Copyright A 2025 pada penulis Jurnal Peradaban Masyarakat. Vol. No. Juli 2025 Menggali Potensi Diri Sebagai Wirausaha Islami Di Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh Tangerang Selatan Aden Prawiro Sudarso1*. Suyatin2. Heri Murtiyoko 3 Universitas Pamulang. Tangerang Selatan. Indonesia *E-mail: dosen1171@unpam. id, dosen01426@unpam. id, dosen01036@unpam. ABSTRAK Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman yang lebih dalam mengenai keilmuan wirausaha kepada santri di Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh. Tangerang Selatan. Program ini bertujuan untuk memotivasi mereka menjadi wirausahawan muda Muslim yang sukses, terutama dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan melalui ceramah dan diskusi bersama. Dengan pendekatan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang ilmu kewirausahaan serta konsep bisnis yang relevan sebagai bekal untuk menjadi wirausahawan muda yang sukses. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen Program Studi Manajemen. Program Sarjana. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pamulang. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan dampak positif, terlihat dari antusiasme dan semangat para santri dalam mengikuti penyuluhan. Aktivitas tanya jawab dan diskusi interaktif juga berlangsung dengan baik, menunjukkan partisipasi aktif para santri dalam memperoleh wawasan dan ilmu baru mengenai kewirausahaan. Melalui pengabdian ini, diharapkan dapat terbentuk generasi wirausaha muda yang tidak hanya kompeten secara bisnis, tetapi juga memiliki landasan moral dan etika yang sesuai dengan ajaran Islam dalam menjalankan usaha. Kata Kunci: Potensi Diri. Wirausaha Islami. Yayasan Al-Munasharoh ABSTRACT The purpose of this Community Service program is to provide knowledge and understanding of entrepreneurship to the santri at the Al-Munasharoh Orphanage Foundation in South Tangerang. This program aims to motivate them to become successful young Muslim entrepreneurs, especially in facing the challenges of globalization. The method of implementing this community service involves lectures and discussions. Through this approach, it is expected that participants will enhance their understanding of entrepreneurship and business concepts, equipping them to become successful young Muslim entrepreneurs. This activity was carried out by lecturers from the Management Study Program. BachelorAos Program. Faculty of Economics and Business. Universitas Pamulang. The results of this activity showed a positive impact, reflected in the enthusiasm and eagerness of the santri in attending the lectures. The question-and-answer sessions and interactive discussions also went well, showing active participation from the santri in gaining new insights and knowledge about entrepreneurship. Through this community service, it is hoped that a generation of young entrepreneurs will emerge, who are not only competent in business but also grounded in moral and ethical principles in accordance with Islamic teachings in running their enterprises. Keywords: Self-Potential. Islamic Entrepreneurship. Al-Munasharoh Foundation PENDAHULUAN Kemandirian ekonomi memiliki peranan yang sangat penting, terutama bagi anak-anak panti asuhan, agar mereka lebih siap menghadapi tantangan masa depan. Dalam pandangan Islam, kewirausahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kejujuran, keberkahan, dan tanggung jawab sosial. Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh memiliki potensi yang besar untuk mengembangkan kewirausahaan Islami, meskipun saat ini mereka masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan pelatihan dan pemahaman yang mendalam mengenai dunia wirausaha. Oleh karena itu, melalui program pelatihan dan pendampingan berbasis nilai Islam, anak-anak panti asuhan diberdayakan untuk menjadi wirausahawan muda yang kompeten sejak dini. Harapannya, program ini dapat berkontribusi pada peningkatan jumlah UMKM di Tangerang Selatan, sekaligus membantu menurunkan tingkat kemiskinan yang semakin meningkat di wilayah Dengan mengembangkan ekonomi kreatif di kalangan santri, diharapkan dapat menjadi solusi strategis untuk mengatasi tantangan sosial ekonomi di masa depan, serta memperkuat perekonomian lokal melalui pemberdayaan yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Jurnal Peradaban Masyarakat. Vol. No. Juli 2025 ISSN 2828-1349 Sebagaimana Data dari BPS (Badan Pusat Statisti. Tangerang Selatan 2023, mengenai penduduk miskin di Provinsi Banten tahun 2019Ae2023, sebagai berikut: Tabel 1. Jumlah Penduduk Miskin Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Banten . alam rib. , 2019Ae2023 Sumber: BPS (Badan Pusat Statisti. Tangerang Selatan 2025 Berdasarkan data di atas jumlah penduduk miskin di Provinsi Banten tahun 2019Ae2023, terlihat bahwa Tangerang Selatan memiliki jumlah penduduk miskin yang lebih tinggi dibandingkan dengan Kota Cilegon . ,20 ribu pada tahun 2. dan hampir setara dengan Kota Serang . ,99 ribu pada tahun 2. Meskipun jumlahnya masih lebih rendah dibandingkan dengan Kabupaten Tangerang . ,70 ribu pada tahun 2. , kenaikan jumlah penduduk miskin di Tangerang Selatan menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi kurang sejahtera. Adanya jumlah penduduk miskin tersebut salah satu faktornya kurang minatnya generasi muda dalam memiliki sebuah bisnis, karena generasi muda lebih memilih bekerja dibandingkan menjadi wirausaha, menurut penulis belum mampunya generasi muda menguasai dalam bidang pemasaran terutama dalam memasarkan produk atau jasanya secara digital, padahal efektivitas pemasaran digital saat ini pada sebuah bisnis perlu diperhatikan, agar terus mendongkrak penjualan ke arah yang signifikan. Berdasarkan penelitian R. Rahayu & J. Day . , diketahui bahwa AuKarakteristik UMKM (Usaha Mikro. Kecil dan Menenga. di Indonesia masih sangat sedikit untuk mengembangkan pemasaran digital yang bersifat berjejaring dan menggunakan teknologi yang UMKM yang masih menggunakan situs statis sebesar 32,5%, situs interaktif 25% dan belum terlibat secara digital memiliki persentase 7,2% UMKM. Ay Temuan ini menunjukkan bahwa banyak UMKM belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Temuan tersebut diperkuat oleh hasil riset A. Budiyanto & A. Effendy . , yang menyebutkan bahwa salah satu kendala utama UMKM adalah AuTerbatasnya sarana dan prasarana usaha terutama berhubungan dengan alat-alat teknologi. Kebanyakan UMKM menggunakan teknologi yang masih sederhana sehingga sulit untuk bersaing secara kualitas dan kuantitas. Ay Seiring dengan perkembangan zaman di era digital, solusi yang dapat diambil oleh pelaku usaha adalah melalui strategi pemasaran digital. Hal ini diperkuat oleh penelitian Effendy. , & Sunarsi. , yang menyatakan bahwa AuPromosi sangat efektif https://journal-stiehidayatullah. id/index. php/peradaban Jurnal Peradaban Masyarakat. Vol. No. Juli 2025 ISSN 2828-1349 dilakukan melalui media Online terutama lebih efektif dilakukan promosinya melalui media sosial dibandingkan promosi melalui media elektronik, dan media cetak. Ay Oleh sebab itu. Santri di Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh perlu memperoleh pemahaman yang baik tentang ilmu bisnis serta ditanamkan pola pikir kreatif agar mampu mengelola usaha yang dapat berkembang, terlebih dalam situasi seperti pandemi. Namun tentu saja, upaya tersebut perlu dukungan penuh dari berbagai pihak karena seperti disampaikan oleh Effendy. , et al. , bahwa AuSebuah lembaga, semestinya perlu didukung oleh semua elemen masyarakat, baik guru, orangtua, masyarakat sekitar dan termasuk dosen-dosen diharapkan dapat mengabdi dan berperan serta dalam membentuk untuk mewujudkannya. Ay Di samping itu, usia remaja adalah masa penting untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Dalam hal ini. Hamalik . alam Effendy et al. , 2. menegaskan bahwa AuBelajar pada hakikatnya adalah AoperubahanAo yang terjadi di dalam diri seseorang setelah berakhirnya melakukan aktivitas belajar. walaupun pada kenyataannya tidak semua perubahan termasuk kategori belajar. Ay Sebagai bentuk kontribusi nyata, dosen-dosen dari UNPAM, khususnya dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh. Kegiatan ini mengusung tema AuMenggali Potensi Diri Sebagai Wirausaha Islami Di Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh Tangerang SelatanAy yang bertujuan membekali para santri dengan ilmu, keterampilan, dan karakter kewirausahaan Islami. METODE PELAKSANAAN Metode kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh. Tangerang Selatan, dengan menyasar para santri sebagai peserta Fokus kegiatan adalah penyuluhan mengenai pentingnya menjadi wirausaha muda yang kreatif dan inovatif, disertai sesi interaktif yang mendukung pemahaman mereka terhadap Dalam pelaksanaannya, digunakan beberapa metode pendekatan. Pertama, metode ceramah atau presentasi digunakan sebagai sarana penyampaian materi secara langsung oleh Melalui metode ini, peserta diberikan pengetahuan dasar tentang kewirausahaan yang relevan dengan tantangan dan peluang di era modern. Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan metode tanya jawab. Sesi ini memungkinkan peserta menggali lebih dalam berbagai informasi penting terkait dunia usaha, serta menjawab rasa ingin tahu mereka terhadap topik yang disampaikan. Selanjutnya, kegiatan ditutup dengan sharing session, di mana peserta diberikan ruang untuk berdiskusi, menyampaikan ide, dan mendapatkan bimbingan langsung. Diharapkan melalui metode ini, para santri tidak hanya memahami konsep wirausaha secara teoritis, tetapi juga mampu membangun semangat dan kesiapan untuk menjadi wirausaha muda yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing di masa depan. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil dari penyuluhan dan pelatihan oleh dosen Manajemen Universitas Pamulang terhadap santri di Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh Tangerang Selatan yang terlihat antusias dalam mendengarkan materi pengabdian yang disampaikan, seperti terlihat gambar terlampir Jurnal Peradaban Masyarakat. Vol. No. Juli 2025 ISSN 2828-1349 Gambar 1. Tim PKM Dosen Universitas Pamulang menyampaikan materi Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan santri di Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh. Tangerang Selatan, terutama dalam membentuk pola pikir sebagai wirausaha muda yang kreatif dan siap bersaing di era Selain itu, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif, tanya jawab, serta pemberian hadiah bagi peserta yang aktif menjawab pertanyaan selama berlangsungnya acara, sebagaimana gambar berikut: Gambar 2. Pemberian Hadiah kepada Peserta PKM Dalam gambar tersebut tampak momen pemberian hadiah oleh tim pelaksana pengabdian, yaitu dosen-dosen Universitas Pamulang, kepada peserta yang aktif menjawab pertanyaan maupun mengajukan pertanyaan selama kegiatan berlangsung. Hadiah ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada santri Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh yang menunjukkan partisipasi tinggi. Pemberian dilakukan langsung oleh dosen Program Studi Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pamulang. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi praktik menjual produk agar lebih cepat terserap pasar. Setelah sesi penyuluhan, para santri diminta untuk menceritakan pengalaman https://journal-stiehidayatullah. id/index. php/peradaban Jurnal Peradaban Masyarakat. Vol. No. Juli 2025 ISSN 2828-1349 mereka dalam menjalankan usaha. Bersama-sama, peserta dan tim pengabdian mengkaji tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut serta mencari solusi bersama, agar usaha yang dijalankan dapat tumbuh dan bersaing di tengah era digital yang kompetitif. KESIMPULAN Kegiatan pengabdian oleh dosen Program Studi Manajemen Universitas Pamulang menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hal ini terlihat dari semangat dan antusiasme peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan mulai dari penyampaian materi, sesi interaktif, hingga kuis. Dokumentasi foto turut memperlihatkan kebersamaan antara santri Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh dan tim pelaksana pengabdian yang terdiri dari dosen serta mahasiswa Universitas Pamulang. Gambar 3. Peserta Pengabdian Bersama Tim PKM Dosen Universitas Pamulang Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan oleh tim PKM bersama para santri di Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh. Tangerang Selatan, kami menyarankan agar para santri terus konsisten dalam belajar dan mengembangkan jiwa kewirausahaan. Diharapkan mereka mampu menjadi wirausaha muda yang kreatif, tangguh, dan siap bersaing di era digital, serta terus meningkatkan pemahaman dalam ilmu bisnis sebagai bekal menuju kesuksesan sebagai wirausaha Islami di masa depan. Kami juga berharap kegiatan pengabdian berikutnya dapat dirancang secara lebih terstruktur dan dijalankan dengan maksimal, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan, terutama oleh santri di Yayasan Panti Asuhan Al-Munasharoh. Semoga program ini memberikan dampak positif dan berkelanjutan dalam mendukung kemandirian ekonomi generasi muda. DAFTAR PUSTAKA