampng daun yang tak mungkin kita lihat dengan mata telanjang, . Dapat memperjelaskan suatu masalah, dalam bidang apa saja dan untuk tingkat usia beberapa saja. Sedangkan kekurangan media poster, . Hanya dapat menampilkan persepsi indra mata, ukurannya terbatas hanya dapat terlihat oleh sekelompok peserta didik, . Menyajikan gambar dalam ukuran yang sangat kecil, sehingga kurang epektif dalam pembelajaran, . Karena poster berdemensi dua, sehingga sukar untuk melukiskn sebenarnya, . Tidak semua materi mudah tersampaikan melalui poster. Langkah-langkah pembuatan poster (Rahmaniati, 2015:. Langkah pertama tentukan topik dan tujuan dari pembuatan poster sehingga dalam pembuatan poter dapat menyampaikan maksud dari isi poster ke orang, . Sesudah menentukan topik dalam pembuatan poster, langkah selanjutnya pilih kata dan menyusun kalimat dengan jelas dan mudah dipihami sehingga pesan yang disampaikan dapat di mengerti, . Tentukan gambar sesuai topik dan atur pada posisi yang tepat, . Perhatikan tata letak huruf dan gambar yang tepat, sehingga tampilan menarik dan mempercantik bagi yang melihat isi poster, . Cetak poster yang sudah di desain pada media kertas, kain atau media lain serta bisa di cetak secara online dengan platform yang ada, . Mempublikasikan poster, poster bisa di temple di ruang METODE PENELITIAN Pada penelitian ini digunakan jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu quasi eksperimental design . ksperimen sem. Quasi eksperimental design yang dimaksudkan adalah nonequivalent control group desig. Nonequivalen control group design dengan pemilihan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol tanpa diacak (Sugiyono, 2015:. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat dengan total keseluruhannya 75 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 52 orang yang terdiri dari 2 kelas yaitu 26 peserta didik kelas Vi-A eksperimen dan 26 peserta didik kelas Vi-B kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teknik purposive sampling. (Sugiyono, 2016:. Penelitian ini dilakukan di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat, semester genap. A 2022/2023. Instrumen penelitian berupa tes. Tes tertulis sebanyak 15 butir soal butir soal pretest dan soal postest sebanyak 20 berbentuk pilihan ganda. Data penelitian ini dianalisis dengan uji statistik, uji validitas dan uji reabilitas, normalitas, uji homogenitas, dan uji t . aired sampel t tes. menggunakan SPSS versi 22. Hipotesis penelitian ini yaitu H0 . idak ada pengaruh model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster terhadap Terbit online pada laman web: https a. Penulis Pertama, dkk. Judul Singkat A hasil belajar peserta didik pada materi struktur dan fungsi tumbuhan di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Bara. Sedangkan H1 . da pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster terhadap hasil belajar peserta didik pada materi struktur dan fungsi tumbuhan di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat. HASIL & PEMBAHASAN Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini, sebagai berikut. Tabel 1. Rekapitulasi Data Hasil Belajar pretest dan postest kelas kontrol dan kelas Data Nilai Minimum Nilai Maximum Mean Std Deviation Tuntas Tidak Tuntas Kelas kontrol Pretest Postest 61,08 68,58 14,618 12,352 Kelas eksperimen Pretest Postest 68,04 79,73 11,701 9,472 Berdasarkan tabel 1, nilai hasil tes pertama dimana belum dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster kontrol dengan pretest menunjukan nilai rata-rata kedua dibawah KKM yaitu dibawah nilai 46. Pada tes kedua yang dilakukan setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dengan hasil postest yang menunjukan adanya peningkatan hasil belajar pada peserta didik kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol dengan nilai yang diperoleh melebihi batas KKM yaitu pada kelas eksperimen rata-rata memperoleh 68,04 Tabel 2 Hasil uji validitas soal pretest Sig. -taile. Keterangan Kesimpulan 0,001 0,014 0,000 0,002 0,000 0,002 0,000 0,005 0,054 0,023 0,078 0,112 0,052 0,231 0,023 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 >0,05 < 0,05 >0,05 >0,05 >0,05 >0,05 < 0,05 Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tidak valid Valid Tidak Valid Tidak Valid Tidak Valid Tidak valid Valid Berdasarkan tabel di atas maka dapat disimpulkan bahwa terdapat 10 soal yang valid dan 5 soal yang tidak valid. Adapun soal diatas yang dinyatakan valid yaitu soal nomor 1,2,3,4,5,6,7,8,10,15 sedangkan soal yang tidak vailid yaitu soal nomor 9,11,12,13,14. Tabel 3 Hasil Uji Reliabilitas Soal Pretest Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Terbit online pada laman web: https. AA. Penulis Pertama, dkk. Judul Singkat A Berdasarkan tabel 3 di atas diketahui nilai alpha cronbach 0,763 yang artinya lebih dari 0,60 sehingga dapat disimpulkan bahwa data bersifat reliabel. Tabel 4 Hasil Uji Validitas Soal Postest Sig . -tailed 0,005 0,007 0,002 0,009 0,009 0,009 0,003 0,065 0,003 0,017 0,008 0,008 0,015 0,966 0,032 0,032 0,008 0,005 0,167 0,003 Keterangan < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 > 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 > 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 < 0,05 > 0,05 < 0,05 Kesimpulan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Tidak valid Valid Valid Valid Valid Valid Tidak valid Valid Valid Valid Valid Tidak valid Valid Berdasarkan tabel diatas maka dapat disimpulkan bahwa terdapat 17 soal yang valid dan 3 soal yang tidak valid. Adapun soal di atas yang dinyatakan valid yaitu soal nomor 1,2,3,4,5,6,7,9,10,11,12,13,15,16,17,18,20 sedangkan soal yang tidak valid yaitu 8,14 dan 19. Tabel 5 Hasil Uji Reliabilitas Soal Postest Reliability Statistics Cronbach's Alpha N of Items Berdasarkan tabel diatas diketahui nilai alpha cronbach 0,740 artinya lebih dari 0,60 yang berarti data bersifat reliabel. Tabel 6 Hasil uji Normalitas Kelas kontrol Kelas eksperimen Pretest Postest Pretest Postest Sig 0,05 0,05 0,05 0,05 0,165 0,188 0,74 0,279 Kesimpulan Normal Normal Normal Normal Berdasarkan tabel diatas, diketahui bahwa data kelas eksperimen dan kelas kontrol serta data pretest dan postest yang menunjukan nilai Shapiro-Wilk >0,05. Dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Terbit online pada laman web: https a. Penulis Pertama, dkk. Judul Singkat A Hasil Test of Homogeneity of Variance Levene Statistic Based on Mean Based on Median Based on Median and with adjusted df Based on trimmed mean Sig. Tabel 7 Hasil SPSS uji homogenitas Berdasarkan tabel diatas, diketahui based on mean 0,332 > 0,05 memiliki nilai sig artinya nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa data tersebut bersifat homogen. Tabel 8 Paired Sampel T Tes Paired Sampel T-Test Kelas Sig. Kesimpulan Eksperimen 0,000 Berpengaruh Hasil paired sampel t test kelas eskperimen di atas, nilai sig . -taile. yaitu 0,000 artinya nilai sig <0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan HI diterima, artinya terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster terhadap hasil belajar. Pembahasan Pada tabel 1 diketahui nilai mean pretest kelas kontrol adalah 61,08 nilai minimum adalah 33, dan nilai maxsimum adalah 85. Selanjutnya, peserta didik yang mencapai KKM sebanyak 7 peserta didik sedangkan yang tidak tuntas sebanyak 19 peserta didik lalu untuk nilai mean postets kelas kontrol adalah 68,58 nilai minimum adalah 40, dan nilai maxsimum adalah 88. Selain itu juga, jumlah peserta didik yang tuntas 14 orang sedangkan yang tidak tuntas 12 orang. Selanjutnya hasil analisis data kelas eksperimen, diketahui nilai mean pretest kelas eksperimen adalah 68,04, nilai minimum 46, dan nilai maksimum adalah 87. Selain itu, julah peserta didik yang tuntas sebanyak 11 peserta didik sedangkan yang tidak tuntas 15 peserta didik. Lalu untuk nilai mean postest kelas eksperimen adalah 79,73 nilai minimum adalah 65 dan nilai maxsimum adalah 100. Selain itu, jumlah peserta didik yang tuntas 21 peserta didik sedangkan yang tidak tuntas sebanyak 5 peserta didik. Berdasarkan nilai-nilai tersebut membuktikan bahwa kelas eksperimen memiliki peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontol, hal ini juga sesuai penelitian (Suantaraet et al. , 2019:. membuktikan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) lebih efektif dalam pembelajaran IPA dari pada model pembelajaran ceraramah. Model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) membuat peserta didik lebih aktif dalam belajar. Berdasarkan analisis butir soal pretest 20 nomor menggunakan SPSS menghasilkan nomor valid dan nomor tidak valid pada tabel 2, soal postest berjumlah 20 butir soal, 17 nomor valid dan 3 nomor tidak valid dan tabel 3 (Bano et al. , 2. Instrumen yang valid akan menghasilkan data yang valid pula, atau dapat juga dikatakan bahwa jika data yang dihasilkan dari sebuah instrumen valid maka instrumen itu juga valid. Selanjutnya pengujian reliabilitas soal pretest dan postest menggunakan SPSS, soal pretest diketahui nilai Alpha cronbachAos adalah 0,763 tabel 5 dan soal postest diketahui nilai Alpha cronbachAos adalah 0,740 tabel 4 artinya nilai Alpha cronbachAos pretest Terbit online pada laman web: https. AA. Penulis Pertama, dkk. Judul Singkat A dan postest >0,60 sehingga dapat disimpulkan bahwa data soal pretest dan postest bersifat reliabel (Puspitaningsityas et al. , 206:. Berdasarkan pada tabel 6, dilaksanakan pembelajaran dengan sampel berdistribusi normal. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji normalitas pada kelas eksperimen nilai sig 0,05. Nilai tersebut lebih besar dari 0,60 . ,05 > 0,. artinya sampel yang diperoleh berdistribusi normal. Uji normalitas adalah sebuah uji yang dapat dilakukan untuk mengetahui penyebaran data terkait variabel yang akan dianalisis, apakah sebaran data tersebut berdistribusi normal atau tidak (Lokat et al. , 2. Selanjutnya pada tabel 3 hasil uji homogenitas data pretest diperoleh nilai sig 0,05 Uji homogenitas adalah suatu prosedur uji statistik yang bertujuan untuk mengetahui apakah varian data dari dua atau lebih kelompok data sampel yang telah diambil berasal dari populasi yng memiliki varian yang sama (Tyastirin & Hidayanti 2017:. Uji normalitas tabel 2 dan homogenitas tabel 3 menunjukan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki varian yang homogen untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pada penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS). Pada tabel 4, uji hipotesis yaitu paired sampel t-test, diperoleh nilai . -taile. sebesar 0,000 dengan taraf signifikan 0,05, maka 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster terhadap hasil belajar IPA di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat memiliki pengaruh yang disignifikan terhadap hasil belajar peserta didik pada materi stuktur dan fungsi organ tumbuhan kelas Vi di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat. Peningkatan hasil belajar peserta didik menyatakan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS), dapat mendorong peserta didk memahami konsep yang diajarkan oleh guru (Wahyudiantari 2015:. Hal ini juga sesuai dengan penelitian (Malik, 2018:. menunjukan bahwa kelas yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) lebih baik dari pada kelas yang dilakukan kelompok eksperimen dan kontrol memiliki nilai rata-rata. (Jonguet al. , 2. model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) adalah suatu model yang menggunakan gambar yang di pasang atau di urut menjadi urutan logis. Selain itu juga media menjadi salah satufaktor keberhasilan belajar, salah satu media yang digunakan adalah media Poster merupakan media pembelajaran yang dapat menumbuhkan ketertarikan peserta didik untuk belajar, penggunaan poster dalam pembelajaran dapat membantu guru menjabarkan materi lebih menarik. Poster disajikan jelas dengan kombinasi visual, menarik perhatian dengan warna yang menyolok dan kreatif (Umami & Budi, 2016:. Berdasarkan penjelasan diatas bahwa model pembelajaran pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster dapat memberikan pengaruh terhadap hasil belajar. Hasil uji paired sampel t test memiliki nilai sig . 0,000 artinya nilai tersebut kurang dari 0,05 sehingga H0 ditolak H1 diterima. KESIMPULAN & SARAN KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster terhadapat hasil belajar di SMP N 2 Umbu Ratu Nggay Barat. Hal ini dapat ditujukan dari nilai rat-rata kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Hasil uji paired sampel t test yang memiliki nilai sig . 0,000 artinya nilai tersebut kurang dari 0,05 sehingga H0 ditolak dan HI diterima. SARAN Terbit online pada laman web: https a. Penulis Pertama, dkk. Judul Singkat A Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka saran yang diberikan kepada guru diharapkan sebelum melakukan pembelajaran biologi guru mengikuti pelatihan-pelatihan terkait penggunaan model pembelajaran yang tepat sesuai dengan materi. Selanjutnya, diharapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) berbantuan media poster dikembangkan dalam materi dan mata pelajaran lainnya. Berdasarkan pernyataan tersebut, pembelajaran yang dilakukan dapat berlangsung dengan efektif dan mencapai tujuan pembelajaran. UCAPAN TERIMAKASIH Peneliti mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu dan mendukung baik moril dan materi dalam menyelesaikan penelitian ini. DAFTAR PUSTAKA Rusman. Model-model Pembelajaran. PT. Raja Grafindo Persada. Huda. Model-model Pengajaran dan Pembelajaran Isu-isu Metodis dan Paradigmas. Pustaka