Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 DOI: 10-70285 Pengaruh Current Ratio dan Debt to Asset Ratio terhadap Return on Asset Pada PT Mayora Indah TBK Periode 2010-2024 Nabila Dita Oktaviyanti1. Krisnaldy2 Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pamulang nabiladitaoktaviyanti12@gmail. Dosen01890@unpam. Received 20/Agustus/2. Revised 10/September/2025 | Accepted 18/September/2025 *Korespondensi Penulis Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Current Ratio (X. dan Debt to Asset Ratio (X. terhadap Return On Asset (Y) pada PT. Mayora Indah Tbk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder. Sampel yang dianalisis terdiri dari laporan keuangan PT. Mayora Indah Tbk selama periode 2010 sehingga 2024. Analisis statistik yang diterapkan mencakup statistik deskriptif serta uji asusmi klasik, yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Penelitian ini menggunakan perangkat lunak SPSS . tatistical Package for Social Scienc. 0 untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa uji persial . meunjukan bahwa Current Ratio (CR) memiliki pengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA) secara persial, dengan nilai thitung > ttabel . ,582 > 2,. dan nilai signifikansi < 0,05 . ,04 < 0,. Sebaliknya. Debt to Asset Ratio (DAR) menunjukan thitung < ttabel (-0,623 < 2,. dan nilai signifikansi > 0,05 . ,545 > 0,. , yang mengindikasikan bahwa Debt to Asset Ratio (DAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA). Dalam analisis simultan . ji F), diperoleh hasil fhitung > ftabel . ,537 > 3,. dengan nilai signifikansi . ,001 < 0,. , yang menunjukan bahwa Current Ratio (X. dan Debt to Asset Ratio (X. secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap Return On Asset (Y). Kata Kunci: Current Ratio. Debt to Asset Ratio. Return on Asset Abstract This study aims to determine the effect of Current Ratio (X. and Debt to Asset Ratio (X. on Return on Asset (Y) at PT. Mayora Indah Tbk. The method used in this study is quantitative by utilizing secondary The sample analyzed consists of financial statements of PT. Mayora Indah Tbk for the period 2010 The statistical analysis applied includes descriptive statistics and classical assumption tests, which include normality tests, multicollinearity tests, heteroscedasticity tests, and autocorrelation tests. This study uses SPSS (Statistical Package for Social Scienc. software version 27. 0 for data analysis. The results of the study show that the partial test . -tes. shows that Current Ratio (CR) has a significant effect on Return on Asset (ROA) partially, with a calculated t value > t table . 582 > 2. and a significance value < 0. 04 < 0. On the other hand. Debt to Asset Ratio (DAR) shows thitung < ttabel (-0. 623 < 2. and significance value > 0. 545 > 0. , which indicates that Debt to Asset Ratio (DAR) does not have a significant effect on Return On Asset (ROA). In simultaneous analysis (F tes. , the results obtained fhitung > ftabel . 537 > 3. with a significance value . 001 < 0. which indicates that Current Ratio (X. and Debt to Asset Ratio (X. together have a significant effect on Return On Asset (Y). Keywords: Current Ratio. Debt to Asset Ratio. Return on Asset PENDAHULUAN Globalisasi mengakibatkan dunia usaha berkembang pesat yang menyebabkan persaingan diantara perusahaan semakin sendat, perusahaan diminta untuk bersaing sehingga mampu memperpanjang umur usahanya. Di samping itu, kondisi ekonomi yang naik turun serta melemahnya Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 nilai tukar rupiah terhadap dolar berefek signifikan dalam penentuan harga dan produk. Kenaikan harga pokok berdampak karna dikhawatirkan akan menurun daya beli masyarakat, sehingga perusahaan perlu memiliki kemampuan yang memadai untuk bersaing dengan kompetitor sejenisnya guna memaksimalkan laba. Perusahaan memiliki tujuan utama untuk mengoptimalkan labanya. Berkembangnya laba perusahaan menjadi hal yang diperhatikan untuk melihat jenjang perusahaan. Kemaumpuan untuk manajemen perusahaan untuk menentukan segala kebijakan terkait perusahaan dalam kegiatan operasionalnya menjadi faktor penting dalam meningkatkan dan mempertumbuh profit sebagai nilai perusahaan serta manfaat lebih kepada pemegang saham dengan cara pembagian deviden, tak terlebih manajemen diberikan bonus atas tercapainya laba yang sudah direncanakan. Laporan keuangan yaitu informasi yang di dalamnya berisikan kondisi keuangan perusahaan, informasi di dalamnya dijadikan sebagai penilaian keuangan suatu perusahaan menurut Munawair. Laporan tersebut menjadi pengukuran mendapatkan informasi terkait keuangan serta apa saja yang telah diraih oleh perusahaan, sehingga informasinya dapat bermanfaat bagi para penggunanya untuk membuat ekonomi yang bersifat finansial. Hidayat . Penelitian ini menggunakan PT. Mayora Indah Tbk yang berdiri tahun 1977, lokasi pabrik di Tanggerang. Go Public tahun 1990. PT Mayora Indah Tbk banyak di minati oleh masyarakat dan menjadi satu dari beberapa perusahaan Fast Moving Consumer Goods Industry dimana keberadaannya sudah diakui global Faujia dan Nurulrahmati, . PT Mayora indah Tbk, sebagai satu dari beberapa perusahaan ternama di sektor industri makanan dan minuman, memiliki performa yang menarik untuk Salah satu pengukuran dalam analisis kinerja keuangan adalah terkait rasio keuangan seperti Current Ratio (CR) dan Debt to Asset Ratio (DAR) mempengaruhi Return on Asset (ROA) perusahaan. Current Ratio adalah rasio yang diperlukan dalam mengukur kekuatan perusahan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dengan aset lancarnya. Current Ratio yang termasuk dari rasio likuiditas berguna untuk melihat seberapa mampu perusahaan untuk bertanggung jawab atas kewajiban jangka pendek seberapa besar kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Nilai CR yang meningkat memiliki makna perusahaan mampu untuk memenuhi kewajibannya, sehingga risiko yang ditanggung peusahaan akan semakin kecil. Kondisi tersebut akan mengurangi keraguan investor, di samping itu hal tersebut pertanda bahwa terdapat dana yangh didiamkan yang dapat mempengaruhi profitabilitas perusahaan. Fifi Afiyanti Tripuspitorini dkk, . Debt to Asset Ratio menurut Kasmir, . yaitu pengukuran besarnya aset yang dipunya perusahaan diperoleh dengan utang atau besarnya peran utang perusahaan mempengaruhi pengelolaan Adapun menurut Cindy Febrianti dkk, . Debt To Asset Ratio (DAR) berperan penting terhadap penggunaan kewajiban perusahaan yang ditunjukkan dengan presentase aktiva perusahaan pada wajiban. DAR diperlukan dalam melihat bagaimana perusahaan dibiayai oleh utang dan modal, ketika modal lebih kecil daripada utang dalam pembiayaan operasionalnya, maka perusahaan dapat dikatakan kurang baik. Return on Assets (ROA) yaitu pengukuran untuk melihat bagaimana cara perusahaan untuk mengefisienkan aset yang dimilikinya untuk memperoleh laba. ROA menjadi pengukuran dalam dunia akademik dan praktik keuangan sebagai indikator kinerja perusahaan. Tingginya ROA menandakan baiknya kinerja perusahaan dalam mengelola asetnya. Berdasarkan penelitian sebelumnya, faktor seperti Current Ratio dan Debt to Asset Ratio memiliki pengaruh terhadap ROA. Misalnya, studi Febrianti & Suartini . menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara likuiditas, leverage, dan profitabilitas. Hasil ini sejalan dengan penelitian Astutik & Anggraeny . yang menyatakan Debt to Asset Ratio yang stabil dapat meningkatkan ROA dengan menjaga struktur modal yang optimal. Semua penelitian ini menyoroti betapa pentingnya memahami faktor-faktor yang memengaruhi ROA. Oleh karena itu, manajemen aset yang tepat berperan penting dalam meningkatkan profitabilitas Dengan memperhatikan hubungan antara Current Ratio dan Debt to Asset Ratio serta dampaknya terhadap Return On Assets (ROA), penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan sejauh mana kedua rasio keuangan tersebut mempengaruhi kinerja pengembalian aset PT Mayora Indah Tbk selama periode 2010-2024. Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 METODE Penelitian ini merupakan jenis penelitian dengan analisis kuantitatif. Menurut Sugiyono . Audata kuantitatif adalah suatu metode penelitian yang berlandaskan positivistic . ata konkri. , data penelitian berupa angka-angka yang akan diukur dengan menggunakan statistik sebagai alat uji perhitungan, berkaitan dengan masalah yang diteliti untuk menghasilkan suatu kesimpulanAy. Dalam penelitian ini terdapat tiga variable penelitian yang terdiri dari dua variable bebas yaitu Current Ratio (CR). Debt To Asset Ratio (DAR) dan satu variable terikat yaitu Return On Asset (ROA). Jenis penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan PT Mayora Indah Tbk periode 2010-2024 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, yang dipublikasikan melalui website https://w. id/content/Laporan-Keuangan-Tahunan-23. Objek dari penelitian adalah PT Mayora Indah Tbk, dengan menggunakan data laporan dari tahun 2010-2024, yang beralamat di Gedung Mayora Lantai 8. Jl. Tomang Raya Kav 21-23. Jakarta Barat. Sumber data diperoleh peneliti dari laporan keuangan tahunan yang telah dipublikasi oleh perusahaan melalu website https://w. id/content/Laporan-Tahunan-Mayora-21 untuk mendukung penelitian ini. Variabel Current Ratio Debt to Asset Ratio Return on Asset Table 1 Indikator Variabel Indikator Aktiva Lancar CR = X100 Hutang Lancar Total Hutang DAR = X100 Total Aktiva Laba Besih Setelah Pajak ROA = X100 Total asset Skala Rasio Rasio Rasio Sumber: Diolah penulis, 2025 HASIL dan PEMBAHASAN HASIL Current Ratio (CR) Table 2 Hasil Perhitungan Current Ratio Akiva lancar (R. Utang lancar (R. Rata-rata Sumber: Diolah penulis, 2025 Tahun Current Ratio (%) 258,07 221,87 276,11 240,21 208,99 236,53 225,02 238,60 265,46 342,86 360,71 232,82 262,08 367,26 265,48 266,14 Berdasarkan tabel diatas,menunjukan bahwa Current Ratio (CR) PT. Mayora Indah Tbk Current Ratio periode 2010 hingga 2024, perusahaan mengalami fluktuasi yang cukup signifikan dalam kemampuan likuiditasnya. Puncak rasio terjadi pada tahun 2023 dengan nilai 367,26%, mencerminkan kondisi keuangan perusahaan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya aktiva lancar dan penurunan hutang lancar, yang kemungkinan Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 merupakan strategi perusahaan untuk menjaga kestabilan keuangan di tengah ketidakpastian akibat pandemi COVID-19. Sebaliknya, titik terendah terjadi pada tahun 2014 dengan nilai 208,99%. Penurunan ini disebabkan oleh kenaikan hutang lancar yang lebih besar dibandingkan pertumbuhan aktiva lancar, yang mungkin berkaitan dengan kebutuhan tambahan modal kerja, peningkatan kewajiban jangka pendek, atau pengelolaan piutang dan persediaan yang kurang optimal Debt to Asset Ratio (DAR) Table 3 Hasil Perhitungan Debt to Asset Ratio Total Hutang (R. Total Aset (R. Rata-rata Sumber: Diolah penulis, 2025 Tahun Debt to Asset Ratio(%) 53,62 63,26 63,05 59,43 60,15 54,20 51,52 50,69 51,44 48,00 43,01 42,97 42,38 35,98 42,47 Sesuai dengan data Debt to Asset Ratio (DAR) PT. Mayora Indah Tbk periode 2010-2024, secara umum menunjukkan tren penurunan. Awalnya. DAR berada pada 53,62% di tahun 2010, lalu sempat naik signifikan ke angka tertinggi 63,26% di tahun 2011-2012 sebesar 63,05%, mencerminkan tingginya ketergantungan perusahaan pada utang untuk pendanaan usaha. Hal ini kemungkinan dipengaruhi oleh kebutuhan ekspansi, pengadaan aset, atau pembiayaan operasional. Sejak 2013, perusahaan mulai menurunkan tingkat utangnya secara bertahap. DAR terus menurun hingga mencapai titik terendah 35,98% di tahun 2023. Penurunan ini menunjukkan pengelolaan utang yang semakin baik, didukung oleh peningkatan laba, efisiensi operasional, dan penguatan modal sendiri. Pada tahun 2024. DAR sedikit naik menjadi 42,47%, yang kemungkinan disebabkan oleh penambahan utang untuk keperluan pengembangan usaha Return on Asset (ROA) Tahun Table 4 Hasil Perhitungan Return on Asset Laba Bersih Setelah pajak (R. Total Aset (R. Rata-rata Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Return on Asset (%) 11,35 73,25 89,66 10,43 39,79 11,02 10,74 10,93 10,00 10,71 10,60 60,80 88,43 13,59 10,31 30,77 Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 Sumber: Diolah penulis, 2025 Berdasarkan data Return on Asset (ROA) PT. Mayora Indah Tbk, menunjukan fluktuasi yang cukup tajam selama periode 2010-2024. ROA tertinggi dicapai pada tahun 2012 sebesar 89,66%, disusul oleh 2011 sebesar 73,25% dan 2022 sebesar 88,43%. Pencapain tinggi ini mencerminkan perusahaan berkemampuan untuk memperguankan aset secara optimal dalam memperoleh profit. Namun ROA, mengalami penurunan tajam hingga mencapai level terendah sebesar 10,00% pada periode 2017-2020, dan sebesar 10,31% di 2024. Penurunan ini mengindikasikan penurunan efektivitas penggunaan aset dalam menghasilkan laba dan pandemi COVID-19 sejak 2020 juga kemungkinan memperburuk penjualan dan distribusi, yang berdampak pada penurunan laba perusahaan. Analisis Statistik Deksriptif Table 5 Hasil Analisis Statistik Deskriptif Sumber: Data Diolah Dengan SPSS 27 Sesuai dengan pengujian yang dilakukan, angka (N) memperlihatkan keseluruhan data yang digunakan dalam penelitian, sebanyak 15 data yang mencakup periode sampel dari tahun 2010 Hasil dari pengujian tersebut diantaranya: Variable Current Ratio (CR) mendapati angka minimum 2,09, angka maximum 3,67, angka ratarata . 2,6614 dan angka standar Deviasi 0,51099. Variable Debt to Assets Ratio (DAR) mendapati angka minimum 0,36, angka maximum 0,63, angka rata-rata . 0,5081, dan angka standar Deviasi 0,08356. Variable Return On Asset (ROA) mendapat angka minimum 3,98, angka maximum 13,59, angka rata-rata . 9,6624, dan angka standar deviasi 2,35829. Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Table 6 Hasil Uji Normalitas Sumber: Data Diolah Dengan SPSS 27 Sesuai dengan hasil penelitian 4. 5, angka Asymp. Sig. -taile. tercatat 0,200 > 0,050. Oleh karena itu data yang berjumlah 15 terdistribusi normal. Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis e-ISSN 3109-421X Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 Uji Multikolineritas Table 7 Hasil Uji Multikolineritas Sumber: Data Diolah Dengan SPSS 27 Sesuai hasil pengujian yang dilakukan, memperlihatkan Current Ratio dan Debt To Asset Ratio memiliki nilai VIF 1,575 dan nilai Tolerance 0,635, artinya VIF < 10 dan nilai Tolerance > 0,10. Angka tersebut memperlihatkan tidak ada masalah multikolinearitas yang serius antar variabel, maknanya kedua variabel tersebut tidak saling berkorelasi secara kuat. Uji Heteroskedastisitas Gambar 1 Hasil Uji Heteroskedastisitas Sesuai dengan pengujian yang dilakukan, titik-titik residual terlihat tersebar secara acak. Hasil ini memperlihatkan heteroskedastitias tidak terjadi, yang berarti variasi residual konsisten di seluruh rentang nilai prediksi. Dengan demikian, distribusi residual yang acak dalam scatterplot ini mengindikasikan bahwa asumsi homoskedastisitas pada model regresi. Uji Autokorelasi Table 8 Hasil Uji Autokorelasi Model Summaryb Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson Predictors: (Constan. DAR. CR Dependent Variable: ROA Sumber: Data Diolah Dengan SPSS 27 Sesuai dengan pengujian yang dilakukan memperlihatkan angka Durbin-Watson 1. 923 dengan menggunakan sig 0,05 atau 5% jumlah . = 15. K = 2 . ariabel independe. di peroleh angka dL = 0,9455 dan angka dU = 1,5432, 4-dL = 3,0545 dan 4-dU = 2,4568. Oleh karean itu diperoleh 1. 923 < 2. maknanya autokorelasi tidak terjadi. Analisis Regresi Linier Berganda Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 Table 9 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Sumber: Data Diolah Dengan SPSS 27 Sesuai dengan hasil pengujian, angka konstanta . ilai ) 4. 515 dan Current Ratio . ilai ) 2,427 sementara Debt to Asset Ratio -2. Oleh karena itu persamaan regresinya diantaranya sebagai berikut: ROA = 4. 515 Ae 2. 427 CR -2. 583 DAR Yang berarti: Angka konstanta 4. 515, artinya angka variabel bebas Current ratio dan Debt to Asset Ratio bernilai 0, maka variabel terkait Return On Asset (ROA) 4. Angka koefisien Current Ratio mendapati angka positif 2. 427, maknanya setiap peningkatan 1 . unit dalam Current Ratio akan meningkatkan Return On Asset 2. Angka koefisien Debt to Asset Ratio mendapati angka negatif -2. 583, maknanya setiap kenaikan 1 . unit dalam Debt to Asset Ratio mengurangi Return On Asset 2. Uji Hipotesis Uji Persial (Uji . Table 10 Hasil Uji t Sumber: Data Diolah Dengan SPSS 27 Sesuai dengan pengujian yang dilalui dengan mengamati baris, kolom t dan sig, dimaknai yaitu: Uji Persial Current Ratio (CR) terhadapat Return on Asset (ROA) Variable Current Ratio menunjukkan nilai thitung 3. 582 dan nilai ttabel dengan signifikan 5% . , derajat kebebasan . = n-k-1 = 12 sebesar 2. Sehingga thitung . > ttabel . angka 04 < 0. Maknanya variabel Current Ratio (X. berpengaruh positif dan signifikan terharap Return On Asset (X. Uji Persial Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap Return on Asset (ROA) Variable Debt to Asset Ratio menunjukkan nilai thitung (-0. dan nilai ttabel dengan signifikan 5% . , derajat kebebasan . = n-k-1 = 12 sebesar 2. Sehingga thitung (-0. < ttabel . angka signifikansi 0,545 > 0. Maknanya variable Debt to Asset Ratio (X. tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terharap Return On Asset (X. Uji Simultan (Uji F) Table 11 Hasil Uji F Sumber: Data Diolah Dengan SPSS 27 Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 Sesuai dengan pengujian yang dilalui, angka fhitung 12. 537 dengan nilai signifikansi sebesar Ftabel dengan jumlah sampel . = 15, jumlah variabel bebas . = 2, taraf signifikan = 0. untuk mencari ftabel yaitu diperoleh besarnya nilai ftabel sebesar df1 = k = 2 dan df2 = n-k-1 = 15-2-1 = 12 diperoleh nilai ftabel sebesar 3. Sehingga fhitung . > ftabel . disisi lain diperkuat dengan A value < sig 0. 05 atau . ,001 < 0. Oleh karena kesimpulannya terdapat pengaruh signifikan antara Current Ratio dan Debt to Asset Ratio secara simultan terhadap Return on Asset. Uji Koefisien Korelasi Table 12 Hasil Uji Koefisien Korelasi Sumber: Data Diolah Dengan SPSS 27 Sesuai dengan pengujian yang dilakukan, angka Current Ratio (X. dengan Return On Asset (Y) yaitu 0,581 bernilai positif yang berarti terdapat hubungan postifif dan signifikan antara CR dengan ROA. Selanjutnya untuk nilai koefisien 0,581 yang berarti intervalnya termasuk kedalam interval 0,40 Ae 0,599 yang berarti artinya tingkat hubungan yang cukup kuat dan positif antara CR dengan ROA. Hal ini menunjukan bahwa kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya berkorelasi positif terhadap kemampuannya menghasilkan laba dari aset. Selanjutnya angka Debt to Asset Ratio (X. dengan Return On Asset (Y) yaitu (-0,. bernilai negative, maknanya tidak memiliki hubungan yang searah antara variabel CR dengan DAR. Untuk koefisien (-0,. berada di interval antara 0,40 Ae 0,599 yang berarti terdapat tingkat hubungan yang kuat antara CR dengan DAR. Table 13 Hasil Analisis Koefisien Korelasi Simultan Sumber: Data Diolah Dengan SPSS 27 Sesuai dengan hasil pengujian,angka koefisien korelasi 0,822,angka tersebut berada diantara 0,80 Ae 1,00, maknanya Current Ratio dan Debt to Asset Ratio mempunyai hubungan yang cukup erat terhadap Return On Asset. Uji Determinasi (R. Table 14 Hasil Uji Determinasi Sumber: Data Diolah Dengan SPSS 27 Progressus Humanitatis Copyright A pada Penulis V1. N2 : Agustus-Oktober 2025 . Progressus Humanitatis Fokus Ekonomi. Manajemen dan Humaniora e-ISSN 3109-421X Volume: 1. Nomor: 2. Tahun 2025 Sesuai dengan hasil pengujian, angka koefisien determinasi 0,622 maknanya variable Current Ratio dan Debt to Asset ratio mempunyai pengaruh 62,2% kepada Return On Asset, dan . % - 62,2%) = 37,8% sisanya diberikan variable lain. PEMBAHASAN Setelah dilalui pengujian Pengaruh Current Ratio (CR) dan Debt to Asset Ratio terhadap Return On Asset (ROA) pada PT Mayora Indah Tbk periode tahun 2010-2024. Terdapat beberapa poin yang dipaparkan dalam penelitian ini yaitu: Pengaruh Current Ratio (CR) terhadapt Return on Asset. Berdasarkan pengujian uji t Current Ratio menunjukan hasil thitung lebih besar dari ttabel . 582 > 2. sehingga Ha1 diterima Ho1 ditolak. Sementara itu angka signifikasi lebih rendah dari 0,05 yaitu 0,04 dalam hal ini disimpulkan secara persial Current Ratio berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset. Hasil penelitian ini sejalan yang dilakukan oleh Assyifa Marsela Syawali Putri . menyatakan secara persial Current Ratio terdapat pengaruh signifikan terhadap Return On Asset. Pengaruh Debt to Asset Ratio terhdap Return On Asset. Berdasarkan pengujian uji t Debt to Asset ratio menunjukan hasil thitung lebih rendah dari ttabel yaitu (-0. < ttabel . sehingga Ha2 ditolak Ho2 diterima. Sementara itu diperoleh nilai signifikan lebih tinggi dari 0,05 yaitu 0,545 sehingga disimpulkan secara persial Debt to Asset ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset. Hasil penelitian ini sejalan dengan Tamara Putri Angraini Julia Romlih . membuktikan Debt to Asset Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset. Pengaruh Current Ratio dan Debt to Asset Ratio terhadap Return On Asset. Berdasarkan pengujian uji f menunjukan nilai fhitung lebih tinggi dibandingkan ftabel yaitu . > ftabel . sehingga Ha3 diterima Ho3 ditolak. Sementara itu diperoleh nilai signifikan lebih rendah dari pada 0,05 yaitu 0. disimpulkan variabel Current Ratio dan Debt to Asset Ratio secara bersama berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset. Hasil pengujian yang dilakukan sarah dengan Assyifa Marsela Syawali Putri . menyatakan bahwa secara simultan variabel Current Ratio dan variabel Debt to Asset Ratio terhadap Return On Asset terdapat pengaruh signifikan. SIMPULAN Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengevaluasi sejauh mana pengaruh Current Ratio dan Debt to Asset Ratio terhadap Return On Asset pada PT Mayora Indah Tbk periode 2010-2024. Kesimpulan yang dapat diambil diantaranya: Secara persial variabel Current Ratio terdapat pengaruh yang signifikan terhadap Return On Asset pada PT Mayora Indah Tbk periode 2010-2014. Secara persial variabel Debt to Asset Ratio tidak berpengaruh terhadap Return On Asset pada PT Mayora Indah Tbk periode 2010-2024. Secara simultan variabel Current Ratio dan Debt to Asset Ratio bersama-sama mempunyai pengaruh signifikan terhadap Return On Asset pada PT Mayora Indah Tbk periode 2010-2024. DAFTAR PUSTAKA