Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== ANALISIS ARUS KAS OPERASI. PREDIKSI KEBANGKRUTANDAN PERTUMBUHAN PERUSAHAAN TERHADAP OPINI AUDIT TANPA MODIFIKASI DENGAN ISU GOING CONCERN (Studi Empiris Pada Perusahaan Investasi dan Perbankan Yang Terdaftar diBursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2014-2. Oleh: ERI KUSNANTO NUR DEVITAMALA ABSTRACT Companies that receive an audit opinion without modification with a going concern issue are companies whose business continuity is in doubt, so this is an early warning for investors who invest their funds in the The audit opinion without modification with the going concern issue is given to the company by the auditor. Auditors are independent parties who can increase the credibility of the company's financial statements from the opinions they give. Opinion about the issue of the company's business continuity is one of the considerations for investors not to make the wrong decision. The company's business continuity is closely related to the performance of management in managing the company. Management as much as possible tries to prevent the company from audit opinion without modification with going concern issue. This study aims to examine operating cash flow, bankruptcy prediction and company growth on an unmodified audit opinion with going concern issues. The research sample used in this study were investment and banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2014-2017, totaling 9 companies using the logistic regression method contained in the SPSS version 25. 0 (Statistical Program for Social Scienc. The results of the study partially show that only bankruptcy prediction variables have a significant effect on audit opinion without modification with going concern issues, while operating cash flow and company growth partially have no significant effect on audit opinion without modification with going concern issues. The results of the study simultaneously show that operating cash flow, bankruptcy prediction and company growth have a significant effect on audit opinion without modification with going concern Keywords: Operating Cash Flow. Bankruptcy Prediction. Company Growth and Unmodified Audit Opinion with Going Concern Issues. ABSTRAK Perusahaan yang menerima opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern merupakan perusahaan yang diragukan kelangsungan usahanya, sehingga hal ini merupakan early warning bagi para investor yang menginvestasikan dananya pada perusahaan tersebut. Opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern ini diberikan kepada perusahaan oleh auditor. Auditor merupakan pihak yang independen yang dapat meningkatkan kredibilitas laporan keuangan perusahaan dari opini yang mereka berikan. Opini tentang isu kelangsungan usaha perusahaan merupakan salah satu pertimbangan bagi investor untuk tidak mengambil keputusan yang salah. Kelangsungan usaha perusahaan berkaitan erat dengan kinerja manajemen dalam mengelola perusahaan. Manajemen semaksimal mungkin berusaha agar perusahaan terhindar dari opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti arus kas operasi, prediksi kebangkrutan dan pertumbuhan perusahaan terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan Investasi dan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017 yang berjumlah 9 perusahaan dengan menggunakan metode regresi logistik yang terdapat dalam program SPSS versi 25. 0 (Statistical Program for Social Scienc. Hasil penelitian secara parsial menunjukan bahwa hanya variabel prediksi kebangkrutan yang memiliki pengaruh signifikan terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern, sedangkan arus kas operasi dan pertumbuhan perusahaan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan variabel arus kas operasi, prediksi kebangkrutan dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh secara signifikan terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern. Kata Kunci: Arus Kas Operasi. Prediksi Kebangkrutan. Pertumbuhan Perusahaan danOpini Audit Tanpa Modifikasi dengan Isu Going Concern. Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Pendahuluan Laporan keuangan digunakan untuk menyediakan informasi yang diperlukan bagi pemakai laporan keuangan salah satunya untuk investor. Informasi yang disajikan dalam laporan keuangan berguna bagi investor dalam memutuskan untuk menginvestasikan dananya. Maka dari itu laporan keuangan yang mencerminkan kondisi keuangan perusahaan yang sebenarnya sangat berarti bagi para investor. Kondisi keuangan menjadi salah satu tolok ukur investor untuk mulai menanamkan, bertahan atau menarik dananya pada perusahaan. Untuk memastikan kebenaran laporan keuangan yang disampaikan oleh manajemen, investor memerlukan opini dari pihak luar yang bersifat independen. Opini ini bisa didapatkan investor dari opini yang diberikan oleh eksternal auditor. Opini yang diberikan auditor berupa opini audit tanpa modifikasi . nmodified opinio. dan opini audit dengan modifikasi . odified opinio. Perusahaan akan menerima opini audit tanpa modifikasi ketika laporan keuangan terbebas dari salah saji material dan sesuai dengan kerangka pelaporan keuangan yang berlaku. Sedangkan opini audit dengan modifikasi diberikan oleh auditor ketika laporan keuangan yang disajikan sebuah perusahaan terdapat salah saji material dan laporan keuangan tidak sesuai dengan kerangka laporan keuangan yang Contohnya pada tahun 2016 diberitakan bahwa Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Miga. memperoleh opini Tidak Wajar . pini dengan modifikas. setelah empat tahun sebelumnya memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) . pini tanpa modifikas. Penerimaan opini Tidak Wajar ini salah satunya disebabkan karena piutang abandonment & site restoration (ASR) kepada 8 Kontraktor Kontrak Kerja Sama . S) senilai Rp 72,33 miliar belum dilaporkan. Para investor mempertimbangkan opini audit terutama isu going concern dalam rangka mengamankan investasinya dan meraih keuntungan yang maksimal. Sehingga perusahaan harus dapat mempertahankan kelangsungan usaha yang telah dibangun dalam jangka panjang melalui asumsi going concern guna meyakinkan investor. Kondisi ekonomi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi isu going concern sehingga ketika kondisi ekonomi sulit diprediksi, para investor akan mengharapkan auditor untuk memberikan early warning akan kegagalan keuangan perusahaan. Auditor bertanggung jawab untuk mengungkapkan isu going concern sebuah perusahaan pada opini audit. Opini audit yang mengungkapkan isu going concern ini salah satunya termasuk dalam jenis opini audit Nabila Tashanra. AuLaporan Keuangan SKK Migas dapat Opini Tidak Wjar,Ay https://nasional. com/read/2016/10/04/22293341/laporan. wajar, . Mei 2. Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== tanpa modifikasi dengan paragraf penekanan suatu hal. Opini ini diberikan auditor karena adanya keraguan kelangsungan usaha perusahaan dimasa mendatang. Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengkaji untuk memperluas kriteria yang menjadi dasar going concern suatu perusahaan. Direktur Penilaian Perusahaan BEI menyebutkan kriteria perusahaan yang disebut cenderung tidak memiliki kelangsungan usaha adalah jika tidak memiliki pendapatan dan terus merugi. 2 Permasalahan going concern salah satunya diberitakan pada tahun 2016. BEI tahun 2016 melakukan penilaian kembali atas saham-saham yang mengalami penghentian perdagangan . dalam jangka waktu panjang di tahun Di antara saham-saham tersebut, ada beberapa yang berpotensi terkena penghapusan paksa . orce delistin. oleh Bursa. Keputusan BEI didasarkan atas pertimbangan keberlangsungan usaha . oing concer. Saham yang terkena suspensi lebih dari 2 tahun yaitu PT Bank Jtrust Indonesia Tbk (BCIC) dan PT Leo Investment Tbk (ITTG). Saham BCIC disuspensi akibat kalah kliring sejak 21 November 2008 saat bernama Bank Century sebelum akhirnya terkena suspensi kembali setelah bernama Bank Mutiara pada 27 November 2013. Sedangkan untuk saham ITTG terkena force delisting sejak 1 Mei 2013. Suspensi panjang yang dialami ITTG didasarkan atas tidak adanya pendapatan dalam laporan keuangan per 31 Maret 2013 dan pada bulan Juni 2016 ITTG mengalami kerugian sebesar Rp 3,11 miliar. Investor berharap perusahaan memiliki kondisi keuangan yang baik agar perusahaan memiliki kelangsungan usaha yang baik. Salah satu informasi keuangan yang menjadi perhatian investor yaitu arus kas operasi. Dimana investor mengharapkan perusahaan dapat mempertahankan arus kas operasi yang positif. Arus kas operasi yang positif menunjukkan bahwa perusahaan memiliki jumlah kas yang cukup untuk membayar kewajibannya. Sebaliknya jika arus kas operasi bernilai negatif akan membahayakan perusahaan karena berdampak pada pembayaran kewajiban dimasa mendatang yang tidak terpenuhi dan akibatnya perusahaan harus berutang untuk mendapatkan kas untuk operasi perusahaan. Apabila hal ini terus terjadi akan membahayakan kelangsungan usaha perusahaan dan membuat auditor memberikan opini audit dengan isu going concern pada perusahaan. Bagi perusahaan, kondisi keuangan yang buruk apabila diungkapkan berpotensi mempercepat kebangkrutan. Sehingga diperlukannya prediksi Prediksi kebangkrutan juga menjadi perhatian auditor untuk menilai apakah auditor akan memberikan opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan atau tidak. Prediksi kebangkrutan ini dianalisis berdasarkan data dari laporan Narita Indrastiti. AuBEI Kaji Kembali Penilaian Going Concern Emiten,Ay https://investasi. id/news/bei-kaji-kembali-penilaian-going-concern-emiten, . Mei 2. Isa Almawadi. AuKena Suspensi Panjang. Mari Simak Kabar Terkini BCIC. BLTA, dan ITTG,Ay https://w. com/id/text/2016/09/14/kena-suspensi-panjang-mari-simak-kabar-tekinibcicblta-dan-ittg/13932/news, . Mei 2. Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== keuangan yang diperhitungkan dengan menggunakan model prediksi kebangktutan. Perusahaan akan diklasifikasikan kedalam tiga kategori yaitu perusahaan mengalami financial distress, perusahaan yang berada pada grey area dan klasifikasi perusahaan yang tergolong Perusahaan yang berdasarkan perhitungan prediksi kebangkrutan mengalami financial distress membuat auditor memberikan opini audit dengan isu going concern. Faktor lain untuk mengetahui going concern adalah pertumbuhan perusahaan terutama dilihat dari pertumbuhan laba bersih setelah pajak yang dimiliki suatu perusahaan. Perusahaan yang memiliki laba bersih setelah pajak yang meningkat setiap tahunnya cenderung dapat mengurangi utangnya. Sehingga pertumbuhan tersebut merupakan harapan bagi para pemegang saham atau pemilik perusahaan. Namun sebaliknya apabila perusahaan tidak memiliki pertumbuhan perusahaan yang baik maka akan diragukan going concern perusahaannya seperti yang terjadi pada ITTG yang mendapatkan force delisting dan suspensi lebih dari 2 tahun akibat tidak adanya pendapatan yang dilaporkan dan mengalami kerugian yang besar yaitu senilai Rp3,11 miliar. Pertumbuhan perusahaan yang tidak bertumbuh atau dapat dikatakan perusahaan yang terus mengalami kemerosotan akan mendukung auditor untuk memberikan opini audit dengan isu going concern pada perusahaan. Permasalahan going concern ini sebelumnya telah diteliti oleh beberapa penulis. Salah satu penulisnya ialah Ropikoh Susanti Nasution tahun 2014 yang meneliti dengan judul AuPengaruh Model Prediksi Kebangkrutan. Pertumbuhan Perusahaan dan Debt Default terhadap opini audit going concern. Ay Ropikoh meneliti permasalahan ini pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI dengan tahun pengamatan 2008-2012. Penulis lainnya yaitu Fitri Febriani. Magnaz Lestira Oktaroza dan Pupung purnamasari dengan judul penelitan AuPengaruh auditor switching, disclosure dan model prediksi kebangkrutan terhadap opini audit going concern. Ay Fitri Febriani dkk melakukan penelitian ini pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI dengan tahun pengamatan 2013-2015. Berdasarkan penjabaran kasus yang berhubungan dengan going concern yang terjadi seperti pada perusahaan BCIC yang bergerak dalam dunia perbankan dan ITTG bergerak dalam investasi membuat kepercayaan publik menurun terutama pada perbankan nasional dan perusahaan investasi nasional. Sehingga penulis tertarik melakukan penelitian dengan judul penelitian AuAnalisis Arus Kas Operasi. Prediksi Kebangkrutan dan Pertumbuhan Perusahaan terhadap Opini Audit Tanpa Modifikasi dengan Isu Going Concern (Studi Empiris pada Perusahaan Investasi dan Perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017Ay. Penelitian yang dilakukan penulis berbeda dengan yang dilakukan oleh Ropikoh dan Fitri Febriani dkk, dimana penulis melakukan penelitian pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di BEI sedangkan Ropikoh dan Fitri Febriana dkk melakukan penelitian pada perusahaan manufaktur Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== yang terdaftar di BEI. Perbedaan lain terletak pada variabel penelitian dan tahun pengamatan yang diteliti oleh penulis. Dimana penulis tidak menggunakan variabel debt default yang diteliti oleh Ropikoh dan variabel disclosure dan auditor switching yang diteliti oleh Fitri Febriani dkk. Sedangkan tahun pengamatan yang dipilih oleh penulis yaitu tahun 2014-2017. Perumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan oleh penulis, maka penulis merumuskan masalah penelitian sebagai berikut: Apakah arus kas operasi berpengaruh secara parsial terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017? Apakah prediksi kebangkrutan berpengaruh secara parsial terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017? Apakah pertumbuhan perusahaan berpengaruh secara parsial terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017? Apakah arus kas operasi, prediksi kebangkrutan dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh secara simultan terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017? Landasan Teori Agency Theory Teori keagenan sebagai hubungan antara agen . anajemen suatu usah. dan prinsipal . emegang saha. 4 Teori keagenan . gency theor. menunjukkan arti pentingnya monitoring dalam hubungan antara agen dan prinsipal. Pengauditan atas laporan keuangan adalah cara untuk memonitor kontrak antara agen dan prinsipal. Sejarah Audit Pada awalnya, audit terhadap perusahaan harus dilakukan oleh satu atau lebih pemegang saham yang bukan merupakan pejabat perusahaan, serta mereka yang ditunjuk oleh pemegang saham lainnya sebagai perwakilan pemegang saham. Profesi akuntansi segera bangkit dengan Gudono. Teori Organisasi Edisi 4, . 7: 142-. Bambang Subroto. Pengungkapan Wajib Perusahaan Publik: Kajian Teori dan Empiris, . 4: . Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== cepat untuk memenuhi kebutuhan pasar serta perundangan yang segera direvisi, sehingga memungkinkan orang yang bukan pemegang saham dapat melakukan audit. Hal ini mendorong munculnya berbagai formasi kantor-kantor audit. Teori Audit Umum Audit . adalah bentuk dari pembuktian independen yang dilakukan oleh ahli . yang menyatakan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan perusahaan. 7 Audit dilakukan oleh auditor internal dan eksternal. Auditor eksternal merupakan orang luar perusahaan . ihak yang independe. , yang melakukan pemeriksaan untuk memberikan pendapat . mengenai kewajaran laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen perusahaan klien. Tuntutan Hukum yang Dihadapi Akuntan Publik Akuntan publik bisa dituntut secara hukum oleh klien jika tidak bisa memenuhi kontrak yang dibuat dengan klien atau tidak hati-hati . dalam memberikan jasa profesionalnya. Tuntutan hukum bisa terjadi karena business failure, audit failure dan audit risk. Di Indonesia tuntutan hukum bisa berasal dari klien, . Bapepam-LK. PPAJP-Departemen Keuangan. Bank Indonesia dan pengguna laporan keuangan. Proses Audit Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB) Auditing Standards 5 mengharuskan bahwa audit atas keefektifan pengendalian internal dipadukan dengan audit atas laporan Proses audit tersebut, mempunyai empat fase khusus yaitu fase I merencanakan dan merancang pendekatan audit. Fase II melaksanakan pengujian pengendalian dan pengujian substantif atas transaksi. Fase i melaksanakan prosedur analitis dan pengujian rincian saldo. Fase IV menyelesaikan audit dan menerbitkan laporan audit. Opini Audit Jenis-jenis opini audit adalah sebagai berikut: Opini Audit Tanpa Modifikasi Jika laporan keuangan dibuat dalam segala hal yang material sesuai dengan kerangka pelaporan keuangan yang berlaku, maka pemberian opini tidak dimodifikasi adalah tepat. Penyebab opini wajar tanpa pengecualian dengan paragraf penekanan suatu hal dan Boyton. Johnson dan Kell . Auditing & Assurance I Chapter I: International Auditing Overview, . Atyanto Mahatmyo. Sistem Informasi Akuntansi Suatu Pengantar, . 4: . , hal 4-5. Sukrisno Agoes. Auditing Petunjuk Praktis Pemeriksaan Akuntan oleh Akuntan Publik Edisi 5, . 7: 52-. Amin Widjaja Tunggal. Tanya Jawab Audit I, . 6: 36-. Arum Ardianingsih. Audit Laporan Keuangan, . 8: . Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== paragraf hal lain yaitu tidak diterapkannya secara konsisten prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum. Adanya keraguan yang substansial mengenai kesinambungan usaha. Auditor menyetujui penyimpangan dari prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum. Opini Audit Modifikasi Bukti audit yang cukup dan tepat untuk menyimpulkan bahwa laporan keuangan secara keseluruhan bebas dari salah saji yang material tidak dapat diperoleh maka auditor wajib memodifikasi opininya. Penentuan tipe modifikasi terhadap opini auditor berdasarkan SA 705 adalah Opini wajar dengan pengecualian. Opini tidak wajar dan Opini tidak menyatakan pendapat. Opini Audit dengan Isu Going Concern Opini audit dengan isu going concern merupakan opini yang diberikan oleh auditor atas laporan keuangan klien jika dalam hasil pemeriksaan terdapat keraguan substansial mengenai kemampuan perusahaan klien untuk melanjutkan usaha sebagai suatu going Asumsi Kelangsungan Usaha Berikut ini disajikan daftar peristiwa atau kondisi yang menyebabkan keraguan tentang asumsi kelangsungan usaha. Daftar ini bukan merupakan suatu daftar lengkap dan satu atau lebih unsur-unsur dibawah ini tidak selalu menandakan terjadi suatu ketidakpastian Keuangan Posisi liabilitas bersih atau liabilitas lancar bersih. Pinjaman dengan waktu pengembalian tetap mendekati jatuh temponya tanpa prospek yang realistis atas pembaruan atau pelunasan. atau pengandalan yang berlebihan pada pinjaman jangka pendek untuk mendanai aset jangka panjang. Indikasi penarikan dukungan keuangan oleh kreditor. Arus kas operasi yang negatif, yaitu diindikasikan oleh laporan keuangan historis atau prospektif. Rasio keuangan utama yang buruk. Kerugian operasi yang substansial atau penurunan signifikan dalam nilai aset yang digunakan untuk menghasilkan arus kas. Dividen yang sudah lama terutang atau yang tidak berkelanjutan. Hery. Auditing I: Dasar-dasar Pemeriksaan Akuntansi, . 5: . Institut Akuntan Publik Indonesia. Standard Auditing, . 3: SA . Junaidi & Nurdiono. Kualitas Audit Perspektif Opini Going Concern, . 6: . Institut Akuntan Publik Indonesia. Standard Auditing, . 3: SA . Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Ketidakmampuan untuk mematuhi persyaratan perjanjian pinjaman. Perubahan transaksi dengan pemasok, yaitu dari transaksi kredit menjadi transaksi tunai ketika pengiriman. Ketidakmampuan untuk memperoleh pendanaan untuk pengembangan produk baru yang esensial atau investasi esensial lainnya. Hasil Operasi Intensi manajemen untuk melikuidasi entitas atau untuk menghentikan operasinya. Hilangnya manajemen kunci tanpa penggantian. Hilangnya suatu pasar utama, pelanggan utama, waralaba, lisensi atau pemasok Kesulitan tenaga kerja Kekurangan penyediaan barang/bahan. Munculnya kompetitor yang sangat berhasil. Lain-lain Ketidakpatuhan terhadap ketentuan permodalan atau ketentuan statutori lainnya. Perkara hukum yang dihadapi entitas yang jika berhasil dapat mengakibatkan tuntutan kepada entitas yang kemungkinan kecil dapat dipenuhi entitas. Perubahan dalam peraturan perundang-undangan atau kebijakan pemerintah yang diperkirakan akan memberikan dampak buruk bagi entitas. Kerusakan aset yang diakibatkan oleh bencana alam yang tidak diasuransikan atau kurang diasuransikan. Arus Kas Operasi Laporan arus kas adalah laporan yang menyajikan ikhtisar terinci dari semua arus kas masuk dan arus kas keluar selama periode tertentu. 16 Laporan arus kas disusun dengan tujuan untuk memberikan informasi historis mengenai perubahan kas dari suatu perusahaan dengan mengklasifikasikan arus kas berdasarkan aktivitas operasi, investasi dan pendanaan selama periode tertentu. 17 Dari ketiga arus kas tersebut, yang terpenting yang harus kita perhatikan adalah arus kas operasi, di mana sebuah perusahaan harus memiliki arus kas operasi yang positif, konsisten dari tahun ke tahun dan bertumbuh. Arus kas operasi negatif menunjukkan pengeluaran kas lebih besar dibanding penerimaan kas operasi, hal ini berbahaya bagi perusahaan jika berlanjut terus menerus karena perusahaan tersebut akan kehabisan uang kas. Downes and Goodman . dalam buku. Kariyoto. Analisis Laporan Keuangan, . Kariyoto. Analisis Laporan Keuangan, . 6:177- . Raymond Budiman. Rahasia Analisis Fundamental Saham, . Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Prediksi Kebangkrutan Financial distress adalah suatu keadaan dimana sebuah perusahaan mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya, keadaan dimana pendapatan perusahaan tidak dapat menutupi total biaya dan mengalami kerugian. Bagi kreditor, keadaan ini merupakan gejala kegagalan perusahaan. Ada beberapa model yang telah dikembangkan untuk memprediksi financial distress sebagai usaha menghindari kebangkrutan. Salah satu model yang dimaksud adalah model analisis diskriminan Altman. Selama penelitiannya. Altman telah melakukan tiga kali penyesuaian terhadap formula Z-Score-nya agar dapat memprediksi kebangkrutan secara lebih akurat sesuai dengan karakteristik perusahaan. Model Altman Z-Score modifikasi . seiring dengan berjalannya waktu dan penyesuaian terhadap berbagai jenis industri perusahaan. Altman merevisi modelnya supaya dapat diterapkan pada semua perusahaan, seperti manufaktur, non manufaktur dan perusahaan penerbit obligasi di negara berkembang. Dalam model Z-Score modifikasi ini. Altman mengeliminasi variable sales to total assets karena rasio ini sangat bervariasi pada industri dengan ukuran aset yang berbeda-beda. Pertumbuhan Perusahaan Dari berbagai jenis pertumbuhan, yang paling penting adalah pertumbuhan laba bersih setelah pajak . arning after tax atau EAT). Pertumbuhan EAT menentukan pertumbuhan pendapatan per saham . arning per share atau EPS) dan dividen per saham . ividend per share atau DPS). Pertumbuhan itu merupakan harapan bagi para pemegang saham atau pemilik perusahaan. Peningkatan earning per share tersebut tak lepas dari kaitannya dengan volume penjualan perusahaan serta biaya-biaya yang dikorbankan untuk menghasilkan produk ataupun jasa yang akan dijual oleh perusahaan tersebut. Kriteria pertumbuhan perusahaan terdiri dari sales growth, earning after tax growth, earning per share growth dan dividend per share growth. Hery. Kajian Riset Akuntansi Mengulas Berbagai Hasil Penelitian Terkini Dalam Bidang Akuntansi dan Keuangan, . 7: 36-. Dewi Utari. Ari Purwati dan Darsono Prawironegoro. Manajemen Keuangan Edisi Revisi Kajian Praktik dan Teori dalam Mengelola Keuangan Organisasi Perusahaan, . 4: 67-. Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Metode Penelitian Hipotesis Hipotesis yang ditentukan oleh penulis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : H01: Arus kas operasi tidak berpengaruh secara parsial terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017. Ha1: Arus kas operasi berpengaruh secara parsial terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern secara parsial pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017. H02: Prediksi kebangkrutan tidak berpengaruh secara parsial terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017. Ha2: Prediksi kebangkrutan berpengaruh secara parsial terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017. H03: Pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh secara parsial terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017. Ha3: Pertumbuhan perusahaan berpengaruh secara parsial terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017. H04: Arus kas operasi, prediksi kebangkrutan dan pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh secara simultan terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2014-2017. Ha4: Arus kas operasi, prediksi kebangkrutan dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh secara simultan terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun Variabel Penelitian Variabel Bebas Arus Kas Operasi Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Arus kas operasi (AO) diproksikan dengan total arus kas operasi. Arus kas operasi diambil dari total arus kas operasi yang disajikan pada laporan arus kas perusahaan pada tahun-t. Berikut ini adalah formula untuk variabel arus kas operasi: Arus Kas Operasi = Total Arus Kas Operasi Tahun-t Prediksi Kebangkrutan Variabel prediksi kebangkrutan (ZSCOR) diproksikan dengan model Altman ZScore yang dimodifikasi karena perusahaan jasa dan bukan merupakan perusahaan Sehingga formula ZSCOR persamaannya adalah sebagai berikut : ZSCOR= 6,56T1 3,26T2 6,72T3 1,05T4 Keterangan: ZSCOR = overall index = working capital/ total asset = retained earnings/ total asset = earning before interest and taxes/ total asset = book value of equity/ book value of total debt Pertumbuhan Perusahaan Variabel pertumbuhan perusahaan (PP) diproksikan dengan laju pertumbuhan earning after tax (EAT) yang diukur dengan menggunakan perubahan EAT yaitu selisih EAT yang dimiliki perusahaan pada periode sekarang dengan periode Sehingga formula PP yaitu: EAT Growth = (EATt/EATt-. -100% Keterangan: EAT Growth = pertumbuhan perusahaan EATt = earning after tax pada periode sekarang EATt-1 = earning after tax pada periode sebelumnya Variabel Terikat Variabel terikat dalam penelitian ini adalah opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern (GCOA). Variabel ini diukur dengan menggunakan variabel dummy yaitu GCOA diberi angka 1 sedangkan opini audit tanpa modifikasi dengan isu non going concern (NGCOA) diberi angka 0. Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Metodologi Penelitian Penelitian ini adalah penelitian asosiatif eksplanatori yang menggunakan pendekatan Penelitian asosiatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan tujuan melihat hubungan antar variabel atau pengaruh suatu variabel terhadap variabel lainnya. Penelitian ini sering disebut sebagai penelitian korelasional. 21 Penelitian eksplanatori merupakan penelitian yang menjelaskan hubungan kausal antara variabel-variabel yang mempengaruhi hipotesis. Dari paparan di atas maka penelitian ini dimaksudkan untuk melihat pengaruh suatu variabel terhadap variabel lainnya yang kemudian menjelaskan hubungan antar variabel yang mempengaruhi hipotesis. Penelitian dilakukan dengan mengolah angka-angka dari data perusahaan yang tersedia didalam annual report dan angka dummy yang dihasilkan dari variabel terikat sehingga penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi Dan Sampel Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa annual report perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di BEI. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan investasi dan perbankan dalam rentang tahun 2014-2017. Proses pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu berdasarkan kriteria yang ditetapkan oleh penulis. Adapun proses pengambilan sampel yang dilakukan adalah sebagai berikut: Tabel 4. Pemilihan Sampel Perusahaan Keterangan Perusahaan yang terdaftar di BEI. Perusahaan yang tidak secara berturut-turut terdaftar di BEI selama periode penelitian tahun 2014-2017. Perusahaan yang selama periode penelitian tahun 2014-2017 tidak menyampaikan annual report. Total Investasi Perbankan Perusahaan yang tidak menggunakan mata uang Rupiah (IDR) Perusahaan yang selama periode penelitian tidak mengalami rugi Perusahaan yang tidak memiliki data lengkap . lasifikasi aset lancar dan hutang lanca. Perusahaan yang memiliki data outlier Total Sub Total Toto Syatori Nasehudin dan Nanang Gozali. Metode Penelitian Kuantitif Cetakan ke-2, . 5: . Sugiyono. Metodologi Penelitian Manajemen, . 4: . Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Hasil Penelitian Hasil Uji Statistik Deskriptif Pengujian statistik deskriptif dilakukan untuk mengetahui gambaran jumlah data, nilai minimum, nilai maksimum, mean, dan standar deviasi dari seluruh variabel penelitian. Berikut adalah hasil pengujian data statistik deskriptif menggunakan SPSS for Windows versi 25. 0 dari setiap variabel yang ada dalam penelitian ini. Tabel 4. Hasil Uji Deskriptif Keseluruhan Variabel GCOA Minimum Maximum ,00 1,00 Mean Std. Deviation ,2222 ,42164 -1992694,00 1047411,00 -115782,4444 ZSCOR -21,333 3,89 -1,9742 5,35551 -74,29 12,03 -4,0475 15,17087 Valid N . 586525,60850 Sumber : Pengolahan data dengan SPSS 25. Hasil uji statistik deskriptif dengan frekuensi untuk variabel GCOA disajikan pada tabel 4. Tabel 4. Hasil Uji Frekuensi GCOA Valid NGCOA Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent GCOA Total Sumber : Pengolahan data dengan SPSS 25. Hasil Uji Asumsi Klasik Uji asumsi klasik yang digunakan hanyalah uji multikolinearitas untuk menilai bahwa variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini tidak memiliki pengaruh anatar variabel bebas. Hasil uji asumsi klasik dengan menggunakan uji multikolinearitas diperoleh nilai Variance Inflation Factor (VIF) dan nilai Tolerance. Nilai VIF yang baik yaitu berada dibawah 10 dan nilai tolerance yang baik berada diatas 0,10. Hasil uji multikolinearitas untuk data pada penelitian ini disajikan pada tabel 4. 10 sebagai berikut: Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Tabel 4. Hasil Uji Multikolinearitas Collinearity Statistics Model (Constan. Tolerance VIF ,870 1,150 ZSCOR ,998 1,002 ,869 1,151 Dependent Variable: GCOA Sumber : Pengolahan data dengan SPSS 25. Hasil Analisis Inferensial Pengujian ini dilakukan dengan tingkat signifikansi 5% . Tabel 4. 11 adalah tabel hasil identifikasi data variabel terikat. Tabel 4. Hasil Identifikasi Data Variabel Terikat Original Value NGCOA Internal Value GCOA Sumber : Pengolahan data dengan SPSS 25. Uji Overall Model Fit Uji overall model fit untuk menguji kelayakan model yang digunakan dalam penelitian ini. Berikut adalah hasil ketepatan model dalam memprediksi GCOA pada step 0 . lock number = . disajikan pada tabel 4. 13 berikut ini: Tabel 4. Hasil Ketepatan Model dalam Memprediksi GCOA (Block Number = . Iteration Step 0 -2 Log likelihood 38,267 Coefficients Constant -1,111 38,139 -1,248 38,139 -1,253 38,139 -1,253 Constant is included in the model. Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Initial -2 Log Likelihood: 40,032 Estimation terminated at iteration number 4 because parameter estimates changed by less than ,001. Sumber : Pengolahan data dengan SPSS 25. Selanjutnya hasil ketepatan model dalam memprediksi GCOA pada step 1 . lock number = . untuk menilai ketika ketiga variabel bebas dimasukkan kedalam model. Tabel ini disajikan pada tabel 4. 14 berikut ini: Tabel 4. Hasil Ketepatan Model dalam Memprediksi GCOA (Block Number = . Constant -1,497 ,000 ZSCOR -,208 ,009 20,246 -2,121 ,000 -,403 ,016 17,611 -2,763 ,000 -,682 ,028 16,869 -3,379 ,000 -,911 ,042 16,790 -3,685 ,000 -1,014 ,046 16,789 -3,730 ,000 -1,029 ,047 16,789 -3,731 ,000 -1,029 ,047 Iteration Step 1 Coefficients -2 Log 24,938 Method: Enter Constant is included in the model. Initial -2 Log Likelihood: 40,032 Estimation terminated at iteration number 8 because parameter estimates changed by less than ,001. Sumber : Pengolahan data dengan SPSS 25. Uji Chi Square Hosmer & Lemeshow Hasil uji Chi Square Hosmer & Lemeshow disajikan pada tabel 4. 15 berikut: Tabel 4. Hasil Uji Chi Square & Lemeshow Step Chi-square 11,861 Sumber : Pengolahan data dengan SPSS 25. Sig. ,105 Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Uji Koefisien Cox & Snell R Square dan Nagelkerke R Square Hasil uji determinasi dengan uji koefisien Cox & Snell R Square dan Nagelkerke R Square disajikan pada tabel 4. 16 berikut ini: Tabel 4. Hasil Uji Koefisien Cox & Snell R Square dan Nagelkerke R Square Step -2 Log 16,789a Cox & Snell R Square ,447 Nagelkerke R Square ,685 Estimation terminated at iteration number 8 because parameter estimates changed by less than ,001. Sumber : Pengolahan data dengan SPSS 25. Hasil Ketepatan Klasifikasi Pada tabel 4. 17 menunjukkan hasil ketepatan prediksi klasifikasi berupa tabel predicted values dari variabel terikat dan baris yang merupakan data aktual adalah sebagai berikut: Tabel 4. Hasil Ketepatan Klasifikasi Step 1 Observed GCOA NGCOA GCOA Overall Percentage Predicted GCOA NGCOA GCOA Percentage Correct The cut value is ,500 Sumber : Pengolahan data dengan SPSS 25. Uji Wald Pada tabel 4. 18 menunjukkan hasil uji Wald. Wald dengan nilai pembanding chi square pada degree of freedom . = 1 pada alpha 5% . Uji ini digunakan untuk melihat pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat secara parsial. Tabel 4. Hasil Uji Wald Wald Step 1a AO ZSCOR Constant ,128 5,312 ,544 1,402 Variable. entered on step 1: AO. ZSCOR. PP. Sumber : Pengolahan data dengan SPSS 25. Sig. ,721 ,021 ,461 ,008 Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Uji Simultan ( Omnibus Test of Model Coefficien. Pada tabel 4. 19 menunjukkan hasil uji Omnibus Test of Model Coefficient. Pada pengujian ini digunakan degree of freedom . = 3 pada alpha 5% . Uji ini digunakan untuk melihat pengaruh variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikat. Tabel 4. Hasil Uji Omnibus Test of Model Coefficient Step 1 Step Chi-square 21,350 Block Model Sig. ,000 21,350 ,000 21,350 ,000 Sumber : Pengolahan data dengan SPSS 25. Hasil Uji Regresi Logistik Biner Tabel 4. 20 menunjukkan hasil uji regresi logistik biner dengan menggunakan SPSS 25. Tabel 4. Hasil Uji Regresi Logistik Biner 95% C. EXP(B) Step 1a AO ZSCOR Constan ,000 Wald df ,000 ,128 Sig. ,721 Exp(B) Lower 1,000 1,000 Upper 1,000 -1,029 ,447 5,312 ,021 ,357 ,149 ,857 ,047 ,064 ,544 ,461 1,048 ,925 1,188 -3,731 1,402 7,078 ,008 ,024 Variable. entered on step 1: AO. ZSCOR. PP. Sumber : Pengolahan data dengan SPSS 25. Dari tabel di atas dapat dirumuskan regresi logistik biner antara rasio arus kas, prediksi kebangkrutan dan pertumbuhan perusahaan sebagai berikut: Ln GCOA = -3,731 0,000AO Ae 1,029ZSCOR 0,047PP e 1-GCOA Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Simpulan Berikut ini adalah simpulan penelitian berdasarkan hasil analisis dan pembahasan: Arus kas operasi tidak berpengaruh secara parsial terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2014-2017. Hal ini dikarenakan hasil uji Wald pada variabel ini menunjukkan bahwa probabilitas arus kas operasi 0,721 > 0,05. Sehingga pada penelitian ini penerimaan opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern secara parsial bukan disebabkan oleh operasi kas operasi dikarenakan arus kas operasi yang negatif tidak berbahaya apabila perusahaan masih memiliki total aset melebihi kewajibannya dan memiliki kecukupan Prediksi kebangkrutan berpengaruh negatif secara parsial terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2014-2017. Hal ini dikarenakan hasil uji Wald pada variabel ini menunjukkan probabilitas 0,021 > 0,05 dan memiliki koefisien regresi sebesar -1,029 sehingga semakin kecil nilai Altman Z-Score akan semakin besar kemungkinan penerimaan opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan. Dan sebaliknya semakin besar nilai Altman Z-Score akan semakin kecil kemungkinan penerimaan opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan. Perumbuhan perusahaan tidak berpengaruh secara parsial terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2014-2017. Hal ini dikarenakan hasil uji Wald pada variabel ini menunjukkan probabilitas 0,304 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak semua perusahaan dengan pertumbuhan perusahaan yang diproksikan dengan pertumbuhan earnings after tax rendah . idak bertumbu. diragukan kelangsungan usahanya. Arus kas operasi, prediksi kebangkrutan dan pertumbuhan perusahaan berpengaruh secara simultan terhadap opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern pada perusahaan investasi dan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2014-2017. Hal ini dikarenakan uji omnibus test sebesar 0,000 < 0,05. Sehingga ketika 3 variabel ini saling memperkuat dalam pemberian opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern apabila secara bersamasama dilakukan pengujian. Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Saran Berdasarkan hasil penelitian dan keterbatasan dalam penelitian ini, maka penulis memberikan saran kepada perusahaan sebagai berikut: Perusahaan diharapkan untuk dapat menjaga arus kas operasinya sehingga perusahaan memiliki cukup uang untuk dapat memenuhi kewajibannya. Perusahaan diharapkan untuk mengelola keuangan dengan baik, dan memiliki strategi bisnis yang baik agar perusahaan tidak mengalami financial distress yang dapat menyebabkan keraguan akan kelangsungan bisnis perusahaan. Perusahaan diharapkan dapat mempertahankan pertumbuhan perusahaan terutama pertumbuhan laba setelah pajak, agar para investor lama tetap bertahan menanamkan dananya dan investor baru tertarik untuk menanamkan dananya. Sedangkan saran penulis untuk penelitian selanjutnya terkait dengan penelitian yang diteliti oleh penulis yaitu sebagai berikut: Untuk dapat meneliti variabel yang ada pada penelitian ini dengan proksi yang berbeda terkait dengan isu going concern. Penelitian selanjutnya diharapkan menggunakan proksi arus kas operasi dengan proksi yang berbeda, dikarenakan pada penelitian ini arus kas operasi yang diproksikan dengan total arus kas operasi tahun t secara parsial tidak berpengaruh. Dan penulis selanjutnya diharapkan melakukan penelitian dengan proksi pertumbuhan perusahaan yang berbeda disebabkan pada penelitian ini proksi pertumbuhan earning after tax secara parsial tidak berpengaruh. Untuk dapat menambahkan beberapa variabel bebas lainnya yang tidak terdapat dalam penelitian ini terkait dengan opini audit tanpa modifikasi dengan isu going Untuk dapat memperpanjang periode waktu yang diamati dalam penelitian terkait dengan opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern. Untuk dapat meneliti pada sektor yang berbeda atau pada sektor yang belum diteliti terkait penelitian tentang opini audit tanpa modifikasi dengan isu going concern. Hal ini dikarenakan perbedaan sektor dapat mempengaruhi hasil penelitian. Studia Ekonomika Volume 16 Nomer 2 Juli Tahun 2018 Halaman 21-41 JURNAL STUDIA EKONOMIKA Journal of Accounting. Management & Entrepreneurship https://jurnal-mnj. =============================================================== Daftar Pustaka