Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol. No. 3 Agustus 2024 e-ISSN: 3031-3406. p-ISSN: 3031-3414. Hal 120-125 DOI : https://doi. org/ 10. 61132/jepi. Analisis Perkembangan dan Tantangan Bank Syariah Dalam Persaingan Dengan Bank Konvensional di Pasar Keuangan Modern Krisna Reswara Universitas Pembangunan Nasional AuVeteranAy Jawa Timur Fauzatul Laily Nisa Universitas Pembangunan Nasional AuVeteranAy Jawa Timur Alamat: Jl. Rungkut Madya No. Gn. Anyar. Kec. Gn. Anyar. Surabaya. Jawa Timur 60294 Korespondensi penulis: f. es@upnjatim. Abstract. Technological developments in Indonesia have experienced a significant surge in recent years. Technological developments in Indonesia also have a positive impact on sharia banking. As a result, sharia banking in Indonesia is not only able to compete with conventional banking, but also contributes to overall economic stability and financial inclusion, strengthening Indonesia's position as one of the global sharia financial However, even though Islamic banks are experiencing rapid development with the support of digital technology, there will certainly be developments and challenges that will be faced by Islamic banks themselves. The development of Islamic Banking has demonstrated its relevance in the global financial discourse with an increasingly expanding role, based on the principles of ethics and financial justice. To overcome these challenges. Islamic banks can take strategic steps. Keywords: Syariah Banking. Development. Challenge. Modern Financial Markets Abstrak. Perkembangan teknologi di Indonesia telah mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun Perkembangan teknologi di Indonesia juga membawa dampak positif bagi perbankan syariah. Sebagai hasilnya, perbankan syariah di Indonesia tidak hanya mampu bersaing dengan perbankan konvensional, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas ekonomi dan inklusi keuangan secara keseluruhan, menguatkan posisi Indonesia sebagai salah satu pusat keuangan syariah global. Namun, meskipun bank syariah mengalami perkembangan pesat dengan dukungan teknologi digital pastinya akan terdapat perkembangan dan tantangan yang akan dihadapi oleh bank syariah itu sendiri. Perkembangan Bank Syariah telah menunjukkan relevansinya dalam wacana keuangan global dengan peran yang semakin berkembang, berdasarkan prinsip-prinsip etika dan keadilan keuangan. Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, bank syariah dapat mengambil langkah-langkah strategis. Kata kunci: Perbankan Syariah. Perkembangan. Tantangan. Pasar Keuangan Modern LATAR BELAKANG Perkembangan teknologi di Indonesia telah mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan akses internet, adopsi teknologi digital oleh berbagai sektor industri, dan dukungan pemerintah terhadap inovasi telah mendorong transformasi digital di seluruh negeri. Teknologi finansial . , e-commerce, dan startup teknologi kini menjadi pilar penting dalam perekonomian, sementara program-program pemerintah seperti Gerakan Nasional 1000 Startup Digital dan peta jalan Industri 4. 0 membantu memfasilitasi ekosistem teknologi yang dinamis dan berkelanjutan. Hal ini menciptakan peluang baru bagi pengembangan bisnis perbankan baik konvensional ataupun syariah, pendidikan, dan layanan publik yang lebih efektif dan efisien. Received Mei 31, 2024. Accepted Juni 19, 2024. Published Agustus 31, 2024 * Fauzatul Laily Nisa, f. es@upnjatim. Analisis Perkembangan dan Tantangan Bank Syariah Dalam Persaingan Dengan Bank Konvensional di Pasar Keuangan Modern Perkembangan teknologi di Indonesia juga membawa dampak positif bagi perbankan Dengan adopsi teknologi digital, bank-bank syariah dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan layanan, dan memberikan kemudahan akses bagi nasabah melalui platform perbankan digital. Inovasi seperti aplikasi mobile banking, sistem pembayaran online yang sesuai dengan prinsip syariah, dan penggunaan teknologi blockchain untuk transparansi transaksi telah memperkuat daya saing perbankan syariah di era digital. Selain itu, dukungan pemerintah dan regulasi yang mendukung transformasi digital semakin mendorong pertumbuhan sektor perbankan syariah di Indonesia. Peran fintech dalam mendukung perbankan syariah juga semakin penting, dengan berbagai solusi keuangan inovatif yang memungkinkan inklusi keuangan yang lebih luas. Kolaborasi antara fintech dan bank syariah membuka peluang untuk menciptakan produkproduk keuangan yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebagai hasilnya, perbankan syariah di Indonesia tidak hanya mampu bersaing dengan perbankan konvensional, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas ekonomi dan inklusi keuangan secara keseluruhan, menguatkan posisi Indonesia sebagai salah satu pusat keuangan syariah global. Namun, meskipun bank syariah mengalami perkembangan pesat dengan dukungan teknologi digital pastinya akan terdapat perkembangan dan tantangan yang akan dihadapi oleh bank syariah itu sendiri. KAJIAN TEORITIS Dalam penelitian M. Kabir Hassan. Tamer Elsayed, dan Rami Zeitun . berjudul Islamic Versus Conventional Banking: Business Model. Efficiency, and Stability menjelaskan bahwa perbandingan antara model bisnis, efisiensi, dan stabilitas bank syariah dan bank Mereka menyoroti perbedaan dalam prinsip-prinsip operasional, sumber daya, dan struktur modal antara kedua jenis bank ini, serta implikasi efisiensi dan stabilitasnya dalam konteks pasar keuangan modern. Dalam penelitian Maryam Dikko . berjudul Islamic Banking: A Review of Literature and an Assessment of Risk memberikan tinjauan menyeluruh tentang literatur terkait bank syariah, dengan penekanan pada analisis risiko yang dihadapi oleh bank syariah dalam persaingan dengan bank konvensional. Dikaji pula strategi mitigasi risiko yang dapat diadopsi oleh bank syariah untuk memperkuat posisinya dalam pasar keuangan yang dinamis. Sutan Emir Hidayat. Mochamad Pasha, dan Hendry Wijaya . dalam penelitian Islamic Finance in the Global Economy: Growth. Development, and Challenges memaparkan bahwa tentang pertumbuhan dan perkembangan industri keuangan syariah di tingkat global. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia - VOLUME. NO. 3 AGUSTUS 2024 e-ISSN: 3031-3406. p-ISSN: 3031-3414. Hal 272-277 termasuk tantangan yang dihadapi dalam persaingan dengan sektor keuangan konvensional. Mereka menyoroti pentingnya inovasi produk, regulasi yang mendukung, dan literasi keuangan syariah dalam memenangkan persaingan pasar. Selanjutnya Shaista Arshad dan Khalid Raza . dalam jurnal Islamic Banking and Finance: Recent Empirical Literature and Directions for Future Research didalam jurnal ini meninjau literatur empiris terkini tentang perbankan dan keuangan syariah, dengan fokus pada analisis perkembangan, tantangan, dan peluang dalam konteks pasar keuangan global. Mereka mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bank syariah, strategi-strategi inovatif yang diterapkan oleh bank syariah, serta tantangan yang dihadapi dalam menghadapi persaingan dengan bank konvensional. METODE PENELITIAN Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah kajian literatur yang mendalam dan komprehensif. Pendekatan ini melibatkan pengumpulan, evaluasi, dan sintesis berbagai sumber informasi yang relevan, seperti buku, artikel jurnal, laporan riset, dan dokumentasi lainnya yang terkait dengan topik yang sedang diselidiki. Tujuan utama dari metode ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang perkembangan penelitian terkini, mengeksplorasi berbagai perspektif yang ada, mengidentifikasi tren dan tema yang muncul, serta mengevaluasi kecocokan temuan dengan konteks penelitian yang sedang dilakukan. Dengan demikian, kajian literatur menjadi landasan yang kuat dalam merumuskan pertanyaan penelitian yang relevan dan menyediakan kerangka pengetahuan yang memadai untuk mengarahkan analisis lebih lanjut. HASIL DAN PEMBAHASAN Perkembangan Bank syariah telah menjadi subjek yang semakin relevan dalam wacana keuangan internasional karena perannya yang semakin berkembang sebagai alternatif yang berlandaskan pada prinsip-prinsip etika dan keadilan dalam keuangan. Perkembangan ini tidak hanya tercermin dalam pertumbuhan jumlah bank syariah di berbagai negara, tetapi juga dalam transformasi produk dan layanan keuangan yang mereka tawarkan. Ini mencerminkan respons terhadap permintaan pasar yang semakin sadar akan kebutuhan akan produk keuangan yang tidak hanya menguntungkan secara finansial tetapi juga sesuai dengan nilai-nilai moral dan keadilan yang dipegang oleh sebagian besar masyarakat global. Regulasi juga memainkan peran krusial dalam membentuk dan mengarahkan perkembangan bank syariah. Dukungan dari Analisis Perkembangan dan Tantangan Bank Syariah Dalam Persaingan Dengan Bank Konvensional di Pasar Keuangan Modern pihak regulator yang semakin kuat memberikan landasan yang kokoh bagi bank syariah untuk beroperasi dengan transparansi, keandalan, dan keberlanjutan. Hal ini tidak hanya menguntungkan bank syariah itu sendiri tetapi juga meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam ekosistem keuangan syariah. Selain itu, inovasi teknologi yang terus berkembang telah membuka pintu bagi bank syariah untuk merambah lebih jauh ke pasar global. Dengan adopsi teknologi digital, bank syariah dapat memberikan layanan yang lebih cepat, lebih efisien, dan lebih mudah diakses oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sebelumnya mungkin kurang terjangkau oleh layanan keuangan konvensional. Dalam konteks yang semakin terhubung secara global dan semakin kompleks dari pasar keuangan modern, peran dan perkembangan bank syariah tidak hanya menjadi bagian dari keseluruhan transformasi sistem keuangan, tetapi juga menjadi salah satu pendorong utama dalam mewujudkan visi keuangan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdasarkan pada nilai-nilai universal etika dan keadilan. Strategi yang dapat dilakukan oleh bank syariah untuk mengembangkan digital banking, inovasi produk perbankan syariah, dan peningkatan sumber daya manusia yang kompeten dalam konteks perbankan syariah di Indonesia, meliputi pengembangan aplikasi mobile yang ramah syariah, layanan perbankan online yang lebih luas, dan adopsi teknologi blockchain untuk transparansi dan keamanan transaksi. Sementara itu, inovasi produk perbankan syariah ditekankan sebagai keunggulan dengan sistem bagi hasil yang lebih independen dan kekreatifan dalam menawarkan produk agar menarik minat masyarakat. Peningkatan sumber daya manusia yang kompeten dicapai melalui pendidikan, pelatihan berkelanjutan, kerjasama dengan institusi pendidikan, dan program pengembangan karir untuk pegawai bank syariah. Tantangan Dalam era pasar keuangan yang semakin modern dan kompetitif, bank syariah dihadapkan pada berbagai tantangan yang perlu diatasi untuk bersaing secara efektif dengan bank konvensional. Salah satu tantangan utama adalah menciptakan model bisnis yang dapat mengakomodasi prinsip-prinsip syariah sambil tetap bersaing dalam hal inovasi produk, layanan, dan efisiensi operasional yang menjadi tuntutan dalam industri perbankan saat ini. Bank Syariah dihadapkan pada beberapa tantangan kritis. Pertama, minimnya informasi yang benar tentang bank ini telah menciptakan persepsi yang keliru di masyarakat, salah satunya adalah menganggap bank syariah sebagai bank konvensional yang hanya berbeda dalam sistem pembagian hasil. Ini mengakibatkan pandangan bahwa bank syariah bersifat sektarian, hanya untuk golongan umat agama tertentu. Kedua, terdapat keterbatasan jaringan Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia - VOLUME. NO. 3 AGUSTUS 2024 e-ISSN: 3031-3406. p-ISSN: 3031-3414. Hal 272-277 dan kantor cabang Bank Syariah di Indonesia jika dibandingkan dengan bank konvensional. Kurangnya fasilitas untuk melayani nasabah dalam bertransaksi dengan Bank Syariah terlihat dari jumlah yang terbatas dari bank tersebut, serta kendala dalam pengembangan sistem informasi yang memadai. Sementara itu, penerapan standar tingkat kesehatan perbankan juga menjadi tantangan bagi Bank Syariah. Bank ini harus memenuhi standar laporan keuangan yang menuntut keadilan, kebenaran, transparansi, dan pertanggungjawaban. Meskipun berpegang pada konsep Islam dalam pencatatan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan dan adil, namun harus tetap mempertimbangkan standar laporan keuangan bank konvensional yang memiliki fungsi sosia. KESIMPULAN DAN SARAN Perkembangan Bank Syariah telah menunjukkan relevansinya dalam wacana keuangan global dengan peran yang semakin berkembang, berdasarkan prinsip-prinsip etika dan keadilan Hal ini tercermin dalam pertumbuhan jumlah bank syariah di berbagai negara serta transformasi produk dan layanan keuangan yang mereka tawarkan. Namun, tantangantantangan seperti minimnya informasi yang benar tentang bank syariah, keterbatasan jaringan dan kantor cabang, serta penerapan standar tingkat kesehatan perbankan menjadi hal yang harus diatasi. Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, bank syariah dapat mengambil langkah-langkah strategis. Pertama, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bank syariah melalui edukasi yang tepat dan jelas mengenai prinsip-prinsip syariah dan produk yang mereka tawarkan. Kedua, memperluas jaringan dan kantor cabang serta meningkatkan infrastruktur teknologi informasi untuk memperbaiki aksesibilitas dan kualitas layanan kepada Ketiga, mempertimbangkan prinsip-prinsip keadilan dan transparansi. Dengan mengatasi tantangan-tantangan ini dan melanjutkan inovasi serta peningkatan kualitas layanan. Bank Syariah dapat terus menjadi pemain yang relevan dan berdampak positif dalam ekosistem keuangan global yang inklusif, berkelanjutan, dan berlandaskan pada nilainilai etika dan keadilan. UCAPAN TERIMA KASIH