Journal of S. Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Training E-ISSN 2620-7699 | P-ISSN 2541-7126 https://doi. org/10. 37058/sport Pengaruh Bentuk Latihan Circuit Training Terhadap Ketepatan Shooting Pada Club Sepakbola Cirebon United Kota Cirebon Wahyu Suseno1. Tatang Muhtar2. Adang Sudrazat3 1,2,3 Pendidikan Jasmani. Universitas Pendidikan Indonesia Abstrak Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh bentuk latihan Circuit Training terhadap ketepatan shooting pada pemain klub Cirebon United. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan pre-test dan post-test. Sampel penelitian ini sebanyak 20 sampel. Hasil dalam penelitian ini diperoleh rata-rata shooting pada pre-test memiliki nilai sebesar 14,80 dan post-test memiliki nilai sebesar 18,00. Berdasarkan uji normalitas data pre-test diperoleh hasil taraf signifikan 0,358 dan data post-test diperoleh taraf signifikan 0,154 yang artinya data berdistribusi normal, karena data pre-test dan post-test lebih besar dari pada c . ,154 > 0,08 dan 0,358 > 0,. Selanjutnya perhitungan uji perbedaan ratarata shooting sebelum dan didasari oleh perhitungan statistic dengan menggunakan rumus paired sample t-test diperoleh taraf signifikan 0,00 maka terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Jadi dapat di tarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang dignifikan antara pengaruh bentuk latihan Circuit Training terhadap keterampilan shooting pada pemain sepak bola klub Cirebon United. Kata Kunci: Circuit training, sepak bola, shooting Abstract The aim of this research is to determine the influence of circuit training on shooting accuracy among Cirebon United club players. This research is experimental research using pre-test and post-test. The sample for this research was 20 The results in this study showed that the average shooting in the pre-test had a value of 14. 80 and the post-test had a value of 18. Based on the normality test, the pre-test data obtained a significant level of 0. 358 and the post-test data obtained a significant level of 0. 154, which means the data is normally distributed, because the pre-test and post-test data are greater than c . 154 > 0. 08 and 0. > 0. Next, the calculation of the test for differences in shooting averages before and based on statistical calculations using the paired sample t-test formula obtained a significance level of 0. 00, so there was a significant difference between the pre-test and post-test results. So it can be concluded that there is a significant influence between the influence of Circuit Training on shooting skills in Cirebon United club soccer players. Keywords: Circuit training, football, shooting Correspondence author: Wahyu Suseno. Universitas Pendidikan Indonesia. Indonesia. Email: wahyususeno@student. Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International License. Wahyu Suseno. Tatang Muhtar. Adang Sudrazat Pengaruh Bentuk Latihan Circuit Training Terhadap Ketepatan Shooting Pada Club Sepakbola Cirebon United Kota Cirebon PENDAHULUAN Olahraga buka hanya memberikan atau mendapatkan dampak positif berupa kesehatan, pada sisi lain olahraga merupakan elemin yang sangat penting dalam kehidupan manusia, pada perkembangan manusia di era modern ini yakni masyarakat semakin bayak yang menggemari olahraga tentu telah membawa perubahan besar. Sepak bola salah satu olahraga yang seharusnya mendapatkan atau memperoleh perhatian khusus oleh pemerintah supaya olahraga sepak bola dapat berprestasi dengan maksimal. Sepak bola merupakan permainan yang dilakukan oleh dua regu yang masing-masing regu berjumlah 11 pemain, yang biasanya disebut dengan kesebelasan (Sapta et al. , 2. Sedangkan menurut (Gifford dalam (Ari Wijaya et al. , 2. permainan sepak bola merupakan permainan yang beregu yang mempunyai tujuan atau target untuk bisa memasukan sebanyak-banyaknya bola kegawang lawan dan berupaya untuk mempertakankan pertahanan atau gawang sendiri supaya tidak kemasukan bola oleh dari lawan, pemenang bisa dikatakan atau dinobatkan kepada kelompok yang paling banyak memasukan bola kegawang tim Pemain bola bisa menjadi 'pengarah' sementara, menyediakan dan menciptakan kemampuan utama untuk rekan satu timnya, mengatur pergerakan ofensif, dan menciptakan data relevan yang membantu rekan satu timnya untuk maju di lapangan atau mencetak gol (Catalyn-Eslava et , 2. ,salah satu teknik dasar yang sering digunakan dalam sepak bola adalah menendang bola ke gawang atau shooting. Menendang bola ke gawang atau shooting merupakan salah satu keterampilan yang harus dikuasai dengan benar oleh sepak bola, karena dalam menendang bola ke gawang seorang pemain harus benar-benar ahli dalam penempatan guna menciptakan peluang untuk mencetak gol. Teknik shooting memang terlihat sangat mudah dilakukan tetapi shooting membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi dan akurasi yang tepat agar shooting yang dilakukan menjadi sebuah gol. Ketepatan shooting dalam sepak bola sangat penting maka, perlu upaya peningkatan ketepatan shooting guna untuk menyempurnakan Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol 7 . 2023 | 828-839 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. keterampilan yang dimiliki pemain. Menurut (Bartolomeus Bramasakti Nitisastro, 2. Kesalahan-kesalahan yang sering terjadi saat melakukan shooting salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya akurasi tendangan shooting kearah sasaran gawang. Agar para pemain dapat menguasai teknik shooting baik dan tepat. Dalam latihan ketepatan shooting dalam permainan sepak bola perlu diterapkan cara latihan yang tepat agar memperoleh ketepatan shooting yang baik, maka sangat penting untuk meningkatkan kemampuan menendang atau shooting dalam bermain sepak bola. Kemampuan tersebut hanya dapat ditingkatkan jika pemain telah memiliki kondisi fisik yang menunjang. Dari hasil observasi penulis pada saat latihan dan melihat pertandingan sepak bola, ternyata penguasaan teknik dasar bermain sepak bola pada pemain relatif rendah terutama pada saat menendang bola ke arah gawang banyak kesempatan yang hilang pada saat menembak ke gawang lawan. Tujuan utama pertandingan sepak bola adalah mencetak gol. Dengan tujuan ini, beberapa pemain terlibat dalam setiap fase pertandingan, dengan peran yang berbeda. Pemain bertahan terusmenerus bertujuan untuk mengurangi ruang lawan dan akibatnya mengurangi waktu yang tersedia bagi tim penyerang untuk menggerakkan bola dan menciptakan situasi yang mengancam . isalnya, tembakan ke gawan. , sedangkan pemain penyerang terus menjelajahi ruang tersebut. yang sementara dibiarkan tersedia oleh para pemain bertahan untuk menempatkan bola lebih dekat ke gawang dan sejauh mungkin dari lawan terdekat atau untuk menembak ke gawang dalam upaya untuk mencetak gol (Faude et al. , 2012. Reilly et al. , 2000. Stryyer et al. , 2. Seseorang dalam konteks olahraga sering memperoleh tindakan sosial seperti olahraga tim, dimana semua gerakan sudah terkordinasi yang berkaitan dengan orang lain (Vilar et al. , 2. Pelatihan sepak bola untuk anak-anak dalam rentang usia yang dipelajari terdiri dari fokus pada tindakan bermain berdasarkan struktur yang berbentuk kompetisi yang dimainkan di lapangan kecil dengan aturan yang disederhanakan (PEun et al. , 2. Sedangan (Branquinho et al. Wahyu Suseno. Tatang Muhtar. Adang Sudrazat Pengaruh Bentuk Latihan Circuit Training Terhadap Ketepatan Shooting Pada Club Sepakbola Cirebon United Kota Cirebon 2. pemilihan latihan dan permainan keputusannya berpihak pada aturan yang akurat, jelas, dan mudah dievaluasi, tetapi kebanyakan yang mempromosikan sosialisasi karena "penyerang" berusaha menjalin kontak dengan orang lain. Dalam konteks ini, pelatih akan mengadopsi posisi yang tegas, berjarak sama dan mengontrol organisasi pelatihan yang baik di seluruh proses pada saat latihan materi sepak bola, peneliti melihat bahwa pemain masih sering melakukan kesalahan teknik dan gerakan pada saat mempertahankan gawang maupun penyerangan ke gawang lawan. Kesalahan tersebut diantaranya ketika melakukan teknik gerakan dengan bola misalnya pada saat menendang bola ke gawang seringkali hasil tendangan tidak masuk sasaran gawan . atau tendangan mengoper pada lawan tendangan tidak terarah sehingga mudah di ambil oleh musuh (Duch et al. , 2. Peneliti mengidentifikasi penyebab masih rendahnya kondisi fisik dan teknik pemain untuk melakukan tendangan . ke gawang adalah karena dalam latihan yang digunakan masih kurang tepat dan kurang bervariatif untuk meningkatkan kondisi fisik dan teknik pemain. Dalam permainan sepakbola diperlukan adanya latihan yang dapat meningkatkan kemampuan seseorang dalam berolahraga ke arah yang lebih baik dengan penerapan dari suatu perencanaan untuk meningkatkan kemampuan berolahraga yang berisikan materi, teori, praktik dan aturan permainan guna mencapai sebuah prestasi yang optimal (Syakhisk et al. Maka Circuit Training memudahkan pemain dalam menguasai teknik menembak . dalam permainan sepak bola. Program latihan circuit yang dikemukakan oleh J. OAoShea dalam (Sajoto, 1. , dilakukan selama 45 detik, dan repetisi latihan antara 15-20 kali, waktu istirahat dalam satu stasiun, sebelum berpindah ke stasiun berikutnya adalah satu menit atau kurang, dalam penelitian ini latihan sirkuit merupakan serangkain latihan yang dapat dilakukan oleh club Cirebon United pada suatu ruangan atau tempat terbuka dimana telah ditentukan jumlah pos sebanyak 3-4 pos dengan setiap pos dilakukan dengan waktu yang relative cepat, dan repetisi Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol 7 . 2023 | 828-839 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. sebanyak-banyaknya. Penelitian (Dwitama & Wibowo, 2. menunjukkan bahwa Ada pengaruh kombinasi metode latihan daya tahan . nterval training, fartlek, latihan lari jarak jau. terhadap peningkatan daya tahan Bentuk-bentuk latihan dalam tiap pos meliputi zig-zag run shooting, dribbling shooting, pasiing back stop shooting, running with the ball shooting, masing-masing dari bentuk latihan tersebuat diakhiri dengan shooting kearah gawang, latihan Circuit Training dalam penelitian ini dilaksanakan 8 kali dalam satu minggu yaitu pada hari senin, selasa, rabu dan kamis dihari-hari itu latihan diwaktu pagi dan sore. Berdasarkan berbagai urain di atas, peneliti bermaksud mengadakan eksperimen untuk mengetahui pengaruh latihan Circuit Training terhadap peningkatan hasil shooting sepak bola club Cirebon United. Dari latar belakang tersebut peneliti mengadakan penelitian dengan judul: AuPengaruh bentuk latihan Circuit Training dengan bola terhadap ketepatan shooting pemain club sepakbola Cirebon United kota CirebonAy. METODE Penelitian menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian one-grup pretest-posttest design . esain prates-pasca tes satu kelompo. dalam model penelitian ini kelompok tidak diambil secara acak atau pasangan, juga tidak ada kelompok pembanding tetapi diberi tes awal dan tes akhir di samping perlakuan. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah pemain sepak bola Club Cirebon United sebanyak 20 orang yang masuk dalam klub sepak bola. Penelitian ini ingin membuktikan bahwa latihan Circuit Training dapat mempengaruhi ketepatan shooting dalam sepak bola khususnya di club sepak bola Cirebon United. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan test shooting yang dilakukan sebanyak 5 kali oleh sampel untuk mengarahkan bola ke gawang yang sudah di berikan poin dari 1-5. Selanjutnya data ini akan di analisis menggunakan uji normalitas, homogenitas dan uji T untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh latihan Circuit Training terhadap ketepatan shooting. Wahyu Suseno. Tatang Muhtar. Adang Sudrazat Pengaruh Bentuk Latihan Circuit Training Terhadap Ketepatan Shooting Pada Club Sepakbola Cirebon United Kota Cirebon HASIL Berikut merupakan hasil rekapitulasi perhitungan ketepatan shooting pada club sepakbola Cirebon United Kota Cirebon dari 20 orang yang Data ketepatan shooting merupakan data dengan skala numerik, sehingga untuk tampilan analisis deskriptif akan disajikan dalam bentuk nilai rata-rata, standar deviasi, median, nilai minimum dan nilai maksimum seperti terlihat pada tabel berikut. Tabel 1. Hasil Analisis Deskriptif Pretest Postest Selisih Std. Deviation 1. Median Minimum Maximum Mean Berdasarkan Tabel 1 di atas dapat dilihat bahwa rata-rata ketepatan shooting sebelum diberikan altihan Circuit Training adalah sebesar 14,80 dengan simpangan baku sebesar 1,94. Nilai tengah sebesar 15 dengan nilai terendah 12 dan tertinggi 19. Kemudian rata-rata ketepatan shooting setelah diberikan latihan Circuit Training meningkat sebesar 18,00 dengan simpangan baku sebesar 2,27. Nilai tengah sebesar 18 dengan nilai terendah 15 dan tertinggi 23. Lalu selisih rata-rata pada kedua kondisi ini adalah 3,20 dnegan simpangan baku sebesar 0,95. Uji hipotesis digunakan untuk mengetahui pengaruh bentuk latihan circuit triaining terhadap ketepatan shooting pada club sepakbola Cirebon United Kota Cirebon dimana berdasarkan hasil pengujian normalitas menunjukkan hasil yang berdistribusi normal. Sehingga untuk pengujian hipotesis akan digunakan uji parametris . aired t-tes. dengan hasil sebagai Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol 7 . 2023 | 828-839 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. Tabel 2. Hasil Uji Hipotesis Paired Samples Test Paired Differences Mean Pair 1 Pretest Confidence Std. Interval Std. Error Difference Deviation Mean Lower Sig. Upper Postest Dua rata-rata dikatakan berbeda signifikan jika nilai signifikansi . -valu. memiliki nilai yang lebih kecil dari 0,05 dan sebaliknya. Berdasarkan hasil pengujian uji t berpasangan . aired t-tes. dapat dilihat bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 dimana nilai ini jauh lebih kecil dibandingkan 0,05. Sehingga dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan ketepatan shooting antara sebelum dan setelah diberikan latihan Circuit Training. Dengan kata lain terdapat pengaruh signifikan bentuk latihan circuit triaining terhadap ketepatan shooting pada club sepakbola Cirebon United Kota Cirebon. (Hipotesis penelitian PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pengujian uji t berpasangan . aired t-tes. dapat dilihat bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000 dimana nilai ini jauh lebih kecil dibandingkan 0,05. Sehingga dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan ketepatan shooting antara sebelum dan setelah diberikan latihan Circuit Training. Dengan kata lain terdapat pengaruh signifikan bentuk latihan circuit triaining terhadap ketepatan shooting pada club sepakbola Cirebon United Kota Cirebon. Hasil penelitian ini diperkuat oleh penelitian (Kusuma, 2. dengan judul pengaruh latihan Circuit Training terhadap meningkatan keterampilan shooting pada siswa Kelas Vi SMP Negeri 19 Bandar LampungAy Wahyu Suseno. Tatang Muhtar. Adang Sudrazat Pengaruh Bentuk Latihan Circuit Training Terhadap Ketepatan Shooting Pada Club Sepakbola Cirebon United Kota Cirebon berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa yang signifikan latihan Circuit Training terhadap meningkatan keterampilan shooting pada siswa Kelas Vi SMP Negeri 19 Bandar LampungAy Peningkatan kemampuan shooting dapat terjadi karena adanya perlakuan latihan Circuit Training yang dilakukan selama 18 kali pertemuan dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu dalam 6 minggu. Penelitian lainnya dari Ramadhany Hananto Puriana . yang berjudul Latihan Circuit Training Upaya Untuk Meningkatkan Ketepatan shooting dalam Permainan Sepakkbola Diperoleh data pada uji hipotesis bahwa nilai sebesar 11,225 dan nilai probabilitas sebesar 0,000. Kemudian pada dengan taraf signifikansi 5% diperoleh nilai sebesar 1,761. Jadi pada penelitian ini diperoleh data bahwa > atau . > . dan nilai probabilitas < 0,05 atau . < . yang artinya data dinyatakan shooting merupakan salah satu teknik penting dalam permainan sepak bola. Bahkan paling dasar, terutama digunakan untuk menendang bola ke gawang lawan atau memasukkan bola ke gawang. Dalam latihan shooting hal terpenting adalah akurasi. Latihan shooting dengan latihan Circuit Training mempunyai maksud untuk memberikan latihan yang memiliki tingkat kesulitan yang lebih besar agar seorang pemain dapat meningkatkan ketepatannya. Ketepatan shooting nya bisa dilakukan dengan melakukan Circuit Training. Pola permainan yang dilakukan akan memberikan tingkat kesulitan tersendiri bagi pemain agar mampu memberikan shooting yang baik agar dapat menghasilkan gol. Selama pertandingan sepak bola, pemain melakukan 1000 hingga 1400 aktivitas terutama singkat dengan perubahan yang sering terjadi setiap 4 hingga 6 Selain itu, pemain melakukan pertarungan sprint kira-kira setiap 70 hingga 90 detik, masing-masing berlangsung rata-rata 2 hingga 4 detik (Stylen et al. , 2005. Stryyer et al. , 2. Latihan Circuit Training ini secara hakikatnya banyak memberikan keuntungan dalam permainan sepak bola. Pemain akan lebih terbiasa untuk melakukan yang tepat dengan adanya banyak bentuk latihan sesuai Journal of SPORT (Sport. Physical Education. Organization. Recreation, and Trainin. Vol 7 . 2023 | 828-839 ISSN : 2620-7699 (Onlin. ISSN : 2541-7126 (Prin. kebutuhan olahraga yang kita ikuti. Dengan latihan Circuit Training pemain akan mengetahui latihan yang tepat mereka lakukan untuk menanbah kemampuan mereka. Menurut (RamiArez et al. , 2. selama pertandingan sepak bola, pemain melakukan serangkaian tindakan kritis seperti berlari cepat, mengubah arah, melompat, pemulihan bola, tendangan dan tindakan lain yang membuat daya tarik khusus untuk kemampuan menghasilkan kekuatan dengan cepat karena tingkat kekuatan yang tinggi pada tungkai bawah sangat penting. Berdasarkan kepentingan konsensual dari upaya eksplosif dalam hasil pertandingan sepak bola, latihan kekuatan sangat penting resmi untuk membuat mereka siap secara fisik untuk kompetisi (Rodryguez-Rosell et al. , 2. Menurut (Satria, 2. berpendapat bahwa seorang atlet yang mengikuti program latihan kondisi fisik secara intensif selama 6-8 minggu sebelum musim pertandingan, akan memiliki kekuatan, kelentukan dan daya tahan yang jauh lebih baik selama musim pertandinan. Pendapat tersebut di perkuat oleh (Sumosardjono, 1. berpendapat bahwa bila latihan berlangsung dalam jangka cukup lama, paling sedikit 4-8 minggu, dan anda berlatih secara teratur dengan takaran waktu yang cukup, maka terjadilah efek latihan . raining effec. Dengan demikian, dalam konteks fisik permainan, kekuatan dan kemampuan kecepatan . aitu, berlari cepat, kecepatan/arah, akselerasi/perlambatan, melompat, menendan. dianggap sebagai komponen vital untuk performa sukses dalam sepak bola (Faude et al. , 2012. Stryyer et al. , 2. Untuk meningkatkan performance selepas cedera mode pemanasan pasca cedera ankle efektif dalam menurunkan nyeri dengan persentase penurunan tingkat nyeri sebesar 70,57% dan efektif dalam meningkatkan kemampuan fungsi dengan persentase peningkatan sebesar 23,24 %. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pemanasan berbasis terapi latihan dan Teknik dasar sepak bola dapat digunakan bagi atlet untuk melakukan proses penyembuhan pasca cedera ankle (Akkase, 2. Faktanya. Momen-momen memenangkan penguasaan bola, mencetak gol, membantu, atau Wahyu Suseno. Tatang Muhtar. Adang Sudrazat Pengaruh Bentuk Latihan Circuit Training Terhadap Ketepatan Shooting Pada Club Sepakbola Cirebon United Kota Cirebon mencegah gol, bergantung pada kemampuan pemain untuk melakukan tugas-tugas berkecepatan tinggi ini (Faude et al. , 2012. Reilly et al. , 2. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh dengan analisis data dan pengujian hipotesis, maka ditarik kesimpulan bahwa Auterdapat pengaruh latihan Circuit Training terhadap ketepatan shooting pemain Club sepak Bola Cirebon UnitedAy hal ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menyebutkan bahwa penguasaan bola, mencetak gol, membantu, atau mencegah gol, bergantung pada kemampuan pemain untuk melakukan tugas-tugas berkecepatan tinggi ini (Faude et al. , 2012. Reilly et al. , 2. Penelitian ini bermanfaat untuk para Pelatih sepak bola yang ingin meningkatkan ketepatan shooting atletnya dapat menggunakan latihan circuit training. Adapun keterbatasan peneliti yaitu tidak adanya pembanding metode latihan untuk mengukur efektifitas peningkatan terhadap shooting dalam sepak bola. REFERENSI