KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2024. Vol. 1 No. 1: 11-17 PEMBINAAN JIWA WIRAUSAHA PADA GENERASI Z DI MADRASAH ALIYAH DARUSALAM PEMATANG DUKU TIMUR KABUPATEN BENGKALIS Nurmahadi1*. Muhammad Isa2. Khodijah Ishak 3. Mashuri2. Susilawati4. Azlan2. Ahmad Nur Cahya5. Wan Tuti Cahyati1. Nur Sakbaniah 6. Jayu Triawan 4. Idham Kholid 3 Akuntansi Syariah. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis. Riau. Indonesia Manajemen Bisnis Syariah. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis. Riau. Indonesia 3 Magister Ekonomi Syariah. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis. Riau. Indonesia 4 Manajemen Keuangan Syariah. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis. Riau. Indonesia 5 Perbankan Syariah. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis. Riau. Indonesia 6 Hukum Ekonomi Syariah. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Syariah Bengkalis. Riau. Indonesia https://doi. org/10. 46367/khidmah. Info Artikel Riwayat: Dikirim 13 April 2024 Direvisi 26 April 2024 Diterima 30 April 2024 Kata Kunci: Pembinaan Wirausaha Generasi Z Abstrak Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan motivasi pembinaan jiwa wirausaha terhadap generasi Z untuk siswa dan siswi Madrasah Aliyah Daarusalam Pematang Duku Timur Kecamatan Bengkalis. Kabupaten Bengkalis. Metode yang digunakan adalah metode seminar pembinaan wirausaha dengan empat tahap yakni tahap persiapan dengan observasi diskusi dan wawancara, kemudian tahap pelaksanaan dengan melaksanakan seminar pembinaan dan pemberian materi tentang generasi Z dan Revolusi industry, pentingnya berwirausaha kiat kiat berwirausaha, kemudian tahap evaluasi dan penyusunan laporan pengabdian. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa motivasi generasi Z mengalami peningkatan setelah dilaksanakan seminar pembinaan jiwa wirausaha, sebanyak 83 persen peserta termotivasi dari kegiatan ini. Kemudian terakhir adalah tahap keberlanjutan yang akan dilaksanakan berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dan pelaporan hasil pengabdian masyarakat. Korespondensi: Nurmahadi nurmahadi21@gmail. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4. 0 International License. PENDAHULUAN Revolusi industri yang terjadi pada abad ke-18 di Eropa, membawa dampak yang positif bagi kehidupan manusia di dunia. Revolusi industri yang terjadi di Eropa, secara bertahap mempengaruhi sistem peradaban manusia di muka bumi, tidak terkecuali Indonesia. Kemudian revolusi industri tersebut berkembang, sampai pada sekarang ini, kita berada pada masa revolusi industry 4. Salah satu dampak yang ditimbulkan dari revolusi industry ini adalah manusia di tuntut untuk lebih kreatif, inovatif. (Yolanda et al. Selain itu persaingan yang ketat juga menjadi dampak yang sangat serius, terutama pada persaingan lapangan pekerjaan pada generasi muda atau generasi Z pada saat sekarang ini. (Hasan et al. Generasi Z merupakan generasi yang langsung terdampak pada revolusi industry 4. 0, di mana generasi Z tumbuh berdampingan dengan teknologi, internet, dan media sosial, serta platform digital yang (Purnomo et al. Sehingga dengan banyaknya platform digital yang hidup berdampingan dengan generasi Z, kemudian penggunaan teknologi dalam segala lini kehidupan, tentu berpengaruh kepada penggunaan sumber daya manusia dalam dunia industry dan dunia kerja. Sebagai antisipasinya, maka E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2024. Vol. 1 No. 1: 11-17 generasi Z harus dapat berwirausaha, menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, dengan berwirausaha (Ambarwati 2021. Riscal and Sahbany 2. Menurut data BPS tahun 2023, generasi Z di Indonesia sebanyak 22 persen dari jumlah populasi penduduk di Indonesisa atau sekitar 60 juta penduduk. Angka yang begitu besar, tentu akan berdampak pada peningkatan ekonomi, jika Generasi Z ini memiliki motivasi dan inovasi untuk berwirausaha. upaya yang harus di tempuh adalah dengan memberikan Soft skill, keterampilan kewirausahaan bagi generasi Z. (Hagabean and Nuraga 2023. Josefien et al. Selain itu memberikan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya kewirausahaan juga sangat di perlukan untuk memotivasi dan meningkatkan semangat wirausaha bagi generasi Z. (Febiana et al. Kecenderungan dan ketertarikan generasi Z untuk berwirausaha harus di dorong dengan memberikan motivasi, pendidikan keterampilan dan keahlian. Pendidikan tentang penggunaan perangkat digital, kemudian semangat untuk ber bisnis, serta motivasi dari dalam diri merupakan hal yang harus di pupuk dan terus dilakukan melalui seminar seminar, pelatihan, maupun pendidikan di sekolah dan perguruan tinggi. (Arshita Safa Nugraheni. Awin Mulyati 2023. Razi 2017. Serli Oktapiani et al. Motivasi dan pembinaan yang di lakukan di sekolah sekolah dan perguruan tinggi akan membawa dampak yang baik untuk menciptakan dan memotivasi generasi Z untuk berwirausaha. (Karlina. Tukiran, and Purwaningsih 2. Motivasi bagi generasi Z untuk menjadi wirausaha sendiri tentu sangat beragam. Namun dalam beberapa literature di sebutkan bahwa motivasi untuk berwirausaha tersebut terdiri dari tiga dimensi. Ambition for freedom . ktivitas lebih bebas, memiliki usaha sendiri, menjadi lebih dihormati, terdepan dalam menerapkan ide baru, mengembang kan hobi dalam bisni. Self-realisation . emiliki posisi yang lebih baik di masyarakat, merasakan tantangan, memotivasi dan memimpin orang lain, melanjutkan tradisi keluarga, mengimplementasikan ide atau berinovasi, mengikuti orang lai. , 3. ehilangan pekerjaan, memperoleh pendapatan yang lebih baik, dan tidak puas dengan pekerjaan yang dimiliki sebelumny. (Muttaqiyathun and Nurmaya 2. Rasa percaya diri dan pengaruh lingkungan juga menjadi faktor motivasi bagi generasi Z. (Anggarini 2. METODE Metode Pengabdian yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Daarusalam Pematang Duku Timur Bengkalis ini terdiri dari empat tahapan. Tahapan tahapan tersebut di mulai dari yang pertama adalah tahap persiapan, kemudian setelah itu tahapan berikutnya adalah tahap pelaksanaan yang terdiri dari seminar ceramah motivasi dan pembinaan dalam berwirausaha pada generasi Z di Madrasah Aliyah Daarusalam Pematang Duku Timur, dan diskusi tanya jawa untuk memecahkan permasalahan yang timbul selama pelaksanaan pengabdian. Kemudian yang ketiga adalah tahap evaluasi, dan yang ke empat adalah tahap keberlanjutan hasil evaluasi. Adapun tahapan metode pelaksanaan pengabdian dapat dilihat pada Gambar Gambar 1 Tahapan Metode Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahap Persiapan Diskusi dan wawancara dengan generasi Z dan guru. Tentang bagaimana motivasi mereka dalam berwirausaha, kendala, dan persiapan teknis Pelaksanaan Evaluasi dan Pelaporan Keberlanjutan hasil Evaluasi Pelaksanaan pengabdian dengan membagi kegiatan seminar 3 sesi. kemudian setelah selesai penyampaian materi seminar, dilanjutkan dengan tanya jawab Evaluasi dengan wawancara kepada peserta seminar wirausaha, kemudian dilanjutkan dengan dokumen untuk penyusunan laporan Jika dari hasil pengabdian, motivasi generasi Z meningkat maka dilanjutkan pendampingan atau pelatihan digital Jika tidak ada peningkatan, maka metode di ganti menjadi E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2024. Vol. 1 No. 1: 11-17 Persiapan Tahapan persiapan dilaksanakan dengan melakukan observasi yang di lakukan langsung kepada siswa-siswi dan guru di Madrasah Aliyah Daarusalam Pematang Duku Timur Bengkalis. Observasi ini di lakukan untuk mengetahui sejauh mana siswa siswi madrasah aliyah sebagai generasi Z memiliki semangat dan motivasi untuk berwirausaha. pelaksanaan observasi ini juga di lakukan dengan memberikan wawancara atau pertanyaan-pertanyaan khusus tentang motivasi berwirausaha, keinginan untuk tidak bergantung kepada mencari pekerjaan setelah tamat belajar, dan motivasi untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat di pedesaan. Observasi dan wawancara langsung yang dilaksanakan kepada siswa Aesiswa Madrasah Aliyah Daarusalam Pematang Duku Timur akan menggambarkan seberapa besar motivasi dan keinginan Generasi Z untuk berwirausaha. Kemudian apa saja yang menjadi kendala mereka untuk memulai berwirausaha, serta apa tujuan dan rencana mereka setelah tamat dari belajar. Dari hasil observasi dan wawancara itulah, yang selanjutnya akan digunakan untuk bahan pengabdian di tahap pelaksanaan. Tahapan Pelaksanaan Tahapan pelaksanaan pengabdian motivasi berwirausaha pada generasi Z di Madrasah Aliyah Pematang Daarusalam Pematang Duku Timur dilaksanakan dengan memberikan ceramah motivasi melalui workshop dan seminar. Seminar yang dilaksanakan bertempat di aula Madrasah Aliyah Daarusalam Pematang Duku Timur. Kegiatan seminar motivasi bagi generasi Z ini di bagi kepada tiga sesi. Sesi pertama yakni penyampaian materi motivasi tentang generasi z dan revolusi industry. Kemudian setelah itu di lanjutkan dengan pemaparan materi kedua yakni tentang pentingnya berwirausaha pada generasi Z, dan yang ketiga disampaikan materi tentang motivasi dan kiat kiat berwirausaha pada generasi Z. Kegiatan tahapan pelaksanaan ini dimulai dengan registrasi masuk untuk mengikuti seminar oleh tim pengabdian, kemudian peserta menempati ruangan yang telah disediakan. Setelah itu dilaksanakan sesi pembukaan yang di buka oleh ketua tim pengabdian, kemudian sambutan dari kepala madrasah aliyah daarusalam pematang duku timur. Setelah itu baru dilaksanakan kegiatan seminar pemaparan materi sesuai dengan tema yang telah ditentukan, yakni tentang minat berwirausaha pada generasi Z. Adapun kegiatan pelaksanaan pengabdian di rangkum dalam Tabel 1. Waktu 00 - 08. 45 - 09. 00 - 09. 40 - 10. 20 - 11. 00 - 11. 40 - 12. Tabel 1 Susunan Acara Kegiatan Pengabdian Kegiatan Pelaksana Registrasi Tim Pengabdian Kepala Madrasah. Ketua Tim Sambutan dan pembukaan Pengabdian Penyampaian Materi sesi pertama tentang Tim Pengabdian generasi Z dan Revolusi Industri Penyampaian Materi sesi dua tentang Tim Pengabdian pentingnya berwirausaha pada generasi Z Penyampaian Materi sesi tiga tentang Tim Pengabdian motivasi dan kiat kiat berwirausaha pada Sesi tanya jawab Tim Pengabdian dan Peserta Penutupan Tim Pengabdian dan Peserta Tahap Evaluasi Dan Pelaporan Tahapan evaluasi dan pelaporan dilaksanakan oleh tim pengabdi dengan mengumpulkan seluruh dokumen-dokumen yang diperoleh ketika pelaksanaan pengabdian. Kemudian dari dokumen dokumen tersebut digunakan sebagai dasar oleh tim pengabdi untuk membuat dan menyusun laporan pengabdian. Evaluasi juga dilaksanakan oleh tim pengabdi sebagai tindak lanjut dari motivasi yang dilakukan kepada generasi Z tentang minat berwirausaha. Wawancara kepada peserta pengabdian dan pengisian kuesioner digunakan oleh tim pengabdi untuk mengevaluasi hasil dari kegiatan seminar motivasi dan minat berwirausaha pada generasi Z. Hasil analisis awal pada tahap persiapan dan hasil evaluasi pada tahap pelaksanaan akan terlihat perubahan tentang minat generasi Z untuk berwira usaha sebelum dan sesuah dilaksanakan pengabdian. Tahap Keberlanjutan Hasil Evaluasi Tahap keberlanjutan hasil evaluasi ini merupakan tahapan terakhir dari pengabdian kepada masyarakat tentang menumbuhkan minat berwirausaha pada generasi Z. Keberlanjutan program E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2024. Vol. 1 No. 1: 11-17 ditentukan berdasarkan hasil laporan dan evaluasi yang telah disusun oleh tim pengabdi. Jika hasil evaluasi dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa minat dan motivasi Generasi Z mengalami perubahan dan peningkatan minat dan motivasi untuk berwirausaha, maka untuk kegiatan selanjutnya akan dilaksanakan program pendampingan wirausaha, atau pelatihan tentang digital marketing. Jika hasil evaluasi dari kegiatan pengabdian ini belum menunjukkan peningkatan minat dan motivasi generasi Z dalam berwirausaha, maka akan dilakukan perbaikan kualitai seminar dan pelatihan atau dengan merubah metode dari seminar menjadi workshop atau pendampingan. HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pembinaan jiwa wirausaha pada generasi Z dilaksanakan di Madrasah Aliyah Daarusalam Pematang Duku Timur Kecamatan Bengkalis. Kabupaten Bengkalis. Tim pengabdian kepada masyarakat melakukan koordinasi dan diskusi kepada mitra yakni kepala sekolah, guru dan siswa-siswi Madrasah Aliyah Daarusalam Pematang Duku Timur. Pada tahap awal pelaksanaan ini, tim pengabdian kepada masyarakat dan mitra pada tanggal 08 Desember 2023 bersepakat bahwa tim pengabdian kepada masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi SyariAoah Bengkalis akan menjadi pembicara atau narasumber pada kegiatan seminar. Topic atau tema yang telah disepakati antara tim pengabdian masyarakat STIE SyariAoah Bengkalis dengan mitra adalah pembinaan jiwa wirausaha pada generasi Z. Setelah koordinasi pertama dilakukan, selanjutnya tim pengabdian kepada masyarakat STIE SyariAoah Bengkalis dan mitra melaksanakan koordinasi kembali pada tanggal 07 Desember 20203. Koordinasi tersebut membahas tentang bagaimana konspe teknis pelaksanaan seminar pengabdian kepada Mulai dari tema, materi pelaksanaan, waktu pelaksanaan sampai kepada pembicara dan seminar pengabdian di sepakati dalam diskusi dengan pihak mitra tersebut. Dari hasil diskusi tersebut, di sepakati bahwa kegiatan seminar pembinaan jiwa wirausaha bagi generasi Z ini dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2023. Adapun lokasi pelaksanaanya adalah aula madrasah aliyah Daarusalam Pematang Duku Timur. Peserta dari seminar ini adalah Siswa dan Siswi Madrasah Aliyah Daarusalam Pematang Duku Timur. Kemudian tema yang telah di sepakati bersama dengan pihak mitra dalam seminar yang disampaikan oleh tim pengabdian kepada masyarakat STIE SyariAoah Bengkalis terdiri dari tiga topik utama, yaitu yang pertama adalah generasi Z dan revolusi industry, kemudian yang kedua adalah pentingnya berwirausaha pada generasi Z, dan yang ketiga adalah kiat Aekiat berwirausaha pada generasi Z. Persiapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilakukan dengan baik dan berjalan dengan lancar, kemudian dilakasnakan tahapan pelaksanaan pengabdian. Pelaksanaan pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan di aula Madrasah Aliyah Daarusalam Pematang Duku Timur. Tema pengabdiannya adalah pembinaan jiwa wirausaha pada generasi Z, dan seminar dilaksanakan pada hari Selasa, 12 Desember 2023, dan dikuti oleh 40 peserta. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan registrasi peserta, kemudian peserta menempati lokasi yang telah disediakan. Setelah acara dibuka oleh pembawa acara, kemudian kepala sekolah dan ketua tim pengabdian memberikan sambutan sekaligus pembukaan acara pengabdian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dibuka oleh ketua tim pengabdian dan kepala sekolah berjalan dengan lancar. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang generasi Z dan revolusi industry. Materi disampaikan oleh anggota pengabdian kepada masyarakat Dosen STIE SyariAoah Bengkalis. Gambaran umum generasi Z dan tahapan tahapan dalam revolusi industry dari abad ke-18 sampai sekarang menjadi fokus utama dalam penyampaian materi pengabdian ini. Bagaimana perkembangan revolusi industry mempengaruhi kehidupan sosio ekonomi generasi ke generasi sampai kepada generasi Z menjadi bahan materi yang mendapat sambutan serius dari peserta pengabdian. Setelah materi pertama tentang generasi Z dan revolusi industry sudah dipaparkan secara mendetail, dilanjutkan dengan pemaparan materi yang kedua yakni tentang pentingnya berwirausaha pada generasi Z (Gen . Materi tentang pentingnya berwirausaha pada generasi Z (Gen . ini disampaikan oleh anggota tim pengabdian, yakni dosen dengan bidang keahlian bisnis dan marketing dan mempunyai usaha UMKM. Dalam pemaparanya, pemateri memberikan pembahasan bahwa di era revolusi industry 4. 0 ini, generasi z harus bisa bersaing dan berinovasi serta mempunyai kreatifitas diri di tengah sulitnya mencari lapangan kerja dan persaingan yang sangat ketat serta perekonomian yang sangat sulit. Generasi Z harus E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2024. Vol. 1 No. 1: 11-17 mampu menciptakan lapangan kerja, melihat peluang peluang usaha dan memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung proses wirausaha. Dengan berwirausaha, maka generasi Z akan dapat meningkatkan nilai diri dan dapat membantu masyarakat dalam menciptakan lapangan pekerjaan, bahkan lebih dari itu, memberikan pendapatan bagi daerah dan meningkatkan perekonomian daerah. Diantara keuntungan dan kelebihan dalam berwirausaha adalah dapat menciptakan lapangan kerja, menemukan inovasi dan gagasan dalam mengelola sumber daya alam dan mampu meningkatkan ekonomi. Pemaparan materi selanjutnya yakni tentang kiat-kiat berwirausaha yang harus dilakukan oleh generasi Z. Pada sesi materi ini, pemateri menjelaskan tentang bagaimana caranya supaya kita menjadi wirausaha yang bisa menjalankan bisnis dengan baik. Pemateri menyampaikan beberapa poin penting yang harus dilakukan dalam berwirausaha pada generasi Z. Poin-poin penting tersebut diantaranya adalah: Bagaimana kita mengetahui kemampuan diri kita dengan cara mengasah kemampuan dan potensi diri. Menemukan mentor yang tepat, generasi Z harus mampu melihat kesusksesan seseorang merupakan hasil dari proses dan ketekunan yang telah di jalaninya. Bagaimana belajar berwirausaha dan bermitra dengan kolega yang tepat menjadi kunci sukses. Generasi Z harus lihai dan pandai serta cerdas dalam memanfaatkan teknologi dalam mendukung proses wirausaha atau bisnisnya. Pemanfaatan teknologi di era digital sangat diperlukan untuk desain produk, marketing, dan pengelolaan keuangan. Membangun koneksi dan jaringan, mencari mitra wirausaha agar supaya kita punya mitra dan wirausaha kita berjalan secara berkelanjutan. Seluruh materi pada ketiga sesi ini sudah dipaparkan dengan baik, kemudian selanjutnya adalah sesi tanya jawab. Antusiasme peserta generasi Z dalam pengabdian ini sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan peserta yang melaksnakan diskusi dan tanya jawab sangat banyak. Total ada 10 peserta yang aktif dalam melakukan diskusi tanya jawab seputar materi dan topic yang telah sampaikan oleh tim pengabdian kepada masyarakat. Dari hasil diskusi tersebut menggambarkan bahwa motivasi generasi Z menjadi meningkat dan menjadi tertantang untuk memulai wirausaha dengan memanfaatkan teknologi dan memanfaatkan peluang yang ada. Tahapan kedua sudah dilaksanakan dengan baik, yakni tahapan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, seminar pengabdian dengan tema pembinaan wirausaha bagi generasi Z. Selanjutnya dilaksanakan evaluasi terhadap peserta seminar pengabdian kepada masyarakat. Evaluasi dilaksanakan dengan melakukan wawancara kepada peserta sebanya 40 peserta generasi Z, dengan rincian peserta laki laki sebanyak 16 peserta dan peserta perempuan sebanyak 24 peserta. Peserta diberikan pertanyaan apakah mereka punya keinginan dan motivasi untuk berwirausaha dan apakah peserta sudah memiliki tips dan kiat dalam berwirausaha yang akan dilakukan. Hasilnya sebanyak 80 persen peserta menunjukkan jawaban yang positif, yakni termotivasi dan memiliki semangat dan tips untuk berwirausaha, serta wirausaha yang seperti apa yang harus dilakukan oleh generasi Z. Adapun tabel ringkasan evaluasi disajikan dapat Tabel 2. Tabel 2 Ringkasan Evaluasi Hasil Seminar Motivasi Wirausaha Pada Generasi Z Jumlah Peserta Hasil Evaluasi Persentase Peserta Termotivasi Laki-Laki Belum termotivasi Termotivasi 47,5% Perempuan Belum termotivasi 12,5% Total Termotivasi 82,5% Total Belum Termotivasi 17,5% Berdasarkan hasil evaluasi seminar pengabdian pembinaan wirausaha pada generasi Z, menunjukkan bahwa 83 persen peserta generasi Z termotivasi dan sudah memiliki tips dan kiat kiat serta strategi dalam berwirausaha. Maka setelah disusun laporan pengabdian kepada masyarakat, tahapan selanjutnya adalah keberlanjutan hasil evaluasi pengabdian kepada masyarakat. E-ISSN: 3047-5155 https://ejournal. id/index. php/khidmah KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Mei 2024. Vol. 1 No. 1: 11-17 KESIMPULAN Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema pembinaan jiwa wirausaha pada generasi Z ini memberikan pengetahuan kepada generasi Z tentang pentingnya berwirausaha dan kiat kiat dalam Pemaparan tiga materi dan motivasi dari tim pengabdian kepada masyarakat mampu memotivasi dan membuka wawasan serta pemikiran generasi Z, untuk berwirausaha, mengenal potensi diri, memanfaatkan teknologi secara cerdas dan bijak serta memiliki mentor wirausaha. Berdasarkan hasil evaluasi pengabdian, maka kegiatan ini harus dilaksanakan keberlanjutanya, yakni pendampingan atau pelatihan digital marketing. Keberlanjutan pengabdian kepada masyarakat ini sangat penting untuk dilaksanakan, untuk mewujudkan generasi Z yang sukses dalam berwirausaha. UCAPAN TERIMA KASIH Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi SyariAoah Bengkalis mengucapkan terima kasih kepada Sekolah Madrasah Aliyah Daarusalam Pematang Duku Timur, dan seluruh peserta. Atas kerja sama yang baik dari pihak sekolah dan peserta, kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat terselenggara dengan lancar. Semoga kegiatan ini akan berkelanjutan sesuai hasil evaluasi dan laporan yang telah disusun. DAFTAR PUSTAKA